Home Blog Page 1002

BSA Jelaskan Perda Kawasan Tanpa Rokok

KTR: Bayu Sumantri Agung memberikan penjelasan kepada masyarakat soal kawasan tanpa rokok.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Ratusan warga Jalan Kebangkitan Pancasila, Dusun III, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang mendapat penjelasan soal kawasan tanpa rokok (KTR) dari Anggota DPRD Deliserdang Bayu Sumantri Agung (BSA) Selasa (31/10).

Kegiatan sosialisasi Perda kawasan tanpa rokok yang diatur dalam Perda no 2 tahun 2021, adapun ancaman hukuman penjara 3 hari atau denda RP 500.000.

Adapun Perda ini dibuat supaya ada efek jera dan sebagai pengaturan supaya hidup sehat. Hal itu disampaikan Bayu Sumatri Agung.

Bayu Sumantri Agung mengatakan, terkait Perda kawasan tanpa rokok, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD Kabupaten Deliserdang mengatakan masyarakat diharapkan mendukung Perda tersebut, untuk tidak merokok di kawasan tertentu seperti Rumah Ibadah, Kantor Pemerintahan dengan catatan ada ruangan khusus, diangkutan umum.

“Rumah ibadah dilarang merokok juga tidak boleh dibuat ruangan merokok. Kantor layanan publik, dengan catatan ada ruang khusus merokok. Selain itu pembinaan mental kepada orang tua tidak boleh menyuruh anak beli rokok, atau minta ambilkan rokok, itu juga tidak boleh karena dapat memberikan contoh tak baik pada anak yang belum dewasa,” ujar BSA.

Kegiatan sosialisasi Perda kawasan tanpa rokok ini gencar dilakukan Anggota DPRD Deliserdang untuk membangun motivasi masyarakat mendukung kepentingan kesehatan.

Sebelumnya reses Anggota DPRD Deliserdang Bayu Sumantri Agung tertakit hal yang sama di lakukan di Jalan Puri Desa Bakaran Batu Kecamatan Lubukpakam.

Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, Kepala Desa Bakaran Batu Irwan Tanjung dan ratusan warga.(btr/han)

Indeks Integritas ASN 6 Pemda Menurun

Ilustrasi-ASN

SUMUTPOS.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menyoroti 6 Pemerintah Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, mengalami penurunan Indeks integritas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2023 ini.

Keenam Pemda itu, yakni Pemkab Asahan, Pemko Tebingtinggi, Pemkab Simalungun, Pemkab Batubara, Pemko Tanjungbalai, dan Pemko Pematangsiantar. Untuk KPK mengingatkan ASN di enam Pemda tersebut, tetap menjaga integritasnya.

“Gratifikasi ini berhubungan dengan kebijakan kita, baik kebijakan yang langsung ataupun tidak,” kata Analis Madya Tipikor KPK, Ana Devitamala, Senin(30/10).

Ana menyampaikan, ASN telah mendapatkan gaji dengan tambahan tunjangan kinerja. Sehingga sudah tak layak lagi menerima gratifikasi. Apalagi menjadi ASN, sudah merasa tidak lagi ada ancaman untuk di-PHK.

“ASN selama ini merasa tidak ada PHK. Sehingga kerap KKN di mana mengajak orang yang memiliki potensi (curang),” kata Ana seraya menerangkan bahwa praktik gratifikasi kerap memanfaatkan posisi warga yang tak mengetahui tata cara administrasi pelayanan publik.

Ana juga mengingatkan, bahwa menjelang Natal dan Tahun Baru 2024, Pemprov Sumut sebaiknya mulai mengimbau agar ASN tidak memanfaatkan jabatannya, seperti memakai kendaraan dinas untuk berlibur ataupun pulang kampung.

KPK meminta Pemkab dan Pemko yang diundang untuk meningkatkan Penilaian Integritasnya, di mana pada tahun 2022, Pemkab Asahan memiliki skor 74,3; Pemkab Batubara dengan skor 73,3; Simalungun dengan 69,8; Pemko Pematang Siantar dengan 67,9; Pemko Tanjungbalai dengan 66,8; dan Kota Tebingtinggi dengan 66,2.

Adapun Indeks Integritas Nasional tahun 2022 berada pada skor 71,94. Artinya rata-rata Pemkab dan Pemko di Sumut seperti yang disebutkan KPK masih rendah.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Sumut, Irham Buana Nasution mengungkapkan sorotan dilakukan KPK sebagai warning terhadap keenam Pemerintah Kabupaten/Kota tersebut, untuk ditingkatkan kinerja ASN kedepankan lebih baik lagi.

“Langkah KPK diingatkan 6 Pemerintah/Kota di Sumut ini, ini kan warning, teguran, bisa jadi lisan, sifatnya publik mengingatkan,” ucap Irham Buana saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (31/10).

Politisi Partai Golkar ini, menjelaskan bahwa KPK terdiri tiga kelembagaan, pemberantasan, pencegahan dan pendidikan.

Tentu berulang-ulang KPK sudah melakukan fasilitas melakukan sosialisasi berkaitan dengan mekanisme dan tata pencegahan korupsi atau potensi terjadi tindakan pidana korupsi.

“Kita minta ambil langkah-langkah progresif untuk pencegahan korupsi berkaitan dengan kinerja, program, anggaran, tranparansi, anggaran, berbagai berpotensi tindak pidana korupsi seperti pungutan liar dan sebagainya,” jelas Irham Buana.

Irham Buana menilai apa menjadi teguran KPK harus segera ditindaklanjuti, jangan dibiarkan justru, itu dimasabodohkan. Karena Sumatera Utara sudah mulai membaik, dalam pengelolaan transparansi anggaran. Jangan sampai lagi, menjadi provinsi terkorupsi.

“Jadi, ada langkah-langkah cepat, baik Pj Gubernur sebagai pembina Pemerintah Kabupaten/Kota, ke Bupati dan Walikota untuk ditindaklanjuti,” kata Irham Buana.

Irham Buana mengatakan ASN itu, memberikan pelayanan masyarakat, melakukan pelayanan publik. Artinya, sudah beda suasana kebatinan PNS dulu dengan ASN sekarang. Jangan justru, minta dilayani, minta difasilitasi. Sehingga sama seperti PNS masa orde baru.

“Ini pandangan soal disiplin, dan juga non korupsi, non pungli, kalau tidak memberatkan masyarakat. Lakukan pengawasan internal, inspektorat Kabupaten/Kota, Provinsi Sumut, Ombudsman dan lainnya,” tandas mantan Ketua KPU Sumut itu.(gus/han)

Kominfo Labuhanbatu Jelaskan Bahaya Judi Online

MEMAPARKAN: Kepala Dinas Kominfo Labuhanbatu Ahmad Fadly Rangkuti memaparkan tentang bahaya dan risiko judi online.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Kominfo Labuhanbatu Ahmad Fadly Rangkuti berbicara tentang judi adalah satu hal penyakit masyarakat yang sangat mempengaruhi pola pikir dan ekonomi. Terlebih kepada pelajar, judi memiliki dampak negatif terhadap taraf belajar mereka.

Menurutnya, bermacam-macam pola yang dapat digunakan sebagai sarana perjudian, baik judi yang dilakukan secara tatap muka maupun online menggunakan ponsel jaringan internet.

“Perjudian sudah muncul sejak abad ke-9 di Cina, berawal dari permainan kartu. Kemudian seiring perkembangan zaman dan teknologi perjudian dilakukan secara online. Apa itu judi online? Adalah merupakan jenis perjudian yang dilakukan melalui internet dengan menggunakan uang sebagai taruhan,” kata Kepala Dinas Kominfo Labuhanbatu Ahmad Fadly Rangkuti, Senin (30/10) ketika menjadi narasumber di aula Dinas Pendidikan Labuhanbatu.

Menurutnya, Kominfo sejak tahun 2018 hingga Mei 2022 telah memblokir 499.465 konten judi online di berbagai platform digital. Angka ini belum mencakup data pada tahun 2023 dan konten-konten yang masih belum terdeteksi oleh kominfo.

Penelitian yang dilakukan oleh Komisi Pertikaian Inggris pada tahun 2021 mengungkapkan bahwa anak-anak dan remaja beresiko tinggi mengalami gangguan akibat perjudian.

“Ada beberapa situs judi online terbesar tingkat lokal yang perlu kita antisipasi, seperti dewa poker.com, agen judi bola.net dan indosbobet.com,” ujarnya.

Disampaikan Ahmad Fadly, ada beberapa Faktor penyebab para pelajar ikut judi online. Diantaranya ingin mendapat uang secara instan, pengaruh lingkungan seperti teman atau kelompok, persepsi bahwa orang yang berjudi selalu berpeluang menang dan para penjudi merasa terampil untuk menang.

Terkait dampak dari Judi online, Kadis Kominfo Labuhanbatu ini menjelaskan, bahaya judi online. Pertama yaitu gangguan dalam belajar, kurangnya konsentrasi belajar, kehilangan uang yang mengakibatkan hilangnya uang akibat kekalahan, memaksa untuk mencuri atau meminjam uang, dampak emosional stress atau depresi, dampak sosial perasaan bersalah, ketergantungan, akademik terpuruk dan terlibat masalah hukum.

Sementara sangsi bagi masyarakat yang terlibat dalam perjudian ini diatur pada Pasal 27 ayat 2 undang-undang ITE yang berbunyi, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya informasi atau dokumen elektronik yang memiliki muatan perjudian di pidana dengan pidana penjara maksimal selama 6 tahun dan atau denda paling banyak satu miliar.

Adapun cara keluar dari jerat judi online Ahmad Fadly memaparkan ada beberapa cara yang harus dilakukan yaitu,

Bulatkan tekad agar tidak ikut atau berhenti berjudi. Mendekatkan diri kepada sang pencipta. Mengubah pola pikir, Banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, Pertemanan yang memberikan pengaruh positif, Gaya hidup sederhana. Mencari hobi yang positif, dan giat belajar atau bekerja.

Seusai memberikan paparan, Kadiskominfo memberikan jalan keluar bagi orang tua dan guru bagaimana cara mengawasi penggunaan HP anak dan anak didik melalui HP pribadi.

“Ada aplikasi untuk itu, bisa bapak ibu kontak saya jika membutuhkan,” pungkasnya. (fdh/han)

Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI Pakpak Bharat Gelar Seminar Pemuda

DIABADIKAN: Jajaran DPD KNPI Pakpak Bharat dan para peserta seminar diabadikan bersama Kapolres Pakpak Bharat AKBP Bambang C. Utomo SH dan Pabung Kodim Mayor CBA M Manurung. Tamba Tinendung/Sumut Pos.

PAKPAK BHARAT, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 95 Tahun, Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Pakpak Bharat mengelar seminar Kepemudaan dengan mengangkat tema Peningkatan Wawasan Kebangsaan bagi Kaum Pemuda. Seminar pemuda digelar di Gedung Aula Serbaguna, Salak, Sabtu (28/10).

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Bambang C Utomo SH. SIK MSi dan Dandim 0206 Dairi-Pakpak Bharat Letkol INF. Goklas Pirtahan Silaban yang di wakili oleh Pabung Kodim Mayor CBA M Manurung hadir sebagai narasumber.

Ketua DPD KNPI Pakpak Bharat Tamba Tinendung SE dalam sambutannya menyampaikan terselenggaranya seminar kepemudaan tersebut berkat kerja sama antara DPD KNPI dengan Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.

Menurutnya seminar wawasan kebangsaan di kalangan pemuda sangat penting untuk dilakukan mengingat perkembangan jaman yang semakin pesat telah menggerus nilai-nilai kebangsaan di internal pemuda. “Besar harapan kami dengan terselenggaranya seminar ini, nantinya dapat di implementasi kan dalam kehidupan kita sehari-hari sehingga kecintaan terhadap bangsa dan negara dapat terus tumbuh di dalam sanubari kita masing-masing,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Drs Manihar Tumanggor MPd yang disampaikan oleh Kepala Bidang Non Formal Fasrah Sinaga SPd sangat menyambut baik serta mengapresiasi agenda yang di lakukan DPD KNPI Pakpak Bharat. Mengingat, setahun belakangan ini jarang ada agenda seminar yang di lakukan olah organisasi kepemudaan.

Pihaknya berjanji ke depan anggaran yang dialokasikan untuk menunjang berjalannya roda organisasi di bawah payung DPD KNPI Pakpak Bharat akan diberikan perhatian khusus dalam penambahan anggaran.

Dalam ulasan singkat pemaparan materai yang di sampaikan oleh kedua narasumber yakni Kapolres Pakpak Bharat AKBP Bambang C Utomo SH dan Pabung Kodim Mayor CBA M Manurung dijelaskan wawasan kebangsaan adalah sebuah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah air sebagai negara yang mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam penyelanggaraan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Di hadapan seratusan peserta seminar yang meliputi organisasi kepemudaan di antaranya GP Ansor, PD Muhammadiyah, DPD GAMKI, PD GM FKPPI, R-PSPS, DPD PPI, PD Angkatan Putri Alwasliyah, Gerakan Mahasiswa Pakpak Bharat dan lainnya (tam/azw)

Warga Karo Bangun Patung Jokowi

net OLEH-OLEH: Presiden Jokowi saat menerima oleh-oleh dari warga Karo, beberapa waktu lalu.

KARO, SUMUTPOS.CO – Patung Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dibangun di di Liang Melas Datas (LMD) tepatnya di Desa Kutambelin, Kecamatan Lau Baleng, Karo, Sumatera Utara (Sumut). Patung itu dibangun sebagai bentuk terima kasih warga ke Jokowi karena sudah memperbaiki jalan yang rusak puluhan tahun.

“Alasan kita karena seluruh warga LMD terdiri dari enam desa, tiga dusun, kenapa kita antusias untuk membangun Juma Jokowi di LMD karena kan masyarakat LMD sangat antusias dan tidak tahu lagi apa yang mau diucapkan sama Pak Jokowi sebagai ucapan terima kasih itulah makanya kita akan membangun patung ataupun monumen Juma Jokowi itu,” kata Ketua Panitia Pembangunan Patung Jokowi, Adil Sebayang kepada detikSumut Selasa (31/10).

Sebelum diperbaiki Jokowi, kata Adil, jalan tersebut sudah lebih dari 30 tahun rusak parah. Karena itu juga mereka mengirimkan 1 ton jeruk untuk Jokowi ke Istana.

“Artinya kan kita sudah lebih dari 30 tahun ini warga LMD jalan infrastruktur itu nggak ada betulnya, rusak parah lah, namanya saja kita merdeka tapi belum merdeka dengan infrastruktur itu. Jadi itulah karena kemarin kita antar oleh-oleh jeruk ke Istana,” ucap Kepala Desa Polatebu itu.

Pasca kunjungan Jokowi ke LMD, sudah 17 kilometer jalan rusak yang diperbaiki. Warga pun mengucapkan syukur atas hal tersebut.(jpc/dtk/azw)

Kecelakaan, Pasutri Tewas di Hutabagasan, Sopir Mobil Jadi Tersangka

GOTONG: Anggota Satlantas Polres Humbahas bersama warga sedang menggotong istri Sasmitro yang ditemukan di sawah.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan mobil Vitara dengan plat nomor B 1025 FLT kontra sepeda motor Scorpio Z BB 4937 D, di Jalan Umum Dolok Sanggul-Onanganjang Km 03,04 di Desa Hutabagasan Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Rabu (25/10) kemarin sekitar pukul 20.30 WIB, diduga akibat pengemudi mobil Vitara lepas kendali.

Kapolres Humbahas AKBP Hary Ardianto melalui Kasat Lantas AKP Henry Bangun mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di Km 03,04 tersebut hingga mengakibatkan pengendara dan penumpang yang merupakan pasangan suami istri meninggal dunia, akibat pengemudi mobil Vitara yang dikemudikan FAM (25) warga Dolok Sanggul hilang kendali.

Dijelaskannya, FAM yang mengemudikan mobil Vitara datang dari arah Onanganjang menuju Dolok Sanggul, sedangkan sepeda motor yang dikendarai oleh korban, Sasmitro Simamora (33) dari Dolok Sanggul menuju Onanganjang.

Setiba di lokasi kejadian (TKP) dengan cuaca hujan dan gelap saat itu, FAM yang mengemudikan mobil Vitara dari Onanganjang tiba-tiba lepas kendali dan lari jalur.

Dimana, kepala mobil yang dikemudikan FAM ke arah ke Utara, sedangkan pantat mobil ke selatan.

Akhirnya, pantat mobil menabrak sepeda motor yang dikemudikan oleh Sasmitro yang datang dari arah Dolok Sanggul.

“Sesuai hasil olah TKP kami, pengemudi lepas kendali hingga pantat mobil menabrak sepeda motor yang dikendarai Sasmitro,” terang Henry didampingi Kanit Laka Bripka Yusril Simanjuntak di Dolok Sanggul, Selasa (31/10).

Usai tertabrak, pasangan suami istri ini pun terpental sejauh 3 meter kurang lebih. Sasmitro ditemukan dipinggir jalan, sedangkan istrinya bernama, Ika Elimart Silaban ke sawah.

Sementara itu, FAM, pengemudi mobil Vitara telah ditetapkan menjadi tersangka akibat kecelakaan tersebut.

Menurut Henry, FAM ditetapkan tersangka berdasarkan setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, dan pemeriksaan saksi-saksi serta gelar internal, dan observasi melalui CCTV di TKP. ” Pengemudi atas kelalaiannya kami sangkakan dengan pasal 310 ayat 3 UU nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara,” pungkasnya. (des/azw)

Usbat Ganjar Salurkan Bantuan Perlengkapan untuk Musala Nurul Jadid

Usbat Ganjar saat salurkan bantuan ke Musala Nurul Jadid di Jalan H. Husin Kadir, Dusun VI, Desa Sei Kepayang Tengah, Kecamatan Sei Kepayang, Selasa (31/10).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ustaz Sahabat (Usbat) Ganjar menyalurkan sejumlah bantuan perlengkapan untuk Musala Nurul Jadid di Jalan H. Husin Kadir, Dusun VI, Desa Sei Kepayang Tengah, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Selasa (31/10).

Tindakan ini merupakan aksi nyata simpatisan Ganjar Pranowo tersebut dalam memberikan kemashlahatan bagi umat beragama.

“Kegiatan dari Usbat hari ini alhamdulillah acara ini sangat disenangi Bapak Ibu apalagi jarang seperti ini beramai-ramai dari jauh sudut sana sudut sini kampung ke kampung berkumpul untuk menjalin silaturahmi di sini,” ujar Korda Usbat Ganjar Asahan, Muhammad Ravi Siagian.

Adapun bantuan yang diberikan kepada masyarakat untuk keperluan Musala, yaitu berupa kipas angin, seperangkat alat pengeras suara, alat kebersihan, dan lainnya.

Penyerahan bantuan dilakukan atas dasar permintaan masyarakat sekitar akan keperluan sejumlah alat penunjang untuk keberlangsungan kegiatan keagamaan di Musala.

“Ini dari Ustaz Sahabat Ganjar yang memberikan bantuan atas dari permintaan masyarakat apa yang diperlukan, Ustaz Sahabat Ganjar hadir untuk memberikan apa yang diperlukan di Musala Nurul Jadid,” jelas Ravi.

Kegiatan ini juga sebagai upaya Usbat Ganjar dalam memakmurkan masjid atau musala yang ada di Kabupaten Asahan, khususnya Sei Kepayang.

Dengan terpenuhinya sarana dan prasarana Musala, diharapkan warga makin semangat dalam beribadah di rumah Allah tersebut.

“Setahu saya siapa yang ingin memakmurkan masjid sama pahalanya dengan naik haji. Ini jadi motivasi kami untuk memakmurkan masjid yang ada di Kabupaten Asahan ini,” kata Ravi.

“Mudah-mudahan adanya pemberian bantuan dapat membuat masyarakat di sini makin cinta terhadap Musala, semakin bersemangat lagi dalam beribadah,” lanjut dia.

Usai pemberian bantuan, Usbat Ganjar bersama warga langsung bergegas menuju Musala untuk memasang perlengkapan dari bantuan yang diberikan.

Terlihat warga antusias bergotong royong memasang karpet dan kipas angin dari pemberian Usbat Ganjar. (rel/tri)