Anggota DPR RI Tifatul Sembiring Tegaskan Pentingnya Nasionalisme dan Patriotisme di Kehidupan Sehari-hari

MEDAN, sumutpos.co– Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Ir. H. Tifatul Sembiring menegaskan, nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme wajib tumbuh serta hadir dalam kehidupan sehari-hari bagi seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang profesi. Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Masjid Jamik M. Kayak, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sabtu (20/6/2026).

“Apapun profesinya, baik pegawai negeri sipil (PNS), dokter, insinyur, guru, mahasiswa, hingga pelajar, nilai-nilai ini wajib tumbuh dan hadir secara nyata,” ujar Tifatul di hadapan para peserta sosialisasi.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika tersebut menjabarkan perbedaan implementasi kedua nilai tersebut. Menurutnya, nasionalisme dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sementara itu, patriotisme diimplementasikan lewat sikap pantang menyerah dan semangat tinggi dalam membangun bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, kader senior PKS ini mengibaratkan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa seperti seikat sapu lidi. Satu batang lidi akan sangat rapuh dan mudah patah, namun seribu lidi yang diikat menjadi satu akan menjadi sangat kuat.

“Begitulah kita seharusnya dalam bernegara. Meskipun kita beragam, tetapi tetap harus kompak,” tegas Tifatul.

Menutup pemaparannya, Tifatul mengajak para konstituen untuk selalu memanjatkan doa terbaik bagi para pemimpin bangsa. Langkah ini dinilai krusial mengingat tantangan domestik ke depan akan semakin berat, terlebih dengan dinamika geopolitik global yang masih bergejolak.

Sebagai informasi, dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut, Tifatul kembali menjabarkan empat poin fundamental kebangsaan. Poin-poin tersebut meliputi Pancasila sebagai dasar negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. (adz)

MEDAN, sumutpos.co– Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Ir. H. Tifatul Sembiring menegaskan, nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme wajib tumbuh serta hadir dalam kehidupan sehari-hari bagi seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang profesi. Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Masjid Jamik M. Kayak, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sabtu (20/6/2026).

“Apapun profesinya, baik pegawai negeri sipil (PNS), dokter, insinyur, guru, mahasiswa, hingga pelajar, nilai-nilai ini wajib tumbuh dan hadir secara nyata,” ujar Tifatul di hadapan para peserta sosialisasi.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika tersebut menjabarkan perbedaan implementasi kedua nilai tersebut. Menurutnya, nasionalisme dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sementara itu, patriotisme diimplementasikan lewat sikap pantang menyerah dan semangat tinggi dalam membangun bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, kader senior PKS ini mengibaratkan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa seperti seikat sapu lidi. Satu batang lidi akan sangat rapuh dan mudah patah, namun seribu lidi yang diikat menjadi satu akan menjadi sangat kuat.

“Begitulah kita seharusnya dalam bernegara. Meskipun kita beragam, tetapi tetap harus kompak,” tegas Tifatul.

Menutup pemaparannya, Tifatul mengajak para konstituen untuk selalu memanjatkan doa terbaik bagi para pemimpin bangsa. Langkah ini dinilai krusial mengingat tantangan domestik ke depan akan semakin berat, terlebih dengan dinamika geopolitik global yang masih bergejolak.

Sebagai informasi, dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tersebut, Tifatul kembali menjabarkan empat poin fundamental kebangsaan. Poin-poin tersebut meliputi Pancasila sebagai dasar negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru