Home Blog Page 13638

Pengawal Obama Booking PSK Libatkan Banyak Tentara

SKANDAL memalukan anggota pasukan pengaman Presiden Amerika Serikat atau yang dikenal dengan Secret Service karena membawa masuk beberapa pelacur ke kamar hotel mereka saat bertugas di Cartagena, Kolombia, ternyata juga melibatkan sejumlah tentara. Setelah sebelumnya diberitakan hanya lima orang, ternyata kalangan militer yang terlibat dalam kasus tersebut berjumlah sedikitnya 10 orang.

Seperti dilaporkan AFP Rabu (18/4) yang mengutip seorang pejabat militer AS, saat ini jumlah anggota militer yang sedang menjalani penyelidikan atas kasus yang mencoreng muka AS itu terdiri dari 5 anggota pasukan khusus Angkatan Darat, 2 anggota penjinak bom Angkatan Laut, 2 petugas unit anjing pelacak (K9) Korps Marinir dan 1 orang anggota Angkatan Udara.

Pejabat yang menolak identitasnya diungkap ke publik itu mengatakan, tidak satupun anggota militer yang terlibat dalam kasus tersebut berpangkat perwira. Seorang Kolonel Angkatan Laut AS saat ini masih berada di Cartagena untuk memimpin tim pencari fakta kasus tersebut, sementara para tentara sedang diperiksa secara terpisah di Washington.

Sebelumnya, 11 agen Secret Service  dilaporkan membawa masuk beberapa pelacur ke kamar hotel mereka hari Rabu (11/4) menjelang lawatan Presiden Obama dalam KTT Negara Benua Amerika. Namun salah satu anggota Secret Service disebut menolak membayar jasa salah seorang wanita panggilan itu. (AFP/ara/jpnn)

Mei, 10.000 Mobil Dinas Wajib Pakai Partamax

JAKARTA- Pemerintah akan mengeluarkan larangan pemakaian bahan bakar minyak bersubsidi jenis premium, baik bagi semua mobil dinas instansi pemerintah maupun mobil operasional badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD). Larangan itu rencananya diterapkan mulai Mei nanti.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Evita H Legowo menyatakan, pembatasan pemakaian BBM bersubsidi rencananya diterapkan pada Mei nanti untuk semua kendaraan instansi pemerintah, BUMN dan BUMD. “Total jumlah kendaraannya mencapai sekitar 10.000 mobil,” kata dia.

Sebagai tahap awal, pelarangan pemakaian BBM bersubsidi bagi mobil dinas akan diterapkan di wilayah Jabodetabek. Selanjutnya, aturan itu akan diberlakukan bagi mobil instansi pemerintah, BUMN dan BUMD, di wilayah Jawa dan Bali. (net/jpnn)

Nyaris Dibakar Gara-gara Kaca Spion

Alboin (20), warga Jalan Linggarjati, Medan Perjuangan nyaris dibakar massa karena mencuri kaca spion mobil Toyota Avanza warna hitam BK 9542 YF, milik Freddi (47), warga Jalan Rakyat, Rabu (18/4) petang.

Informasi yang diperolehn  Alboin mencuri kaca spion saat mobil pakir di depan rumah Fredi. Namun saat ehndak menyikat kaca spion, seorang warga yang sedang melintas melihatnya aksi Alboin. Warga tadi pun berteriak maling. Warga yang mendengar teriakan maling termasuk Freddi yang berada di dalam rumahnya keluar. Alboin berhasil ditangkap dan dihajar warga sekitar.

“Siang itu saya memergoki pelaku ketika sudah membongkar kaca spion sebelah kiri. Kaca spion sudah sempat dilepasnya. Namun saya curiga dengan gerak-geriknya. Ketika saya hampiri, dia langsung melarikan diri. Saya pun langsung berteriak maling,” kata Firman (39), warga yang memergoki Alboin.

Menurutnya, pelaku nyaris dibakar oleh warga. “Saya langsung menyelamatkannya dan membawanya ke Mapolresta Medan,” ujar Firman.Kanit Ranmor Polresta Medan, AKP Ronald Sipayung mengatakan, pelaku masih diperiksa.“Kita akan menelusuri apakah pelaku ini terlibat sindikat pencurian kaca spion,” kata Ronald.(gus)

Toshiba Ambisi Kuasai 25 Persen Pasar TV LED

CIKARANG- PT Toshiba Visual Media Network Indonesia optimistis pasar TV LED di Indonesia tahun ini mengalami pertumbuhan yang signifikan.  Lantaran itu, korporasi yang berbasis di Jepang ini menargetkan penguasaan pasar TV LED nya mencapai 25 persen pada 2012.

Presiden Direktur PT Toshiba Visual Media Network Indonesia  Jun Nishioka mengungkapkan untuk merealisasikan target tersebut, pihaknya menggenjot penjualan unit TV nya sebesar 1,06 juta unit tahun ini. Performa penjualan TV Toshiba tercatat positif sejak 2010. Dua tahun lalu, Toshiba membukukan penjualan 94 ribu unit TV dengan market share 11 persen.

Angkanya meningkat drastis pada 2011 mencapai 530 ribu unit. Market share Toshiba pun merangsek ke angka 22 persen.  “Tahun ini kami akan mengambil peran yang signifikan melalui strategi local fit, dengan menggenjot sales dari produk power TV di Indonesia,” ungkapnya kemarin (18/4) di sela Toshiba Factory Visit and Business Overview, kemarin (18/4).

Nishioka menyebutkan, potensi pasar TV di Indonesia tahun ini diproyeksi melonjak 173 persen dibandingkan tahun lalu. Dengan prediksi penjualan mencapai 4,3 juta unit, atau naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 2,5 juta unit. Bahkan, pencapaian pada 2011 tersebut, naik 300 persen jika dikomparasikan dengan penjualan unit TV secara nasional pada 2010, yang hanya menyentuh 852 ribu unit.

Peningkatan permintaan televisi selama tiga tahun terakhir ini, jelas dia, dipicu dari produk TV LED. Produk-produk TV dengan layar datar membombardir dan memperciut peranan TV tabung serta TV LCD. “Gap harga antara TV LCD dan LED semakin tipis. Karena makin murah dan terjangkau, tak heran jika permintaan dari pangsa pasar middle kian besar,” ujarnya.

Pihaknya mencatat, produk TV LED Toshiba dengan ukuran 32 inci diprediksi bakal mendongkrak  performa penjualan.  Pada 2011, penjualan TV LED dengan ukuran 32 inci tumbuh 29 persen dibandingkan 2010. Sementara pada 2012, Nishioka memproyeksi angkanya terus naik sebesar 41 persen.  “Kami juga tingkatkan produksi TV LED mencapai 70 persen dari total kapasitas produksi,” jelasnya. (gal/jpnn)

Dahlan Rampingkan BUMN

JAKARTA- Program rightsizing Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus bergulir. Kali ini, pemerintah tengah mematangkan kriteria BUMN mana saja yang akan masuk program tersebut.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, ke depan pemerintah akan fokus mengembangkan BUMN yang memiliki tiga peran. Pertama, pertahanan negara. Ke dua mesin pertumbuhan. Ke tiga, potensi menjadi pemimpin di Asia.

“Kalau BUMN tidak punya (peran) itu, maka akan ditiadakan,” ujarnya kemarin (18/4).  Dahlan menyebut, BUMN yang memiliki peran dalam pertahanan negara diantaranya adalah PT Pindad maupun PT PAL Indonesia yang berfungsi sebagai produsen senjata maupun kapal perang.

“Selain itu, pertahanan negara dalam bentuk energi seperti Pertamina dan PLN,” katanya.  Adapun BUMN yang memiliki peran sebagai mesin pertumbuhan atau engine of growth, diantaranya adalah BUMN pangan, karena selain memproduksi bahan pangan juga ikut mendorong perekonomian di sektor pertanian. “Misalnya Bulog atau Sang Hyang Seri,” sebutnya.

Sedangkan BUMN yang berpotensi unjuk gigi di kancah internasional, atau paling tidak di Asia Tenggara, adalah BUMN-BUMN yang memiliki kinerja mengesankan di industrinya masing-masing. Bagaimana cara perampingan BUMN? Dahlan menyebut, tidak lantas akan melikuidasi banyak BUMN, namun akan ditempuh melalui berbagai skema seperti pembentukan perusahaan induk (holding), merger, akuisisi, konsolidasi, maupun likuidasi.
“Intinya adalah menyederhanakan BUMN,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, program rightsizing dimaksudkan untuk membuat jumlah dan skala usaha BUMN dalam komposisi yang tepat (right). Dalam roadmap Kementerian BUMN, strategi holding dijalankan pada BUMN-BUMN dengan kegiatan usaha sejenis, misalnya BUMN perkebunan, BUMN pertanian atau pangan, BUMN Karya, BUMN Farmasi, BUMN pelabuhan, BUMN pengelola bandara, maupun BUMN kehutanan.

Pada 2011 lalu, Kementerian BUMN juga menyusun rencana restrukturisasi dalam program rightsizing BUMN. Selain BUMN yang dipersiapkan pembetukan holdingnya, beberapa BUMN lain disiapkan untuk merger atau konsolidasi, diantaranya PT PPI, PT Sarinah, dan PT Berdikari, lalu Damri dan PPD.

Salah satu program restrukturisasi yang sudah berhasil dijalankan adalah pelimpahan saham PT Bahtera Adi Guna (BAG) dari pemerintah kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sehingga, kini status BAG berubah dari BUMN menjadi anak usaha PLN. (owi/jpnn)

BBM Lebih Irit, Teknologi Kian Canggih

Toyota All New Camry Usung Teknologi Hybrid

MEDAN- PT Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi meluncurkan All New Camry baru-baru ini di Jakarta, Rabu (4/4) . Di Medan, peluncuran ini kembali dilakukan Rabu (18/4), yang dilakukan Herry Deswanto (Branch Manager Auto 2000 Gatot Subroto), T Martogi Siahaan (Branch Manager Auto 2000 Amplas ), Henrry Liu (Branch Manager Auto 2000 SM Raja), David Tuerah (Branch Manager Auto 2000 Krakatau ) serta Hendra Purnawan (Operator Manager Auto 2000 Sumatera).

Hendra Purnawan, Operator Manager Auto 2000 Sumatera mengatakan, Toyota All New Camry tak hanya hadir dengan desain yang lebih elegan dan berbagai macam fitur kelengkapan serta kemewahan layaknya longue on the whell, tapi kini hadir dengan lebih hijau. Ditambah lagi, pilihan varian hybrid yang melengkapi teknologi baru pada dapur pacu yang semakin canggih sebagai pionir sedan masa depan.

“Sejak hadir di Indonesia tahun 1998, Camry tak hanya dipercaya untuk jadi kendaraan premium para top eksekutif dan pemimpin pemerintah di Indonesia, namun juga mencatatkan penjualan fantastis dan stabil sebagai market leader dengan capaian 73 persen market share hingga Februari 2012,” ujar Hendra.

Sedangkan T Martogi Siahaan, Branch Manager Auto 2000  Amplas mengatakan, All New Camry merupakan mobil generasi terbaru medium sedan, tampil dengan wajah, desain, fitur, dan mesin baru. “Seperti pada varian mesin hybrid,” papar Martogi.

Dikatakan Martogi, dari sisi tampilan, Camry baru didesain dengan sudut-sudut yang lebih tajam. Fitur baru adalah tambahan lampu LED dengan dua proyektor untuk memberikan kesan lebih mewah. Lampu LED ini disematkan pada lampu bagian depan dan belakang.
Dengan mengusung konsep Lounge on the wheel, lanjut Martogi, Toyota menggarap serius bagian kabin Camry baru. Sistem hiburan menggunakan head unit 2 Din yang bisa memainkan audio-video, navigasi dengan 8 premium JBL Green Edge Speakers.

“Untuk penumpang belakang dimanjakan dengan Rear Seat Controller untuk mengatur kenyamanan. Tambahan lainnya adalah Rear Seat Relaxation System dengan pendingin ruangan 3 zona, dua depan dan satu di belakang,” papar Martogi.

Menurut Martogi, yang paling baru adalah pada mesin. Jika sebelumnya Camry menggunakan mesin 2.4 liter dan 3.5 liter, kali ini Camry hanya menggunakan satu varian mesin berkapasitas 2.5 liter.

Kedua model ini ditunjang transisi 6-percepatan sequential.
Selain itu juga ada varian 2.5 HV (Hybrid Vehicle) yang menggunakan transmisi CVT Continous Variable Transmission (CVT). “Perbedaan ketiganya terdapat pada fitur dan baterai hybrid,” kata dia.

Selain itu, sambung Martogi, Toyota All New Camry hadir dengan berbagai fitur kemewahan, yang dibalut teknologi terbaru. Jantung pacunya disokong mesin 2-AR berkapasitas 2.5-liter, dengan performa yang lebih baik serta efisien.

Toyota menyematkan teknologi Hybrid Synergy Drive ramah lingkungan dan hemat bahan bakar. Selain itu, rear seat controller diberikan untuk menambah kenyamanan dari kursi penumpang belakang, agar bisa mengatur rear seat relaxation system yang ditemani 3 Zone Air Conditioner.

“Mesin Hybrid Camry memiliki efisiensi bahan bakar lebih hemat 24 persen dan tenaga meningkat 10 persen dibanding varian pendahulunya Camry 3.5-liter,” ujar Martogi.

Melalui All New Camry, kata Martogi, lengkap dengan berbagai advance feature dan balutan kemewahan, diharapkan tak hanya memberikan kenyamanan bagi penggunanya, tapi juga dengan Hybrid Synergy Drive juga dapat menjaga lingkungan melalui emisi yang lebih bersih dan hemat bahan bakar.

Toyota All New Camry memiliki sentuhan pilihan hingga 7 warna, yakni white pearl, medium silver,  silver metallic, beige metallic, dark grey metallic, attidute black mica, dan true blue sebagai pilihan khusus untuk varian 2.5 HV.

Toyota melepas All New Camry 2.5 HV (Hybrid Vehicle) dengan banderol Rp678.650.000, Camry 2.5 V seharga Rp553.650.000, dan Camry G dengan harga Rp528.300.000 on the road Medan. Buruan pesan sekarang jangan ketinggalan. (ila)

Direksi Pertamina Dirombak

JAKARTA- Restrukturisasi organisasi menyambangi PT Pertamina. Pemerintah selaku pemegang saham merombak jajaran direksi di BUMN energi dengan profitabilitas tertinggi ini.

VP Komunikasi PT Pertamina Mochamad Harun mengatakan, Menteri BUMN Dahlan Iskan selaku pemegang saham Pertamina memutuskan melakukan pergantian jajaran direksi perseroan melalui surat keputusan No. SK-186/MBU/2012 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Pertamina. “Ada lima direktur baru yang diangkat,” ujarnya kemarin (18/4).

Siapa saja? Harun menyebut, Chrisna Damayanto yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Direktur Pengolahan Bidang Operasi Kilang, kini diangkat sebagai Direktur Pengolahan, menggantikan Edi Setianto.

Lalu, Hanung Budya Yuktyanta yang sebelumnya menduduki kursi Presiden Direktur PT Badak NGL (anak usaha Pertamina), kini diangkat sebagai Direktur Pemasaran dan Niaga, menggantikan Djaelani Sutomo.

Kemudian, Evita Maryanti Tagor yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Tugu Pratama Indonesia (anak usaha Pertamina di bidang asuransi), kini diangkat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), menggantikan Rukmi Hadi Hartini.
Adapun Luhur Budi Djatmiko yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Pertamina, kini diangkat sebagai Direktur Umum, menggantikan Waluyo.

Selain itu, Dahlan juga menambah satu kursi di jajaran direksi Pertamina, yakni Direktur Gas yang akan diduduki oleh Hari Karyuliarto yang sebelumnya menjabat sebagai Corporate Secretary Pertamina.

Sementara itu, di jajaran direksi, posisi direktur utama masih dipegang oleh Karen Agustiawan, lalu Direktur Pengembangan Investasi dan Manajemen Risiko M Afdal Bahaudin, Direktur Hulu M Husen, dan Direktur Keuangan Andri T Hidayat.

Menurut Harun, pemberhentian dan pengangkatan direksi tersebut dilakukan oleh menteri BUMN yang juga berperan sebagai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). “Untuk posisi Corporate Secretary yang masih kosong, sementara akan saya rangkap sampai ada pejabat yang ditunjuk,” ucapnya.(owi/jpnn)

Sosialisasi Kredit SS-1 dan SS-2

Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan menuturkan masyarakat nelayan tak dapat keluar dari garis kemiskinan, jika pemerintah terus-menerus menjalankan kebijakan populis. Hal ini ditandai dengan pemberian bantuan sosial tanpa upaya serius memberdayakan mereka menjadi masyarakat yang mandiri dan produktif.

Hal tersebut dikemukakan dalam menjelaskan latar belakang sosialisasi program pemberdayaan masyarakat marginal melalui produk Bank Sumut skim kredit Sumut Sejahtera 1 (SS-1) dan Sumut Sejahtera 2 (SS-2). Kegiatan ini digelar di balai pertemuan TPI Bagan Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, baru-baru ini.

Dihadapan ratusan nelayan dan istri-istri nelayan, Gus Irawan meyakini kesejahteraan nelayan akan terangkat jika terjadi perubahan pola kebijakan pemberdayaan masyarakat nelayan. Ia yakin masyarakat nelayan akan bisa berubah menjadi masyarakat yang mandiri dan produktif.

“Untuk itu, Bank Sumut meluncurkan program pemberdayaan marginal yang tidak hanya sebatas memfasilitasi pembiayaan modal usaha melainkan juga melakukan pendampingan dan bantuan peningkatan kapasitas,” ujarnya.

Untuk istri-istri nelayan, Bank Sumut menyediakan fasilitas pembiayaan modal usaha melalu skim kredit Sumut Sejahtera I (SS-1), dengan plafon berjenjang dari Rp500 ribu dan Rp1 juta sampai Rp5 juta yang khusus disalurkan kepada kaum perempuan secara berkelompok dengan angota 20-30 orang. Bagi istri nelayan yang telah sukses melampaui program SS-1, Bank Sumut juga sudah menyiapkan program lanjutan Sumut Sejahtera 2 (SS-2) dengan plafon Rp5 juta sampai dengan Rp50 juta.

“Kalau program SS-2, tidak hanya diperuntukkan oleh kaum ibu pelaku usaha mikro yang usahanya terus bertumbuh, tapi juga oleh kaum lelaki. Jadi selain istri nelayan, suami juga dapat memanfaatkan fasilitas pinjaman modal usaha SS-2. Misalnya ingin memiliki satu perahu dengan mesin dompeng yang saat ini perlu modal antara Rp20 juta sampai Rp25 juta,” tambah Gus Irawan.

Gus Irawan menjelaskan, kalau pada program SS-1 kredit diberikan tanpa agunan dan diberikan secara berkelompok, sedangkan di jenjang SS-2 mereka dianggap sudah mandiri sehingga kredit yang diberikan secara perorangan dan dipersyaratkan memakai agunan.

“Tapi jangan khawatir, namanya juga untuk usaha mikro, ya agunannya kita berikan kemudahan. Kemudahan seperti apa? Kalau ibu tak punya surat tanah bersertifikat dari BPN, tanah dengan surat apapun misalnya SK Camat, Lurah, Kepala Desa, Notaris atau grand sultan pun tak masalah. Kalau juga benar-benar tak punya surat tanah, ya cukuplah barang dagangan itu yang jadi jaminan, atau alat-alat produksi yang dibiayai dari kredit,” tuturnya.

“Contoh, ibu mau beli mesin pengolah tempe, ya mesin mesin produksi itu sajalah yang jadi jaminan, mau beli mesin kukur atau beli steling, itu juga cukup jadi jaminan. Tak usah pula mencemaskan biaya akte notaris sebagaimana berlaku pada kredit komersil umumnya, karena program SS-2 membebaskan calon debitur dari beban biaya notaris. Pokoknya, program SS-2 seperti halnya SS-1 memang dipersiapkan untuk memberdayakan pelaku usaha mikro,” jelasnya lagi.

Guntur, seorang nelayan yang mengikuti dialog dengan Gus Irawan kepada Sumut Pos mengatakan, dirinya sangat tertarik untuk mencoba program SS-2. “Saya tidak punya surat tanah. Tapi kalau kita bisa beli perahu dan mesin dompeng dengan modal pinjaman, dan cukup barang itu saja yang dijadikan agunan, saya jadi sangat berminat mengajukan kredit,” katanya. (saz)

Lolos Dramatis

2 Pro Duta vs Persitara 1

LUBUKPAKAM- Dramatis dengan sedikit bumbu kontroversi. Itulah gambaran bentrok Pro Duta FC kontra Persitara pada leg 2 Piala Indonesia 2012 di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam, Rabu (18/4) kemarin. Pro Duta melaju ke babak III dengan kemenangan 2-1. Antonio Soldevilla menyelamatkan Pro Duta lewat golnya di masa injury time.

Dramatis karena sebelum gol Toni, Kuda Pegasus dipastikan tergelincir. Gol penyama kedudukan Luis Pena di menit 66 hampir membuyarkan mimpi Pro Duta di Piala Indonesia. Sebelumnya Rahmat Hidayat lebih dulu membuat Pro Duta unggul di menit 23.
Sementara kontroversi mewarnai laga menyusul protes keras kubu Persitara atas hasil itu.

Wasit Jhon Teddy yang memimpin laga dinilai menguntungkan tuan rumah dengan beberapa keputusannya. Tak ayal pasca peluit ditiupkan Jhon langsung menjadi sasaran amuk kubu Persitara. Ia bahkan harus diamankan pihak keamanan dari kejaran pemain maupun Manajer Persitara, Rizaldi yang tak lagi mampu menahan emosi.

“Pada dasarnya kita puas dengan permainan tim kita. Tapi wasit terlihat sekali di mana ada tuan rumah mencari posisi. Saya tidak bilang Pro duta ada main dengan wasit. Beberapa kali putusan mereka menguntungkan Pro Duta. Something wrong.  Wasit selalu berusaha mencari-cari kesalahan tim kami. Kami akan melayangkan protes,” katanya.

Pada laga kemarin Pro Duta membuka keunggulan di menit 23. Rahmat sukses di percobaan keduanya. Diapit pemain lawan ia melepaskan tendangan lob yang gagal dijangkau kiper Persitara, Arif Pratama.

Di babak kedua, Arsitek Pro Duta, Roberto Bianchi memasukkan Laakkad untuk menajamkan serangan. Namun gantian Persitara mengambil alih serangan. Petaka untuk Pro Duta akhirnya terjadi. Kali ini Pena membayar kegagalannya sebelumnya lewat tandukannya memanfaatkan umpan tendangan sudut di menit 66. Skor 1-1 membuat Pro Duta panik.

Tekanan dari Kuda Pegasus kembali dimulai. Laakkad sempat mencetak gol indah lewat tendangan salto namun dianulir karena wasit lebih dulu mengangkat bendera offside. Pro Duta balik memimpin lewat sepak pojok hasil corner tandukan Faisal Azmi jelang laga usai. Tandukan Toni mengarah tajam ke sudut kanan gawang Arif. Pro Duta memastikan langkahnya ke babak ketiga.

Sementara Pelatih Pro Duta, Roberto Bianchi mengatakan timnya terlena setelah unggul satu gol. “Itu kesalahan besar tim kita. Sudah menang main bagus babak pertama. Tapi mereka hilang konsentrasi. Babak kedua kita ditekan lawan dan bingung. Sirkulasi bola lebih cepat di babak pertama. 10 menit terakhir kita mengambil resiko dengan hanya tiga pemain belakang. Akhirnya kita bisa mencetak bola dari bola mati lewat Toni setelah gol Laakkad yang seharusnya bersih tidak disahkan,” pungkasnya. (mag-18)

Tak Jumawa

PSMS v Deltras FC

MEDAN- PSMS enggan meremehkan Deltras Sidoarjo pada lanjutan Indonesian Super League (ISL), yang digelar di Stadion Teladan Medan sore ini.  Meski sempat curi poin penuh di kandang Deltras awal Maret lalu, PSMS memilih untuk tetap konsentrasi penuh.

Caretaker coach PSMS Suharto AD mengaku, melarang anak-anak Ayam Kinantan untuk jumawa. “Ini untuk mengantisipasi anggap remeh kepada lawan. Meski sudah selalu kita wanti-wanti semua lawan tidak ada yang lemah dan juga tak ada yang terlalu kuat untuk dikalahkan. Saya berharap pemain bisa tetap menampilkan performa terbaik mereka,” ungkapnya, Rabu (18/4).

Diketahui pula, Deltras saat ini sudah sangat berbeda dengan lima pemain anyarnya. Yakni, Herman Batak, Srecko Mitrovic, Lancine Kone, James Koko Lomell dan Indra Kahfi.

“Namun begitu, sekuat apa pun satu tim tetap ada celah untuk dimanfaatkan jadi kelemahan. Jadi sesungguhnya tak ada tim yang tak bisa dikalahkan. Yang terpenting anak-anak tetap fight selama 90 menit pertandingan. Intinya harus menampilkan yang terbaik untuk menjaga konsistensi performa tim selama pertandingan berlangsung,” tambah Suharto.

itambah lagi PSMS bakal minus dua pemain pilarnya, yakni stopper Sasa Zecevic dan wing back Ramadhan Saputra. “Mereka berdua terkena akumulasi kartu kuning. Karena itu, tak pantas kita untuk menyombongkan diri. Namun, tak pula kita mengalah begitu saja, karena kita bertanding di depan para pendukung fanatik kita,” ujar Suharto lagi.

Sementara, asisten pelatih Deltras Mardianus mengaku skuad berjuluk The Lobster ini dalam kondisi normal. “Semua pemain dapat diturunkan, termasuk pemain anyar,” ujarnya.

Meski baru saja ditinggal pelatih kepala, anak-anak Sidoarjo sama sekali tak terpengaruh secara psikis. “Anak-anak siap mental, meski diterpa guncangan kehilangan pelatih kepala beberapa waktu lalu,” kata Mardianus.

Di sisi lain, laga ini juga akan menjadi debut eks gelandang Deltras Sin Hyun Joon, yang kini sudah berkostum PSMS.
Pemain asal Korea ini mengaku sudah siap bertanding. “Kondisi memang belum 100 persen. Tapi saya sudah siap, dan sepertinya saya akan diberikan kepercayaan oleh pelatih besok (Hari ini),” ungkapnya usai sesi latihan sore di Stadion kebun Bunga, Rabu (18/4).

Namun, ia juga tak menampik belum begitu padu dengan tim. “Baru dua kali latihan, belum begitu padu. Tapi bagi saya itu sudah cukup untuk mengetahui karakter bermain teman-teman satu tim,” tutur Joon. Mengenai kesiapan, Joon tegas menyatakan siap memberikan yang terbaik bagi timnya saat ini. “Untuk PSMS saya akan tampilkan yang terbaik, karena PSMS adalah tim saya saat ini. Mengenai Deltras saat ini, saya yakin akan berbeda dengan tim pada putaran pertama. Tapi saya tetap yakin, kita bisa menang di sini (Stadion Teladan),” ujarnya. (saz)