Home Blog Page 13598

Gali Retribusi untuk Kemajuan Sergai

Dinas Perhubungan Kabupaten Serdang Bedagai

Tak hanya itu kabupaten yang mekar dari Deliserdang ini juga terus meningkatkan target pendapatan asli daerah (PAD). Ini semua demi menunjang kemampuan anggaran untuk belanja pembangunan setiap tahunnya.

Diantara satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang digenjot untuk mendapatkan PAD adalah Dinas Perhubungan. SKPD yang berlamat di Jalan Negara Medan-Tebingtinggi Desa Suka Damai Km 70 ini, pada tahun 2012 ditarget hingga Rp1,2 miliar.

Angka ini tergolong besar meskipun pada tahun 2011 yang lalu SKPD yang dipimpin Drs OK Hendry MSi ini  mampu mengumpulkan PAD sebesar Rp827.962.600. Capaian itu sudah jauh dari yang ditargetkan yakni Rp850.000.000 atau naik  sekitar 97,41 persen.

OK Hendry menyebutkan, meski baru menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan sejak 5 Mei 2011, dia tidak patah semangat untuk menggapai target itu. Dengan semangat kebersamaan demi kemajuan, antar semua bidang yakni Bidang Perhubungan Darat, Bidang Teknik dan Manajemen Lalulintas, Bidang Perhubungan Laut, Bidang Telekomunikasi serta didukung dengan bagian Sekretariat yang handal, maka OK Hendry yakin target yang dibebankan kepada mereka akan bisa tercapai. Bahkan dia juga yakin dengan semangat  ini capaian PAD tahun 2012 ke depan akan bisa melebihi target. Intinya Dinas Perhubungan harus kaya dengan inovasi-inovasi untuk menggali sektor-sektor PAD secara maksimal. Soalnya dengan PAD besar maka pembangunan akan lancar.

“Mudah-mudahan target ini bisa tercapai, makanya saya sebagai kepala dinas tidak berharap dengan sektor retribusi yang ada selama ini. Selain mengoptimalkan PAD yang sudah ada, target berikutnya adalah menggali potensi-potensi PAD lain yang selama ini belum digarap secara maksimal,” ungkap OK Hendry kepada wartawan.

Salah satu potensi yang sedang digarap sambung OK Hendry adalah menggali potensi perparkiran khususnya yang ada di lokasi objek wisata (di luar objek wisata yang sudah membayar parkir sendiri). Sektor ini kata OK Hendry meskipun tidak sebanyak retribusi dari sektor telekomunikasi namun bisa menambah target PAD secara maksimal. Soalnya Sergai memiliki garis pantai yang panjang dan tentunya objek wisata yang manarik untuk dikunjungi wisatawan.

Dengan banyaknya wisatawan yang datang, maka dengan sendirinya target PAD dari sektor perparkiran juga akan meningkat. Diantar objek wisata yang menjadi sasaran itu adalah objek wisata batu nongol, pantai kuala putri, dan objek wisata lainnya. Ini belum lagi potensi perparkiran di  sekitar  tempat pelelangan ikan (TPI) dan tempat-tempat keramaian lainnya semisal jalan-jalan protokol dan lain sebagainya.

Itu baru dari sektor perparkiran kata OK Hendry. Di sektor pengujian kendaraan bermotor lanjut OK Hendry tidak kalah menariknya untuk meraih target PAD. Apalagi Sergai memiliki potensi daerah perkebunan yang luas. Hal ini tentunya berkaitan dengan pengurusan pengujian kendaraan yang beroperasi di perkebunan tersebut.

Dijelaskan OK Hendry langkah yang sudah mereka perbuat adalah melakukan sosialisasi ke seluruh perkebunan lewat manager unit kebun masing-masing agar menghimbau kepada seluruh pengusaha angkutan untuk menguji kendaraannya di tempat yang sudah disediakan. Soalnya pengujian kendaraan ini berlaku enam bulan sekali.

“Kita ingin semua kendaraan yang beroperasi di wilayah Sergai pengujian kendaraannya dilakukan Dinas Perhubungan Sergai. Pengujian itu baik yang bersifatnya periodik (numpang uji) maupun pengujian kendaraan baru,” tegas OK Hendry.

Bahkan bila perlu kata OK Hendry pengusaha angkutan mem-BBN-kan kendaraannya ke alamat Kabupaten Sergai. Dengan demikian PAD Sergai akan terus meningkat. Selain dari target-target PAD sambung OK Hendry, SKPD yang dipimpinya juga tidak kalah pentingnya melakukan fungsi pengawasan terhadap keselamatan pengguna kendaraan. Ini berkaitan dengan fungsi kontrol batas maksimal muatan yakni 8 ton. Selain menjaga keamanan pengendara, pembatasan ini juga bertujuan untuk memilihara jalan agar tetap terawat.

Lantas bagaimana dengan tindakan razia? Ditanya begitu OK Hendry menyebutkan untuk menyadarkan masyarakat sebagai pengguna jalan, tidak sepenuhnya melalui razia. Meskipun hal ini penting sebagai fungsi pengawasan agar muncul efek jera bagi pengusaha dan pengemudi angkutan yang melanggar aturan. Biasanya pelaksanaan razia ini juga selalu bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan terkadang melibatkan aparat dari TNI.

Namun yang paling penting lagi kata OK Hendry adalah bagaimana aparat kita bisa menyadarkan masyarakat terutama pengguna jalan akan kewajibannya terhadap retribusi yang telah ditetapkan. Jika ini bisa dilakukan maka pembangunan dari tahun ke tahun akan terus bertambah serta masyarakat pengguna jalan pun merasa nyaman dalam berkendara.

OK Hendry menambahkan di bidang perhubungan laut, SKPD yang dipimpinya juga terus menggali potensi PAD. Ini terkait dengan izin berlayar kapal-kapal jenis GT 8 dan sejenisnya meskipun selama ini retribusi di bidang ini belum berjalan. Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan literatur-literatur peraturan pemerintah yang dapat mendukung terobosan tersebut.(dra)

Terapkan Pelayanan Maksimal

Retribusi menara telekomunikasi masih menjadi primadona untuk menunjang target PAD tahun 2012. Ini sama halnya dengan tahun sebelumnya (2011) dimana realisasi PAD mencapai Rp446.300.600 atau naik 446,30 persen dari target Rp100 juta.

Kata OK Hendry meskipun menjadi primadona, bukan berarti mereka tinggal diam dan tidak ada perubahan-perubahan yang dilakukan. Sistem pelayanan yang maksimal menjadi salah satu faktor kepuasan bagi pengusaha-pengusaha jasa telekomunikasi.

“Itu tadi Dinas Perhubungan Sergai sebagai aparat pemerintah harus memberikan pelayanan yang prima kepada semua masyarakat. Terlebih dari pelayanan itu, kita mengharapkan target-target PAD,” ungkap OK Hendry.

Dia menjelaskan meskipun pemungutan retribusi menara telekomunikasi ini melibatkan beberapa instansi pemerintah di lingkungan SKPD Kabupaten Sergai, tapi OK Hendry tetap mengingatkan kepada anggotanya untuk memberikan pelayanan yang maksimal.

“Di sini (Dinas Perhubungan Sergai) setiap pekerjaan sudah memiliki SOP (standar operasional pekerjaan). Jadi saya tinggal mengontrol SOP itu saja, dijalankan atau tidak,” tegasnya.

Untuk pendirian menara telekomunikasi ini pihaknya ikut mengeluarkan rekomendasi izin pendirian. Ini tentunya berkaitan dengan aturan-aturan yang ada, semisal aturan tata ruang, keselamatan penerbangan, arah mata angin  dan bahkan untuk penghitungannya mengacu kepada nilai jual objek pajak  (NJOP) atas tanah yang dibangun untuk menara telekomunikasi tersebut.

“Bayangkan saja untuk tahun 2011 lalu targetnya luar bis besara. Jadi logikanya tanpa pelayanan yang maksimal tidak akan mungkin target itu bisa tercapai dengan maksimal,” ujarnya.

Lantas apa yang dilakukan selama ini? Ditanya begitu OK Hendry menjawab memberikan pemahaman yang baik kepada seluruh anggota. Pemahaman ini sangat penting, agar mereka sadar akan tugas dan fungsinya masing-masing disamping mengeluarkan peraturan-peraturan yang sudah disepakati sebelumnya.

OK Hendry juga sadar baik dan buruknya SKPD yang dipimpinnya tidak terlepas dari peran anak buahnya.

“Jadi kuncinya bagaimana kita harus tetap menjaga kekompakan itu. Bekerja maksimal demi kemajuan Serdang Bedagai di kemudian hari,” tutur OK Hendry.
(dra)

Syarat Uji Kendaraan Bermotor

Kendaraan Baru

  1. Surat keterangan bebas uji berkala yang berlaku selama enam bulan sebagai pengganti buku uji.
  2. Didaftarkan pada pada pelaksana pengujian berkala sesuai domisili pemilik kendaraan bermotor
  3. Mengisi dan melengkapi formulir permohonan yang tersedia
  4. Memiliki buku lunas pembayaran biaya uji berkala
  5. BPKB (bukti pemilikan kendaraan bermotor), asli dan fotocopy.
  6. KTP pemilik asli dan fotocopy atau surat kuasa dari pemilik kendaraan jika yang bersangkutan tidak datang mengurus sendiri
  7. Sertifikat uji tipe asli dan fotocopy.

Pengujian Berkala Secara Periodik

  1. Mengisi dan melengkapi formulir permohonan yang tersedia
  2. Memiliki bukti lunas pembiayaan uji berkala
  3. BPKB (bukti pemilikan kendaraan bermotor), asli dan fotocopy
  4. STNK (surat tanda nomor kendaraan), dan fotocopy
  5. KTP pemilik asli dan fotocopy atau surat kuasa dari pemilik kendaraan jika yang bersangkutan tidak datang mengurus sendiri.

 

Realisasi PAD Dinas Perhubungan Tahun Anggaran 2011

Jenis retribusi Target (Rp) Realisasi Persentase
Retribusi parkir di tepi jalan umum 500.000.000 246.855.000 49,37
Retribusi pengujian kendaraan bermotor 200.000.000 106.667.000 53,33
Retribusi pemakaian kekayaan daerah 18.600.000
Retribusi terminal 30.000.000 5.300.000 17,67
Retribusi izin trayek 20.000.000 4.240.000 21,20
Retribusi menara telekomunikasi 100.000.000 446.300.600 446,30
Jumlah 850.000.000 827.962.600 97,47

DPRD Buka Pengaduan Manipulasi Data Honorer

MEDAN-DPRD Medan berencana membuka kotak atau pos pengaduan, terkait manipulasi data penerimaan honorer yang dinyatakan lulus CPNS verifikasi I dari Badan Administrasi Kepegawaian Nasional (BAKN).

“Kami akan menindaklanjuti kisruh pengumuman itu dengan berbagai cara, termasuk membuka kotak pengaduan. Yang penting bagi kami persoalan ini bisa terungkap dengan jelas dan diketahui mengapa kisruh,” kata Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah Hamidy.

Menurutnya, hal itu untuk mengetahui berbagai temuan-temuan tertulis yang bisa disampaikan oleh para tenaga honorer yang dinyatakan tidak lulus sebagai CPNS dalam pengumuman itu.  “Kami membutuhkan laporan tertulis itu dari para honorer.

Tidak apa-apa kalau tidak ada namanya dan dalam laporan tertulis yang dikirim ke pos pengaduan DPRD Medan,” ujar Ikrimah yang berharap persoalan ini bisa ditindaklanjuti oleh Komisi A yang membidangi pemerintahan dan hukum dengan sesegera mungkin.

Apalagi ia mengaku telah berkoordinasi dengan Ketua Komisi A, Burhanudin Sitepu mengenai hal ini. Namun jika Komisi A lamban, Ikrimah mengatakan tidak menutup kemungkinan jika kisruh ini diusut melalui pembentukan panitia khusus (pansus) yang terdiri dari linta komisi di DPRD Medan.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP, Hasyim SE, menyatakan mendukung pernyataan Ikrimah Hamidy yang ingin persoalan ini ditelusuri sampai tuntas.
“Ada apa ini semua? Kok bisa begini? Ini perlu ditelusuri, dan itu dimulai dari BKD. Harus ada penjelasan dari BKD mengenai hal ini,” cetus Hasyim
Dikatakan Hasyim, pihaknya menuntut ada keterbukaan dalam kisruh pengumuman CPNS tersebut. Ia menyatakan bisa merasakan kesediahan para tenaga honorer yang tidak diumumkan lolos sebagai CPNS, walau sebenarnya berhak menjadi CPNS bila melihat tahun awal bekerja mereka.

“Jangan sampai ada unsur KKN dalam penelusuran itu. Bagi saya, tenaga honorer yang mamang berhak menjadi CPNS, harus bisa ditampung menjadi CPNS. Jangan dihalang-halangi hak mereka,” tegasnya.(adl)

SPAN Medan Jalin Kerjasama dengan Industri Penerbangan di Malaysia

SMK Penerbangan Angkasa Nasional (SPAN) Medan merupakan satu-satunya sekolah penerbangan di Kota Medan yang fokus dalam mendidik para taruna dan taruni untuk berdisiplin, cerdas, dan siap kerja.

Dalam studi banding yang dilakukan SPAN Medan beberapa waktu lalu ke industri perbaikan dan pemeliharaan pesawat udara yang ada di Malaysia, terjalin kerjasama dengan industri penerbangan di negara jiran tersebut agar taruna dan taruni SPAN Medan mendapat kesempatan job training yang tentunya jika mereka mampu dan benar-benar meningkatkan diri sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku antara kedua negara.

“Beberapa waktu lalu, taruna dan taruni mengadakan studi banding ke industri perbaikan dan pemeliharaan pesawat udara yang ada di Malaysia di antaranya PT Airod Sdn.Bhd di Subang Selangor, PT AirAsia Bhd, PT Malaysia Airlines System (MAS) serta kunjungan ke KBRI di Kuala Lumpur. Ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan luas kepada para peserta seperti yang diharapkan Komandan Lanud Medan Kolonel Pnb A. Rasyid Jauhari dan Kepala Dinas Pendidikan Medan Rajab Lubis saat pelepasan peserta di Polonia,” kata Ketua Yayasan SPAN Medan, Drs H Lamizar Yoena, SH MH, Jumat (27/4).

Kunjungan itu juga mendapat sambutan hangat dari Atase Pendidikan KBRI di Kuala Lumpur Prof Rusdi MA, PhD serta Atase Pertahanan Penerbangan Kolonel Fajar Satrio. “Para peserta studi banding mendapatkan pengetahuan nyata di lapangan yang jarang ditemui di sekolah. Mereka melihat dari dekat bagaimana para teknisi melakukan perbaikan serta pemeliharaan pesawat udara. Kita harap itu bisa menjadi perbandingan antara teori yang dipelajari di sekolah dengan di lapangan. Dari kunjungan itu, peserta khususnya taruna dan taruni diwajibkan membuat laporan setelah kembali ke tanah air,” sambungnya.

Diterangkannya, lapisan masyarakat harusnya memahami pengetahuan penerbangan kedirgantaraan, karena sesuai dengan perkembangan teknologi yang memacu pertumbuhan penggunaan pesawat udara. Pihaknya berharap pemerintah memberi perhatian lebih serius terhadap SPAN Medan untuk mewujudkan motto SMK itu bisa dan sesuai dengan program Dinas Pendidikan bahwa sekolah kejuruan harus imbang 70 persen dan 30 persen dari SMA.
SPAN Medan juga telah menjalin kerjasama dengan Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat di Semarang, PT Dirgantara Indonesia di Bandung, Sekadron Teknik 21 Sena Puspenerbangan Pondok Cabe Jakarta, PT Aero Nusantara Indonesia (ANI) di Tangerang, Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta dan Garuda Maintenance Facility (GMF) Jakarta.

Sementara, Sekretaris Pelaksana SPAN Medan, Komariah ,SPsi menambahkan setiap tahunnya para lulusan SPAN Medan dapat diterima menjadi tenaga kerja yang siap dimanfaatkan oleh berbagai institusi penerbangan. Dengan begitu, SPAN Medan juga mendukung program pemerintah di bidang pendidikan nasional khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), bahwa tamatan sekolah SMK diharapkan mampu menjadi tenaga kerja yang siap bekerja.

“Sudah banyak lulusan SPAN Medan yang direkrut untuk bekerja di perusahaan penerbangan yang ada di Indonesia. Ini menunjukkan lulusan SPAN Medan mampu bersaing dan ditempah untuk siap kerja,” urainya. (*)

Sumut Jalur Lintas Narkoba

Poldasu Musnahkan Narkoba Rp1,6 Miliar Lebih

MEDAN-Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan ganja yang masuk dari Malaysia maupun Jakarta,  ternyata tersebar luas di Sumut. Hal itu membuktikan, Sumut merupakan ‘pasar empuk’ perlintasan barang-barang haram tersebut.  Buktinya, beberapa kali kasus di Jakarta yang  terungkap, nyata-nyata narkobanya berasal dari  Sumut.

“Fakta dari tangkapan, Sumut merupakan lintasan  peredaran narkoba, juga terlihat dari tersangka yang  ditangkap dan barang bukti yang disita, merupakan  kiriman dari Malaysia dan Jakarta,” ujar Direktur.

Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andjar  Dewanto, usai pemusnahan barang bukti narkoba  senilai Rp1,6 miliar lebih, di halaman Direktorat Narkoba, Jumat (27/4).

Saat itu, Andjar juga mengaku mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus narkoba yang lebih besar, karena kurang didukung dana.  “Sebagai  contoh, saat akan transaksi, mereka (bandar, Red) pasti  meminta supaya lebih dulu menunjukkan uang. Karena kita tidak mempunyai sesuai nilai yang  mereka minta, maka transaksi tersebut pasti batal,”  terangnya.  Dia menambahkan, memang dana untuk  pengungkapan ada, tapi hanya berkisar Rp700 juta dan sebatas transaksi di bawah 1 kg sabu-sabu masih bisa diupayakan tetapi jika harga yang disebutkan bandar lebih dari itu maka tidak bisa terpenuhi.

“Salah satu contoh di Tanjungbalai seminggu lalu saat akan transaksi 1 kg sabu-sabu. Saat itu kita hanya bisa menyiapkan dana Rp400 juta. Karena jauh di bawah harga yang disebutkan bandar, maka pertemuan itu gagal,” terangnya.

Disinggung kemungkinan penambahan anggaran, Andjar menyatakan setiap tahun memang selalu diajukan tapi pihaknya juga harus maklum kemampuan negara.

Barang bukti narkoba yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan Maret-April, berikut meringkus 35 tersangka.

“Secara keseluruhan yang disita dari para tersangka, sebanyak 8.900 gram ganja, 100 butir pil ekstasi dan 1.685,51 gram sabu,” jelasnya.
Sesuai data yang didapat, ke-35 tersangka tersebut  yakni AHP dengan barang bukti 8.900 gram ganja, Ar (100 gram sabu), Jo (100 butir pil ekstasi), Sur dan AJ (90,7 sabu), AA dan FRD (92,23 gram sabu), Naz, Sur dan Hus (99,90 gram sabu), Mus (47,4 gram sabu), AS, Af, HSS, ZS dan AY (102,4 gram sabu).

Selanjutnya, RD alias Fai (51,26 gram sabu), ZA alias Na dan UG (100,42 gram sabu), Zul dan JH (35,84 gram sabu), Suh, ZYS dan Sug (100,92 gram sabu), Is, DSN (51,5 gram sabu), B alias Pak Wa dan Mun (199,7 gram sabu), ZS dan Sah (100 gram sabu), Tug (50 gram sabu), KS (50 gram sabu), PA alias Pleni (65,86 gram sabu), MAI alias Ali (271 gram sabu) dan Im (76,38 gram sabu).

Pengedar Dibekuk

Sementara seorang pengedar sabu-sabu dibekuk polisi lalulintas di Jalan Sudirman, persisnya di persimpangan Jalan Wali Kota Medan, tak jauh dari rumah dinas Wali Kota dan rumah dinas Kapolda, Jumat (27/4) pagi.

Informasi yang dihimpun tersangka diketahui bernama Arman (30), warga Jalan Utama Medan. Saat itu Arman mengendari sepeda motor Yamaha Mio putih dengan plat polisi BK 2618 XZ melintas di Jalan Wali Kota, tiba di persimpang Jalan Sudirman, tersangka melihat ada petugas lalulintas. Pelaku menyadari dirinya tidak menggunakan helm menghentikan laju kendaraannya dan pelaku pun berpura-pura memarkirkan sepeda motor di serbang jalan.
Briptu Elya Ginting curiga dan langsung mendatangi pelaku. Pelaku gugup sehingga  polisi curiga dan menggeledah isi kantong celananya. dan mendapatkan lima paket kecil sabu-sabu siap pakai dan puluhan lembaran plastik kecil. Selanjutnya tersangka diboyong ke Malposekta Medan Baru untuk menjalani pemeriksaan. Petugas Lantas Briptu Elya Ginting mengatakan sudah mencurigai pelaku yang tiba-tiba berhenti..”Aku geledah dapat sabu-sabu dari pelaku,” ujarnya.

Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Risya Mustario juga membenarkan penangkapan tersebut. Kini pelaku bersama barang bukti diamankan di Mapolsekta Medan Baru. (ari/gus)

Jumat Bersih di Medan Johor

MEDAN- Pegawai di Kecamatan Medan Johor menggelar “Jumat Bersih” di halaman Kantor Camat Medan Johor di Jalan Karya Cipta Medan, Jumat (27/4) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka melakukan bersih-bersih seperti memotong rumput, menyiram tanaman hingga mengumpuli sampah yang berserakan. Selain itu mereka juga menanam bibit pohon mangga.

Camat Medan Johor, H Azwarlin Nasution menyebutkan tujuan dilakukannya “Jumat Bersih” di halaman kantor camat ini untuk menjaga keasrian, dan kebersihan lingkungan terutama di Kantor Camat Medan Johor.

“Dengan dimulainya dari kantor camat ini, harapan saya nantinya warga mengikuti langkah kami ini,” kata Azwarlin
Selain membersihkan halaman kantor camat, Azwarlin dan pegawai lainnya tidak lupa meninjau kebersihan di sekitar kantor kelurahan ataupun tempat pembuangan sementara (TPS) di Jalan STM Kanal Medan Johor.

“ TPS-TPS di kawasan Medan Johor selalu kami awasi, guna melihat kinerja para petugas kebersihan di Medan Johor,” ujarnya.

Untuk itu, Azwarlin berharap kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan tempat.
“Dengan membuang sampah dalam wadah yang telah disediakan, warga sudah menjaga kebersihan lingkungan. Marilah kita bahu-membahu melestarikan lingkungan kita, sehingga Kota Medan bersih dan terbebas dari sampah bisa terwujud,” cetus Azwarlin, mantan camat Medan Timur ini.

Azwarlin juga berpesan kepada seluruh lurah dan kepala lingkungan (Kepling) se-Medan Johor memperhatikan kebersihan lingkungannya masing-masing. “Kalau ada sampah yang berserakan di daerah kerjanya, pihak kelurahan ataupun pihak kepala lingkungan segera membersihkannya, jangan tunggu-tunggu lagi,” serunya.(omi)

Empat Lokasi Bebas Papan Reklame

MEDAN-Pemko Medan akan membongkar puluhan papan reklame di empat kawasan, yang selama ini sudah diatur untuk bebas reklame bulan depan. Pasalnya, keberadaan papan reklame itu telah melanggar peraturan Wali Kota (Perwal) No 58 tahun 2011, tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Perda No 11 tahun 2011.

“Pembongkaran itu akan segera kita lakukan. Seperti papan reklame yang ada di dekat Lapangan Benteng dan di Jalan Perdana itu tanggal 4 bulan depan akan kita tertibkan,” kata Kadis Pertamanan Kota Medan, Erwin Lubis, Kamis (26/4).

Dikatakan Erwin, pembongkaran papan reklame tersebut akan dilakukan secara bertahap.
“Ada sekitar puluhan lagi memang, tapi kita membongkarnya secara bertahap. Kalau sudah habis masa berlakunya, maka izinnya tidak kita perpanjang, lalu kita peringatkan, kita melakukannya secara persuasif dan tidak brutal. Kita mohon kesediannya untuk membongkar sendiri, tapi kalau sampai batas waktu yang kita tentukan tak juga dibongkar, barulah kita bongkar,” terang Erwin.

Erwin menyebutkan, dalam aturan Perda tersebut dinyatakan bahwa ada empat kawasan di Medan yang harus bebas dari papan reklame. Keempat kawasan yang tidak dibenarkan mendirikan papan reklame yakni di Jalan Diponegoro, Jalan Sudirman, Jalan Kapten Maulana Lubis dan Jalan Pengadilan. Penertiban papan reklame di empat kawasan ini bertujuan untuk penataan kota Medan selain itu juga bertujuan untuk membuat kenyamanan bagi pejalan kaki.
Dari pantauan wartawan koran ini di lapangan, sejumlah papan reklame masih berdiri tegak di kawasan tersebut, seperti di sekitar Jalan Sudirman, begitu juga sejumlah papan reklame komersil dan bilboard di kawasan Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Pengadilan dan Jalan Diponegoro.(adl)

Hijaukan Kembali Hutan Indonesia

Sharp Tanam 500 Pohon untuk Peringatan Hari Bumi 2012

JAKARTA-Pohon memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan makluk di bumi. Sepucuk  pohon mampu menghasilkan oksigen (O2) 1,2 kilogram/hari, menyerap CO2 1 ton dalam 20 tahun masa hidupnya.

Akar pohon pun memiliki fungsi yang sangat besar yaitu mengikat tanah dan menyerap air hingga dapat mencegah terjadinya erosi dan tanah longsor, banjir, serta mampu menyimpan cadangan air pada saat musim kemarau.

Berdasarkan hal tersebut, bertepatan dengan peringatan ‘Hari Bumi 2012’, PT Sharp Electronics Indonesia (SEID), mengajak segenap karyawannya kembali melakukan penanaman pohon di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). TNGPP merupakan salah satu taman nasional yang berfungsi sebagai daerah resapan air yang sangat penting untuk beberapa daerah di sekitarnya seperti Jakarta, Bogor , Depok dan Tangerang.

Sebelumnya di tahun 2009 SEID telah melakukan adopsi pohon sekitar 809 pohon di kawasan ini, dan di tahun 2012, di kali ketiganya SEID kembali akan melakukan penanaman sebanyak 500 pohon dari jenis-jenis tanaman langka endemik kawasan TNGPP yaitu Rasamala (altingia excelsa noronhae), Puspa (schima wallichii), Suren (toona sureni), Huru (litsea spp), dan Saninten (castanopsis argentea).

“Ini salah satu bentuk kontribusi SEID dalam menjaga lingkungan, kami menyadari bumi telah menyediakan banyak hal untuk Sharp dalam menjalankan bisnisnya, semoga tindakan ini mampu memelihara ekosistem, pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati di Indonesia,” ungkap Senior General Manager Brand Strategy Group PT Sharp Electronics Indonesia, Yukihiro Nono.

Penanaman pohon dikawasan TNGPP ini merupakan program ‘Tree Adoption’ Green Radio 89,2 FM yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar dengan mengalihkan kegiatan bertani mereka di kawasan hutan konservasi dengan berternak, dengan begitu mereka tidak akan mengganggu fungsi hutan sebagai penyuplai oksigen, dan penyimpan cadangan air serta turut melestarikan jenis tanaman endemik yang sudah langka.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menanam pohon, di tahun 2012 ini PT Sharp Electronics Indonesia akan melakukan penanaman pohon sebanyak 5.000 pohon yang akan di sebar di beberapa tempat di Indonesia dengan mengajak karyawannya  dan masyarakat setempat untuk bersama-sama melakukan kegiatan penanaman pohon dan pembuatan lubang biopori. Diharapkan dengan kegiatan ini, SHARP turut membantu pelestarian alam di Indonesia.

CSR PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) bernaung pada SHARP CARES (creativity, attention, recovery, earth, sincerity). Creativity (kreatifitas) mengandung arti  sikap kerja yang selalu mencari nilai lebih dan selalu membuat inovasi. Attention (perhatian), SEID selalu memberikan perhatian khusus pada masalah sosial di Indonesia, seperti pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Recovery (pemulihan), SEID di setiap kegiatannya berusaha untuk melakukan hal yang mampu  memberikan perbedaan dan memulihkan suatu kondisi bagi masyarakat menuju arah yang lebih baik. Earth (bumi) yang berarti SEID peduli untuk menjaga bumi agar dapat terus menopang kelangsungan hidup seluruh makhluk yang tinggal di dalamnya. Sincerity (ketulusan hati) adalah sikap kerja yang mendasar untuk menghasilkan solusi yang berguna dan juga kebahagian bagi semua orang. SEID memfokuskan program CSR nya pada pendidikan, sosial, kesehatan, dan lingkungan. (sih)

1.742 Lulusan Unimed Ditempah Pendidikan Karakter

MEDAN-Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof Ibnu Hajar MSi menjelaskan, dalam tiga tahun terakhir ini, Unimed tetap konsisten melakukan revolusi pembelajaran (learning revolution), implementasi KBK sistem blok, integrasi soft skill dalam pembelajaran dan penerapan test standar bagi calon alumninya.

Unimed juga fokus terhadap pengembangan pendidikan karakter guna menghasilkan generasi yang jujur, cerdas, tangguh dan peduli.  Ibnu Hajar menegaskan hal itu ketika mewisuda 1.742 lulusannya untuk jenjang Doktor, Magister, Sarjana, Diploma, dan Program Pendidikan Profesi Guru, 25-26 April di Gedung Serbaguna Kampus Unimed, Jalan Willem Iskander Medan.

“Keseriusan ini telah diwujudkan melalui deklarasi the character building university,” sebutnya.

Ibnu Hajar juga mengakui jika Unimed menyatakan turut serta berpartisipasi dalam pendidikan karakter anti korupsi. Partisipasi itu ditunjukkan Unimed yang telah bersepakat dengan KPK untuk menjadikan Unimed sebagai salah satu lembaga menerapkan program Zona Integritas Kampus (ZIK) di wilayah Barat.

“Masyarakat menaruh harapan yang cukup besar kepada Unimed untuk mendidik dan menghasilkan guru, konselor, pamong pelajar, dan tenaga kependidikan yang bermutu dan berkarakter,”ucapnya lagi.

Ibnu juga mengatakan, jika Unimed tidak hanya melahirkan sarjana yang memiliki kecerdasan intelektual tetapi juga kecerdasan spiritual, emosional, maupun kinestetik.   Pada kesempatan itu rektor menuturkan Unimed telah menganugerahkan sertifikat pendidik profesional kepada 51.975 guru yang telah lulus sertifikasi.  Hal itu seiring dengan diluncurkannya program sertifikasi guru, dalam  kurun waktu lima tahun sejak 2007-2011. (uma)

Coca-Cola Dukung Sapu Bersih Sepanjang Sungai Deli

MEDAN-Memperingati hari bumi pada 22 April 2012, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) Northern Sumatera mendukung kegiatan sapu bersih sepanjang Sungai Deli yang diadakan oleh Karang Taruna Teratai, Kelurahan Titipapan.

Dengan mengusung tema “Gugah Kepedulian dan Cinta Lingkungan Hidup Demi Masa Depan Bumi Tercinta”,  kegiatan ini diikuti oleh pelajar di sepuluh sekolah tingkat SMP dan SMA yang berasal dari Kecamatan Medan Deli, Kabupaten Deliserdang serta dihadiri juga oleh jajaran muspika kota madya, muspika kecamatan dan kelurahan.

Program bersih sungai ini dikemas dalam program gerak jalan santai tapak tilas menyusuri Sungai Deli secara beregu. Dimulai dari area Benteng Aloha, lalu seluruh peserta malakukan sapu bersih di area sekitar sungai terutama dari sampah yang berpotensi menyumbat dan menyebabkan banjir di area Sungai Deli.

Selain bersih sungai, diadakan juga diskusi interaktif dengan peserta mengenai pentingnya seluruh lapisan masyarakat dan anak muda untuk menjaga kelestarian lingkungan di kantor kelurahan Titipapan.  Setelah selesai acara gerak sapu bersih, dilakukan juga penanaman 200 pohon jenis trembesi dan sengon di sekitar Sungai Deli untuk mencegah pengikisan dan menambah sumber penyerapan air di sekitar daerah aliran sungai.
“Program ini merupakan bagian dari kampanye penggugah kecintaan generasi muda pada pelestarian lingkungan hidup untuk masa depan bumi tercinta. Sungai Deli bukanlah tempat pembuangan sampah. Untuk itu kami bersama CCAI ingin memupuk jiwa dan semangat yang senantiasa menjunjung tinggi pemahaman terhadap pentingnya melestarikan dan mencintai bumi ini,” kata Fajaruddin, Ketua Panitia program yang berasal dari Karang Taruna Teratai Kelurahan Titipapan.

“Dengan tujuan kampanye tersebut, maka CCAI mendukung dan berperan serta untuk mengedukasi para pelajar dan anak muda sebagai penerus bangsa untuk melakukan tindakan penyelamatan dan pelestarian lingkungan khususnya Sungai Deli,” ujar Ahmad Nasoha, Corporate Affairs Manager CCAI Northern Sumatera.

Sebelumnya, CCAI Northern Sumatera Operation juga memberikan tong sampah daurulang kepada Pemko Medan serta melakukan program donasi dan penanaman pohon di berbagai area untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan. Selain di Medan, CCAI juga terus mengkampanyekan program agar masyarakat menjaga lingkungan dan kebersihan secara nasional. Dengan acara peringatan hari bumi yang dilakukan tahun ini, CCAI dan Karang Taruna Teratai berharap dapat terus memberikan pesan kepada masyarakat untuk terus menjaga ibu bumi dan terus menjaga kelestarian lingkungan. Bukan untuk sebagian orang, melainkan untuk kelangsungan hidup seluruh manusia. (zan)

Kakanwil Kemenag Sumut Tinjau UN MAN Tamora

TANJUNGMORAWA-Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Sumatera Utara Drs H Abdur Rahim MHum, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2011/2012 di  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungmorawa  (Tamora) Jalan Limau Manis Pasar XV Desa Medan Sinembah Tanjungmorawa Deliserdang, Rabu (18/4).

Ssaat memantau di luar ruangan kelas KaKanwil Kemenag Sumut mengatakan, pelaksanaan UN di Madrsah Aliyah Negeri Tamora berjalan lancar dan tertib.
Dalam pelaksanaan UN ada 6 ruangan yang di pakai antara lain tiga ruangan untuk Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan tiga ruangan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Jumlah peserta UN itu ada 102 siswa/siswi yang mengikuti di bagi atas 50 orang IPA  dan 52 orang IPS dan pelaksanaan 4 hari yang di mulai tanggal 16  hingga 19 April 2012.

Kepala Madrsah MAN Tamora didampingi Aswin Hendratma SE, bagian kesiswaan mengatakan, peninjauan UN yang dilaksanakan KaKanwil Kemenag Sumut ingin melihat pelaksanaan ujian secara langsung.

“Syukur Alhamdulillah berjalan Lancar ,tertib dan harapan kami semoga peserta 100 persen lulus. Kemudian jumlah peserta yang mengikuti ada 105 siswa/siswi,” katanya.  Pada tanggal 23 April MAN Tamora mengadakan Hari Kartini yang di ikuti seluruh siswa/siswi. Dalam kegiatan tersebut diisi dengan acara Islami diantaranya nasyid dan tausiah dari Drs Darwansyah Simanjuntak pada 26 April 2012 . (*)