Home Blog Page 1062

9 Tahun Waskita Karya Realty, Vasaka The Reiz Condo Beri Kemudahan Miliki Hunian Impian

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka ulang tahun ke-9 PT Waskita Karya Realty, Senin 16 Oktober 2023 yang akan datang, anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk ini menegaskan komitmen dapat terus berinovasi menjadi yang terdepan dengan menghadirkan hunian terbaik dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Di Kota Medan, PT Waskita Karya Realty hadir dengan salah satu hunian terbaik dan berkualitas yaitu Vasaka The Reiz Condo yang berlokasi di Jalan Tembakau Deli No.1, Kesawan.

Menyambut perayaan hari ulangtahun Waskita Karya Realty yang ke-9, Vasaka The Reiz Condo mengajak masyarakat berinvestasi properti apartemen, memiliki unit di Vasaka The Reiz Condo dengan berbagai kemudahan. Seperti diketahui, investasi properti apartemen bisa memberikan keuntungan jangka panjang.

Vasaka The Reiz Condo hadir mengusung konsep Fabulous Residence dilengkapi dengan fasilitas premium yang dibangun di atas lahan seluas 7.876 m2 dengan total 482 unit dan 28 lantai.

“Vasaka the Reiz Condo merupakan salah satu aset investasi maupun tempat tinggal terbaik saat ini di Kota Medan karena letaknya yang strategis tepat di pusat kota Medan,” kata Pimpinan Vasaka The Reiz Condo, Rishan Kurnia.

Sejumlah keunggulan lain dari Vasaka The Reiz Condo adalah telah mengantongi Sertifikat Layak Fungsi (SLF) dari Pemerintah Kota Medan, memiliki fasilitas mewah seperti swimming pool, gym, playground dan satu-satunya hanging garden terluas di kota Medan.
Dalam rangka HUT ke-9 Waskita Karya Realty, Vasaka The Reiz Condo memberikan kemudahan untuk memiliki unit hunian Impian tanpa DP (Down Payment).

Tidak hanya itu, Vasaka The Reiz Condo juga memberikan Free Smarthome Device, Gratis Biaya Akad, Rental Guarantee up to 6%, serta berbagai hadiah langsung bagi pembeli – Syarat dan Ketentuan Berlaku.

Perayaan HUT ke-9 PT Waskita Karya Realty akan diselenggarakan di Vasaka The Reiz Condo pada hari Jumat, 13 Oktober 2023 berupa acara Special Gathering Road to HUT PT Waskita Karya Realty ke-9.

Sebelumnya, Project Director Vasaka The Reiz Condo Rishan Kurnia mengatakan, ke depannya PT Waskita Karya Realty selaku anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus berinovasi untuk menjadi yang terdepan dengan menghadirkan hunian terbaik dan berkualitas bagi Masyarakat Indonesia. (rel/ram)

Pacu Pertumbuhan UMKM, Bank Mandiri Injak Gas Penyaluran KUR

PEMAPARAN : SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Ashraf Farahnaz tengah memaparkan realisasi penyaluran KUR.

TOBA, SUMUTPOS.CO – Bank Mandiri optimis momentum pertumbuhan akan terus berlanjut. Dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi, Bank Mandiri juga semakin aktif mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memacu pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Ashraf Farahnaz mengatakan menjabarkan, sampai dengan akhir Agustus 2023 Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 20,52 triliun kepada lebih dari 195 ribu debitur di seluruh Indonesia. “Penyaluran KUR merupakan salah satu bentuk dukungan Bank Mandiri terhadap program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor UMKM,” ujarnya di Toba, Sumatera Utara, Kamis (12/10).

Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia berada dalam zona positif. Kondisi ini juga diperkuat dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2023 tumbuh 5,17% secara year on year (yoy) dan 3,86% quartal to quartal (qtq). Ashraf menilai, selaras dengan komitmen Pemerintah, Bank Mandiri optimis sektor UMKM punya peluang besar untuk tumbuh.

“Kami berharap dengan adanya KUR, para pelaku UMKM dapat memperluas usahanya, meningkatkan omzetnya, dan menciptakan lapangan kerja baru. Kami juga terus melakukan pendampingan dan pelatihan kepada para debitur KUR agar mereka dapat mengelola usahanya dengan baik dan profesional,” ujarnya.

Lebih lanjut bila dirinci, penyaluran KUR Bank Mandiri 2023 telah mencapai 42,76% dari target KUR yang dialokasikan oleh Pemerintah. Bila dirinci, realisasi KUR tesebut sebagian masuk ke sektor produksi atau sebesar 62,07% atau sebesar Rp 12,7 triliun meningkat dari periode tahun sebelumnya sebesar 59,73%.

Salah satunya sektor pertanian yang menyumbang 32,59% KUR Bank Mandiri atau sebesar Rp 6,87 triliun. Disusul sektor Jasa Produksi dan industri pengolahan yang masing-masing menyumbang 20,17% dan 7,33% dari total realisasi KUR perseroan.

“Fokus utama penyaluran KUR Bank Mandiri adalah sektor produktif unggulan di masing-masing wilayah, mulai dari Pertanian, Perikanan, Industri Pengolahan maupun jasa-jasa produksi yang didukung sinergi dari seluruh bisnis, kordinasi yang kuat di seluruh jaringan serta kerjasama strategis dengan perusahaan finansial maupun e-commerce,” paparnya.

Selain penyaluran KUR yang terus ditingkatkan, Bank Mandiri juga konsisten menjaga posisi rasio non performing loan (NPL) KUR berada di level terjaga. Tercatat sampai dengan Agustus 2023 rasio NPL KUR Bank Mandiri terjaga di level 1,18%.

Tidak hanya di kota besar, Rudi menambahkan Bank Mandiri juga injak gas penyaluran KUR di wilayah. Salah satunya di Region I (Sumatera I), dengan realisasi KUR sebesar Rp 2,27 triliun kepada lebih dari 20 ribu debitur.

“Saat ini perekonomian masyarakat sudah menunjukkan perbaikan dan terus meningkat, kami berharap tren ini dapat terus berkembang sehingga memberikan dampak positif pada sektor usaha lainnya seperti pariwisata dan sektor produksi yang menjadi keunggulan wilayah Sumatera Utara,” terangnya.

Pihaknya optimis, dengan optimalisasi bisnis didukung oleh layanan digital mampu mempercepat penyaluran KUR Bank Mandiri. “Kami berharap penyaluran KUR dapat berjalan maksimal sampai dengan akhir tahun, dan Bank Mandiri dapat menjangkau lebih banyak calon debitur yang membutuhkan KUR untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM yang lebih baik,” pungkasnya.(rel)

Apical dan Asian Agri Promosikan Program SMILE di Jepang

https://metrodaily.jawapos.com/ekonomi/13/10/2023/apical-dan-asian-agri-promosikan-program-smile-di-jepang-2.

TOKYO, SUMUTPOS – Apical, pengolah minyak nabati terkemuka dengan jejak global yang berkembang, dan Asian Agri, salah satu produsen minyak sawit terbesar di Indonesia, berpartisipasi di acara “JaSPON x RSPO Conference and Members Engagement Forum”, yang diadakan di Jepang pada 11-12 Oktober 2023.

Apical dan Asian Agri diundang oleh RSPO (the Roundtable for Sustainable Palm Oil) pada acara tersebut bersama dengan KAO Corporation, perusahaan kimia dan kosmetik dari Jepang, yang merupakan mitra dalam program “Smallholder Inclusion for Better Livelihood & Empowerment” (SMILE), atau Inklusi Petani untuk Kesejahteraan & Pemberdayaan yang Lebih Baik, sebuah program inisiatif bersama ketiga perusahaan tersebut.

SMILE merupakan inisiatif berkelanjutan yang secara spesifik dirancang untuk mendukung agar para petani swadaya di Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan dan mempromosikan praktik keberlanjutan di industri sawit.

Di Indonesia, petani swadaya menguasai lebih dari 40% dari 16,8 juta hektar total areal perkebunan sawit . Hal ini menjadikan peran mereka sangat penting dalam mata rantai industri kelapa sawit.

Berbicara di hadapan anggota RSPO di Jepang dan berbagai pemangku kepeningan utama di industri minyak sawit Jepang, dalam sebuah panel diskusi bertajuk “Inclusive Growth: Smallholders in Japan’s Palm Oil Value Chain” Ivan Novrizaldie, Head of Sustainability for Asian Agri menjelaskan dibandingkan dengan petani plasma, bisnis para petani swadaya lebih rentan karena mereka tidak terikat dengan perusahaan atau pabrik mana pun, dan tidak memiliki akses terhadap lembaga finasial dan asistensi teknis.

“Dari total jumlah petani yang telah tersertifikasi, hanya 20% di antaranya merupakan petani swadaya . Oleh karena itu, kami sangat bersemangat untuk berbagi informasi terkait program inklusi petani swadaya di industri sawit melalui SMILE. Asian Agri, yang memiliki petani mitra dengan kontribusi sebesar 50% dari total produksi, memiliki posisi yang kokoh untuk membangun ketahanan dan praktik keberlanjutan di industri ini.”

Apical, Asian Agri, danKAO telah bahu-membahu bersama-sama untuk memastikan keberhasilan program SMILE. Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan petani, meningkatkan yield dan mendapatkan sertifikasi dengan standar internasional. Pada akhirnya, para petani sawit diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraanya dengan harga premium dari sawit yang telah tersertifikasi.

“Selain dari masalah keterbatasan sumber daya, petani swadaya juga memiliki kelemahan dari daya tawar mereka dan rentan terhadap fluktuasi pasar. Sebagai bagian dari mata rantai industri sawit, adalah merupakan kewajiban bersama kita, untuk mendukung dan meningkatkan taraf hidup petani sawit. Apical memiliki komitmen jangka panjang untuk para petani sawit. Kami menargetkan membantu 5.000 petani swadaya untuk mendapatkan sertifikasi RSPO pada 2030. Kesuksesan dari program SMILE akan menjadi pengakuan bahwa kolaborasi dapat membuahkan kesuksesan dan membawa perubahan,” kata Bremen Yong, Director of Sustainability dari Apical Group.

Khairul Anam, Ketua Koperasi Tebing Tinggi Pangkatan Sejahtera (KTTPS) dari Desa Tebing Tinggi, Labuhanbatu, Sumatera Utara, turut datang jauh-jauh ke Jepang untuk menghadiri acara tersebut.

“Saya merasa terhormat dapat merepresentasikan petani swadaya di koperasi kami untuk berbagi praktik-praktik keberlanjutan dan terkait sertifikasi kepada pemangku kepentingan di Jepang. Anggota koperasi kami sangat bangga dapat memperoleh sertifikasi RSPO, suatu hal yang tak terbayangkan sebelumnya. Sejak berpartisipasi di program SMILE, yield kami meningkat sampai 60%, semua kami dapatkan melalui penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan. Hasil telah berbicara sendiri dan saat ini makin banyak petani sawit yang ingin bergabung di program ini. Saat ini anggota koperasi kami sudah berjumlah 536 orang. Yang terpenting lagi, komunitas kami, dan juga keluarga, sangat berbahagia dan yakin dengan masa depan kami.

JaSPON x RSPO Conference and Members Engagement Forum di Jepang membahas berbagai isu-isu penting terkait keberlanjutan sektor sawit dan mempertemukan para pemimpin, berbagai pemangku kepentingan dan pakar di industri sawit untuk berbagi tentang praktik-praktik terbaik dan cara untuk memperkuat kolaborasi. (rel)

Ketua TP PKK Kota Medan Dikukuhkan sebagai Pembina Posyandu Kota Medan

KUKUHKAN: Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution tandatangani pengukuhannya menjadi pembina Posyandu Kota Medan, Jumat (13/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution dikukuhkan menjadi pembina Posyandu kota Medan. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Pj Ketua TP PKK Provinsi Sumut Dessy Hassanudin saat berlangsungnya acara Rapat Konsolidasi Daerah (Rakonda) PKK Provinsi Sumut tahun 2023 yang digelar di Hotel Grand Mercure Medan, Jumat (13/10/2023).

 Selain Kota Medan, pengukuhan sebagai pembina Posyandu juga dilakukan terhadap Ketua TP PKK Kab/Kota lainya di Provinsi Sumut.

 Dalam sambutanya, Pj Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Dessy Hassanudin mengatakan, PKK memiliki peran yang sangat strategis dalam memberdayakan dan mendayagunakan posyandu.

 Oleh karenanya saat ini Posyandu tidak hanya berperan sebagai objek pembangunan, akan tetapi sudah menjadi mitra pemerintah desa dalam mendukung pembangunan yang sejalan dengan otonomi desa.   “Karenanya perlu dilakukan optimalitas peran posyandu melalui pengangkatan Ketua Umum TP PKK sebagai ketua umum pembina posyandu,” kata Dessy.

 Dikatakan Dessy Hassanudin lagi, posisi dan kedudukan sebagai ketua umum pembina posyandu terkandung amanat agar dapat tercipta integritas, integrasi, dan kolaborasi dalam penguatan peran posyandu mulai dari tingkat pusat sampai ke desa.

 Untuk itu guna menindak lanjutinya dilakukan pengangkatan ketua pembina posyandu untuk tingkat Kabupaten dan kota secara berjenjang sampai dengan tingkat kecamatan dan desa.

 “Hal ini menjadi langkah strategis dalam menyusun program dan kegiatan unggulan yang terintegrasi sesuai dengan fungsi posyandu sebagai wadah dalam memberikan pelayanan kesehatan,”pungkasnya. (rel)

Mobil Konsep Electrified Crossover MPV Bakal Tampil Debut

SUMUTPOS.CO – Mitsubishi Motors Corporation (Mitsubishi Motors) menyambut Japan Mobility Show 2023 untuk menampilkan mobil konsep Electrified Crossover MPV dalam debut global yang akan membangkitkan semangat bertualang para pengemudi dan memperluas wawasan mereka.

Selain itu, Mitsubishi Motors juga akan meluncurkan truk pikap New Triton2 di Jepang, serta menampilkan ‘Last 1 Mile Mobility’, sebuah kendaraan mobilitas kecil yang dikembangkan atas kerja sama dengan perusahaan start-up.

Mobil Konsep

Mobil konsep Electrified Crossover MPV memadukan handling jalan raya sebuah SUV dengan kenyamanan dan kemudahan penggunaan MPV, dengan tujuan mencapai masyarakat netral karbon. Berdasarkan konsep Borderless Adventure, mobil ini memiliki kabin yang sangat luas dengan rasa keterbukaan, serta menawarkan daya jelajah dan performa berkendara untuk menangani segala jenis petualangan. Pengemudi dapat menikmati pengalaman berkendara mengasyikkan dari kendaraan berlistrik, dan dengan kemampuan untuk berganti mode berkendara sesuai tuntutan situasi, tidak ada batasan untuk tujuan yang dapat dijangkau.

Dengan ground clearance yang tinggi dan sistem penggerak empat roda elektrik yang memungkinkan ban berdiameter besar mencengkram tanah dan bekerja sesuai keinginan pengemudi, crossover MPV elektrifikasi ini akan menjadi partner andal yang memberikan pengalaman berkendara menyenangkan dengan ketenangan. Terlepas apa pun cuaca atau kondisi jalan, memberikan kepercayaan diri kepada pengemudi untuk melangkah lebih jauh dari sebelumnya.

Last 1 Mile Mobility

The Last 1 Mile Mobility adalah kendaraan mobilitas kecil yang dikembangkan bekerja sama dengan LIFEHUB Inc.3, sebuah perusahaan start-up yang berupaya mengembangkan dan mengkomersialkan kursi mobilitas generasi berikutnya. Sistem mobilitas ringkas tipe buggy yang ditenagai oleh baterai bekas dari kendaraan listrik memungkinkan petualangan lebih jauh setelah mobil mencapai tujuannya.

All-new Triton (Prototipe)

Dikembangkan berdasarkan konsep produk Power for Adventure, All New Triton adalah truk pikap seberat satu ton dengan desain interior dan eksterior, rangka, sasis, bodi, dan mesin yang dirombak total. Model baru ini dijadwalkan diluncurkan di Jepang awal tahun depan, yang menandai masuknya pertama kali ke pasar Jepang dalam rentang waktu sekitar 12 tahun.

Fitur utama, ladder frame yang baru dikembangkan telah diasah untuk mencapai ketahanan dan keandalan maksimal, dan mesin turbo diesel bersih 2,4L yang baru menyeimbangkan output daya yang lebih tinggi dan peningkatan kinerja ramah lingkungan.

Suspensi yang baru dikembangkan memberikan kenyamanan berkendara dan stabilitas kemudi yang luar biasa, sedangkan Super Select 4WD-II dan mode berkendara yang ditingkatkan memberikan performa jalan yang unggul.

Eksterior menampilkan desain front-end yang menawan dan profil lebar dengan gaya yang kokoh, sedangkan interiornya berkelas namun sangat fungsional dan mudah di-operasikan. Peningkatan kinerja keselamatan tabrakan, fitur bantuan pengemudi, dan kenyamanan membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi mulai dari penggunaan bisnis hingga pribadi. (rel/saz)z

Impor di Atas 1.000 Kiriman per Tahun, E-Commerce Wajib Bermitra dengan Bea Cukai

MEDIA BRIEFING: Direktur Teknis Kepabeanan, Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Fadjar Donny Tjahjadi (tengah) dalam Media Briefing 'Melindungi UMKM dari Serbuan Produk Impor'.Nurul Fitriana/JawaPos.com.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mewajibkan PPMSE atau E-Commerce untuk bermitra dengan Bea Cukai. Utamanya bagi marketplace yang melakukan impor barang di atas 1.000 kiriman.

Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 96 Tahun 2023 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor dan Ekspor Barang Kiriman. Aturan tersebut merupakan perubahan dari aturan sebelumnya, yakni PMK Nomor 199 Tahun 2019.

“Terkait dengan skema kemitran PPMSE dengan DJBC perlu kami sampaikan bahwa selama ini berdasarkan PMK 199 kemitraan antara DJBC dan PPMSE yang kita kenal dengan menggunakan skema Delivered Duty Paid (DDP) ini sudah kita lakukan dengan PMK 199 ini,” ungkap Direktur Teknis Kepabeanan, Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Fadjar Donny Tjahjadi, dalam Media Briefing ‘Melindungi UMKM dari Serbuan Produk Impor’ di Kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

“Tapi dengan dilakukan ketentuan PMK 96 ini yang dulu sifatnya opsional nanti kita akan memandatory-kan bahwa PPMSE ini diwajibkan untuk melakukan kemitraan dengan DJBC sepanjang jumlah dokumennya itu lebih dari 1000 dalam 1 tahun kalender. Itu kita mandatory kan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fadjar menjelaskan, dengan rilisnya PMK Nomor 96/2023 yang akan berlaku mulai 17 Oktober 2023 mendatang. Nantinya, seluruh E-Commerce yang bermitra wajib menyampaikan e-catalog dan e-invoice kepada Ditjen Bea Cukai.

“Untuk menyelesaikan impor barang kiriman PPMSE yang bermitra itu wajib menyampaikan e-catalog dan juga e-invoice atas barang kiriman tersebut yang nantinya kami akan membandingkan dengan consaiment note dari barang kiriman tersebut,” jelasnya.

Adapun alasan dibalik penyampaian e-catalog dan e-invoice dilakukan agar Bea Cukai dapat mengetahui harga sebenarnya atas barang kiriman impor tersebut. Dengan begitu ditegaskan, bahwa dengan terbitnya perubahan PMK 199/2019 maka skema kemitraan E-Commerce dengan Bea Cukai yang semula opsional menjadi wajib.

Adapun beberapa PPMSE sudah melakukan kemitraan dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, antara lain Lazada. Adapun yang sedang dalam proses, yakni Shopee dan beberapa PPMSE lain.

Selain itu, Fadjar juga menyampaikan, skema kemitraan yang dilakukan DJBC dan E-Commerce itu menjadi sorotan di global. Di mana, inisiasi program kemitraan tersebut menjadi tolak ukur dari negara-negara lain.

“Alhamdulillah dengan kami menginisiasi program kemitraan antara DJBC dan PPMSE ini juga sudah mendapat recognize dari WCO sebagai salah satu benchmark yang bisa dilakukan di negara-negara lain. Kami diminta juga sharing bagaimana mekanisme kemitraan antara DJBC dan PPMSE ini di forum-forum di WCO,” pungkas. (jpc/saz)

Indonesia – Malaysia Komitmen Selesaikan Masalah Blok Ambalat, Aktifkan Kembali 14 Pos Perbatasan

OPERASI: Kapal KRI saat operasi gabungan pengamanan perbatasan Ambalat. Indonesia - Malaysia berkomitmen selesaikan masalah Blok Ambalat.

SUMUTPOS.CO – Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat menyelesaikan persoalan di Blok Ambalat. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Malaysia Dato’ Seri Utama Haji Mohamad Bin Haji Hasan menegaskan hal itu usai bertemu dalam General Border Committee (GBC) ke-43 Malindo di Jakarta pada Kamis (12/10). Mereka memastikan bahwa kedua negara sepakat untuk menyelesaikan semua persoalan di perbatasan yang belum tuntas.

Dalam pertemuan kemarin, Prabowo menyampaikan, penyelesaian masalah antara Indonesia dengan Malaysia sudah menjadi komitmen kedua pimpinan negara. “Dengan komitmen dari dua kepala pemerintahan, bahwa kita ingin selesaikan semua masalah-masalah yang ada dengan pendekatan kekeluargaan,” terang dia.

Menurut Prabowo itu penting lantaran Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara yang bertetangga dan bersahabat sejak lama. Prabowo mengakui, penyelesaian masalah di Blok Ambalat tidak hanya melibatkan menteri pertahanan kedua negara. Ada keterlibatan kementerian dan lembaga lainnya. “Jadi, komite-komite untuk membahas masalah-masalah perbatasan itu juga terkait dengan instansi lain. Kementerian-kementerian lain. Terutama Kemenlu dan Kemendagri dua pihak,” bebernya.

Karena itu, dalam pertemuan kemarin juga disinggung mengenai penyelesaian berbagai persoalan antara kedua negara.

Mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu menyampaikan bahwa pertemuan GBC ke-43 Malindo sangat penting untuk memperkuat kerja sama Indonesia dengan Malaysia.

Khususnya, dalam hal menghadapi dinamika dan tantangan di wilayah perbatasan kedua negara. Lewat pertemuan itu, kedua pihak sepakat untuk terus menjaga keamanan, perdamaian, juga stabilitas di seluruh perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Usai pertemuan tersebut, Prabowo menyampaikan, Indonesia dan Malaysia sepakat untuk mengaktifkan kembali pos-pos perbatasan yang sebelumnya tutup akibat pandemi yang terjadi sejak 2020 lalu. “Kami sudah menghidupkan pos-pos perbatasan bersama yang tertutup karena Covid-19,” kata dia.

Tidak hanya itu, patroli bersama juga sudah dilakukan oleh kedua negara dengan mekanisme coordinated patrol. Secara keseluruhan ada 14 pos perbatasan yang sudah dihidupkan kembali. Tujuh diantaranya berada di wilayah Indonesia dan tujuh lainnya di wilayah Malaysia. Seluruhnya berada di Kalimantan dan dijaga oleh personel TNI juga personel Angkatan Bersenjata Malaysia. “Dan kami sedang berunding tentang mungkin ada penambahan pos lagi,” bebernya. Tidak hanya di darat, kedua negara juga melakukan patroli bersama di wilayah laut dan udara.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengungkapkan, secara rutin instansinya menyiapkan personel dari batalyon-batalyon TNI AD untuk dikirim ke perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Mereka kemudian bertugas dalam satuan tugas pengamanan wilayah perbatasan. “Kami sama-sama patroli. Kalau ada celah-celah, misalnya banyak terjadinya pelolosan-pelolosan orang-orang yang suka menyelundup ke situ, itu ketahuan,” tegasnya.

Di tempat yang sama Menteri Pertahanan Malaysia Dato’ Seri Utama Haji Mohamad Bin Haji Hasan menyampaikan bahwa hubungan baik antara Indonesia dengan Malaysia harus memberi manfaat bagi kedua negara.

Untuk itu, dia dan Prabowo sepakat terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang. “Kami bertekad hubungan baik ini akan kami tingkatkan untuk mengokohkan kerja sama agar maksimal,” imbuhnya. (syn/jpg/ila)

Kesehatan Mental Generasi Muda Menjadi Perhatian Ganjar

SIAPKAN PENERUS BANGSA: Ganjar Pranowo menghadiri acara temu daerah BEM Nusantara Jawa Timur di Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, pada Sabtu (23/9). Tim Media Ganjar Pranowo.

SUMUTPOS.CO – KESEHATAN mental atau mental health menjadi salah isu yang menjadi perhatian bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo. Mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu menegaskan pentingnya negara hadir untuk menyelesaikan masalah yang banyak dialami kalangan anak muda saat ini.

Hal itu disampaikan Ganjar saat berdiskusi dengan ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia yang tergabung dalam perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara di Universitas Dr Soetomo Surabaya, pada Sabtu (23/9).

“Menghadapi bonus demografi, hal yang tidak boleh dilupakan adalah persoalan kesehatan mental. Ini persoalan yang sangat penting diselesaikan, tapi masih banyak yang belum peduli soal ini,” kata Ganjar di hadapan para mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Ganjar kembali memaparkan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental generasi muda dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Berdasar data yang ia peroleh, terdapat sebanyak 16,5 juta anak muda di Indonesia yang mengalami masalah mental.

Sekitar 2,45 juta lainnya bahkan sudah mengalami gangguan mental dan harus menjalani perawatan. Proporsi itu cukup mengkhawatirkan mengingat hampir 20 persen dari total penduduk Indonesia berada dalam rentang usia 10-19 tahun.

Jenis gangguan kesehatan mental yang dialami remaja seperti gangguan cemas (fobia sosial), gangguan depresi mayor, gangguan perilaku, gangguan stres pasca-trauma (PTSD), hingga gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas.

“Jangan salah lho, ini persoalan serius. Saya ketemu dengan anak-anak yang punya pengalaman soal ini. Mereka cerita, banyak lho yang sampai bunuh diri, memakai narkoba dan lainnya,” ucapnya.

Untuk itu, Ganjar berkomitmen untuk peduli pada persoalan ini. Salah satu program yang dia persiapkan jika terpilih menjadi presiden adalah memperbanyak tempat layanan kesehatan mental di masyarakat. Ganjar berkomitmen membangun pos pelayanan konseling tentang kesehatan mental di banyak tempat. Misalnya, di kampus, puskesmas, dan rumah sakit umum.

“Solusi yang kita berikan adalah dengan membuka pos konseling mental health di banyak tempat di Indonesia agar masyarakat mudah mengakses. Bisa di kampus, layanan kesehatan jiwa di Puskesmas hingga di seluruh rumah sakit umum,” pungkasnya.

Apa yang disampaikan Ganjar mendapat apresiasi dari kalangan mahasiswa. Mereka sepakat bahwa persoalan mental health di kalangan anak muda harus menjadi perhatian.

“Saya sepakat sekali, bahwa persoalan mental health ini problem yang banyak dialami anak muda dan harus dicarikan solusinya. Saya sendiri memiliki masalah kesehatan mental dan itu bisa diselesaikan dengan cara bantuan medis. Saya ke psikolog, ke psikiater dan berangsur sembuh,” ucap Zulfa, seorang mahasiswa.

Komitmen Ganjar ini juga mendapat apresiasi dari kalangan mahasiswa di Medan. Seperti yang disampaikan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Tua Utusan Hasibuan. Dikatakan Tua, saat ini banyak anak muda yang rapuh. Maka dari itu, menjaga kesehatan mental generasi muda dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045, haruslah menjadi perhatian khusus bagi pemerintah. “Kesehatan mental bagi generasi muda memberi peluang untuk bertumbuh kembang dengan maksimal. Bagi yang sudah terkena sakit psikis atau mental, tentu membutuhkan kesabaran dan waktu untuk membuatnya kembali pulih seperti sediakala, dan ini tidak serta merta mampu mengembalikan kesehatan mentalnya 100 persen,” ujar Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Stambuk 2018 UINSU, itu kepada Sumut Pos di Medan, Rabu (11/10).

Dikatakannya, peran orang tua, guru hingga tetangga juga menjadi faktor penting dalam hal ini.”Kesehatan mental yang baik membantu kita memiliki daya tahan yang baik pula.

Kesehatan mental yang buruk pada generasi muda dapat mempengaruhi komunikasi dengan orang lain. Sehingga pesan Ganjar Pranowo, agar kesehatan mental tidak boleh dilupakan, itu memanglah penting, khususnya untuk generasi muda,” pungkasnya. (wir/dwi)

Pastikan Sistem Pelayanan Publik Berjalan Dengan Baik, KPK RI Turun ke Kabupaten Asahan

DIDAMPINGI: Tim KPK RI (Tengah) saat menjalankan tugas didampingi oleh Sekretaris Daerah Asahan, Drs Jhon hardi Nasution. IST/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan termasuk salah satu kabupaten/kota di Sumut, yang menjadi sasaran untuk melihat sistem pelayanan publik oleh tim KPK RI.

“Salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Asahan yang masuk kriteria di atas adalah Dinas Pendidikan,” ujar Kadisdik Asahan, Supriyanto kepada Sumut Pos melalui pesan WhatsApp, Kamis (12/10).

Saat ini diketahui, lanjut Supriyanti, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Bidang Kordinasi Supervisi Wilayah I Sumatera Utara, Muhammad Zanathan dan Tri Desa, turun ke Kabupaten Asahan untuk memastikan secara langsung sistem pelayanan publik apakah berjalan dengan baik.

Selain Dinas Pendidikan, yang menjadi perhatian KPK juga ada Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Asahan. Tak hanya Kabupaten Asahan, 8 kabupaten/Kota yang ada di Sumut juga dikunjungi KPK RI. “Kedatangan kami ke Kabupaten Asahan dalam rangka kunjungan kepelayanan dan perizinan,”kata Muhammad Zanathan. Selain itu, komisi yang dikenal dengan sebutan anti rasuah ini juga memastikan pelayanan BPJS Penerimaan Bantuan Iuran (PBI) bagi orang yang tidak mampu, apakah sudah sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) atau belum.

Muhammad Zanathan menjelaskan, untuk Wilayah I Sumatera Utara ada 4 orang dan dibagi menjadi 2 tim. Untuk Simalungun dan Balige tim KPK sedang melakukan pengecekan pelayanan. “Kemarin kami dari Kota Binjai dan Kabupaten Batubara,”ungkapnya.

Tim KPK RI saat melaksanakan tugasnya terlihat didampingi Sekda Kabupaten Asahan, Drs John Hardi Nasution, MSi, Kepala Inspektorat, Zulkarnain, SH, Sekretaris Dinas Kesehatan, Purwanto Siddik dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr Ramdani melakukan pengecekan pelayanan.

Pada kesempatan berbeda, kedatangan KPK RI juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kominfo Asahan, Syamsuddin. “Tim KPK datang dalam rangka pemantauan thd rencana Aksi Peningkatan Dimensi Pengalaman pada Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK),” jelasnya. (dat/han)

JPU Hadirkan Tujuh Saksi di Persidangan Zainal Muttaqin

Suasana sidang kasus dugaan penggelapan dengan terdakwa Zainal Muttaqin di PN Balikpapan Kamis (13/10). Sebanyak tujuh saksi dihadirkan dalam persidangan ini. (Foto : Erik Alfian/Prokal.co)

BALIKPAPAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak tujuh saksi dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada sidang lanjutan kasus dugaan penggelapan yang melilit kes bos Jawa Pos, Zainal Muttaqin, di Pengadilan Negeri Balikpapan, Kamis (13/10). Ke tujuh saksi tersebut adalah Sukino dan Karno. Keduanya merupakan pihak yang menjual tanah ke PT Duta Manuntung, yang menjadi bahan sengketa saat ini.

Lima saksi lainnya adalah Direktur Utama PT Jawapos Jaringan Media Nusantara (JJMN) Suhendro Boroma, Direktur PT Percetakan Manuntung Press Wiji Winarko, Koordinator Keuangan PT Duta Manuntung Putri Amelia, mantan Dirut PT Duta Manuntung Chrisna Endrawijaya dan mantan Manager Legal dan HRGA Raiza Catur.

Dalam keterangannnya, Sukino mengaku menjual sebidang tanah seharga Rp 60 juta ke PT Duta Manuntung, pada awal 1990-an silam. Tanah yang dibeli dari Sukino ini, saat ini digunakan sebagai gudang kertas milik PT Duta Manuntung. Lokasinya berada di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 3,5, Balikpapan Utara.

Transaksi jual beli, kata Sukino dilakukannya dengan Ivan Firdaus, yang saat ini menjadi Direktur Utama PT Duta Manuntung.

Senada dengan Sukino, Karno pemilik lahan di Jalan MT Haryono, tepatnya di depan RSKD Balikpapan, mengklaim menjual tanahnya ke PT Duta Manuntung. Di mana, saat itu negosiasi dilakukan oleh almarhum Zainal Abidin (Aco), yang mewakili PT Duta Manuntung.

“Saya tahunya itu (tanah) dibeli untuk keperluan PT Manuntung (Duta Manuntung) bukan untuk Pak Zainal (Zainal Muttaqin),” katanya di persidangan.

Dirinya juga mengaku tak mengena Zainal Muttaqin saat itu. Semua proses, mulai dari negosiasi hingga transaksi dia lakukan dengan almarhum Zainal Abidin.

Menanggapi pernyataan kedua saksi ini, terdakwa Zainal Muttaqin memberikan sanggahannya. Yang pertama, Zainal menyebut tak pernah membeli tanah dari Sukino. Dia mengklaim, uang yang diberikan kepada Sukino merupakan uang gantu rugi rumah yang ada di bidang tanah tersebut.

“Tanah yang saya beli, segelnya atas nama ibu Soleha, bukan Sukino. Uang yang saya berikan untuk pak Sukino merupakan gantu rugi karena ada banguna rumah di atas tanah itu,” jelas dia.

Zainal Muttaqin juga membantah ada pembicaraan terkait peruntukan pembelian tanah tersebut. “Tidak ada pembicaraan tanah digunakan untuk keperluan perusahaan,” ucap dia.

Zainal Muttaqin juga menyanggah pernyataan Karno yang mengaku tak mengenal dirinya. Faktanya, Zainal mengaku mengenal baik Karno. Begitu juga saat akan membeli tanah, Zainal mengaku ikut melakukan survei.

“Begitu juga soal rencana pembelian tanah untuk keperluan perusahaan, itu tidak benar yang mulia,” jelas dia.