MEDAN- Stok sembilan bahan pokok (sembako) yang biasanya menjadi kendala, ketika menjelang Idul Fitri, dipastikan tidak akan terjadi untuk tahun ini.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Sumatera Utara (Sumut), Bidar Alamsyah ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumut, Kamis (2/8) menegaskan, persediaan stok sambako untuk Idul Fitri tahun ini dipastikan aman.
Dijelaskannya, ketersediaan bahan kebutuhan pokok saat Ramadan dan jelang Idul Fitri yang tersedia antara lain, gula pasir. Stok yang ada mencapai 62.000 ton. Sementara kebutuhan yang diprediksi hingga Idul Fitri sekitar 25.000 ton.
Untuk bahan pokok lainnya, misalnya minyak goreng, persediaan yang ada mencapai 200 ribu ton, sedangkan kebutuhan hanya berkisar 24.000 ton per bulan. Dari ketersediaan yang ada, dipastikan stok minyak goreng akan bertahan sampai delapan bulan ke depan.
Untuk stok daging sapi, Disperindag Sumut memperkirakan ketersediaan daging yang ada sampai dua bulan mendatang. Stok yang dimiliki sebanyak 12.803 ton, dan kebutuhannya hanya sekitar 9.288 ton.
Untuk harga daging sapi, mengalami kenaikan Rp10.000, sehingga saat ini per kilogramnya mencapai Rp80.000. Sama halnya dengan harga telur ayam yang mengalami kenaikan, dari Rp14.000 per kilogram pada Juni lalu sekarang menjadi Rp15.200 per kilogram. (ari)
Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta bakal memanggil pedangdut Rhoma Irama terkait dugaan pelanggaran pemilu. Pedangdut tersebut dilaporkan karena dinilai melakukan kampanye terselubung di luar jadwal.
Hari ini, Panwaslu DKI memanggil Rhoma untuk didengarkan keterangannya. Panwaslu saat ini telah mengantungi barang bukti berupa rekaman video yang diambil ketika Rhoma sedang berceramah di Masjid Al-Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat, 29 Juli lalu.
“Hari ini (kemarin) Panwaslu sudah memanggil Rhoma Irama agar hadir besok (3/8). Status dia masih sebagai terlapor atau yang dilaporkan,” ujar Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah di Jakarta kemarin (2/8).
Dalam rekaman ceramah berdurasi tujuh menit itu, Rhoma disangka menggunakan isu suku, agama, dan ras untuk menyerang pasangan calon Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. “Dari rekaman, ia diduga melakukan penghinaan dengan isu SARA,” ujar Ramdan.
Selain Rhoma, Panwaslu juga akan memanggil Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini dipanggil karena sebagian ceramah Rhoma mengacu pada pernyataan yang disampaikan Jimly di media massa, bahwa kampanye dengan mengangkat isu SARA dapat dibenarkan .
Ramdan mengakui Panwaslu akan berhati-hati dalam menangani kasus tersebut. Panwalu juga akan berupaya melakukan mediasi. Ramdansyah mengaku Kamis kemarin Panwaslu telah melakukan gelar perkara bersama jaksa dan polisi.
Jika nanti terbukti, Rhoma bisa dikenai hukuman pidana karena melanggar pasal 116 ayat 1 Undang-Undang 32 tahun 2004 dengan ancaman hukuman penjara maksimal tiga bulan, karena berkampanye di luar jadwal.
Selain itu, dia juga bisa dikenai pasal 78 huruf (b) UU No. 32 Tahun 2004 dengan hukuman maksimal 18 bulan penjara. Ditambah lagi, karena berkampanye di dalam tempat ibadah, Rhoma juga dianggap melanggar pasal 78 huruf (i) tetang suku, ras, agama, dan golongan (SARA). (Dai/Ken/jpnn)
Untuk mencegah bentrokan karena eksploitasi isu SARA di Pilkada, Ramdan mengaku Panwaslu telah berupaya menghentikan. Menurutnya, sejumlah langkah sudah dilakukan. termasuk meminta Satpol PP agar menurunkan 53 spanduk bernuansa kampanye SARA. “Spanduk itu dipasang “di jalan ibukota,” jelas Ramdansyah.
Sementara itu, permohonan uji materi Pilkada DKI Jakarta dua putaran tampaknya berpotensi untuk dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Kemarin (2/8) sidang gugatan pengujian pasal 11 ayat 2 UU No 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan DKI Jakarta sebagai ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kembali digelar. Menurut kuasa hukum pemohon, Muhammad Soleh, ada indikasi pihak MK bakal mengabulkan gugatannya.
“Terus terang saya agak curiga dengan ke MK. Tapi ini curiga yang positif. Lazimnya, setelah kita mengajukan gugatan, minimal satu bulan kita dipanggil. Tapi ini, satu minggu kita sudah dipanggil. Selasa kemarin, kita menyampaikan perbaikan permohonan nah lalu Kamis (kemarin) sudah langsung sidang. Semoga ini sinyal positif dari MK,”jelas Soleh kepada koran ini, kemarin.
Soleh memaparkan, dalam sidang kemarin, Ketua Majelis Hakim Hamdan Zoelva menyatakan jika perkara tersebut dibahas terlebih dahulu pada Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH). Tujuannya untuk memastikan apakah diperlukan mendengarkan keterangan dari pemerintah, saksi ahli dari pemohon dan pemerintah. “Jika diputuskan tidak usah mendengarkan keterangan pemerintah, langsung diputus. Jadi serba cepat,”katanya.
Karena itu, Soleh meyakini, MK akan segera memberikan kejutan dalam waktu dekat. Pihaknya berharap perkara gugatan tersebut sudah diputus sebelum pilkada DKI Jakarta putaran dua digelar pada 20 September mendatang. Jika MK memutuskan memenangkan gugatannya, maka putaran kedua tidak perlu dilaksanakan. “Kalau diselenggarakan putaran kedua, malah membuang anggaran negara sekitar Rp 200 milyar yang merupakan hasil pembayaran retribusi dan pajak warga DKI Jakarta,”tegas dia.
Seperti diketahui, tiga pemohon yang merupakan warga DKI Jakarta mengajukan gugatan uji materi pasal 11 ayat 2 UU No 29 tahun 2007 pada 13 Juli lalu. Muhammad Soleh selaku kuasa hukum ketiga pemohon mengungkapkan bahwa pasal tersebut bermasalah secara hukum dan tidak mengandung kepastian hukum. Dia mencontohkan dalam pasal tersebut tidak mengatur jika nantinya hasil perolehan pada putaran dua, kedua pasangan calon sama-sama mendapat suara 50 persen.
“Kalau begitu berarti harus ada putaran ketiga. Padahal dalam Undang-Undang tersebut tidak diatur adanya putaran ketiga,”kata dia.
Selain itu, dalam UU tersebut tidak menyebutkan tentang tahapan Pilkada. Bahkan dari 40 pasal dalam UU no 29 tahun 2007, hanya satu pasal yang mengatur tentang penetapan gubernur DKI Jakarta. Ke-39 pasal lainnya mengatur tata kelola pemerintahan. Dia menekankan, UU tersebut digunakan pada daerah yang memiliki latar belakang sejarah dan budaya. “Seperti DIY, Aceh atau Papua,”ujar dia.
Karena itu, pihaknya menganggap seharusnya digunakan UU Pemerintahan Daerah No 12 Tahun 2008. Dalam UU itu, disebutkan jika dalam putaran pertama tidak terdapat pasangan calon yang mencapai 50 persen, maka pasangan calon yang memperoleh suara 30 persen ditetapkan sebagai pemenang. Atas gugatan tersebut, Soleh menyatakan pihaknya tidak ada tendensi mendukung calon tertentu. “Kalau memang Jokowi yang menang, kenapa. Kami sama sekali tidak ada tendensi apa-apa,”tegas dia. (Dai/Ken/jpnn)
Unsur Muspika Kecamatan Medan Polonia, Rabu (1/8) sekira pukul 07.00 WIB menggelar gotong royong membersihkan sampah dan drainase di Kelurahan Anggrung Jalan Mongonsidi. Kegiatan gotong royong dihadiri masyarakat, kepala lingkungan dan organisasi AMPI kecamatan.
Kegiatan gotong royong digagas Lurah Anggrung, Agha Novrian S.STP M.Si bertujuan untuk menumbuhkan kekompakan antar warga dengan organisasi, kepala lingkungan untuk menciptakan kebersihan, keindahn dan kelestarian yang ada di setiap lingkungan.
“Kebersihkan tidak bisa tercipta dengan sendiri. Karena kebersihan akan bisa dirasakan bersama-sama dengan warga yang lainnya. Jadi untuk membersihkan lingkungan juga harus bersama-sama,” kata mantan Lurah Darat Kecamatan Medan Baru itu.
Dia mengatakan, kegiatan gotong royong sebagai bagian program dari Pemko Medan khususnya bapak Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM. Program sengaja digagas untuk menegaskan kebersihan, kekompakan dan kenyamanan Kota Medan. “Saya yakin, dengan gotong royong banyak manfaat bisa diambil. Mulai lingkungan bersih, dan kesehatan warga serta perekonomiannya juga semakin baik,” kata lurah yang biasa disapa Agha.
Pada kesempatan itu, dia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap kompak dan terus berpartisipasi dalam membersihkan lingkungan di Kelurahan Anggrung. Karena dengan partisipasi masyarakat, Pemko Medan bisa semakin pesat pembangunannya.
“Saya akan membuat kesepakatan dengan warga untuk menetapkan hari gotong royong di Kelurahan Anggrung,” sebutnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan warga Kelurahan Anggrung diminta membuang sampah pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Sampah biarkan diletak di depan rumah warga masing-masing, dan armada truck sampah akan mengangkutnya.
“Apabila masih ada warga yang terlambat membuangnya, maka diminta partisipasinya untuk membuang sampah di ke esokan harinya, atau langsung membuang sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terdekat,” ingatkannya.
Agha meminta warga untuk menjaga pekarangan tanaman rumahnya dari rumput-rumput yang tidak enak di pandang mata. Hal itu sebagai bagian untuk memperindah pekarangan rumah.
“Jadi warga juga harus bisa menata rumahnya dengan pohon-pohon yang indah dipandang mata, seperti menanam bunga,” katanya.(omi)
Memasuki pertengahan bulan Ramadan 1433 H, harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Medan masih normal. Begitu juga dengan harga daging sapi, kambing dan ayam serta sayur-sayuran. Selain harga, stok kebutuhannya masih aman.
KUNJUNGI: Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Wakil Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin MSi mengunjungi pasar tradisional untuk memantau harga-harga kebutuhan pokok, seperti daging // redianto/sumut pos
Kondisi kestabilan harga-harga itu diketahui saat Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan meninjau harga-harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Petisah dan Sikambing Medan, Kamis (2/8).
Rahudman mengatakan, meski harga tetap stabil, tapi harus diantisipasi karena secara tiba-tiba harga bisa melonjak akibat adanya penimbunan. Hal ini semestinya menjadi perhatian semua pihak agar tak para spekulan tak semena-mena memainkan harga cabai.
Dia menyampaikan, saat peninjauan ini harga-harga tidak mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan harga cabai merah mengalami penurunan pada saat sebelum puasa dan berada di kisaran harga Rp40 ribu perkilogram, kini hanya Rp24 ribu per kilogram.
Menurut dia, penurunan harga yang terjadi seperti cabai merah dikarenakan di Tanah Karo sebagai sentra penghasil cabai sedang panas, sehingga hasil produksi kurang maksimal. Di tengah kondisi itu, pasokan cabai merah dari Pulau Jawa dan Aceh masuk. Kondisi tersebut menyebabkan harga cabai tidak hanya normal, melainkan mengalami penurunan drastis.
“Saya tadi sempat berbincang ke pedagang, tadi pagi saat melakukan pembelian cabai merah, harganya cuma Rp20 per kilogram. Tentunya, pedagang itu akan menjual cabai merah dengan harga lebih murah lagi,”ungkapnya.
Orang nomor satu di Pemko Medan itu menyebutkan, seluruh pasokan baik bahan kebutuhan pokok, daging maupun sayur-sayuran sejauh ini masih aman. Apalagi beras, harganya juga masih stabil. Ditambah lagi pihak Bulog setiap harinya menyediakan beras premium di beberapa pasar tradisional dengan harga relatif murah yakni di kisaran Rp7.500 per kilogram. Tentunya, kehadiran beras premium membantu sekali bagi warga menengah ke bawah.
Mengetahui secara pasti harga-harga stabil, Rahudman menyatakan akan tetap menjaga harga dan terus menggelar pasar murah, kemudian TPID juga terus melakukan pemantauan dan mengontrol para distributor, sehingga terus menerus turun langsung ke lapangan sehingga kestabilan harga tetap terjaga.
“Kota Medan saat ini menjadi ukuran bagi daerah lain terkait inflasi dan devaluasi harga. Pasalnya, 83 persen Kota Medan sebagai penentu inflasi di Sumut. Artinya, kalau Kota Medan baik maka kondisi inflasi di Sumut akan bagus,” kata Wali Kota didampingi Ketua Tim Kerja TPID Michael Budi Satrio dari Bank Indonesia dan Agus dari Subdivre Bulog Kota Medan.
Pada kesempatan itu, Rahudman meminta seluruh distributor untuk mengeluarkan seluruh stok bahan kebutuhan pokok, sehingga tidak dilakukan penyimpanan-penyimpanan barang. Cara itu sangat penting dilakukan demi menjaga kestabilan harga. Dengan demikian, masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa dan menyambut hari raya Idul Fitri bisa merasa lebih tenang.
Dalam kunjungan di Pasar Petisah bersama Wakil Wali Kota Drs HT Dzulmi Eldin MSi beserta TPID Kota Medan serta didampingi sejumlah pimpinan SKPD, Wali Kota Medan sempat bercengkramah untuk menanyakan harga, termasuk berkomunikasi dengan beberapa warga yang tengah berbelanja.
Setelah itu, kunjungan dilakukan ke Pasar Sikambing. Di tempat itu, pedagang bahan kebutuhan pokok masih mengeluhkan harga gula pasir yang masih berada di level Rp13 ribu per kilogram. Kemudian, pedagang emas juga disamperin Wali Kota Medan untuk menanyakan tingkat beli maupun jual masyarakat terkait dengan mendekatinya hari raya Idul Fitri.
Kunjungan tak berhenti di pasar tradisional, wali kota berserta rombongan mengunjungi Lotte Mart di Jalan Gatot Subroto. Peninjauan dilakukan untuk membandingkan harga di pasar tradisional dengan pusat perbelanjaan tersebut. Ternyata dari tempat itu ditemukan disparitas harga gula pasir selisihnya dengan pasar tradisional hampir Rp.1.000 per kilogram, karena di Lotte Mart, harga gula pasir terendah hanya Rp12.085 per kilogram.
Bukan itu saja, Wali Kota Medan juga mengunjungi pabrik pembuatan tahu di Jalan Rumah Potong Hewan di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Peninjauan dilakukan dilakukan untuk melihat langsung produktifitas pabrik tahu yang murni dilakoni pelaku Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tengah melejitnya harga kedelai. (gus)
Redam Inflasi Jelang Idul Fitri
Harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Medan masih dalam kondisi normal. Baik harga daging, ayam, kambing maupun sapi serta sayur-sayuran masih seperti biasa. Artinya, tidak mengalami kenaikan yang signifikan.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Tim Ahli Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumut, Mikael Budysatrio, Kamis (2/8). Menurut dia, inflasi menjelang hari raya Idul Fitri perlu diantisipasi, baik itu dari belanja kebutuhan pokok dan transportasi. “Inilah yang penting dipantau harganya, sehingga inflasi tak semakin tinggi di Sumut,” katanya.
Dia menyampaikan, inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional mengetahui komoditas kebutuhan pokok untuk menjelang lebaran cukup bahkan berlebih. “Kita meninjau ke pedagang, dan mewawancarai, ternyata persedian kebutuhan pokok masih banyak,” ujar pria yang akrab disapa Mika.
Dia menejelaskan, salah satu produk yang mengalami kenaikan harga adalah cabai merah saat jelang puasa. Tapi saat sidak, harga cabe sudah turun hingga Rp15 ribu. Sedangkan harga gula masih fluaktif atau naik turun.
“Gula yang belum tahu kepastian harganya. Masih naik turun,” tambahnya. Untuk mencegah kenaikan harga tersebut, nantinya diperhatikan distribusi barang dari daerah. Seperti cabe yang mayoritas dari Tanah Karo, jadi akan diperhatikan jalur distribusi, keadaan jalan.
Dengan demikian, fokus TPID nantinya adalah di ongkos angkutan. Baik darat maupun udara. Karena penyumbang inflasi tertinggi pada Juli kemarin berasal dari Angkutan Udara. “Kalau ongkos angkutan dapat ditekan, inflasi daerah mungkin berkurang, sehingga dapat mengurangi inflasi provinsi. Karena Sumut adalah inflasi tertinggi no 3 di Sumatera,” sebutnya. (ram)
MEDAN-Universitas Sumatera Utara membuka pendaftaran bagi Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma (SPMPD) tahun 2012. Pendaftaran SPMPD tersebut mulai dibuka sejak Rabu (1/8) hari ini.
“Untuk tahapan pendaftaran bagi seleksi program diploma ini diawali dengan pembelian formulir pendaftaran yang dimulai 1 Agustus dan ditutup pada 10 Agustus 2012. Tempat pembelian formulir ini sepenuhnya dipusatkan di Auditoruim USU,” ujar Ketua dan Sekretaris Panitia SPMPD USU 2012, Prof Ir Zulkifli Nasution MSc PhD dan Ir Lili Fauziah MSc, melalui Ka Humas USU, Bisru Hafi SSos MSi di kampus USU pada saat melakukan persiapan akhir menjelang pembukaan pendaftaran, Selasa (31/7).
Menurut Bisru, bagi para calon peserta yang akan mengikuti seleksi ini dapat melakukan pembayaran biaya pendaftaran mulai dari pukul 08.30 WIB sampai 12.00 WIB di tempat tersebut.
Tahap selanjutnya, bilang Bisru, bagi peserta yang telah melakukan pembelian formulir, diwajibkan untuk mengisi dan mengembalikan formulir tersebut.
“Adapun jadwal pengembalian formulir dimulai 6 Agustus-10 Agustus 2012 pada pukul 08.30-12.00 WIB bertempat di Gelanggang Mahasiswa USU,”ujarnya.
Dia juga mengatakan, beberapa program studi D-3 (Diploma 3) yang ditawarkan untuk Kelompok IPA terdiri dari Statistika, Teknik Informatika, Fisika (Instrumentasi dan Elektronika), Kimia (Analis dan Industri), dan Metrologi sebagai program diploma relatif baru yang bernaung dibawah Fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). (uma)
LUIS Suarez benar-benar jadi bulan-bulanan penonton di Millenium Stadium, Cardiff, kemarin dini hari. Striker Liverpool itu sangat jengkel karena terus sasaran ejekan ketika timnya takluk dari tuan rumah Inggris Raya 0-1.
Sejak insiden rasis yang melibatkannya dengan bek kiri Manchester United Patrice Evra, Suarez memang menjadi musuh publik Inggris, kecuali Liverpool tentunya. Selama Olimpiade 2012, di mana dia bermain, dia selalu diejek.
Selama ini, mantan kapten Ajax Amsterdam itu tetap tenang dan tidak berreaksi. Dia cenderung tidak peduli. Masalahnya menjadi berbeda ketika melawan Inggris Raya kemarin dini hari. Pasalnya, ejekan dari penonton datang saat Uruguay akan menyanyikan lagu kebangsaan. Tentu saja itu membuat emosi Suarez meledak. “Saya tidak peduli dengan ejekan fans. Cuek saja. Tetapi saya pikir sangat tidak hormat ketika para penonton melontarkan ejekan ketika kami akan menyanyikan lagu kebangsaan,” ketus Suarez, seperti dikutip BBC.
Ya, ketika para pemain Uruguay menyanyikan lagu Orientales, la Patria o la Tumba, sejumlah penonton justru meneriakkan kata-kata boo. Akibatnya lagu kebangsaan yang dinyanyikan selama enam menit itu tidak berlangsung hikmat.
Lebih kecewa lagi karena di akhir laga Suarez harus menerima kenyataan timnya kalah 0-1 dan tersingkir. “Saya pikir mereka mengejek saya karena takut dengan pemain seperti saya. Saya tidak peduli dengan mereka,” terang Suarez.
Rekannya Sebastian Coates menyatakan bosan dengan tingkah laku penonton Inggris. “Saya pikir apa yang mereka lakukan sudah kelewatan. Saya tidak senang karena dia (Suarez) diperlakukan seperti itu,” kata Coates.
Fans di Millenium Stadium sendiri punya reputasi sebagai fans yang doyan mengejek tim lawan. Inggris saja jadi bahan ejek-ejekan ketika menghadapi Wales. Inggris diejek juga saat menyanyikan lagu kebangsaan. (ham/jpnn)
Tidak ada lagi skenario final ideal pada sepak bola putra Olimpiade 2012. Setelah Spanyol tersisih, menyusul Uruguay yang kemarin dini hari kalah dari tuan rumah Inggris Raya 0-1 (0-1) di Millennium Stadium, Cardiff. Sebelum turnamen berlangsung, sejumlah bursa taruhan di Eropa menyebut final ideal adalah bila Spanyol bersua Brasil. Ternyata Spanyol keburu tersisih, lalu ada yang berharap Uruguay versus Brasil, rupanya Uruguay juga terlempar.
Lalu bagaimana dengan final antara tuan rumah Inggris Raya kontra Brasil? Kemungkinan ini tidak bakal terjadi. Sebab, kedua negara keburu bersua pada semifinal, bila sama-sama lolos. Mereka berada pada jalur yang sama menuju partai puncak.
Inggris Raya yang keluar sebagai juara grup A dengan tujuh angka berhadapan dengan Korea Selatan sebagai runner-up grup B. Tim manapun yang menang, berikutnya harus bertanding melawan pemenang antara juara grup C Brasil melawan Honduras.
Bila melihat jalur final lainnya, ada dua tim yang berpotensi menjadi finalis, yakni antara Meksiko yang di perempat final melawan Senegal dan Jepang yang diperempat final bertarung melawan Mesir. Tetapi, perimbangan kekuatan mereka cukup merata.
Bagi Inggris, lolos ke perempat final dengan kemenangan atas Uruguay 1-0 melalui gol Daniel Sturridge pada menit ke-45, membuat kepercayaan diri semakin berlipat. Performa tim asuhan Stuart Pearce itu kian membaik di setiap laga.
Mereka memulai kampanye di Olimpiade 2012 dengan seri 1-1 melawan Senegal (26/7), lalu menang atas Uni Emirat Arab 3-1 (29/7), dan menang atas Uruguay 1-0, kemarin dini hari. Bila terus menjaga performa, mereka berpeluang menantang Brasil.
“Kami baru bertemu dua pekan dan langsung menyatu. Itu waktu yang sempit untuk mempersiapkan diri menjadi sebuah tim. Beberapa pemain sempat mengalami kram, tetapi kami terus berkembang sebagai tim,” kata Craig Bellamy, striker Inggris Raya, seperti dikutip Goal.
Pemain Liverpool itu menilai tidak masalah dengan siapapun lawan di babak berikutnya. “Begitu bergabung dengan tim ini, kami bersama dan merasakan atmosfer bagus. Kebanggaan bagi kami bisa mendapatkan medali,” katanya.
Pearce sendiri sangat bangga dengan pasukannya. Sebab, mereka mengalahkan Uruguay yang memiliki sejumlah pemain dengan reputasi hebat. “Mereka memiliki Luis Suarez dan Edinson Cavani yang sangat berbahaya, tetapi segalanya bisa teratasi,” kata Pearce kepada BBC.
“Permainan kedua tim sangat hebat, terutama pada babak pertama. Pada babak kedua kami sedikit kelelahan dan mulai kehilangan intensitas. Sehingga saya pikir, kemenangan 1-0 sudah menjadi hasil yang bagus,” kata Pearce. Karena kelelahan itulah Pearce menyatakan ada beberapa pemain utamanya yang yang diistirahatkan pada sesi latihan hari ini. “Mungkin ada satu atau dua pemain yang absen untuk recovery. Tetapi, mereka tampak enjoy berada di Cardiff,” terangnya.
Melawan Korea Selatan di perempat final pada 4 Agustus nanti, Inggris Raya akan kembali bermain di Millenium Cardiff yang kemarin dini hari dipenuhi 69 ribu penonton. “Mereka 100 persen di belakang kami,” puji Sturridge. Di sisi lain, pelatih Uruguay Oscar Washington Tabarez tidak banyak berkata-kata. Kekalahan dari Senegal pada laga kedua dianggap sebagai penyebab utama kegagalan di Olimpiade 2012. (ham/jpnn)
LONDON- Harapan Indonesia meraih emas di cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Olimpiade London 2012 pupus sudah. Andalan merah putih di ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kandaas di semifinal kemarin.
Sempat unggul set pertama, Tontowi/Liliyana harus menyerah dari tangan ganda campuran China, Xu Chen/Ma Jin lewat pertandingan rubber set 23-21, 18-21, 13-21.
Bertanding di Wembley Arena, Tontowi/Liliyana sebenarnya sempat meraih kemenangan di set pembuka. Dipaksa deuce, Tontowi/Liliyana akhirnya sukses mengunci set pertama dengan skor 23-21 dalam waktu 26 menit.
Di set kedua, ganda campuran China mencoba bangkit. Ganda campuran peringkat dua dunia ini sukses membuat Tontowi/Liliyana selalu tertinggal sebelum akhirnya menutup set kedua dengan 18-21 juga dengan waktu 26 menit.
Pada set penentuan, Xu Chen/Ma Jin tampil lebih percaya diri. Sebaliknya, ganda campuran Indonesia tampak mulai keteteran dengan permainan cepat ganda campuran nomor dua China itu.
Perjuangan Tontowi/Liliyana akhirnya harus terhenti setelah Xu Chen/Ma Jin sukses memenangkan set penentuan dengan skor 21-13 hanya dalam waktu 18 menit sekaligus memupuskan harapan Indonesia mempertahankan tradisi emas olimpiade di cabor bulu tangkis.
Di partai final, Xu Chen/Ma Jin akan bertemu pemenang duel antara ganda campuran China lainnya, Zhang Nan/Zhao Yunlei (peringkat 1 dunia) melawan ganda campuran Denmark, Joachim Fischer/Christinna Pedersen (peringkat 3 dunia).
“Pastinya kecewa, tapi kalau lihat dari permainan kami juga sudah berusaha maksimal, mainnya sudah all out. Tapi ya hasilnya begini, inilah permainan, ada yang menang dan ada yang kalah. Kami tidak mau down, karena besok masih ada perebutan medali perunggu,” kata Liliyana seperti dilansir situs resmi PBSI kemarin malam.
Pasangan Indonesia ini sebetulnya sudah mengawali pertandingan dengan baik, meskipun beberapa kali gagal menyelesaikan game point, namun mereka berhasil mengamankan gim pertama yang dapat dijadikan bekal di gim selanjutnya.
“Kami sudah banyak tertekan, sudah terlalu jauh untuk mengejar ketertingalan, sudah terlalu berat. Saya pribadi tegang, merasa tekanan terlalu besar di gim ketiga, memikirkan menang kalah, jadi error-error sendiri,” ujar Tontowi yang tak dapat menyembunyikan kekecewaannya.
Berbeda dengan gim pertama, di gim kedua Tontowi/Liliyana kecolongan start dan tertinggal dalam perolehan angka. Begitu juga gim ketiga, mereka tertinggal hingga 2-6, karena banyak melakukan kesalahan sendiri, Tontowi terlihat beberapa kali gagal menyeberangkan bola di depan net dan salah mengantsipasi bola.
Di partai sebelumnya, pasangan ganda putra, Bona Septano/Muhammad Ahsan juga kandas di babak perempatfinal. Bona/Ahsan dipaksa menyerah di tangan ganda terbaik dunia asal Korea Selatan (Korsel), Chung Jae-sung/Lee Yong-dae. Mereka menyerah dua set langsung 12-21, 16-21. (bbs/jpnn/ful)
BUKA PUASA: Warga buka puasa di stan Teh Pucuk Harum yang disediakan bagi warga yang terpaksa berbuka di jalan. //ISTIMEWA
MEDAN- Saat-saat berbuka puasa sudah pasti ditunggu-tunggu oleh mereka yang menjalankan ibadah puasa. Namun, kadang kala kondisi jalan yang macet kadang mengharuskan kita berbuka di jalan. Karena itu dibutuhkan minuman berbuka yang praktis dan me-nyegarkan. Kini tidak perlu kuatir ada Teh Pucuk Harum.
Demikian disampaikan Roni Krisnadi dari PT Mayora Indah, Beverage Division kepada wartawan belum lama ini. Dia memaparkan, Teh Pucuk Harum diolah dari pucuk pucuk daun teh pilihan, bukan daun teh biasa. Roni membeberkan, Teh Pucuk Harum memiliki kualitas rasa terbaik.
Botolnya praktis, sehingga mudah di bawa ke mana-mana. Teh Pucuk harum juga telah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI. Sangat cocok sebagai minuman berbuka.
Dia menambahkan, selain kepraktisannya, kandungan nutrisi dalam Teh Pucuk Harum juga tetap terjaga karena dalam prosesnya, diseduh secara langsung (real brewed). Pucuk Daun teh pilihan berkualitas hanya digunakan untuk satu kali proses produksi teh pucuk harum, sehingga rasa dan aroma teh dalam teh pucuk harum masih authentic seperti teh yang baru diseduh, sangat menyegarkan. (*/ril)
Yu Yang telah memutuskan untuk mengakhiri kariernya di dunia bulu tangkis. Dengan segudang prestasi yang dia dapat selama ini, Olimpiade London 2012 adalah akhir yang pahit buat dia.
Yu datang ke London dengan reputasi mentereng. Pebulutangkis berusia 26 tahun itu merupakan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 di nomor ganda putri dan ganda campuran. Selain itu, bersama Wang Xiaoli, Yu juga menjadi juara dunia ganda putri pada tahun lalu.
Wang/Yu sebenarnya difavoritkan untuk meraih medali emas di Olimpiade tahun ini. Namun, perjalanan mereka malah berakhir tragis. Bukannya tersingkir karena karena kalah dalam pertandingan, tapi mereka didiskualifikasi BWF gara-gara dianggap ikut “main sabun”.
Hal ini tentu menodai karier cemerlang Yu dalam beberapa tahun terakhir. Selama berpartner dengan Du Jing, He Hanbin, hingga Wang, pemain kelahiran Haicheng itu telah mengukir berbagai prestasi internasional.
“Ini adalah kompetisi terakhir saya. Selamat tinggal BWF, selamat tinggal bulu tangkis yang saya cintai,” kata Yu yang dikutip Reuters.
Yu juga mengkritik format grup yang diterapkan di Olimpiade London. Menurutnya, format itu telah membuka celah adanya strategi pilih-pilih lawan. “Ini pertama Olimpiade mengubah format pertandingan. Apakah mereka tak mengerti kerugian yang dialami para atlet?” ujarnya. “Anda telah menghancurkan mimpi kami. Ini tak termaafkan,” kata Yu. (bbs/jpnn)