Home Blog Page 13394

Kabid Operasional harus Ditindak

Bongkar Lapak PKL, Satpol PP Dilempari Batu

MEDAN-Kasat Pol PP Kota Medan, Kriswan harus memberikan sanksi kepada Kabid Operasional Satpol PP Kota Medan, Kushendri yang melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL), tanpa adanya kordinasi dengan pimpinan sehingga ricuh.

“Seharusnya kabidnya berkoordinasi dengan pimpinanannya sesuai dengan pendukung kerja dalam instruktur pemerintah,” kata Kepala Inspektorat Pemko Medan, Faried Wajedi, Jumat (8/6).

Dijelaskannya, terkait tindakan yang harus diberikan, Faried tidak bisa memastikan. “Itukan internal mereka, untuk tindakan pasti akan diberikan,” jelasnya.

Dikatakannya, Kasat Pol PP Kota Medan juga harus bekerja sesuai dengan prosedur sistem pengendalian internal (SPI).
“Dia juga harus membina bawahaannya, jangan membiarkan anak buah bekerja sendiri. Dengan begitu, pengawasan terhadap anggotanya akan melekat sesuai dengan prosedur yang berjalan,” jelasnya.

Sekadar diketahui, personel Satpol PP dilempari batu oleh pedagang kaki lima (PKL), di Jalan Gatot Subroto Medan, saat membongkar lapak mereka, Kamis (7/6) petang. Akibatnya, Kabid Operasional Satpol PP Kota Medan, Kushendri dan seorang tukang becak, Anes mengalami luka-luka. (adl)

Diperingati Wali Kota, Dirut PD Pasar Ngaku Tantangan

MEDAN-Wali Kota Medan, Rahudman Harahap memberikan peringatan keras kepada Direktur Utama (Dirut) PD Pasar, Benny Sihotang atas kinerjanya yang dinilai belum mampu membenahi pasar yang di Kota Medan.

“Bila sampai Desember tahun ini (2012), belum ada juga perubahan. Pengelolaan pasar akan diserahkan ke dinas,” kata Rahudman.
Direktur Utama (Dirut) PD Pasar, Benny Sihotang mengatakan, pernyataan wali kota menjadi tantangan untuk membenahi pasar. Seluruh rencana strategi (renstra) akan dikawal agar sesuai dengan rencana awal.

“Semua renstra akan dikawal agar on track sehingga pembenahan pasar akan tercapai sesuai target,” ujarnya.

Menurutnya, dia sudah diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengembangkan PD Pasar. Dengan pernyataan wali kota itu tentu semakin mendorongnya maju ke depan.

“Seluruh yang kami kerjakan untuk pembenahan pasar sesuai dengan target pada pemaparan ke wali kota. Tidak hanya wali kota, masyarakat juga kami bebaskan untuk mengawal kegiatan yang dilakukan dengan memberitahukan kepada PD Pasar jika ada pasar yang harus dibenahi,” paparnya. (adl)

Caci Maki buat Oriundi

CESARE Prandelli membuat kebijakan ekstrem ketika ditunjuk sebagai arsitek Gli Azzurri –julukan timnas Italia– dua tahun silam. Mantan pelatih Fiorentina itu langsung mendesak FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) menaturalisasi pemain yang berdarah asing di negerinya.

Permintaan tersebut dipenuhi FIGC. Pada awalawal masa tugas Prandelli, sejumlah wajah nonpribumi terlihat di skuad Gli Azzurri. Di antaranya, pemain berdarah Latin Thiago Motta (Brazil), Amauri (Brazil), dan Cristian Ledesma (Argentina) serta pemain berkulit gelap yang berdarah Ghana, Mario Balotelli.
Keputusan itu menuai kontroversi. Terutama ketika Prandelli memaksakan Motta masuk dalam skuad Italia. Mantan pelatih timnas Italia Cesare Maldini bersuara paling lantang. Ayah kandung mantan bek timnas Italia dan AC Milan, Paolo Maldini, tersebut menilai bahwa kemampuan pemain lokal tidak kalah oleh oriundi (sebutan untuk pemain Amerika Latin yang punya darah Italia). ’’Saya menentang penggunaan Oriundi dalam skuad Nazionale (timnas Italia),’’ kecam Maldini, seperti dikutip Football-Italia. Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Kecaman terhadap kebijakan memasukkan oriundi tidak memengaruhi kebijakan Prandelli.(c12/bas)

Semua Jagokan Belanda

MEDAN- Grup B menjadi grup neraka di perhelatan Piala Eropa tahun ini. Pasalnya, grup ini dihuni raksasa-raksasa Eropa yakni Jerman, Belanda, Portugal dan Denmark. Karenanya, sulit untuk memprediksi siapa yang bakal lolos di grup ini.

Pada Sabtu (9/6) malam ini pukul 22.15 WIB, Belanda dan Denmark bakal saling berhadapan sebagai laga pembuka di grup neraka ini. Jika dilihat dari kekuatan masing-masing tim, Ketua Komisi B DPRD Medan Surianda Lubis memprediksikan, Belanda layak untuk diunggulkan.

“Jika kita lihat, Belanda memiliki pemain-pemain yang memiliki skil individu yang bagus. Sebut saja Robin van Persie yang menjadi mesin gol di klubnya Arsenal. Belum lagi Arjen Robben, Van Bommel, De Jong, Sneijder dan lainnya,” kata Surianda kepada wartawan koran ini, Jumat (8/6).

Menurutnya, meski memiliki materi yang bagus, bukan berarti Belanda bakal menang mudah. Tim Dinamit Denmark pasti bakal memberikan perlawanan yang maksimal. “Bisa jadi kedua tim bakal bermain sangat hati-hati. Apalagi Denmark bukan tim sembarangan. Mereka pernah menjuarai Piala Eropa pada 1992 silam dengan mengalahkan Jerman di final. Untuk skor, saya memprediksi Belanda menang 2-1,” beber politisi PKS ini.

Kadis Pemuda dan Olah Raga Kota Medan Hanas Hasibuan juga menjagokan Belanda. Menurut Hanas, Belanda terkenal dengan pemain-pemain yang lebih mengetahuai kelemahan pemain lawannya. Itu bisa dilihat dari cara mereka melakukan operan sesama teman dan pandangan jarak tendang yang dilakukannya. Untuk itu, dia memprediksi skor akhir 2-0.

“Kita bisa lihat, pemain Belanda sangat lihai dan cekatan mengolah bola. Sya yakin Denmark bakal kewalahan menghadapi Belanda,” katanya.
Anggota Komisi E DPRD Sumut dari Fraksi Golkar Richard Eddy Lingga juga menjagokan Belanda dalam partai melawan Denmark nanti malam. Menurutnya, pemain Belanda banyak bermain di liga-liga elit Eropa. Apalagi, Belanda memiliki kenangan manis pada Euro sebelumnya sebagai semifinalis.

“Belanda terkanal dengan total football-nya, yang belum bisa diimbangi Denmark. Kenangan manis sebagai semifinalis Euro sebelumnya, juga akan memacu semangat para pemainnya. Belanda punya kans lebih besar untuk menang. Belanda 2-1 Denmark,” cetusnya.
Demikian juga dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumut Irham Buana Nasution. Dia juga menjagokan Belanda dengan skor 3-1. Menurutnya, permainan Belanda dengan gaya total footballnya bakal merepotkan pertahanan Denmark. “Yang pasti saya lebih mengunggulkan Belanda pada pertandingan nanti,” jelas Irham.(ari/omi/ram/uma/mag-10/mag-12/ade)

Tiga Mahasiswa Unimed Kuliah di Australia

MEDAN- Tiga Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) mengikuti kuliah program transfer of credit dan auditing ke Southern Cross University (SCU) Lismore, Australia selama satu semester.

Tujuan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk peningkatan kualitas lulusan Unimed, agar mampu bersaing secara internasional dan dapat memenuhi kebutuhan lapangan kerja Internasional.

“Ketiga mahasiswa itu nantinya akan mengikuti pendidikan satu semester, atau sekitar tiga sampai empat bulan sesuai program yang diikutinya. Untuk mata kuliah yang diambil oleh mahasiswa akan diakui oleh Unimed, dan tidak mengganggu mata kuliah bagi mahasiswa yang bersangkutan.

Para mahasiswa duduk di bangku kuliah tapi tidak diberikan kredit hanya pengalaman kuliah dan akan mendapatkan surat keterangan dari kampus SCU,” kata Rektor Unimed, Prof Ibnu Hajar, didampingi Pembantu Rektor IV, Prof Dr Berlin Sibarani, saat melepas ketiga mahasiswa, di Aula Unimed, Jumat (8/6).
Dampak program ini juga akan mempengaruhi peningkatan kualitas academic atmoshpere di Unimed yang menumbuhkan motivasi berprestasi bagi mahasiswa pada level internasional. Program ini juga berdampak pada kompetisi positif antar prodi, jurusan, dan fakultas.

“Ini juga akan berdampak pada pengakuan internasional (Onternational Recognition) bagi Unimed sebagai lembaga pendidikan tinggi diharapkan dapat membawa Unimed menuju Universitas bertaraf internasional,”sebutnya.

Menurut Ibnu, proses rekrutmen pengiriman mahasiswa ditentukan secara objektif oleh tim Independen Australian Centre dengan mengikuti test IELTS di Australian Center dengan membayar uang ujian pribadi mahasiswa sebesar Rp2 juta.(uma)

Franck Ribery Nikmati Cryotherapy

Ada banyak cara untuk melakukan relaksasi menjelang pertandingan besar dan dipastikan ketat . Seperti yang dilakukan oleh pemain timnas prancis, Franck Ribery. Dia memilih untuk mengikuti terapi dingin cryotherapy menghadapi laga kontra Inggris markas latihan tim, di Kircha, Polandia.

“Saya sangat menikmati terapi ini,” katanya seperti dilansir Dailymail. Terapi ini menggunakan nitrogen cair yang sangat dingin untuk bsia mengembalikan otot-otot yang tegang. Tujuannya, tentu agar otot pemain berada dalam kondisi seratus persen sebelum melakoni pertandingan yang berat.

Selain itu, Ribery yang belum fit seratus persen berharap dengan terapi ini kondisi badannya bisa segera pulih. Dia ingin bugar menghadapi The Three Lions”julukan Inggris”  agar bisa memberikan hasil terbaik untuk negaranya.  (aam/jpnn)

PD RPH Medan Suplai Daging Bermutu dan Halal

Terapkan Standar Internasional

Proses pemotongan hewan ternak di Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) Medan sudah memiliki standart internasional. Dengan cara itu, daging yang didagangkan di Kota Medan memiliki mutu baik dan bersertifikat halal.

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap meminta kepada PD RPH Kota  Medan agar tidak ada lagi daging tidak sesuai standar dan tidak berlabel halal beredar di pasar. Karena dengan adanya peredaran daging itu bisa merugikan masyarakat.

Demikian disampaikannya kepada wartawan usai launching operasional standar internasional di PD RPH Kota Medan, Kamis (7/6).
Menurut dia, dengan standar internasional bisa memberikan kesempatan kepada Pemrintah Kota (Pemko) Medan untuk menindak tegas pengusaha atau pedagang yang menjual daging tanpa standar.

“Ke depan akan dibentuk tim yang bekerja sesuai surat keputusan (SK) wali kota untuk memantau daging di pasaran. Tugasnya untuk melihat kualitas daging dan lavel halal dari MUI,” sebutnya.

Dia memaparkan, pemantauan perdagangan daging itu merupakan satu cari untuk mencegah penyebaran daging tanpa label halal di masyarakat. Sehingga sekarang ini sangat dibutuhkan tim itu.

“Apalagi inikan sudah mendekati bulan Ramadhan, di mana permintaan daging akan tinggi,” ujarnya.

Rahudman mengatakan, Dirut harus bisa menyediakan suplai daging sesuai standar dan berlabel MUI, baik bekerjasama dengan pengusaha atau peternak. “Mudah-mudahan PD RPH bisa berkembang dengan baik seperti yang diharapkan,” ucapnya.

Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin mengatakan dengan standar internasional diharapkan pemotongan akan lebih baik, apalagi Pemko Medan telah memberikan dana penyertaan modal ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini.

“Saya ingat PD RPH ini sangat kecil memberikan kontribusi berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Pemko Medan. Ke depannya, dengan peningkatan standarisasi ini diharapkan PAD bisa meningkat dengan naiknya jumlah pemotongan hewan,” katanya.

Tak hanya itu, dia juga menyampaikan, dengan standarisasi internasional diharapkan seluruh pengusaha dan pedagang daging bisa melakukan  pemotongan di sini.  Sehingga daging yang beredar di seluruh pasar, khususnya di pasar-pasar tradisional memiliki kualitas baik dan aman di konsumsi masyarakat.

“Saya minta semua pengusaha peternakan hewan dan pedagang daging agar memotong hewannya di PD RPH Medan, dengan cara itu maka penyebaran daging ke pasar lebih terkoordinasi dan pastinya terjamin,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT Lembu Andalas Langkat, Beby Arbiana mengatakan selain pemberian bantuan berupa perbaikan teknis dan pelatihan sumber daya manusia (SDM), seluruh peralatan dan perlengkapan pemotongan yang dihibahkan ke PD RPH Kota Medan bisa sesuai standar animal welfare atau kesejahteraan hewan, pihaknya juga akan bekerjasama dalam hal penyuplaian sapi atau ternak.

“Agen yang biasa mengambil sapi dari PT Lembu Andalas Langkat harus memotong di sini (RPH) karena sudah berstandar internasional dan sesuai dengan animal welfare. Jika tidak, produk perusahaan kami tidak akan diterima di pasar,” ujarnya.

Selain pemberian standarisasi internasional, RPH juga meresmikan logo baru untuk memberikan semangat baru pada satu BUMD di Kota Medan. Dengan adanya logo baru ini, PD RPH Kota Medan berharap bisa lebih baik dari hari-hari sebelumnya. (adl)

Potong Hewan dapat Label Halal dari MUI

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Putrama Alkhairi mengatakan perolehan standarisasi internasional berkat kerjasama RPH dengan PT Lembu Andalas Langkat dan PT Eldira Asahan berupa hibah perbaikan kandang serta cara pemotongan sesuai standar pemotongan internasional.

“Seluruh perbaikan tersebut berdasarkan dana hibah dari PT Lembu Andalas Langkat sebesar Rp180 juta dan PT Eldira Asahan sebanyak Rp280 juta dalam bentuk peralatan dan perlengkapan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, kerjasama lain berupa Memorandum of Understanding (MoU) penyediaan pakan dan ternak dengan Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI) dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). “Keduanya akan menyuplai ternak ke RPH,” sebutnya.

Dia memaparkan, dengan peningkatan standarisasi ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah pemotongan hingga 100 ekor sapi setiap harinya.
Pasalnya, selama ini pemotongan sapi hanya puluhan ekor. Dengan peningkatan standarisasi pemotongan dan kerjasama dengan 22 mitra, ditargetkan akan ada peningkatan jumlah sapi yang dipotong.

“Kemungkinan bisa memotong hewan hingga 100 ekor setiap harinya,” ujarnya.

Selain itu, Putrama menerangkan pihaknya sudah memastikan daging yang di potong halal, dengan syarat bahwa sapi harus memiliki surat kepemilikan. Kemudian pada RPH, ada juga bilal khusus menyembelih yang sudah memiliki sertifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Satpam kan juga ada untuk mengamankan proses memotong di sini. Jadi selain sesuai standar internasional, akan ada label halal dari MUI juga,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, kepada para penjual daging atau pemilik ternak sebaiknya memotong daging di PD RPH. Dengan cara itulah, PD RPH bisa lebih meningkatkan pendapatannya. Partisipasi masyarakat, pedagang daging dan pemilik hewan inilah yang sangat diharapkan.
“Dengan beramai-ramai memotongkan hewan di PD RPH, maka pendapatan asli daerah (PAD) akan semakin naik. Tentunya berdampak kepada peningkatan pembangunan Kota Medan,” sebutnya. (adl)

Test Favoritas

Rusia vs Republik Ceko

PERSAINGAN Euro 2012 yang terjadi di grup A sudah dimulai. Tuan rumah Polandia menghadapi Yunani, sedangkan Rusia dijajal Rep Ceko.

Jika dilihat dari berbagai faktor, dari empat tim yang ada di grup ini maka Rusia menjadi favorit terkuat untuk melenggang ke babak berikutnya, Betapa tidak, di pentas sepak bola dunia, Rusia telah tampil sebanyak 9 kali (1958, 1962, 1966, 1970, 1982, 1986, 1990, 1994 dan 2002). Prestasi terbaik yang mereka torehkan adalah menempati peringkat keempat pada tahun 1966.

Nah, di pentas sepak bola Eropa, tim ini memiliki prestasi yang lebih kinclong. Lihatlah ketika mereka tampil sebagai juara pada tahun 1960 dan tiga kali tampil sebagai runner up yakni pada tahun 1964, 1972 dan 1988. Prestasi ini mereka raih dalam 10 kali keikutsertaan mereka di ajang Euro ,
Itu berkaca pada faktor sejarah. Jika merujuk pada head to head dengan tiga kontestan lainnya, Rusia pun terlihat lebih perkasa.
Menghadapi tuan rumah Polandia, Rusia mampu memenangkan 7 pertandingan dari 14 pertandingan yang telah dilakoni, dengan 4 pertandingan berakhir imbang dan hanya tiga kali kalah.

Menghadapi Yunani lebih hebat lagi. Dari 21 pertandingan yang sudah terjadi Rusia menang sebanyak 13 kali, dengan lima kali imbang dan hanya tiga kali kalah.

Torehan yang sama juga diraih setiap kali menghadapi Rep Ceko. Bayangkan, saat Rusia sudah memenangkan 6 pertandingan, Rep Ceko justru baru dua kali menekuk Rusia, dengan 5 pertandingan berakhir imbang.

Bermodal catatan apik inilah Rusia yang kini dibesut Dick Advocaat menghadapi Rep Ceko pada pertandingan dini hari nanti. “Tim ini terus berkembang, bahkan tak terkalahkan dalam 15 pertandingan terakhir. Namun, itu belum membuat saya puas karena saya masih melihat jika pertahanan kami masih gampang ditembus lawan,” bilang Dick Advocaat, pelatih Rusia.

Memang, pasca ditekuk Belgia dengan skor 0-2 pada pertandingan yang berlangsung di Voronezh, 17 November 2010 lalu, Rusia sukses tak sekalipun mengalami kekalahan. Bahkan pada laga terakhir menghadapi Italia, sepekan lalu, Arshavin dkk mampu mencuri kemenangan di kandang Gli Azzuri.
“Hasil melawan Italia hadirkan rasa percaya diri tinggi pada Rusia. Kemenangan tersebut adalah indikasi kuat Rusia berada di jalur tepat, tetapi kami harus tampil lebih baik terutama di sektor pertahanan,” kata Advocaat.

Jika Rusia memiliki catatan yang bagus menatap gelaran Euro kali ini, tidak demikian halnya dengan Rep Ceko yang justru kerap tampil angina-anginan.
Bukti terbaru adalah ketika tim yang dibesut Michal Bilek itu takluk 1-2 atas Hungaria pada laga persahabatan yang berlangsung 1 Juni lalu. Kekalahan ini terasa kian menyesakkan karena di atas kertas Hungaria yang minim pemain bintang seharusnya bisa dengan mudah ditaklukkan.

Nah, jika menghadapi Hungaria saja Rep Ceko dibuat tajk berdaya, lantas bagaimana mereka mampu menghadapi Rusia yang bertabur pemain bintang?
Gelandang Republik Ceko Tomas Rosicky menyebut mantan rekan setimnya di Arsenal Andrey Arshavin sebagai ancaman utama timnya saat bertemu Rusia di laga perdana Euro 2012 akhir pekan ini.

“Ketika Anda menonton pertandingan Rusia, Andrey tetap pemain kunci di tim itu. Andrey tetap pemain hebat dan tak diragukan lagi dia akan menjadi pemain berbahaya bagi kami,” kata Tomas Rosicky, gelandang Rep Ceko. (*)

Sampah Bawa Rezeki

MEDAN-Tumpukan sampah yang berserakan di Kota Medan membawa rezeki bagi para pemulung.

“Sampah yang ada di pinggiran jalan di Kota Medan bisa untuk menghidupi saya sehari-hari,”terang Manulang, seorang pemulungn
Menurutnya, sampah-sampah yang berserakan di jalanan Kota Medan seperti karton, plastik, kertas koran, botol-botol minuman, ban, tembaga dan timah laku dijual.

“Dengan mencari sampah saya bisa meraup Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari,” bilangnya.
Dikatakan Manulang, sampah karton dijual Rp1.300 per kg, botol minuman mineral ukuran gelas yang sudah dibersihkan Rp8.000 per kg. Untuk sampah plastik yang bersih Rp2.500 per kg, koran Rp2.000 ribu per kg.

“Biasanya sampah-sampah itu setiap hari ada di sekitar tong sampah rumah warga,”ujarnya.
Pemulung lainnya, Cipto mengatakan, kalau sampah di sekitar bantaran Sungai Deli biasanya sampah tembaga dan logam.
“Untuk mencari sampah tembaga dan logam harus menggunakan ban,”bilang.

Dilanjutkannya, sampah-sampah itu berasal dari warga yang lalai membuang ke sungai.
“Terkadang tak jarang kami berhasil mendapatkan sampah kalung perak dan emas. Selain itu juga cincin berbalut emas,”ujarnya.
Menurut Cipto, dari hasil mencari sampah di bantaran sungai dia bisa menafkahi hidup keluarganya sehari-sehari.(omi)

Jadi Mediator Pemecahan Permasalahan

Peranan dan Kehadiran Bhabinkamtibmas di Desa

Sudah tidak zamannya lagi kalau kehadiran polisi ditakuti masyarakat. Buanglah jauh-jauh anggapan miring terhadap sosok polisi. Sebab, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah-tengah masyarakat desa untuk mengayomi dan melindungi masyarakat, bahkan berperan  sebagai mediator dalam permasalahan yang ada di pelosok desa.

Begitulah kata Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, SH melalui Dir Binmas Poldasu Kombes DR H Hery Subiansauri, SH,MH,MSi. “Tujuan kehadiran Bhabinkamtibmas kita yang ada di desa-desa Kabupaten Deliserdang untuk menjaga keamanan, melindungi masyarakat serta berperan sebagai mediator dalam permasalahan yang ada di pelosok desa,” ujar Hery Subiansauri.

Menurut Hery, sesuai Rencana Strategis (Renstra) Mabes Polri 2010-2014, bertanggung jawab menjaga keamanan satu desa/kelurahan. Bhabinkamtibmas mempunyai peranan penting dan ujung tombak mengantisipasi ancaman gangguan Kamtibmas.

“Bhabinkamtibmas merupakan program Mabes Polri untuk mendekatkan polisi dan membangun kemitraan dengan masyarakat. Bhabinkamtibmas mewujudkan misi melayani masyarakat dalam bentuk nyata agar peranan polisi dapat dirasakan langsung masyarakat desa dalam bentuk pendekatan pelayanan,” kata Hery lagi.

Menurut Hery, dalam sebulan personel Bhabinkamtibmas sudah dapat memetakan wilayah desa binaannya dan dapat mengetahui semua masyarakat yang ada di desa tersebut, baik pekerjaannya sehari-hari maupun nama-nama mereka, serta adat yang ada di desa tersebut. “Sehingga keamanan dapat lebih terjaga dan masalah-masalah yang terjadi di antara masyarakat dapat terselesaikan tanpa harus diproses di pengadilan,” kata Hery lagi.

Hery bilang, Bhabinkamtibmas memiliki fungsi dan peranan sangat strategis dalam mewujudkan kemitraan polisi dengan masyarakat, sehingga secara bersama-sama mampu mendeteksi gejala yang dapat menimbulkan permasalahan pada masyarakat. “Juga mampu mendapatkan solusi untuk mengantisipasi permasalahan serta mampu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas Hery. (*)