25.6 C
Medan
Sunday, May 19, 2024

Wanita Karir Harus Miliki Manajemen Waktu

Wanita yang memiliki segudang aktifitas dengan status sebagai ibu rumah tangga harus memiliki dan mengatur managemen waktunya. Hal tersebutlah yang selalu dijalankan oleh Anggota DPD RI Prof Darmayanti Lubis disela-sela aktifitasnya yang padat.

Darmayanti Lubis
Darmayanti Lubis

Wanita yang sudah berusia 60 tersebut mengatakan bahwa masalah wanita di dalam keluarga yang paling sensitif itu pada saat umur-umur 25- 40 tahun dan memiliki anak kecil-kecil. “ Nah bagi wanita yang berusia 25-40 itu fungsi reproduktif dan produktifnya sangat tinggi. Jadi, disitulah masa repotnya, namun bisa diatasi setelah anak-anak semakin besar,” ucapnya pada Sumut Pos saat disambangi di kediamannya di Jalan D.I.Panjaitan No 42 Medan.

Dikataknnya, memang dirinya dari masa kuliah dan sudah sekitar 23 tahun mengajar, menanamkan pada dirinya bahwa dirinya tersebut orang publik dan milik massa. “Jadi begitulah saya membangunnya, dan hanya tinggal manajemen waktu yang saya terapkan dengan suami. Seperti anak mau berapa, perencanaan jelas, bagaimana mengelola rumah tangga, dan membentuk kerja sama yang baik dan sebagainya,”ujar wanita yang hobi baca tersebut sambil tersenyum.

Lanjutnya, semua itu memang harus terbangun antara suami dan istri. Dengan membangun keluarga dengan memiliki kesepakatan, termasuk memberitahu atau memberi pengertian kepada anak-anak setelah besar nanti. Maka, bisa diatur kapan bisa bertemu dan kapan tidak bisa bertemu dengan suami dan anak disaat kegiatan yang padat.

“Untuk itu, usahakan suami bisa pengertian dan harus sama-sama bisa mengatur waktu. Seperti saya sekarang ini yang rutenya Jakarta-Medan. Jadi jarang ketemu suami. Namun, selalu komunikasi, itu yang nomor satu. Jadi kalau ada rapat mendadak atau ada kegiatan bisa langsung kasih kabar,” ungkapnya yang kebetulan sedang berada di Medan dikarenakan memang memiliki jadwal untuk memantau perkembangan di daerah.

Wanita yang memang sudah sejak duduk di SMP aktif dalam kegiatan organisasi sekolah tersebut, mengatakan untuk kesibukannya sebagai Anggota DPD RI harus mengorganisir diri dulu. Dan prioritas status sebagai ibu dan istri harus seimbang. ‘’Saya tetap membuat agenda untuk di kantor. Namun untuk urusan rumah tangga harus memakai strategi ya. Seperti menggunakan jasa pembantu rumah tangga. Namun tetap memperhatikan orang-orang di rumah,” tukas wanita 3 orang anak tersebut yang memiliki komitmen saat weekend adalah waktunya dengan keluarga. (nit)

Wanita yang memiliki segudang aktifitas dengan status sebagai ibu rumah tangga harus memiliki dan mengatur managemen waktunya. Hal tersebutlah yang selalu dijalankan oleh Anggota DPD RI Prof Darmayanti Lubis disela-sela aktifitasnya yang padat.

Darmayanti Lubis
Darmayanti Lubis

Wanita yang sudah berusia 60 tersebut mengatakan bahwa masalah wanita di dalam keluarga yang paling sensitif itu pada saat umur-umur 25- 40 tahun dan memiliki anak kecil-kecil. “ Nah bagi wanita yang berusia 25-40 itu fungsi reproduktif dan produktifnya sangat tinggi. Jadi, disitulah masa repotnya, namun bisa diatasi setelah anak-anak semakin besar,” ucapnya pada Sumut Pos saat disambangi di kediamannya di Jalan D.I.Panjaitan No 42 Medan.

Dikataknnya, memang dirinya dari masa kuliah dan sudah sekitar 23 tahun mengajar, menanamkan pada dirinya bahwa dirinya tersebut orang publik dan milik massa. “Jadi begitulah saya membangunnya, dan hanya tinggal manajemen waktu yang saya terapkan dengan suami. Seperti anak mau berapa, perencanaan jelas, bagaimana mengelola rumah tangga, dan membentuk kerja sama yang baik dan sebagainya,”ujar wanita yang hobi baca tersebut sambil tersenyum.

Lanjutnya, semua itu memang harus terbangun antara suami dan istri. Dengan membangun keluarga dengan memiliki kesepakatan, termasuk memberitahu atau memberi pengertian kepada anak-anak setelah besar nanti. Maka, bisa diatur kapan bisa bertemu dan kapan tidak bisa bertemu dengan suami dan anak disaat kegiatan yang padat.

“Untuk itu, usahakan suami bisa pengertian dan harus sama-sama bisa mengatur waktu. Seperti saya sekarang ini yang rutenya Jakarta-Medan. Jadi jarang ketemu suami. Namun, selalu komunikasi, itu yang nomor satu. Jadi kalau ada rapat mendadak atau ada kegiatan bisa langsung kasih kabar,” ungkapnya yang kebetulan sedang berada di Medan dikarenakan memang memiliki jadwal untuk memantau perkembangan di daerah.

Wanita yang memang sudah sejak duduk di SMP aktif dalam kegiatan organisasi sekolah tersebut, mengatakan untuk kesibukannya sebagai Anggota DPD RI harus mengorganisir diri dulu. Dan prioritas status sebagai ibu dan istri harus seimbang. ‘’Saya tetap membuat agenda untuk di kantor. Namun untuk urusan rumah tangga harus memakai strategi ya. Seperti menggunakan jasa pembantu rumah tangga. Namun tetap memperhatikan orang-orang di rumah,” tukas wanita 3 orang anak tersebut yang memiliki komitmen saat weekend adalah waktunya dengan keluarga. (nit)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/