Home Blog Page 1047

Sosialisasi Aturan & Penggunaan Sempadan Danau Toba, Bupati Toba Imbau Masyarakat segera Urus Izin

ist/SUMUT POS KAWASAN SEMPADAN: Sosialisasi Peraturan Pemanfaatan Ruang Kawasan Sempadan Danau Toba kepada masyarakat di Balai Data Kantor Bupati Toba,Jumat(13/10).

TOBA, SUMUTPOS.CO – Seusai Sosialisasi Peraturan Pemanfaatan Ruang Kawasan Sempadan Danau Toba kepada masyarakat di Balai Data Kantor Bupati Toba,Jumat (13/10), Bupati Toba, Poltak Sitorus menyampaikan agar masyarakat mendahulukan pengurusan izin. Hal ini agar tidak terjadi penindakan yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

“Saya kira tadi sudah jelas disampaikan, bahwa jangan sampai harus ditertibkan. Mulai sekarang disampaikan, uruslah izinnya. Hal-hal yang belum paham nanti, masyarakat silahkan datang ke kita. Jadi aktiflah bertanya agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran,”imbau Poltak Sitorus.

Pada acara sosialisasi ini, dua orang narasumber hadir. Pemateri pertama Direktur Penertiban dan Pemanfaatan Ruang, Ditjen Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah pada Kementerian ATR/BPN l, Ariodillah Virgantara dengan materi Perpres 81 Nomor Tahun 2014 RTR Kawasan Danau Toba dan Sekitarnya, sedangkan pemateri kedua adalah Kepala Balai Wilayah Sungai Simatera II Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, DR. Mohammad Firman dengan materi Sosialisasi Keputusan Menteri PUPR Nomor 1695/KPTS/M/2022 tentang penetapan garis sempadan Danau Toba.

Sosialisasi ini juga dihadiri Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK Wilayah I, Maruli Tua Manurung serta seluruh camat, pimpinan perangkat daerah, Asisten dan Staf Ahli dan juga sejumlah pengusaha.

Narasumber menyampaikan perihal manfaat dan kegunaan sempadan danau, dan juga larangan-larangan di sempadan danau. Kemudian diterangkan juga prosedur pengurusan izin pemanfaatan sempadan.

“Kami tadi sudah menyosialisasikan mana batas sempadan sungai dan pemanfaatan sempadannya,” kata Mohammad Firman seusai acara.

Ia juga menambahkan, saat ini pemerintah masih memberikan ruang dan waktu bagi masyarakat dan pengusaha untuk mengurus ijin penggunaan sempadan yang telah ditetapkan.

“Terkait regulasi nanti, kita masih memberi ruang bagi teman-teman pengusaha untuk bisa menerbitkan ijin dulu. Kalau tidak sampai melakukan pengrusakan, tentunya ada ranah lain. Larangannya nanti untuk itu bisa dilakukan oleh pihak Pemda,” katanya.

Terkait sosialisasi ini,Kasatgas Korsup Wilayah I KPK RI Maruli Tua Manurung mengatakan Danau Toba adalah kekayaan negara. Dengan demikian, pihaknya bersama dengan pemerintah menyosialisasikan seputar hukum dan aturan penggunaan sempadan Danau Toba.

“Kita berterimakasih kepada seluruh stakeholder, masyarakat, dan pengusaha atas kolaborasi ini. Yang sebelumnya Perpres 60 Tahun 2021 itu masih bisa kita optimalkan, sekarang sudah semakin bergerak optimal. Pemkab Toba, pemerintah provinsi, pusat semakin bergerak,” katanya.

Sosialisasi tersebut melibatkan peserta masyarakat sekitar dan pengusaha yang berada di garis sempadan Danau Toba. Dilakukan juga sesi tanya jawab antar peserta dengan pemateri. Salah satu hal yaitu kekhawatiran akan penggusuran dipertanyakan. Namun secara tegas pemateri mengatakan saat ini hanya sebatas sosialisasi aturan penggunaan sempadan danau. (*/mag-10/han)

Warga Tertimbun Longsor di Simalungun, Pemkab Segera Upayakan Pengevakuasian

TINJAU: Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Kapolres AKBP Ronald FC Sipayung, meninjau lokasi longsor yang terjadi di Kecamatan Raya Kahean, Minggu (15/10).

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Kapolres AKBP Ronald FC Sipayung, meninjau lokasi longsor yang terjadi di sekitar Bukit Simarsolpa, Nagori Durian Banggal, Kecamatan Raya Kahean, Minggu (15/10) lalu. Diketahui, bencana yang terjadi pada Minggu sekira pukul 11.00 WIB itu, akibat kawasan tersebut diguyur hujan beberapa hari lalu.

Akibat peristiwa longsor tersebut, 2 petugas Swadaya Air Masyarakat (SAM) tertimbun longsor. Adapun kedua korban tersebut, yakni Jan Rukun Saragih (38), dan Jelmin Saragih (56), yang merupakan warga Durian Banggal.

Di lokasi longsor, Radiapoh mengatakan, Pemkab Simalungun segera melakukan upaya untuk mengevakuasi korban yang tertimbun.

“Kita harapkan alat berat itu segera berada di lokasi ini, untuk melakukan penggalian. Upaya terus dilakukan, karena ini menyangkut nyawa manusia. Mudah-mudahan kedua masyarakat yang tertimbun itu selamat,” ungkap Radiapoh.

“Kami dari Siantar langsung ke sini (lokasi longsor) melihat kondisi, dan berkordinasi dengan BPBD Simalungun maupun provinsi,” imbuhnya, seraya mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi longsor, karena dikhawatirkan sekitar lokasi masih rawan terjadi longsor kembali.

Sementara itu, Kapolres Simalungun, Ronald mengatakan, pihaknya siap mendukung upaya yang dilakukan oleh Pemkab Simalungun, dalam melakukan evakuasi para korban yang tertimbun longsor. Kepada masyarakat, dia menyampaikan imbauan yang sama dengan Bupati Simalungun.

“Kami bersama Kodim akan mendukung evakuasi. Kami TNI dan Polri siap mendukung. Kita berdoa kepada Tuhan, agar kedua warga yang tertimbun bisa diselamatkan. Dan kita akan berupaya sedaya kemampuan untuk melakukan evakuasi ini,” tuturnya.

Terkait jumlah korban yang tertimbun, dia menjelaskan, sesuai dengan informasi dari teman korban, hanya 2 warga yang tertimbun.

Hariansen Saragih (abang korban) yang berada di lokasi bersama rombonngan Bupati Simalungun, membeberkan, longsor terjadi sekira pukul 11.00 WIB.

“Informasi ini saya terima dari teman korban, karena mereka saat itu sedang melakukan perbaikan pipa air yang rusak. Mereka berdua (korban) menuju ke hulu untuk mematikan air, agar pipa dapat diperbaiki di hilir. Tapi lama tidak kembali, dan ternyata terjadi longsor,” bebernya, sembari berharap, adiknya Jelmin Saragih, dapat segera ditemukan dan dalam kondisi sehat walafiat.

Usai meninjau lokasi longsor, Radiapoh bersama rombongan mengunjungi keluarga korban di Nagori Durian Baggal. Di rumah kediaman Jelmin Saragih, dia mengajak seluruh keluarga untuk sama-sama berdoa, agar korban dan temannya segera dapat ditemukan, dan dalam keadaan baik-baik saja.

“Keluarga harus kuat. Dan kedatangan kami ke sini meminta doa kepada keluarga, agar kami, pemerintah, dapat bekerja sekuat mungkin. Mari kita doakan bersama agar Bapak Jelmin dan Bapak Jan, secepatnya bisa ditemukan. Dan semoga Tuhan memberikan kesehatan kepada mereka,” doa Radiapoh.

Istri Jelmin, boru Purba, menyampaikan harapan kepada Bupati Simalungun, untuk mengupayakan agar orang yang dicintainya dapat segera ditemukan.

“Kami minta tolong kepada Bapak Bupati, upayakan selamatkan bapak kami itu. Kami berharap besar kepada Bapak Bupati dan Bapak Kapolres,” ujarnya penuh harap, dibarengi linangan air mata.

Hingga Senin (16/10) sore, pencarian terhadap korban longsor masih dilakukan. Untuk memudahkan pencarian, petugas menurunkan alat berat. (mag-7/saz)

KST Tembak Tujuh Pekerja Tambang

EVAKUASI: Personel Satgas Damai Cartenz tengah mengevakuasi para pendulang yang menjadi korban kekejaman KKB di Kali I Distrik Seradala, Yahukimo Senn (16/10) kemarin. Satgas Damai Cartenz For Cepos.

SUMUTPOS.CO – Kelompok separatis teroris kembali menunjukkan kesadisannya. KST pimpinan Egianus Kogeya melakukan pembantaian terhadap tujuh pekerja tambang tradisional Senin (16/10). Sedangkan sebelas pekerja tambang lainnya mampu diselamatkan.

Sesuai kronologi Polda Papua dan Satgas Damai Cartenz penyerangan dilakukan KST terhadap pekerja tambang emas tradisional di Kali I, Kampung Mosum II, Distrik Samboga, Kabupaten Yahukimo.

Penyerangan dilakukan pukul 14.30 WIT dengan korban awal meninggal dunia lima orang. Namun, setelah dilakukan evakuasi jumlah korban meninggal bertambah dua orang. Total tujuh pekerja tambang meninggal.

Kaops Damai Cartenz Kombespol Faizal Ramadhani mengatakan, upaya evakuasi dilakukan petugas gabungan, namun terdapat gangguan berupa penembakan terhadap petugas. “Terjadi kontak tembak selama 1,5 jam dengan KST,” urainya.

Setelah baku tembak, petugas berhasil melakukan evakuasi terhadap tujuh korban meninggal dunia. Petugas juga mampu menyelamatkan 11 pekerja tambang dalam keadaan hidup. “Langkah penyelamatan berhasil dilakukan,” terangnya.

Selain membunuh tujuh pekerja tambang, KST juga melakukan pembakaran terhadap tiga unit ekskavator, dua unit truk dan satu kamp penambangan. Didiga pelaku adalah KST pimpinan Eguanus Kogeya.”Kami masih kejar pelaku,” terangnya.

Sementara Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri mengatakan bahwa petugas akan melakukan tindakan tegas terhadap KST yang melakukan gangguan keamanan. Keamanan akan ditingkatkan agar tidak terjadi gangguan jelang pemilu 2024. “Kami pasti tingkatkan keamanan,” jelasnya.

Sementara Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Richard T. H. Tampubolon menegaskan bahwa TNI dan Polri tidak akan berhenti menegakan hukum kepada OTK maupun KST. Siapapun yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat Papua bakal ditindak. “TNI – Polri berkomitmen untuk mewujudkan Papua yang aman dan damai melalui penegakan hukum secara tegas dan terukur,” kata dia.

Diakui oleh Richard, gangguan terhadap Orang Asli Papua (OAP) masih kerap terjadi. Para pelaku bahkan tidak peduli lagi terhadap korban. Buktinya perempuan dan anak seringkali menjadi sasaran. Selain penembakan yang terjadi, belum lama terjadi penganiayaan berat terhadap dua orang perempuan. Mereka dilukai lantaran melawan ketika hendak dirudapaksa. Bahkan satu diantara dua korban meninggal dunia.

Sebagai panglima Kogabwilhan III, Richard mengecam hal itu. Menurut dia, dengan alasan apapun kejahatan yang dilakukan kepada para korban tidak seharusnya terjadi. Apalagi bila alasannya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Papua. “Bagaimana mungkin atas nama memperjuangkan kepentingan masyarakat OAP kalau kerjanya menganiaya, memperkosa, dan membunuh secara sadis,” sesalnya.

Berdasar informasi yang diterima oleh Kogabwilhan III, besar kemungkinan kejahatan tersebut dilakukan oleh KST. Untuk itu, Richard berharap seluruh masyarakat Papua membantu menjaga stabilitas keamanan di daerah tempat tinggal mereka. Jangan sampai kelompok tidak bertanggung jawab bisa beraksi. “Jujur dan tuluslah membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Hargai martabat perempuan, hormati, dan jaga keamananya,” kata dia. (idr/syn/jpg/ila)

Kepada Ganjar, Ulama dan Masyayikh Titip Kemajuan Pesantren

DISAMBUT HANGAT: Ganjar Pranowo berkunjung ke pondok pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Minggu (8/10).Tim Media Ganjar Pranowo.

SUMUTPOS.CO – BAKAL calon presiden (capres) 2024, Ganjar Pranowo berkunjung ke pondok pesantren Miftahul Huda Al Azhar, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Minggu (8/10). Malam itu, Ganjar disambut hangat dan meriah oleh para ulama, masyayikh, dan ribuan santri.

Para hadirin berdesakan untuk bersalaman sambil meneriakkan nama Ganjar. Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu dengan ramah melayani para santri dan masyarakat yang ingin bersalaman dan berfoto dengannya.”Pak Ganjar ganteng banget ya, lebih ganteng dibanding di TikTok. Pak aku padamu pak,” teriak seorang wanita.

Ganjar kemudian menemui KH Mun’im Abdurrohim, salah satu pengasuh ponpes Miftahul Huda Al Azhar Banjar. Setelah mengobrol sebentar dan makan malam, Ganjar kemudian diajak Kyai Mun’im ke aula untuk bertemu dengan sejumlah ulama serta masyayikh se-Kota Banjar.

Mereka kemudian berdiskusi tentang banyak hal, berkaitan dengan Indonesia. Dalam kesempatan itu, banyak doa dan harapan yang disampaikan para ulama dan masyayikh se-Kota Banjar kepada Ganjar. Salah satunya disampaikan oleh pimpinan ponpes Miftahul Huda Al Azhar yang juga Mutasyar PWNU Jabar, KH Munawir Andurrohim.

Selain mendoakan Ganjar menjadi Presiden Indonesia, Kiai Munawir juga menitipkan pesantren pada Ganjar.”Kalau nanti jadi presiden, jangan lupakan pesantren. Kami semua menitipkan kemajuan pesantren di tangan pak Ganjar,” ucap kyai Munawir.

Selain soal pondok pesantren, sejumlah ulama dan masyayikh se-Kota Banjar juga menitipkan banyak hal pada Ganjar. Diantaranya energi baru terbarukan, pendidikan generasi bangsa, keagamaan, kesejahteraan masyarakat hingga persoalan Ibu Kota Negara (IKN).

Ganjar mengaku senang bisa semakin sering bersilaturahmi dengan sejumlah ulama di berbagai daerah.”Saya sangat senang bisa bertemu dengan para ulama dan masyayikh. Mereka memberikan masukan banyak kepada saya tentang perhatian pada pendidikan pondok pesantren yang harus adaptif pada perubahan zaman,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, banyak pula catatan dan masukan yang diberikan para ulama, salah satunya terkait perkembangan IKN.”Banyak wejangan yang diberikan dan itu semua bentuk kepedulian para ulama dan kiai pada republik ini. Termasuk bagaimana mereka peduli pada pembangunan IKN, isu lingkungan, energi baru terbarukan, pendidikan dan bagaimana kesiapan kita menghadapi perubahan zaman ke depan,” imbuhnya.

Ganjar mengaku selama menjabat gubernur selalu melibatkan ulama dalam pengambilan sejumlah kebijakan penting yang berhubungan dengan masyarakat.”Ulama dan umaro memang harus bersatu untuk membangun Indonesia lebih baik. Ulama selalu menjadi tempat bertukar pikiran dan meminta petunjuk dalam setiap pengambilan keputusan,” pungkasnya.

Sedangkan Pengurus BKM Jalan Pertahanan Gang Garuda, Indra S memuji langkah Ganjar yang selalu melibatkan ulama semasa menjabat sebagai gubernur. Indra juga memuji Ganjar yang selalu membina silaturahmi dengan ulama. (wir/ika)

Toba Retreat Mansion & Villas Resmi Dibuka di Tomok Samosir, Harga Kamar Mulai Rp900 Ribu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Industri hospitality di Kota Samosir terus berkembang pasca pandemi. Pemulihan ekonomi dan meningkatnya sektor bisnis mendorong investor mengembangkan usaha di berbagai bidang, termasuk perhotelan.

Salah satunya adalah Toba Retreat Mansion & Villas, sebuah hotel baru yang berlokasi di Jalan Lotung-Tomok, Samosir. Grand opening Toba Retreat Mansion & Villas dilakukan pada 17 Agustus 2023 lalu, dan secara resmi mulai menerima tamu untuk menginap dan menikmati fasilitas yang tersedia.

Pembukaan Toba Retreat Mansion & Villas dihadiri oleh Owner dan Tim Manajemen hotel, para undangan dari kalangan travel agent, asosiasi, stakeholder, unsur Muspika setempat serta undangan lainnya diawali dengan pengguntingan pita, doa bersama dan dilanjutkan peninjauan kamar serta fasilitas hotel.

Manajer Hotel, Ardhi Ashadi di sela pembukaan menjelaskan, Toba Retreat Mansion & Villas memiliki kamar, terdiri dari Deluxe Room, Grand Deluxe Room, Signature dan Signature Premier serta Villa.

Toba Retreat Mansion & Villas terletak di lokasi yang sangat strategis di tepi Danau Toba, di kawasan wisata yang tenang dan nyaman dekat dari Pusat Perbelanjaan dan Oleh-oleh Tomok, yang dapat dicapai sekitar 5 menit perjalanan berkendaraan mobil.

Begitu juga obyek wisata Samosir yaitu Bukit Holbung, Tuktuk, Tele, Pengururan, Pusuk Buhit, Tanjungan, Onanrunggu, Forest Area dan banyak tempat wisata lainnyayang dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor.

Adapun harga kamar yang ditawarkan Toba Retreat Mansion & Villas cukup terjangkau yaitu Deluxe Room hanya Rp 900 ribu/per malam. Tidak hanya kamar, harga ini sudah termasuk sarapan pagi untuk 2 orang.

Makanan yang disediakan bervariasi dari makanan khas Toba Retreat Mansion & Villas, aneka masakan nusantara dan western style.

Toba Retreat Mansion & Villas memiliki 3 bangunan. Di bagian Mansion terdapat restaurant dengan design interior modern minimalis, Karaoke & Lounge serta Infinity Pool, kolam renang yang cukup luas dan langsung menghadap danau Toba.

Tamu hotel dapat bersantai menikmati pemandangan Danau Toba mulai sore hingga malam hari sambil menyerumput minuman dan makanan.

Villa-villa yang ditawarkan dirancang dengan konsep bangunan ala Batak/Timur bertemu dengan konsep bangunan ala Barat/Skandinavia. Semua bangunan dikelilingi taman gaya Eropa yang tertata indah.
Konsep yang ditawarkan Toba Retreat Mansion & Villas adalah menyediakan tempat dan waktu terbaik bagi tamu untuk menikmati retreat atau healing.

Tagline yang diusung adalah Where Serenity Meets Beauty, ketika ketenangan bertemu dan menyatu sempurna dengan keindahan Danau Toba di Toba Retreat Mansion & Villas.
Untu informasi lebih lengkap dan pemesanan silahkan menghubungi Reservation +62 882 0160 40001, Instagram: tobaretreat atau Web: www.tobaretreat.com. (ila)

Duo Patriot Kembali Raih Kemenangan

DIABADIKAN: Skuad tim Young Patriot FC (kanan) dan Old Crack Patriot diabadikan sebelum melawan Pasda FC Bandar Klippah di Lapangan Pasar 2 Tembung, Minggu (15/10). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua tim Patriot FC kembali meraih kemenangan atas tuan rumah Pasda FC Bandar Klippah pada pertandingan uji coba di Lapangan Pasar 2 Tembung, Minggu (15/10). Tim Young Patriot menang telak 4-0 dan Tim Old Crack Patriot menang 4-2.

Pada pertandingan pertama antara Tim Young Patriot dengan Pasda FC berlangsung ketat. Young Patriot yang dilatih Yoga bermain cepat dan terorganisir. Sejak awal mereka menguasai pertandingan.

Namun Pasda juga tidak mau kalah. Kapten tim Young Patriot Rizal juga sempat tegang. Beruntung duet Faisal dan Atif di lini pertahanan masih cukup tangguh menghalau serangan lawan.
Situasi ini membuat Pelatih Yoga pun melakukan pergantian pemain di babak kedua. Pemain andalan seperti Alfredo, Fadly, dan Muhammad, pemain naturalisasi asal Belgia dimasukkan.

Pergantian ini membuat permainan Young Patriot semakin hidup. Mereka melakukan serangan dari semua lini. Hasilnya, Young Patriot mampu mencetak gol melalui Alfredo (2), Fadly, dan Charley, pemain asal Kongo.

Pelatih Young Patriot Yoga mengaku sangat puas dengan hasil ini, walau sempat terjadi insiden antara Alfredo dengan pemain Pasda. Insiden ini membuat pertandingan sempat terhenti selama lima menit.

Pada pertandingan kedua antara tim Old Crack Patriot FC melawan Pasda. Tim Old Crack Patriot yang dilatih Edy Herianto menurunkan pemain seperti Ricky (R3), Ale yang direkrut dari Polsek Batangluis, Ricky Thoriq, Agus Dewi, Habib, Hendrian, Binal, dan Bayu yang baru bergabung dengan tim Old Crack Patriot.

Pasda FC yang memperagakan permainan dari kaki ke kaki sempat membuat lini belakang Patriot yang dikawal Faisal dan Nyak Nyobe pemain asal Kongo sempat kewalahan. Bahkan Pasda berhasil mencetak satu gol di babak pertama.

Pada babak kedua, Edy Herianto kemudian melakukan pergantian pemain. Ardi, Budi, Camerun, Fadly, Reza, Yoga, Anen, Swarman l, dan Penjaga Gawang Hari dimasukkan. Pergantian pemain ini membuat permainan Old Crack Patriot semakin hidup.

Ketika babak kedua berjalan 10 menit, Fadly akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hanya berselang lima menit, kerja sama Fadly, Budi, Camerun, dan Ketua Old Crack Patriot Swarman diselesaikan dengan baik oleh Yoga. Tim Old Crack Patriot berbalik unggul 2-1.

Berbalik unggul, tim Old Crack Patriot semakin bersemangat. Reza kemudian memperbesar keunggulan timnya setelah menyelesaikan kerja sama apik antara Ardi, Fadly, Camerun, dan Yoga.

Swarman bermain cukup baik pada laga ini. Kerja samanya dengan Fadly, Budi, dan Ale diselesaikan Yoga menjadi gol keempat Patriot FC. Pasda kemudian memperkecil ketinggalan jelang pertandingan usai. Tim Old Crack Patriot akhirnya menang dengan skor 4-2.

Pelatih Old Crack Patriot FC Edy Herianto mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Dia berharap agar permainan para pemainnya semakin meningkat. “Permainan pemain kami cukup bagus pada pertandingan kali ini,” ujarnya.

Sedangkan Manajemen Old Crack Patriot Aiptu Rofi’i dan M Marpaung berpesan agar para pemain jangan cepat puas dengan kemenangan ini. Namun tetap berlatih guna meningkatkan kemampuan

“Permainan pemain cukup bagus pada hari ini. Tapi jangan cepat puas. Tingkatkan kemampuan dan silaturahmi di setiap pertandingan,” pungkasnya. (dek)