Dalam Sepekan ke Depan Sumut Dilanda Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan di wilayah Sumatera Utara (Sumut) untuk sepekan ke depan hujan masih berpotensi terjadi akibat pengaruh dinamika atmosfer seperti Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), yang berada di fase 2 (Indian Ocean), serta adanya daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Pesisir Timur hingga Pesisir Barat Sumut, sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

“Selain itu, pada skala lokal, kondisi labilitas atmosfer terpantau cukup kuat di Sumut, sehingga turut mendukung proses konvektif. Sedangkan suhu mencapai suhu udara maksimum d perkotaan dapat mencapai 35 derajat Celcius,”  kata Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Mesan, Martha Manurung kepada Sumut Pos di Medan, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, cuaca di Sumut, umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga sangat lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang terjadi di Kabupaten Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Serdangbedagai (Sergai), Tebingtinggi, Pematangsiantar, Karo, Pakpakbharat, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Labuhanbatu Utara (Labura), Simalungun, Toba, Tapanulitengah (Tapteng), Tapanuliutara (Taput),;Tapanuliselatan (Tapsel), Humbanghasundutan (Humbahas), Gunungsitoli, Nias, Niasbarat, Nias Selatan (Nisel), Niasutara, Kota Sibolga, Padanglawas (Palas), Padanglawas Utara (Paluta), dan Mandailingnatal (Madina).

“Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke

depan,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Sumut.

“Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu waktu ini perlu menjadi perhatian dalam perencanaan berbagai aktivitas. Oleh karena itu BMKG mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui berbagai kanal informasi BMKG, antara lain laman https://bbmkg1.bmkg.go.id/, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkgsumut,” pungkasnya. (dwi/ila)

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan di wilayah Sumatera Utara (Sumut) untuk sepekan ke depan hujan masih berpotensi terjadi akibat pengaruh dinamika atmosfer seperti Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), yang berada di fase 2 (Indian Ocean), serta adanya daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Pesisir Timur hingga Pesisir Barat Sumut, sehingga meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

“Selain itu, pada skala lokal, kondisi labilitas atmosfer terpantau cukup kuat di Sumut, sehingga turut mendukung proses konvektif. Sedangkan suhu mencapai suhu udara maksimum d perkotaan dapat mencapai 35 derajat Celcius,”  kata Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Mesan, Martha Manurung kepada Sumut Pos di Medan, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, cuaca di Sumut, umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga sangat lebat. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang terjadi di Kabupaten Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Serdangbedagai (Sergai), Tebingtinggi, Pematangsiantar, Karo, Pakpakbharat, Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Labuhanbatu Utara (Labura), Simalungun, Toba, Tapanulitengah (Tapteng), Tapanuliutara (Taput),;Tapanuliselatan (Tapsel), Humbanghasundutan (Humbahas), Gunungsitoli, Nias, Niasbarat, Nias Selatan (Nisel), Niasutara, Kota Sibolga, Padanglawas (Palas), Padanglawas Utara (Paluta), dan Mandailingnatal (Madina).

“Dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke

depan,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di Sumut.

“Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu waktu ini perlu menjadi perhatian dalam perencanaan berbagai aktivitas. Oleh karena itu BMKG mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui berbagai kanal informasi BMKG, antara lain laman https://bbmkg1.bmkg.go.id/, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkgsumut,” pungkasnya. (dwi/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru