23.9 C
Medan
Wednesday, June 19, 2024

DPRD Medan Dorong Pemko Tingkatkan Program Kegiatan Pencegahan Peredaran Narkoba

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP, meminta Pemko Medan bersama seluruh jajarannya untuk berfokus membantu pihak kepolisian dalam menuntaskan masalah peredaran narkoba di Kota Medan yang kian marak dari waktu ke waktu. Ia berharap, penuntasan peredaran narkoba yang masuk dalam rencana kerja Pemko Medan Tahun 2025 dapat mulai dilakukan.

“Kita dukung Pemko Medan yang berfokus untuk menuntaskan masalah narkoba, kemarin hal itu sudah dibahas dalam Musrenbang RKPD Kota Medan Tahun 2025. Harapan kita, program-program pencegahan peredaran narkoba di Kota Medan dapat dilakukan mulai saat ini,” ucap Robi kepada Sumut Pos, Jumat (1/3/2024).

Robi juga mengaku sepakat dengan niat Wali Kota Medan Bobby Nasution, yang ingin setiap program dan kebijakan yang dihadirkan Pemko Medan dapat dipastikan berjalan agar persoalan narkoba bisa berkurang secara signifikan.

“Kegiatan-kegiatan yang dilakukan memang tidak boleh terlepas dari hal-hal yang memberdayakan generasi muda agar persoalan narkoba dapat ditekan semaksimal mungkin. Stakeholder harus dilibatkan, sosialisasi tentabg bahaya narkoba juga harus terus kita dengungkan dalam setiap kegiatan,” ujar politisi PDIP tersebut.

Robi berharap, masalah narkoba dapat ditekan secara masif dengan mengedepankan upaya pencegahan. Ia juga mendorong pihak kepolisian agar memberikan tindakan tegas kepada setiap pengedar narkoba, agar dapat memberikan efek jera.

“Sehingga di tahun-tahun berikutnya fokusnya bukan lagi untuk mengurangi tingkat peredaran narkoba, tetapi sudah kepada fokus untuk menuntaskannya,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2025 di Four Point Hotel, Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (29/2), mengingatkan jajarannya tentang beberapa hal, salah satunya adalah masalah peredaran narkoba.

Saat itu, Bobby Nasution menegaskan agar persoalan narkoba harus tetap menjadi perhatian bersama.

“Bagaimana caranya agar setiap kegiatan, program dan kebijakan yang dihadirkan untuk memastikan agar persoalan narkoba bisa berkurang secara signifikan sehingga di tahun-tahun berikutnya perencanaannya bukan lagi bisa mengurangi tapi sudah menghilangkan narkoba,” katanya.

Untuk itu, kepada seluruh skateholder, Bobby mengingatkan bahwa semua pihak bukan hanya berperan untuk membuat perencanaan kerja di tahun depan.

“Tetapi peran kita adalah sepanjang tahun, sepanjang waktu untuk menjalankannya dan memonitoringnya bersama-sama. Jadi, jika kami mampu melayani masyarakat itu pasti juga karena dukungan hebat dari semua stakeholder yang ada,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Bobby juga berharap agar para pimpinan perangkat daerah dapat menjalin kolaborasi dan kerjasama dengan banyak pihak guna pemanfaatan potensi-potensi yang dimiliki.

“Jadi dari kerja sama yang dilakukan tentu ada manfaat yang dihasilkan termasuk memberi input, income atau pemasukan bagi daerah,” pungkasnya.
(map/han)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP, meminta Pemko Medan bersama seluruh jajarannya untuk berfokus membantu pihak kepolisian dalam menuntaskan masalah peredaran narkoba di Kota Medan yang kian marak dari waktu ke waktu. Ia berharap, penuntasan peredaran narkoba yang masuk dalam rencana kerja Pemko Medan Tahun 2025 dapat mulai dilakukan.

“Kita dukung Pemko Medan yang berfokus untuk menuntaskan masalah narkoba, kemarin hal itu sudah dibahas dalam Musrenbang RKPD Kota Medan Tahun 2025. Harapan kita, program-program pencegahan peredaran narkoba di Kota Medan dapat dilakukan mulai saat ini,” ucap Robi kepada Sumut Pos, Jumat (1/3/2024).

Robi juga mengaku sepakat dengan niat Wali Kota Medan Bobby Nasution, yang ingin setiap program dan kebijakan yang dihadirkan Pemko Medan dapat dipastikan berjalan agar persoalan narkoba bisa berkurang secara signifikan.

“Kegiatan-kegiatan yang dilakukan memang tidak boleh terlepas dari hal-hal yang memberdayakan generasi muda agar persoalan narkoba dapat ditekan semaksimal mungkin. Stakeholder harus dilibatkan, sosialisasi tentabg bahaya narkoba juga harus terus kita dengungkan dalam setiap kegiatan,” ujar politisi PDIP tersebut.

Robi berharap, masalah narkoba dapat ditekan secara masif dengan mengedepankan upaya pencegahan. Ia juga mendorong pihak kepolisian agar memberikan tindakan tegas kepada setiap pengedar narkoba, agar dapat memberikan efek jera.

“Sehingga di tahun-tahun berikutnya fokusnya bukan lagi untuk mengurangi tingkat peredaran narkoba, tetapi sudah kepada fokus untuk menuntaskannya,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Medan Tahun 2025 di Four Point Hotel, Jalan Gatot Subroto Medan, Kamis (29/2), mengingatkan jajarannya tentang beberapa hal, salah satunya adalah masalah peredaran narkoba.

Saat itu, Bobby Nasution menegaskan agar persoalan narkoba harus tetap menjadi perhatian bersama.

“Bagaimana caranya agar setiap kegiatan, program dan kebijakan yang dihadirkan untuk memastikan agar persoalan narkoba bisa berkurang secara signifikan sehingga di tahun-tahun berikutnya perencanaannya bukan lagi bisa mengurangi tapi sudah menghilangkan narkoba,” katanya.

Untuk itu, kepada seluruh skateholder, Bobby mengingatkan bahwa semua pihak bukan hanya berperan untuk membuat perencanaan kerja di tahun depan.

“Tetapi peran kita adalah sepanjang tahun, sepanjang waktu untuk menjalankannya dan memonitoringnya bersama-sama. Jadi, jika kami mampu melayani masyarakat itu pasti juga karena dukungan hebat dari semua stakeholder yang ada,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Bobby juga berharap agar para pimpinan perangkat daerah dapat menjalin kolaborasi dan kerjasama dengan banyak pihak guna pemanfaatan potensi-potensi yang dimiliki.

“Jadi dari kerja sama yang dilakukan tentu ada manfaat yang dihasilkan termasuk memberi input, income atau pemasukan bagi daerah,” pungkasnya.
(map/han)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/