Home Blog Page 13546

Stoner Paling Favorit

LONDON-Pembalap Cal Crutchlow menilai perlu kerja keras untuk menghambat Casey Stoner. Pasalnya, meski masih diganggu sejumlah kendala, si juara dunia saat ini sedang berada dalam ritme bagus.

Akhir pekan lalu Stoner meraih kemenangan di Estoril, setelah sepekan sebelumnya juga finis pertama di Jerez. Ditambah dengan hasil seri pertama di Losail, ketika ia finis di posisi tiga, Stoner pun kini memimpin klasemen pebalap dengan 65 poin.

Capaian itu sendiri dituai si pebalap Repsol Honda seraya diganggu problem pada motor dan kondisi diri; motornya masih mengalami chatter kronis sedangkan Stoner juga dihantui masalah arm pump.

Meski demikian sejauh ini Stoner tetap mampu memperlihatkan performa prima. Crutchlow, yang membalap untuk Monster Yamaha Tech 3, menilai memang musim ini Stoner akan sulit dijinakkan sekalipun oleh Jorge Lorenzo (Yamaha) atau Dani Pedrosa yang rekan setimnya di Repsol Honda.
“Aku selalu bilang Casey adalah orang tercepat di dunia. Mungkin selama ini ia belum bisa memperlihatkannya tetapi sejauh ini ia adalah yang terbaik,” pujinya.

Aku akan bilang Jorge lebih konsisten. Jorge bisa melintasi 30 lap berselisih 0,1 detik dengan mudah. Tanya kepadanya bagaimana ia bisa melakukannya dan ia tak tahu. Tapi apa yang bisa saya katakan soal Casey? Kini ia sedang berada dalam ritme oke, ia akan sulit disetop. Dia berada di level tersendiri dan bahkan jika dibandingkan dengan Dani yang menggunakan motor  serupa,” analisis Crutchlow. (bbs/jpnn)

Kecanduan Kerja? Lakukan Tes Ini..

Pandangan mata tak bisa lepas dari ponsel pintar, selalu memeriksa email atau memantau pekerjaan. Tubuh memang sedang berada di rumah bersama buah hati, berbelanja di mal, atau mungkin makan malam dengan keluarga, tapi fokus pikiran siapa yang tahu.

Terdengar melelahkan atau menyedihkan? Tapi, bagi sebagian orang, kondisi tersebut adalah hal wajar. Justru, ketika mereka tak bisa mengetahui informasi terbaru soal pekerjaan, muncul kepanikan. Ini merupakan obsesi terhadap pekerjaan yang tanpa disadari sudah menjadi bentuk kecanduan.

Untuk mengetahui apakah seseorang termasuk workaholic atau kecanduan kerja, peneliti dari Norwegia dan Inggris mengembangkan sebuah metode. Metode yang diberi nama “Bergen Work Addiction Scale” ini berfungsi mengukur obsesi seseorang terhadap pekerjaannya.

Terdapat tujuh kriteria di dalamnya, yang bisa dites dengan menjawab pertanyaan. Jawaban pertanyaan, terdiri atas lima, yaitu “tidak pernah”, “jarang”, “kadang”, “sering” dan “selalu”.
“Dengan melakukan tes sendiri, pekerja bisa mengukur apakah dia bukan tipe orang yang kecanduan kerja, sedikit kecanduan kerja atau memang sangat kecanduan,” kata Cecilie Schou Andreassen dari Fakultas Psikologi University of Bergen Andreassen, dikutip dari NY Daily News. Penasaran seperti apa tesnya? Cukup jawab tujuh pertanyaan di bawah ini secara jujur, dengan kategori jawaban  “tidak pernah”, “jarang”, “kadang”, “sering” atau “selalu”.

1. Anda berpikir bagaimana agar bisa bekerja lebih lama?
2. Anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja daripada yang seharusnya?
3.  Anda bekerja untuk mengurangi perasaan khawatir bersalah, tak bisa membantu atau depresi?
4. Anda pernah diperingatkan pasangan, sahabat, atau orang terdekat untuk mengurangi kesibukan, tapi tak pernah mendengarkannya?
5. Anda menjadi stres jika memiliki akses terbatas untuk bekerja?
6. Anda melupakan hobi, kesukaan atau waktu bersantai karena pekerjaan?
7. Anda sangat sibuk bekerja hingga mengalami masalah kesehatan?

Menurut penelitian, jika Anda menjawab “sering” atau “selalu” pada empat pertanyaan atau lebih, Anda dalam bahaya. Obsesi pada pekerjaan begitu tinggi, hingga membuat kecanduan dan memunculkan kepanikan dan stres saat tak bisa mengaksesnya.

Beberapa orang menganggap kalau tipe orang yang gila kerja ini akan dicintai atasan, karena loyalitas yang tinggi terhadap pekerjaan. Namun, faktanya, tak selalu demikian, jam kerja yang panjang justru jadi pertanyaan, apakah pekerjaan mereka cukup efektif.

“Bisa jadi karena mereka tak percaya dengan orang lain, hingga tak mau mendelegasikan pekerjaan. Kemungkinan lain, si pecandu kerja bukan orang yang bisa bekerja dalam tim atau tak memiliki kemampuan mengorganisasi pekerjaannya dengan baik,” kata Bryan E Robinson, PhD, penulis buku Chained to the Desk: A Guidebook for Workaholics. (bbs/net)

BNI Fokus Kredit Pertanian

MEDAN- Bank Negara Indonesia (BNI) Wilayah Sumatera Utara (Sumut)-Aceh tahun 2012 fokus menyalurkan kredit ke tiga sektor utama, yakni pertanian, industri pengolahan dan perdagangan, hotel dan restoran. Hal ini dikarenakan pertumbuhan tiga sektor ini tetap positif.

Pimpinan Bank Negara Indonesia Wilayah Sumut-Aceh, Achmad Miad Santosa, mengatakan untuk ketiga sektor ini penyaluran kredit tetap menjadi andalan karena pertumbuhannya yang meningkat dan positif.

“Untuk sektor pertanian sendiri pada  2011 pertumbuhan sektor pertanian 22 persen dari total kredit yang disalurkan Rp5 triliun lebih,” ujarnya saat ditemui oleh wartawan di kantornya, Selasa (8/5).

Tahun ini, target BNI dalam penyaluran kredit bisa mencapai 29 persen. Dikarenkan pada tahun 2011, penyaluran kredit untuk sektor restoran, perdagangan, dan hotel tumbuh sekitar 35,47 persen, sedangkan untuk Pertanian mencapai 25,31 persen, industri pengolahan 23,04 persen.
“Dan sektor pertanian yang paling tinggi, karena itu juga kita memfokuskan diri pada sektor pertanian ini,” ujar Achmad Miad Sentosa. (ram)

Rossi Sanggah Pensiun

SEMPAT muncul rumor yang mengatakan Valentino Rossi akan pensiun pada akhir musim ini. Tapi, spekulasi itu langsung dibantah oleh bintang Ducati tersebut.

Spekulasi ini mencuat setelah performa motor Ducati seperti tidak kunjung membaik. Ini membuat Rossi dengan lantang mengkritik motor GP12, menyusul hasil mengecewakan setelah hanya mampu finis di peringkat 10 di Qatar.

“Saya tidak bisa menunggangi motor ini. Saya tidak bisa membuat perbedaan. Apa yang bisa saya katakan lagi?,” demikian kritik Rossi pada saat itu.

Wajar bila Rossi kecewa. Prestasi pembalap yang akrab disapa The Doctor itu selama musim ini memang mengecewakan. Prestasi terbaik mantan bintang Yamaha itu hanya finis ketujuh di MotoGP Spanyol.

Kritikan itu, membuat muncul sebuah berita mengejutkan yang diterbitkan oleh Daily Telegraph, Selasa (8/5) kemarin, artikel itu mengklaim Rossi akan pensiun setelah balapan MotoGP 2012 berakhir.

Tapi, Rossi langsung membantah rumor tersebut. “Halo guys, rumor mengenai pengunduruan diri saya sama sekali tidak benar. Sampai bertemu lagi di Le Mans,” demikian tulis Rossi di akun twitternya, Rabu (9/5/2012).(bbs/jpnn)

Djokovic Jinakkan Traver

PETENIS Novak Djokovic harus bekerja keras kala menghadapi petenis non-unggulan, Daniel Gimeno-Traver, di babak kedua Madrid Masters. Djokovic yang merupakan unggulan utama itu dipaksa main hingga tiga set.

Bermain di La Caja Magica, Selasa (8/5), Djokovic tak menemui kesulitan di set pertama dan menang 6-2. Namun keadaan berbalik di set kedua dan Djokovic harus kehilangan set ini dengan skor 2-6. Di set penentuan, petenis asal Serbia itu berhasil mengunci kemenangan 6-3 dan lolos ke babak ketiga.

Djokovic punya alasan untuk penampilannya yang tak begitu bagus di laga ini. Ia mengeluhkan permukaan lapangan yang licin sekaligus mengkritik penggunaan lapangan berwarna biru yang digunakan di turnamen ini. Turnamen ini untuk pertama kalinya menggunakan lapangan tanah liat yang dicat dengan biru. Hal itu dilakukan panitia penyelenggara dengan tujuan untuk lebih memudahkan penonton mengikuti jalannya bola jika dibandingkan dengan lapangan yang biasanya berwarna coklat kemerahan.

“Sulit untuk bergerak. Aku mungkin memukul lima bola, sisanya mencoba untuk menempatkan bola di dalam lapangan. Aku bergantung pada servis dan poin bonus dari kesalahan lawan,” sahut petenis rangking satu dunia itu seperti dikutip Sky Sports. (bbs/jpnn)

37 Mahasiswa UMI Terima Beasiswa

MEDAN-Sebanyak 37 mahasiswa Universitas Methodist Indonesia (UMI) menerima bea siswa, Senin (7/5). Ke-37 mahasiswa merupakan mahasiswa yang  mendapatkan IP (Indeks Prestasi) tertinggi di kelasnya selama 1 semester.

Hadir dalam acara itu seluruh Pembantu Rektor (PR) I,II, III, IV juga Dekan dari Fakultas Sastra, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Fakultas Ekonomi, serta Kabag Kemahasiswaan, Malanton Simanjuntak.

Rafidin Hutapea SE MM, Pembantu Rektor II dalam sambutannya mengatakan, Universitas Methodist Indonesia akan menghargai setiap mahasiswa yang berprestasi, karena hal itu tidak saja akan membanggakan UMI tapi juga akan membahagiakan orangtua mahasiswa tersebut.
Oleh karena itu, katanya, pertahankan dan tingkatkan lagi prestasi yang sudah dicapai selama ini.

Yuni Sutra, salah satu mahasiswa yang terus mempertahankan prestasinya. Mahasiswa Fakultas FIKOM tahun ajaran 2008/2009 ini mulai semester I selalu mendapatkan beasiswa sampai sekarang. Adapun untuk semester ganjil 2011/2012 ini dibagikan beasiswa untuk 5 fakultas, dan 10 program studi. Dan ada 9 mahasiswa yang memperoleh IP (Indeks Prestasi) dengan sempurna, 4,00.

Ir Pantas Simanjuntak, Rektor (UMI) Universitas Methodist Indonesia diwakili oleh Ir Jones Simatupang MSi, Pembantu Rektor I menyampaikan, Yayasan Pendidikan Gereja Methodist Indonesia (GMI) Wilayah I dan (UMI) Universitas Methodist Indonesia selalu komitmen untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswanya yang berprestasi.
Dan beasiswa ini rutin diberikan tiap semester bagi mahasiswa yang mempunyai IP (Indeks Prestasi) tertinggi dari setiap program studi.

Dia mengatakan, apa yang kita lakukan dapat menjadi kemulian bagi nama Tuhan dan membanggakan bagi almamater (UMI) Universitas Methodist Indonesia.
Seorang perwakilan dari orangtua menyampaikan ucapan terima kasih kepada (UMI) Universitas Methodist Indonesia, Rektor, Dosen dan seluruh staf pengajar yang telah mendidik dan membina mahasiswa-mahasiswa (UMI) Universitas Methodist Indonesia.

Dan kepada semua mahasiswa yang menerima beasiswa ini diingatkan untuk dapat menghargai perjuangan orangtua dalam memberi kesempatan mereka untuk dapat kuliah di Universitas Methodist Indonesia ini. Dan agar seluruh mahasiswa berpegang pada firman Tuhan, ”Takut akan Tuhan, adalah awal dari Ilmu Pengetahuan.” (*/rel)

Alonso Mulai Salahkan Media

MARANELLO-Pembalap Ferrari, Fernando Alonso menegaskan dirinya tidak pernah berubah. Alonso mengungkapkan bahwa perubahan dalam karakter dirinya di masyarakat dibentuk berdasarkan opini-opini yang muncul di media.

Alonso adalah pembalap yang murah senyum dan ramah pada penggemarnya. Namun, citra tersebut perlahan-lahan terkikis karena kini muncul pandangan bahwa karakter Alonso berbeda. Alonso irit bicara dan menjaga jarak dengan penggemarnya.

“Saya pikir saya selalu menunjukkan sebagaimana saya sebenarnya. Orang-orang yang telah mengenal saya bertahun-tahun biasanya mengatakan bahwa saya tidak pernah berubah,” ungkap Alonso, seperti disitat dari PlanetF1, Rabu (9/5).

Alonso menilai media berperan besar membentuk karakter yang salah tentang dirinya, setiap kali dirinya membaca berita tentang dirinya di media. Alonso menilai opini-opini tentang dirinya tak pernah sama dengan realitas yang sebenarnya.

“Faktanya, saya rasa penting bagi saya untuk memiliki pandangan-pandangan yang sama dalam melihat hal-hal penting,” tambahnya.

“Kemudian anda melihat sebuah kolom opini, yang dibuat oleh orang-orang yang bahkan tidak mengenal anda dan tidak pernah bicara dengan anda” tutupnya. (bbs/jpnn)

HP Keluarkan Ultrabook

PPPasar notebook klasik dan netbook yang tergerus oleh smartphone dan tablet membuat vendor-vendor hardware berlomba-lomba memproduksi produk alternatifnya yaitu ultrabook.
Tak ingin ketinggalan dengan kompetitornya, Hewlett Packard (HP) pun kembali merilis produk ultrabook.

Tak tanggung-tanggung, HP mengumumkan kehadiran empat varian ultrabook sekaligus Rabu, (9/5) pada sebuah acara bertajuk “Global Influencer Summit 2012” yang digelar di Shang-Hai, China.

Keempat varian ultrabook tersebut adalah HP Envy SpectreXT, HP Envy ultrabook, HP Envy Sleekbook, dan HP EliteBook Folio 9470m.
HP merancang keempat ultrabook tersebut untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna yang berbeda-beda. Karena HP yakin kebutuhan setiap pengguna pasti unik dan mereka ingin semua pengguna HP terpenuhi kebutuhannya.

“HP saat ini fokus kepada konsumen. Untuk itu, HP menghadirkan portofolio Ultrabook untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna yang berbeda-beda,” ujar John Solomon, Senior Vice President Personal System Group, Hewlett Packard AS.

Meski demikian, terdapat satu kesamaan dari produk-produk tersebut, yaitu tipis dan ringan — mengikuti spesifikasi yang ditetapkan Intel.

Untuk memenuhi setiap segmen pengguna, HP merancang ketiga ultrabook tersebut dengan spesifikasi hardware, ukuran layar, bobot, dan feature yang berbeda pula. (net)

Kelurahan Jati Bersih-bersih

MEDAN- Kelurahan Jati Kecamatan Medan Maimun, Selasa (8/5) pukul 14.00 WIB melakukan pembersihan drainase dan penataan rumput di sepanjang Jalan Ir Juanda Medan.

Lurah Jati Harry Agus Perdana mengatakan kegiatan pembersihan drainase dilakukan untuk pemeliharaan tim wilayah. Selain itu untuk mewujudkan keindahan kota Medan supaya nyaman, asri, sejuk dan  terbebas dari sampah. “Suasana yang bersih, nyaman,  dan asri mencerminkan kehidupan seseorang menjadi orang yang sehat,” katanya.

Lalu, untuk pembabatan rerumputan di sepanjang Jalan Juanda ini dilakukan dengan mengindahkan rerumputan supaya enak dipandang mata.
“Bila rerumputan panjang dan dibiarkan saja, Mungkin tidak akan indah Kelurahan Jati ini. Yang ada, nantinya kodok ataupun binatang lain bersarang di rerumputan itu. Kalau di babatkan terasa tertata,” ujar Harry.

Aktivitas lainnya adalah penyekopan pasir yang bertumpuk di pinggir trotoar di Jalan Juanda. Penyekopan ini untuk menghilangkan debu yang kerap kali menjadi polusi bagi warga sekitar. “Bayangkan saja, bila ada angin kencang berhembus. Debu pasir itu beterbangan menghinggapi mata,” katanya.

Terkait dengan pengangkutan sampah rumah tangga di kelurahan, Harry menyebutkan, hingga saat ini, masalah sampah rumah tangga di kelurahan sudah rutin diangkut sesuai jadwal yang ditentukan pihak kelurahan yakni mulai pukul 07.30 WIB setiap hari.

“Bila lewat waktu yang ditentukan, kami melarang warga membuang sampah lagi,” ungkapnya. Pekerjaan penyisiran lingkungan terus dilakukan sampai pukul 21.00 WIB sembari pihak petugas kebersihan kelurahan mengangkut sampah-sampah rumah tangga dan berserakan di jalan.
“Kalau pagi hari pihak dinas kebersihan Kota Medan yang mengangkutnya. Malam harinya kami kerahkan petugas penyisir kebersihan kelurahan. Bila sampah masih terlihat berserakan juga, maka pihak petugas ditegur,” katanya.

Untuk itu Harry mengimbau para pedagang warkop RS Elisabeth agar menyiapkan wadah tempat penampungan sampah. Ini agar sampah bisa diangkut dengan mudah dan tidak berserakan. (omi)

Job Fair Diserbu Mahasiswa

MEDAN- Ribuan mahasiswa dan pemuda di Medan menghadiri Job Fair Pusat Jasa Ketenagakerjaan (PJK) Universitas Negeri Medan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Gedung Serba Guna Unimed Jalan Willem Iskander Medan Estate, Rabu (2/5).

Kegiatan dua  hari hingga 3 Mei ini merupakan kerjasama PJK Unimed dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Medan dan 34 perusahaan diisi dengan kegiatan donor darah, stand pameran, lomba mewarnai TK, karikatur dan ketangkasan bersepeda.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Medan Rajab Lubis mengatakan, pendidikan mempunyai peranan penting melakukan mobilisasi sosial dan menjadi bagian dari grand design merealisasikan cita-cita bangsa mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Dia menambahkan Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan menerapkan berbagai upaya untuk meningkatkan derajat pendidikan melalui pendidikan prima. “Hal ini menjadi landasan Pemko Medan untuk melaksanakan program pembangunan berbasis pendidikan,” ungkap Wali Kota. Disebutkan dia, Pemko Medan sangat mendukung setiap kegiatan untuk peningkatan kualitas pendidikan tersebut.

Ketua KNPI Medan Zulham Efendi Siregar menilai job fair merupakan langkah produktif untuk membuka akses kepada lulusan perguruan tinggi mendapat kesempatan untuk membuka lapangan kerja atau mendapatkan pekerjaan.

“Persoalan pengangguran terdidik sampai saat ini masih menjadi persoalan. Karena itu kegiatan ini menjadi jalan keluar menekan persoalan tersebut terutama merubah mind set sebagai pencari kerja menjadi penyedia lapangan kerja dengan wirausaha,” katanya. (*/dmp)