Home Blog Page 13554

Wujudkan Kebersihan Lingkungan

Untuk menciptakan lingkungan asri, nyaman serta indah dibutuhkanlah kerjasama dan partisipasi warga. Seperti apa? Berikut wawancara wartawan Sumut Pos, Tomi Sanjaya Lubis dengan Lurah Babura, Ahmad Zukri Alrasyid, SSos.

Apakah kebersihan itu menurut Anda?
Kebersihan merupakan suatu kenyaman dan kesejukan dengann harus tertata rapi tanpa ada yang berserakan. Bila lingkungan kita bersih dan indah hidup kita juga menjadi nyaman dan terhindar dari segala penyakit.

Bagaimana langkah-langkah untuk menata kebersihan?
Langkah pertama untuk menata kebersihan yakni niat. Bila kita telah meniatkan dalam hati untuk mewujudkan penataan kebersihan tentunya akan terjadi.

Lalu, langkah kedua yakni warga harus berpatisipasi selalu dalam gotong royong membersihkan drainase di depan rumahnya dan memotong rumput di rumah yang tidak tertata rapi. Kemudian, warga juga harus rajin membuang sampah rumah tanga dalam wadah yang telah disedikan oleh pihak kelurahan.

Apakah lagi?
Hal lain untuk menata keindahan kebersihan di lingkungan  juga bisa dilakukan dengan cara melakukan penanaman pohon di setiap rumah warga. Lalu, membuat tabulapot dan tabulakar. Dimana tabulapot yakni menanam bunga dalam pot sedangkan tabulakar menanam pohon atau bunga di tanah. Hal ini banyak manfaatnya. Contohnya, bila warga menaman tabukar seperti menaman bibit pohon terong, bibit cabe hijau, bibit sayur kacang panjang, dan bibit duan ubi, warga tidak perlu lagi ke pasar membelinya untuk lauk makan sehari-hari. (*)

Dinas TRTB Bongkar 15 Rumah Elit

MEDAN-Tim terpadu Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan melakukan pembongkaran terhadap 15 bangunan rumah elit The Golden Palace, di Jalan Bhayangkara Kecamatan Medan Tembung, Selasa (8/5).

Pembongkaran dilakukan karena bangunan tersebut tidak memiki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB). Pembongkaran dipimpin langsung Kabid Pemanfaatan dan Tata Ruang Dinas TRTB, Ali Tohar  dengan melibatkan puluhan pegawai Dinas TRTB dibantu  instansi terkait dan aparat dari Polsekta dan Koramil setempat.

“Pembongkaran kita lakukan karena bangunan ini dibangun tanpa memiliki SIMB. Artinya, bangunan ini jelas-jelas  melanggar Perda No 9 tahun 2002, tentang retribusi Izin Mendirikan Bangunan,” kata Ali Tohar.

Diakui Ali Tohar, sebelum pembongkaran dilakukan, pihaknya telah melayangkan surat peringatan tiga kali kepada pemilik bangunan terkait pelanggaran yang dilakukan.

Surat pertama No 640/2766 tanggal 18 April 2012. Setelah itu dilanjutkan dengan surat peringatan kedua No.640/3009 tanggal 27 April 2012.
“Namun surat peringatan  pertama dan kedua yang kita kirim tak ditanggapi. Untuk itu kita mengirim surat perintah ketiga No.640/3203 tanggal 7 Mei 2012. Dalam surat itu kita minta kepada pemilik bangunan untuk mengosongkan lokasi dan menghentikan proses pembangunan. Ternyata surat ketiga ini juga tidak ditanggapi, makanya hari ini kita lakukan pembongkaran,” jelasnya.

Begitu tiba di lokasi, tim langsung memasuki areal The Golden Palace. Bangunan yang tidak dilenmgkapi SIMB sebanyak 15 unit dengan ukuran lebih kurang 4×15 meter sebanyak 3 unit dan ukuran 4×8,5 meter sebanyak 12 unit. Dengan menggunakan martil besar, mereka langsung membongkar dinding bangunan pada lantai satu dan dua dari bangunan rum,ah tempat tinggal berlantai tiga tersebut.

Setelah melakukan pembongkaran, Ali Tohar mengingatkan kepada pemilik bangunan untuk tidak melanjutkan pembangunan. Begitu juga dengan dinding bangunan yang baru dibongkar, dilarang dibangun kembali. Pembangunan dapat dilakukan apabila pemilik bangunan telah memiliki SIMB atas ke-15 unit bangunan tersebut.

“Untuk itu bangunan ini kami nyatakan stanvast.  Jadi kami  minta kepada pemilik bangunan untuk segera mengurus SIMB. Karenanya, kami akan terus melakukan pengawasan.  Apabila pembangunan dilanjutkan kembali tanpa dilengkapi SIMB, kami pasti datang untuk melakukan pembongkaran kembali,” tegasnya.

Sehari sebelumnya, Senin (7/5), Dinas TRTB juga membongkar satu unit bangunan yang akan dijadikan rumah ATM milik Bank Mandiri di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Petisah tengah, Kecamatan Medan Petisah. Pembongkaran dilakukan karena bangunan berukuran lebih kurang 6 x 3 meter itu tidak memiliki SIMB.

Proses pembangunan juga berjalan dengan aman dan lancar sehingga tim yang diturunkan tidak kesulitan melakukan eksekusi.
“Bangunan rumah  ATM milik Bank Mandiri ini kita bongkar karena tidak memiliki SIMB. Untuk itulah setelah pembongkaran ini dilakukan, kita minta kepada pihak Bank Mandiri  supaya segera mengurus SIMB,”  ujar Ali Tohar.(adl)

Dikibusi Teman

Wawan (24), warga Pasar II Mabar ditangkap polisi, karena dikibusi oleh temannya sendiri mencuri handphone, Senin (7/5).
Informasi yang dihimpun, Wawan yang tak memiliki pekerjaan tetap.

kerap bermain di areal Medan Plaza. Ia kerap mencuri handphone di plaza tersebut. Keberhasilannya dalam menjalankan aksinya membuat dirinya ketagihan dan lupa diri. Aksinya pun semakin meresahkan, sehingga membuat rekannya sendiri melaporkannya ke Polsekta Medan Baru.
Wawan menuturkan jika dirinya dikibusi oleh rekannya sendiri sekaligus penadah handphone curian.

“Aku dikibusi, Bang. Padahal dia pun penadah. Barang selalu ku kasih ke dia,” terang pria berambut gondrong itu.
Atas perbuatannya, Wawan kini ditahan di Mapolsekta Medan Baru menunggu laporan dari para korbannya. Karena saat diamankan, tak ditemukan barang bukti. Kanit Reskrim Medan Baru, AKP Andik Eko mengatakan masih melakukan penyelidikan. (wel/smg)

Terdakwa Nangis Divonis Seumur Hidup

Sidang Kasus Pembunuhan Teller BRI Syariah

MEDAN-Pasangan suami istri, Erwin Panjaitan dan Ria Hutabarat (39), terdakwa pembunuhan teller BRI Syariah Jalan S Parman Medan, Sri Wahyuni Simangunsong, divonis penjara seumur hidup, dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (8/5).

Dalam putusannya, Majelis Hakim Muhammad SH mengatakan, terdakwa dikenakan pasal pencurian dan kekerasan, yang mengakibatkan kematian sesuai Pasal 365.

Selain itu, katanya, terdakwa juga berniat menghilangkan nyawa orang lain sesuai Pasal 365 jo Pasal 55. Terdakwa didakwa telah melanggar pasal-pasal sesuai yang dibacakan dalam persidangan sebelumnya sesuai barang bukti dan saksi.

Setelah membacakan hasil putusan sebanyak 30 puluh lembar, Hakim Muhammad SH memutus dan menghukum terdakwa Erwin dan Ria Hutabarat penjara seumur hidup.

“Yang meringankan, kedua terdakwa sopan dalam persidangan dan mengakui perbuatannya. Sedang yang memberatkan terdakwa Erwin merupakan anggota kepolisian yang seharusnya menjadi contoh pelindung dan pengayom masyarakat,” tegas hakim.

Putusan hakim jauh lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Pardomuan Siburian yang menuntut masing-masing 20 tahun penjara.
Mendengar putusan itu, terdakwa yang duduk di kursi pesakitan langsung menangis tersedu-sedu. Bahkan, terdakwa Ria Hutabarat terus menangis saat digiring ke dalam tahanan sementara PN Medan. Sementara itu dua terdakwa lainnya, Suherman alias Embot dan istrinya Eva Surbakti masing-masing dituntut majelis hakim 20 tahun penjara. Putusan itu sama dengan tuntutan JPU Pardomuan Siburian 20 tahun penjara. (rud)

Perguruan As-Syafi’iyah Internasional Sambut Peasasy

MEDAN-Perguruan As-Syafi’iyah Internasional kedatangan Persatuan Sekolah Agama Swasta Wilayah Yala Thailand selatan (Peasasy), Rabu (9/5). Kehadiran 35 kepala sekolah swasta dari Negara Thailand Selatan itu bertujuan untuk studi banding.
Dalam kunjungan untuk kali pertama ini, Peasasy ingin melihat proses belajar mengajar, sarana dan prasarana di Perguruan As-Syafi’iyah Internasional yang beralamat di Jalan Karya Wisata II No 1 Medan Johor.

Studi banding yang dilakukan itu, tak hanya membahas proses belajar mengajar. Melainkan, Perguruan As-Syafi’iyah Internasional bersama PESASY membuat program pertukaran pelajar dan informasi. Seperti diutarakan Kepala Sekolah SMP Perguruan As-Syafi’iyah Internasional Drs Ridan Riska Putra MPd, Selasa (8/5) di ruang kerjanya.

Dia mengatakan, di usia muda yang belum genap dua tahun menggelar proses belajar mengajar, kunjungan Pesasy ini merupakan suatu kehormatan yang sangat besar bagi Perguruan As-Syafi’iyah International. Hal ini membuktikan perguruan ini sudah dikenal di Asia Tenggara, salah satunya Thailand.
Ridan yang merupakan Ketua Majelis Pendidikan menyebutkan, dalam kunjungannya, Pesasy akan melihat proses belajar mengajar, sarana, dan prasarana yang dimiliki perguruan As-Syafi’iyah.  “Pesasy semakin tertarik karena sekolah kami memberikan pengajaran pendidikan agama lebih lama jam belajarnya dibandingkan pengetahuan umum,” sebutnya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, kehadiran Pesasy akan disambut dengan marching band, tarian persembahan dan langsung melihat ruangan sekolah. (uma)

Wanita Tewas di Hotel Melati

MEDAN-Mayat wanita tanpa identitas berusia 20 tahun ditemukan di sebuah kamar Hotel VJE, di Jalan Anggrek No10, Keluruhan Simpang Selayang, Medan Selayang, Senin (7/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Data yang dihimpun Sumut Pos di lokasi menyebutkan, korban masuk ke hotel kelas melati dengan rekan prianya yang belum diketahui identitasnya, mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru. Kemudian keduanya melapor ke bagian penerima tamu. Setelah melapor keduanya pun masuk ke dalam kamar hotel.

Selang beberapa menit seorang petugas hotel mengetok pintu kamar yang dihuni keduanya untuk meminta uang sewa kamar sebesarRp25 ribu. Korban pun membuka pintu kamar hotel milik Sehat Tarigan itu.

Selanjutnya korban membayar uang sewa tersebut kepada petugas hotel yang diketahui bernama Muksin, warga Tanjung Pura.
“Setelah orang itu chek in, kemudian masuk ke dalam kamar, kemudian aku meminta uang sewa kamar, yang memberi wanita itu (korban, Red), sedang lelaki itu aku lihat di dalam kamar mandi,” ujar Muksin kepada petugas kepolisian dari Polsek Delitua.

Muksin menuturkan ciri-ciri teman pria, berbadan gempal, tinggi badan sekitar 170 cm dan mengenakan topi.  Keduanya masuk pada malam itu sekitar pukul 22.00 WIB. Kemudian, Muksin melihat teman pria korban keluar dari kamar sendirian. Muksin coba melihat kembali ke dalam kamar hotel ukuran 3×4 meter itu. Dirinya masuk ke dalam tidak menemukan korban didalam kamar. Muksin melihat ke dalam kamar mandi, ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi di dalam kamar mandi, dengan posisi telungkup dengan leher tertahan ember kamar mandi mengenakan celana pendek dan baju tenk top.
Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol M Yoris Marzuki  mengatakan saat pihaknya sudah melakukan identifikasi di lokasi. Yoris mengungkapkan di bagian leher ditemukan bekas luka jeratan, namun hal itu harus dipastikan dengan hasil otopsi. (gus/mag-18/jon)

Carrick dkk Sempat Lemas

SESAAT sebelum United menjamu Swansea di matchday 37 Liga Inggris lalu, skuad United menyempatkan diri menonton pertandingan tetangganya Manchester City kontra Newcastle.

Kebetulan laga si tetangga berisik memang beberapa jam lebih awal. Maka itu, Michael Carrick dkk masih sempat menonton pertandingan itu sambil berharap-harap cemas.

Carrick mengakui rekan-rekannya sempat “lemas” setelah menyaksikan City meraih kemenangan atas Newcastle. “Kami menyaksikan laga di Newcastle dan mengharapkan sesuatu. Tapi itu tidak terjadi,” katanya.

“Kami tetap harus profesional dan melakoni laga pekan depan. Itu semua tentang memenangi petandingan. Kredit untuk mereka setelah melihat pertandingan sebelumnya. Itu bisa sulit. Tapi kami cuma bisa mengharapkan laga pekan depan,” sambung Carrrick.

“Kami harus konsentrasi di pertandingan selanjutnya. Sunderland akan jadi laga sulit. Kami masih punya peluang memenangi liga,” yakinnya.
Sementara itu, Vincen Kompany menegaskan kepada rekan-rekannya jika The Citizen belum juara.  “Kami belum memenangi apapun dan tim tahu itu. Kami akan melakukan persiapan seperti biasa untuk melawan QPR di mana kami harus tampil dalam bentuk terbaik lagi,” tandas pesepakbola asal Belgia itu. (bbs)

Asa Semu Fergie

MANCHESTER- Pada akhirnya Manchester United mesti menerima kenyataan bahwa kans jadi juara musim ini nyaris sirna. Kini asa tinggal berharap Manchester City mampu ditaklukkan QPR, sementara United menang di kandang Sunderland.

Selepas pekan ke-37, Minggu (6/5) malam WIB, United dan Manchester City masih punya poin sama yakni 86 dengan Liga Inggris menyisakan satu pekan lagi. City berada di puncak karena unggul selisih gol yakni (+63) sementara United (+55).

Disederhanakan, selisih gol kedua tim kini berada di angka delapan biji gol. Jika ingin tetap juara dengan nilai sama, maka United mesti menang lebih dari delapan gol di markas Sunderland. Tentu saja itu bukan perkara mudah. Anehnya, Sir Alex Ferguson berusaha tetap percaya QPR mampu memberi kejutan di Etihad Stadium. Memang nasib QPR sedang galau lantaran tercancam degradasi. Hanya itu satu-satunya asa QPR  untuk curi angka dari Etihad Stadium.

Manajer asal Skotlandia itu yakin timnya bisa meraih titel juara di penghujung musim nanti, seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya sebanyak tiga kali.

“Kami memenangi tiga kali titel di hari terakhir dan kami tidak keberatan melakukannya lagi. Mereka (City) sangat difavoritkan dan jelas akan memenangi laga (terakhir), tapi QPR butuh poin dan mereka bertarung untuk bertahan. Masa depan klub bisa jadi akan ditentukan di laga itu dan aku berharap Sparky (manajer QPR Mark Hughes —red) bermain,” tukas Fergie di BBC usai laga kontra Swansea.

Lebih lanjut Fergie menilai faktor dendam Hughes yang pernah diberhentikan begitu saja oleh City dan digantikan Roberto Mancini, bisa jadi pelecut semangat QPR untuk membuat kejutan dengan mengalahkan tetangganya. Selain tentunya juga United bisa merebut kemenangan di Stadium Of Light melawan Sunderland.

“Mark sangat mengetahui pekerjaannya itu. Dia dipecat dengan tidak terhormat oleh City dan dia akan selalu mengingatnya. Tim Mark Hughes tak pernah menyerah tapi pemain QPR akan bertarung untuk berjuang (menghindari degradasi),” sambungnya.

“Ini akan selalu jadi tugas kami (untuk merebut juara), ekspetasi dan tanggung jawab para pemain Manchester United adalah menang. Kami akan pergi ke sana (Sunderland) dengan optimisme. Laga tidak akan berjalan mudah tapi kami tidak boleh menyerah,” tutup Fergie.
Di lain sisi, kubu Manchester City tampaknya sudah merasakan aura juara. Roberto Mancini yang selama ini kerap merendah, akhirnya menyebut Manchester City kini lebih berpeluang menjadi juara.

“Mungkin, mungkin ya,” jawab dia saat ditanya apakah City sekarang favorit. “Karena itu bergantung pada kami. “Kalau kami mengalahkan QPR, kami akan juara. Tapi saat ini kami tidak memikirkan soal itu. Kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk pertandingan berikutnya. Cuma itu,” sambungnya, dikutip dari ESPNstar. (bbs)

Pakai Jersey Musim Depan, Sinyal RVP Bertahan

LONDON- Teka-teki seputar masa depan Robin van Persie mulai terkuak. Van Persie, sepertinya, bakal bertahan setelah tampil sebagai model jersey home Arsenal musim depan (2012-2013). Kostum baru itu memiliki corak biru di bagian leher dan kedua lengan.

RVP -sebutan Van Persie – memang tak kunjung menyetujui perpanjangan kontrak yang telah disodorkan manajemen Arsenal. Kontrak Van Persie baru habis pertengahan tahun depan. Tapi, ada klausul yang menyebutkan apabila pemain dengan sisa kontrak 12 bulan terakhir bisa menjalin negosiasi dengan klub lain.

Van Persie dikabarkan belum memberi keputusan karena menunggu capaian Arsenal di Premier League musim ini. Jika gagal lolos ke Liga Champions, Van Persie mungkin akan mempertimbangkan tawaran dari klub top Eropa lainnya yang meminatinya mulai dari Barcelona, Juventus, dan Manchester City.

Arsenal memang masih menempati peringkat ketiga (67 angka) jelang laga pemungkas di kandang West Bromwich Albion. Tapi, The Gunners  hanya unggul satu angka dari Tottenham Hotspur dan dua angka dari Newcastle United.

Perlu dicatat, hanya finis ketiga yang sudah pasti lolos ke Liga Champions. Di sisi lain, peringkat keempat bisa jadi hanya lolos ke Europa League apabila Chelsea memenangi Liga Champions sekalipun gagal finis empat besar di Premier League.

Pelatih Arsenal Arsene Wenger berulang kali meyakini apabila Van Persie bakal bertahan. Keyakinan serupa diungkapkan Theo Walcott. Winger Arsenal itu menemani Van Persie sebagai model jersey baru bersama dengan defender Thomas Vermaelen dan gelandang yang absen sepanjang musim ini karena cedera, Jack Wilshere.

“Kami butuh Robin untuk menatap musim baru yang lebih cerah dan keyakinan bakal secerah dengan desain kostum baru kami,” tutur Walcott seperti dikutip Daily Mail. (dns/jpnn)

Moratti Tegaskan Nasib Stramaccioni

DERBY della Madonnina dimenangkan Inter Milan dengan skor 4-2 (1-1) di Giuseppe Meazza, kemarin dini hari. Kemenangan itu membuat Nerazzurri, julukan Inter, menjaga peluang finis di tiga besar alias zona Liga Champions.

Selain itu, setelah kemenangan atas rival sekota, Presiden Inter Massimo Moratti menegaskan status Andrea Stramaccioni sebagai pelatih Inter musim depan. “Saya mengkonfirmasi Stramaccioni,” ujar Berlusconi kepada Sky Sport.

Pelatih berusia 36 tahun itu baru diangkat pada Maret lalu setelah membawa Inter Primavera juara pada NextGen alias kompetisi junior level Eropa. Di tangannya, performa Inter menjanjikan, menang lima kali, seri dua kali, dan kalah sekali.

Namun, sebelum derby berlangsung, media di Italia masih ragu akankah dia tetap dipertahankan. “Dia telah membuktikan pengalamannya pada derby dan itu sangat membahagiakan saya. Dia sangat berbakat,” kata Moratti.

Berikutnya, dia meminta kepada Stramaccioni untuk memaksimalkan peluang agar lolos ke tiga besar. Mereka sekarang tertinggal tiga angka di belakang Udinese dengan sisa satu laga. Artinya, bila pada pekan terakhir mereka menang atas Lazio dan Udinese kalah, maka Inter yang di tiga besar.
“Itu akan menjadi pertandingan penting. Sangat berat, tetapi kami harus menang. Sepanjang pengetahuan saya, kami sangat bergantung pada finis di posisi ketiga. Rasanya aneh bila kami tidak berada di sana,” bilang Moratti.

Kemenangan Inter pada derby ditentukan hat-trick Diego Milito. (ham/jpnn)