Home Blog Page 1331

Inalum Konsisten Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Sumut Melalui Program BABE LUCU

Inalum bersama warga usai meresmikan Program Desa Binaan BABE LUCU (Batu Bara Bersama Lubuk Cuik) di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Berawal tahun 2020, ketika PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) meresmikan Program Desa Binaan BABE LUCU (Batu Bara Bersama Lubuk Cuik) di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut)

Program tersebut merupakan salah satu program peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Batu Bara melalui Swasembada Cabai serta kemandirian masyarakat di sekitar Perusahaan yang kebetulan merupakan lumbung cabai di Sumut

Ali Hasian selaku VP CSR Inaum mengatakan, hampir tiga tahun program ini berjalan membuat capaian kinerja program di Desa Lubuk Cuik ini terus meningkat. Hal ini terlihat dari penghasilan para petani setempat yang menghasilkan akumulasi ekonomi hingga Rp42,6 miliar pertahun dan mendukung aktivitas produktif ekonomi lebih dari 400 petani cabai.

“Program BABE LUCU ini ternyata terbukti dapat meningkatkan pendapatan petani setempat yang didominasi oleh petani cabai. Adanya pogram tersebut juga membuat berbagai inovasi baru dari olahan cabai seperti pengembangan produk baru dengan bahan dasar cabai kering seperti produk saus dan abon cabai,” kata Ali.

Ali juga menjelaskan selain nilai ekonomi yang meningkat program BABE LUCU ini juga menciptakan 34 Hektar lahan produktif sebesar 40 persen dengan nilai klaim 20 pesen, irigasi dengan nilai Rp3,4 miliar/tahun.

Tidak hanya itu, program tersebut juga menciptakan pengembangan lahan baru seluas 6,8 Hektar yang penanaman lahan baru tersebut selama 3 tahun mencapai 50 persen dengan hasil pertanian tahunan mencapai nilai Rp550 Juta/tahun. Terhitung total nilai ekonomi dari 85 Hektar lahan menghasilkan Rp42,6 Miliar/tahun.

Selama program ini berjalan, tambah Ali, Desa Lubuk Cuik mendapatkan irigrasi teknis yang optimal sehingga mampu melahirkan efisiensi dan optimalisasi penggunaan air permukaan (aliran air sungai). Kemudian, pertanian cabai yang bernilai ekonomis mendorong tetap terjaganya lahan pertanian yang produktif sehingga menjadi alasan ekonomi dan sosial dalam menahan laju konversi dari lahan pertanian ke pembangunan perumahan atau perkebunan yang lebih memberikan dampak degradative.

Ali berharap dengan adanya Program BABE LUCU ini dapat membantu masyarakat Lubuk Cuik dala menghadapi situasi yang sulit ini, apalagi harga cabai yang tidak menentu.

“Saya optimis dengan adanya program ini, masyarakat sekitar dapat terus maju dan berkembang, sehingga dapat melakukan inovasi baru dengan hasil penennya. Kami juga berkontribusi pada program BABE LUCU ini dengan melibatkan SDM kami, seperti pengerjaan irigrasi yang melihatkan bagian sipil dan lingkungan dan promosi produk yang melibatkan tim media dan humas.” Pungkasnya (rel/tri)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Sampaikan Sejumlah Penghargaan Prestasi

SAMPAIKAN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani ketika menyampaikan nota pengantar pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2022. SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tebingtinggi menggelar rapat paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2022 Kota Tebingtinggi, dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Wali Kota, di ruang Sidang Utama DPRD Kota Tebingtinggi, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Selasa (18/7).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Basyaruddin Nasution di­dam­­pingi Wakil Ketua I Muhammad Azwar dan Wakil Ketua II Iman Irdian Saragih.

Dalam penyampaiannya, Pj Wali Kota Syarmadani memaparkan hasil realisasi pendapatan dan realisasi belanja yang berkaitan dengan penerimaan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah dalam kurun waktu Tahun Anggaran 2022.

Pendapatan daerah yang ditargetkan pada APBD Kota Tebingtinggi Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp728 miliar, realisasinya mencapai Rp 663 miliar atau 91,06 persen dari jumlah anggaran yang ditargetkan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar 109 miliar, realisasinya mencapai Rp 88 miliar atau 80,75 persen.

Sedangkan jumlah anggaran belanja daerah ditargetkan sebesar Rp 750 miliar dan realisasinya mencapai Rp 680 miliar atau 90,73 persen. Penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp 31 miliar dan terealisasi Rp 31 miliar atau 100 persen, sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah dengan target sebesar Rp 9,8 miliar dan terealisasi Rp 9,2 miliar atau 93,44 persen.

Dalam kesempatan itu, Syarmadani juga menyampaikan penghargaan yang telah diterima Pemko Tebingtinggi, penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) peringkat anindya dari Kementerian PPA RI untuk tahun 2022, penghargaan Universal Health Coverage (UHC) award dari Kemenko PMK RI, penghargaan kategori A atau pelayanan prima unit pelayanan publik dari kementerian lembaga dan pemerintah daerah tahun 2022, penghargaan terbaik I wilayah Sumatera TP2DD dari Kementerian Kominfo RI, penghargaan atas keberhasilan Kota Tebing Tinggi menjadi salah satu dari 50 Kabupaten/ Kota yang telah menyelesaikan program masterplan Smart City dari Kementerian Kominfo RI.

“Penghargaan terbaik ke-2 dari 74 kota yang terdaftar dalam program (I-Sim) for Cities tahun 2022 dari PT. Surveyor Indonesia, APEKSI, dan Kementerian PPN Bapenas Sekretariat nasional SGDs, penghargaan Manajemen ASN terbaik dalam BKN Award kategori special mention-pilot project SIASN,” ungkap Syarmadani.

Menurutnya, Pemerintah Kota Tebingtinggi mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, penghargaan peringkat 4 dengan kategori kelas tinggi predikat kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2022 dari Ombudsman RI perwakilan Sumatera Utara.

*Penghargaan sebagai pemenang kategori mitra pengendalian inflasi terkolaboratif wilayah Sumatera Utara tahun 2022 dari Bank BI wilayah Sumatera Utara, penghargaan unit pengendali gratifikasi dengan meraih nilai terbaik tingkat nasional kategori pemerintah kota,” jelas Syarmadani.

Sambung Syarmadani, penghargaan sebagai sahabat pers award dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) cabang Sumatera Utara dan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2022 dengan predikat informatif dari Komisi Informasi provinsi Sumatera Utara

“Pemko Tebingtinggi berharap melalui penyampaian Nota Pengantar Ranperda kiranya mendapatkan perhatian, dukungan, sekaligus masukan serta saran pendapat dari anggota Dewan yang terhormat dan sebagai upaya penyempurnaan materi Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022 dan selanjutnya memperoleh persetujuan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” bilang Syarmadani. (ian/han)

Desa Wisata Kampoeng Lama Masuk Nominasi ADWI 2023

NOMINASI: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar apresiasi Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, Indra Ni Tua ST MCOMM atas masuk nominasi Desa Wisata Kampoeng Lama di ADWI 2023.BATARA/Sumut Pos.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Desa Wisata Kampoeng Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang masuk nominasi 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2023.

“Besar harapan kami, melalui visitasi ke Desa Wisata Kampoeng Lama ini, yang merupakan bagian dari Penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2023 Nominasi 75 Besar, memberikan kesempatan bagi kami (Desa Wisata Kampoeng Lama) untuk menjadi desa wisata terbaik di Sumatera Utara, Indonesia, Asia, bahkan dunia,” harap Wakil Bupati Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar pada kunjungan dan penilaian lapangan Desa Wisata Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2023 Provinsi Sumatera Utara di Desa Wisata Kampoeng Lama, Kecamatan Pantai Labu yang dihadiri Direktur Tata Kelola Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Indra Ni Tua ST MCOMM; dewan juri ADWI 2023, Adi Darmawan dan I Made Wena, Selasa (18/7) pukul 15.00 WIB.

Dijelaskan Wabup, Kabupaten Deliserdang memiliki 128 lokasi daya tarik wisata (alam, buatan dan budaya), 120 hotel non bintang, 11 hotel berbintang, dan 217 rumah makan/restoran.

“Kabupaten Deliserdang dengan Bandar Udara Internasional Kualanamunya menjadi penting karena merupakan pintu masuk ke wilayah barat Indonesia, serta sebagai penyangga destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba, terutama penyangga aksesibilitas (jalan dan bandara) dan amenitas (hotel dan restoran), berbatasan langsung dengan beberapa kabupaten yang masuk dalam wilayah Danau Toba, yaitu Kabupaten Simalungun dan Karo,” papar Wabup.

Untuk itu, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan Kabupaten Deli Serdang, dengan berbagai potensi dan daya tariknya masing-masing.

Desa Wisata Kampoeng Lama merupakan salah satu dari 128 desa lokasi wisata di Kabupaten Deli Serdang.

Desa Wisata Kampoeng Lama memiliki keindahan alam, berupa hijaunya petak-petak sawah yang membentang menjadikan spot pendukung bagi pengunjung untuk datang. Terutama, pada setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu.

Selain menyajikan keindahan alam dan kulinernya, Desa Wisata Kampoeng Lama juga memiliki empat spot pendukung wisata berbasis pendidikan, seperti sanggar seni tradisional dan pendidikan karakter, pelatihan musik dan tari tradisional untuk anak-anak dan remaja sekitar.

Di tempat yang sama, Direktur Tata kelola Destinasi Kemenparekraf RI, Indra Ni Tua ST MCOMM, mengatakan dari 150 desa wisata di seluruh Indonesia, salah satunya asalah Desa Denai Lama di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang.(btr/han)

Silpa 2022 Dairi Capai Rp142 Miliar Lebih

SERAHKAN: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, saat menyerahkan dokumen Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Dairi TA 2022 kepada Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, Selasa (18/7).Rudy Sitanggang/Sumut Pos.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, sampaikan nota pengantar atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Dairi Tahun Anggaran (TA) 2022.

Nota pengantar disampaikan pada Sidang Paripurna di Gedung DPRD Dairi yang dipimpin Ketua Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua Halpensius Tondang dan Wanseptember Situmorang, Selasa (18/7) lalu.

Sebelum penyampaian nota pengantar, Sabam mempersilakan Sekretaris Dewan (Sekwan) Bahagia Ginting, membacakan jumlah surat masuk dan produk DPRD Dairi selama 2023.

Sementara itu, Eddy mengatakan, Ranperda dimaksud telah disesuaikan dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI wilayah Sumatera Utara (Sumut), sebagaimana diterima pada 12 Mei 2023 lalu.

Dalam nota pengantar, Eddy menyampaikan capaian kinerja serta prestasi, yang kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) selama 9 tahun berturut-turut dari BPK, terkait penyajian laporan keuangan Pemkab Dairi TA 2022.

“Prestasi ini adalah hasil kerja keras, ketekunan, dan dedikasi seluruh pemangku kepentingan untuk membangun Dairi,” ungkap Eddy.

Eddy juga mengatakan, rekomendasi BPK RI terhadap sistem pengendalian intern dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, akan segera ditindaklanjuti dalam upaya peningkatan tata kelola APBD. Dalam nota pe­ngantar, disampaikan realisasi pendapatan daerah TA 2022 sebesar Rp1.156.956.282.477,79 dari anggaran sebesar Rp1.144.027.253.­000,00. Sementara realisasi belanja sebesar Rp1.123.338.555.302,52 dari total anggaran Rp1.181.752.253.000,00.

Begitu juga penerimaan daerah untuk pembiayaan terealisasi sebesar Rp114.730.263.325,65 dari anggaran Rp44 miliar. Dan pengeluaran daerah untuk pembiayaan terealisasi sebesar Rp6.275.000.000,00. Sementara itu, sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) APBD Dairi TA 2022 mencapai Rp142.072.990.500,92.

Usai dibacakan, dokumen nota pengantar Ranperda diserahkan Eddy, didampingi Plh Sekdakab Dairi Dapot Tamba, dan Sekwan, kepada Sabam, didampingi Halvensius dan Wanseptember, untuk dibahas selanjutnya oleh DPRD. (rud/saz)

Bupati Ajak Warga Berwisata ke Taman Kera

BERI MAKAN: Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga saat memberi makan kera di kawasan objek wisata kera Sibaganding Parapat.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) M Fikri M Damanik, meninjau kawasan objek wisata Taman Kera Sibaganding Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Selasa (18/7) lalu.

Dalam kesempatan itu, Radiapoh menyampaikan kepada pengelola, agar terus melestarikan objek wisata tersebut, dengan memberikan inovasi baru. “Jadi ketika pengunjung datang ke taman ini, mereka tidak akan bosan. Dan harus ada juga tempat edukasi untuk mengenal hewan primata di tempat ini,” ungkap Radiapoh.

Radiapoh juga menjelaskan, Pemkab Simalungun akan terus berupaya membantu agar Taman Kera Sibaganding Parapat tersebut bisa dikelola dengan baik.

Selanjutnya, dia pun meminta agar masyarakat atau pengunjung yang datang ke Kota Parapat atau sekadar lewat, jangan memberi makan kepada para kera di jalanan.

“Stop memberi makan kera di jalan kawasan Parapat, Danau Toba. Karena dapat membahayakan lalu lintas pengendara yang lain, dan juga kawanan kera yang ada di pinggir jalan. Di Taman Kera Sibaganding Parapat ini, sudah disiapkan makanan untuk para kera,” tutur Radiapoh.

Sementara itu, Abdurahman Manik, selaku pengelola ojek wisata Taman Kera Sibaganding Parapat, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Pemkab Simalungun.

“Saya akan menuangkan ide saya untuk menata dengan baik tempat ini. Sehingga apa yang menjadi saran pemerintah bisa dikolaborasikan dengan (Disbudparekraf), untuk kemajuan tempat ini,” katanya. (mag-7/saz)

5.330 Jamaah Sumut Telah Kembali

Para Jamaah Haji sedang berdoa saat tiba di Embarkasi Asrama Haji Medan Jalan AH. Nasution Medan, Rabu (19/7/2023)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 15 Debarkasi Medan yang terdiri dari 349 orang asal Kota Medan, tiba di Bandara Kualanamu, Rabu (19/7) siang pukul 12.21 WIB. Dengan begitu, tercatat sudah 5.330 jamaah haji asal Sumatera Utara (Sumut) yang pulang dari tanah suci.

Di kloter 15 ini, ada satu jamaah yang wafat yakni atas nama Johansyah Utuh Amran (62), warga Jalan Rawe I Lk XII, Tangkahan, Medan Labuhan. Almarhum wafat pada 2 Juli 2023, di pemondokan karena sakit pernapasan. “Kemudian ada jamaah Kloter 15 ini yang sakit, atas nama Ishak bin Khamsah No Manifes 310,” kata Koordinator Humas dan Protokol Pembantu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (P3IH) Debarkasi Medan, M Yunus kepada wartawan, kemarin (19/7). Kemudian, lanjut Yunus, dua orang tercatat pindah ke kloter 4, yakni Agung Wahyudi Admanegara No Manifes 232 dan Erlina Rusli Hamid No Manifes 233.

Yunus merincikan, dari 5.330 jamaah haji telah pulang ke Tanah Air terdiri dari 2.112 jamaah pria dan jamaah wanita 3.218. Sementara, tersisa 9 kloter atau 2.833 jamaah menunggu dipulangkan. “Jamaah kembali 5.330 (62,29 persen) dan jamaah menunggu dipulangkan 2.833 (34,71 persen),” pungkasnya.

Jamaah Asahan Disambut Forkopimda

Sebelumnya pada Selasa (18/7) pagi sekira pukul 10.50 WIB, Kloter 14 yang terdiri dari jamaah haji asal Asahan, Simalungun, Langkat, Tebingtinggi, dan Kota Medan, tiba di Bandara Kualanamu. Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyambut langsung kepulangan jamaah haji Asahan di Asrama Haji Medan.

Dalam sambutannya saat acara pelepasan jamaah haji di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Taufik Zainal Abidin berpesan kepada seluruh jamaah agar meluangkan waktu untuk istirahat yang cukup setelah pulang dari Tanah Suci. “Saya juga berharap agar jamaah juga dapat memberi pengertian kepada keluarga maupun jiran tetangga, apalagi para jamaah haji banyak yang telah berusia lanjut. Tunda dulu cerita tentang Makkah dan Madinah, luangkan waktu untuk istirahat agar kondisi kesehatan tetap terjaga,” imbau Taufik.

Wabup Asahan juga berpesan kepada seluruh petugas yang mendampingi proses kepulangan jamaah dari Asrama Haji menuju Kabupaten Asahan, agar tetap mengutamakan keselamatan. “Jaga jamaah agar tetap nyaman dalam perjalanan dan tetap utamakan keselamatan,” pungkasnya.

Sesampainya di Asahan, para jamaah haji disambut Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Asahan di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Dalam kesempatan itu, Kakan Kemenag Kabupaten Asahan Sarifuddin Daulay menyampaikan, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Asahan yang tergabung di Kloter 14 Debarkasi Medan berjumlah 63 orang. “Namun 2 orang jama’ah tanazzul ke kloter 6. Jadi jumlah jamaah yang disambut kepulangannya berjumlah 61 orang,” sebut Sarifuddin.

Sementara Bupati Asahan, Surya mengucapkan selamat datang kepada dhuyufurrahman di Kabupaten Asahan. “Kita patut bersyukur bahwa jamaah haji asal Kabupaten Asahan dalam keadaan sehat walafiat selama di Tanah Suci dan sesampainya kembali ke Kabupaten Asahan,” ucapnya.

Selanjutnya, Bupati berpesan kepada seluruh jamaah agar tetap istiqamah dalam melaksanakan ibadah, walaupun tak lagi berada di Tanah Suci. “Selamat berkumpul kembali dengan keluarga dan sanak famili.

Besar harapan kami, semoga para saudara memperoleh Haji yang mabrur dan mabruroh serta dapat menjadi panutan dan contoh teladan yang baik bagi masyarakat sekitar, khususnya keluarga masing-masing, sehingga dapat memberikan warna untuk Mewujudkan Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter,,” tandasnya. (man/dat/adz)