KARO – Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, mewakili Bupati Karo menghadiri Festival Perkolong-kolong (Forsase Mencari Bakat) sekaligus pelantikan Pengurus Forum Seni Suara Emas (Forsase) Periode 2026–2029 di Balai Zeqita, Jalan Jamin Ginting, Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (24/7).
Wakil Bupati Karo didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo. Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Karo, khususnya kesenian Perkolong-kolong yang memiliki nilai sejarah, edukasi, serta menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Karo.
Festival ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan bakat sekaligus memperkenalkan seni Perkolong-kolong kepada masyarakat yang lebih luas. Sementara pelantikan pengurus Forsase diharapkan semakin memperkuat peran organisasi dalam mengembangkan program pelestarian budaya dan mempererat sinergi dengan pemerintah serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Komando Tarigan mengapresiasi panitia dan pengurus Forsase yang baru dilantik atas komitmen mereka menjaga kelestarian budaya daerah. “Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen mendukung berbagai upaya pelestarian budaya lokal. Seni Perkolong-kolong bukan sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai adat, kebersamaan, dan kearifan lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Pemkab Karo berharap festival dan pelantikan pengurus Forsase dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap budaya Karo serta mendorong pengembangan seni tradisional sebagai salah satu daya tarik wisata budaya di Kabupaten Karo. (deo/azw)
KARO – Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, mewakili Bupati Karo menghadiri Festival Perkolong-kolong (Forsase Mencari Bakat) sekaligus pelantikan Pengurus Forum Seni Suara Emas (Forsase) Periode 2026–2029 di Balai Zeqita, Jalan Jamin Ginting, Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (24/7).
Wakil Bupati Karo didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo. Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya Karo, khususnya kesenian Perkolong-kolong yang memiliki nilai sejarah, edukasi, serta menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Karo.
Festival ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan bakat sekaligus memperkenalkan seni Perkolong-kolong kepada masyarakat yang lebih luas. Sementara pelantikan pengurus Forsase diharapkan semakin memperkuat peran organisasi dalam mengembangkan program pelestarian budaya dan mempererat sinergi dengan pemerintah serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Komando Tarigan mengapresiasi panitia dan pengurus Forsase yang baru dilantik atas komitmen mereka menjaga kelestarian budaya daerah. “Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen mendukung berbagai upaya pelestarian budaya lokal. Seni Perkolong-kolong bukan sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai adat, kebersamaan, dan kearifan lokal yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Pemkab Karo berharap festival dan pelantikan pengurus Forsase dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap budaya Karo serta mendorong pengembangan seni tradisional sebagai salah satu daya tarik wisata budaya di Kabupaten Karo. (deo/azw)