25.6 C
Medan
Tuesday, May 14, 2024

Kapal Pengangkut TKI Tenggelam di Riau, 10 Hilang, Sebagian Warga Sumut

PENCARIAN: 
Tim Basarnas Pekanbaru melakuan pencarian korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (23/1/2020). Kapal tersebut mengangkut 20 orang TKI tujuan Malaysia.
PENCARIAN: Tim Basarnas Pekanbaru melakuan pencarian korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (23/1/2020). Kapal tersebut mengangkut 20 orang TKI tujuan Malaysia.

PEKANBARU, SUMUTPOS.CO – Sebuah kapal pompong yang mengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) tujuan Malaysia tenggelam di Selat Malaka di Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (21/1) malam. Tim Basarnas Pekanbaru dikerahkan untuk pencarian. Kapten Kapal RB 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika mengatakan, 10 orang penumpang hilang diduga tenggelam.

“Informasi yang kami terima, kapal membawa 20 orang penumpang TKI tujuan Malaysia. Jumlah penumpang yang selamat 10 orang, dan 10 orang lagi masih dilakukan pencarian,” kata Leni melalui keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020).

Leni mengatakan, kapal kayu tersebut awalnya berangkat dari Pulau Rupat, Bengkalis, menuju Malaysia dengan menyeberangi perairan Selat Malaka, Selasa (21/1/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Namun, sesampainya di tengah laut, kapal tersebut mengalami bocor hingga akhirnya tenggelam.

“Kami mendapat informasi dari Polrairud Tanjung Medang Bengkalis. Setelah itu, kami menurunkan RIB (rigid inflatable boat) yang stand by di Dumai menuju lokasi kejadian,” kata Leni.

Para penumpang, tambah Leni, berasal dari beberapa wilayah. Ada yang dari Sumatera Utara (Sumut), Aceh, Jawa Tengah dan lainnya. Mereka diduga hendak pergi bekerja ke Negeri Jiran.

Berikut ini nama-nama korban yang selamat.

  1. Een Saputra, 30 tahun, tinggal di Dusun Petua Desa Lhok Medang, Ara Provinsi Aceh
  2. Mariska Sari, 30 tahun, tinggal di Pemalang, Provinsi Jawa Tengah
  3. Abdullah Faiz, 25 tahun, tinggal di Amplas Medan
  4. Doni Siregar, 25 Tahun, tinggal di Kampung Lalang Medan
  5. Rudiansah, 25 tahun, tinggal di Kampung Mesjid Rantau Prapat
  6. Sumon, 32 tahun, warga Bangladesh
  7. Uli Handayani, 39 tahun, tinggal di Simpang Padang Langkat
  8. Fitria, 40 tahun, tinggal di Air Joman Kisaran
  9. Herman, 29 tahun, tinggal di Kampung Seroja Batubara
  10. Abib, 28 tahun, tinggal di Kota Jambi.
PENCARIAN: 
Tim Basarnas Pekanbaru melakuan pencarian korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (23/1/2020). Kapal tersebut mengangkut 20 orang TKI tujuan Malaysia.
PENCARIAN: Tim Basarnas Pekanbaru melakuan pencarian korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (23/1/2020). Kapal tersebut mengangkut 20 orang TKI tujuan Malaysia.

PEKANBARU, SUMUTPOS.CO – Sebuah kapal pompong yang mengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) tujuan Malaysia tenggelam di Selat Malaka di Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (21/1) malam. Tim Basarnas Pekanbaru dikerahkan untuk pencarian. Kapten Kapal RB 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika mengatakan, 10 orang penumpang hilang diduga tenggelam.

“Informasi yang kami terima, kapal membawa 20 orang penumpang TKI tujuan Malaysia. Jumlah penumpang yang selamat 10 orang, dan 10 orang lagi masih dilakukan pencarian,” kata Leni melalui keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020).

Leni mengatakan, kapal kayu tersebut awalnya berangkat dari Pulau Rupat, Bengkalis, menuju Malaysia dengan menyeberangi perairan Selat Malaka, Selasa (21/1/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Namun, sesampainya di tengah laut, kapal tersebut mengalami bocor hingga akhirnya tenggelam.

“Kami mendapat informasi dari Polrairud Tanjung Medang Bengkalis. Setelah itu, kami menurunkan RIB (rigid inflatable boat) yang stand by di Dumai menuju lokasi kejadian,” kata Leni.

Para penumpang, tambah Leni, berasal dari beberapa wilayah. Ada yang dari Sumatera Utara (Sumut), Aceh, Jawa Tengah dan lainnya. Mereka diduga hendak pergi bekerja ke Negeri Jiran.

Berikut ini nama-nama korban yang selamat.

  1. Een Saputra, 30 tahun, tinggal di Dusun Petua Desa Lhok Medang, Ara Provinsi Aceh
  2. Mariska Sari, 30 tahun, tinggal di Pemalang, Provinsi Jawa Tengah
  3. Abdullah Faiz, 25 tahun, tinggal di Amplas Medan
  4. Doni Siregar, 25 Tahun, tinggal di Kampung Lalang Medan
  5. Rudiansah, 25 tahun, tinggal di Kampung Mesjid Rantau Prapat
  6. Sumon, 32 tahun, warga Bangladesh
  7. Uli Handayani, 39 tahun, tinggal di Simpang Padang Langkat
  8. Fitria, 40 tahun, tinggal di Air Joman Kisaran
  9. Herman, 29 tahun, tinggal di Kampung Seroja Batubara
  10. Abib, 28 tahun, tinggal di Kota Jambi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/