Home Blog Page 13541

Usai Wirid, 150 Warga Keracunan

RANTAUPRAPAT- Diduga usai memakan hidangan perwiritan, sedikitnya 150 warga Desa Cinta Makmur,  Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu keracunan dan terpaksa dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) terdekat, Kamis (9/5) malam sekira pukul 20.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, ratusan warga tersebut menderita sakit yang sama seperti muntah mencret (munmen), pening, persendian  terasa lemas.
Camat Panai Hulu Khairul Fahmi didampingi Syarifuddin serta Kepala Desa Cinta Makmur Ego mengatakan, hal itu diduga akibat memakan hidangan perwiridan. “Laporan keluarga korban usai mencicipi nasi goreng yang disediakan ahli bait/tuan rumah tempat diselenggarakannya wirid,” ungkap Fahmi.

Hingga saat ini lanjutnya, mereka belum menemukan apa yang menjadi penyebab kejadian yang menimpa warganya, walaupun sudah dicek berbagai bumbu penyedap rasa namun tidak ditemukan barang yang kedaluarsa. “Bumbu penyedap rasa bukan kadaluarsa, sudah dicek samplenya,” terangnya.
Dari data yang diperoleh, sedikitnya sudah sejumlah 140 orang warganya yang berobat dan sisanya masih ada yang dijemput dari rumahnya masing-masing.

Usai Wirid Senin kemarin timpal Ego, para peserta membawa bingkisan nasi goreng menuju pulang kerumah masing-masing kemudian  dimakan dirumah, esoknya warga mulai merasa perutnya tak ‘nyaman’, bahkan lanjut Ego, ayam yang makan nasi goreng dimaksudpun mati.

Penanggungjawab Pustu dan Poskesdes, Sukiyem tampak sibuk melayani para pasien. “Obat yang diberikan  antibiotik, anti muntah, diare dan infus, sebagian sudah ada yang pulang, yang sudah terdata 85 orang,” ujar Sukiyem.

Kepala Rumah Sakit Persiapan Negeri Lama, dr Hariati bersama beberapa perawat turut hadir guna membantu penyembuhan puluhan pasien.
Komandan Pos Ajamu, Aiptu ARB Ritonga serta anggota Polsek Labuhanbilik tampak berjaga-jaga dilokasi guna mengantisipasi akan timbulnya efek lain dari kejadian ini. “Menjaga kamtibmas,” ujar Ritonga singkat.

Pantauan METRO MEDAN (Group Sumut Pos), para korban terdiri dari anak-anak, dewasa hingga yang sudah tua pun terpaksa dibaringkan di Pustu, Poskesdes beralas tikar seadanya ditemani para sanak keluarga.(zul/smg)

Melawan Jambret, Ibu Guru Tewas

LANGKAT- Salmiah SAg (53) tewas setelah koma beberapa saat akibat mengalami benturan keras di kepala, pasca mempertahankan diri dari aksi jambret. Janda warga di Jalan Musyawarah Gang Batangdurian Kecamatan Tanjungpura-Langkat.

Informasi yang diperoleh, Kamis (10/5) pukul 13.00 WIB, kejadian berawal saat korban berjalan kaki hendak pergi berbelanja di seputaran Jalan Jend Sudirman Kelurahan Pekan Tanjungpura. Muncul dua lelaki mengendarai sepeda motor dan langsung menarik tas korban.

Tak mau pasrah begitu saja, Salmiah mencoba melakukan perlawanan. Terjadilah tarik menarik tas. Korban seketika tersungkur ke badan jalan karena tak kuat menahan tarikan pelaku penjambret. Kepala Salmiah terbentur keras ke aspal.

Peristiwa itu sempat menjadi tontotan warga. Usai terkapar, warga mencoba memberikan pertolongan dengan membawanya ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tanjungpura. Sayangnya, Salmiah meninggal dunia saat menuju ke rumah sakit.

“Korban tinggal sendiri di rumah karena bapak sudah meninggal tujuh bulan lalu. Memang anak kandung korban tidak ada, yang ada hanya aku anak angkat. Aku minta pihak kepolisian segera mengungkap pelakunya, kenakan hukuman mati buat pelaku,” kata Iwan (28) anak angkat korban.

Dian (35) rekan seprofesi korban menjelaskan, korban merupakan guru di MTsN Tanjungpura. Semasa hidupnya, korban dikenal baik dan suka menolong.  “Korban saat itu mau ke pasar  membeli keperluan perpisahan anak didiknya di sekolah. Kasihan sekali nasibnya dan kami meminta supaya pihak kepolisian cepat menangkap pelakunya,” seru Dian. (mag-4)

Fadly Nurzal Ajak Guru dan Siswa Cintai Pendidikan

SERGAI- Ketua DPW PPP Sumatera Utara Fadly Nurzal mengajak seluruh guru dan siswa mencintai pendidikan. Dengan mencintai pendidikan, ke depan diharapkan akan lahir generasi yang berkualitas.

“Kita semua harus mencintai pendidikan, sehingga ke depan bangsa ini dipimpin orang-orang yang mampu memahami persoalan bangsa ini serta mampu mencarikan solusinya,” ucap Fadly Nurzal saat memberikan sambutan pada pelaksanaan reses anggota DPR RI Drs H Hasrul Azwar di Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, kemarin.

Fadly pada kesempatan itu memotivasi siswa yang hadir dengan menceritakan seorang anak di Amerika Serikat. Anak yang masih berusia belasan tahun itu, saat ini telah memiliki uang ratusan dollar. Ternyata anak itu memiliki uang begitu banyak, karena ia kreatif dan mencintai pekerjaan yang digelutinya.
“Inilah contoh jika kita mencintai pekerjaan yang kita geluti akan membuahkan hasilnya yang memuaskan. Sama seperti adik-adik siswa, jika mencintai pendidikan dan fokus tentu akan memberikan hasil yang maksimal,” jelas Fadly yang berencana mencalonkan diri jadi Gubsu periode 2013-2018.

Sementara itu Ketua DPC PPP Kab Sergai H Usman Effendi Sitorus, S.Ag pada acara reses itu menitipkan sejumlah aspirasi warga Sergai kepada Hasrul Azwar, anggota DPR RI dari PPP. Di antaranya, Usman menitipkan nasib para kepala desa sebagai ujung tombak pemerintah yang saat ini masih memprihatinkan. “Di DPRD Sergai, kami sudah berjuang agar ada alokasi anggaran untuk kesejahteraan para kepala desa,” terang Usman.

Menyikapi aspirasi tersebut, Hasrul Azwar menyampaikan, saat ini DPR RI sedang menggodok Rencana Undang-undang (RUU) Pemerintahan Desa. Karenanya, Hasrul meminta usulan-usulan dari para kepala desa untuk dimasukkan dalam RUU tersebut. Acara itu juga dihadiri ketua DPW PPP Sumut H Fadly Nurzal, Sekretasi H Yulizar P Lubis, Nuzirwan B Lubis, H Hosen Hutagalung, Agus Marwan, Muhammad Soleh Tanjung dan keluarga besar PPP Sergai. (ade)

Sopir Truk Gunakan SIM Palsu

TEBINGTINGGI-Satuan Lalulintas Polres Tebingtinggi menemukan surat izin mengemudi (SIM) B1 palsu saat menggelar razia di Simpang Beo Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, Kamis (10/5) sekira pukul 11.30 WIB. SIM palsu tersebut ditemukan dari seorang sopir truk colt diesel plat BM 9273 CK yang dikendarai Wardoyo (28), ketika membawa barang bekas (botot) dari Dumai, Pakanbaru menuju Kota Medan. Warga Pelelawan Kabupaten Pelelawan Riau itu kini dalam pemeriksaan polisi.

Pengakuan Wardoyo SIM B1 itu diurusnya dari seorang rakannya bernama Iwan warga Riau dengan harga Rp1 juta di Riau.”Saya beli SIM B1 itu dari teman saya bernama Iwan warga Riau dengan harga Rp1 juta, dalam jangka dua hari SIM itu selesai,” kata Wardoyo saat diperiksa petugas.

Teman sopir serepnya, Yunus (25) warga Kota Medan tidak mengetahui kalau temannya itu menggunakan SIM B1 palsu.

Kasubag Humas Polres Tebingtinggi AKP Ngemat Surbakti mengatakan kalau dilihat  sepintas SIM B1  Wardoyo itu sama dengan aslinya, tapi setelah dibuka bukusnya baru diketahui palsu, karena SIM itu hanya terbuat dari kertas copy biasa yang di rangkap agar tampak seperti aslinya. (mag-3)

Aktivasi BUMD Perlu Disegerakan

LANGKAT- Guna menyahuti keinginan pemerintah mensejahterakan rakyat, melalui bentuk perhatian tanggung jawab sosial perusahaan (investor) diperlukan pengelolaan bermutu. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dinilai sebagai wadah tepat, mempilari tujuan dimaksud.

Pernyataan itu mengemuka ketika berlangsungnya rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III Bidang Keuangan DPRD Kabupaten Langkat dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) Pemkab diantaranya Dispenda, Disperindag, Kantor Pelayanan Terpadu (KPT), Dishub, Satpol-PP, Bag Hukum dan Camat di gedung dewan, Kamis (10/5).

“Bukanlah menjadi hal yang mustahil sepertinya, tugas ataupun beban pemerintah mensejahterakan rakyat kemungkinan sangat terbantu lewat pengelolaan bermutu diambil dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) digawein BUMD,” kata Ketua Komisi III, Sri Wahna Kaban.
Wahna didampingi Wakil Ketua Komisi III, H Sunarto, dan sejumlah anggota Hasan Basri, Poiman, Riska P, S Sihotang dan Syahrial Simanjuntak berharap dinas terkait BUMD mengambil langkah sigap.

Tujuannya, menselaraskan harapan bupati saat menghimpun segenap pengusaha berinvestasi di bumi Langkat akhir pekan lalu terkait bentuk perhatian atau CSR terhadap masyarakat. (mag-4)

Pengendara Motor Tewas Digilas Truk

TEBINGTINGGI- Budi Rahmat (23) warga Desa Damuli Palem Kecamatan Kwalah Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) digilas truk tanki BK 9347 DR di Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Tambangan Kota Tebingtinggi, Kamis (10/5) siang. Korban tewas dalam kondisi kepala pecah akibat terlindas ban truk.

Kejadian itu berawal saat Budi sedang mengendarai sepeda motor GL Pro BK 4192 FE. Budi melajukan kendaraanya dalam kecepatan tinggi yang datang dari arah Medan menuju Kota Kisaran. Tanpa disadarinya truk muncul dari arah berlawanan dengan kecepatan yang sama. Tabrakan akhirnya terjadi.
“Terdengar suara benturan keras sepeda motor dengan truk pengankut BBM, kepala pengendara sepeda motor langsung terlindas ban truk dan kepalanya pecah,” ujar Hendri Manurung warga Desa Binjai Kabupaten Langkat yang melihat kecalakaan itu.

Tidak berapa lama kemudian Satlantas Tebingtinggi turun ke lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polres Tebingtinggi. (mag-3)

Tanam Kembali Spesies Pohon dan Lindungi Orangutan

Menhut Berencana Merestorasi Taman Nasional Gunung Leuser

MEDAN- Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sebagian kaki gunungnya berada di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Seperti yang ada di Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Itu luasnya berkisar 22 ribu hektar. Kini TNGL dalam kondisi rusak parah.

Padahal fungsi hutan TNGL sangatlah besar. Selain sebagai taman nasional, TNGL juga berfungsi sebagai penyanggah bencana, seperti banjir dan longsor.
Rencananya Kementerian Kehutanan Republik Indonesia akan melakukan restorasi atau penghutanan kembali untuk menyelamatkan hutan dari spesies yang ada di dalamnya.

“TNGL merupakan penyanggah yang bisa menyelamatkan kita dari bencana banjir dan longsor, jadi harus diadakan penghutanan kembali,” ujar Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia, Zulkifli Hasan dalam acara Pencarian Wirausaha Muda Partai Amanat Nasional (PAN), di Hotel Asean Medan.
Berdasarkan data dari Balai Besar (BB) TNGL pada 2011, degradasi atau kerusakan lahan hutan TNGL hingga saat ini diperkirakan mencapai 143.734 hektar dari total luas 1.094.692 hektar lahan.

Dengan angka kerusakan sekitar 5 persen per tahun diperkirakan kerusakan lahan TNGL sedikitnya 600 hektar. Itu terhitung sejak tahun 1989-2009.
Menhut juga menyebutkan, saat ini sedikitnya 45 juta hektar, dari total 130 juta hektar hutan lindung di Indonesia dalam kondisi kritis.
Kondisi itu disebabkan ulah oknum nakal melalui pembalakan liar (illegal logging) juga konversi (pengalihan) lahan.

Menurut Zulkifli, kawasan yang masih dalam kondisi masih bagus kira-kira 45 juta hektar. Sisanya 45 juta hektar lainnya sudah masuk dalam kondisi kritis.

“Sisanya lagi sudah menjadi hutan yang tak berhutan,” terangnya. Sementara itu, untuk hutan yang sudah beralih fungsi (terkonversi) menjadi lahan pertanian, infrastruktur, perkebunan dan lainnya sebanyak 10 juta hektar.

Dirinya menjelaskan, tidak hanya melihat TNGL saja, tetapi Rawa Tripa yang terletak di Provinsi NAD termasuk dalam pengawasannya. Seperti diketahui, Rawa Tripa merupakan habitatnya Orangutan dan terdapat lahan gambut, jika diganggu mengakibatkan emisi yang sangat tinggi.

“Lahan gambut sangat penting untuk kita jaga, sedangkan di tempat yang sama merupakan habitatnya Orangutan, jadi memang harus dirawat dengan baik,” ungkapnya.

Kehadiran Menteri Kehutanan di Medan ini, selain transit untuk melanjutkan perjalanan ke Aceh, juga untuk membuka seminar untuk menjadi wirausaha muda. Karena, diketahui lapangan pekerjaan di Medan dan Indonesia tidak mampu menampung para pengangguran. “Kalau tidak mampu menampung kita, mari kita menjadi wirausaha, dan kita bersedia mendukung anak muda yang bersedia untuk bekerjasama,” serunya.

Di program pencarian wiraushaa muda ini, di tiap kota akan dipilih 500 calon wirausaha untuk mengikuti pembinaan. Setelah lulus masing-masing akan diberikan pengembangan usaha sebesar Rp5 juta, usai mendapatkan verifikasi. Kota yang ikut pencarian wirausaha ini adaah Medan, Lampung, Jakarta, Surabaya, Bandung, Palembang, Makassar, Yogyakarta, Aceh, dan Jayapura. (ram)

Dua Anggota DPRD Medan Nyaris Adu Jotos

Terjadi Saat Rapat, Gara-gara Tempat Hiburan Malam

MEDAN-Dua anggota DPRD Medan dari Komisi C, CP Nainggolan dan Jhony Nadeak nyaris adu jotos di ruang Komisi C DPRD Medan, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan, Kamis (10/5) siang.

Keributan itu berawal saat Jhony Nadeak mempertanyakan perihal tempat hiburan malam milik Rajab kepada Kadisbudpar Medan, Busral Manan. Anggota DPRD lainnya, CP Nainggolan langsung menyela. “Kawan kita itu,” kata CP Nainggolan.

Setelah mendengar jawaban itu, dengan tenang Jhony kembali menanyakan perihal pemilik tempat hiburan malam. Dan lagi-lagi pertanyaan itu dijawab CP yang menanyakan kepentingan Jhony menanyakan hal tersebut.

“Untuk apa kau tanya itu? Yang kecil-kecil orangnya. Dia anggota organisasi kepemudaan (OKP),” ucapnya lagi kepada Jhony Nadeak.
Sedangkan Kepala Disbudpar Medan Busral Manan mengatakan kalau dia juga tidak mengetahui persis siapa orang yang dimaksud CP Nainggolann
Namun, tiba-tiba kedua wakil rakyat itu terlibat adu mulut dan nyaris jotos-jotosan. Beruntung, hal itu bisa diredam oleh Ketua Komisi C, A Hie, yang kemudian melanjutkan RDP dengan Disbudpar , CP kemudian meminta rapat internal dan seluruh wartawan dan staf termasuk siswa yang sedang melakukan praktek kerja lapangan (PKL) diminta keluar dari ruangan.

Tidak berapa lama pintu ditutup, wartawan, staf dan lainnya langsung dikejutkan dengan suara kegaduhan dan gelas jatuh. Namun, setelah itu tidak ada suara lagi, ruangan kembali hening.

Tak lama kemudian, salah seorang anggota Komisi C HM Faisal meminta kain lap kepada salah seorang staf Komisi C. “Ambilkan kain lap. Ambilkan kain lap dulu,” ungkap Faisal.

Pantauan wartawan, meja yang ada di ruangan Komisi C terlihat basah dan ada juga pecahan gelas. Tak berapa lama, HM Faisal kemudian menutup kembali pintu.Tak lama kemudian, Anggota Komisi C lainnya Jhony Nadeak membuka pintu dengan baju bagian depan basah meminta salah seorang staf Komisi C mengambilkan baju di dalam mobil.

“Samsir, tolong ambilkan baju saya di mobil,” ungkapnya.

Tidak berapa setelah Jhony meminta mengambil baju, kembali pintu terbuka dan tampak HM Faisal meminta staf fraksi mengambil tempat sampah dan membersihkan ruangan komisi.

Di ruang Komisi C ditemukan pecahan kaca berserakan di karpet. Dari keterangan beberapa sumber di Komisi C, saat terjadinya rapat internal terjadi keributan dimana salah seorang anggota Komisi C disiram anggota lainnya yang kemudian mengakibatkan pecahnya gelas.

Sementara ketika akan ditanyakan kepada Jhony Nadeak, dia tidak bisa dikonfirmasi. Ketika ditanyakan kepada CP, dia mengaku tidak ada masalah serius.
“Nggak ada masalah. Hanya soal internal saja. Nggak perlu dipertanyakan. Kan biasa kalau seorang abang menegur adiknya,” bebernya.
Keributan di Komisi C ternyata sampai hingga ke Badan Kehormatan (BK), Wakil Ketua BK Bangkit Sitepu terlihat mendatangi Komisi C dan menggelar rapat sebentar. Beberapa saat kemudian terdengar suara tertawa seperti tidak ada keributan sebelumnya.

Wakil Ketua BKD, Bangkit Sitepu mengatakan permasalahannya sudah selesai. Tidak ada yang akan ditindaklanjuti dari persoalan tersebut.
“BKD tidak akan melanjutkan persoalan tersebut karena semuanya sudah selesai. Diharapkan ke depan tidak terjadi lagi karena semuanya bersaudara,” pungkasnya.(adl)

Dugaan Korupsi Rp7,7 M di Pirngadi, Hasil Audit Diketahui Pekan Ini

MEDAN-Tim auditor independen dalam waktu dekat ini akan menyelesaikan audit terhadap dugaan korupsi pengelolaan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIR) di RSU dr Pirngadi Medan. Hasilnya, segera dilaporkan agar pejabat Pirngadi yang terlibat bisa ditetapkan sebagai tersangka.

“Tim sudah bekerja selama dua minggu. Mungkin dalam minggu ini tim selesai bekerja, makanya kita tinggal menunggu hasil laporan mereka,” ujar Plh Kasi Penkum Kejatisu, Ronald Bakkara, Kamis (10/5).

Tim yang melakukan audit, sambungnya, sedang melakukan pemeriksaan pada sejumlah rumah sakit milik pemerintah yang memakai proyek SIR.
“Mudah-mudahan dalam minggu ini selesai. Kalau sudah selesai maka kita akan melakukan gelar ekspos untuk menentukan kerugian negara,” tegasnya.
Ronald Bakkara juga mengatakan, dari hasil audit nantinya akan dibahas bersama penyidik pidsus, intel yang dipimpin oleh Kajatisu.

“Sebelum menetapkan tersangka, tentunya kita akan menggelar ekspos secara internal untuk membahas dan menentukan langkah apa yang akan diambil dalam perkara tersebut. Sampai menentukan dan menetapkan tersangkanya siapa yang bertanggungjawab,” ujar Bakkara.

Sebelumnya Kejatisu  melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap 20 orang. Mereka yang diperiksa pejabat dari RSUD dr Pirngadi Medan dan PT Buana. Pemeriksaan itu terkait perkara dugaan korupsi pengelolaan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIR) senilai Rp7,7 miliar.

Salah satu pejabat yang diperiksa adalah dr Nasrullah Anas, Kepala Instalasi, Bendahara dan Wakil Direktur RSUD Pirngadi Medan. Mereka diperiksa terkait korupsi dana sebesar Rp7,7 miliar pada anggaran 2009-2010 yang bersumber dari swakelola.

Dalam kasus SIR ini RSUD dr Pirngadi bekerjasama dengan PT Buana dalam pengelolaan SIR. Sistem ini dibangun untuk mengetahui transaksi di setiap instalasi di rumah sakit milik pemerintah. Dalam sistem kerjasamanya pengelola SIR bagi hasil sebesar 7 persen dari omset .Tahun 2010 sistem berhenti tapi bagi hasil terus berlangsung. (rud)

Kalahkan Clippers, Grizzlies Perpanjang Napas

Memphis- Memphis Grizzlies berhasil “memperpanjang napas” seiring kemenangan 92-80 atas LA Clippers di game kelima. Hasil itu membuat Grizzlies menipiskan ketinggalan jadi 2-3 atas Clippers.

Menjalani pertandingan kandang dengan keadaan terjepit di FedExForum, Kamis (10/5) siang WIB, Grizzlies justru berhasil mengalahkan Clippers.
Tuntutan menang guna bertahan di playoff membuat tuan rumah memulai pertandingan dengan oke. Grizzlies menyudahi kuarter awal dengan keunggulan 36-22. Keunggulan tersebut bisa dipertahankan di kuarter dua yang berakhir dengan skor 57-42, masih untuk Grizzlies. Clippers berusaha bangkit di kuarter tiga dan menambah angka sedikit lebih banyak, 3 poin, dari Grizzlies.

Di kuarter akhir, kedua tim sama-sama hanya bisa menambah 15 poin saja. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan untuk Grizzlies, 92-80.
Hasil itu membuat duel ini terus berlanjut ke gim ke-6 yang akan dimainkan di Staples Center, Sabtu (12/5) WIB. Jika Clippers memenangi gim tersebut maka mereka akan maju ke semifinal Wilayah Barat untuk menghadapi San Antonio Spurs.

Sebaliknya jika gim ke-6 dimenangi Grizzlies maka kedudukan akan berimbang 3-3. Maka Clippers dan Grizzlies mesti memainkan gim terakhir, gim ke-7, di FedExForum, Senin (14/5).

Sementara Miami Heat memastikan lolos ke semifinal wilayah NBA usai menundukkan New York Knicks 106-94 di game kelima. Heat kini akan berhadapan dengan Indiana Pacers.

Di American Airlines Arena, Kamis (10/5) pagi WIB, Knicks tampak kerepotan seiring dengan hantaman cedera pemainnya seperti, Iman Shumpert, Baron Davis dan Jeremy Lin. Sudah begitu, Amar’e Stoudemire yang bisa tampil pun kabarnya bermain dengan kondisi tangan tak maksimal.
LeBron James menjadi penampil terbaik untuk Heat dengan 29 poin, 8 rebound, dan 7 assist. Sedangkan Carmelo Anthony menjadi penampil terbaik di kubu Knicks dengan 35 poin, 8 rebound, dan 1 assist.
Dengan hasil tersebut, Heat menyingkirkan Knicks dengan kedudukan 4-1. Heat berhak maju ke babak kedua playoff.(net/bbs)