Home Blog Page 1023

Upaya Tuan Guru Ganjar Tingkatkan Motivasi Belajar Murid TPQ di Langkat

Tuan Guru Ganjar memberikan bantuan material untuk menyokong pembangunan ruang kelas TPQ

LANGKAT, SUMUPOS.CO – Sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar Sumatera (Sumut) berupaya meningkatkan motivasi belajar para murid Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ) Baitul Hikmah di Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumut.

Hal tersebut dilakukan dengan memberikan bantuan material untuk menyokong pembangunan ruang kelas TPQ tersebut. Mulai dari pasir, bata merah, hinga beberapa daun pintu.

“Harapannya untuk menambah motivasi belajar, untuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Koordinator Daerah TGS Ganjar Kabupaten Langkat, Ronal Efendi Hasibuan pada Rabu (25/10).

Ronal menjelaskan, dengan dibangunnya ruang kelas tersebut, bisa membuat para murid lebih nyaman dalam belajar kelak.

Dengan membuat murid lebih nyaman saat belajar, diharapkan bisa mencetak murid yang pandai dalam ilmu memahami Al-Qur’an

Dia melanjutkan, bantuan dari TGS Ganjar mendapat sambutan baik dari masyarakat. Relawan juga terlibat dalam gotong royong pembangunan ruang kelas tersebut.

Dia melanjutkan, kegiatan yang digelar relawan terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Aksi bermanfaat dari relawan di Langkat pun disebut Ronal terus berlanjut.

“Kegiatan ini terinspirasi dari sosok Pak Ganjar, karena Pak Ganjar ini orangnya sangat senang membantu. Apalagi di bidang keagamaan,” jelas Ronal.

Sementara itu, pengurus TPQ Baitul Hikmah, Aswin Jairi Sitepu mengapresiasi bantuan yang diberikan relawan TGS Ganjar. Dia mengaku, bantuan tersebut memang sangat diperlakukan oleh TPQ miliknya.

“Sangat bersyukur, sangat bermanfaat bagi kami buat pembangunan TPQ Baitul Hikmah. Ini memang kami sangat mengharapkannya. Untuk ruang kelas, termasuk untuk sekat-sekatnya nanti. Akan kami pergunakan sebaik-baiknya,” ucap Aswin.

Aswin juga berharap anak didiknya bisa nyaman menggunakan ruang kelas baru nantinya. Dia pun berharap agar para relawan bisa terus mendukung pembangunan dan aktivitas TPQ miliknya.

“Kami berharap dengan pembangunan ini, anak-anak kami lebih nyaman dalam belajar memahami Al-Qur’an,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam kunjungannya ke Desa Batang Serangan, TGS Ganjar juga mengadakan doa bersama masyarakat setempat.

Mereka mendoakan kelancaran Ganjar-Mahfud dalam kompetisi pemilihan presiden tahun 2024 mendatang. (rel/tri)

OK David Purba Sebut Sergai Berubah Semakin Baik Ditangan Wiwik

OK David Purba

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) di usianya yang ke 19, kondisinya saat ini berubah pesat semakin baik dibawah kepemimpinan Bupati Darma Wijaya yang akrab disapa Wiwik bersama Wakil Bupatinya Adlin Tambunan, khususnya di bidang insfratruktur

Menginjak usianya yang ke-19 tahun, Kabupaten Serdangbedagai dinilai berkembang dengan pesat, terutama saat di tangan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Darma Wijaya dan Adlin Tambunan. Pembangunan yang berkesinambungan dan infrastruktur yang memadai menjadi tolak ukurnya.

Tokoh Pemekaran yang juga tokoh masyarakat Kabuoaten Serdangbedagai (Sergai) H.O K David Purba mencontohkan Kota Perbaungan yang kini tampak berubah, lebih berwarna.

“Kantor bupati misalnya, sekarang lebih tertata dan rapi, indah karena terurus. Saya tahu betul karena saya melihat dari awal perkembangan sampai sekarang, dan saya terkejut. Masyarakat harus faham yang namanya membangun Kabupaten ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, begitu juga sewaktu perjuangan memekarkan Kabupaten Serdangbedagai dahulu tidak semudah yang dibayangkan, namun berkat kerja sama dan kerja keras semuanya bisa terwujud,” sebut OK David Purba.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua MABMI Sergai inipun merasa puas dan bangga jika pimpinan Kabupaten Sergai membangun Kabupaten berjuluk Tanah Bertuah Negeri Beradat ini selaras dengan cita-cita pemekaran Sergai.

“Terlebih saya salah satu tokoh yang ikut melahirkan Kabupaten Serdangbedagai yang namanya diambil dari nama dua kerajaaan yang merupakan daerah kelahiran ayah saya kerajaan Serdang dan daerah kelahiran ibu saya kerajaan Bedagai sehingga terciptalah nama Kabupaten Serdang Bedagai,” cetus OK David Purba.

Meski pada Pilkada 2020 kemarin, dirinya sempat berseberangan dalam pilihan karena dirinya mendukung pasangan calon yang lain, namun begitu selesai Pilkada, selesailah perbedaan, yang baik harus kita katakan baik dan yang kurang baik katakan kurang baik.

“Ke depan jangan ada lagi masyarakat yang tersekat-sekat terlebih menghadapi hari jadi Kabupaten Sergai yang ke-20 pada Januari 2024, mudah-mudahan ke depan Kabupaten Sergai semakin lebih baik,” pungkas O K David Purba seraya mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Sergai menjelang Pemilu dan Pilpres kedepan persatuan dan kesatuan harus tetap terjalin dan dijaga meski berbeda Parpol dan pilihan calon Presiden mendatang. (fad)

Kirim Pekerja Ilegal ke Kamboja, 2 Terdakwa Didakwa Pasal Berlapis

DAKWAAN: JPU membacakan dakwaan terhadap kedua terdakwa kasus PMI ilegal secara virtual, Rabu (25/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua terdakwa masing-masing Jonggi Pulungan Febry S Sirait (38) dan Yenny Kartika alias Dedek (41) didakwa jaksa pasal berlapis. Keduanya bersama Abong Tato alias Kevin Tato (DPO) didakwa atas kasus pengiriman 5 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara Kamboja secara ilegal.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irma Hasibuan dalam dakwaannya mengatakan, pada November 2022, Abong Tato menawarkan pekerjaan kepada terdakwa Jonggi, mencari orang untuk dipekerjakan di Kamboja sebagai operator judi online, dengan gaji Rp5-8 juta.

“Di bulan Januari 2023, Abong Tato alias Kevin Tato menghubungi terdakwa Yenni Kartika (berkas terpisah), untuk mencari orang dengan iming-iming upah Rp1 juta,” ujarnya, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (25/10/2023).

Lebih lanjut kata JPU, pada 1 Juli 2023, tiga petugas dari Ditreskrimum Polda Sumut mendapat informasi dari masyarakat, akan ada keberangkatan PMI ilegal melalui Bandara Kualanamu, pada tiga hari kemudian. Setelah melakukan penyelidikan di bandara, petugas melihat 6 orang berada di pintu keberangkatan.

“Dari 6 orang tersebut, saksi polisi melihat ada seseorang yang ciri-cirinya sesuai dengan yang di informasikan masyarakat. Tim menghentikan mereka di pintu keberangkatan bandara Kualanamu pada saat selesai check in,” papar JPU.

Dari kelima orang, lanjut JPU, merupakan tenaga kerja yang akan diberangkatkan ke negara Kamboja yakni, Irfan Chairil, M Hasry Syahputra, Ridho Ardi Susilo, Hendra, M Reza dan terdakwa Yenni.

Singkat cerita, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Nomor 3/111/PK.02.01/IV/2022 Tentang Daftar Negara Tujuan Penempatan PMI atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI), didalam daftar tersebut tidak termasuk Negara Kamboja, sehingga antara Pemerintah Indonesia Tidak Memiliki Perjanjian dengan Negara Kamboja dalam hal Penempatan Pekerja Migran Indonesia.

“Dengan kata lain negara Kamboja termasuk negara yang dinyatakan tertutup,” sebut JPU.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 UU RI No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana.

Kemudian, Pasal 83 UU RI No.18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana. Pasal 86 huruf b dan c UU RI No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana.

“Pasal 4 UU No.21 Tahun 2007 jo Pasal 10 UU No 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Perdagangan Orang jo Pasal 48 ayat (1) UU No 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Perdagangan Orang,” pungkas JPU.

Usai membacakan dakwaan, hakim ketua Oloan Silalahi menunda sidang hingga pekan depan, dengan agenda keterangan ssksi. (man/ram)

Dorong Inklusi Pasar Modal Syariah, BSI Luncurkan 6 Produk Reksa Dana Syariah

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kiri), Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BSI Muliaman D Hadad (tengah), dan SVP Wealth Management BSI Asri Natanegeri (kanan) saat meluncurkan produk reksa dana syariah pada acara Priority Gathering Market Outlook 2024: Finding Silver Lining in A Year of Uncertainty di The Langham Hotel Jakarta, Rabu (25/10)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus berkomitmen mendorong peningkatan inklusi keuangan syariah, khususnya di pasar modal syariah. BSI berkolaborasi dengan sejumlah manager investasi di Indonesia meluncurkan 6 produk reksa dana syariah untuk meningkatkan minat masyarakat berinvestasi di pasar modal syariah.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, BSI berkolaborasi dengan Mandiri Manajemen Investasi, Bahana TCW Investment Management, BNP Paribas Asset Management, Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Sucorinvest Asset Management, dan Trimegah Asset Management untuk bersama-sama memperluas inklusi keuangan syariah di pasar modal.

Keenam produk reksa dana syariah tersebut yakni Trimegah Kas Syariah, TRIM Syariah Berimbang, TRIM Syariah Saham, Sucorinvest Sharia Money Market Fund, Sucorinvest Sharia Sukuk Fund, dan Batavia Dana Saham Syariah.

“Keenam produk tersebut termasuk dalam kelas aset reksa dana syariah pasar uang, reksa dana syariah pendapatan tetap, reksa dana syariah campuran dan reksa dana syariah saham. Produk terbaru tersebut menambah produk – produk reksa dana syariah di BSI,” kata Anton, dalam acara Market Outlook 2024 yang bertema “Finding Silver Linings in A Year of Uncertainty”.

Dia menambahkan, peluncuran produk terbaru reksadana syariah ini adalah bentuk komitmen BSI untuk hadir sebagai sahabat finansial, spiritual, dan sosial bagi nasabah. Dia meyakini, penambahan produk terbaru reksadana syariah ini juga dapat melengkapi kebutuhan dan memberikan lebih banyak pilihan kepada nasabah yang akan berinvestasi syariah khususnya dalam instrumen reksadana.

Sebelumnya, BSI juga sudah memiliki dan memasarkan beberapa produk reksa dana syariah. Dengan peluncuran produk terbaru reksadana syariah ini, BSI total memasarkan lebih dari 20 produk reksa dana syariah dengan berbagai kelas aset sesuai profil risiko dan kebutuhan nasabah.

“Reksa dana syariah ditargetkan untuk segala profil nasabah. Hal ini karena reksa sana syariah di BSI terdiri dari berbagai kelas aset yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan, goal, dan profil risiko nasabah melalui produk – produk tersebut. Dengan itu nasabah dapat meraih berkah melalui investasi reksa dana syariah,” tuturnya.

Beberapa keunggulan reksadana syariah di BSI yakni dikelola oleh manajemen investasi yang profesional, likuiditas tinggi karena dapat dicairkan kapan saja, transparansi perkembangan investasi, dan dijamin sesuai syariat oleh DSN – MUI. Hery mengatakan untuk nasabah yang tertarik membeli reksadana di BSI dapat dilakukan melalui cabang terdekat dengan investasi mulai dari Rp100 ribu.

“Saat ini BSI sedang melakukan pengembangan sistem untuk dapat melakukan transaksi reksadana secara digital, sehingga kedepannya nasabah dapat bertransaksi secara digital,” ujarnya.

Anton menyebut reksadana syariah, khususnya reksadana pasar uang, masih menjadi instrumen investasi yang menarik di tengah kondisi ekonomi dan politik yang tidak menentu pada 2024. Oleh karena itu, BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia senantiasa memberikan layanan dan produk terbaik bagi setiap nasabah. Kami mencoba untuk memberikan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari nasabah, baik secara finansial maupun spiritual bahkan sosial.

“Bank Syariah Indonesia ingin memberikan insight kepada nasabah prioritas dan membicarakan tentang kondisi ekonomi dunia serta Indonesia pada 2024, termasuk menyusun strategi investasi berkelanjutan yang manfaatnya tidak hanya untuk saat ini, namun juga untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Adapun, BSI Prioritas dilengkapi fasilitas yang dapat dinikmati oleh nasabah yaitu konsultasi ZISWAF dan waris, konsultasi overseas education, konsultasi pajak, wealth advisory oleh wealth specialist, dan layanan ekslusif lainnya.

Dalam acara market outlook ini, Komisaris Utama BSI Muliaman D Hadad memaparkan proyeksi ekonomi dan dunia investasi Indonesia hingga akhir 2023, khususnya di tengah situasi politik pemilihan umum. Menurutnya, kinerja sektor perbankan syariah yang masih menjadi salah satu sektor yang akan resisten di tengah gejolak ekonomi domestik dan dunia yang tidak menentu. Hal ini ditunjukkan dengan kinerja industri perbankan syariah yang tetap tumbuh positif selama tahun 2023, bahkan melebihi pertumbuhan nasional.

Muliaman mengatakan pertumbuhan aset, pembiayaan, dan dana pihak ketiga (DPK) menjadi salah satu faktor penopang pertumbuhan positif industri perbankan syariah di tahun 2023 ini. Pertumbuhan aset perbankan syariah tumbuh 2,53% secara year to date (YtD), di saat perbankan nasional malah mengalami penurunan sebesar 0,5% YtD.

“Hal yang sama juga terjadi pada pembiayaan dan penerimaan DPK. Pembiayaan di sektor perbankan syariah tumbuh 6,95% YtD melebihi perbankan nasional yang tumbuh 3,66% YtD. Sementara pemerimaan DPK perbankan syariah naik 0,98% YtD, di saat perbankan nasional turun 1,29% YtD,” papar Muliaman.(rel)

5 WNA asal Pakistan Dideportasi

DEPORTASI: Kanwil Kemenkumham Sumut mendeportasi 5 WNA asal Pakistan, Rabu (25/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara (Kemenkumham Sumut), mendeportasi 5 warga negara asing (WNA) asal Pakistan karena melakukan pelanggaran keimigrasian.

Kelima WNA tersebut yakni MAC ,28, WSU,29, AH,18, RA ,41, dan WSC ,18, akan langsung dideportasi ke negara asalnya melalui Bandara Internasional, Kualanamu, Deliserdang. Lima WNA asal Pakistan itu melakukan pelanggaran Pasal 116 jo Pasal 123 huruf (a) UU No 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Kasus ini bermula dari kecurigaan Kepala Subbidang Intelijen Keimigrasian, Ekjon Warman Lingga bersama Analis Keimigrasian Muda dan staf saat melakukan pengawasan di Skyview Setiabudi Apartemen Medan pada 21 September 2023,” ujar Kepala Divisi Keimigrasian Sumut, Yan Wely Wiguna saat memberikan keterangan terkait kasus itu di Rumah Detensi Imigrasi Medan, Rabu (25/10/2023).

WNA tersebut menggunakan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang dan masuk menggunakan Visa C313.

“Pengawasan orang asing ini menjadi tanggung jawab kita terkait dengan keberadaan dan kegiatan orang asing yang dilakukan secara terkoordinasi dan menyeluruh khususnya di Wilayah Sumatera Utara,” ungkapnya.

Selama ini, kata dia, kelima WNA tersebut memiliki dokumen keimigrasian yang lengkap, tetapi tim pengawasan curiga dengan aktivitas kelima WNA itu.

“Maka dilakukan pemeriksaan dan benar ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian dengan memberikan keterangan yang tidak benar dalam memperoleh izin tinggal,” ujarnya.

Dari pemeriksaan oleh Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Sumut, terungkap bahwa kelima WNA tersebut memberikan keterangan tidak benar dalam memperoleh izin tinggal.

Salah satu temuannya adalah keberadaan perusahaan tempat mereka berinvestasi tidak ada sesuai dengan alamat yang dilampirkan dalam mengajukan permohonan izin tinggalnya ke Kantor Imigrasi Kelas I non TPI Tangerang. Hal ini diketahui setelah dilakukan pengecekan langsung ke lapangan.

“Saya berharap sinergitas dengan semua pihak dapat terus berjalan dengan baik agar segala kejahatan dan pelanggaran keimigrasian yang merugikan banyak orang bahkan negara dapat kita cegah, ini yang menjadi concern Kanwil Kemenkumham Sumut dalam hal ini Divisi Keimigrasian,” pungkasnya. (man/ram)

Melalui Peluncuran Master S.O.E. Series, TOMORO COFFEE Perluas Bisnis ke Berbagai Negara Asia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – TOMORO COFFEE, merek rantai kopi dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, menghadirkan Master S.O.E. Series yang ditujukan untuk mereka yang senang bereksplorasi dalam mencari rasa kopi terbaik di seluruh dunia. Master S.O.E. Series terbuat dari single-origin espresso yang berasal dari tempat kelahiran kopi Arabika, Ethiopia.

Seri ini merupakan hasil kolaborasi para ahlinya pembuat kopi yaitu Dale Harris, World Barista Champion 2017 dan Muhammad Aga, Indonesia Barista Champion 2018 dengan pilihan rasa Caffè Americano, Caffè Latte, dan Breve Latte yang disajikan dengan kemasan “Black Cup”, kemasan baru yang telah disempurnakan dari TOMORO COFFEE.

Direktur TOMORO COFFEE, Wang Chao mengatakan, “Master S.O.E. Series memberikan pengalaman baru dalam meminum kopi karena rasa dan aromanya yang khas, dan juga menggunakan kemasan baru “Black Cup” dengan teknologi anti tumpah. Ini menjadikan Master S.O.E. Series sebagai kopi eksklusif dengan kualitas terbaik yang kami tawarkan dengan harga yang terjangkau.”

Wang Chao menambahkan, kehadiran Master S.O.E. Series menjadi salah satu wujud komitmen TOMORO COFFEE untuk menjadikan setiap pecinta kopi, khususnya di Indonesia, dapat menikmati kopi kualitas terbaik dengan harga terjangkau. ” Karenanya kami bertumbuh dengan sangat cepat. Hingga saat ini, kami telah membuka 200 gerai di Indonesia termasuk Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Cirebon, Medan, Bali, Yogyakarta, dan Makassar, ”sebutnya.

TOMORO COFFEE Chief Coffee Master & World Barista Champion 2017, Dale Harris mengatakan, bangga karena mengambil bagian dalam meracik, mengurasi, dan memastikan rasa serta kualitas dari Master S.O.E. Series agar layak dikonsumsi para pecinta kopi.
S.O.E. sendiri berasal dari kata single origin espresso yang artinya menggunakan biji kopi yang berasal dari satu sumber: jenis yang sama, daerah yang sama, wilayah yang sama, atau bahkan satu tanaman yang sama.

” Kali ini, kami menggunakan biji kopi Guji Natural Grade 1. Guji itu sendiri adalah salah satu wilayah di Ethiopia yang berada di ketinggian 2.000 – 2.350 mdpl sehingga biji kopi yang dihasilkan memiliki lebih banyak gula dalam buah dan akhirnya menghasilkan aroma buah dan bunga yang lebih intens. Selain itu, waktu panennya adalah November 2022 – Februari 2023 sehingga menjadikannya kopi terbaik yang dapat masyarakat bisa nikmati mulai hari ini, ” ujarnya.

TOMORO COFFEE Master & Indonesia Barista Champion 2018, Muhammad Aga menambahkan, “Master S.O.E. Series ini telah melalui proses pemilihan kualitas biji kopi yang sangat ketat. Kami telah melakukan lebih dari 1.000 kali observasi melalui coffee cupping mulai dari pengambilan sampel di daerah dan kebun, dan mencicipi sampel roast cupping, hingga akhirnya kami memilih biji kopi Shakiso Guji .”

Master S.O.E. Series disajikan dengan menggunakan kemasan baru “Black Cup” dengan inovasi terbaru menggunakan teknologi anti tumpah. TOMORO COFFEE Product Research & Development Manager, Hadi Suwardi menjelaskan, “Kemasan “Black Cup” memiliki peningkatan kualitas desain yang sangat unik. Tutup cangkir Black Cup menerapkan metode refluks anti bocor yang dapat membuang tekanan udara panas dari dalam, dengan bentuk desain yang terbungkus penuh 180°, dan ruang untuk mencegah kopi tumpah langsung ke luar cangkir.

Selain Master S.O.E. Series, TOMORO COFFEE juga terkenal dengan TOMORO Aren Latte yang menggunakan 100% gula aren Indonesia untuk mendukung petani lokal. Varian lain yang banyak penikmatnya juga ada pada seri TOMORO X OATSIDE, dan TOMORO Coconut Series. Saat ini TOMORO COFFEE tidak hanya bermimpi besar, tetapi juga bermimpi lebih jauh dengan berekspansi ke negara-negara Asia lainnya seperti Filipina, Singapura, dan Tiongkok pada akhir tahun 2023.(rel/sih)

dr Sortaman Saragih SH MARS, Anak Desa yang Sukses di Perantauan

BERSAMA: dr Sortaman Saragih SH MARS (kanan) bersama Ketua DPP Perindo, Harry Tanoe.

SUMUTPOS.CO – dr Sortaman Saragih SH MARS belakangan ini ramai diperbincangkan di tengah-tengah masyarakat khususnya di Sumatera Utara. Bagaimana tidak, pria yang berasal dari Desa Purbatongah, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun ini merupakan anak petani yang saat ini telah sukses di perantauan.

Pria kelahiran 27 Oktober 1967 ini, telah berhasil membangun usaha di bidang kesehatan dengan mendirikan RS Citama dan Kampus Kebidanan Cutama serta Sekolah Pendidikan menengah SMP, SMA serta SMK yang diberi nama Sekolah Logos Indonesia. Sortaman juga sudah lama berperan menjadi orangtua asuh banyak anak, dengan cara memberikan beasiswa kepada anak dari keluarga yang kurang mampu.

Selain itu, sudah banyak keluarga kurang mampu yang diberikan kesempatan sekolah di yayasan pendidikan yang didirikan Sortaman. Banyak juga, lulusan yang selesai mengikuti pendidikan, langsung dipekerjakan di rumah sakit dan klinik yang didirikan.

Di tengah-tengah kesibukannya, dr Sortaman banyak melakukan bakti sosial seperti pemeriksaan kesehatan dan perobatan gratis.

dr Sortaman memulai pendidikan di SD Negeri 3 Tigarunggu, melanjut ke SMP Negeri Tigarunggu. Selesai dari SMP di kampungnya, Sortaman meneruskan jenjang SMA di SMA Budi Mulia Kota Siantar dan lulus tahun 1987.

Di jenjang perkuliahan, Sortaman tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran USU Medan Lulus tahun 1995. Kemudian, mengikuti pendidikan Entrepreneurship, di Purdue University, Amerika Serikat Lulus Tahun 2001.

Tidak cukup hanya itu, Sortaman juga mengikuti pendidikan Magister Manajemen RS di Universitas Indoensia (UI) Lulus Tahun 2004 dan Fakultas Hukum Universitas Tama, Jakarta yang lulus Tahun 2006.

Diawal kariernya, Sortaman telah bekerja sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Puskesmas Muara Gembong Bekasi. Namun sebelum penugasan, Sortaman pernah juga magang di Poliklinik Biro Pusat Statistik (BPS).

Pada tahun 1997, bekerja sama dengan seorang dokter pensiunan dosen Universitas Indonesia, Sortaman mencoba membuka praktek sendiri diberi nama “Klinik Citama” di bilangan Citayam, Depok Jawa Barat.

Setelah setengah tahun membuka praktek, akhirnya Sortaman mengikuti program pegawai tidak tetap (PTT) di Bekasi Jawa Barat. Dan Klinik Citama dijalankan bersama temannya secara bergantian

Tiga tahun kemudian setelah selesai tugas PTT, Sortaman memilih melanjutkan kuliah manajemen di Purdue University Los Angeles California.

Tahun 2002, Sortaman kembali ke Indonesia. Dia pun meneruskan praktIk “Klinik Citama”. Dan mengembangkannya dengan mendirikan Rumah Bersalin di sejumlah lokasi di kawasan Jawa Barat.

Tahun 2005, Sortaman menggagasi pengembangan ke dunia pendidikan dengan mendirikan “Akademi Kebidanan Citama”. Melihat perkembangan Citama, Tahun 2007 CITAMA GRUP mulai melakukan pendirian RS Citama, dan tahun 2009 Rumah Sakit Citama mulai dioperasikan.

Selain itu, Sortaman juga mendirikan SMK Perawat “LOGOS” yang artinya science atau ilmu pengetahuan.

Ternyata keuletan dan sosok yang sederhana ini dilirik oleh Partai Perindo. dr Sortaman Saragih SH MARS diangkat sebagai Ketua DPP Partai Perindo di Bidang Kesehatan Masyarakat dan saat ini maju sebagai Calon Anggota DPR RI untuk wilayah Sumut III yang meliputi, Siantar, Simalungun, Karo, Dairi, Pakpak Barat, Asahan, Batubara, Langkat, Binjai, Tanjung Balai.

Melihat perjalanan karirnya, serta jiwa sosialnya, beliau ini pantas untuk didukung dalam pemilu nanti. Hidupnya cukup menginspirasi dan memotivasi kalangan anak desa. (mag-7/ram)

PLN Tuntaskan Implementasi Smart Meter AMI Tahap I di Sumatera Utara

Foto bersama Management PLN UID Sumatera Utara bersama petugas pemasangan smart meter AMI dan pelanggan PLN ULP Helvetia yang merupakan pelanggan terakhir implementasi smart meter AMI (22/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil menuntaskan implementasi penerapan smart meter berbasis Advanced Metering Infrastructure tahap I di Sumatera Utara (22/10/2023).

Smart meter AMI merupakan alat ukur penggunaan listrik yang dilengkapi dengan fitur komunikasi dua arah untuk penyediaan informasi yang komprehensif.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid menyampaikan Advance Metering Infrastucture (AMI) merupakan salah satu transformasi digital yang bertujuan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pelanggan.

“Penerapan implementasi smart meter AMI tahap I ini dilakukan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) dengan total terpasang sebanyak 41.821 smart meter AMI,” ungkap Awaluddin.

Awaluddin menambahkan untuk menyukseskan program ini, PLN UID Sumatera Utara menerjunkan 120 orang petugas khusus dalam pemasangan Smart Meter AMI sejak tanggal 17 Juli 2023 lalu.

Penerapan smart meter AMI ini memiliki berbagai keunggulan diantaranya pembacaan data meter secara real time dan dapat dilakukan dari jarak jauh hingg mempercepat recovery time apabila terjadi gangguan listrik.

Ali Ginting, pelanggan PLN Unit Layanan Pelanggan Helvetia di Kecamatan Medan Helvetia mengungkapkan layanan PLN saat ini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Dengan berbagai inovasi yang dilakukan, membuat pelanggan PLN semakin mudah mengakses dan menggunakan layanan PLN.

“Terima kasih kepada PLN yang telah melakukan penggantian kWh Meter, yang sebelumnya kWh Meter konvensional menjadi Smart Meter AMI, dengan dipasangnya AMI diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada kami khususnya pembacaan meter,” ucap Ali.

Awaluddin juga menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan PLN. (ila)

Pemko Tebingtinggi Kurang Peduli Bidang Olahraga, 25 Atlit Pelatda PON Terancam Degradasi

KETERANGAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika memberikan keterangan terkait perkembangan olahraga di Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 25 atlit dari berbagai cabang olahraga asal Tebingtinggi yang sedang mengikuti Training Center (TC) Pelatda Pekan Olahraga Nasional (PON) saat ini terancam terdegradasi.

Atlit yang terancam degradasi yang di persiapkan dari awal dan berpeluang masuk dalam TC PON juga tidak akan di kirim dalam Pelatda, karena anggaran dana di KONI yang seharusnya di tampung dalam Perubahan Anggaran (PA) tahun 2023 di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tebingtinggi ternyata tidak ada.

Dalam mempersiapkan atlit pelatda PON 2024 hampir semua cabang olahraga mengadakan seleksi degradasi promosi untuk masuk dalam TC Pelatda PON 2024.

Ketua KONI Umum Kota Tebingtinggi, Anton di Sekretariat KONI Tebingtinggi Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi, Rabu (25/10/2023) menyampaikan, bahwa KONI dari awal sudah menyampaikan ke Bapak Pj Wali Kota Kota Tebingtinggi, mengenai program kita untuk persiapan atlit mengikuti promosi, dan degradasi Pelatda PON di bulan November dan Desember tahun 2023.

“Jadi kita membutuhkan sekali dana PAPBD untuk mengirim atlit mengikuti seleksi dan degradasi Pelatda PON, tapi sampai saat ini menurut informasi dari Kadispora Tebingtinggi, anggaran PA dari Pemko Tebingtinggi ke KONI tidak di tampung. Maka kami pengurus KONI Kota Tebingtinggi dan cabor akan mengadakan rapat, mencari solusi bersama yang terbaik buat kemajuan olahraga di Tebingtinggi,” ungkap Anton.

Dijelaskan Anton, sudah banyak kegiatan olahraga yang di buat di Tebingtinggi, yang bertujuan untuk bagaimana mengembalikan semangat masyarakat untuk kembali berolahraga. “Kita perlu dukungan demi peningkatan potensi olahraga di kota ini,” ungkap Anton.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat Wali Kota Tebingtinggi di halaman Balai Kota menyampaikan, karena keterbatasan anggaran yang ada, dan akan dibicarakan dengan pihak Disporapar.

“Namanya Pelatda itu berarti Provinsi ya, tentu Provinsi Sumatera Utara akan bergerak juga sama-sama dengan kita. Cabang-cabang olahraga itu akan kita komunikasi juga, tolong dibantu karena kalau mengandalkan Pemko Tebingtinggi kita sama-sama mengetahui keadaannya saat ini anggaran terserap kegiatan Pemilu,” singkatnya.

Di tempat yang sama, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi, Kamlan Mursyid juga menegaskan akan segera komunikasikan sama Kadispora, berapa sebenarnya nilai anggarannya.

“Kita juga akan komunikasikan dengan bagian anggaran, apakah benar tidak ditampung atau bagaimana. Kita lihat dulu lah, karena saya pun belum tahu bagaimana penganggaran itu,” katanya.

Terkait masih adanya harapan Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk memberikan anggaran untuk kegiatan KONI tersebut, Pj Sekda menegaskan akan melihat hasil evaluasi. “Kami lihat dulu, karena kita menunggu turun evaluasi dulu, ada ngak peluang dievaluasi itu, nanti akan kita bicarakan dulu,” tutup Kamlan. (ian/ram)