Lebih jauh, Nasir juga mengaku terhadap Mario tidak ada yang aneh. Senin (20/4) pagi, Mario juga tampak tertidur pulas di atas sofa di ruangan Kantor Kepala Otban Wilayah II Medan.
โSaya juga tidur tadi malam sama dia (Mario). Sekarang ini masih tidur dia. Ini sudah saya anggap seperti adik kita. Dia ngaku sudah terakhir. Dia itu cinta dunia penerbangan dan mengaku belajar dari dunia maya (bagaimana cara menyusup),โ ungkapnya.
Terkait hal ini, bicara soal pengamanan yang dilakukan Kantor Otban Wilayah II Medan, tentunya akan diperketat. Pun demikian, yang namanya accident serta insiden keamanan dan keselamatan di dunia penerbangan, menurut Nasir, hal tersebut bisa saja terjadi.
โSaya pantau terus, subuh, siang, malam. Bicara soal keamanan dan keselamatan penerbangan, mengacu pada satu sistem. Sistem ini tentunya sudah ada dokumen, peraturan yang sudah ada di dalam ASP untuk setiap airport. Itu yang menjadi pedoman kita. Malam tadi (kemarin, Red) kita sudah komunikasi dengan orang tuanya dan orangtuanya sabar,โ sebut Nasir yang mulai menjabat di Februari 2014.
Sekitar pukul 16.30 WIB, Mario akhirnya keluar dari Kantor Otban Wilayah II Medan dengan mendapatkan pengawalan biasa oleh 2 inspektur. Tak sepatah kata pun dilontarkan Mario ketika diwawancarai. Ketika ditanya kepada Mario seperti apa kesukaannya terhadap dunia penerbangan, ia hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.
Sementara, General Manager (GM) PT AP II Cabang KNIA, Jaya Tahoma Sirait mengatakan, terkait hal ini pihaknya pasti akan memberikan pengamanan ketat di tiap sudut pintu masuk. Saat ditanya, titik mana yang akan diberikan pengamanan ketat, Sirait enggan membeberkan.
โKita akan tambah CCTV untuk pengamanan lebih ketat lagi,โ ujarnya seraya tak membeberkan jumlah unit CCTV yang akan ditambah. (ted/rbb)