32 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 1271

Rohani Raih Emas Pertama Sumut di Peparpenas 2023

EMAS: Rohani Silitonga bersama Ketua NPC Sumut Alan Sastra dan perwakilan Dispora Sumut John Erik Purba usai meraih medali emas di Peparpenas 2023. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rohani Silitonga berhasil menjadi penyumbang medali emas pertama bagi Kontingen Sumatera Utara pada Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2023 di Palembang, Sumatera Selatan, 30 Juli hingga 4 Agustus 2023.

Rohani berhasil meraih medali emas cabang atletik nomor Lompat Jauh T44 Putri, Rabu (2/8). Dia mencatatkan lompatan sejauh 3,14 meter. Lompatan itu memecahkan rekor yang ditorehkan atlet Jawa Barat pada Peparpenas sebelumnya.

Raihan itu melengkapi koleksi medali Sumut dari cabang atletik. Sebelumnya, Sumut meraih medali perak melalui Risdawati Sihotang dari nomor tolak peluru F20 putri dengan lemparan sejauh 7,78 meter.

Pelatih atletik NPC Sumut, Krisna Hadi Syahputra mengaku senang dengan raihan atletik tersebut. Apalagi penampilan para atlet Sumut sangat bagus pada hari pertama pertandingan cabang atletik Peparpenas.

“Kita bersyukur dengan raihan ini. Selain Rohani yang meraih medali emas, penampilan Risdawati juga sangat bagus. Dia meraih perak setelah lemparan hanya kalah 5 cm dari peraih medali emas,” ujar Krisna Hadi ketika dihubungi, Rabu (2/8).

Dengan raihan pada hari pertama ini, Krisna Hadi optimis target cabang atletik untuk melewati raihan pada Peparpenas sebelumnya terbuka lebar. Sebab, atlet Sumut memiliki peluang besar kembali meraih medali emas pada nomor lintasan yang dimainkan mulai Kamis (3/8) hari ini.

“Kita optimis atlet Sumut kembali menyumbangkan medali emas pada nomor lintasan besok (hari ini). Peluang kita ada di nomor lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, dan balap kursi roda,” ungkapnya.

Krisna Hadi mengharapkan dukungan masyarakat Sumut agar atlet mereka mampu meraih medali emas sebanyak mungkin pada Peparpenas kali ini. “Semoga kami bisa kembali menyumbangkan medali emas untuk Sumut,” ungkapnya.

Sedangkan Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengaku senang dengan raihan kontingen Sumut pada hari pertama. Pada hari pertama, Sumut menurunkan empat atlet, yakni dua atletik dan dua bulutangkis.

Dua atlet bulutangkis Sumut, Rafi dan Fikri berhasil menyumbangkan medali dari nomor uper (amputasi tangan). Fikri berhasil meraih perunggu, sedangkan Rafi lolos ke final dan akan melawan wakil Banten pada final, Kamis (3/8).

“Sesuai dengan target sebelumnya, atletik mampu menyumbangkan 1 emas dan 1 perak. Begitu juga dengan cabang bulutangkis, 1 perunggu sudah diraih. Dan, besok masih berpeluang meraih emas,” ujat Alan Sastra.

Sedangkan Sekretaris Kontingen Sumut, John Erik Purba bersyukur atas raihan atlet Sumut tersebut. Dia berharap raihan ini bisa memotivasi atlet Sumut lainnya untuk meraih medali emas.

Peparpenas X Palembang secara resmi dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Dito Ariotedjo, Selasa (1/8) malam di Palembang Sport and Convention Center (PSCC). Peparnas X 2023 ini diikuti 25 provinsi. (dek)

Telkomsel Hadirkan Paket Roaming Asia-Australia Dengan Kuota Pilihan Untuk Berinternet Dan Menelpon

Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang konsisten memenuhi kebutuhan layanan bagi pelanggannya, mengukuhkan komitmen layanan primanya dan memberikan solusi bagi pengguna Kartu Halo dan Prabayar Telkomsel, yang melakukan perjalanan ke berbagai negara Asia -Australia dengan menghadirkan paket roaming internasional dengan menghadirkan Paket Roaming RoaMax Asia - Australia. Paket RoaMax ini hadir untuk mengakomodasi kebutuhan akses komunikasi para pelanggan yang melakukan perjalanan internasional, liburan maupun business ke beberapa negara Asia dan Australia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang konsisten memenuhi kebutuhan layanan bagi pelanggannya, mengukuhkan komitmen layanan primanya dan memberikan solusi bagi pengguna Kartu Halo dan Prabayar Telkomsel, yang melakukan perjalanan ke berbagai negara Asia -Australia dengan menghadirkan paket roaming internasional dengan menghadirkan Paket Roaming RoaMax Asia – Australia. Paket RoaMax ini hadir untuk mengakomodasi kebutuhan akses komunikasi para pelanggan yang melakukan perjalanan internasional, liburan maupun business ke beberapa negara Asia dan Australia.

Vice President Consumer Sales Telkomsel Sumatera, Mulya Budiman menyampaikan “Dengan dibukanya akses perjalanan internasional yang lebih leluasa kepada masyarakat, dengan tujuan negara Asia dan Australia, kebutuhan akses roaming internasional terus meningkat. Kenyamanan mengakses komunikasi serta internet di luar negeri menjadi hal yang sangat penting, terutama untuk update report pekerjaan maupun media sosial secara real time. Sesuai dengan komitmen Telkomsel untuk selalu mendengar kebutuhan pelanggan dan menghadirkan produk dan layanan yang customer-centric, kami menyediakan layanan paket roaming RoaMax Asia Australia dengan penawaran harga dan kuota yang setara dengan SIM card lokal di berbagai negara”.

Penawaran kuota RoaMax dari Telkomsel ini tersedia untuk 181 negara tujuan bekerjasama dengan 390 operator telekomunikasi diseluruh dunia. Dengan memanfaatkan paket RoaMax, pelanggan tidak perlu repot melakukan penggantian SIM card, Selain itu Telkomsel juga menyediakan kantor pelayanan GraPARI di luar negeri seperti di Arab Saudi, Hongkong dam Taiwan.

Harga kuota roaming RoaMax Asia-Australia sendiri sudah disesuaikan agar bersaing dengan harga tourist SIM card maupun lokal SIM card di negara tujuan. Kuota RoaMax Asia-Australia memiliki beberapa pilihan paket, seperti paket Internet RoaMAX Asia-Australia dengan kuota hingga 5 GB seharga Rp. 250 ribu dengan masa aktif paket hingga 15 hari dan terdapat juga paket Internet RoaMAX Asia-Australia dengan kuota hingga 10 GB seharga Rp. 400 ribu dengan masa aktif paket hingga 30 hari.

Untuk melengkapi pilihan bagi pelanggan, tersedia juga paket Combo RaoMAX Asia Australia dengan kuota internet 5 GB, Kuota telepon selama 50 menit berlaku untuk telepon ke nomor Indonesia, nomor negara yang sedang dikunjungi, dan menerima telepon serta terdapat juga Kuota 50 SMS yang berlaku untuk SMS ke nomor pelanggan selluler manapun, tidak termasuk SMS banking dan SMS layanan value added service. Untuk paket Combo RoaMAX ini berlaku selama 30 hari dengan harga Rp.450 ribu. Informasi lebih lanjut mengenai paket roaming RoaMAX Asia-Australia dari Telkomsel dapat diakses di www.telkomsel.com/roamax.

Untuk paket Internet roaming ini, dapat di gunakan pada negara Singapore, Malaysia, Thailand, Hong Kong, China, Taiwan, Macau, South Korea, Japan, Australia, Timor-Leste, Philippines, New Zealand, Vietnam, Laos, India, Bangladesh, Brunei Darussalam, Cambodia, Israel, Jordan, Kazakhstan, Kuwait, Mongolia, Myanmar, Oman, Pakistan, Palestine, Papua New Guinea, Qatar, Saudi Arabia, Sri Lanka, United Arab Emirates, Uzbekistan, Nepal, Bhutan, Tajikistan, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Iraq

“Dengan penawaran harga kuota yang sangat bersaing dibandingkan dengan harga kuota tourist SIM card, kuota RoaMax ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah serta pengalaman berbeda bagi para pelanggan dalam menikmati akses layanan data dan voice di luar negeri dengan mudah dan nyaman. Paket ini diharapkan mampu memenuhi segala kebutuhan ketika bepergian, baik untuk menjaga agar pelanggan tetap dapat terhubung dengan keluarga dan kerabat maupun untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digitalnya seperti bermedia sosial dan mengakses layanan digital lainnya.” tutup Mulya.(rel)

Anggota DPD RI Muhammad Nuh Dukung Perbaikan Kantor KPU Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Muhammad Nuh MSP mengunjungi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli, Rabu (2/8). Kehadiran Muhammad Nuh di sana, untuk memastikan persiapan Pemilu 2024 berjalan baik.

“Sebagai anggota DPD RI, saya datang ke KPU Gunungsitoli untuk melakukan fungsi pengawasan. Kendala dan masalah yang ada akan kita sampaikan ke KPU provinsi dan pusat,” kata Nuh melalui pesan tertulisnya, Rabu (2/8) malam.

Nuh mengapresiasi kinerja KPU Kota Gunungsitoli yang telah mempersiapkan tahapan Pemilu 2024 dengan baik. Dia pun berharap, seluruh tahapan dapat berjalan lancar hingga selesai. “Dari pemaparan ketua dan komisioner, saya optimis Pemilu di Gunungsitoli akan berlangsung lancar dan sukses, semoga Bulan Oktober nanti bisa melanjutkan tugas,” katanya.

Nuh juga memeriksa langsung kondisi sarana dan prasarana di kantor KPU Kota Gunungsitoli yang perlu mendapat perhatian, yaitu kebocoran atap di beberapa ruangan dan sulitnya sinyal internet di sekitar kantor KPU. “KPU adalah pelaksana undang-undang, saya mendukung perbaikan sarana dan prasarana di kantor KPU Gunungsitoli untuk kelancaran Pemilu 2024. Jangan sampai ruangan yang banjir dan sulitnya sinyal menjadi kendala suksesnya penyelenggaraan Pemilu” pungkas Nuh. (adz)

QI Group, Induk Perusahaan QNET Dinobatkan sebagai Employer of the Year di HR Awards 2023

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – QI Group, entitas induk dari perusahaan gaya hidup dan kesehatan global QNET, dinobatkan sebagai Employer of the Year selama sembilan tahun berturut-turut di HR Asia Awards 2023 Hong Kong. Penghargaan tahun ini bertema ” Celebrate Diversity and Inclusion “, mengakui perusahaan atas komitmen mereka untuk merangkul keragaman, memperjuangkan kesetaraan, dan mendorong keikutsertaan di tempat kerja.

Berakar pada filosofi pendiri perusahaan, Raise Yourself To Help Mankind (RYTHM), QNET berkomitmen mengembangkan lingkungan secara aktif. Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi, tumbuh, dan sukses – tanpa memandang kebangsaan atau demografis.

“Kami merasa sangat terhormat memenangkan penghargaan ini selama sembilan tahun berturut-turut. Ini menunjukkan misi kami untuk memberdayakan orang, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kesuksesan perusahaan kami sejak pertama kali kami mulai pada tahun 1998. Dengan lebih dari 800 orang dari lebih dari 50 negara dalam keluarga QNET, kami menyadari bahwa keragaman, kesetaraan, dan inklusi memicu kreativitas dan inovasi. dan menciptakan budaya kerja yang sehat. Saya bangga diakui atas upaya kami untuk mendukung aset terbesar kami: karyawan kami,” kata Malou Caluza, CEO QNET

Meliputi lima belas pasar di seluruh kawasan Asia, HR Asia Awards mengevaluasi organisasi yang menunjukkan kepuasan karyawan yang tinggi, kesejahteraan, dan pengembangan serta budaya tempat kerja yang sangat baik. Selama proses penjurian, perusahaan yang dinominasikan tunduk pada penilaian holistik atas kebijakan SDM mereka sesuai dengan tolok ukur industri dan pasar.

Beberapa kebijakan QI Group yang memenangkan penghargaan dan mengutamakan orang meliputi: Komunikasi karyawan dua arah. Karyawan dapat berinteraksi langsung dengan manajemen senior dan penerapan platform intranet WorkVivo, salah satu sistem keterlibatan karyawan digital terbaik di dunia. Perusahaan juga memberi kesempatan yang setara, memupuk tempat kerja yang beragam dan ramah, menghargai semua individu dan mengembangkan bakat secara setara.

Kemudian, Program Pengembangan Karyawan yang mendukung orang-orang di setiap level organisasi ditawarkan kesempatan belajar. Termasuk dengan platform e-learning, QiLearn, yang menawarkan lebih dari 30 kursus pengembangan profesional dan pribadi. Perusahaan juga rutin menggelar lokakarya dan seminar reguler yang diselenggarakan manajemen senior dan pelatih profesional eksternal.

Digelar juga program pelatihan pengembangan tim dan kepemimpinan, seperti QI Rising, yang dipelopori oleh pendiri perusahaan dan C-suite untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan karyawan. HR Asia menobatkan QI Group sebagai salah satu Perusahaan Terbaik Untuk Bekerja Di Asia untuk pertama kalinya pada tahun 2015. (rel/sih)

Tiga Pelaku Kepemilikan Narkoba Diamankan Sub Denpom Tebingtinggi

AMANKAN: Pelaku kepemilikan narkotika jenis sabu, Heri, Kurniawan dan Bugar diamankan Sub Denpom Tebingtinggi berhasil diamankan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sub Denpom Tebingtinggi I/I-1 bersama masyarakat berhasil melakukan penangkapan kepada tiga pelaku kepemilikan narkotika jenis sabu di Jalan Baja, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Selasa (1/8) Malam.

Tiga pelaku tersebut kemudian diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Tebingtinggi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atas kepemilikan narkotika jenis sabu.

Kasat Narkoba Polres Tebingtinggi, Jhon H Panjaitan membenarkan pihak Sub Denpom Tebingtinggi menyerahkan tiga orang pelaku kepemilikan narkoba jenis sabu bersama barang bukti kepada pihak Satresnarkob Polres Tebingtinggi.

“Ketiga pelaku sudah diamankan, pihak Satresnarkoba Polres Tebingtinggi sudah melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP Jhon.

Tiga pelaku, Heri Saputra (48) warga Jalan Waringin, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Bugar Novayudha (38) warga Jalan Toba, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir dan Raja Kurniawan (22) Jalan Sei Bahilang, Kelurahan Mandailing, Kecamatan Tebingtinggi, Kota Tebingtinggi.

Barang bukti, 2 bungkus plastik klip transparan berisi serbuk Kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu 1,77 gram dari tangan Heri, 2 bungkus plastik klip transparan berisi serbuk Kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu seberat 1,79 gram dari tangan Bugar dan, 4 bungkus plastik klip transparan berisi serbuk Kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu 2,30 gram dari tangan Kurniawan.

“Satu unit timbangan digital warna abu-abu, satu bungkus plastik klip transparan yang didalamnya terdapat beberapa plastik klip transparan kosong, 13 buah plastik klip transparan kecil, 1 buah dompet warna hitam, 1 buah dompet bermotif garis merah, 1 buah kaca pirex, uang tunai sebesar Rp 498.000. Satu unit handphone android merk Oppo warna hitam, 1 unit handphone android merk Vivo warna biru,” jelas AKP Jhon.

Pasal yang dipersangkakan melanggar pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1)Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (ian)

Jelang Kunjungan Tim Monitoring Provinsi, Ketua TP PKK Dairi Tinjau Persiapan Kecamatan Lae Parira

PAPARAN: Ketua TP PKK Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata sampaikan paparan saat melakukan peninjauan jelang kunjungan tim monitoring Pemrovsu.Istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata, meninjau persiapan Kecamatan Lae Parira, sebagai binaan Iva Test jelang kunjungan tim monitoring dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk lakukan penilaian.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Anggara Sinurat, Rabu (2/8/2023) mengatakan, kunjungan itu dilaksanakan pada Selasa (1/8/2023) untuk memastikan persiapan sudah siap, hingga penilaian nantinya berjalan baik.

Dalam kesempatan itu, Romy Mariani Simarmata mengatakan, untuk evaluasi nanti, ada beberapa hal yang harus disempurnakan untuk penilaian di antaranya inovasi untuk iva test.

“Inovasi yang dilakukan Kecamatan Lae Parira adalah pembentukan duta iva test satu orang setiap desa. Duta iva test ini untuk melakukan sosialisasi akan pentingnya iva test karena masih terdapat masyarakat khususnya wanita yang menganggap tabu akan pemeriksaan iva test,” kata Romy Mariani.

Evaluasi selanjutnya adalah untuk aplikasi sistem dasawisma (Sidasa) di mana untuk Kecamatan Lae Parira, capaiannya masih 60%. Diharapkan kepada seluruh operator Sidasa yang telah ditentukan, agar memaksimalkan tugas yang telah ditentukan.

“Segala persiapan akan kita lakukan dengan maksimal, kita berharap Kecamatan Lae Parira akan masuk untuk tahap selanjutnya dalam penilaian tingkat Sumut,” ujar Romy.

Tim monitoring Provinsi akan hadir pada Kamis (3/8/2023) dan kegiatan dilaksanakan di Kantor Camat Lae Parira.

Sekretaris PKK Dairi, Meri Saragih melaporkan, Kecamatan Lae Parira sebagai binaan iva test masuk nominasi penilaian tingkat Provinsi.

Persiapan sudah dilakukan untuk memantapkan evaluasi diantaranya, pemantapan administrasi buku PKK mulai dari desa hingga kecamatan. Capaian iva test sudah 100%.

“Dan duta iva test yang telah terbentuk, sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ucap Meri.

Hadir Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Agel Siregar, Kepala Dinas Kesehatan, Henry Manik, Kabid Kesehatan Masyarakat, Imelda Purba dan lainya. (rud).

Syaiful Ramadhan Minta Anggaran di Disnaker Ditambah

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Persoalan pengangguran dan ketersediaan lapangan pekerjaan di Kota Medan terus menjadi perhatian DPRD Kota Medan. Untuk itu sebagai upaya mencari jalan keluar persoalan pengangguran dikalangan anak muda Kota Medan, Pemerintah Kota diminta memberikan fokus anggaran yang memadai.

Melihat persoalan ini, DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota Medan menambah anggaran di Dinas Keternagakerjaan (Disnaker) untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Kami meminta kepada Pemerintah Kota Medan untuk menambah anggaran guna mengatasi angka pengangguran, khususnya untuk kalangan anak muda di Kota Medan. Kita melihat banyak pengangguran di kalangan anak muda,” ucap Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, Rabu (2/8/2023).

Syaiful Ramadhan menilai, anggaran yang ada du Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan saat ini terbilang masih sangat kecil, sehingga tidak banyak program yang bisa dilakukan Pemko Medan untuk menanggulangi masalah angka pengangguran di kalangan muda.

“Saya melihat anggaran di Dinas Ketenagakerjaan sangatlah kecil, dari Rp17 Miliar anggaran yang tersedia, saya lihat hanya Rp2 Miliar saja yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Anggota Badan Anggaran DPRD Medan ini juga mengusulkan agar penambahan anggaran nantinya difokuskan untuk pelatihan-pelatihan kepada anak muda, sehingga mereka terpacu untuk mengembangkan kreatifitasnya.

“Saya meminta adanya penambahan anggaran untuk pelatihan-pelatihan, mengingat anak-anak muda kita sekarang kreatif-kreatif, konten kreator dan mereka bisa mandiri dengan itu,” katanya.

Kepada Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan, terang Syaiful, dirinya juga telah menyampaikan pentingnya penambahan anggaran tersebut, mengingat potensi anak-anak muda saat ini cenderung kreatif. Selain itu, minat anak muda akan peningkatan skill (pelatihan) juga terbilang tinggi.

“Inilah perlunya kita tambahkan anggaran untuk menambah skill anak-anak muda di Kota Medan. Apalagi nanti mungkin ada (dan) hibah, mereka diberi peralatan, ada diberi laptop, diberi handphone dan diberi paket internet. Mungkin itu sudah cukup untuk memberi akses bagi mereka bekerja dirumah,” pungkasnya.
(map/ram)

PLN Gulirkan 17 Program Pemberdayaan Masyarakat Perhutanan Sosial bersama Kementerian

Secara simbolis peluncuran 70 program pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan memukul gendang dilakukan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P., M.A, Direktorat Jenderal Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc, Bupati humbang hasundutan Dosman Banjarnahor, General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid dan para muspicab

HUMBANG HASUNDUTAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut HUT Republik Indonesia yang ke 78, PT PLN (Persero) bersama Kantor Staf Presiden dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan orkestrasi 82 Program Pemberdayaan Masyarakat Perhutanan Sosial Lintas Kementerian dan BUMN tahap 1 di Sumatera Utara. Integrasi ini sebagai bentuk implementasi Peraturan Presiden No. 28 Tahun 2023 yang diresmikan pada tanggal 30 Mei 2023.

Secara simbolis, 82 program pemberdayaan masyarakat diserahkan dalam acara Festival Perhutanan Sosial, dengan tajuk “Merdeka Berdaya, Sambut HUT 78 Republik Indonesia” di lapangan Simanganrungsang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara(1/8/2023).

Festival Perhutanan Sosial dihadiri langsung Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P., M.A, Direktorat Jenderal Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc, Bupati humbang hasundutan Dosman Banjarnahor. Turut hadir General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Awaluddin Hafid sebagai tamu VVIP.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid mengatakan dalam sambutannya, program kolaborasi ini sejalan dengan program Green yang fokus pada pelestarian lingkungan serta program pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat.

“Hingga semester I tahun 2023, PLN telah melaksanakan sebanyak 572 program yang tersebar di 34 provinsi. Sebanyak 150 ribu orang, 5.691 usaha masyarakat dan 13.656 tenaga kerja telah merasakan melalui program lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan pendidikan. Selain itu, PLN telah melakukan penanaman pohon sebanyak 36.211 pohon dengan luas area 309 Ha,” ungkap Awalluddin.

Awaluddin menambahkan partisipasi PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dalam perhutanan sosial di Sumatera Utara akan bekerjasama dengan Universitas Sumatera Utara dalam menyediakan bibit unggul tanaman produktif, pelatihan hingga pendampingan pengelolaan hasil tanaman.

“Terdapat 17 program yang akan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan penanaman yang tersebar di 4 desa yaitu Desa Salaon Dolok, Desa Hariara Pintu, Desa Ronggurni Huta, di Kabupaten Samosir dan Desa Hutaraja Hasundutan Kabupaten Tapanuli Utara,” paparnya.

Selain itu, PLN juga akan menyediakan 7.800 bibit unggul tanaman produktif seperti bibit petai, bibit jengkol, bibit durian, bibit kopi dan bibit kaliandra. Kemudian PLN juga akan memberikan 7 peralatan pendukung serta 50 unit stup lebah madu di 4 desa tersebut.

“Kita (PLN) berharap melalui program ini dapat dirasakan dampak positif serta memberikan kemanfaatan bagi masyarakat dikawasan hutan sosial,” tutur Awaluddin. (rel/ila)

Angka Pengangguran Cukup Tinggi, Syaiful Ramadhan Minta Anggaran di Disnaker Ditambah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Persoalan pengangguran dan ketersediaan lapangan pekerjaan di Kota Medan terus menjadi perhatian DPRD Kota Medan. Untuk itu sebagai upaya mencari jalan keluar persoalan pengangguran di kalangan anak muda Kota Medan, Pemerintah Kota diminta memberikan  fokus anggaran yang memadai.

Melihat persoalan ini, DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota Medan menambah anggaran di Dinas Keternagakerjaan (Disnaker) untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Kami meminta kepada Pemerintah Kota Medan untuk menambah anggaran guna mengatasi angka pengangguran, khususnya untuk kalangan anak muda di Kota Medan. Kita melihat banyak pengangguran di kalangan anak muda,” ucap Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, Rabu (2/8).

Syaiful Ramadhan menilai, anggaran yang ada du Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan saat ini terbilang masih sangat kecil, sehingga tidak banyak program yang bisa dilakukan Pemko Medan untuk menanggulangi masalah angka pengangguran di kalangan muda.

“Saya melihat anggaran di Dinas Ketenagakerjaan sangatlah kecil, dari Rp17 miliar anggaran yang tersedia, saya lihat hanya Rp2 miliar saja yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Anggota Badan Anggaran DPRD Medan ini juga mengusulkan agar penambahan anggaran nantinya difokuskan untuk pelatihan-pelatihan kepada anak muda, sehingga mereka terpacu untuk mengembangkan kreativitasnya.

“Saya meminta adanya penambahan anggaran untuk pelatihan-pelatihan, mengingat anak-anak muda kita sekarang kreatif-kreatif, konten kreator dan mereka bisa mandiri dengan itu,” katanya.

Dirinya juga telah menyampaikan kepada Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan akan pentingnya penambahan anggaran tersebut, mengingat potensi anak-anak muda saat ini cenderung kreatif. Selain itu, minat anak muda akan peningkatan skill (pelatihan) juga terbilang tinggi.

“Inilah perlunya kita tambahkan anggaran untuk menambah skill anak-anak muda di Kota Medan. Apalagi nanti mungkin ada (dan) hibah, mereka diberi peralatan, ada diberi laptop, diberi handphone dan diberi paket internet. Mungkin itu sudah cukup untuk memberi akses bagi mereka bekerja di rumah,” pungkasnya. (map/ila)

Revitalisasi Tiga Gapura Batas Kota Medan Telah Selesai

GAPURA BATAS KOTA: Salah satu gapura batas kota yang selesai dibangun Pemko Medan, tanpa menghilangkan identitas etnis lokal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) mengklaim telah selesai melakukan revitalisasi pembangunan tiga gapura yang terdapat di tiga pintu masuk Kota Medan.

Adapun ketiga gapura, itu yakni Gapura Batas Kota di Jalan Gatot Subroto (Kampung Lalang), Gapura Batas di Jalan Sisingamangaraja (Amplas), dan Gapura Batas Kota Medan di Jamin Ginting (Tuntungan).

Pemko Medan menegaskan, bahwa pembangunan ketiga Gapura Batas Kota tersebut telah sesuai dengan janji Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan tidak menghilangkan sedikitpun identitas etnis lokal yang ada.

“Tidak itu saja, ketiga gapura juga kini sebagai objek rekreasi baru karena dilengkapi dengan taman,” ucap Endar, Selasa (1/8).

Dikatakan Endar, tidak hanya sebagai tanda batas Kota Medan dengan Kabupaten Deliserdang, ketiga gapura itu juga menjadi lambang, etalase sekaligus identitas Kota Medan.

“Dengan mengusung identitas etnis lokal, melalui revitalisasi yang dilakukan ini, Pak Wali ingin menghadirkan etalase sekaligus identitas Kota Medan sejak dari pintu masuk,” ujarnya.

Endar selanjutnya menjelaskan konsep, arti dan makna desain ketiga gapura tersebut. Untuk Gapura Batas Kota Medan di Jalan Gatot Subroto, bagian kepala bervisi ke masa depan (modern), sedangkan bagian kaki dan badan berlandaskan (berakar) budaya.

“Arti dan makna desain, adalah sepasang menara yang membentuk mata panah sebagai lambang kemajuan dalam pembangunan Kota Medan,” ungkap Endar.

Kemudian silloute Istana Maimun dan Masjid Raya melambangkan salah satu kejayaan Tanah Deli dan ikon Kota Medan. Selanjutnya, Keris Melayu melambangkan kekuatan dan persatuan. Lalu, warna emas yang melambangkan keberanian dan keberagaman serta motif Gorga yang melambangkan keberagaman dan kultur Batak.

Untuk Gapura Batas Kota Medan di Jalan Sisingamangaraja Medan Amplas, kata Endar, arti dan makna desainnya tidak jauh berbeda dengan Gapura Batas Kota Medan Pinang Baris.

Dikatakannya, gapura tersebut memiliki sepasang menara yang membentuk mata panah untuk melambangkan kemajuan dalam pembangunan Kota Medan. Kemudian, silloute Istana Maimun dan Masjid Raya sebagai salah satu lambang kejayaan Tanah Deli dan ikon Kota Medan.

“Kemudian, keris Melayu melambangkan kekuatan dan persatuan. Lalu, warna merah ulos melambangkan keberanian dan keberagaman kultur serta motif gorga melambangkan keberagaman kultur,” tuturnya.

Sedangkan Gapura Batas Kota Medan Tuntungan, sambung Endar, memiliki penyajian sopo angin dan tumbuk lada yang mengedepankan identitas etnis Karo dan Melayu reduksi.

“Gapura di Medan Tuntungan ini dilengkapi dengan taman persimpangan yang terintegrasi dengan adanya perkerasan, penghijauan serta adanya elemen vertikal dan dilengkapi dengan bangunan sopo angin sebagai simbol adat Karo,” pungkasnya. (map/ila)