Home Blog Page 1253

Semarak HUT ke-78 RI, Pemko Binjai Gelar Lomba Rakit Hias

NAIK: Wali Kota Binjai Amir Hamzah, saat menyusuri Sungai Bingai menggunakan rakit hias.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sungai Bingai Kota Binjai dipenuhi rakit dengan ragam hiasan dan bentuk, Sabtu (12/8) lalu. Kehadiran rakit-rakit kreasi para OPD lingkup Pemko Binjai ini, sebagai satu cara menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun pada 17 Agustus 2023 mendatang.

Perlombaan rakit hias dibuka Wali Kota Binjai Amir Hamzah, dan memperebutkan hadiah sepeda serta uang tunai jutaan Rupiah. Amir juga turun langsung dalam perlombaan dan menaiki rakit bersama Kepala BPBD Kota Binjai, Iman Siswanto.

Amir mengapresiasi atas atensi dan andil dari seluruh masyarakat serta para OPD, camat, juga lurah yang terlibat. Dia menyebutkan, ini merupakan satu bentuk kebanggaan dan cinta Tanah Air, terutama dalam momentum kemerdekaan. Dia juga meminta Dinas Pariwisata, sebagai satu instansi penyelenggara, agar menjadikan kegiatan ini agenda tahunan di Kota Binjai. Selain sebagai hiburan, hal ini juga meningkatkan kreativitas dalam menunjukkan sikap patriotik pada perayaan Kemerdekaan RI di tahun-tahun berikutnya.

“Terima kasih kepada bapak ibu yang terlibat dalam acara ini. Saya sangat mengapresiasi kehadiran dan keikutsertaan semuanya. Semoga kegiatan ini semakin memupuk kebersamaan kita semua,” ungkap Amir.

Perlombaan rakit hias mengambil titik awal di Jembatan Baru Kelurahan Berngam, Jalan Gugus Depan, dan berakhir di Jembatan Limau Sundai, Jalan Manggis.

Dinas Kominfo Kota Binjai juga turut serta dalam perlombaan ini, dengan rakit sederhana yang dinaiki oleh Joseph dan Safran. Slogannya, ‘Menang Kalah yang Penting Gaya’.

Kepala Diskominfo Kota Binjai, Sofyan Siregar menyampaikan, keikutsertaan tiap OPD merupakan bentuk partisipasi dan kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan. Dia juga mengapresiasi timnya yang telah bekerja keras membangun rakit dan saling dukung dalam perlombaan.

Adapun pemenang dalam perlombaan rakit hias, yakni Inspektorat selaku jawara. Kemudian di posisi kedua, diraih Kelurahan Rambung Barat, dan peringkat 3 diraih Kelurahan Berngam. Adapun harapan pertama diraih Dispora, harapan kedua Disdik, dan harapan ketiga disabet Kelurahan Tanah Merah. (ted/saz)

Lakukan Persiapan, Pelni Medan Segera Tambah Rute Pelayaran KM Kelud Belawan-Batam

Kepala Cabang Pelni Medan, Biwa Abi Laksana, akan menyiapkan data untuk penambahan rute Belawan-Batam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Medan masih menyiapkan dan mengumpulkan data untuk merealisasi rencana penambahan rute Pelabuhan Belawan-Batam dengan KM Kelud menjadi dua kali seminggu dari sebelumnya sekali.

“Kami masih menyiapkan data. Data kami harus lengkap, begitu pula data milik PT Pelni cabang Batam. Data-data itu mesti saling mendukung,” ujar Kepala cabang PT Pelni Medan Biwa Abi Laksana di Medan, Senin (14/8/2023).

Biwa melanjutkan, nantinya data-data tersebut melengkapi dokumen yang akan dikaji lebih lanjut di kantor pusat PT Pelni dan diajukan ke pemerintah.

Terkait data tersebut, salah satunya adalah frekuensi perjalanan penumpang dari Belawan ke Batam dan sebaliknya.

Sejatinya, menurut Biwa, kepentingan untuk menambah rute pelayaran KM Kelud dari Belawan ke Batam sudah dibicarakan secara langsung dengan beberapa petinggi PT Pelni termasuk dengan Vice President Pemasaran Non-Komersial PT Pelni Presda Simangasing.

Presda sendiri telah menyatakan persetujuan secara lisan mengenai rencana tersebut. Dia bahkan mengaku terkejut dengan tingginya animo penyeberangan masyarakat ke Batam dari Medan dengan KM Kelud. “Kami beberapa kali sudah mendiskusikan soal penambahan rute tersebut dengan pimpinan,” kata Biwa.

Rencana penambahan rute pelayaran KM Kelud dari Belawan ke Batam mencuat karena banyaknya permintaan masyarakat.

PT Pelni Medan pernah menyatakan bahwa nyaris 75 persen penumpang kapal PT Pelni dari Belawan adalah mereka yang mau menyeberang ke Batam.

Meski demikian, Presda Simangasing pernah mengingatkan bahwa proses penambahan rute itu akan memakan waktu seiring diperlukannya izin dari Kementerian Perhubungan.

Agar lebih cepat, dia menyarakan agar permintaan datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Kalau permintaan datang dari pemerintah daerah, trayek tersebut dapat lebih cepat ditambahkan,” ujar Presda beberapa waktu yang lalu. (mag-1/ila)

Poldasu Gandeng HIPMI Sumut Ciptakan Aplikasi Lindungi Masyarakat

Kapoldasu Irjen Pol Agung Serta Imam Effendi bersama ketua HIPMI Sumut Ade Jona Prasetyo saat peluncuran aplikasi patroli UMKM.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polda Sumatera Utara (Poldasu) dibawah pimpinan Irjen Pol Agung Serta Imam Effendi menggandeng HIPMI Sumut yang diketuai Ade Jona Prasetyo menciptakan aplikasi patroli UMKM.

Untuk mendorong peningkatan pendapatan masyarakat di Kota Medan, Kapoldasu dan HIPMI Sumut membuat terobosan baru dengan terus meningkatkan berbagai pelayanan di sektor ekonomi dengan berbasis Digital.

Maka meluncurkan aplikasi patroli UMKM Apps Polri ini adalah untuk memberikan rasa aman kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan menggandeng saat menjalankan usahanya di Kota Medan.

“Aplikasi patroli UMKM Apps Polri yang diluncurkan ini bekerjasama dengan BPD HIPMI Sumatera Utara,” kata Kapoldasu saat peluncuran aplikasi patroli UMKM Apps Polri di Regale Convention Hall belum lama ini.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumut Ade Jona Prasetyo pun mengaku aplikasi ini akan sangat berguna demi kenyamanan para pelaku UMKM di seluruh Sumatera Utara terkhusus Kota Medan dan sekitarnya.

“Kalau UMKM bisa beroperasi dengan tenang, maka perputaran ekonomi pun lancar pula. Masyarakat juga tenang dalam melaksanakan kegiatan perekonomian. Masyarakat dan pelaku UMKM bisa akses aplikasi ini gratis jika menemukan tindakan kriminal di sekitarnya,” papar Ade Jona Minggu (14/8).

Irjen Agung mengungkapkan, peluncuran aplikasi patroli UMKM Apps Polri ini sebagai jawaban agar para pelaku usaha dan masyarakat tidak merasa khawatir terhadap segala bentuk tindak kejahatan.

“Sejatinya ingin memberikan jawaban dari berbagai hal dari yang kita rasakan bersama saat ini dan beberapa waktu yang lalu tentang kekhawatiran. Polda Sumut ingin menyakinkan masyarakat di Kota Medan tetap merasa aman dan nyaman selama menjalankan usahanya sehingga perputaran roda ekonomi terus meningkat,” ungkapnya.

Mantan Kapolda Riau ini meminta setelah aplikasi patroli UMKM Apps Polri ini diluncurkan para pelaku usaha dan masyarakat dapat mengunduh atau mendownload melalui handphone berbasis android.

“Aplikasi patroli UMKM Apps Polri ini memiliki fitur panic bottom. Apabila rekan-rekan pengusaha warkop yang sampai malam buka tiba-tiba ada pelanggan yang mabuk dan tidak mau bayar bisa menggunakan fitur tersebut melalui handphone androidnya. Nantinya lebih kurang 11 menit personel sudah berada di lokasi kejadian. Kami akan akan hadir dengan 24 mobil Patroli yang sudah siap di Medan ini. Semoga melalui patroli UMKM dengan menggunakan aplikasi “Super Apss” Polri bisa menjadi jawaban atas berbgai macam keresahan kita,” pungkas Kapoldasu. (rel/tri)

Batas Daerah Pematangsiantar-Simalungun, Pembahasan Berlanjut

Istimewa RAPAT: Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Simalungun saat menggelar Rapat Pembahasan Penyelesaian Penegasan Batas Daerah antara 2 daerah tersebut di Ruang 1 Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Jumat (11/8).

SUMUTPOS.CO – Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani, menghadiri Rapat Pembahasan Penyelesaian Penegasan Batas Daerah antara Kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun di Ruang 1 Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Kota Medan, Jumat (11/8) lalu.

Progres penyelesaian penegasan batas daerah ini, pun terus berlanjut. Susanti berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dia mengatakan, dengan adanya ketidaksinkronan batas wilayah Kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun, tentunya ada kebijakan di kedua daerah yang terkendala.

Susanti menjelaskan, saat ini Tim Penegasan Batas Daerah (PBD) Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, telah melakukan survei ke lapangan. Serta melakukan sinkronisasi untuk titik batas kedua daerah tersebut.

“Terima kasih juga kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ungkap Susanti.

Terpisah, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdako Pematangsiantar, Robert Sitanggang menyampaikan, Pemprov Sumut akan melakukan koordinasi secara langsung dengan Pemkab Simalungun dan Pemko Pematangsiantar, guna percepatan kesepakatan batas daerah.

Penyelesaian batas daerah pada tingkat Tim PBD kedua daerah, diakui Robert, telah selesai dilaksanakan dengan adanya berita acara yang telah ditandatangani Tim PBD di setiap kecamatan yang berbatasan.

“Berdasarkan hal tersebut, maka hasil penegasan batas diajukan ke kedua kepala daerah untuk proses penandatanganan kesepakatan bersama oleh kepala daerah, yang akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri, untuk melakukan revisi atas Permendagri Nomor 119 Tahun 2022,” jelasnya.

Pemprov Sumut sendiri menyatakan, berkomitmen memfasilitasi dan mendukung. Serta akan mengundang kembali kedua daerah untuk penyelesaian batas daerah Kota Pematangsiantar dan Kabupaten ­Simalungun. (mag-7/saz)

Bahas Proyek Strategis Nasional di Sumut, GM UIP SBU Gelar Pertemuan dengan Kabinda

SALAM KOMANDO: GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas salam komando dengan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Sumut Brigjen TNI Asep Djauhari Pujalaksana di Kota Medan, Rabu (9/8).

SUMUTPOS.CO – Kolaborasi dengan berbagai jajaran stakeholder terus dilakukan PLN UIP SBU. Langkah ini dilakukan dalam rangka untuk mendapat dukungan terkait berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam bidang kelistrikan, khususnya yang ada di Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu tercermin saat General Manager PLN UIP SBU, Hening Kyat Pamungkas, melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sumut, Brigjen TNI Asep Djauhari Pujalaksana di Kota Medan, Rabu (9/8) lalu.

Dalam kegiatan yang dirangkai makan siang bersama itu, Pamungkas turut memaparkan berbagai PSN yang kini tengah dilaksanakan pihaknya.

“Saat ini kami fokus pada proyek PLTA Asahan-3 yang ada di Toba dan Asahan. Serta PLTA Kumbih-3 yang berada di antara 2 provinsi, yakni Aceh dan Sumut. Khusus untuk Sumut, areal yang digunakan untuk proyek itu berada di Pakpak Bharat,” ungkap Pamungkas.

Di samping itu, lanjut Pamungkas, Tim UIP SBU bersama UPP SBU 3, juga mulai mempersiapkan infrastruktur baru, khususnya transmisi.

“Artinya, hal ini perlu dikoordinasikan ke berbagai pihak yang berkompoten. Selain kepada pihak kepolisian, Kejaksaan, Forkopimda, Forkopimcam, hingga ke desa, kami pastinya membutuhkan dukungan pengamanan dari Binda Sumut, agar koordinasi terpadu dan hambatan di lapangan bisa diminimalisir,” harapnya.

Sementara itu, Kabinda Sumut Brigjen TNI Asep Djauhari Pujalaksana, mengaku sangat mengapresiasi pihak PLN UIP SBU yang tetap mengedepankan koordinasi dengan berbagai pihak dalam melaksanakan proyek kelistrikan.

“Sesuai amanat negara, BIN diminta turut melakukan pengamanan dalam pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara, apalagi yang berstatus PSN,” jelasnya.

Asep juga berharap, lewat silaturahim ini, ke depannya PLN UIP SBU bisa meningkatkan koordinasi, sehingga pihaknya bisa secepatnya melakukan tracking lapangan untuk pemetaan kendala di lapangan.

“Hal ini tentu perlu dilakukan, agar kita bisa mengetahui potensi gangguan dan solusi apa yang bisa diambil. Sehingga pihak PLN bisa bekerja maksimal dan upaya dalam pembangunan ketenagalistrikan  secepatnya dapat segera terealisasi,” pungkasnya. (ila/saz)

Peresmian Waduk Mini Washington-Sauria Warnai Hari Konservasi Alam Nasional Bersama USM Indonesia

HARI KONSERVASI: Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth MKes bersama peserta peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Sunggal.ISTIMEWA.

UNIVERSITAS Sari Mutiara Indonesia memperingati Hari Konservasi Nasional 2023 bersama Forum DAS Indonesia, Usaid, klinik reboisasi, Masyarakat Konservasi Tanah Indonesia (MKTI) dan pemuda peduli lingkungan, Sabtu (12/8).

Acara di Dusun X Medan Krio, Kecamatan Sunggal Deliserdang ini diwarnai talk show bersama nara sumber Prof Dr Abdul Rauf MP dan Dr Parlindungan Purba MM. Kemudian peresmian waduk mini Washington-Sauria, penaburan bibit ikan dan penanaman bibit pohon menjaga kelestarian sumber mata air.

Acara mengangkat tema: perlindungan dan pelestarian mata air sebagai sumber kehidupan dan mendukung cadangan air baku bersih aman dan berkelanjutan.

Ishak selalu ketua panitia berterima kasih kepada seluruh sivitas akademika USM Indonesia dan semua pihak terkait karena kegiatan ini menambah semangat dan motivasi.

Prof Dr Abdul Rauf MP mengungkapkan demi terjaganya mata air sebagai sumber hajat untuk manusia maka perlu dilestarikan. Antara lain dengan menanam pohon yang mampu menjaga kelestarian mata air,” katanya.

Sedangkan konservasi waduk mini Washington-Sauria, kata Prof Dr Abdul Rauf MP, bisa dimanfaatkan sebagai wisata berbasis air, tempat edukasi dan sumber kehidupan bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Dr Parlindungan Purba MM menyampaikan bahwa acara ini penting karenaya bertujuan untuk melestarikan alam. Ia mengingatkan bahwa sesuai dengan UU Agraria maka hubungan antara manusia dan alam itu memiliki hubungan sangat erat.

”Terima kasih kepada seluruh stake holder yang hadir untuk pelestarian dan sumber mata air. Saya akan sampaikan kepada menteri terkait tentang konservasi mata air demi kebermanfaatan bagi masyarakat dan bisa sekaligus sebagai pusat laobaratorium alam USM Indonesia,” tegas ketua Yayasan Sari Mutiara.

Tokoh masyarakat Sumut ini juga menyampaikan bahwa tiga hal penting bagi manusia yakni air, pangan dan energi. ”Ini akan menjadi problema bila kita tidak peduli,” katanya.

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth MKes juga berterima kasih kepada peserta yang hadir pada peringatan konservasi nasional. ”Semakin tinggi peradaban suatu bangsa maka semakin tinggi kepedulian untuk menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan hidup,” ungkap rektor.

Camat Sunggal Danang Purnama Yuda, Kepala BPDAS Wampu Sei Ular Sigit Nugroho dan Adi Rahman (perwakilan Usaid) juga mengapresiasi pelaksanaan peringatan hari konservasi alam nasional sekaligus aksi perlindungan dan pelestarian mata air yang mendukung cadangan air baku bersih aman dan berkelanjutan.

Adi Rahman berharap program ini bisa bermanfaat melindungi dan melestarikan cadangan air bersih aman dan berkelanjutan guna mengantisipasi perubahan iklim global. (dmp)

Dukung Pendidikan, PTAR Anugerahkan Beasiswa pada 283 Siswa se-Tapsel

Seluruh penerima Beasiswa Martabe Prestasi 2023/2024 berfoto bersama. (Foto: Dok PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, memberikan beasiswa pendidikan Martabe Prestasi tahun ajaran 2023/2024 kepada 283 siswa berprestasi tingkat SD hingga universitas dari keluarga prasejahtera asal Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Jumlah ini meningkat 35% dibanding tahun 2022, dengan total dana sebesar 2,94 miliar.

“Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2017, program Beasiswa Tambang Emas Martabe telah memberikan manfaat kepada 1.634 siswa, dengan total dana yang digelontorkan sebesar Rp8,4 miliar,” kata General Manager Operations PTAR, Rahmat Lubis.

Dalam acara penganugerahan beasiswa Martabe Prestasi yang digelar di Sopo Daganak, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, pada Jumat (11/08), Rahmat mengatakan, bahwa Martabe Prestasi merupakan salah satu komitmen PTAR dalam mendukung peningkatan aspek pendidikan bagi masyarakat di Tapanuli Selatan.

Rahmat juga menyampaikan apresiasinya kepada para siswa berprestasi yang sudah berjuang untuk memperoleh beasiswa Martabe Prestasi. Ia berpesan agar para siswa tidak pernah putus asa dalam menggali ilmu, serta dapat memanfaatkan kekuatan teknologi saat ini untuk menghasilkan karya yang baik dan bermanfaat bagi banyak orang.

“Kami dari PTAR bertekad mendorong pengembangan masyarakat dari berbagai aspek, seperti kesehatan dan pendidikan. Kami akan terus meningkatkan kontribusi dan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu, mengapresiasi program beasiswa Martabe Prestasi. Menurutnya, program ini adalah bentuk nyata komitmen PTAR dalam mendorong kualitas pendidikan di Tapanuli Selatan.

“Apa yang dilakukan PTAR sejalan dengan visi pemerintah daerah Tapanuli Selatan. Kami juga menempatkan aspek pendidikan sebagai prioritas,” kata Dolly.

Dolly juga berpesan kepada para penerima beasiswa untuk menggunakan beasiswa ini sebagai cara untuk meraih masa depan yang lebih baik serta sarana untuk meraih apa pun yang dicita-citakan.

“Tak kalah penting, selalu hormati dan minta restu orang tua. Sesukses apa pun kalian kelak, jangan pernah lupa pada orang tua yang telah mengorbankan banyak hal untuk pendidikan kalian,” pungkas Dolly.

Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah, menjelaskan seluruh siswa penerima beasiswa terbagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan tingkat pendidikan dan manfaat. Rinciannya, 100 siswa SD dan 55 siswa SMP untuk kategori Penghargaan Prestasi Akademis (PPA). Mereka akan mendapat bantuan pendidikan di tahun berjalan senilai Rp600 ribu untuk setiap siswa SD dan Rp900 ribu untuk setiap siswa SMP.

“Selain itu, 30 siswa SMA/sederajat untuk kategori Penghargaan Prestasi Berkelanjutan (PPB) regular dan 10 siswa SMA mendapat PPB Khusus. Tiap siswa peraih PPB regular tingkat SMA/sederajat akan memperoleh manfaat senilai Rp3 juta per tahun,“ ujar Christine.

Sementara itu, 15 siswa meraih Penghargaan Prestasi Berkelanjutan (PBB) jenjang D3 dan S1 perguruan tinggi negeri dan swasta di Tapanuli Selatan senilai Rp6 juta tiap siswa per tahun. Adapun, 50 siswa kategori PBB jenjang D3 dan S1 dari perguruan tinggi negeri dan swasta di luar Tapanuli Selatan mendapat manfaat Rp12 juta tiap siswa per tahun.

Juga ada 20 siswa mengantongi PBB jenjang S1 di 10 perguruan tinggi negeri (PTN) Unggulan Nasional dan 96 siswa penerima manfaat lanjutan tingkat SMA sampai dengan perguruan tinggi yang mendapat seluruh biaya pendidikan.

Manager Operations PTAR Rahmat Lubis dan Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu menyerahkan piagam kepada salah satu penerima Beasiswa Martabe Prestasi 2023/2024. (Foto: Dok PTAR)

Meringankan beban

Pahrendi Harahap, salah satu dari 3 siswa lulusan SMK 2 Batangtoru yang menerima beasiswa Martabe Prestasi untuk melanjutkan studi di Politeknik Astra, mengaku sangat senang bisa mendapat dukungan dari PTAR untuk kuliah di kampus incarannya.

“Dari dulu saya memang ingin melanjutkan kuliah di Politeknik Astra, karena saya ingin memperdalam ilmu dalam bidang otomotif, dan setahu saya Politeknik Astra kuat dalam bidang itu,” ungkapnya.

Menurut Pahrendi, sejak dulu ia memang sudah tertarik dengan dunia otomotif. Saat kecil, ia senang mengutak-atik komponen sepedanya. Menginjak kelas 1 SMK, ayahnya kerap meminta bantuannya membongkar mesin sepeda motor di rumah. Sejak itu, minatnya terhadap otomotif semakin kuat. Tahun 2022, ia juga pernah melaksanakan PKL di PT United Tractors Medan, khusus di bagian mesin bus.

“Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih kepada PTAR untuk beasiswa ini. Selain meringankan beban orangtua, ini juga menjadi kesempatan bagi saya untuk menimba ilmu di tempat terbaik. Semoga PTAR semakin maju,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Putri Pratiwi, penerima beasiswa Martabe Prestasi tahun 2017 saat studi di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS). Menurutnya, beasiswa tersebut membuat beban orangtuanya menjadi ringan.

Setelah lulus kuliah, ia pun tak kesulitan mencari kerja. Saat ini, ia bekerja di PTAR sebagai General Admin di Departemen Community Development. Putri merasa, ilmu yang ia dapat semasa kuliah banyak ia aplikasikan dalam pekerjaannya.

“Pesan saya kepada adik-adik di Tapanuli Selatan, jangan takut bermimpi untuk sekolah lebih tinggi. Jika kita punya kemauan, pasti ada jalan,” pungkasnya.

Daftar lengkap penerima beasiswa Martabe Prestasi 2023/2024 dapat dilihat di https://agincourtresources.com/id/martabeprestasi2023/. (rel)

Jika Sandi Tak Jadi Cawapres Ganjar, PPP Bersikap

Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy diwawancarai di Rumah Relawan Ganjar, Minggu (13/8).

SUMUTPOS.CO – KETUA Majelis Pertimbangan PPP, M Romahurmuziy menyebut, dengan bergabungnya PAN dan Partai Golkar mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, membuat peluang Ketua Bappilu PPP Sandiaga Uno menjadi bakal calon presiden (Bacapres) bagi Ganjar Pranowo semakin besar. “Komposisi ini memperbesar peluang Ketua Bappilu PPP, Pak Sandi, sebagai cawapres Mas Ganjar,” kata Romy, Minggu (13/8).

Dengan bergabungnya PAN dan Golkar sebagai pendukung Prabowo, saat ini calon presiden semakin mengerucut ke tiga calon, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Kata dia, dukungan yang disampaikan PAN dan Golkar justru semakin memantik semangat partai-partai lain yang mendukung Ganjar saat ini.

Semua partai di pihak Ganjar kata dia, akan all out mendukung kader PDI Perjuangan tersebut dalam Pilpres 2024 mendatang. Bahkan, pihaknya juga akan membentuk relawan ‘Sarung Ganjar’ yang terdiri  dari santri-santri pendukung Ganjar. “Ini bentuk dukungan nyata para santri kepada Mas Ganjar yang adalah keluarga besar santri,” katanya.

Namun begitu, Romy menegaskan, pihaknya baru akan mengambil sikap jika Sandiaga Uno tak terpilih jadi cawapres Ganjar. “Ya disikapinya kalau sudah enggak dipilih. Kalau sekarang, kita masih meyakini bahwa Pak Sandi adalah calon yang terbaik untuk mendampingi Mas Ganjar,” katanya.

Romy tak menyebut secara rinci sikap seperti apa yang bakal diambil. Ia hanya mengatakan, Sandiaga sudah memenuhi syarat sebagai pendamping Ganjar di pemilihan presiden tahun depan. “Tinggal kita berbicara, apalagi hari ini, partai parlemen tinggal PPP dan PDIP. Kalau tidak ada perubahan ya, saya katakan itu konstelasi per hari ini, karena kita tahu persis politik masih sangat cair,” kata dia.

Ia tak menampik kemungkinan perubahan di tubuh koalisi pengusung Ganjar, mengingat situasi politik yang dinamis. Namun, sejauh ini PPP tak punya rencana lain atau plan B jika Sandiaga akhirnya tak terpilih sebagai Cawapres Ganjar. “Karena memang ketika kita mengusung Mas Ganjar itu belum mensyaratkan adanya Pak Sandi,” ujar Romy.

Alasan PPP mendukung Ganjar, kata Romy, karena menganggap Gubernur Jawa Tengah itu bagian dari keluarga besar Partai Ka’bah. Ayah mertua Ganjar, almarhum Ahmad Musadiq Supriyadi, pernah menjabat sebagai ketua DPC PPP Purbalingga selama empat periode.

Terpisah, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP, Sandiaga Uno juga merespons bergabungnya Golkar dan PAN ke Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dalam mendukung Prabowo Subianto sebagai capres 2024. “Kalau memang itu yang telah disepakati, saya mengucapkan selamat,” kata Sandiaga Uno di sela kunjungannya di Desa Wisata Praijing, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Minggu (13/8).

Menurut Sandi, menjelang pendaftaran capres yang menyisakan dua bulan lagi, partai politik akan semakin menunjukkan keberpihakannya pada capres tertentu. “Dan memang sekarang tinggal dua bulan lagi menuju pendaftaran, dan memang sudah saatnya bisa berkonsolidasi,” jelasnya.

Untuk itu, Sandi akan berkonsolidasi dengan Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono untuk menentukan langkah selanjutnya. Dia berharap, Mardiono juga bisa berkonsolidasi dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Dan saya tentunya akan berkoordinasi dengan pimpinan partai yang warna hijau, untuk berbicara dengan partai yang warna merah,” ujar Sandiaga Uno disambut tawa.

Menurut Sandi, konsolidasi akan digelar dalam waktu dekat mengingat pendaftaran capres-cawapres menyisakan 2 bulan lagi. Dia juga ingin memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menggencarkan kampanye ke daerah. “Mungkin, karena waktunya sangat sempit dibandingkan dengan 2019 kita kampanye delapan bulan lebih, tapi sekarang ini hanya 70 hari, sedangkan wilayah yang harus dikunjungi ini sangat banyak, jadi memang sudah saatnya kita berkonsolidasi,” ungkap Sandiaga Uno.

Terakhir, Sandi mengingatkan, koalisi jangan sampai menimbulkan perpecahan. Menurutnya, semua partai politik adalah bersaudara. “Dan ini akan menjadi inspirasi agar bangsa kita bisa fokus melihat gagasan terbaik membangun (bangsa), karena kita semua bersaudara, kita memang sedikit berbeda pilihan, tapi nanti setelah 14 Februari (2024), kita membangun bangsa bersama,” ujarnya bersemangat. (bbs/adz)

CLC STIKes Mitra Husada Medan Raih Akreditasi A

SERTIFIKAT AKREDITASI: Ketua Pengurus Yayasan Mitra Husada Medan Dr Imran Saputra Surbakti MM menerima sertifikat akreditasi Competency Learning Center Mitra Husada Medan yang diserahkan Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI drg Ariyanti Anaya MKM didampingi Dra Hj Oos Fatimah Rosyati MKes dan Anna Kurniati MA PhD. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – COMPETENCY Learning Center (CLC) Mitra Husada Medan memenuhi kualifikasi yang ditentukan sebagai institusi penyelenggara pelatihan bidang kesehatan dengan meraih akreditasi A.

Penyerahan sertifikat akreditasi ini Dirjen Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) drg Ariyanti Anaya MKM didampingi Direktur Penyedia Tenaga Kesehatan Kemenkes RI Dra Hj Oos Fatimah Rosyati MKes dan Plt Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Kemenkes RI Anna Kurniati MA PhD.

Sertifikat akreditasi CLC Mitra Husada Medan diterima Ketua Pengurus Yayasan Mitra Husada Medan Dr Imran Saputra Surbakti MM pada acara wisuda 989 lulusan Prodi Kebidanan Program Sarjana STIKes Mitra Husada Medan. ”Selamat buat STIKes Mitra Husada Medan yang Competency Learning Center berhasil meraih akreditasi A dengan nilai 89,29,” kata drg Arianti Anaya MKM, Sabtu (12/8).

Wisuda di aula STIKes Mitra Husada Medan Jalan Pintu Air IV Kwalabekala Medanjohor berlangsung pada11-12 Agustus. Wisuda dipimpin Ketua STIKes STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes.

Acara turut hadir Kepala LLDikti Sumut diwakili Kabag Umum Dra Faizah Bt Johan Alam Shah MSi, Kepala Dinas Kesehatan Provsu dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Sumut Betty Mangkuji SST MKeb, Kabid SDK Dinkes Sumut Yetty Syahriany SKM, Direktur SDM Pendidikan dan Umum RSUP H Adam Malik Drs Jintan Ginting Apt MKes, Ketua Aptisi Sumut Dr H Muhammad Isa Indrawan MM dan undangan lainnya.

Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI menyebutkan bahwa meningkatkan mutu, profesionalisme dan kompetensi tenaga kesehatan, salah satunya dilakukan melalui penyelenggara pelatihan bidang kesehatan yang telah terakreditasi.

drg Ariyanti Anaya MKM mengingatkan bahwa akreditasi yang berlaku selama lima tahun itu akan dievaluasi secara berkala. Dirjen optimis STIKes Mitra Husada Medan mampu mempertahankan akreditasi A.

Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI meminta lulusan Prodi Kebidanan Program Sarjana STIKes Mitra Husada Medan bisa memberi pelayanan yang baik pada masyarakat.

Indonesia saat ini menghadapi permasalahan kesehatan. Antara lain masih tingginya angka kematian ibu bersalin dan bayi serta stunting. Untuk itu, Dirjen berharap lulusan STIKes Mitra Husada Medan berperan aktif mengatasi masalah tersebut.

Ia juga memaparkan empat penyakit katastropik di Indonesia yakni jantung, stroke, ginjal dan kanker penyebab kematian yang membebani biaya kesehatan bagi negara. Dalam kesempatan ini, Dirjen memaparkan sejumlah aturan terbaru terkait tenaga kesehatan. Ia juga berharap wisudawati dapat terus meningkatkan ilmu pengetahuannya.

Dirjen Tenaga Kesehatan Kemenkes RI drg Ariyanti Anaya MKM berharap bidan lulusan STIKes Mitra Husada Medan dapat membantu program pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu bersalin dan bayi.

Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes mengatakan bahwa perguruan tinggi tertantang untuk menghasilkan lulusan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan dunia usaha dan industri hingga dinamika masyarakat.

Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes menegaskan komitmen STIKes Mitra Husada Medan yang banyak mengukir prestasi nasional dan internasional tersebut untuk membekali lulusan untuk dapat bersaing di pasar kerja. Peningkatan kompetensi lulusan STIKes Mitra Husada Medan didukung dengan didirikan Competency Learning Center. (dmp)