Home Blog Page 1041

Sekarang waktunya belanja kebutuhan rumah & bisnis, untuk nikmati promo ter-WOW

SUMUTPOS.CO – “Program WOW SALE merupakan momen tepat bagi pelanggan untuk memenuhi berbagai kebutuhan produk untuk hunian maupun bisnis dan komersial tanpa perlu khawatir menghabiskan banyak anggaran karena INFORMA menawarkan ratusan jenis produk dengan harga super hemat hingga 50%, WOW Diskon hingga 50%, Produk Pasti Termurah hingga 60%, Beli 1 Gratis 1, Beli Banyak Wow Hematnya, Aksesoris Wow mulai bawah Rp 100 Ribu, Belanja Gratis pakai Poin
tebus murah untuk produk pilihan dengan harga spesial, tidak hanya harga yang super hemat, belanja di INFORMA juga semakin mudah melalui berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan. Program ini berlangsung hingga 31 Oktober 2023

Edy Suryadi selaku Store Manager INFORMA Center Point menjelaskan, “selain di dalam PROMO WOW Sale kali ini INFORMA Center Point memberikan keuntungan berbelanja yang lebih untuk pelanggannya dengan mengadakan *program ALL DAY SALE dari tanggal 23-31 Oktober 2023* mulai dari jam operasional yaitu pukul 10.00 pagi hingga 10.00 malam. Dalam program ini, khusus member Informa Rewards bisa mendapatkan *EXTRA DISKON 5% TANPA MINIMAL BELANJA + CASHBACK HINGGA 10%”*

Keuntungan lain berbelanja di Informa adalah adanya program membership. Jadi, pelanggan yang bergabung dalam program ini akan terdaftar sebagai member Informa Rewards. Tentunya ada banyak fasilitas dan pelayanan lebih yang bisa didapatkan seperti penjualan khusus member, harga spesial, undangan eksklusif ke acara-acara menarik, pengumpulan poin untuk setiap pembelanjaan Rp 100.000 yang bisa ditukarkan dengan produk eksklusif, pengiriman dan instalasi gratis dengan minimal pembelanjaan tertentu, konsultasi desain 3 Dimensi (3D), serta Pay With Points yaitu cara pembayaran terbaru menggunakan point rewards yang dimiliki.

INFORMA juga memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses produk dengan mudah secara online melalui INFORMA online di informa.co.id/shop atau di www.ruparupa.com yang merupakan authorized online retailer Kawan Lama Group. Produk INFORMA Centre Point kini juga dapat dibeli kapan dan dimana saja secara online, dengan mengunjungi IG ; @informa.centrepointmedan atau via WA di no 081318042244
Tidak hanya itu, INFORMA juga menghadirkan kemudahan layanan pelanggan 24 jam melalui Chatting di nomor 081511002000 yang bernama IVI Assistant (INFORMA Virtual Intelligence).(rel)

Jaga Kelestarian Pantai, Ganjar Milenial Gelar Kegiatan Penanaman Bibit Pohon Cemara

Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) bersama HMJ Pengembangan Masyarakat Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) saat bakti sosial penanaman bibit pohon cemara laut di Desa Bagan Kuala, Dusun 3, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan Ganjar Milenial Center (GMC) kembali melakukan kegiatan bermanfaat dan positif kepada masyarakat luas di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara (Sumut).

Kali ini, loyalis Ganjar Pranowo menggelar kegiatan bakti sosial penanaman bibit pohon cemara laut di Desa Bagan Kuala, Dusun 3, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara.

Koordinator Wilayah (Korwil) Ganjar Milenial Center Sumut, Yusuf Elpa Sagala mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli dan menjaga kelestarian alam pantai.

“Kami melaksanakan kegiatan penanaman pohon di pinggir pantai ini sebagai bentuk upaya kami untuk menjaga kelestarian pantai. Dengan menanam pohon di pinggir pantai ini dapat mencegah dan meminimalisir terjadinya erosi pada pantai,” kata Yusuf dalam siaran persnya, Selasa (24/10).

Dia menambahkan dalam kegiatan tersebut GMC mengajak masyarakat sekitar untuk bersama-sama menanam pohon.

Tampak masyarakat khususnya para milenial di Desa Bagan Kuala ini sangat antusias menghadiri kegiatan bakti sosial tersebut. Hal itu dilihat dari para milenial yang semangat menanam pohon cemara di pinggir pantai itu.

Menurut dia, penanaman pohon cemara laut ini juga memiliki manfat. Salah satunya untuk menahan angin dan uap air laut yang mengandung garam. Selain itu, pohon itu juga mendorong perbaikan lingkungan

“Sehingga cocok jika ditanami di pinggiran antara pantai dan laut,” tuturnya.

Dalam melaksanakan kegiatan itu, sukarelawan GMC menggadeng HMJ Pengembangan Masyarakat Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) untuk bersama sama menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini juga tidak lupa kami mengajak masyarakat sekitar untuk bergotong royong membersihkan pantai dan mensosialisasikan sosok Ganjar-Mahfud MD kepada masyarakat,” ujar Yusuf.

Syahrul, salah satu peserta yang ikut dalam kegiatan Bakti Sosial Penanaman Pohon tersebut, iya bersama masyarakat dan peserta lainnya ikut menyambut kegiatan tersebut dengan penuh antusias

Dia menilai kegiatan Ganjar Milenial Center Sumut itu bermanfaat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian pantai di kabupaten Serdang Bedagai yang notabanenya pantai.

“Pantai ini merupakan salah satu pusat wisata yang menunjang perbaikan ekonomi masyarakat lokal di kabupaten Serdang Bedagai,” pungkas Syahrul. (rel/tri)

Siswa Diberhentikan Sepihak, DPRD Kota Medan Minta Disdikbud Panggil Pihak Yayasan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang siswa berinisial FA (14), pelajar SMP IT Khairul Imam di Jalan Suka Teguh, Kecamatan Medan Johor, telah diberhentikan tanpa alasan yang jelas. Anggota DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH, menyayangkan sikap Yayasan sekolah itu. Ia menilai, diberhentikannya FA (14) tanpa dasar yang jelas tersebut merupakan tindakan yang sewenang-wenang.

“Kita dapat pengaduan dari orangtua siswa tersebut tentang anaknya yang diberhentikan tanpa alasan yang jelas. Parahnya lagi, anaknya diberhentikan tanpa adanya surat peringatan terlebih dahulu. Tentu mereka kecewa, selaku orangtua mereka tidak dilibatkan untuk berkomunikasi terlebih dahulu oleh pihak sekolah, tahu-tahu anak mereka diberhentikan secara sepihak,” ucap Mulia kepada Sumut Pos, Selasa (24/10/2023).

Menurut Mulia, tidak dipanggilnya orangtua FA oleh pihak sekolah dan langsung memberikan surat pemberhentian merupakan bentuk arogansi yang tidak patut ditunjukkan oleh sebuah lembaga pendidikan.

Parahnya lagi, surat berlogo yayasan nomor 279/SMP.IT-KI/03/X/2023, perihal pengembalian siswa kepada orangtua/wali tertanggal 18 Oktober 2023 yanh ditandatangi kepala sekolah SMP Islam Terpadu, Saipul Bahri Dalimunthe dan PKS Kesiswaan, Rosdiansyah itu hanya dititipkan ke siswa lainnya untuk disampaikan ke orangtua FA.

Dalam suratnya ditulis, siswa tersebut telah melakukan pelanggaran tingkat V (lima) dalam hal melawan guru dan membuat ketidaknyamanan di lingkungan sekolah.

“Orangtua siswa tidak tahu apakah si siswa ini benar membuat ketidaknyamanan di lingkungan sekolah atau tidak, tidak ada komunikasi dengan sekolah, bahkan orangtua tidak pernah mendapatkan surat peringatan dari pihak sekolah. Harusnya pihak sekolah bersikap arif dan bijaksana dengan memanggil orangtua siswa terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, politisi Partai Gerindra tersebut meminta Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk turun tangan atas kejadian ini. Mulia meminta agar Disdikbud Kota Medan segera memanggil pihak yayasan sekolah SMP IT Khairul Imam.

“Terlepas siapa salah dan siapa benar, hal ini harusnya ditelusuri terlebih dahulu. Tidak boleh pihak sekolah bertindak sewenang-wenang seperti ini. Kita minta Dinas Pendidikan untuk turun tangan, panggil pihak yayasan, siswa dan orangtua/wali yang bersangkutan serta pihak-pihak yang terkait,” tegas Anggota Komisi III DPRD Medan itu.

Mulia juga meminta agar Disdikbud Kota Medan dapat memberikan tindakan tegas terhadap setiap sekolah yang telah bersikap arogan terhadap siswanya.

“Kita mau dunia pendidikan di Kota Medan ini maju, dan sekolah adalah tempat dibentuknya karakter anak-anak kita. Adanya sikap pihak sekolah yang arogan terhadap siswa harus menjadi perhatian khusus, sebab kita tidak mau anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang salah,” pungkasnya. (map)

Bertekad Bangun Rumah Industri Kompos

RUMAH KOMPOS: Kelompok Tani Sehat bersama wartawan Sumut Pos dan fotografer, foto bersama di depan Rumah Kompos di Desa Pasar VI Kwala Mencirim.

SUMUTPOS.CO – Sebuah bangunan sederhana berukuran 4×8 meter, berdiri di atas lahan pertanian di Jalan Raya Binjai-Namu Ukur, Desa Pasar VI Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Bangunan sederhana yang berdiri tahun 2021 itu, merupakan Rumah Kompos yang dikelola Kelompok Tani Sehat.

LAILA AZIZAH, Langkat

TAK ada yang istimewa dari bangunan itu. Dindingnya hanya terbuat dari nipah bambu. Namun, di balik bangunan Rumah Kompos inilah Kelompok Tani Sehat menggantungkan sejuta harapan besar mereka. Harapan yang cukup sederhana. Ingin mensejahterakan petani yang ada di desa itu.

Kompos, satu kata kunci untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan petani. Begitulah kata Kelompok Tani Sehat. Dari Rumah Kompos itu, mereka secara gotong-royong mengolah kompos untuk lahan pertanian mereka. Sejak mengenal kompos dengan menjalankan pertanian sistem organik, Kelompok Tani Sehat maupun para petani di Desa Pasar VI, Kwala Mencirim, tak lagi terlilit utang tengkulak atau agen.

Itu karena bertani dengan sistem organik ongkos produksinya lebih murah dibanding menggunakan kimia. Tingginya biaya produksi menggunakan pupuk kimia sering tak sebanding dengan hasil panen yang didapat. Ujung-ujungnya, petani terlilit utang yang terus menumpuk. Namun sekarang ‘badai’ utang sudah berlalu.

Akrabnya Kelompok Tani Sehat dengan kompos tak terlepas dari peran Perusahaan AQUA Langkat yang berada di desa itu. AQUA lah yang mengenalkan mereka dan para petani di sana bagaimana menanam dengan sistem pertanian ramah lingkungan, yakni organik, yang sudah barang tentu bahan utamanya adalah kompos.

“Pupuk kimia itu seperti manusia. Kalau manusia terlalu banyak mengkonsumsi makanan mengandung zat kimia, tentu akan merusak kesehatan tubuh. Begitu juga pupuk kimia, sangat merusak pH tanah. Rata-rata, kalau sudah pakai pupuk kimia, maka pH tanah biasanya di ambang batas 4. Artinya, tingkat kesuburan tanahnya sangat rendah,” ujar anggota Kelompok Tani Sehat, Supriyanto kepada wartawan Sumut Pos saat menyambangi lokasi lahan pertanian mereka. Supriyanto ditemani Kelompok Tani Sehat lainnya, Yono, Buaming, Yogi, Tejo, dan Jamil.

Seperti yang kita ketahui, pH tanah adalah tingkat keasaman dan kebasaan suatu tanah pertanian yang ditunjukkan dengan skala angka 0-14. Tanah dikatakan netral ketika berada pada angka 7, tanaman dapat tumbuh subur pada tanah dengan tingkat pH kisaran angka 6,5-7,5.

Sedangkan Kompos merupakan bahan-bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi antara mikroorganisme atau bakteri pembusuk yang bekerja di dalam bahan organik tersebut.

Bahan organik yang dimaksud pada pengertian kompos adalah rumput, jerami, sisa ranting dan dahan, kotoran hewan, bunga yang rontok, air kencing hewan ternak, serta bahan organik lainnya. Kompos tidak hanya berfungsi untuk menambah unsur hara, tetapi juga menjaga fungsi tanah sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Dibandingkan pupuk dengan bahan anorganik, pupuk kompos jauh lebih memiliki manfaat.

Begitu berharga dan bermanfaatnya kompos untuk tanaman, para petani di Desa Pasar VI Kwala Mencirim tersebut saat ini berebut kandang atau berebut kotoran hewan kandang. “Sekarang sudah pada berebut kandang. Satu muatan motor kecil kotoran kandang harganya sekarang sudah Rp130 ribu. Itu pun beratnya paling hanya 300 Kg,” ungkap Supriyanto lagi.

Dulu, sebelum petani di desa itu mengenal kompos, mereka menjual kotoran ternaknya ke luar daerah. Di desa itu memang 80 persen petani juga sebagai peternak. Truk-truk pengangkut kotoran ternak yang berasal dari Tanah Karo, datang ke desa mereka waktu itu. “Kita belum paham manfaat kotoran ternak waktu itu, makanya kita jual. Ada truk dari Tanah Karo yang datang membeli. Sekarang para petani sudah memanfaatkan kotoran ternak kandangnya masing-masing untuk pupuk kompos di tanaman mereka,” ujar Supriyanto.

Supriyanto, Yono, Buaming, Yogi, Tejo, dan Jamil serta anggota Kelompok Tani Sehat yang beranggotakan sekitar 30 orang, saat ini bercita-cita ingin membangun rumah industri kompos di lahan itu. Tujuan mereka agar semua petani di desa mereka hingga di Kabupaten Langkat tak lagi menggunakan pupuk kimia.

Tapi, untuk mewujudkan rumah industri kompos itu, Kelompok Tani Sehat belum memiliki mesin pencacah kompos. “Kita belum memproduksi kompos untuk dijual karena belum punya alatnya. Harganya kalau tidak salah sekitar Rp50 juta satu unit. Kalau bahan bakunya seperti kotoran ternak kandang, sangat cukup kita dapatkan nanti. Kami bertekad ingin membangun rumah industri kompos,” kata Supriyanto penuh optimis.

Supriyanto bersama Kelompok Tani Sehat menyadari kalau membangun rumah industri kompos harus membentuk sebuah koperasi. Makanya ia bersama teman-teman petani tengah berupaya membentuk koperasi petani agar cita-cita mereka dapat terwujud. Memang, mendirikan sesuatu organisasi atau koperasi, menurut Supriyanto tidak mudah dan membutuhkan modal.

“Makanya kami berterima kasih kepada AQUA atas semua bantuan yang telah diberikan kepada petani. Saya bilang sama Pak Jimmi dari AQUA, tolong terus bimbing dan bantu kami. Kalau tidak ada pihak pendukung, nanti semangat kami bisa hilang. Jika kami nanti mampu menjadi distributor kompos dan bisa memenuhi kebutuhan petani, kami yakin petani di desa ini bahkan di Kabupaten Langkat akan sejahtera karena bisa bertani secara organik, dan pastinya AQUA akan bangga kepada kami nantinya,” pungkas Supriyanto bersemangat.

Ketua Kelompok Tani Sehat, Jamil menimpali, kalau saat ini Kelompok Tani Sehat sedang mengajukan bantuan kepada AQUA meminta alat pencacah kompos. Namun sebenarnya, kata Jamil, jauh dari lubuk hati para Kelompok Tani Sehat, mereka juga menginginkan peran pemerintah dengan melakukan pembinaan, pendampingan dan bantuan kepada petani di desanya.

“Kami tak mungkin terus bergantung sama AQUA. Kehadiran AQUA di kampung kami ini sungguh sangat bermanfaat kepada masyarakat dan petani. Tapi kami juga mohon kepada pemerintah untuk membina petani. Kami butuh dukungan dan bantuan pemerintah juga, tidak hanya pihak swasta. Kami siap membantu pemerintah untuk meningkatkan perekonomian di desa kami ini,” kata Jamil.

Keinginan Kelompok Tani Sehat sepertinya bak gayung bersambut. Pihak AQUA Langkat pun berkeinginan tetap terus merangkul Kelompok Tani Sehat demi kesejahteraan pertanian di desa itu.

Stakeholder Relations Manager Pabrik AQUA Langkat Jimmi Simorangkir mengatakan, pihak AQUA berkeinginan agar Kelompok Tani Sehat menjadi distributor penjualan pupuk kompos. Bahkan, jika nantinya semua dokumen kelengkapan persyaratan sudah dipenuhi Kelompok Tani Sehat dalam tahun ini, maka tahun depan pihak AQUA Langkat akan merealisasikan bantuan mesin pencacah kompos.

Jimmi bilang, AQUA selalu komitmen mendukung industri hijau ramah lingkungan, salah satunya industri pengolahan pupuk kompos. Hal ini juga demi untuk berkesinambungan lingkungan. “Begitu seriusnya AQUA Langkat terhadap kompos yang diolah Kelompok Tani Sehat, kami waktu itu membawa kompos itu ke laboratorium untuk diteliti kandungannya, apakah sudah sesuai dengan yang dibutuhkan tanah dan tanaman,” pungkas Jimmi.

Bicara soal tanaman organik dan kompos, Kepala Sub Bidang Program Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Fahri Perangin Angin mengatakan, negara-negara berkembang memang sudah harus berpikir ke arah lingkungan hijau dengan mengurangi bahan-bahan kimia. “Itu harapan kita, makanya yang kita lakukan adalah penyediaan pupuk yang sifatnya nabati sehingga kita secara perlahan-lahan mengurangi pupuk kimia tadi,” ujar Fahri saat ditemui wartawan Sumut Pos di ruang kerjanya, Rabu (11/10).

Wartawan Sumut Pos kemudian menceritakan kegiatan Kelompok Tani Sehat yang bertani secara organik, yang juga ingin membangun industri rumah kompos, serta ingin mendapat perhatian dari pemerintah, khususnya bantuan mesin pencacah kompos. Fahri pun tertarik. Ia langsung menelepon Kepala Bidang Tanaman dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Rosnani. Fahri sengaja membunyikan suara speaker ponselnya agar pembicaraan mereka terdengar wartawan Sumut Pos. Ternyata, Rosnani mengenal Kelompok Tani Sehat.

“Saya tahu itu Pak Fahri. Kelompok Tani Sehat itu binaan AQUA di sana. Hubungan mereka dengan AQUA sangat bagus, Pak. Mereka belum pernah kita beri bantuan. Nanti coba saya tinjau ke lapangan ya Pak,” ujar Rosnani yang kemudian mengakhiri sambungan teleponnya.

Usai menelepon, Fahri pun menyampaikan kepada wartawan Sumut Pos dengan berjanji nantinya dari Provinsi akan berkomunikasi dengan kabupaten, untuk melihat atau meninjau lapangan seperti apa aktivitas Kelompok Tani Sehat. “Saya ingin tahu Kelompok Tani Sehat, kalau memang cukup ideal, kita akan siapkan bantuan. Tapi untuk mendapat bantuan, Kelompok Tani Sehat harus terdaftar di kabupaten atau di Kementerian Pertanian. Ya, harus ikuti prosedurnya juga,” kata Fahri.

Fahri kemudian sangat mengapresiasikan AQUA, bahkan menyatakan rasa bangganya karena AQUA menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) ke pertanian, khususnya pertanian yang go green. Ia berharap perusahaan swasta lainnya ikut meniru apa yang dilakukan AQUA dengan pertanian hijau ke depan. Sebab menurut Fahri, jika pertanian sehat, lingkungan sehat, mengkonsumsinya juga aman.

“Kita apresiasi AQUA, kalau bisa diperbanyak manfaat AQUA untuk masyarakat karena kita tahu produk AQUA ada di seluruh nusantara. Terima kasih kepada AQUA yang sudah hadir membantu masyarakat, petani, dan pemerintah. Salam ya buat AQUA,” pungkas Fahri mengakhiri wawancara dengan wartawan Sumut Pos. (bersambung)

Telkomsel Luncurkan Pengalaman Wisata Digital “Jelajah Nusantara 2.0” di Aplikasi MyTelkomsel

Telkomsel menghadirkan "Jelajah Nusantara 2.0", sebuah games pengalaman berwisata digital dengan skuter listrik virtual untuk melintasi 30 destinasi dengan total jarak tempuh mencapai lebih dari 18 ribu Km melalui Aplikasi MyTelkomsel.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel meluncurkan “Jelajah Nusantara 2.0“, sebuah games eksklusif untuk pelanggan Telkomsel sebagai media berwisata keliling Indonesia secara virtual yang dapat diakses dengan mudah melalui Aplikasi MyTelkomsel.

Dengan mengikuti program gamifikasi ini, pelanggan diajak melakukan perjalanan dengan skuter listrik virtual untuk melintasi 30 destinasi wisata, yang membentang dari destinasi ikonik di Indonesia seperti Masjid Raya Baiturrahman di Aceh, Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur, hingga ke Air Terjun Kiti di Papua Barat, dengan total jarak tempuh mencapai lebih dari 18 ribu Km.

Di setiap titik pencapaian titik destinasi tertentu, pelanggan berkesempatan mendapatkan beragam bonus dan promo produk dan layanan unggulan yang menarik dari Telkomsel, seperti bonus Telkomsel Poin, paket kuota data/internet, kuota telepon, dan voucher belanja yang bisa dimanfaatkan di sejumlah merchant favorit.

Vice President Customer Journey and Digital Experience Telkomsel Danang Andrianto mengatakan, “Sebagai digital lifestyle driver dengan semangat berinovasi dalam menciptakan terobosan, Telkomsel berkomitmen untuk membuka semua peluang peningkatan pengalaman gaya hidup digital masyarakat Indonesia melalui ragam solusi layanan yang melebihi ekspektasi pelanggan.

Bersama kehadiran ‘Jelajah Nusantara 2.0’, Telkomsel mengajak pelanggan untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata secara virtual melalui sebuah pengalaman interaktif di MyTelkomsel yang memungkinkan eksplorasi keindahan dan keragaman warisan kekayaan budaya, lanskap, dan landmark Indonesia secara menyenangkan dan bernilai tambah.”

Untuk meluncur ke destinasi berikutnya di “Jelajah Nusantara 2.0”, pelanggan memerlukan energi/ Km tertentu untuk melanjutkan ke kota berikutnya. Km bisa didapatkan dengan melakukan transaksi atau melakukan misi harian (daily mission) dan misi petualangan (adventure mission). Pelanggan juga dapat menambah jarak perjalanan dengan melakukan transaksi/aktivasi produk dan layanan Telkomsel melalui Aplikasi MyTelkomsel.

Untuk setiap minimal Rp 1000 tiap transaksi, pelanggan akan melaju sejauh 1 Km. Dengan begitu, semakin banyak transaksi aktivasi/pembelian produk dan layanan yang dilakukan, semakin cepat pelanggan akan mencapai destinasi selanjutnya. Informasi lebih lengkap tentang games “Jelajah Nusantara 2.0” dapat diakses melalui MyTelkomsel dan laman tsel.id/webjn2.

Danang lebih lanjut menambahkan, Telkomsel berharap program gamifikasi melalui games ini dapat melanjutkan kesuksesan ‘Jelajah Nusantara 1.0’ sebelumnya yang telah diikuti oleh hingga 2,2 juta pelanggan selama periode Februari 2022 hingga Januari 2023. Ke depan, Telkomsel akan terus mendukung hadirnya variasi pengalaman digital bernilai tambah yang inklusif dan berkelanjutan bagi para pelanggan.

MyTelkomsel sendiri merupakan layanan berbentuk aplikasi yang dihadirkan Telkomsel untuk memberikan kemudahan mengelola akun dan mengakses layanan pelanggan dengan menggunakan smartphone atau perangkat pintar lainnya. Selain dapat melakukan pembelian paket dan pengisian pulsa dengan beragam metode pembayaran favorit, pelanggan juga dapat mengecek pulsa, kuota, masa aktif, jumlah Poin, riwayat pemakaian, sampai dengan menukar Poin untuk mendapatkan berbagai promo dan diskon. Hingga September 2023, lebih dari 35 juta monthly active users tercatat sebagai pengguna Aplikasi MyTelkomsel, dengan pertumbuhan transaksi sekira 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.(rel)

Penggiat Seni Kompak Dukung Ganjar-Mahfud MD

SILATURAHMI: Ganjar Pranowo bertemu para seniman dan budayawan asal Jogjakarta di rumah Butet Kartaredjasa di Kembaran Tamantirto, Bantul, Jogjakarta, pada Senin (16/10).

SUMUTPOS.CO – PASANGAN calon presiden (capres) Ganjar Pranowo dan calon wakil presiden Mahfud MD mendapatkan banyak dukungan dari kalangan artis, seniman, dan budayawan.

Hal itu nampak dari banyaknya penggiat seni yang ikut mengawal Ganjar dan Mahfud MD saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (19/10) lalu. Mereka membaur dengan para pendukung lainnya di Tugu Proklamasi Jakarta Pusat.

Diantaranya, budayawan Butet Kartaredjasa yang dengan penuh semangat berjalan menuju lokasi acara meskipun harus menggunakan kruk. Ada juga Cak Lontong dan Nur Akbar, dua komedian yang banyak meramaikan acara-acara televisi nasional. Menurut Butet, pasangan Ganjar-Mahfud merupakan simbol dan semangat kebaikan untuk bangsa dan negara ke depan.

Keduanya terbukti tidak pernah melakukan tindakan yang tercela baik dari sisi perbuatan maupun kebijakan. Karena itu, dia menilai sudah seharusnya mendapat dukungan dari masyarakat. “Iya harus didukung. Wong ini mengantar kebaikan kok,” tandas Butet. Apalagi beberapa hari sebelumnya Ganjar juga menyempatkan diri untuk datang ke kediaman Butet Kartaredjasa di KembaranTamantirto,Bantul, Jogjakarta, pada Senin 16 Oktober 2023.

Malam itu, Ganjar bersilaturahmi dan beramahtamah dengan para budayawan dan seniman yang berasal dari Jogjakarta. Sebelumnya pada pertengahan tahun ini, sejumlah artis, seniman,dan pelaku hiburan tanahair yang tergabung dalam Gabungan Seniman Indonesia (GSI) juga telah mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024 di Gelora Delta Sidoarjo, JawaTimur. “Seniman sekaligus pelaku hiburan tanah air mendukung Ganjar Pranowo sebagai presiden.

Kami berharap dukungan baik juga datang itu dari rakyat dan semua kalangan. Mari dukung Bapak Ganjar Pranowo supaya nantinya bisa meneruskan estafet kepemimpinan di Indonesia,” kata Koordinator GSI Roy Marten. Sederet artis, penyanyi,dan pelaku industry kreatif tanah air bahkan telah mendirikan rumah kreatif bernama Rumah Kita Extravaganjar di Jalan Tangkas Baru,Setiabudi Jakarta Selatan, pada Minggu (27/8).

Rumah Kita Extravaganjar dijadikan tempat kreatif bagi seluruh insane seni Tanah Air untuk mengembangkan bakat dan minatnya di dalam berkesenian.

Sementaraitu,GanjarPranowomerasa senang mendapatkan dukungan dari para artis, seniman, dan budayawan. Menurut Ganjar dukungan tersebut menjadi tambahan energi baginya dalam menghadapi kontestasi pada Pilpres2024.

“Saya dan Pak Mahfud MD menyampaikan terimakasih yang setulus-tulusnya, terutama kepada partai pengusung, TPN, tokoh agama, saintis, budayawan,seniman, relawan, dan masyarakat yang mendukung kita, yang mau berjuang bersama kita demi kebaikan bangsa Indonesia.

Dari lubuk hati paling dalam kami sampaikan i love you full,” ucap Ganjar. Sementara itu, Aji Setia Wiguna, yang merupakan penggiat seni dalam bidang visual vidio documenter di Medan , mengatakan kalau pasangan GanjarMahfud MD adalah sosok yang memang layak untuk dimenangkan.

Karena menurut Aji, Ganjar bisa memberikan inspirasi dari apa yang telah dilakukannya.

“Pak Ganjar bisa menjadi inspirasi bagi kami penggiat seni, terutama Seni vidio untuk mampu mengambil hal-hal yang baik untuk dijadikan anggle dalam setiap moment” kata Aji. Aji juga mengatakan siap mendukung pasangan Ganjar – Mahfud MD. (wir/ika)

Peduli Palestina, Salimah Sumut Kumpulkan Donasi Rp225 Juta Lebih

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Wilayah Salimah Sumatera Utara (Sumut) bekerjasama dengan Majelis Qur’an Sudirman, mengadakan Tabligh Akbar dalam rangka Muslimah Peduli Palestina di Masjid Raya Al Mashun Medan, Minggu (22/10).

Acara dimulai dengan pembukaan Sholawat dari Tim Nasyid Al Fityan. Peserta yang hadir merupakan pengurus dan anggota Salimah, pimpinan dan anggota organisasi wanita/Islam, pimpinan dan anggota komunitas, perkumpulan, mahasiswi, Ibu-ibu Majelis Taklim, dan masyarakat umum/muslimah.

Peserta dengan berbaju putih, diperkirakan mencapai 600 orang, memenuhi Masjid Raya Medan. Kegiatan ini juga melaksanakan Salat Ghaib dan doa untuk rakyat Palestina yang tengah berjuang membela Agama Allah. Donasi-donasi turut dikumpulkan untuk membantu perjuangan rakyat Palestina yang membutuhkan bala bantuan. Lelang tas, syal, bendera pun turut dilakukan untuk mengumpulkan donasi untuk rakyat Palestina.

Pembacaan Puisi oleh Inna Sakinnah Damanik memilukan suasana. Tampak peserta menangis tersedu-sedu mengingat perjuangan rakyat Palestina. Tabligh Akbar yang dibawakan oleh Ustadah Nurjanah Hulwani sekaligus penggalangan dana mengetuk hati peserta untuk semangat menginfaqkan hartanya.

Dana donasi yang terkumpul sebanyak Rp57 juta dan masih akan bertambah lewat transfer. Update Donasi per tanggal 23 Oktober 2023 sebesar Rp225.273.700 dan masih terus berlanjut.

Ketua PW Salimah Sumut Nur Azizah Tambunan, mengapresiasi semangat peserta membela Palestina. “Berterima kasih atas kehadiran para muslimah di Kota Medan dan sekitarnya. Ini membuktikan seriusnya hadirin dalam membela saudara-saudara muslim di Palestina.

Walaupun kita tidak bisa hadir membantu mereka langsung di Palestina, namun kehadiran kita pada acara ini membuktikan kepedulian dan dukungan kita terhadap saudara-saudara kita, karena muslim ibarat 1 tubuh. Donasi yang terkumpul melalui Yakesma Sumut akan disalurkan ke Palestina melalui Adara Relief Internasional,” pungkas Azizah. (rel/adz)

Akulaku Berkomitmen Akan Penuhi Kewajiban dari Regulator

SUMUTPOS.CO – Perusahaan pembiayaan berbasis digital PT Akulaku Finance Indonesia berkomitmen untuk mendukung pemenuhan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini sejalan dengan langkah penyempurnaan produk yang tengah dilakukan pada Buy Now Pay Later milik PT Akulaku Finance Indonesia.

“Perusahaan berkomitmen untuk dapat memenuhi segala ketentuan yang diatur dan menjalankan bisnis sesuai dengan kerangka hukum dan kepatuhan,” ujar Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia, Efrinal Sinaga di Jakarta.

Akulaku Finance Indonesia diketahui memiliki produk pembiayaan dengan skema Buy Now Pay Later dan juga cicilan di dalam platformnya.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan berkomitmen untuk dapat memenuhi segala ketentuan yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dilansir dari keterangan perusahaan, PT Akulaku Finance Indonesia menjalankan bisnis sesuai dengan kerangka hukum dan kepatuhan.

Hal ini merupakan salah satu misi PT Akulaku Finance Indonesia, di mana turut aktif berperan serta mendukung kebijakan dan kegiatan otoritas terkait dan pemerintahan untuk mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat lndonesia.

Untuk diketahui, PT Akulaku Finance Indonesia cukup aktif untuk menggerakkan upaya peningkatan literasi keuangan di berbagai kalangan, termasuk di kalangan usia muda dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Berbagai program literasi tersebut dilakukan dengan menyelenggarakan berbagai inisiatif edukasi keuangan berkelanjutan di berbagai daerah dengan menggandeng universitas maupun kelompok komunitas.

Adapun PT Akulaku Finance Indonesia merupakan perusahaan pembiayaan berbasis digital bagian dari ekosistem Akulaku Group yang menghadirkan produk Akulaku PayLater.

Akulaku PayLater merupakan solusi layanan buy now pay later (BNPL) dan cicilan yang memungkinkan penggunanya bertransaksi di berbagai platform e-commerce maupun ritel luring dengan menggunakan limit kredit yang tersedia.
Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, PT Akulaku Finance Indonesia tersedia di berbagai platform e-commerce teratas di Indonesia.(rel)