26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 1211

Keterwakilan Perempuan Terbanyak, 100 Bacaleg Partai Buruh Masuk DCS Sumut

Ketua Exco Partai Buruh Sumatera Utara (Sumut), Willy Agus Utomo

SUMUTPOS.CO – Ketua Exco Partai Buruh Sumatera Utara (Sumut), Willy Agus Utomo mengatakan, keterwakilan calon legislatif (caleg) keterwakilan perempuan dari Partai Buruh Sumut terbanyak dibandingkan 17 partai lainnya yang mengajukan Calegnya.

Adapun, lanjutnya, caleg yang diusung tersebut, terdiri dari laki-laki 61 orang dan perempuan 39 orang. “Kalau kita lihat dari yang diumumkan KPU Sumut, Caleg perempuan kita terbanyak, semoga suara perempuan dapat menempatkan wakilnya di DPRD kelak,” harap Willy yang juga digadang maju menjadi Caleg DPRD Provinsi Sumut dari Daerah Pilihan Sumut III Deliserdang ini, didampingi Sekretarisnya Ijon Tuah Hamonangan Purba di Medan, Selasa (22/8).

Seperti diketahui Partai Buruh Sumut telah mendaftarkan 100 orang Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut yang meliputi 12 daerah pemilihan (dapil).

Menurutnya, sesuai dengan terbitnya Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota Legislatif DPRD Sumut untuk Pemilihan Legeslatif (Pileg) 2024 yang telah dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pertanggal 19 Agustus 2023, sebanyak 100 Caleg DPRD Provinsi Sumut dari Partai Buruh telah resmi diumumkan masuk menjadi Caleg sementara. “100 Caleg kita tersebut, berasal dari kalangan aktivis pejuang rakyat meliputi, buruh, petani, nelayan, perempuan, mahasiswa dan elemen rakyat kecil di Sumut dan siap memenangkan Pileg mendatang” ujarnya.

Willy sangat optimis, Partai Buruh Sumut mampu meraih banyak kursi, dengan persatuan buruh, petani, nelayan dan elemen organisasi rakyat yang telah bergabung bersama partai berlogo rumpun padi ini, dan dalam waktu dekat ini pihaknya akan membahas startegi pemenangan bagi seluruh calegnya dengan memberikan pembekalan dan mengintruksikan seluruh Caleg turun Dapil menyahuti aspirasi rakyat kecil di Sumut.

“Caleg kita sudah lama berbuat sebenarnya dengan masyarakat, puluhan tahun telah membantu dan mengadvokasi masayrakat buruh, petani, nelayan dan rakyat kecil, semoga kita raih banyak kursi amin,” pungkasnya.

Berikut daftar nama 100 Caleg Partai Buruh yang diumumkan KPU Sumut. Dapil Sumut I Medan A, Tony Rickson Silalahi, Gunti Mardulat Gurning, Erna Erlangga Situmorang, Subagio, Louistina Br Napitupulu, M Fitrah Ramadhana, Huras Hugo Gultom, Aman Situngkir, Emi Haryuni, Sabar M Hutapea.

Dapil Sumut II, yakni Mulana MP Samosir, Mangatur Sihaloho, Tristuti Br Sihotang, Mantapmo Habeahan, drg Idamawati, Tiomina Limbong dan Masdin Yadiston Siadar. Sedangkan Dapil 3, Willy Agus Utomo, Jamontang Sirait, Nuraidah, Parulian Sinaga, Lisnawati, Rwan Kurniawan, Daniel Marbun, Eka Dewi Wulan Yuli, Taman Karya, Bosmen Sinurat, Ramlan Panjaitan, Nurasyiah. Dapil 4, Muhd Lui Nst, Wega Anenden, Elida Wati, Riki Candra Gunawan dan Windy Pardosi.

Kemudian, Dapil 5, yaitu Mawardi, Marini, Sariaman Marpaung, Alhadid Sirait, Helmi Fitriani Nst, Rahman Khalid, M Haidar Reza, Putri Azura, Reza Fahlepi dan Cindy Vadilla Permata Sari.

Dapil 6, Jonni Silitonga, Muktar Efendi, Masrina Eliasari Siahaan, Halasan Panjaitan, Devi Trisna Amijaya, Afriyansyah, Sri Handayani dan Samsul Kamal.

Selanjutnya Dapil 7, Ahmad Ali Ridwan Daulay, Uluan Pardomuan Pane, Deliani Siregar, Esri Sahrina Hasibuan, Sri Cahaya Hasibuan, Putra Tahan Jaya Paulus, M Fauzan Siregar, Elsya Sinur Harahap, Feri Susilayanti Lubis, Imelda. Dapil 8, Ferdinand Harefa, Herdin Dakhi, Cenda Jul Sudarni Hulu, Perianus Harefa, Zenima Harefa dan Nurdin Mendropa. Dapil 9, Maradu Purba, Tetty Theresia Gultom, Torang Firmansyah Sirait, Hisar Wahab Sinaga, Ahmad Taroji, Wanda Pardosi, Boby Agustian Erwanda, Tika Asari dan Lamhot Silaban.

Lalu Dapil 10, Raja DN Girsang, Sahrul, Duma Rika Sinaga, Sudiaman Sinaga, Jhonnauli Saragih, Ruth Angelia Gusar, Holfian Daulat Tambun Saribu, Dela Oktami. Dapil 11, Rukun Ginting, Isran Tadora Maha, Dewi Hadiyanti, Ikriwadi Harahap, Sugeng Triatmawati.

Terakhir Dapil 12, Pandapotan Simanjuntak, Jhony, Ratna Chadijah, Herry Yonie Matondang, Tengku Said Ismail, Fauziah Siti Maimun Nst, Mulianto, Sri Astika, Supriadi serta Ely Astuty. (dwi/azw)

Pendirian Rumah Ibadah Tak Perlu Rekomendasi FKUB, Kemenag Godog Rancangan Perpres PKUB

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/5/2023). Rapat kerja tersebut membahas persiapan penyelenggaraan ibadah Haji 2023 serta membahas perubahan BPIH atas usulan penambahan kuota Haji 2023. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

SUMUTPOS.CO – Pendirian rumah ibadah bakal semakin mudah. Pasalnya persyaratan khusus rekomendasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dihapus. Ketentuan baru ini, tertuang dalam rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Pemeliharaan Kerukunan Umat Begarama (PKUB).

Perkembangan rancangan Perpres tersebut sempat disinggung Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di pembukaan Sidang Sinode Gereja Bethel Indonesia XVII di Sentul, Bogor kemarin (24/8). Pada kesempatan itu, Yaqut meminta maaf kepada umat Kristiani apabila di sejumlah daerah masih ada kesulitan-kesulitan dalam pendirian rumah ibadah.

Dia lantas menyinggung upaya pemerintah yang saat ini sedang menggodok rancangan Perpres PKUB. Di dalam rancangan Perpres tersebut juga diatur soal ketentuan pendirian rumah ibadah. Selama ini ketentuan pendirian rumah ibadah diatur di dalam Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 tahun 2006.

’’Di peraturan baru yang kami usulkan kepada Presiden, bahwa rekomendasi pendirian rumah ibadah cukup dari Kementerian Agama,’’ katanya. Yaqut menjelaskan di aturan sebelumnya, atau yang berlaku sekarang, ada syarat rekomendasi tertulis yang dikeluarkan oleh FKUB.

Yaqut mengatakan dengan adanya peraturan yang baru tersebut, nantinya akan mempermudah umat Kristiani dalam mendirikan rumah ibadah. Dia menegaskan umat Kristiani memiliki Sejarah yang tak terpisahkan dari Republik Indonesia. ’’Untuk itu umat Kristiani juga memiliki saham atas republik ini,’’ katanya.

Untuk itu dia mengajak umat Kristiani yang hadir untuk ikut menjaga Indonesia sebagai martabat. Sehingga Indonesia akan baik-baik saja. Dia mengatakan keberagaman dan kemajemukan, termasuk keyakinan yang berbeda-beda bangsa Indonesia, disatukan oleh rasa persaudaraan dan kebhinekaan.

Direktur Eksekutif Setara Institute Halili Hasan menyambut baik adanya rancangan Perpres tersebut. Khususnya soal tidak perlu lagi rekomendasi tertulis dari FKUB untuk pendirian rumah ibadah. Dia berharap Perpres itu nantinya benar-benar menjadi aturan yang bersifat inklusif. ’’Bukan semata meningkatkan status dari yang sekarang Peraturan Bersama Menteri menjadi Prepres,’’ katanya.

Tetapi lebih dari itu, isinya harus benar-benar menekan terjadinya diskriminasi. Halili mengatakan pada aturan yang berlaku sekarang, masih banyak kandungan yang bersifat diskriminasi. Sehingga sering muncul di publik, kasus-kasus penolakan pendirian rumah ibadah. Atau jika bukan penolakan, tetapi izinnya tidak keluar-keluar.

Setara Institute sendiri sudah menguliti naskah rancangan Perpres PKUB tersebut. Diantaranya adalah dihapusnya rekomendasi FKUB untuk pendirian rumah ibadah adalah political will yang patut diapresiasi.

Kemudian Setara juga berharap di aturan yang baru nanti sama sekali tidak ada ketentuan yang bersifat diskriminasi. Pasalnya pada kurun 2007-2022 telah terjadi 573 kasus gangguan terhadap peribadatan dan tempat ibadah. Meliputi pembubaran dan penolakan peribadatan, penolakan tempat ibadah, intimidasi, perusakan, pembakarna, dan lainnya.

Setara Institute mengatakan perlu dirumuskan beberapa perubahan guna meminimalisir penolakan terhadap rumah ibadah. Diantaranya syarat yang masih muncul adalah syarat 60 orang yang berasal dari seagama maupun beda agama. Kemudian juga perlu dicantumkan sanksi bagi kepala daerah yang tidak memberikan keputusan soal pendirian rumah ibadah. (wan/jpg/ila)

Banjir Genangi Kawasan Medan Deli

Banjir yang masih menggenangi wilayah Jalan Platina, Gang Setia, Lingkungan VIII, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Kamis, (24/8/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang turun kemarin, membuat wilayah Titipapan, tepatnya di Gang Setia Jalan Platina, Lingkungan VIII, Kelurahan Titipapan, Medan Deli, digenangi banjir, Kamis, (24/8).

Banjir yang menggenangi Jalan Platina Gang Setia, Lingkungan 8, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, sudah sering terjadi lantaran adanya pengecoran jalan, yang membelah antara lingkungan 8 dan Lingkungan 11 Kelurahan Titi Papan.

Menurut warga sekitar, Iswadi, petugas dari Dinas PU datang ke lokasi itu untuk melihat banjir, namun hingga saat ini belum ada tindakan.

“Padahal sudah ada izin dari yang punya tanah, di sekitar Sungai Mati itu agar dibuatkan aliran air dari area pemukiman ini, agar air nantinya tidak tergenang, dan kalau hujan turun, air bisa mengalir ke area Sungai Mati,” ujarnya.

Kepala Lingkungan VIIiI, Kelurahan Titipapan, Emi, ketika ditemui mengakui kalau pihak

Dinas PU Kota Medan sudah datang dan melihat langsung lokasi, dan sudah mendapat solusinya, namun masih menunggu perizinan dari yang punya tanah. “Kebetulan yang punya tanah tidak tinggal di sini. Jadi insha Allah pasti akan segera dilakukan revitalisasi,” ujarnya.

Emi menambahkan, kalau pihak kelurahan sudah membuat aliran drainase sejak 2 bulan lalu, namun belum juga bisa mengurangi banjir.

 

Berpotensi Cuaca Ekstrem

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, ke depan untuk wilayah Sumatera Bagian Utara masih akan dilanda cuaca ekstrem. Mengingat, kondisinya masih musim penghujan.

“Dari kondisi angin masih terdapat belokan angin di wilayah Sumatera, khususnya Sumbagut didukung dengan kondisi labilitas udara yang cukup labil,” ujar Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Endah Paramita, Kamis (24/8).

Hal demikian, lanjutnya, memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumbagut, di mana hujan disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi pada sore dan malam hari, yang masih berlangsung selama 2-3 hari ke depan. “Kemungkinan 2-3 hari ke depan hujan disertai angin kencang, petir masih terjadi, terutama di sore hingga malam hari,” katanya.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat, khususnya Medan, agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem tersebut, tanah longsor dan banjir.

“Kita mengimbau kepada masyarakat agar wspada terhadap potensi hujan dengan intensitas lebat disertai petir di sebagian wilayah lereng barat, pegunungan, lereng timur, pesisir timur, dan pantai barat yang dapat berpotensi mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor serta terjadinya luapan air sungai,” pungkasnya. (mag-1/dwi/ila)

Sertijab Pangdam I/BB, 1.470 Personel Gelar Atraksi Apel Luar Biasa

ATRAKSI: Tim Gultor Yonif Raider 100/PS gelar atraksi dalam Apel Luar Biasa Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pangdam 1/BB, di Makodam 1/BB, Rabu (23/8). Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMTPOS.CO – Sebanyak 1.470 personel defile pasukan, defile Rantis serta Ranpur dari sejumlah Batalyon jajaran Kodam I Bukit Barisan (BB) menggelar atraksi Sparko dan seni bela diri Prajurit dalam Apel Luar Biasa Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pangdam 1/BB, di Makodam 1/BB, Rabu (23/8).

Turut hadir, antara lain Ketua Komisi I DPR RI, Kapoldasu, Danlantamal I Belawan, Dankosek I Medan, Kabindasu, Kajatisu, Ketua DPRD Sumut, Walikota Medan, Kasdam I/BB beserta sejumlah Pejabat Utama jajaran Kodam I/BB, para Ketua KBT Wilayah Sumut, serta tamu dan undangan lainnya.

Namun, di tengah-tengah apel, ada kelompok teroris yang berhasil menyandera

pejabat penting. Pasukan elit dari Tim Gultor Yonif Raider 100/PS langsung bergerak cepat. Dengan Rantis ATAV menyerbu ke markas kelompok teroris di Lapangan Hijau Makodam Bukit Barisan itu.

Kontak tembak terjadi. Tetapi hanya hitungan menit, seluruh kelompok teroris berhasil dilumpuhkan. Sandera pun berhasil diselamatkan. Bahkan markas kelompok teroris dibumihanguskan hingga rata tanah.

Ternyata, hal itu merupakan aksi dari Tim Gultor Yonif Raider 100/PS. Adegan tersebut merupakan satu dari sekian atraksi dalam Apel Luar Biasa Sertijab Pangdam I/BB. Aksi demi aksi yang ditampilkan mampu membuat semua pejabat yang hadir berdecak kagum. Bahkan, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan bersama Mayjen TNI A Daniel Chardin pun memberi pujian.

“Terima kasih kepada semua Prajurit Kodam I/Bukit Barisan yang tetap semangat menjalankan tugas dan pengamanan negara,” ucap Mayjen Daniel Chardin.

Mantan Pangdam I/BB yang kini menjabat Aster Kasad itu mengucapkan selamat kepada Mayjen TNI Mochammad Hasan dan keluarga.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan dan petunjuk serta lindungan-NYA, sehingga dapat melaksanakan tugas demi memajukan Kodam I/Bukit Barisan lebih baik lagi di masa yang akan datang,” harapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Abituren Akmil 1990 ini kepada seluruh Prajurit dan PNS serta Keluarga Besar Kodam I/BB.

“Selama lebih kurang 17 bulan (7 Maret 2022 hingga 21 Agustus 2023), kalian telah melaksanakan tugas secara proporsional, profesional serta penuh dedikasi tinggi. Saya harapkan dedikasi tersebut dapat ditingkatkan dalam pelaksanaan tugas di bawah kepemimpinan Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Mochammad Hasan. Akhirnya saya dan keluarga mohon diri,” ujarnya.

Di akhir pesannya, Jenderal Bintang Dua berkualifikasi Komando itu tak lupa mengingatkan prajurit untuk menghindari pelanggaran sekecil apapun, serta terus memelihara jati diri prajurit dan PNS dengan tetap berpegang teguh kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI secara totalitas serta Panca Prasetya Korpri.

Sementara, Pangdam I/BB juga menyampaikan terima kasih kepada Mayjen TNI A Daniel Chardin atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya dalam membina satuan dan wilayah Kodam I/Bukit Barisan.

“Saya sudah menerima risalah dari Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin dan ini akan saya jadikan referensi serta acuan untuk melaksanakan tugas sebagai Pangdam I/Bukit Barisan. Mohon dukungan dari segenap Prajurit, PNS Kodam I/BB serta unsur Forkopimda,” kata Mayjen TNI Mochammad Hasan. (dwi/ila)

Gubsu Serahkan Piagam KLA Madya ke Pemkab Labuhanbatu

KUNKER: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Bupati Labuhanabatu Erik Adtrada Ritonga, dan Bupati Labusel Edimin saat kunker ke Kabupaten Labuhanbatu. fajar/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Bupati Labuhanabatu Erik Adtrada Ritonga, bersiilaturahmi dengan para tokoh masyarakat Labuhanbatu Raya, di rumah dinas (Rumdis) Bupati Labuhanbatu di kawasan jalan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kamis (24/8).

Acara ini rangkaian kegiatan kunjungan kerja Gubernur Provinsi Sumatera Utara ke Kabupaten Labuhanbatu. Gubernur pada kesempatan itu memberikan piagam penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat madya tahun 2023 kepada Kabupaten Labuhanbatu.

“Selamat datang kepada gubernur di bumi ika bina en pabola Kabupaten Labuhanbatu, semoga dengan kunjungannya ke kabupaten ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat labuhanbatu,” ucapnya.

Gubernur Provsu Edy Rahmayadi dalam sambutannya, mengatakan Sumatera merupatakan provinsi kedua terbanyak se-Indonesia yang mendapatkan award yaitu 95 award.

“Sumatera Utara merupakan kabupaten kedua terbanyak di Indonesia yang mendapatkan Award dengan 95 award, kita hanya kalah dari Jawa barat. Hal tersebut kita dapat karena kerja keras kita bersama, untuk itu saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengatakan pentingnya kasih sayang dengan sesama dan mengajak masyarakat untuk jujur dalam menjalani kehidupan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembagian sembako dari pemerintah provinsi Sumatera Utara kepada masyarakat Labuhanbatu.(fdh/han)

Aliansi Mahasiswa Minta Mantan Bupati Samosir Diperiksa

UNRAS: Puluhan mahasiswa membawa berbagai spanduk saat berunjukrasa Kantor Kejatisu, terkait dugaan korupsi mantan Bupati Samosir, Kamis (24/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara Bersatu demo Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Mereka mendesak korp adhyaksa itu, memeriksa mantan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon terkait dugaan korupsi dana Covid-19, Kamis (24/8).

Pimpinan aksi Febrino Sipayung dalam orasinya mengatakan, berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) dari salinan putusan Nomor: 439 K/ Pid.Sus/2023 menyebutkan Rapidin Simbolon menikmati dan memanfaatkan Dana Covid 19 untuk kepentingan pribadi.

Oleh karenanya, pihaknya meminta agar Kejatisu menangkap Rapidin Simbolon karena dinilai telah menikmati dana belanja tidak terduga (BTT) penanggulangan bencana non alam dalam penanganan Covid-19 status siaga darurat tahun 2020 di Kabupaten Samosir saat menjabat sebagai Bupati Samosir periode 2016-2021.

“Kami Aliansi Mahasiswa Sumatera Utara sebagaimana pemberitaan dan informasi yang telah beredar di media massa maupun media sosial mengenai putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor: 439 K/Pid.Sus/2023 atas nama terdakwa Jabiat Sagala, dengan ini mendesak Kejati Sumut untuk menangkap dan memeriksa keterlibatan Rapidin Simbolon dalam kasus dugaan korupsi dana Covid-19 di Samosir sebesar Rp1,8 miliar,” ucap Febrino. Ditegaskannya, apabila pihak Kejati Sumut tidak menindaklanjuti kasus tersebut, maka pihaknya akan kembali mendatangi Kejatisu dengan massa yang lebih besar.

“Kami yakin Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bukan lembaga yang mandul. Namun apabila 7×24 jam permintaan kami juga tidak dilanjuti, maka kami akan kembali datang dengan membawa massa yang lebih besar,” tegasnya.

Usai menyampaikan orasi, akhirnya massa mahasiswa ditemui perwakilan Kejatisu dari Bidang Penkum Kejatisu. Jaksa Almira Sianturi yang menghadapi massa mengaku pihaknya sudah mengecek ke bidang intelijen dan pidsus terkait laporan yang masuk mengenai dugaan korupsi Rapidin Simbolon ini.

“Setelah kami cek, benar sudah masuk laporannya namun masih dipelajari di bagian intelijen lagi. Jadi adik-adik mahasiswa harap bersabar ya,” katanya.

Dikatakannya, Kejatisu masih satu visi dan misi dengan gerakan mahasiswa yang ingin memberantas korupsi di Sumut. “Jadi kami berharap kalian bersabar ya, kami kerjakan bukan hanya di Samosir saja yang kami tangani. Contohnya, mantan Bupati Samosir Mangindar Simbolon sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Jadi mohon bersabar karena kita bicara hukum maka harus penuh dengan alat buktinya,” pungkasnya. Desakan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar.

“Terkait fakta dalam persidangan yang disebutkan di pertimbangan MA pada putusan kasasi Jabiat Sagala, yang menyebutkan Rapidin Simbolon menikmati dana Covid-19, maka Kejati Sumut tidak boleh berdiam diri saja, harus segera memeriksa Rapidin Simbolon,” tegas Abyadi, Rabu(23/8).

Menurutnya, pertimbangan MA yang menyebutkan, Rapidin telah memanfaatkan dan menikmati dana covid-19 itu, dengan melampirkan wajahnya sebelum dibagikan adalah fakta-fakta dalam persidangan. “Jadi tidak bisa dibiarkan dan harus ditindaklanjuti oleh jaksa sebagai penuntut,” tuturnya.

Dia juga menegaskan, apabila sikap Kejati Sumut yang membiarkan temuan tersebut tak diproses, maka akan menimbulkan persepsi negatif bagi masyarakat Sumut. Bahkan Abyadi mempertanyakan Kejati Sumut yang tak memproses temuan itu.

“Karena itu, mestinya Kejati Sumut harus memeriksa Rapidin Simbolon. Saya rasa, kalau Kejati Sumut tidak memeriksa itu, ini justru menimbulkan persepsi negatif di hadapan publik Sumut. Ada apa dengan Kejati Sumut?” katanya lagi.

Abyadi kembali menegaskan, Kejati Sumut tidak boleh bersikap tak adil atas temuan itu. Kejati Sumut diminta tidak pilih-pilih kasih. Sebab menurutnya, penegakan hukum harus dijalankan dengan seadil-adilnya. “Hukum itu harus berlaku secara umum. Jangan ada pilih-pilih kasih yang dilakukan oleh Kejati Sumut. Usut tuntas kasus dugaan korupsi dana Covid-19 di Samosir, yang telah menyebabkan kerugian negara tersebut,” pungkasnya. (man/han)

4.500 Relawan Bersinar Dikukuhkan

BERIKAN: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberikan plakat kepada Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, sebagai ucapan terima kasih karena turut menghadiri Pengukuhan 4.500 Relawan Bersinar.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, menghadiri pengukuhan 4.500 Relawan Bersih Narkoba (Bersinar) Sumut, yang dilakukan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponogoro Medan, baru-baru ini.

Edy menjelaskan, saat ini mayoritas pengguna narkoba adalah anak-anak muda, padahal anak-anak muda harusnya dikader untuk menjadi pemimpin ke depannya. Bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini, menurutnya bisa menjadi bencana demografi pada 2035 mendatang.

“Dari indikator kerawanan narkoba 2021, kita (Sumut) di posisi pertama, dan sudah bertahun-tahun kita coba memberantas itu, tapi belum ada hasil yang signifikan. Jadi setelah diperhitungkan, perlu keterlibatan masyarakat langsung yang memang mereka sangat dekat dengan peredaran atau pemakainya,” ungkap Edy, usai pengukuhan.

Edy punya harapan besar kepada relawan untuk memberantas peredaran narkoba di Sumut.

Pada kegiatan ini juga, Edy juga memberikan plakat sebagai tanda ucapan terima kasih kepada Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang, yang telah turut serta menghadiri pengukuhan Relawan Bersinar.

Turut mendampingi Bupati Karo, Kepala Kesbangpol Tetap Ginting. Juga hadir pada acara pengukuhan ini, Bupati Batubara Zahir, Wakil Bupati Deliserdang Ali Yusuf Siregar, Kepala Perwakilan BI Sumut IGP Wira Kusuma, serta unsur Forkopimda Sumut. (deo/saz)

Kapolda Kukuhkan Satpamobvit, Tunjang Kenyamanan di Ruang Publik

KUKUHKAN: Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi kukuhkan Satpamobvit di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (24/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk menunjang kenyamanan di ruang publik, terutama di kawasan Danau Toba, yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) oleh pemerintah pusat, Polda Sumut pun menghadirkan polisi pariwisata dengan membentuk Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit).

Satpamobvit beranggotakan 150 personel yang tersebar di 7 polres penyangga Danau Toba. Satpamobvit dikukuhkan Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (24/8). Pengukuhan ini, dihadiri Wakapolda Sumut Brigjen Jawari, Irwasda Kombes Armia Fahmi, dan pejabat utama Polda Sumut serta Kapolres yang berada di kawasan Danau Toba. Yakni Polres Samosir, Polres Simalungun, Polres Toba, Polres Karo, Polres Humbahas, Polres Taput, dan Polres Dairi.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, pengukuhan Satpamobvit ini untuk mendorong polisi pariwisata ada di daerah tersebut.

“Kita mengelola bagaimana polisi pariwisata ini bisa berjalan dengan baik, yang bekerja sama dengan Badan Otoritas DPSD Danau Toba. Artinya, menjamin bagaimana wisatawan yang berkunjung merasakan keamanan dan kenyamanan di daerah wisata ini,” ungkap Agung.

Agung juga mengatakan, tugas polisi pariwisata adalah menjaga, melindungi, dan mengayomi para turis yang berkunjung.

“Memberikan pertolongan apabila diperlukan, dengan metode pengamanan dan kegiatan di lapangan. Serta bagaimana kita memberikan bantuan dan dukungan pada hal-hal yang dibutuhkan para turis terkait dengan arah, lokasi di mana tempat-tempat yang akan dituju, dan menarik para turis sehingga turis merasa nyaman dan terlayani dengan baik,” jelasnya.

Dia berharap, dengan keberadaan polisi pariwisata, membuat para turis terkesan dengan berbagai wisata yang ada di Danau Toba.

“Kami sebagai penyelenggara pengamanan dan ketertiban di lokasi ini, ingin memberikan kontribusi agar bagaimana para turis membawa kesan yang aman saat pulang. Banyak kearifan lokal di tanah Batak ini, yang bisa membawa para turis merasakannya begitu mendalam. Dan itulah yang menjadi tujuan kita bersama,” kata Agung.

Intinya, lanjut Agung, pihaknya ingin menjaga rasa aman yang sejatinya bagi masyarakat ada di daerah itu dan semua masyarakat, baik turis mancanegara dan turis lokal. Polda Sumut juga akan membangun layanan pengaduan berupa Call Center 110 dan super apps Polri, untuk merespons cepat pengaduan.

“Kami akan menempatkan 153 polisi pariwisata setiap hari di sana, untuk memastikan para turis melakukan aktivitas dan mengisi waktu berlibur di daerah Danau Toba dengan aman. Personel harus memastikan kenyamanan para turis menikmati indahnya Danau Toba,” pungkas Agung. (dwi/saz)

Puluhan Massa Geruduk Mapolres Pakpak Bharat, Desak Kapolres Serius Tangani Dugaan Kasus Korupsi

ORASI: Orator aksi Salma Berutu dan Pildo Juniper Sinamo, saat menyampaikan orasi di hadapan Kapolres Pakpak Bharat AKBP Bambang C Utomo, Kamis (24/8).Tamba/Sumut Pos.

PAKPAK BHARAT, SUMUTPOS.CO – Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Pakpak Bharat (AMP3B) berbondong-bondong mendatangi Mapolres Pakpak Bharat di Bukit Indah Sindeka, Kecamatan Salak, Kamis (24/8). Kedatangan mereka tampak dikawal mobil patroli.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebelum sampai di Polres, kelompok massa lebih dulu melakukan acara tabur bunga serta mengheningkan cipta di Tugu Pemekaran Pakpak Bharat, Desa Boangmanalu, sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang dan tokoh pemekaran.

Selanjutnya barisan massa melakukan iring-iringan mengunakan kendaraan roda 4 dan roda 2, dilengkapi pengeras suara. Dalam aksi tersebut, masa juga tampak menyampaikan berbagai tuntutan yang ditulis pada spanduk dan kertas karton.

Kelompok masa yang tiba di Mapolres Pakpak Bharat langsung diterima Kapolres AKBP Bambang C Utomo, didampingi Wakapolres Kompol Elisa Sibuea, beserta para kasat.

Dalam orasi yang disampaikan oleh orator aksi, Salma Berutu dan Pildo Juniper Sinamo, tampak kelompok masa ini meminta dan mendesak pihak penegak hukum agar lebih serius dalam penanganan berbagai kasus korupsi yang dilakukan ASN lingkup Pemkab Pakpak Bharat, yang saat ini telah bergulir sampai di tingkat aparat penegak hukum (APH).

Adapun beberapa tuntutan yang disampaikan, yakni mendesak APH menuntaskan laporan dugaan korupsi alat pengering jagung 2021 senilai Rp1,7 miliar. Mendesak APH menuntaskan laporan dugaan penyalahgunaan anggaran Forkopimda 2022. Mendesak APH menuntaskan rekomendasi DPRD mengenai pencemaran lingkungan hidup kegiatan PLTMH PT SEL.

Mereka juga meminta APH agar melakukan pengawasan secara khusus terhadap ULP dalam melakukan pelelangan barang dan jasa sesuai instruksi LKPP No 5 Tahun 2022. Serta mendesak APH melakukan penangkapan dan penahanan terhadap para koruptor kasus revitalisasi pembangunan Lapangan Napasengkut, dan laporan masyarakat lainnya.

“Kami minta kepada Bapak Kapolri, melalui Pak Kapolres, agar dapat menyelamatkan Pakpak Bharat dari bahaya praktik korupsi, yang kian merajalela di Tanah Simsim ini,” teriak Salman dengan suara lantang.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan kelompok massa, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Bambang C Utomo, menyampaikan, semua laporan masyarakat terkait dugaan kasus korupsi yang telah masuk ke Mapolres, sedang dalam penyelidikan.

Pada kesempatan tersebut, dia pun berjanji, akan menegakkan penanganan kasus sebagaimana mestinya.

Bambang juga menyampaikan, pihaknya tidak anti-kritik dan membuka gerbang seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya.

Terkait keseriusan Polres dalam penanganan perkara kasus dugaan korupsi Revitalisasi Pembanguan Lapangan Napasengkut, pihaknya sudah menetapkan tersangka dan sudah gelar perkara di tingkat Pengadilan Negeri Sidikalang.

“Secara khusus kami sampaikan terima kasih kepada rekan-rekan AMP3B atas penyampaian aspirasi ini. Apa yang saudara-saudara sampaikan ini, merupakan informasi yang sangat penting bagi kami,” pungkasnya. (tam/saz)

Tanam Pohon Serentak se-Indonesia, Polri Lestarikan Negeri, Penghijauan Sejak Dini

TANAM: Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting ikut menanam pohon di Lapangan Tembak Aspol Catur Prestya Peceren, Berastagi, Rabu (23/8).

KARO, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan di Tanah Air, Polri menggelar kegiatan penanaman pohon serentak se-Indonesia dengan tema, ‘Polri Lestarikan Negeri, Penghijauan Sejak Dini’.

Polres Karo bersama Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, dan unsur Forkopimda Kabupaten Karo, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Lapangan Tembak Aspol Catur Prestya Peceren, Berastagi, Rabu (23/8) lalu.

Kapolres Karo, AKBP Wahyudi Rahman menyampaikan, di 10 polsek yang berada di wilayah Kabupaten Karo, juga dilakukan penanaman pohon secara serentak, yang diinisiasi oleh Forkopimcam.

Penanaman pohon dipusatkan di Pulau Rinca, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang diikuti oleh seluruh Polda, Polres, dan Polsek secara serentak dilaksanakan pada Rabu lalu.

Penghijauan penanaman bibit pohon yang dilaksanakan saat ini adalah sebagai upaya mendukung program penghijauan yang dicanangkan pemerintah pusat hingga ke daerah.

Juga sebagai bentuk sinergitas Kodim 0205/Tanah Karo, Polres Karo, dan Pemkab Karo, dalam menjaga kelestarian alam dan mencegah terjadinya bencana alam hidrometeorologi, akibat curah hujan tinggi, namun tidak ada resapan air. (deo/saz)