Home Blog Page 1065

PNM Tidak Mengeluarkan Produk Pinjaman Online, Apalagi Produk Ilegal

PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera.(Ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Baru-baru ini OJK melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PAKI) mengumumkan menemukan 243 entitas dan 45 konten pinjaman online di website, aplikasi dan media sosial. Semua temuan itu ditemukan selama bulan Agustus 2023 lalu.

Salah satu, dari 288 produk pinjol ini menggunakan brand MEKAR Pinjaman Dana Clue. Nama ini mirip dengan produk Mekaar yang dimiliki oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Kepala Sekretariat Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary menegaskan bahwa MEKAR Pinjaman Dana Clue bukanlah produk Mekaar-nya PNM. Produk Mekaar atau Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera adalah layanan pembiayaan berbasis kelompok, yang disertai dengan pendampingan bagi perempuan prasejahtera.

“Kami tegaskan PNM tidak memiliki produk pinjol, apalagi pinjol tidak berizin atau ilegal. Landasan kerja kami adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.05/2019 Tahun 2019 tentang Pengawasan PT Permodalan Nasional Madani (Persero). PNM adalah bagian dari Holding Ultra Mikro yang satu atap dengan BRI dan Pegadaian. Fokus kami adalah pembiayaan dan pendampingan yang merupakan tugas pemberdayaan,” ucap Dodot dalam keterangan tertulis, Kamis (12/10).

Dodot berharap masyarakat lebih berhati-hati dan cerdas dalam menyikapi penggunaan nama oleh satu institusi yang tidak bertanggung jawab yang memiliki kemiripan penyebutan. Lebih lanjut ia terangkan, Mekaar merupakan inisiasi membangun keluarga pra sejahtera yang hanya punya tingkat penghasilan rata-rata Rp 800 ribu per bulan.

“Nasabah yang tergabung pada produk Mekaar kami kelompokkan lalu ada kewajiban tanggung renteng di antara para nasabah untuk membangun soliditas sosialnya. Bahkan pada produk Mekaar ini kami tidak saja memberikan modal finansial, tetapi juga dengan memberikan modal intelektual dan modal sosial,” papar Dodot.

Produk Mekaar merupakan pemberdayaan perempuan berbasis kelompok dengan mekanisme pertemuan mingguan yang disebut dengan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

“Melalui PKM nasabah kita tumbuhkan 3 nilai dasar yakni jujur, disiplin, dan kerja keras. Melalui PKM kita tingkatkan modal sosial dalam upaya menjaga keharmonisan kelompok, semangat kekeluargaan dan gotong-royong. Melalui pertemuan mingguan ini juga kita berikan literasi keuangan tentang pentingnya menabung,” terang Dodot lagi.

Sejak bergabungnya PNM dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI, nasabah diberikan edukasi untuk menabung melalui BRI dengan rekening Kupedes UMi.

Menutup keterangannya Dodot menegaskan Mekaar yang dicatut namanya oleh pinjol ilegal bukanlah produk PNM. “Kita ini lembaga pemberdayaan berbasis kelompok untuk meningkatkan kesejahteraan nasabah baik sejahtera ekonominya, sosialnya dan lingkungannya. Nasabah kita sampai hari ini mencapai 14,8 juta dan saat ini merupakan lembaga pemberdayaan perempuan terbesar di dunia,” pungkasnya.(gus)

Edukasi Publik soal Yellow Card UNESCO terhadap GKT, M Nuh Inisiasi FGD

Anggota DPD RI asal Sumut Muhammad Nuh memberikan sambutan pada Focus Group Discussian (FGD) tentang status Geopark Kaldera Toba yang mendapat warning dari UNESCO di Sekretariat DPD RI Sumut, Jalan Gajah Mada Medan, Rabu (11/10/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – UNESCO memberikan kartu kuning atas pengelolaan Geopark Kaldera Toba (GKT). Kaldera Toba diberi waktu dua tahun untuk perbaikan agar keanggotaannya di UNESCO Global Geopark bisa diperpanjang lagi.

Tak ingin Danau Toba dikeluarkan dari Global Geopark UNESCO, anggota DPD RI asal Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Nuh menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) untuk mengedukasi publik sekaligus sumbang saran kepada Pemprov Sumut dan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP TCUGGp).

FGD yang digelar di Sekretariat DPD RI Sumut, Jalan Gajah Mada Medan, Rabu (11/10) kemarin, menghadirkan orang-orang yang berkompeten membahas permasalahan itu, di antaranya Maika Ritonga dari Dinas Pariwisata Sumut, Anggota DPRD Sumut Ahmad Hadian, Onrizal akademisi Universitas Sumatera Utara (USU), dan Ketua Forum Kehuatanan Daerah Sumatera Utara, Panut Hadisiswoyo.

Dalam sambutannya, Muhammad Nuh mengatakan, Danau Toba merupakan anugerah Illahi yang wajib kita kelola dengan baik. “Ke depannya akan kita wariskan ke anak cucu dan membuat mereka bangga. FGD ini bagian dari edukasi kita kepada publik agar lebih peduli terhadap kondisi Danau Toba terkini,” kata Nuh.

Maike Ritonga mewakili Dinas Pariwisata Sumut mengajak semua stakeholder bersinergi dalam menyikapi warning dari UNESCO yang dialamatkan ke Geopark Kaldera Toba. “Sinergi semua pihak diharapkan akan mengubah status yellow card Geopark Kaldera Toba menjadi green card atau baik,”ujarnya.

Sedangkan anggota DPRD Sumut, Ahmad Hadian mengajak para peserta FGD yang hadir untuk menjadikan yellow card ini sebagai penyemangat untuk terus berbenah. “Kalau kita kelola dengan sangat baik pariwisata ini khususnya Danau Toba maka APBD kita akan lebih besar dari pada yang ada sekarang, hanya 14 triliun. Kita bisa mencontoh Provinsi Jawa Barat dan Bali yang sumber pemasukan APBD terbesarnya berasal dari sektor pariwisata,” sebut politisi PKS ini.

Akademisi USU, Onrizal menyebutkan, Geopark Kaldera Toba dalam pengeloalannya harus holistik atau menyeluruh. Lalu Onrizal membandingkan pengelolaan global geopark Danau Toba dengan Global Geopark Langkawi, Malaysia yang sudah mampu membuat masyarakatnya sejahtera.

Panut Hadisiswoyo selalu Ketua Forum Kehutanan Daerah Sumatera Utara mengatakan, Danau Toba adalah beyond tourism atau bahasa sederhananya, Danau Toba bukan hanya tentang pariwisata saja, tapi lebih dari itu, aspek sosial dan lingkungannya juga harus diperhatikan.

Peserta yang hadir pada FGD kali ini berasal dari Ormas dan LSM yang konsern akan kemajuan Pariwista dan lingkungan yang ada di Sumatera Utara. (adz)

Ganjar Dorong Ekonomi Digital dan Industrialisasi Gadget

GENERASI PENERUS: Ganjar Pranowo menghadiri acara temu daerah BEM Nusantara Jawa Timur di Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, 23 September 2023.

SUMUTPOS.CO – Bakal calon presiden (bacapres) Pemilu 2024, Ganjar Pranowo menegaskan, ekonomi digital termasuk pilar masa depan Indonesia. Untuk itu, satu program yang menjadi fokusnya adalah percepatan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.

Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri acara Temu Daerah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Jawa Timur di Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, Sabtu, 23 September 2023 lalu. Hadir dalam acara tersebut, sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas Jawa Timur dan daerah lainnya di Indonesia.

“Potensi ekonomi digital di Indonesia itu besar sekali, sekitar Rp4.531 triliun. Kalau itu dikelola dengan baik, maka itu bisa menjadi satu percepatan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap Ganjar di hadapan para mahasiswa.

Hanya saja, lanjut Ganjar, potensi ini belum dikelola dengan baik oleh pemerintah Indonesia saat ini. Maka itu, dia memiliki keinginan kuat untuk menjadikan ekonomi digital di Indonesia maju dan berkembang.

“Ini harus cepat, kita tidak mungkin hanya mengandalkan pendapatan negara dari cara-cara konvensional,” jelasnya.

Sejumlah program telah direncanakan Ganjar untuk mewujudkan itu. Satu di antaranya adalah membangun infrastruktur digital, khususnya internet. Dengan negara seluas Indonesia, infrastruktur internet masih menjadi problem yang harus diselesaikan.

“Percepatan pembangunan jaringan dan infrastruktur digital yang terjangkau, harus dilakukan secara merata. Internet kita mesti cepat, karena percuma ada pendampingan dan pelatihan kalau infrastruktur internet kita tidak mendukung,” tegasnya.

Dengan internet cepat, lanjutnya, maka anak muda Indonesia bisa terus berkreasi dan berinovasi. Ganjar optimistis, anak muda Indonesia mampu bersaing di dunia digital ketika infrastrukturnya memadai.

“Anak muda sekarang suka berkarya di kafe, di pantai, dan tempat-tempat lain. Kalau tak ada fasilitas internet, ya tidak bisa,” katanya.

Selain itu, Ganjar juga ingin lebih mengembangkan industrialisasi gadget di Indonesia. Saat ini, lanjut dia, kepemilikan laptop dan gadget di Indonesia masih cukup rendah, jika dibanding dengan negara-negara maju lainnya.

“Dengan Singapura kita kalah jauh, hampir semua orang di sana punya laptop dan gadget. Maka ke depan, industrialisasi laptop dan gadget dalam negeri harus dibuat agar pemerataan bisa terjadi,” jelasnya.

Selain sisi ekonomi digital, dalam kesempatan itu, Ganjar juga memaparkan ide dan gagasannya terkait membangun Indonesia Emas 2045. Beberapa isu khusus yang terkait dengan kalangan muda, turut disampaikan, seperti mental health, lingkungan, pendidikan, anti korupsi, dan lain sebagainya.

Seorang konten kreator asal Kota Medan, Ridho Saputro mengaku, sangat mendukung komitmen Ganjar yang berkeinginan kuat untuk menjadikan ekonomi digital Indonesia maju dan berkembang, dengan satu program yang menjadi fokusnya, yakni percepatan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.

“Selain infrastruktur jaringan yang harus lebih diperhatikan secara merata, pemahaman dunia digital juga harus diterapkan kepada anak-anak muda. Karena masih banyak anak-anak muda di daerah masih belum bijak menggunakan internet. Pemerintah harus kolaborasi dengan influencer di daerah, untuk menyosialisasikan manfaat penggunaan internet atau ekonomi digital,” harapnya. (wir/ika/saz)

Aktivis Masyarakat, Siap Galang Dana Pembangunan Masjid Jamik Pancurbatu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panitia Pembangunan Masjid Jamik Pancurbatu Desa Lama Kabupaten Deliserdang semakin giat melakukan penggalangan dana. Panitia yang dibentuk Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Jamik bersama mayarakat dan organisasi lainnya ini menargetkan tahun 2023 kembali sudah dapat memulai pembangunan masjid yang digadang-gadang dapat menjadi pusat dakwah dan kaffah di Desa Lama Pancurbatu ini.

Dukungan nyata dari dari pengurus dan partisipasi aktif pun datang dari masyarakat demi berdirinya Masjid Jamik yang akan segera berdiri megah di kawasan Pancurbatu. Termasuk di antaranya dari Aktivis Masyarakat Sumut M Abdi Sihaan.

“Saya dan bersama mayarakat Pancurbatu Desa Lama akan menggalang dana agar Masjid Jamik di Jalan Masjid Desa Lama ini segera berdiri, setidaknya target 2025 ini harus rampung dibangun,” ujar pria yang akrab dipanggil Wak Geng ini.

Kata Abdi, memang sebelumnya, Masjid Jamik ini sudah menjalani pembangunan sejak tahun 2016. Pondasi, tiang-tiang, dan atap cor sudah berdiri kokoh. Artinya, sudah 70 persen masjid dibangun, Hanya saja masalah dana manjadi kendala sehingga pembangunan Masjid Jamik melambat. Ditambah lagi adanya pandemi Covid-19.

“Kami nanti mencoba menggalang dana dari donator dari pejabat pemerintahan, pengusaha, dan tokoh masyarakat serta lainnya agar dana pembangunan masjid terkumpul dengan harapan Masjid Jamik rampung dibangun dengan secepatnya,” tandas Abdi Siahaan.

Untuk penggalangan dana, kata Abdi, nantinya tetap dibantu panitia lainnya serta BKM Masjid Jamik dengan mengharapkan dana sumbangan dan infak umat yang diterima atau bisa juga mengirim ke Bank Sumut nomor rekening: 12402040077485 atas Nama Panitia Masjid Jamik. “Semoga dengan semangat kegotongroyongan ini dana sebesar Rp2 miliar untuk merampungkan pembangunan Masjid Jamik bisa selesai dibangun pada tahun 2025 mendatang,” pungkasnya.(azw)

Ops Mantap Brata Toba 2023, Kapolres TanjungBalai Cek Kendaraan Dinas

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi saat mengecek kendaraan bermotor dinas, di Mapolres Tanjungbalai, Rabu (11/10). Istimewa/Sumut Pos

TANJUNGBALAI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka rangka kesiapan Ops Mantap Brata Toba 2023-2024, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi melakukan pengecekan dan pemeriksaan kendaraan bermotor (Ranmor) Dinas Polri R2, R4, R6, Peralatan Dalmas dan HT, di Mapolres Tanjungbalai, Rabu (11/10).

Pemeriksaan dilaksanakan di lapangan Presisi Polres Tanjungbalai, dengan tujuan untuk mengecek kondisi dan kesiapan kendaraan dinas, sehingga dalam pelaksanaan tugas lebih siap untuk memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, terlebih lagi dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Mantap Brata Toba 2023-2024.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Ahmad Yusuf Afandi dalam arahannya menyampaikan kepada personel, agar rekan-rekan yang menggunakan kendaraan dinas dapat dilengkapi dengan standar kendaraannya, seperti kaca spion, lampu dan yang lainnya.

“Kendaraan roda empat silahkan rawat sebaik-baiknya. Rata-rata mobil yang kita dapatkan sudah menggunakan sistem pembakaran injeksi. Kendaraan yang menggunakan sistem injeksi pendinginannya juga khusus tidak seperti kendaraan yang seperti menggunakan karburator,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap air radiator kendaraan roda empat harus diisi dengan air coolant. Jangan ada lagi yang menggunakan air biasa.

Terkait dengan rotator dan sirine kendaraan, lanjutnya, dinas semua wajib harus nyala. Penggunaan rotator dan sirine juga berbeda-beda arti dan tujuannya. “Maka dari itu harus disesuaikan dengan situasi dan pada saat tujuan menggunakan kendaraan dinas tersebut,” sebutnya.

Dijelaskan Yusuf, khusus roda empat atau lebih, pihaknya meminta tidak ada kendaraan dinasnya dibawa pulang, semuanya disimpan di kantor. Sewaktu-waktu apabila dibutuhkan dalam situasi darurat maka dapat dengan segera dipergunakan. “Saya perintahkan agar tetap menjaga dan merawat seluruh peralatan dan kendaraan dinas dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (dwi)

Bupati Padang Lawas Minta Masyarakat Dukung Pengeboran Sumur SET 01 PT EMP Tonga

PALAS, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Padang Lawas drg Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt MM MSi meminta kepada stakeholers (pemangku kepentingan) dan masyarakat Kabupaten Padang Lawas untuk mendukung dan mendoakan agar pengeboran sumur migas berjalan lancar.

Bupati juga meminta agar camat dan kepala desa agar berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian dan unsur TNI jika mendengar isu-isu yang tidak baik dan menyelesaikannya secara musyawarah dengan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Ahmad Zarnawi Pasaribu saat memberikan sambutan pada kegiatan tajak (spud in) pertanda dimulainya pengeboran sumur minyak SET 01 PT EMP Tonga di Desa Padang Garugur Jae, Kecamatan Kecamatan Aek Nabara Barumun, Rabu (11/10).

“Mari dukung pengeboran migas ini berhasil. Jangan menjadi provokator, penghalang atau penghambat. Karena pihak EMP Tonga mengatakan bahwa mereka kembali akan melakukan pengeboran sumur minyak di lokasi lainnya jika pengeboran di Sumur SET 01 ini sukses. Jika ini terjadi, maka Kabupaten Padang Lawas nantinya bisa mandiri secara ekonomi,” katanya.

Kegiatan tajak tersebut juga dihadiri Kapolres Padang Lawas AKBP Diari Astetika, SIK, Kepala Perwakian SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus, perwakilan TNI, Ketua MUI Kabupaten Padang Lawas, PT Sumatra Riang Lestari (SRL), PT Sumatra Sylva Lestari (SLS) serta unsur Muspika Padang Lawas lainnya.

Ahmad Zarnawi Pasaribu mencontohkan Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur serta Kabupaten Kampar dan Bengkalis di Provinsi Riau, yang mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas yang besar sebagai penopang perekomian daerah. Bahkan, kata Ahmad Zarnawi Pasaribu

“Sejumlah daerah ada yang tidak lagi mengharapkan dana APBD dari pemerintah pusat karena mereka telah mandiri dari sisi pendapatan daerah,” ungkapnya.

Plt Bupati juga meminta kepada PT SRL dan PT SSL turut mendukung kegiatan industri hulu migas, karena beberapa titik sumur terletak di kawasan perusahaan HTI tersebut.

“Jika ada masalah agar segera dimusyawarahkan dan diselesaikan dengan kepala dingin,” ujar Ahmad Zarnawi Pasaribu.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Padang Lawas AKBP Diari Astetika, SIK. Dikatakan, EMP Tonga merupakan kontraktor pemerintah dan masuk objek vital nasional. Karena itu sudah menjadi kewajiban kepolisian untuk mengamankan kegiatan hulu migas yang menjadi tulang punggung perekenomian nasional.

Kapolres juga memberikan apresiasi program CSR EMP Tonga di mana perusahaan bekerja sama dengan Polres Padang Lawas membangun fasilitas air bersih di Pondok Pesantren Dinul Khoiriah, Desa Aek Buaton, Kecamatan Aek Nabara Barumun, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, General Manager PT EMP Tonga, Nita Apriyani mengatakan, pengeboran sumur eksplorasi SET 01 yang dilaksanakan oleh mitra kerja perusahaan, PT Asia Petrocom Services (APS), merupakan ikhtiar yang dilakukan untuk memenuhi target produksi minyak 1 juta barrel dan gas 12 BSCFD pada tahun 2030 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pengeboran dilakukan setelah sejak 2019 lalu produksi EMP Tonga dihentikan sementara dengan alasan teknis dan operasional.

“Diiringi dengan doa dan tawakkal kepada Allah SWT, kita semua berharap agar kegiatan ini berjalan dengan lancar dan selamat, serta memperoleh hasil seperti yang diharapkan. Insyaallah jika pengeboran ini berjalan sesuai harapan, EMP Tonga akan kembali melakukan pengeboran di lokasi-lokasi lainnya di Kabupaten Padang Lawas,” kata Nita Apriyani.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus juga menyampaikan bahwa saat ini produksi minyak nasional sebesar 600 ribu barrel per hari. Sementara konsumsi dalam negeri sendiri sebesar 1,5 juta barrel setiap harinya. Karena itu pengeboran sumur minyak ini sangat penting bagi ketahanan energi nasional.

SKK Migas, kata Rikky Rahmat Firdaus, memberikan apresiasi kepada EMP Tonga yang telah mengupayakan terealisasinya pengeboran sumur eksplorasi SET 01 dan tak lupa bahwa kelancaran kegiatan eksplorasi ini berkat dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat di area operasi EMP Tonga.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini tidak hanya dapat memberikan manfaat namun juga menjadi legacy bagi pertumbuhan ekonomi bangsa dan negara Indonesia di masa depan,” katanya.

Kegiatan selanjutnya ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang berdomisili di wilayah ring satu perusahaan dan dilanjutkan dengan pemencetan tombol sirine secara bersama-sama oleh Plt Bupati, Kapolres Pelalawan, GM EMP Tonga, SKK Migas dan Ketua MUI Padang Lawas serta kunjungan ke lokasi rig pengeboran. (map)