28 C
Medan
Tuesday, July 23, 2024

PBFI Sumut Ingatkan Atlet Zero Doping

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengprov Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan kepada atletnya, agar hati-hati mengkomsumsi obat selama berlatih untuk menghindari doping. Pasalnya, PON XXI 2024 Aceh-Sumut merupakan zero doping.

“Kalau ada doping, kami akan keluarkan (coret). Jadi kami ingatkan agar atlet hati-hati,” ungkap Ketum PBFI Sumut Herri Zulkarnaen Hutajulu, dikutip dari Podcast COPI Sumut, Minggu (7/7/2024).

Menutut Herri, kecurigaan pada atlet binaraga cukup tinggi. Apalagi PON. Makanya, pihaknya meminta atlet untuk memperhatikan betul makanannya. “Tapi masalahnya, alat fitnes khusus kami tak punya. Kami sudah minta bantukan, tapi kan memang anggaran terbatas. Kalau ada alat, tentu atlet kami bisa berkumpul di satu tempat latihan bersama. Jadi bisa fokus,” jelasnya.

“Selama ini memang latihan pisah-pisah. Kalau latihan sama, kami bisa lebih gampang lihat progresnya. Makanan juga bisa kami perhatikan, jadi tidak bisa sembarangan. Kalau ada doping kami keluarkan! Karena di PON kan zero doping. Binarga selalu dites, selalu dicurigai. Jadi harus diperhatikan makanannya setiap hari,” kata Herri lagi.

Untuk menghindari doping tersebut, pihaknya tentu kerja keras dan berkomunikasi terus bersama para atlet. “Kalau atlet sakit makan obat, diharapkan dapat disampaikan ke kami agar dilapor ke PB. Kami sampaikan, itu bukan doping, tapi obat flu, misalnya. Jadi sampai segitunya kami rawat seperti bayi,” tegas Herri.

Menghindari doping, diakui Herri, akan membuat PBFI Sumut meraih prestasi pada PON berada di jalut tepat. Target enam medali emas akan diperjuangkan demi mengharumkan nama Sumut.

“Ada 11 nomor yang dipertandingkan. Mainnya di Fourpoint Hotel Medan. Semua nomor diisi, targetnya lima sampai enam medali emas,” ujarnya.

Target tersebut diakui realistis, berkaca dari raihan pada beberapa kejuaraan, seperti Kejuaraan Asia Tenggara 2023 Batam lalu. Pada event itu, PBFI Sumut meraih empat emas, dua perak, dan satu perunggu.

“Di sana jurinya dari luar, jadi fair. Ini kan olahraga tidak terukur, jadi hati-hati. Kalau nanti di PON, juri macam-macam atau dimainkan provinsi lain, tidak pulang kami buat. Kami cuma mau fair, menang ya dimenangkan,” pungkas Herri.

Adapun 11 atlet binaraga yang dipersiapkan menuju PON XXI nanti, yakni Budi Arliandi, Irfan Rinaldy, Kiki Irawan, Muhammad Stenly Kaunang, Rizky Ardiansyah Panjaitan, dan Hismawan Sulistiono. Kemudian Agung Wibowo, Arizaldi, Rizal Aditya, Dodi Armanda Putra, serta Irwansya Putra Ritonga. (dek)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengprov Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan kepada atletnya, agar hati-hati mengkomsumsi obat selama berlatih untuk menghindari doping. Pasalnya, PON XXI 2024 Aceh-Sumut merupakan zero doping.

“Kalau ada doping, kami akan keluarkan (coret). Jadi kami ingatkan agar atlet hati-hati,” ungkap Ketum PBFI Sumut Herri Zulkarnaen Hutajulu, dikutip dari Podcast COPI Sumut, Minggu (7/7/2024).

Menutut Herri, kecurigaan pada atlet binaraga cukup tinggi. Apalagi PON. Makanya, pihaknya meminta atlet untuk memperhatikan betul makanannya. “Tapi masalahnya, alat fitnes khusus kami tak punya. Kami sudah minta bantukan, tapi kan memang anggaran terbatas. Kalau ada alat, tentu atlet kami bisa berkumpul di satu tempat latihan bersama. Jadi bisa fokus,” jelasnya.

“Selama ini memang latihan pisah-pisah. Kalau latihan sama, kami bisa lebih gampang lihat progresnya. Makanan juga bisa kami perhatikan, jadi tidak bisa sembarangan. Kalau ada doping kami keluarkan! Karena di PON kan zero doping. Binarga selalu dites, selalu dicurigai. Jadi harus diperhatikan makanannya setiap hari,” kata Herri lagi.

Untuk menghindari doping tersebut, pihaknya tentu kerja keras dan berkomunikasi terus bersama para atlet. “Kalau atlet sakit makan obat, diharapkan dapat disampaikan ke kami agar dilapor ke PB. Kami sampaikan, itu bukan doping, tapi obat flu, misalnya. Jadi sampai segitunya kami rawat seperti bayi,” tegas Herri.

Menghindari doping, diakui Herri, akan membuat PBFI Sumut meraih prestasi pada PON berada di jalut tepat. Target enam medali emas akan diperjuangkan demi mengharumkan nama Sumut.

“Ada 11 nomor yang dipertandingkan. Mainnya di Fourpoint Hotel Medan. Semua nomor diisi, targetnya lima sampai enam medali emas,” ujarnya.

Target tersebut diakui realistis, berkaca dari raihan pada beberapa kejuaraan, seperti Kejuaraan Asia Tenggara 2023 Batam lalu. Pada event itu, PBFI Sumut meraih empat emas, dua perak, dan satu perunggu.

“Di sana jurinya dari luar, jadi fair. Ini kan olahraga tidak terukur, jadi hati-hati. Kalau nanti di PON, juri macam-macam atau dimainkan provinsi lain, tidak pulang kami buat. Kami cuma mau fair, menang ya dimenangkan,” pungkas Herri.

Adapun 11 atlet binaraga yang dipersiapkan menuju PON XXI nanti, yakni Budi Arliandi, Irfan Rinaldy, Kiki Irawan, Muhammad Stenly Kaunang, Rizky Ardiansyah Panjaitan, dan Hismawan Sulistiono. Kemudian Agung Wibowo, Arizaldi, Rizal Aditya, Dodi Armanda Putra, serta Irwansya Putra Ritonga. (dek)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/