Home Blog Page 1024

Anggota DPRD Sumut Zeira Ajak Warga Berpartisipasi untuk Pembangunan Masjid Agung

Masjid Agung Sumut.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pembangunan Masjid Agung Sumut yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, sudah lama dikerjakan tapi belum juga rampung. Kabar terakhir, pembangunan masjid yang akan menjadi kebanggaan warga Medan dan Sumatera Utara ini saat ini terhenti tanpa tahu penyebabnya.

Anggota DPRD Sumut, Zeira Salim Ritonga mendorong panitia pembangunan Masjid Agung, untuk aktif mempertanyakan kendala kepada pelaksana proyek agar masjid ini dapat digunakan setidaknya pada Bulan Ramadan 2024.

“Masjid Agung ini, akan menjadi top icon di Medan dan Sumut. Bukan saja tempat ibadah saja. Jadi harus segera diselesaikan pembangunannya. Karena itu, milik umat,” kata Zeira saat dikonfirmasi Sumut Pos, Rabu (25/10/2023).

Zeira meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin ikut mendorong penyelesaian pembangunan Masjid Agung, yang terletak tepat disamping Kantor Gubernur Sumut itu.

“Kita meminta kepada instansi negara, pemerintah harus segera diselesaikan pembangunannya. Semua harus berpartisipasi lah. Supaya ini cepat selesai,” kata Zeira.

“Karena, masyarakat mau ibadah. Setidaknya, bulan ramadan tahun depan bisa digunakan masyarakat beribadah secara nyaman lah,” jelas Zeira yang juga menjabat Bendahara DPW PKB Sumut.

Selain menjadi icon di Kota Medan maupun di Sumut ini. Zeira mengungkapkan Masjid Agung, masjid termegah dan besar di tengah kota sebagai tempat ibadah bagi umat islam. Apa lagi, ia menyebutkan disain bangunan Masjid Agung sangat bagus dan memiliki nilai arsitektur yang baik.

“Kalau terbengkalai (pembangunan Masjid Agung Sumut ini) kasihan, ego sektoral harus dihilangkan. Bantu lah panitia dalam pembangunan itu, untuk dapat menyelesaikan itu,” ucap anggota DPRD Sumut itu.

Zeira juga mendorong Pemprov Sumut ikut serta memberikan perhatian khusus dalam pembangunan Masjid Agung ini, untuk segera dituntaskan. Karena, bagian kepentingan masyarakat dalam memberikan pelayanan dalam beribadah secara nyaman.

“Pj Gubernur Sumut, untuk ambil andil dalam mendorong penyelesaian pembangunan Masjid Agung tersebut. Karena, itu kepentingan bagi umat islam beribadah, berilah kenyamanan bagi umat beribadah dengan menyelesaikan pembangunan tersebut,” tandas Zeira.(gus/ram)

LG Umumkan Pemenang Kompetisi Desain Hunian Modern dan Harmoni

PEMENANG: Para pemenang Kompetisi Desain Hunian Modern dan Harmoni berfoto bersama.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO — LG Objet Design Competition mengumumkan pemenang kompetisi tingkat nasional bagi desain hunian yang mengusung tema ‘Harmonisasi Rumah Modern’, untuk kategori mahasiswa dan profesional. Pada kompetisi ini, para pemenang berhak atas total hadiah sebesar Rp200 juta. Kompetisi ini juga memberikan pengargaan khusus berupa Social Media Award bagi masing-masing kategori.

Penilaian yang multi aspek ini didukung dengan ragan latar belakang keahlian dari ketiga juri didalamnya. Ar Novriansyah Yakub dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, memberi penilaian terkait sudut pandang hunian masa depan dari perspektif arsitektur bangunan, sedangkan Diana Nazir dari Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta membagikan keahliannya dengan memberi evaluasi dari sisi tata desain dalam ruang. Sebagai perwakilan dari perusahaan, Jay Jang selaku Marketing and Relations Director of LG Electronics Indonesia melengkapi penilaian dengan fokus pada padu padan peletakan produk LG Objet Collection dalam ruang dengan mempertimbangkan pemanfaatan optimal produk bagi penggunanya.

Juara pertama untuk kategori Profesional dimenangkan oleh Marcellus Rafi. Sedangkan untuk juara kedua dan ketiga diraih oleh David Wibowo Sampurna dan Ogi Julian Saputra. Marsha Theresia sukses meraih kategori Social Media Award sebagai hasil karya yang mendapatkan likes terbanyak setelah hasil karyanya di post di platform Instagram.

Untuk kategori Mahasiwa, Massa menjadi juara pertama. Vincentius Bhima Ardhatama dan Kesi Nurmilawati menjadi juara kedua dan ketiga. Social Media Award diserahkan kepada Vanidia Vegantara. Kategori Mahasiwa ditujukan untuk mahasiswa jenjang Pendidikan D3-S1 Arsitek dari Universitas di Indonesia serta para arsitek dan interior designer yang tidak menjadi anggota IAI dan HDII.

“Kami berharap, seluruh karya pemenang ini dapat menginspirasi bagi tumbuhnya desain dan tatanan sebuah hunian modern yang juga mengedepankan harmonisasi antara pengguna, ruang dan produk elektronik yang mendukung kesehariannya,” ujar Lee Taejin, President of LG Electronics Indonesia.

Lebih lanjut dikatakannya, sepanjang kompetisi yang dihelat dari 22 Juli hingga 8 September lalu, LG Objet Competition ini telah berhasil menarik minat lebih dari seratus peserta yang mengirimkan karyanya.

Penamaan LG Objet Design Competition sendiri diambil dari nama yang sama pada koleksi terbaru LG. Ditujukan bagi keluarga modern, koleksi ini tersebar dari perangkat kulkas, mesin cuci, air purifier dan TV. Hal yang menjadi ciri pembedanya ada pada pilihan sentuhan akhir yang lebih berwarna serta desainnya yang estetis.

TV LG OLED Pose menjadi salahsatu koleksinya. Kaki penopangnya yang jangkung membuatnya lebih menyerupai sebuah kanvas lukisan, Sementara perangkat LG WashTower yang menempatkan mesin cuci dan pengering pakaian bertumpuk, dibuat mampu menghemat ruang penempatan sekaligus memberikan performa perawatan pakaian dengan dukungan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence – AI).

Kompetisi ini merupakan kerja sama antara PT. LG Electronics Indonesia (LG) sebagai penyelenggara, bersama dengan perwakilan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta dan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta. Hal ini merupakan dukungan kedua institusi besar yang menaungi profesi arsitek dan desainer interior di Indonesia ini sejak awal penyelenggaraannya. Sementara bagi Social Media Award, pemenangnya ditentukan dari popularitas karya di social media. (rel/ram)

Bank Sumut Serahkan Bantuan CSR Kenderaan Sampah kepada Pemko Tebingtinggi

TERIMA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika menerima bantuan CSR dari PT Bank Sumut Cabang Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – PT Bank Sumut Kantor Cabang Tebing Tebingtinggi menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) tanggungjawab sosial perusahaan, kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi di Halaman Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (25/10/2023).

CSR yang diberikan Bank Sumut kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi kepada beberapa OPD berbentuk Mobil Wuling ini peruntukkannya untuk mobil sampah Dinas Lingkungan Hidup, motor roda tiga Viar untuk Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Dinas Damkar dan Penyelamatan diberikan motor roda tiga dan baju pemadam kebakaran sebanyak 3 set.

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Pj Wali Kota Tebintinggi Syarmadani, PJ Sekdako Kamlan Mursyid dan pimpinan Kacab Bank Sumut Tebingtinggi Muhammad Sadli. Apresiasi dan terimakasih disampaikan Pj Wali Kota Tebintinggi Syarmadani. Menurutnya, bantuan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama dan kepedulian dari PT Bank Sumut kepada Pemko Tebingtinggi.

“Terimakasih kepada Bank Sumut atas bantuan CSR yang diberikan. Kiranya melalui bantuan ini semakin meningkatkan sinergi kolaborasi. Kepada Organisasi Perangkat Daerah sebagai penerima bantuan, diharapkan agar memastikan pemanfaatan maksimal bantuan tersebut,” bilangnya.

Menurut Syarmadani, maksimalkan kemampuan potensi gerak cepatnya, efektivitasnya. Ini sifatnya bukan rutin satu wilayah tapi mobile sesuai dengan mobilitasnya.

Kepala Bappeda Erwin Suheri Damanik mengatakan bahwa bantuan ini adalah CSR PT Bank Sumut tahun 2023 sebesar Rp350 juta. Erwin berharap, agar kiranya bantuan CSR yang diberikan dapat bertambah di tahun depan.

“Mudah-mudahan tahun depan bertambah banyak. Kami juga menginisiasi mengundang perwakilan masyarakat kurang mampu, nanti kita berikan cendramata,” bilang Erwin.

Pimpinan Cabang PT Bank Sumut Tebingtinggi Muhammad Sadli menyampaikan bahwa bantuan CSR ini diberikan kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi, mengingat pemegang saham terbesar adalah Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Kota di Sumatera Utara.

“Wujud dari kinerja ini menghasilkan pendapatan yang hasilnya kami berikan dalam bentuk CSR kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk tahun buku 2023, kinerja tahun 2022,” ungkapnya. (ian/ram)

Ketua TP PKK Asahan Harapkan Kader Kecamatan dapat Kembangkan Program Unggulan

ARAHAN: Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Titiek Sugiarti Surya saat memberikan arahan kepada kader TP PKK Kecamatan.(foto/ istimewa)

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan melaksanakan rapat koordinasi teknis (Rakornis) di Gedung Sanggar Desa Perkenunan Suka Raja, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (24/10/2023).

Turut hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Asahan Taufik Zainal Abidin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) serta seluruh Camat se-Kabupaten Asahan.

Selain rapat koordinasi, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Titiek Sugiarti Surya juga melantik beberapa ketua TP PKK Kecamatan yang baru.

Dalam pidatonya, Titiek mengajak kepada seluruh Ketua PKK Kecamatan yang baru dilantik untuk lebih semangat dalam melaksanakan tugas dan pengabdian dalam upaya memberhasilkan 10 program PKK.

Titiek berharap agar TP PKK Kecamatan dapat lebih mengembangkan program unggulan dan memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam toga dan sayuran lainnya.

“Marilah kita semua laksanakan tugas ini dengan keikhlasan dan kebersamaan dan InsyaAllah apabila segala sesuatu yang kita laksanakan dengan dengan niat yang baik mudah-mudahan akan membawa hasil yang baik pula,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Wabup Taufik Zainal Abidin, mengatakan tim penggerak PKK memiliki peran strategis dalam membangun.

Zainal berpesan agar TP PKK sebagai mitra pemerintah dalam membangun daerah untuk lebih proaktif membangun kemitraan dengan semua pihak guna menyerap dan menampung aspirasi.

“Mempertajam penyusunan programnya sehingga dapat lebih menyentuh kebutuhan dan kepentingan masyarakat,” kata Zainal. (mag-10/ram)

Denny Nasution Ingin Buat Kejutan di PON 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persaingan meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut bakal sengit. Namun atlet bridge Kota Medan, Denny Bangun Syahputra Nasution tetap berambisi untuk membuat kejutan.

Sumatera Utara saat ini mempersiapkan tim bridge menghadapi PON 2024 mendatang. Mereka menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) sejak pertengahan 2022 lalu.

Salah satu atlet yang dipersiapkan yakni Denny Bangun Syahputra Nasution. Atlet berusia 47 tahun itu pun tidak ingin membuang kesempatan tampil di PON 2024 nanti.

“Ini merupakan PON pertama saya. Meski persaingan bakal berat, tapi saya ingin membuat kejutan dengan meraih medali,” ujar Denny Bangun Syahputra Nasution.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Denny berlatih rutin bersama tim Pelatda Sumut. Mereka melakukan latihan 12 sesi selama lima hari. Rinciannya 10 kali latihan teknis dan dua kali latihan fisik.

“Parameter target latihan kita adalah menurunkan tingkat kesalahan dan bermain 3.000 boards selama Pelatda,” jelasnya.

Atlet kelahiran 23 Desember 1976 ini mengakui beberapa kelemahan atlet brigde Sumatera Utara dibanding Pulau Jawa. Mulai dari jam terbang hingga sarana.

“Di Pulau Jawa setiap bulan ada turnamen dan liga. Kemudian alat pembagi distribusi kartu juga dilakukan dengan komputer. Secara teknis, sistem bidding mereka dinamis dan taktis menyesuaikan distribusi kartu. Itu yang belum ada di Sumut,” ungkapnya.

Meski begitu, ayah dari tiga anak ini tidak pernah gentar. Sesuai dengan semboyan Anak Medan, dia bertekad membuat kejutan. “Meski begitu, kita masih tetap memiliki peluang meraih medali,” tegasnya.

Denny sendiri mulai mengenal bridge sejak kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU). “Dari SD saya menang suka bermain kartu, yakni truf. Saat SMP mula tertarik permainan bridge karena sering baca di majalah olahraga. Cuma karena tinggal di perkebunan, tidak ada komunikas bridge,” ungkapnya.

Saat kuliah semester tiga di USU, dia mulai ikut pelatihan bridge. Saat itu, dia mulai paham dengan perbedaan bridge dengan permainan kartu lainnya. Faktor keberuntungan di bridge sangat kecil.

“Saya makin tertarik karena bridge merupakan satu-satunya permainan kartu yang dipertandingkan di multi event resmi seperti PON, SEA Games, Asian Games, bahkan pernah dipertandingkan di Olimpiade Musim Dingin,” jelasnya.

Denny sempat kecewa karena bridge kurang populer di Sumut. Situasi ini juga membuatnya sempat berhenti bermain sejak 2007. Dia kembali aktif sejak 2019. “Sekarang fokus meraih medali di PON 2024,” pungkasnya. (dek)

Telkomsel Dukung Keseruan Gelaran Kompetisi Sepak Bola Dunia FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023

Telkomsel telah memastikan kesiapan jaringan untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan konektivitas digital pengunjung U-17 World Cup 2023 yang berlangsung di Jakarta, Bandung, Surakarta, serta Surabaya. Kesiapan ini dibuktikan dengan penambahan 97 unit BTS 4G/LTE dan optimalisasi pada lebih dari 1.300 unit BTS 4G/LTE.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Mengambil peran sebagai perusahaan telekomunikasi digital dengan leading convergence services di Indonesia, Telkomsel mendukung hadirnya konektivitas digital terdepan dalam gelaran olahraga sepak bola tingkat dunia, FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023™️. Ajang dua tahunan ini akan berlangsung pada 10 November sampai dengan 2 Desember 2023.

Mengusung semangat mengakselerasi pengalaman digital terdepan bagi seluruh masyarakat dan penonton dari mancanegara, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata nasional, Telkomsel telah memastikan optimalisasi jaringan broadband 4G/LTE dan Hyper 5G guna mendukung pengalaman aktivitas digital terbaik bagi seluruh penonton yang akan hadir menikmati keseruan seluruh pertandingan Piala Dunia U-17 FIFA Indonesia 2023 secara langsung di empat lokasi, yakni Stadion Jakarta International Stadium/JIS (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Surakarta), dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).

Direktur Network Telkomsel Nugroho menjelaskan, “Indonesia akan memulai debutnya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 FIFA edisi ke-20 dan diperkirakan akan dihadiri sekira 10.000 hingga 18.000 pengunjung yang akan memenuhi stadion pada setiap pertandingan, yang berpotensi mendorong lonjakan trafik layanan komunikasi yang cukup signifikan, termasuk persiapan untuk opening ceremony di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan pertandingan final di Stadion Manahan Surakarta.

Berperan sebagai leading digital connectivity enabler di Indonesia, Telkomsel telah memastikan kesiapan jaringan broadband terdepan 4G/LTE dan Hyper 5G yang memberikan kenyamanan konektivitas digital bagi seluruh tim official, jurnalis, wisatawan baik domestik maupun mancanegara, serta masyarakat sekitar untuk dapat tetap nyaman dan lancar berkomunikasi serta membagikan momen keseruan melalui berbagai platform digital.”

Telkomsel sendiri telah memetakan sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami pertumbuhan trafik komunikasi signifikan selama pelaksanaan gelaran Piala Dunia U-17 di empat kota, meliputi area lapangan latihan, pusat perbelanjaan, media center, titik transit transportasi seperti bandara dan stasiun, hingga empat kawasan stadion utama penyelenggaraan Piala Dunia U-17.

Di mana Telkomsel telah mengoptimalisasi kapasitas dan kualitas jaringan broadband terdepan pada lebih dari 1.300 unit BTS 4G/LTE dan 45 BTS 5G, serta melakukan penambahan 97 BTS 4G/LTE, 2 unit BTS 5G yang menjangkau Stadion Jakarta International Stadium/JIS (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Surakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), serta lokasi pendukung lainnya di empat wilayah kota penyelenggaraan.

“Dengan seluruh upaya yang telah dilakukan, Telkomsel siap mendukung kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan kenegaraan maupun olahraga internasional seperti Piala Dunia U-17. Kami berharap, konsistensi Telkomsel untuk terus menghadirkan pengalaman digital unggulan dan kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memastikan kelancaran serta kenyamanan seluruh suporter domestik maupun mancanegara selama menonton ajang Piala Dunia U-17 secara langsung di semua lokasi stadion.

Telkomsel akan terus konsinten hadir terdepan dalam memberikan kualitas terbaik di mana pun dan kapan pun melalui pemanfaatan jaringan broadband terkini. Kami mengucapkan selamat bertanding untuk Tim Nasional Indonesia U-17, semoga dapat meraih prestasi terbaik dan membawa harum nama bangsa,” pungkas Nugroho.(rel)

Diskusi Publik Berantas Mafia Migas, Masyarakat Diminta Awasi Pendistribusian Energi Bersubsidi

BERSAMA: Para narasumber berfoto bersama usai diskbusi publik yang diselenggarakan oleh IMM dengan tema ‘Diskusi Publik Berantas Mafia Migas’. (ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengapresiasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Sumatera Utara yang telah melaksanakan Dialog Publik dengan tema ‘Kolaborasi Berantas Mafia Migas di Sumatera Utara’, di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara, belum lama ini.

Pada kesempatan ini, Ketua DPD IMM Sumatera Utara, Muhammad Arifuddin Bone mengatakan, pihaknya mendukung penuh PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam melaksanakan fungsi operator dalam penyaluran BBM dan LPG sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku.

“Pertamina Patra Niaga mengapresiasi DPD IMM Sumatera Utara yang telah melaksanakan kegiatan Dialog Publik. Mari sama-sama kita mengawasi pendistribusian BBM dan LPG subsidi agar tepat sasaran, tepat aturan dan tepat volume,” ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/10).

Dalam Dialog Publik ini, Satria menjelaskan tentang BBM subsidi, jenis-jenis BBM, proses bisnis Pertamina Patra Niaga, pendistribusian energi di Sumatera Utara, implementasi subsidi tepat LPG 3 kg dan tindakan tegas Pertamina Patra Niaga Sumbagut kepada mitra-nya yang melanggar ketentuan.

“Pemerintah menetapkan tiga jenis BBM dalam Perpres Nomor 191 tahun 2014, Perpres Nomor 43 tahun 2018 dan Perpres Nomor 117 tahun 2021, yaitu Jenis BBM Tertentu (JBT) berupa solar dan minyak tanah, lalu ada Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) berupa Pertalite dan Jenis BBM Umum (JBU) yaitu Pertamax, Pertamax Turbo dan Dex Series,” katanya.

Selain itu, lanjut Satria, Pertamina Patra Niaga bersama Kepolisian dan Pemerintah terus meningkatkan pengawasan terhadap pendistribusian energi bersubsidi dan memberikan sanksi terhadap SPBU, agen, pangkalan dan oknum yang melakukan pelanggaran seperti pelanggaran penyaluran BBM subsidi, pelanggaran aspek keselamatan kerja, pengoplosan LPG tabung 3 kg ke LPG non subsidi.

“Kami juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, baik itu mahasiswa, Aparat Penegak Hukum, Pemerintah setempat dan masyarakat untuk mengawasi pendistribusian energi bersubsidi. Selain itu, kami berharap masyarakat untuk bijak dalam menggunakan BBM dan LPG bersubsidi, membeli secukupnya, tidak menimbun dan menjual kembali barang bersubsidi,” ungkap Satria.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Nasril Bahar mengatakan, kegiatan Dialog Publik ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dalam menangani mafia migas, pengoplosan LPG dan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi.

“Pemerintah telah mengeluarkan beberapa regulasi, dan pendistribusian BBM subsidi dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Kegiatan diskusi ini menggambarkan bahwa skandal mafia oplosan dan penyalahgunaan BBM itu nyata dan mahasiswa harus bisa turut mengawasinya,” jelas Nasril.

Di samping itu, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, AKBP Malto Datuan mengatakan, Polda Sumatera Utara terus menjalin komunikasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk menjaga ketersediaan BBM dan LPG subsidi. Selain itu, pihaknya juga melaksanakan pengecekan secara rutin ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen LPG.

“Pengawasan migas dan penegakan hukum menjadi tugas dan tanggung jawab kami di Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara. Setiap hari kami memperoleh data stok BBM dan LPG wilayah Sumut dari Pertamina sebagai bentuk kolaborasi bersama. Data yang kami peroleh dari Pertamina, stok BBM dan LPG di Sumut masih mencukupi,” kata Malto.

Turut hadir sebagai Keynote Speaker Anggota Komisi VII DPR RI, Nasril Bahar, dan narasumber lainnya yaitu Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara, AKBP Malto Datuan dan Akademisi, Salman Nasution. (gus/ram)

Hasil Lab Beras Sintetis di Binjai Negatif

SAMPEL: Beras yang diduga sintetis sudah diambil sampelnya untuk dilakukan uji laboratorium dan hasilnya adalah negatif.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech mengumumkan hasil pengujian terhadap sampel yang dituding masyarakat Kota Binjai diduga beras sintetis atau plastik dinyatakan negatif.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi menyatakan, pihaknya sudah menerima hasil uji analisis laboratorium pada Selasa (24/10/2023).

“Ya kami sudah menerima tembusan hasil uji analisis laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech,” kata Zuhatta, Rabu (25/10/2023) pagi.

Dia menjelaskan, Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech yang berlokasi di Bogor menerima sampel beras yang dikirim penyidik Polres Binjai pada 16 Oktober 2023. Kemudian dilakukan pengujian dengan berbagai parameter hingga 23 Oktober 2023.

Adapun parameter dimaksud yakni, uji fisika terdiri dari uji hancur, uji leleh dan uji terapung. Kemudian uji profil plastik yang terdiri dari polyethyleneterephtalate (PET), polypropylene (PP), high density polyethylene (HDPE) dan low density polyethylene (LDPE).

“Kesimpulannya, berdasarkan hasil pengujian beras memenuhi standar beras negatif, tidak mengandung plastik sesuai parameter pengujian tercantum,” tukasnya.

Soal dugaan beras sintetis ini sudah ditanggapi oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) selaku pemilik beras. Meski isu dugaan beras sintetis bergulir kencang, Bulog tidak akan menarik dari pasaran.

Dalam hal ini, Bulog juga mendukung penyidik yang mengirim sampel beras untuk diuji di laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech, Bogor. Sebelumnya, beredar video berdurasi dua menit menampilkan seorang ibu-ibu protes terhadap nasi dari hasil beras yang dibelinya di Gerakan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota Binjai di Kelurahan Berngam, Binjai Kota. Ibu tersebut membanding dua nasi yang dikepal seperti bola.

Satu nasi berasal dari beras bulog yang dibelinya pada kesempatan Gerakan Pasar Murah dan satu nasi lainnya berasal dari kilang. “Kalau yang ini (beras bulog) kayak lebih padat, kalau yang ini (dari kilang) dilihat dari teksturnya lebih agak lembek, benyek gitu,” ujar seorang wanita dalam video tersebut.

Dalam video ini, ibu tersebut juga melempar kepalan kedua nasi ke arah lantai. “Ha membal dia yang beras Bulog, dicurigai. Kalau ini beras yang dari kilang, tidak,” tukasnya. (ted/ram)

Terapkan Fitobiotik dan Teknologi Pakan Ternak Berbasis Limbah Pertanian

PEMBINAAN: Dosen USU melakukan pembinaan kelompok tani di Kabupaten Karo.(ist/SUMUT POS)

KARO, SUMUTPOS.CO – Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), melakukan pembinaan terhadap Kelompok Tani Subur Tani, di Desa Mulawari, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Sumut.

Dimana, kelompok tani ini mendapatkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan usaha peternakan. Pelatihan dalam Pengabdian Masyarakat yang telah dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) maupun IPTEK.

Tim Pengabdian Masyarakat USU ini, diketuai oleh Ir. Peni Patriani, S.Pt, MP, IPM, ASEAN.Eng dan anggota Ir. Tati Vidiana Sari, S.Pt, MP, IPM, Uswatun Hasanah, S.Pt, M.Si, Kennie Cendekia Desnamrina, S.Pt., M.Pt yang dibantu oleh Mahasiswa Program Studi Peternakan yaitu Apriansyah Irgiadi, Siti Sarah Mustakim, Ayu Nawang Sari, Danial Azmi, dan Kelvin Jonathan Simanjuntak.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat USU, Ir. Peni Patriani, menjelaskan permasalahan mendasar dari limbah tanaman pertanian yang melimpah, hingga dibakar. Hal ini, menyebabkan dampak pencemaran lingkungan.

“Pemanfaatan limbah pertanian diperlukan untuk mengurangi dampak pencemaran,” ucap Peni dalam keterangan tertulis, Rabu (25/10/2023).

Untuk diketahui, pada tahun 2022 wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) merebak di Sumut ini. PMK merupakan penyakit yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, domba, kambing, dan babi.

“Penyakit ini, menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat tinggi. Sehingga diperlukan upaya pencegahan yang dapat diterapkan dengan mudah, di Desa Mulawari yang belum terdampak,” kata Peni.

Ia mengatakan selain penyebaran wabah penyakit ternak, produktivitas ternak juga kurang baik dan rataan bobot badan rendah sehingga keuntungan dan pendapatan peternak kurang maksimal. Keterampilan peternak juga terbatas dalam pencegahan terhadap penyakit.

“Tim Pengabdian Masyarakat menyelesaikan permasalahan, dengan menerapkan Fitobiotik multifungsi dan teknologi pakan berbasis limbah pertanian sehingga dapat diadopsi oleh petani yaitu dengan pelatihan,” katanya.

Pelatihan pembuatan fitobiotik multifungsi untuk ternak ditambah alikasi teknologi pengolahan pakan ternak menggunakan limbah pertanian merupakan solusi yang tepat. Penerapan fitobiotik multifungsi dapat mencegah berbagai penyakit ternak sedangkan penerapan teknologi fermentasi berbasis limbah pertanian dapat memberi keuntungan mengurangi biaya pakan ternak.

“Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan adalah pelatihan, dan pendampingan petani dan peternak dalam pembuatan Fitobiotik multifungsi. Kemudian, pengolahan pakan menggunakan teknologi fermentasi berbasis limbah,” jelasnya.

Target yang telah dicapai oleh Tim Pengabdian Masyarakat adalah; meningkatnya keterampilan hard skill dan soft skill pada anggota kelompok tani dengan kegiatan pembuatan Fitobiotik Multifungsi sebagai upaya pencegahan penyakit.

Selanjutnya, meningkatkannya keterampilan anggota kelompok tani dengan aplikasi teknologi tepat guna berbasis limbah holtikultura sehingga memberi kemanfaatan sebagai bahan pakan ternak dengan teknologi fermentasi untuk mencegah pencemaran pembakaran.

Kemudian, meningkatnya IPTEK teknologi pakan berbasis limbah pertanian yang dipadukan dengan fitobiotik multifungsi untuk meningkatkan produktivitas ternak, Meningkatnya wawasan anggota kelompok peternak tentang pencegahan penyakit ternak, Meningkatnya sistem integerasi peternakan dan tanaman pertanian sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat.

Program yang telah dilaksanakan adalah melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan hard skill dan soft skill pada anggota kelompok tani dengan kegiatan pembuatan Fitobiotik Multifungsi sebagai upaya pencegahan penyakit.

Kemudian, melaksanakan pelatihan dan penyuluhan kepada anggota kelompok tani dengan aplikasi teknologi tepat guna berbasis limbah holtikultura. Sehingga memberi kemanfaatan sebagai bahan pakan ternak dengan teknologi fermentasi untuk mencegah pencemaran pembakaran.

Peni menambahkan bahwa pembinaan peternak untuk mengaplikasikan teknologi pakan berbasis limbah pertanian yang dipadukan dengan fitobiotik multifungsi untuk meningkatkan produktivitas ternak.

“Pendampingan peternak, melalui sistem integerasi peternakan dan tanaman pertanian. Sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat,” tandas Peni.(gus/ram)

Pemko-KPU Binjai Sepakati Anggaran Pilkada

DEPAN: Kantor KPU Binjai di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Binjai Barat tampak dari depan.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah kota dengan Komisi Pemilihan Umum Binjai sudah menyepakati besaran anggaran untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang.

Ketua KPU Binjai, Zulfan Effendi menyatakan pihaknya sudah membuat kesepakatan dana hibah untuk anggaran Pilkada 2024, beberapa waktu lalu.

“Kita sudah buat kesepakatan dengan Pemko Binjai mengenai hibah anggaran Pilkada 2024. Total yang kita sepakati Rp17,7 miliar,” kata Zulfan saat dikonfirmasi ketika dikonfirmasi, Rabu (25/10/2023).

Namun demikian, kata Zulfan, pengesahan penyaluran dana hibah untuk penyelenggaraan Pilkada Binjai 2024 masih menunggu terbitnya Naskah Penandatangan Hibah Daerah (NPHD).

“Sekarang ini kita masih tunggu pengesahan saja. Kemungkinan dalam waktu dekat ini di bulan 11 (November 2023) nanti. Sebab kita juga masih tunggu NPHDnya,” pungkasnya. (ted/ram)