26.7 C
Medan
Wednesday, May 22, 2024

Menristekdikti: Dana Pendidikan Rp350 Miliar Diblokir

Menteri Risset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tidak hanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dananya diblokir oleh Menteri Keuangan. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) juga mengalami hal serupa.

Menurut Menristekdikti Mohamad Nasir, anggaran fungsi pendidikan sekitar Rp350 miliar hingga saat ini masih diblokir Kementerian Keuangan. Padahal anggaran tersebut akan digunakan untuk revitalisasi pendidikan vokasi sebanyak Rp100 miliar, penambahan BOPTN Rp200 miliar, dan world class professor Rp50 miliar.

“Dana pendidikan Rp350 miliar masih diblokir Kemenkeu. Sesuai ketentuan Menkeu harus dilakukan review oleh BPKP dan sudah kami laksanakan,” kata Nasir, Jumat (20/1).

Review bahkan telah selesai dilaksanakan 18 Desember 2016. Namun, surat Menkeu untuk pencarian dana yang blokir belum turun hingga saat ini. Nasir mengatakan, masalah tersebut sudah disampaikan kepada Komisi X DPR RI. Sebab, pemblokiran ini berpengaruh terhadap penyerapan anggaran.

“Kami sudah menyiapkan revisi pencairan blokir. Kami berharap, bulan depan sudah dicabut blokirnya agar program kerja Kemenristekdikti bisa maksimal,” tandasnya. (esy/jpg/yaa)

 

Menteri Risset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tidak hanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dananya diblokir oleh Menteri Keuangan. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) juga mengalami hal serupa.

Menurut Menristekdikti Mohamad Nasir, anggaran fungsi pendidikan sekitar Rp350 miliar hingga saat ini masih diblokir Kementerian Keuangan. Padahal anggaran tersebut akan digunakan untuk revitalisasi pendidikan vokasi sebanyak Rp100 miliar, penambahan BOPTN Rp200 miliar, dan world class professor Rp50 miliar.

“Dana pendidikan Rp350 miliar masih diblokir Kemenkeu. Sesuai ketentuan Menkeu harus dilakukan review oleh BPKP dan sudah kami laksanakan,” kata Nasir, Jumat (20/1).

Review bahkan telah selesai dilaksanakan 18 Desember 2016. Namun, surat Menkeu untuk pencarian dana yang blokir belum turun hingga saat ini. Nasir mengatakan, masalah tersebut sudah disampaikan kepada Komisi X DPR RI. Sebab, pemblokiran ini berpengaruh terhadap penyerapan anggaran.

“Kami sudah menyiapkan revisi pencairan blokir. Kami berharap, bulan depan sudah dicabut blokirnya agar program kerja Kemenristekdikti bisa maksimal,” tandasnya. (esy/jpg/yaa)

 

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/