Pekan Raya Sumatera Utara Sukses Digelar, PLN Hadirkan Pasokan Listrik Andal

Rawan Kecelakaan, DPRD Sumut Minta PT KAI Evaluasi Perlintasan
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Drs Baskami Ginting meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengevaluasi perlintasan-perlintasan kereta api di Sumatera Utara, baik yang memiliki petugas maupun tidak.
Hal itu disampaikan politisi PDI Perjuangan asal Daerah Pemilihan Sumatera Utara 2 itu, menanggapi beberapa kecelakaan kereta api di beberapa daerah seperti di Asahan, Lampung dan Semarang.
“Peristiwa kecelakaan di perlintasan kereta api harus menjadi evaluasi bagi PT KAI,” ucap Baskami, Kamis (20/7/2023).
Baskami Ginting juga menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya satu orang dokter di Asahan yang menjadi kecelakaan di perlintasan KA.
Untuk itu, Baskami Ginting meminta PT KAI agar melengkapi setiap perlintasan dengan fasilitas keselamatan.
“Kemudian harus melakukan evaluasi secara berkala terhadap fasilitas keselamatan di perlintasan, juga memperbaiki kondisi jalan pada perlintasan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.
Baskami Ginting juga meminta PT KAI agar menempatkan petugas penjaga di perlintasan kereta api. Selain itu, PT KAI juga harus memperhatikan dan menyediakan jarak pandang yang cukup, baik bagi masinis maupun bagi pengendara kendaraan bermotor yang melintas.
“PT KAI juga harus memasang spanduk dan alat peringatan tambahan di perlintasan kereta api. Kemudian, melakukan edukasi dan sosialisasi disiplin mengemudi di perlintasan kereta api,” katanya.
Terakhir, Baskami juga meminta keterlibatan semua potensi pemangku kepentingan (stakeholder) dan masyarakat untuk mengamankan perlintasan kereta api. PT KAI juga diminta untuk menutup perlintasan sebidang yang sudah memiliki alternatif, baik berupa flyover/underpass maupun pintu perlintasan yang dijaga dalam rentang jarak 800 meter.
“Dan yang terpenting, PT KAI harus melaksanakan penegakan hukum terhadap pelanggar aturan di perlintasan kereta api,” pungkasnya.
(map/ram)
Anies: Perjuangan Belum Selesai
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, mengunggah foto bersama warga di Kampung Tanah Merah dan Kampung Akuarium, Jakarta Utara. Anies pun bicara soal perjuangan belum selesai.
“Perjuangan kita belum selesai, ayo kita tuntaskan sama-sama,” kata Anies dalam caption foto di akun Instagram seperti dilihat, Rabu (19/7).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan apa yang telah dikerjakan di Jakarta akan dibawa ke seluruh Indonesia. Dia mengatakan keadilan jangan cuma diucapkan di upacara.
“Mari kita kirimkan pesan pada semua orang. Sampaikan bahwa keadilan itu tidak hanya diucapkan saat upacara, tapi direalisasikan dalam kehidupan nyata,” ucap Anies.
Anies sebenarnya mengunjungi Kampung Tanah Merah dan Kampung Akuarium pada Jumat (14/7) lalu. Dalam kunjungan di Tanah Merah, Anies menyinggung soal IMB kawasan hingga pembangunan jembatan.
Sementara di Kampung Akuarium, Anies mengenang proses pembangunan kampung susun tersebut. Dia mengatakan Kampung Susun Akuarium merupakan contoh negara melindungi rakyat.
“Kenangan banyak sekali. Ini kan contoh masyarakat kalau diberi kepercayaan dan kesempatan bisa mengelola dengan baik juga. Ya negara harus begitu, mereka dulu sempat rasakan penderitaan luar biasa. Bayangkan saja, rumah dibongkar. Itu bukan sekedar bangunan, itu masa depan,” ucap Anies.
“Jadi yang dikembalikan di Kampung Akuarium ini bukan hanya bangunan tempat tinggalnya, tapi kembalikan martabat, masa depan, dan mereka juga miliki perasaan tenang, aman. Saya kepingin warga tuh bilang ‘syukur Alhamdulillah saya tinggal di Jakarta’. Perasaan itu harus ada. Dan kita ingin negara melindungi, tempat ini salah satu contoh,” pungkasnya. (jpc/dtk/azw)
PLN UID Sumatera Utara Siap Mengimplementasikan Smart Meter Advance Metering Infrastructure

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar apel pasukan program implementasi Advance Metering Infrastructure (AMI). Alat pengukur penggunaan listrik ini dilengkapi sistem komunikasi digital yang canggih, akurat dan berkualitas.
Apel pasukan program implementasi AMI dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid bersama jajaran manajemen dan petugas pelaksana penggantian meter dilakukan di halaman parkir Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan Utara pada (18/7). Apel Pasukan ini dihadiri sebanyak 80 petugas pengganti kwh meter.
Dalam arahannya, Awaluddin menginstruksikan pentingnya komunikasi dalam mengimplementasikan program smart meter AMI. Petugas harus dapat menjelaskan kepada pelanggan tujuan dan manfaat dari program ini. Selain itu, petugas juga harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja dalam melakukan penggantian smart meter AMI.
“Setiap petugas dibekali seragam dan surat tugas dalam mengimplementasikan smart meter AMI. Petugas wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan bekerja sesuai Standart Operation Procedure (SOP) yang berlaku. Karena tidak ada yang lebih berharga daripada jiwa manusia,” tutup Awaluddin.
Awaluddin juga menjelaskan bahwa AMI merupakan bagian dari transformasi digital dan terobosan PLN dalam mengembangkan teknologi Internet of Think (IOT) pada infrastruktur kelistrikan.
“PLN UID Sumatera Utara menjadi salah satu unit yang akan mengimplementasikan program AMI. Pada tahap pertama ini akan dilakukan pemasangan sebanyak 44.499 pelanggan di Unit Layanan Pelanggan (ULP) Helvetia dan PLN ULP Medan Selatan,” ungkap Awaluddin.
Tujuan utama implementasi smart meter AMI adalah untuk membuat kenyamanan pelanggan semakin meningkat. Melalui smart meter AMI pelanggan dapat mengetahui tagihan listrik secara realtime melalui aplikasi PLN Mobile.
“Pembaruan smart meter AMI merupakan bentuk komitmen PLN terhadap peningkatan layanan pelanggan. Program ini gratis. Pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya,” jelas Awaluddin.
Melalui penggunaan smart meter AMI, pembacaan meter yang sebelumnya dilakukan secara manual (door to door) oleh petugas, kini bisa dilakukan secara digital, sehingga lebih akurat serta privasi pelanggan akan lebih terjaga.
Selain pembacaan meter dapat dilakukan secara realtime, digital, akurat dan transparan, dengan Smart Meter AMI privasi pelanggan juga lebih terjaga. Adapun kelebihan dengan menggunakan smart meter AMI diantaranya penggunaan energi dan rekening tagihan listrik dapat dikendalikan sesuai kebutuhan, penanganan gangguan lebih cepat karena dapat dideteksi oleh sistem secara otomatis serta pelanggan dapat dengan mudah mengakses layanan internet Iconnet karena sudah terintegrasi dengan smart meter.
Pada kesempatan secara simbolis Awaluddin menyerahkan daftar pelanggan dan material kepada petugas untuk dilakukan penggantian smart meter. Tak hanya itu, ia juga memastikan peralatan yang akan digunakan petugas dalam kondisi layak dan telah sesuai SOP yang berlaku.
“Untuk dapat mengetahui tagihan listrik secara realtime, pelanggan dapat mendownload aplikasi PLN Mobile di appstore atau playstore pada smartphone. Nikmati berbagai kemudahan layanan PLN hanya dalam satu genggaman,” tutur Awaluddin. (ila)
Mahfud Md: Pemilu untuk Sirkulasi Kepemimpinan Ditentukan Rakyat
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan pemilu diselenggarakan untuk mewujudkan negara demokrasi. Mahfud menyebut negara demokrasi ditentukan oleh, dari dan untuk rakyat, bukan dari rakyat, oleh oligarki, untuk elite.
Hal itu disampaikan Mahfud dalam acara Senandung Pemilu Damai yang digelar di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (18/7). Turut hadir dalam acara ini Mendagri Tito Karnavian, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua KPU Hasyim Asyari, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, DKPP, hingga pimpinan Komisi III DPR Ahmad Sahroni.
“Pertama, pemilu adalah untuk mewujudkan secara nyata bahwa kita ini adalah negara demokrasi. Di mana negara ini ditentukan dari rakyat, dari oleh rakyat, dan untuk rakyat. Sehingga bukan dari rakyat, oleh oligarki, dan untuk elite, tapi dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” kata Mahfud.
Mahfud mengatakan pemilu dilakukan untuk menjamin terjadinya sirkulasi kepemimpinan yang ditentukan oleh rakyat. Dia menyebut pemimpin di negara demokrasi tidak boleh diwariskan, melainkan harus berdasarkan pemilihan.
“Ini pemilu dimaksudkan seperti itu. Untuk apa? Yaitu untuk melaksanakan atau menjamin terjadinya sirkulasi kepemimpinan yang ditentukan oleh rakyat sendiri. Karena ini adalah negara demokrasi, maka pimpinan itu harus selalu berputar, bersirkulasi, dan itu tidak boleh diwariskan, tidak boleh berdasar keturunan, melainkan berdasar pemilihan,” ujarnya.
Mahfud mengatakan intrik-intrik politik dalam pemilu sah-sah saja dilakukan. Asalkan, kata Mahfud, tidak menimbulkan perpecahan.
“Bahwa di dalam proses pemilihan itu ada permainan-permainan politik, intrik-intrik politik itu sah-sah saja tapi jangan sampai menimbulkan perpecahan, dan jangan sampai merusak tata kehidupan kita di dalam bernegara,” ujarnya.
“Boleh saja terjadi persaingan yang ketat, berbagai taktik, dan strategi untuk menang, untuk dipilih, tetapi tujuannya adalah untuk memilih pemimpin bersama,” sambungnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan masyarakat harus menerima siapa pun tokoh yang menang dalam Pemilu atau Pilpres 2024 mendatang. Dia menyebut masyarakat yang tidak puas dengan hasil pemilu bisa menggugat ke Mahkamah Konstitusi. “Kalau ada ketidakpuasan, kita memiliki Mahkamah Konstitusi, tapi misalnya kita ingin dan kita berharap tidak terlalu banyak perkara yang masuk ke Mahkamah Konstitusi,” kata Mahfud.
Lebih lanjut, Mahfud berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjalankan tugasnya dengan baik. Hal itu, kata Mahfud, demi kelancaran Pemilu 2024.
“Kita berharap KPU bisa menjalankan tugasnya dengan baik, menjamin kebebasan dan kelancaran, Bawaslu mengawasi pelaksanaannya,” katanya. (jpc/dtk/azw)
Tampilkan Teknologi Mutakhir untuk Produk, Layanan dan Solusi dari Indosat
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dengan semangat Gotong Royong memperkenalkan Indosat Marvelous Xperience (MX) Center. Indosat MX Center menampilkan teknologi mutakhir untuk produk, layanan, dan solusi terbaru dari Indosat bersama mitra strategis globalnya dalam memberikan pengalaman digital kelas dunia kepada masyarakat, baik untuk segmen ritel maupun korporasi. Indosat dan para mitranya akan membangun masa depan dengan berbagai peluang tanpa batas dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan Indosat MX Center adalah simbol komitmen terhadap kemajuan teknologi Indonesia.
“Bersama dengan pelanggan dan mitra, kami akan memanfaatkan teknologi terbaru, seperti 5G, AI, IoT, dan banyak lagi, untuk mendorong transformasi industri Indonesia. Ini adalah pusat kolaborasi dan inovasi, memberdayakan individu dan bisnis. Bersama-sama, kita akan mempercepat perjalanan Indonesia menuju negara maju, membuka peluang baru yang tak terbatas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa,” ujarnya.
Indosat MX Center menghadirkan sejumlah pameran yang dikembangkan dalam kemitraan dengan perusahaan teknologi terkemuka dunia seperti Google, Meta, Nokia, Ericsson, Huawei, ZTE dan Cisco. Pameran ini akan membantu mendefinisikan kembali masa depan inovasi perusahaan dengan pengalaman unik dan mendalam yang akan menginspirasi pengunjung.
Pengunjung akan melihat masa depan industri karena Indosat MX Center menampilkan pilihan inovasi perusahaan mutakhir. Meraka akan mendapatkan wawasan berharga tentang potensi transformatif yang organisasi mereka miliki dengan merasakan langsung kemajuan terbaru dalam teknologi disruptif.
Indosat MX Center juga memberikan pengalaman yang dipersonalisasi dan disesuaikan untuk setiap pengunjung yang berkelompok maksimal 15 orang. Mereka akan mendapatkan suasana yang akrab untuk terlibat langsung dengan para ahli, mengajukan pertanyaan, dan mengeksplorasi solusi yang secara khusus selaras dengan tujuan bisnis mereka.
Indosat MX Center menyajikan demonstrasi mengesankan yang mewujudkan berbagai kemungkinan. Pameran canggih akan menunjukkan bagaimana teknologi inovatif dapat merevolusi proses, meningkatkan efisiensi, dan membuka jalan baru untuk pertumbuhan. Pengunjung akan menyaksikan secara langsung dampak solusi ini terhadap industri mereka dan mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar.
Kunjungan ini bukan hanya tentang mengeksplorasi teknologi terbaru, tapi merupakan kesempatan untuk terlibat dalam dialog dan kolaborasi yang menginspirasi. Bersama-sama, Indosat ingin membahas bagaimana inovasi ini dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang unik, dan mengeksplorasi kemungkinan kemitraan strategis untuk mendorong masa depan Indonesia.
Peluncuran Indosat MX Center juga menghadirkan Ignasius Jonan yang membagikan pengalaman profesional dan pandangannya terhadap tren kokreasi dalam memajukan ekonomi digital. Diskusi tersebut dibawakan pada talk show yang bertemakan Marvelous Experience, the Next Level of Digital Co-creation.
“Indosat MX Center menjadi platform yang pertama bagi para pemimpin industri untuk berkolaborasi dalam menciptakan berbagai solusi yang relevan untuk tantangan industri. Kokreasi akan mencipakan peluang yang sangat banyak untuk mencari cara meningkatkan pengalaman pelanggan yang paling efektif. Pemanfaatan teknologi digital juga akan mempercepat proses penciptaan yang mengarah pada transformasi digital bangsa,” ujar Jonan.
Pendaftaran kunjungan dan informasi lengkap tentang Indosat MX Center dapat dilihat di mxcenter.ioh.co.id (rel/ram)
Terkait Tembak Mati Begal, Gubsu: Menembak Orang Itu, Pengadilan Menentukan
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi memiliki pandangan berbeda dengan Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution dalam penanganan kejahatan jalan seperti aksi begal. Bila menantu Presiden RI, Joko Widodo dukung polisi tembak mati begal. Mantan Pangkostrad itu, menilai tembak mati orang itu, memiliki aturan.
Dalam pemaparan Gubernur Sumut dalam penanganan begal pada acara silaturahim Forkompimda Sumut bersama dengan masyarakat Kabupaten Langkat, beberapa hari lalu. Dalam video yang di posting di akun instagramnya, @edy_rahmayadi dilihat Sumut Pos, Kamis (20/7) pagi.
Gubsu mengungkapkan bahwa menebak orang itu, harus ada keputusan atau penetapan dari Pengadilan. Sehingga tidak bisa sembarangan untuk menembak orang. Meski dia merupakan pelaku kehajatan atau begal, yang melakukan tindakan kriminalitas.
“Menebak orang itu, disini harus (ada keputusan) pengadilan menentukan,” ucap mantan Ketua Umum PSSI itu.
Begitu juga, Gubsu menjelaskan bahwa petugas kepolisian juga memiliki aturan secara institusi dalam Polri saat melakukan tindakan tegas terukur. Termasuk menembak pelaku kejahatan atau kriminalitas.
Untuk melakukan penembakan ada tahapan. Diawal tembakan ke udara, baru ditembak di bagian kaki, bukan bagian kepala yang mematikan.
“Kalau polisi, dor dor dor (ke atas) dor (baru kaki), gak langsung kepala, kaki,” jelas Gubsu Edy sembari memperagakan dengan tangannya.
Selain itu, Gubernur Edy mengingatkan Kepala Daerah di Sumut untuk memahami wewenang dan fungsinya dalam menegakkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Jangan sampai penanganan begal ini, tidak boleh gegabah dalam bertindak.
“Pentingnya bagi seorang Kepala Daerah untuk memahami wewenang dan fungsinya dalam menegakkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya, termasuk saya sendiri sebagai Gubernur Sumatera Utara,” tulis Gubernur Sumut disertai video dirinya saat memaparkan penanganan keamanan masyarakat.
Gubsu menjelaskan tanah air ini, adalah negara hukum. Karena, semua tindakan dilakukan memiliki aturan, termasuk dalam penanganan keamanan di tengah masyarakat.
“Terkait penanganan begal ini, kita tidak boleh gegabah dalam bertindak, karena negara kita adalah negara hukum, ada aturan dan undang-undang yang harus kita patuhi,” kata Edy Rahmayadi.
Dalam konteks mewujudkan keamanan dan ketertiban, Gubernur Sumut mengatakan kepala daerah memiliki wewenang untuk mengerahkan Satpol PP untuk melaksanakan tugas tersebut.
“Tentunya juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian sebagai mitra atau rekan sebagaimana diatur dalam UU,” ucap Gubernur Edy.
Gubsu Edy mendukung mengatasi begal, yang sudah membuat resah di tengah masyarakat. Namun, semua itu dilakukan sesuai dengan pedoman, jangan sampai melanggar aturan.
“Mari bersama kita atasi begal di Sumatera Utara ini, tentunya dengan berpedoman pada aturan yang berlaku di negara kita,” jelas Gubernur Edy.
Lanjut, Gubernur Sumut mengungkapkan berantas begal jangan kepolisian saja, yang dilibatkan. Tapi, diikutsertakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) didalamnya.
“Ada satu ketentuan, dikit-dikit polisi, dikit-dikit TNI. kapan TNI bergerak, kalau ini darurat militer, kapan polisi bergerak? apa bila darurat ini sipil,” sebut Gubsu Edy.
Menurutnya, aksi begal itu masih tergolong tertib sipil, yang menjadi tugas dari Satpol PP. Namun, dibackup oleh polisi. Sedangkan, Satpol PP di Kabupaten/Kota memiliki anggaran di APBD masing-masing daerah.
“Jadi tertib sipil, ya Satpol PP, dianggarkan pakai APBD. Keluarkan Satpol PP. Berantam kau sama penjahat-penjahat itu,” tandas Edy Rahmayadi.(gus/ram)
Fakultas Psikologi UHN Medan Gelar Seminar dan Lomba Penulisan Artikel

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Psikologi Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan bersama Penerbit Erlangga menggelar seminar dan lomba penulisan artikel di Gedung Auditorium Fakultas Kedokteran belum lama ini.
Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 400 mahasiswa Fakultas Psikologi hadir dengan semangat yang tinggi untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman dari pembicara yang ahli dalam bidangnya.
Pembicara utama pada seminar ini adalah Dr Rakhman Ardi MPsi, pakar psikologi yang memiliki pengalaman luas dalam penulisan skripsi. Dalam presentasinya, Dr Rakhman Ardi membagikan kiat-kiat jitu dan strategi sukses untuk menulis skripsi dengan efektif. Peserta seminar terdorong untuk memaksimalkan potensi mereka dan menyelesaikan skripsi dengan hasil yang memuaskan.
Wakil Rektor I UHN Medan Dr Jadongan Sijabat SE MSi memberi apresiasi atas gelaran kegiatan tersebut. “Kegiatan seminar dan lomba penulisan artikel ini sangat inspiratif. Di samping itu, kegiatan ini tentunya penting untuk pengembangan akademik dan penulisan skripsi yang baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Dekan Fakultas Psikologi UHN Medan Dr Nenny Ika Putri Simarmata MPsi Psikolog mengharapkan agar kegiatan tersebut dapat memberikan dorongan dan inspirasi kepada mahasiswa Fakultas Psikologi dalam menyelesaikan skripsi mereka. “Dengan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengatasi hambatan dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.
Terima kasih kepada Fakultas Psikologi Universitas HKBP Nommensen Medan dan Penerbit Erlangga atas penyelenggaraan acara yang luar biasa ini. Semoga acara serupa dapat diadakan di masa depan untuk terus memberikan manfaat dan inspirasi kepada mahasiswa dalam perjalanan akademik mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Dr Karina Brahmana MPsi Psikolog menyampaikan kegiatan seminar dan dan lomba penulisan artikel tersebut diadakan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa dalam menghadapi tantangan penulisan skripsi. Topik yang diangkat yaitu ‘Kiat Jitu dalam Penulisan Skripsi’.
“Para peserta diajak untuk memperdalam pemahaman mereka tentang proses penulisan skripsi yang efektif dan berhasil,” jelasnya. (rel/azw)
Ratusan Massa Unras di Kantor Bupati Desak Pencopotan Kabag Hukum DPRD Deliserdang

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pejuang Keadilan berunjukrasa di Kantor Bupati dan DPRD Deliserdang. Mereka menuntut agar Kepala Bagian Hukum Sekretariatan DPRD Muhamad Awal, dicopot dari jabatannya karena dugaan melakukan pengutipan uang terhadap pengurusan berkas di DPRD Deliserdang, Senin (17/7).
Dalam orasinya di depan Kantor Bupati Deliserdang, menyampaikan tuntutan untuk pencopotan Kabag Hukum DPRD Deliserdang dengan dugaan pungli dana sosper terhadap Anggota DPRD Deliserdang tahun 2023.
Kehadiran mereka pun diterima oleh Kepala Inspektorat Edwin Nasution didampingi Kabag Hukum Pemkab Deliserdang Musli, Kepala Satpol PP Marzuki.
Tujuh orang perwakilan massa mendengarkan tanggapan dari Kepala Inspektorat. Disebutkan, inspektorat telah l melakukan pemeriksaan terhadap Kabag Hukum DPRD Deliserdang atas perintah Bupati. Namun Edwin tidak menyampaikan hasil dari pemeriksaan yang dilakukan.
Karena tidak mendapatkan jawaban yang kongkrit dari Inspektorat dan Kabag Hukum Pemkab Deliserdang. Massa pendemo pun bergerak ke Kantor DPRD Deliserdang.
Aksi massa awalnya diterima oleh Anggota DPRD Deliserdang Dedi Syahputra didampingi Kabag Hukum DPRD Deliserdang. Namun massa menolak aksi mereka diterima oleh keduanya. Namun beberapa menit kemudian, massa diterima oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Deliserdang Mikail TP Purba.
Dalam pertemuan itu, Ketua Fraksi Golkar yang intinya mendukung massa pendemo untuk mendesak aparat penegak hukum melakukan pengusutan yang disampaikan. “Kami fraksi Golkar mendukung pengusutan dilakukan pihak Aparat Hukum mengusut kasus ini. Kita juga bersedia menjadi saksi karena hal itu benar,” tegas Mikail TP Purba.
Usai mendapat dukungan dan penjelasan dari Ketua Fraksi Golkar, ratusan massa bergerak ke Kantor Kejaksaan Negeri Deliserdang. Setelah melakukan orasi sekitar 20 menit, perwakilan massa diterima oleh Kasi Intel Kejari Deliserdang Boy Amali SH. Boy Amali meminta massa memberikan bukti dugaan pungutan liar yang dilakukan Kabag Hukum DPRD Deliserdang dalam waktu seminggu kedepan.
Kordinator wilayah Sumut LSM Pejuang Keadilan Nasional, Victor Nainggolan didampingi Sekertaris Wilayah Sumut Rupai Sembiring dan Kordinator Aksi Yudi Ade Saputra Napitupulu dan David Sinamo, mengatakan tuntutan mereka agar Bupati mencopot Kabag hukum Sekretariat DPRD Deliserdang. “Pecat yang bersangkutan dari ASN, dan lakukan proses hukum dugaan pungutan liar terkait dana sosper yang diterima anggota DPRD,” tegas Victor.(btr/han)







