Hari Kedua Blacout, Poldasu Turunkan 365 Personel dan Pantau SPBU

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyiagakan 365 personel untuk meningkatkan langkah pengamanan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, dalam situasi dan kondisi black out di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan turun langsung melakukan pengecekan Apel Besar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, di Lapangan Merdeka Medan, pada Sabtu (23/5), pukul 21.45 WIB.

Kegiatan yang dipimpin jajaran Polda Sumut tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dampak black out.

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, mengatakan sejak awal kejadian, Polda Sumut bersama seluruh jajaran Polres di wilayah Sumut langsung mengambil langkah mitigasi.

“Kami jajaran Kepolisian Sumatera Utara yang tergelar di 29 Polres pada 33 kabupaten/kota sejak kejadian langsung melakukan deteksi dini, patroli dan kegiatan rutin yang ditingkatkan,” ujarnya.

 

Pihaknya juga memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap aman. Pihaknya juga langsung melakukan pengecekan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Putri Hijau Medan, usai menghadiri KRYD.

Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari langkah Polda Sumut untuk memastikan distribusi BBM serta aktivitas masyarakat tetap berjalan normal selama situasi berlangsung. “Ketersediaan BBM aman dan normal,” tegasnya.

Meski demikian, Sonny mengakui sempat terdapat laporan gangguan transaksi menggunakan barcode di sejumlah SPBU yang diduga berkaitan dengan gangguan jaringan telekomunikasi akibat pemadaman listrik.

“Ada sedikit laporan transaksi barcode mengalami gangguan, kemungkinan akibat jaringan, namun langsung dilakukan koordinasi dengan pihak terkait,” katanya.

Menurutnya, di Kota Medan terdapat sedikitnya 91 SPBU yang menjadi perhatian aparat selama proses pengamanan berlangsung. “Kami melihat masih ada beberapa antrean dan personel akan bergerak membantu mengurai kepadatan tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, pengamanan di wilayah Kota Medan diperkuat dengan pengerahan ratusan personel.

Selain personel, pihaknya juga menurunkan 78 mobil patroli dan 58 kendaraan roda dua untuk memperkuat mobilitas petugas di lapangan. (dwi/ila)

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyiagakan 365 personel untuk meningkatkan langkah pengamanan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, dalam situasi dan kondisi black out di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan turun langsung melakukan pengecekan Apel Besar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan, di Lapangan Merdeka Medan, pada Sabtu (23/5), pukul 21.45 WIB.

Kegiatan yang dipimpin jajaran Polda Sumut tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dampak black out.

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, mengatakan sejak awal kejadian, Polda Sumut bersama seluruh jajaran Polres di wilayah Sumut langsung mengambil langkah mitigasi.

“Kami jajaran Kepolisian Sumatera Utara yang tergelar di 29 Polres pada 33 kabupaten/kota sejak kejadian langsung melakukan deteksi dini, patroli dan kegiatan rutin yang ditingkatkan,” ujarnya.

 

Pihaknya juga memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap aman. Pihaknya juga langsung melakukan pengecekan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Putri Hijau Medan, usai menghadiri KRYD.

Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari langkah Polda Sumut untuk memastikan distribusi BBM serta aktivitas masyarakat tetap berjalan normal selama situasi berlangsung. “Ketersediaan BBM aman dan normal,” tegasnya.

Meski demikian, Sonny mengakui sempat terdapat laporan gangguan transaksi menggunakan barcode di sejumlah SPBU yang diduga berkaitan dengan gangguan jaringan telekomunikasi akibat pemadaman listrik.

“Ada sedikit laporan transaksi barcode mengalami gangguan, kemungkinan akibat jaringan, namun langsung dilakukan koordinasi dengan pihak terkait,” katanya.

Menurutnya, di Kota Medan terdapat sedikitnya 91 SPBU yang menjadi perhatian aparat selama proses pengamanan berlangsung. “Kami melihat masih ada beberapa antrean dan personel akan bergerak membantu mengurai kepadatan tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, pengamanan di wilayah Kota Medan diperkuat dengan pengerahan ratusan personel.

Selain personel, pihaknya juga menurunkan 78 mobil patroli dan 58 kendaraan roda dua untuk memperkuat mobilitas petugas di lapangan. (dwi/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru