23 C
Medan
Friday, June 21, 2024

Mengembangkan Kemampuan Diri

Ola Kaprilia Fauzie, Dara Intelegensia 2011 

Status Dara Intelegensia 2011 yang disandang Ola Kaprilia pada pemilihan Jaka Dara Medan 2011, memotivasinya untuk selalu mengembangkan kemampuan diri.  Hal ini dilakukannya agar tidak merusak predikat yang telah dipercayakan padanya.

Gadis kelahiran Medan 21 April 1991 ini memang merupakan gadis pintar dan menarik. Salah satu prestasi yang cukup membanggakan bagi Ola adalah saat dinobatkan sebagai Dara Intelegensia 2011. Kemenangan yang diraihnya oleh gadis bermata besar ini, bukan hanya pembuktian bagi diri sendiri, melainkan untuk keuarga, dan sahabatnya.
Menyandang predikat sebagai Dara Intelensia awalnya bagi Ola cukup memberatkan. Tetapi semakin dijalani, dia memahami bahwa tidak ada berat.

“Awal menjadi Dara, ada bentrok dalam diri, karena begitu banyaknya peraturan dan tata krama yang harus diikuti. Tetapi semakin didalami, akhirnya saya sadar, bahwa menjadi wanita itu bukanlah hal yang mudah,” ungkap anak pertama dari 3 bersaudara ini.
Dalam keseharian, Ola dituntut selalu menebarkan senyum dalam segala kesempatan. Meskipun saat itu dia sedang gundah, harus tetap disembunyikan. “Ini salah satu tugas yang paling berat, walau capek, tersinggung, marah dan apapun, wajib senyum. Itu ekspresi yang wajib kita perlihatkan,”ungkap Ola.

Perumpamaan yang mengatakan Senyum adalah Ibadah menjadi pegangan untuk nya saat harus tampil didepan umum. ‘’Memberikan senyum akan membuat orang bahagia, karena senyum akan membuat kita terlihat lebih cantik, melihat yang cantik akan menimbulkan perasaan bahagia,” tambahnya sambil tertawa.

Ola menyadari, keterlibatan dirinya dalam dunia entertaiment, sangat rentan dengan pelecehan, baik disengaja maupun tidak. Karena itu, bagaimana cara bersikap yang baik dan menghadapi orang lain, itu yang terpenting. “Semua yang terlibat dalam dunia entertaiment, pasti pernah merasakannya, sekarang hanya bagaimana kita bersikap, agar orang lain tidak berpandangan yang miring,”tambah gadis yang masih duduk dibangku kuliah STIE Harapan Medan ini.

Walau merasa dirinya mendapatkan anugerah dari Tuhan berupa kecantikan fisik, tetapi Ola tetap menganggap bahwa kecantikan bukan hanya melalui tampilan fisik, melainkan tampil dari dalam dirinya. Baik berupa kepintaran, bersikap, berbicara, dan dalam hal pakaian.

Karena itu, predikat Dara Intelegensia dijadikan pijakan untuk menyempurnakan kecantikan yang ada pada dirinya. “Dara intelegensia, dari namanya saja menunjukkan siapa yang megang, karena itu, bukan hanya merawat kecantikan saja yang harus diperhatikan, tetapi wawasan juga wajib,” tambah Ola. Untuk menambah wawasan ini, tidak jarang Ola membaca berbagai jenis buku, baik buku kepribadian maupun buku ilmu pengetahuan lain, hal ini dilakukannya agar tidak merusak predikat yang telah dipercayakan padanya. (ram)

Ola Kaprilia Fauzie, Dara Intelegensia 2011 

Status Dara Intelegensia 2011 yang disandang Ola Kaprilia pada pemilihan Jaka Dara Medan 2011, memotivasinya untuk selalu mengembangkan kemampuan diri.  Hal ini dilakukannya agar tidak merusak predikat yang telah dipercayakan padanya.

Gadis kelahiran Medan 21 April 1991 ini memang merupakan gadis pintar dan menarik. Salah satu prestasi yang cukup membanggakan bagi Ola adalah saat dinobatkan sebagai Dara Intelegensia 2011. Kemenangan yang diraihnya oleh gadis bermata besar ini, bukan hanya pembuktian bagi diri sendiri, melainkan untuk keuarga, dan sahabatnya.
Menyandang predikat sebagai Dara Intelensia awalnya bagi Ola cukup memberatkan. Tetapi semakin dijalani, dia memahami bahwa tidak ada berat.

“Awal menjadi Dara, ada bentrok dalam diri, karena begitu banyaknya peraturan dan tata krama yang harus diikuti. Tetapi semakin didalami, akhirnya saya sadar, bahwa menjadi wanita itu bukanlah hal yang mudah,” ungkap anak pertama dari 3 bersaudara ini.
Dalam keseharian, Ola dituntut selalu menebarkan senyum dalam segala kesempatan. Meskipun saat itu dia sedang gundah, harus tetap disembunyikan. “Ini salah satu tugas yang paling berat, walau capek, tersinggung, marah dan apapun, wajib senyum. Itu ekspresi yang wajib kita perlihatkan,”ungkap Ola.

Perumpamaan yang mengatakan Senyum adalah Ibadah menjadi pegangan untuk nya saat harus tampil didepan umum. ‘’Memberikan senyum akan membuat orang bahagia, karena senyum akan membuat kita terlihat lebih cantik, melihat yang cantik akan menimbulkan perasaan bahagia,” tambahnya sambil tertawa.

Ola menyadari, keterlibatan dirinya dalam dunia entertaiment, sangat rentan dengan pelecehan, baik disengaja maupun tidak. Karena itu, bagaimana cara bersikap yang baik dan menghadapi orang lain, itu yang terpenting. “Semua yang terlibat dalam dunia entertaiment, pasti pernah merasakannya, sekarang hanya bagaimana kita bersikap, agar orang lain tidak berpandangan yang miring,”tambah gadis yang masih duduk dibangku kuliah STIE Harapan Medan ini.

Walau merasa dirinya mendapatkan anugerah dari Tuhan berupa kecantikan fisik, tetapi Ola tetap menganggap bahwa kecantikan bukan hanya melalui tampilan fisik, melainkan tampil dari dalam dirinya. Baik berupa kepintaran, bersikap, berbicara, dan dalam hal pakaian.

Karena itu, predikat Dara Intelegensia dijadikan pijakan untuk menyempurnakan kecantikan yang ada pada dirinya. “Dara intelegensia, dari namanya saja menunjukkan siapa yang megang, karena itu, bukan hanya merawat kecantikan saja yang harus diperhatikan, tetapi wawasan juga wajib,” tambah Ola. Untuk menambah wawasan ini, tidak jarang Ola membaca berbagai jenis buku, baik buku kepribadian maupun buku ilmu pengetahuan lain, hal ini dilakukannya agar tidak merusak predikat yang telah dipercayakan padanya. (ram)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/