33 C
Medan
Wednesday, July 17, 2024

Pasien di RSUD Pirngadi Kemalingan, Pelaku Pencurian Terpantau Kamera CCTV

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan kecolongan. Sebabnya, maling berhasil masuk dan mencuri di ruang isolasi pasien Covid-19 rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan tersebut.

PELAKU PENCURIAN: Kamera CCTV merekam pelaku pencurian yang menyusup ke ruang ICU RSUP Pirngadi Medan, Kamis (22/4).

Akibatnya, uang pasien raib dilarikan maling. Korbannya adalah Ilham warga Medan Tembung. Dalam kejadian itu, korban kehilangan uang sebesar Rp700 ribu.

Diceritakan Ilham, kejadian itu diketahuinya saat hendak keluar setelah menjalani perawatan isolasi pada Kamis (22/4). Usai mengemas barang bawaan, dia mendapati uang di dompetnya telah hilang.

Ilham kemudian mendatangi pos penjagaan di rumah sakit. Setelah dilakukan pengecekan CCTV, ternyata terlihat jelas ada seorang maling yang kedapatan mengambil uang di dompetnya. “Kejadian kehilangan dilihat dari CCTV tanggal 17 April sekitar pukul 03.43 WIB. Saat kejadian, saya sedang tidur pulas dan pelakunya seorang diri,” ungkap Ilham, Jumat (23/4).

Dikatakan dia, dari kejadian pencurian tersebut mengalami kerugian uang Rp700 ribu. Sedangkan barang berharga miliknya, seperti handphone, dan laptop tidak diambil pelaku. “Maling ini hanya mengambil uang saja di dalam dompet. Setelah itu, mengembalikan dompet dan kabur,” sebut Ilham.

Meski telah menjadi korban pencurian, namun Ilham enggan membuat laporan kepada pihak kepolisian dengan alasan tak mau ribet. Akan tetapi, dia menyesalkan pengamanan di rumah sakit tersebut yang kecolongan sehingga maling berhasil mencuri. “Kita berharap keamanan di rumah sakit itu lebih ditingkatkan. Jangan sampai terulang kembali kejadian ini, kasihan kalau ada korban lagi. Ibaratnya, sudah jatuh tertimpa tangga,” pungkasnya.

Terpisah, Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Edison Peranginangin membenarkan adanya kejadian ini. Edison mengaku, kasus tersebut telah menjadi perhatian bagi manajemen rumah sakit. “Memang benar ada kejadiannya, namun ini adalah ranah hukum. Jadi, kita siap membantu korban dalam pelaporannya ke pihak yang berwajib,” pungkasnya. (ris/azw)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan kecolongan. Sebabnya, maling berhasil masuk dan mencuri di ruang isolasi pasien Covid-19 rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan tersebut.

PELAKU PENCURIAN: Kamera CCTV merekam pelaku pencurian yang menyusup ke ruang ICU RSUP Pirngadi Medan, Kamis (22/4).

Akibatnya, uang pasien raib dilarikan maling. Korbannya adalah Ilham warga Medan Tembung. Dalam kejadian itu, korban kehilangan uang sebesar Rp700 ribu.

Diceritakan Ilham, kejadian itu diketahuinya saat hendak keluar setelah menjalani perawatan isolasi pada Kamis (22/4). Usai mengemas barang bawaan, dia mendapati uang di dompetnya telah hilang.

Ilham kemudian mendatangi pos penjagaan di rumah sakit. Setelah dilakukan pengecekan CCTV, ternyata terlihat jelas ada seorang maling yang kedapatan mengambil uang di dompetnya. “Kejadian kehilangan dilihat dari CCTV tanggal 17 April sekitar pukul 03.43 WIB. Saat kejadian, saya sedang tidur pulas dan pelakunya seorang diri,” ungkap Ilham, Jumat (23/4).

Dikatakan dia, dari kejadian pencurian tersebut mengalami kerugian uang Rp700 ribu. Sedangkan barang berharga miliknya, seperti handphone, dan laptop tidak diambil pelaku. “Maling ini hanya mengambil uang saja di dalam dompet. Setelah itu, mengembalikan dompet dan kabur,” sebut Ilham.

Meski telah menjadi korban pencurian, namun Ilham enggan membuat laporan kepada pihak kepolisian dengan alasan tak mau ribet. Akan tetapi, dia menyesalkan pengamanan di rumah sakit tersebut yang kecolongan sehingga maling berhasil mencuri. “Kita berharap keamanan di rumah sakit itu lebih ditingkatkan. Jangan sampai terulang kembali kejadian ini, kasihan kalau ada korban lagi. Ibaratnya, sudah jatuh tertimpa tangga,” pungkasnya.

Terpisah, Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan Edison Peranginangin membenarkan adanya kejadian ini. Edison mengaku, kasus tersebut telah menjadi perhatian bagi manajemen rumah sakit. “Memang benar ada kejadiannya, namun ini adalah ranah hukum. Jadi, kita siap membantu korban dalam pelaporannya ke pihak yang berwajib,” pungkasnya. (ris/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/