31 C
Medan
Saturday, April 18, 2026

Sempat Hilang Tiga Hari, Pria ODGJ Ditemukan Tewas

Seorang pria yang disebut mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) ditemukan tewas di kawasan perladangan warga di Jalan Marindal, Kecamatan Delitua, Deliserdang, Kamis (16/4) sore. Korban diketahui bernama Galih Prayudi, warga Kecamatan Medan Deli, yang sempat tiga hari dikabarkan hilang.

Penemuan jasad korban sempat menggegerkan warga sekitar. Sejumlah warga yang melintas awalnya melihat tubuh pria tergeletak di area perladangan, lalu melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Delitua AKP Kennedy Sitompul mengatakan, pihaknya bersama Tim Inafis Polrestabes Medan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan identifikasi awal. “Hasil pemeriksaan sementara, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya, Jumat (17/4).

Dari keterangan keluarga, lanjutnya, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta penyakit jantung. Bahkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban disebut sudah tiga hari tidak pulang ke rumah.

“Menurut orang tua korban, selama ini korban mengalami stres dan memiliki penyakit jantung,” tambahnya.

Usai proses identifikasi, jasad Galih kemudian diserahkan kepada pihak keluarga pada Kamis malam untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dideritanya. Meski demikian, polisi masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. (man/ila)

Seorang pria yang disebut mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ) ditemukan tewas di kawasan perladangan warga di Jalan Marindal, Kecamatan Delitua, Deliserdang, Kamis (16/4) sore. Korban diketahui bernama Galih Prayudi, warga Kecamatan Medan Deli, yang sempat tiga hari dikabarkan hilang.

Penemuan jasad korban sempat menggegerkan warga sekitar. Sejumlah warga yang melintas awalnya melihat tubuh pria tergeletak di area perladangan, lalu melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Delitua AKP Kennedy Sitompul mengatakan, pihaknya bersama Tim Inafis Polrestabes Medan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan identifikasi awal. “Hasil pemeriksaan sementara, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujarnya, Jumat (17/4).

Dari keterangan keluarga, lanjutnya, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan serta penyakit jantung. Bahkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban disebut sudah tiga hari tidak pulang ke rumah.

“Menurut orang tua korban, selama ini korban mengalami stres dan memiliki penyakit jantung,” tambahnya.

Usai proses identifikasi, jasad Galih kemudian diserahkan kepada pihak keluarga pada Kamis malam untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dideritanya. Meski demikian, polisi masih mengumpulkan keterangan tambahan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. (man/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru