Home Blog Page 13680

OK Arwindo terpilih sebagai Ketua AMPI Deliserdang

Wakil Bendahara DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Deli Serdang OK Arwindo SH, MBA, terpilih sebagai Ketua DPD AMPI Kabupaten Deliserdang, untuk periode 2012-2017 secara aklamasi dalam Musda AMPI Ke VI yang digelar di Kantor DPD AMPI Sumut Sabtu (6/4)
Jalan Palang Merah Medan.

Musyawarah DPD AMPI Kabupaten Deliserdang ini,  langsung dibuka Ketua DPD AMPI Sumut HM Syaf Lubis, didampingi  Sekretaris AMPI Sumut M Faisal Djafar, Ketua DPD Golkar Kabupaten Deliserdang HT Ahmad Tala’a , dan Ketua AMPI Kota Medan H Isnanda Ramli.

Dalam Musda AMPI Kabupaten Deliserdang ini dihadiri 12 Rayon AMPI se- Kabupaten Deliserdang, yang menyatakan setuju dan mendukung OK Arwindo SH, MBA.

Dalam sidang paripurna ke III, dalam Musda tersebut staring commite langsung dipimpin Wakil Ketua DPD AMPI Sumut Sunardi Ali BSc dan Lilik  SH, untuk pembagian komisi rapat komisi, rapat laporan sidang komisi, rapat tim formatur kompisisi calon formatur 2012.
Setelah terpilih menjadi Ketua DPD AMPI Kabupaten Deliserdang, yang selama ini adanya kevakuman didalam kepengurusan yang lama, OK Arwindo SH, MBA bertekad untuk memajukan AMPI di Kabupaten Deliserdang dengan menjalin kerjasama dengan aparat pemerintahan, Polri/TNI yang ada di kabupaten Deliserdang.

“Saya akan bina jalur ke pemerintahan, Polres, Kodim, Panglima, Poldasu. Agar AMPI di Kabupaten Deliserdang ini bertambah besar. Saya juga akan merubah paradigma, bahwa OKP bukan peminta-minta. Selama ini proyek itu mendapatkan kutipan, namun kali kita harus jadi pengusaha. Yang perlu kerjasama dan persatuan.Saya mencalonkan diri ketua AMPI Kabupaten Deliserdang dengan semangat dan persatuan lima tahun kedepan,” ujar OK Arwindo.

OK Juga menyatakan lebih lanjut, dirinya bertekad mempersatukan semua elemen pemerintah dengan AMPI dan menginginkan kader AMPI menjadi pengusaha, dengan meningkatkan program kerja kedepan.

Sementara itu Ketua DPD Golkar Tingkat II HT Drs  Ahmad Tala’a mengatakan dengan terpilihanya OK Arwindo, bentuk wujud dan kerjasama antara AMPI dan Golkar yang tidak dapat dipisahkan.

“Selaku Ketua Golkar Kabupaten Deliserdang saya mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua DPD AMPI Kabupaten Deliserdang, OK Arwindo terpilih sebagai ketua secara aklamasi. Cita-cita bung Arwin untuk mewujudkan jiwa kewirausahaan marilah kita mendukung, seluruh kinerja ketua AMPI terpilih untuk mewujudkan visi dan misi dalam pengembangan AMPI ke depan,” ucap Tengku Amek.

Sementara itu Ketua DPD AMPI Sumut HM Syaf Lubis meminta pada ketua yang baru terpilih untuk menjalin komunikasi pada seluruh kader AMPI.
“Kita tidak akan bisa berbuat yang lebih baik tanpa komunikasi dan kebersamaan. Tidak ada yang tidak mungkin dalam meraihkan kesempatan, untuk menduduki masa jabatan yang penting di organisasi,” ujar Syaf  Lubis.

“Tanpa ada kedekatan tanpa aparat, kita akan menunggu kesuksesan dan kejayaan AMPI. Saat sekarang ini  Kabupaten Deliserdang luar biasa. Untuk penyusunan komposisi formatur tidak perlu, memilih tempat yang berlebihan, tapi carilah tempat yang bisa menenangkan pikiran,” tegas Syaf. (rud)

Warga Jawa Barat Nyoblos di Aceh

TAKENGON–Sedikitnya15 pemuda yang merupakan penduduk Majaringga, Jawa Barat, ditangkap usai nyoblos Pemilukada di Aceh. Ke-15 pemuda itu ditangkap oleh Timses calon bupati  Iklil Ilyas Leube – Muhammad Ridwan (Ikwan) di Kampung Kala Kemili Tempat Pemungutan Suara (TPS) 69,70,
dan 71 Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 09.30 WIB itu sempat membuat heboh masyarakat setempat yang ingin memberikan hak suaranya. Penangkapan asal pemuda Jawa Barat itu karena tidak terdaftar dalam DPT, akan tetapi menerima surat undangan kartu pemilih. “Mereka tidak terdaftar dalam DPT dan KTP mereka pun Jawa Barat,” kata Yusuf Cebro, anggota Timses cabub, Mahreje Wahab.

Setelah diintrograsi, mereka langsung diboyong ke Kantor Panwaslu Aceh Tengah guna dimintai keterangan. Penangkapan 15 pemuda yang selama ini bekerja sebagai pedagang di wilayah penghasil kopi Arabika ini, pertama sekali diamankan oleh Yusuf Cebro dan Suhatsah, yang merupakan saksi Cabup Mahreje Wahab, pada saat di TKP.

Ke-15 pemuda itu adalah Tata, Heri, Eli Triatman, Yayat, Iman, Lili, Nana Suyatna, Ono, Endang, Eko, Andi, Aghmad, Rohim, Agus Guslanuddin, dan Asep. ‘ Dan saat ini mereka masih dimintai keterangan oleh panitia pengawas,” tambah Yusuf Cebro.

Dari hasil pengakuan 4 dari 15 pemuda kepada Panwas, bahwa mereka menerima surat undangan dari Juri petugas KPPS. Dari 15 pemuda itu, ada yang sudah 2 tahun di Takengon bekerja sebagai pedagang dan ada juga yang baru. “Setelah saya cek ke TPS Kala Kemili benar 6 pemuda itu terdaftar dalam DPT salah satunya Eli Triatman, sedangkan yang lain tidak,” sebut Yunadi selaku Ketua Panwas Aceh Tengah.

Pj Bupati Aceh Tengah Ir Tanwier MM, meminta kepada Panwaslu agar memeriksa sehingga tercipta pelaksanaan yang transparan. Di samping itu, apabila 15 pemuda asal Jawa Barat ini terkait masalah administrastif dan tindak pidana, Panwas agar segera berkoordinasi  dengan KIP dan polisi. Selain itu menyampaikan kepada seluruh kandidat sehingga tidak ada saling curiga dan fitnah.

Zaini Abdullah-Muzakir Manaf Memimpin

Sementara itu, berdasarkan perhitungan cepat dilakukan beberapa lembaga survei yang ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) calon gubernur Aceh, pasangan urut nomor 5, Zaini Abdullah-Muzakir Manaf, diprediksi unggul dalam perolehan suara (lihat grafis).
Lembaga Survei Indonesia (LSI) memastikan kalau pasangan yang diusung dari Partai Aceh ini meraih suara terbanyak. “Berdasarkan perhitungan cepat yang kami lakukan, Zaini-Muzakir (Zikir) berhasil meraih suara terbanyak dengan 55,68 persen suara,” jelas Burhanuddin Muhtadi, Direktur Komunikasai Publik LSI, Senin (9/4).

Kemenangan Zaini-Muzakir ini menyingkirkan pasangan Irwandi – Muhyan Yunan serta tiga kandidat gubernur/wakil gubernur Aceh lainnya dalam pilkada yang diselenggarakan serentak di seluruh provinsi Aceh.

Dikatakannya, mereka menyebar sebanyak 400 relawan yang memantau di 300 TPS yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh. “Saat ini telah 80,87 persen suara yang masuk dan dari hasil ini kita yakin Zikir menang,” tambahnya.

“Angka ini akan masuk terus dari 9,762 TPS yang ada di Aceh,” timpal Ketua Tim Pemenangan Partai Aceh, Kamaruddin, kemarin.

30 Napi Rutan Lhoksukon tak Mencoblos

Di Lhoksukon, sebanyak 30 penghuni rumah tahanan (Rutan) Senin (9/4) tidak bisa mencoblos. Pasalnya, mereka tidak terdaftar. Kepala Rutan Lhoksukon M Saleh kepada Rakyat Aceh (grup Sumut Pos) menyebutkan, pencoblosan dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 10.30 WIB, setelah itu langsung dilakukan penghitungan suara. “Pencoblosan berlangsung aman dan tertib, bagi yang tidak bisa memilih tidak kita perkenankan berada di ruang pencoblosan demi kenyamanan,” ujar M Saleh.

Ia menjelaskan, saksi dibawa masing-masing oleh Timses dan selama proses pencoblosan lokasi TPS dijaga ketat sipir dan kepolisian. (slm/mir/bah/ron/sjm/smg)

Ketua DPRD Medan Pukul Sekuriti Bandara

Amiruddin Mengaku Alami Pelecehan Seksual

MEDAN-Ketua DPRD Kota Medan, Amiruddin, dikabarkan memukul petugas sekuriti Bandara Polonia Medan. Meski membantah, Amruddin mengaku mengalami pelecehan seksual saat akan diperiksa di bandara tersebut.

Kejadian ini bermula ketika Amiruddin akan mengantarkan temannya di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Polonia Medan, Minggu (8/4) malam lalu. Namun, saat hendak mengantarkan temannya, Amiruddin, tak mau diperiksa oleh petugas sekuriti.

Tak hanya itu, dia juga sempat memukul salah satu petugas. Setidaknya hal ini diungkapkan Djamal, Staff Duty Manager OIC Bandara Polonia Medan, yang bertugas Minggu malam. “Dia (Amiruddin) juga memukul petugas sekuriti yang hendak memeriksanya di Terminal Keberangkatan Domestik,” jelasnya, Senin (9/4) pagi.

Hal senada juga diucapkan Kapos Polisi Bandara Polonia Medan, Aiptu S Sihombing. Dijelaskannya, Ketua DPRD Kota Medan tersebut tak mau diperiksa. “Seharusnya dia Ketua DPRD Kota Medan memberikan contoh yang baik. Bukannya melawan dan tak mau diperiksa. Tak hanya itu, dia juga memukul petugas sekuriti Bandara Polonia Medan,” ucapnya.

Dansat Security Bandara Polonia, Robinson, juga mengatakan hal serupa. “Memang ada pemukulan tapi untuk lebih lanjutnya silahkan tanya langsung saja kepada pimpinan kami karena itu wewenang kami menjawabnya,” jelasnya.

Namun, keterangan tersebut dibantah oleh Humas PT Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan, Firdaus. Diterangkannya, Ketua DPRD Kota Medan, Amiruddin, tak ada memukul. “Beliau tak ada memukul dan beliau juga mau diperiksa,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan PT Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan, Yohanes mengaku, dirinya sedang rapat hingga tak bisa memberikan pernyataan. “Maaf saya sedang rapat,” bilangnya.

Di sisi lain, Amiruddin ketika dikonfirmasi langsung membantah kabar tersebut. Bahkan, dia mengatakan petugas sekuritlah yang berbuat tak senonoh padanya. Amriruddin menjelaskan, dia kecewa karena tindakan petugas sekuriti yang tidak menghargai anggota DPRD Medan saat mengantar politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana ke Jakarta, malam itu.

“Saya tidak ada melakukan pemukulan terhadap securiti itu. Saya hanya kecewa dengan tindakan tidak pada tempatnya pada saat melakukan pemeriksaan badan. Padahal saya sudah mengatakan kalau saya ketua DPRD Medan, tindakan securiti itu langsung meraba ke arah kemaluan saya karena dilihatnya ada bendolan di celana saya,” kata Amiruddin usai menghadiri acara peringatan Ultah ke 66 TNI AU di Apron sawit Lanud Medan, Senin (9/4) siang.

Dikatakannya, pada saat itu Amiruddin yang mengenakan celana jeans membenarkan tindakan sekuriti melakukan pemeriksaan badan sesuai dengan prosedur tetap (Protap). “Tetapi dalam memberikan pengamanan harus memakai ketentuan dalam melakukan pemeriksaan. Kalau merasa mencurigakan, ada tempat khusus untuk melakukan pemeriksaan yang jangan dilakukan ditempat umum,” ucapnya.

Dengan begitu, Amiruddin meminta kepada Kepala Angkasa Pura Bandara Polonia Medan untuk mewaspadai sekuritinya walau tetap melakukan pengamanan di sekitar bandara. “Untuk itu, harus ada pengaturan. Karena pada saat itu sangat ramai sampai berdesakan di ruang masuk keberangkatan domestik, jadi kejadiannya bukan di VIP. Lagi pula saya mau ngantar pak Sutan Bhatoegana kembali ke Jakarta,” ujarnya.

Menyikapi kejadian tersebut, Amiruddin akan mengundang Kepala Angkasa Pura Bandara Polonia Medan ke DPRD Medan. “Saya akan membuat rekomendasi pemanggilan terhadap Kepala Angkasa Pura ke DPRD Medan melalui komisi yang membidangi yaitu Komisi C DPRD Medan, untuk menindaklanjuti dalam melakukan pengamanan di bandara,” pintanya.

Ketika disinggung kalau Amriruddin akan dilaporkan karena telah melakukan pemukulan, Ketua DPRD Medan ini langsung menantang. “Saya yang melaporkan karena kita yang diperiksa, masak kemaluan saya yang diperiksanya. Saya sudah merasa dipermalukan. Jadi saya juga meminta kepada Kepala Bandara Polonia Medan harus bisa betul-betul melakukan pengawasan terhadap tamu di Bandara,” bebernya.(jon/adl)

Khianat King Kenny

Blackburn vs Liverpool

Nama Kenny Dalglish benar-benar menjadi legenda di Liverpool. Betapa tidak, bersama klub berjuluk The Reds itu pria berkebangsaan Skotlandia itu itu tampil sebanyak 355 kali dan mencetak 118 gol .

Loyalitas Kenny Dalglish bersama The Reds tak usah diragukan lagi, sebab usai gantung sepatu, pria yang kini mendapat julukan King Kenny melanjutkan karirnya sebagai pelatih The Reds.

Enam tahun menjadi peracik strategi di kubu The Reds, King Kenny sukses mengantarkan klub tersebut memenangi tropi liga domestik sebanyak tiga kali, masing-masing pada tahun 1986, 1988 dan 1990. Artinya, King Kenny adalah pelatih terakhir yang mampu memberikan gelar kepada The Reds.
Dengan segudang pengalaman dan prestasi yang dimilikinya, jangan heran bila pada tahun 2011 lalu manejemen The Reds kembali melabuhkan King Kenny ke Anfield yang minus gelar selama 21 tahun.

Sayangnya, harapan manajemen The Reds untuk kembali merengkuh gelar bersama King Kenny tampaknya tak bisa terwujud, setidaknya hingga musim kompetisi tahun ini berakhir.

Inkonsistensi permainan yang diperlihatkan Steven Gerrard dkk membuat hasil The Kop (julukan lainLiverpool) kerap naik turun bak permainan yo-yo. Pertanyaannya, akankah inkonsistensi permainan kembali terlihat  ketika The Kop bertandang ke markas Blackburn Rovers, dini hari nanti?

“Mereka tim yang punya karakter. Saya tahu persis jika mereka selalu memiliki keinginan untuk memenangkan pertandingan,” bilang King Kenny.
Wajar-wajar saja jika King Kenny berkata seperti itu. Pasalnya, usai enam tahun berkarir sebagai pelatih di Liverpool, Kenny melanjutkan karirnya di Blackburn Rovers. Bersama klub barunya itu Kenny sukses mengatarkan The Rovers tampil sebagai pemuncak klasemen pada tahun 1995. Hebatnya, itu adalah kali ketiga Blackburn menjadi juara di kompetisi domestik setelah sebelumnya menjadi juara tahun 1912 dan  1914.

Menyadari jika yang akan bertandang ke Ewood Park dini hari nanti adalah King Kenny yang pernah di sanjung dan dipuja public Ewood Park, tak ayal Steve Kean, tactician Blackburn Rovers pun ingin unjuk gigi.

“Semua orang di sini sangat mencintai dia, karena dia pernah menjadi pahlawan bagi tim ini. Namun, itu takkan membuat kami (Blackburn Rovers) menyerah saat menjamu mereka,” bilang Steve Kean.

Sayangnya, menatap pertandingan ini performa The Rovers  sedang menukik tajam pasca meraih tiga kemenangan beruntun. Imbasnya, pada tiga pertandingan terakhir yang dilakoni, tim ini gagal meraih satu poin pun setelah dibekuk Bolton (2-1), Man United (2-0) dan West Bromwich (3-0).
Nah, jika King Kenny dapat memanfaatkan kondisi ini, maka raihan tiga angka akan bisa dibawa pulang dari Ewood Park. Namun jika gagal, maka bersiaplah menanggung malu karena berarti tim ini  telah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. (*)

Mantan Sekda Simalungun Ditangkap di Makassar

JAKARTA-Tim gabungan dari bagian intelijen Kejaksaan Agung dan Kejati Sumatera Utara, berhasil menangkap mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Abdul Muis Nasution. Abdul Muis ditangkap di Jalan Daeng Tata, Makassar, Senin (9/4), selepas menunaikan salat subuh.
“Dia kita tangkap karena buron selama hampir setahun,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Adi Toegarisman, Senin (9/4). Abdul Muis, jelas Adi, adalah terpidana 4 tahun kasus korupsi pengurusan restitusi pajak di Kabupaten Simalungun pada tahun anggaran 2003.

Ditambahkan Adi, selepas ditangkap, Abdul Muis sempat menjalani pemeriksaan selama beberapa saat di Makassar. Sekitar pukul 10 Wita, pria yang terbutki merugikan negara mencapai Rp1,8 miliar ini kemudian diterbangkan ke Jakarta.

Sekitar 2 jam di ke Kejagung, pukul 13.30 WIB, pria plontos berbatik merah cokelat itu kemudian dibawa tim jaksa Kejati Sumut untuk diterbangkan ke Medan. Dari hasil penelusuran tim diketahui sebelum tertangkap Abdul Muis sempat hidup berpindah-pindah. “Dia mengaku sempat tinggal di Surabaya. Dan di Makassar, dia sudah tinggal selama 6 bulan. Anak istrinya juga ada di Makassar,” kata salah seorang jaksa penjemput yang menolak menyeebutkan namanya.

Abdul Muis harus menjalani eksekusi setelah permohonan kasasinya ditolak Mahkamah Agung sesuai putusan No 1599 K/PID.Sus/2010 tanggal 4 November 2010. Akan tetapi, saat hendak dieksekusi, warga Jalan STM/Jalan Suka Tani No 7 A Kelurahan Suka Maju Kecamatan Medan Johor itu sudah tak ada hingga dimasukan dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

“Terpidana melarikan diri karena upaya hukum kasasinya telah di tolak MA dan pada saat Kejari Siantar hendak mengeksekusi di kediamannya, terpidana tidak berada di rumah,” tegas pelaksana harian Kasi Penkum Kejatisu, Ronald Bakara SH, pada wartawan di Jalan AH Nasution Medan.

Selain Abdul Muis, kasus ini melibatkan mantan Kabag Keuangan Kabupaten Simalungun Dermansius Purba dan Hasnil yang merupakan akuntan publik. Ketiganya diduga bekerjasama dalam pelaksanaan penghitungan jasa kelebuhan PPh PNS tahun 2001-2002 yang berpotensi merugikan negara mencapai Rp1,854 miliar.  (pra/jpnn/rud)

Ali Sutan Harahap jadi Bupati Palas

Hari Ini, SK Pencopotan Basyrah Dikirim ke Plt Gubsu

JAKARTA-Kekuasaan Basyrah Lubis sebagai Bupati Padang Lawas (Palas) sudah berakhir. Wakil Bupati Palas Ali Sutan Harahap pun langsung ditunjuk menggantikan posisi Basyrah Lubis.

Kepastian ini setelah Mendagri Gamawan Fauzi menandatangani Surat Keputusan (SK) pemberhentian tetap Basyrah Lubis dari jabatannya, Kamis (5/4) malam pekan lalu. Senin (9/4) kemarin, SK pemberhentian dimaksud masih dalam proses pemberian nomor dan otentifikasi di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri. Pasalnya, Jumat (6/4) pekan lalu merupakan hari libur.

Rencananya, sesuai prosedur, SK yang sudah jadi akan dikirim ke Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

“Sudah ditandatangani SK pemberhentian empat kepala daerah. Hari ini (kemarin, Red) proses penomoran dan  sekaligus pembuatan surat pengantar dari sekretaris Ditjen Otda kepada gubernur terkait,” terang Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenek kepada Sumut Pos di Jakarta melalui jaringan telepon, Senin (9/4).

Reydonnyzar kemarin sedang berada di Bandung sebagai pembicara sebuah seminar. “Kemungkinan surat akan dikirim ke gubernur efektif esok hari (hari ini, red),” imbuh Reydonnyzar.

Reydonnyzar menyebut, empat kepala daerah yang SK pemberhentiannya sudah diteken Mendagri, selain Palas, adalah Wali Kota Bekasi Mochtar Muhammad, Bupati Lampung Timur Satono dan Bupati Subang Eep Hidayat. Mendagri juga mengusulkan kepada Presiden untuk pemberhentian tetap Gubernur Bengkulu Agusrin Najamudin.

Donny, panggilan Reydonnyzar, memastikan bahwa Basyrah diberhentikan tetap, bukan diberhentikan sementara alias nonaktif. “Bupati Palas diberhentikan defenitif karena sudah berkuatan hukum tetap dan ancaman hukumannya diatas lima tahun. Jadi bukan soal vonisnya yang enam bulan, tapi soal ancamannya,” terang Donny.

Ditegaskan lagi, mendagri tidak terpengaruh dengan upaya Peninjauan Kembali (PK) yang kabarnya telah dilakukan Basyrah. “Walaupun yang bersangkutan mengajukan PK, itu tidak akan mempengaruhi keputusan mendagri untuk memberhentikan bupati Palas,” tegas Donny.
Diterangkan juga, SK yang sama sekaligus mengangkat Wakil Bupati Palas, Ali Sutan Harahap, sebagai bupati Palas, menggantikan Basyrah.  “Mendagri juga menandatangani SK pengangkatan wakil bupati menjadi bupati untuk daerah-daerah dimaksud, dan wakil wali kota Bekasi menjadi wali kota Bekasi,” kata Donny.

Mengenai pelantikan wakil bupati menjadi bupati, Donny mengatakan, itu merupakan kewenangan gubernur. Sedang untuk pelantikan wakil gubernur Bengkulu menjadi gubernur Bengkulu, nantinya dilakukan Mendagri Gamawan Fauzi.  (sam)

Mobil Pejabat di Sumut Kelas Pertamax

MEDAN-Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) masih menunggu terkait adanya kebijakan mobil 1.500 cc haram minum premium. Pasalnya, mobil dinas pejabat di Sumut rata-rata di atas 1.500 cc (lihat grafis). Instruksi presiden pun menjadi sesuatu yang dinanti sebagai payung hukum.

“Sifatnya masih lisan, jadi kita masih menunggu instruksi presiden itu. Dan pada prinsipnya, Pemprovsu melalui Plt Gubsu tidak diragukan lagi. Karena sudah ada imbauan terhadap kebijakan itu jauh hari lalu. Setelah ada instruksi itu, baru akan dibuat kebijakan atau aturan dari pemprovsu,” ungkap Kepala Biro (Kabiro) Perlengkapan dan Perawatan (Kapuat) Pemprovsu, Syafruddin Nasution, Senin (9/4).

Syafruddin kembali menegaskan, sebelum instruksi turun, maka larangan dan hukuman bagi pejabat di Sumut yang masih menggunakan premium untuk mobil dinasnya belum bisa ditindak. “Jadi, menunggu realisasi dari imbauan itu,” tambahnya.

Di sisi lain, Direktur Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajdi menjelaskan, imbauan agar orang kaya tidak menggunakan BBM bersubsidi jenis premium patut diberi apresiasi. Disebutkan premium hanya boleh digunakan oleh pengguna sepeda motor dan angkutan umum.

Guna memastikan program itu berjalan, maka pemerintah perlu memulai gerakan larangan itu bagi mobil pelat merah menggunakan bahan bakar bersubsidi. Tetapi perlu sosialisasi mendalam sekaligus penerapan sanksi bagi yang melanggarnya. “Hal ini agar mengurangi kekacauan di lapangan karena bila pemerintah tak melakukan sosialisasi yang intensif, nantinya justru akan merugikan semua pihak. Dipastikan kalau di lapangan rawan terjadi konflik antara petugas SPBU dengan konsumen,” jelasnya.

Potensi maraknya permintaan premium bersubsidi oleh pengguna kendaraan pribadi sangat besar dan akan sangat membahayakan bila kontrol pemerintah tidak memadai.

“Jurang harga antara premium dengan pertamax untuk kendaraan pribadi akan mengakibatkan peluang terjadinya pasar gelap. Khususnya, di saat harga pertamax mengalami lonjakan harga secara signifikan akibat kenaikan harga minyak mentah dunia,” urainya.

Peluang terjadinya pasar gelap, sambung Dekan Fakultas Hukum itu diperlukan aturan yang tegas dari pemerintah. Masalahnya ini terkait ketegasan pemerintah untuk melindungi konsumen yang berhak atas BBM bersubsidi yang selama tak berjalan.

Informasi yang diperoleh Sumut Pos dari salah seorang anggota DPRD Sumut, yang enggan disebutkan namanya, setiap anggota DPRD Sumut diberi mobil dinas tipe Kijang Innova dengan kapasitas silinder 2.500 cc. Sementara untuk pimpinan DPRD Sumut, berdasarkan informasi dari anggota DPRD Sumut tersebut, Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun memiliki tiga unit mobil dinas plat merah antara lain Toyota Prado 4.000 cc, dua unit Toyota Camry 3.000 cc, serta Kijang Inova 2.500 cc.

Untuk Wakil Ketua DPRD Sumut, difasilitasi Toyota Fortuner 2.700 cc, Wakil Ketua DPRD Sumut lainnya HM Affan SS, Kamaluddin Harahap, dan Sigit Pramono Asri masing-masing juga difasilitasi kendaraan dinas jenis Toyota Fortuner 2.700 cc.

“Untuk empat wakil pimpinan dewan, khusus di Jakarta sebagai transportasi juga difasilitasi mobil dinas jenis Kijang Innova. Ada dua mobil Kijang Innova di Jakarta, namun salah satunya dipergunakan secara pribadi oleh salah seorang wakil pimpinan dewan. Jadi praktis hanya tinggal satu unit Kijang Innova yang dipergunakan para wakil pimpinan dewan itu. Seharusnya dua unit Kijang Innova yang pembeliannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2011 lalu itu, diperuntukkan secara bergantian ketika para wakil pimpinan dewan tersebut tengah di Jakarta. Kalau Toyota Camry yang dipergunakan untuk Ketua DPRD Sumut itu, Toyota Camry yang lama di Jakarta dibawa ke Medan. Jadi beli lagi satu Toyota Camry yang baru untuk di Jakarta,” terangnya. (ari)

Seharusnya Mobil Dinas Pejabat

A.Kendaraan Perorangan Dinas

1. Gubernur a. Sedan 3.000 cc
b. Jeep 4.200 cc
2. Wakil Gubernur : a. Sedan 2.500 cc
b. Jeep 3.200 cc
3. Bupati/Wali kota : a. Sedan 2.500 cc
b. Jeep 3.200 cc
4.Wakil bupati/wakil wali kota : a. Sedan 2.200 cc
b. Jeep 2.500 cc

B. Kendaraan Dinas Operasional/Kendaraan Dinas Jabatan

1.    Ketua DPRD Provinsi Sedan atau jeep 2.500 cc
2.    Wakil Ketua DPRD Provinsi Sedan atau minibus 2.200 cc
3.    Ketua DPRD Kab/Kota Sedan atau minibus 2.200 cc
4.    Wakil Ketua DPRD Kab/Kota Sedan atau minibus 2.000 cc
5.    Pejabat eselon I Sedan atau jeep 2.500 cc
6.    Pejabat eselon II Sedan atau minibus 1.800 cc
7.    Pejabat eselon III Sedan atau minibus 1.500 cc
8.    Pejabat eselon IV dan V Sepeda motor 150 cc

Sumber: Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) No.26 Tahun 1996, Point IV

Usung Budaya Indonesia, Sajikan Martebe dan Rendang

Sambut ASEAN Open Sky Policy 2015 (2/habis)

Jurus jitu Garuda menghadapi ASEAN Open Sky 2015, memang harus berani bermain dengan berbagai trik. Mulai dari trik bersaing harga di pasar, hingga mengusung konsep Garuda Indonesia Experience. Kedua trik ini kiranya mampu menggaet pasar domestik hingga pasar
di Eropa nantinya.

LAILA AZIZAH, Medan

Harus diakui, harga avtur di Indonesia lebih mahal 8-10 persen dibanding harga avtur di luar negeri. Artinya, Garuda Indonesia nantinya harus mampu bersaing harga di pasar. Tapi ini bukan pekerjaan mudah. Sebab, persoalan penentuan harga jual avtur di Indonesia merupakan kebijakan pemerintah kita.

Harusnya, pemerintah kita juga punya sikap yang lentur untuk penentuan harga jual avtur dalam menghadapi ASEAN Open Sky 2015. Jika pemerintah tidak bisa membantu persoalan harga avtur ini, alamat bakal susah bagi Garuda Indonesia bisa bersaing harga dengan pesaing dari luar negerin
Memang, menghadapi ASEAN Open Sky 2015, tak cukup mudah bagi ‘paruh’ Garuda bisa ‘mematuk’ burung besi dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Tentu saja perusahaan penerbangan milik BUMN ini harus punya trik lain. Tapi, trik lain itu nyatanya jauh-jauh hari sudah dipersiapkan Garuda Indonesia. Ya, trik jitu itu lainnya itu adalah dalam pelayanan dan keamanan. Trik ini diberi nama Garuda Indonesia Experience, sebuah trik yang mampu membawa budaya khas Indonesia.

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto bilang, konsep pelayanan yang diusung Garuda Indonesia adalah Garuda Indonesia Experience. Konsep ini memadukan konsep layanan suasana dan keramahtamahan khas Indonesia. “Garuda Indonesia Experience merupakan konsep layanan yang menonjolkan kekayaan budaya Indonesia, seperti pre-journey, pre-flight, in-flight, post-flight, dan post- journey,” kata Pujobroto lagi.

Pujobroto merinci, konsep Garuda Indonesia Experience yang membawa budaya khas Indonesia, di antaranya, Garuda menyajikan makanan dan minuman khas yang tentu ala Indonesia. Seperti, menghadirkan nasi tumpeng dan rendang. Menu rendang malah menjadi salah satu sajian utama Garuda Indonesia sehingga semakin terkenal di manca negara.

Lalu, Garuda Indonesia juga menghadirkan menu minuman Jus Martebe (Markisa Terong Belanda). Di Medan, tentunya jus ini sudah tak asing lagi, namanya Jus Martabe, bukan Martebe. Jus inilah yang menjadi ciri Kota Medan. Tapi syukur jugalah kalau Garuda Indonesia akhirnya punya ide menghadirkan jus Martebe yang sama persis dengan jus Martabe. Yang penting, rasanya tetap sama, enak dan punya ciri sendiri ala Indonesia untuk dikenalkan ke manca negara.

Garuda Indonesia lalu menggandeng musisi terkenal Indonesia, Addie MS untuk mengaransemen lagu bertema Sound of Indonesia. Lagu ini berisikan lagu-lagu tradisional, seperti lagu Rasa Sayange, Ayo Mama, Tanah Airku dan lainnya. “Lagu-lagu tersebut diperdengarkan untuk penumpang Garuda selama penerbangan,” bilang Pujo.

Setelah itu, penumpang Garuda juga akan dimanjakan dengan aromatherapy di dalam kabin selama penerbangan. Aromanya tentu saja aroma rempah-rempah. “Untuk aromatherapy ini diberi nama Garuda Aromatic Fragrance,” kata Pujo.

Masih mengusung ciri Indonesia, pada desain interior di pesawat-pesawat Garuda yang baru, yaitu  Boeing 737-800 dan Airbus 330-300/200, Garuda menggunakan motif tradisional Indonesia, seperti motif ‘gedek’ yang menempel di dinding pemisah ruang kabin di pesawat. “Sedangkan seragam awak kabin Garuda mengenakan kebaya yang modifikasi. Kita tahu kan kebaya adalah baju khas milik Indonesia,” ujarnya.

Nah, dengan peningkatan pelayanan yang Garuda lakukan, tak heran bila Garuda Indonesia mendapat award The Worlds Most Improved Airline dari SkyTrax, Inggris, dan award Turn Around Airline of the Year dari CAPA, Australia beberapa waktu lalu.

Pujo memastikan, Garuda Indonesia siap bertarung melawan pesaing di ASEAN Open Sky 2015. Bahkan, Garuda Indonesia masih banyak memiliki jurus-jurus jitu yang bakal dikeluarkannya untuk ‘mematuk’ lawan.

Sehingga, layanan Garuda Indonesia Experience yang juga merupakan bagian dari Program Quantum Leap Garuda Indonesia hingga tahun 2015, sebagai upaya Garuda Indonesia menjadi airline yang kompetitif dan mampu bersaing di pasar internasional, termasuk dalam ASEAN Open Sky 2015.
Dan, bagi Garuda Indonesia, tak hanya kesiapan maskapai bangsa ini saja dituntut siap menghadapai ASEAN Open Sky 2015, tapi juga kesiapan infrastruktur lima bandara yang ditunjuk Kemenhub, termasuk Bandara Kualanamu.

“Di Bandara Cengkareng Jakarta saat ini sudah sangat padat pesawat. Kepadatan itu kadang-kadang mengganggu ketepatan waktu penerbangan bahkan merugikan avtur bila pesawat berlama-lama parkir. Ya harapan kita di Bandara Kualanamu yang bakal jadi bandara internasional nanti, bisa mampu mengatasi kepadatan pesawat sehingga benar-benar siap menghadapi ASEAN Open Sky 2015,” harap Pujo.
Lalu, bagaimana kesiapan Bandara Kualanamu sendiri?

Seperti diutarakan Wisnu Budi Septianto, Kepala Seksi Hukum, Humas dan Umum PT Angkasa Pura II (AP II) Kualanamu, meski Bandara Kualanamu masih dalam proses pengerjaan penyelesaian proyek pembangunan, tapi saat ini sudah mencapai 80 persen pencapaian pembangunannya. “Saat ini yang sudah terbangun yakni, Taxiway, apron, terminal kargo, perkantoran, areal parkir dan beberapa lainnya,” ujar Wisnu yang dihubungi penulis melalui telepon selulernya di nomor 08136213xxxx pada Kamis sore (5/4) lalu.

Sedangkan 20 persen lainnya, sambung Wisnu, dalam tahap pembangunan berikutnya. Seperti navigator, conter check-in dan run way. Ditargetkan, pada akhir tahun 2012 akan rampung. “Sedangkan pengerjaan di luar Bandara Kualanamu seperti jalan tol, jalur kereta api yang menghubungkan ke Bandara Kualanamu ditargetkan selesai tahun 2013,” papar Wisnu.

Menurut Wisnu, untuk menghadapi ASEAN Open Sky 2015, Bandara Kualanamu akan siap menyambutnya. Ini karena di tahun 2015, Bandara Kualanamu sudah beroperasi dan siap menampung pesawat berbadan lebar. “Bandara Kualanamu mampu menampung 33 pesawat berbadan lebar. Kalau Bandara Polonia hanya mampu menampung 11 pesawat,” bilang Wisnu.

Wisnu meyakini, maskapai milik domestik akan mampu menghadapi pesaing yang datang dari luar negeri. Apalagi, keandalan pesawat Garuda Indonesia yang beberapa kali mendapat penghargaan di luar negeri, kata Wisnu, akan mampu menghadapi ASEAN Open Sky 2015.

Garuda Indonesia dan Bandara Kualanamu sama-sama sudah menyatakan siap menghadapi ASEAN Open Sky 2015. Diharapkan, pemerintah Kota Medan juga mampu mengemas pariwisatanya agar turis mancanegara yang datang dari Eropa ke Medan bisa terkesan dengan kota metropolis ini. (*) Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba karya tulis jurnalis Kota Medan GATF 2012.

Teh Pucuk Harum Maniskan Perayaan Paskah

Teh Pucuk Harum turut menghangatkan perayaan Paskah di Gereja HKBP Sudirman Jumat hingga Minggu 6-8 April lalu. Perayaan Paskah umat kristiani itu makin manis dengan hadirnya booth Teh Pucuk Harum di sana.

Hal ini dilakukan untuk memantapkan positioning Teh Pucuk Harum sebagai minuman teh dalam kemasan untuk semua kalangan.
Ronny Krisnadi, Area Sales Promotion Head PT. Mayora Indah, Beverage Division, mengatakan memeriahkan paskah di kota Medan ini memang yang pertama kali dilakukan. Dan bertujuan untuk menguatkan brand Teh Pucuk Harum sekaligus memperkenalkan varian baru dengan botol besar namun dengan harga yang cukup terjangkau.

Menurutnya, varian baru Teh pucuk Harum yang hadir dalam botol besar  adalah  Teh Jasmine. Teh Jasmin ini, merupakan salah satu produk terbaik dan berkualitas yang dihadirkan oleh PT. Mayora Indah.

“Saat ini Teh Pucuk Harum mengeluarkan item baru yaitu kemasan besar 480 ml. Harganya sangat terjangkau yaitu Rp3500 s.d Rp4000 per botol.  Jadi saat ini Teh Pucuk Haru mempunyai duo pucuk kesegaran yaitu 350 ml dan kemasan besar 480 ml,” tutur Ronny.

Teh Pucuk Harum diolah dari pucuk daun teh pilihan, bukan daun teh biasa. Hal ini membuat Teh Pucuk Harum memiliki kualitas rasa teh terbaik dibandingkan teh yang lain. “Rasanya pas, nggak kemanisan, selain itu Teh Pucuk harum juga telah mendapatkan sertifikat Halal dari MUI,” tambahnya lagi.
Ronny menjelaskan, kandungan nutrisi dalam Teh Pucuk Harum juga tetap terjaga, karena dalam prosesnya, pucuk daun teh pilihan berkualitas diseduh secara langsung (real brewed).

Hal ini dilakukan karena pucuk daun teh pilihan berkualitas hanya digunakan untuk satu kali proses produksi Teh Pucuk Harum, sehingga rasa dan aroma teh dalam Teh Pucuk Harum masih authentic  seperti teh yang baru diseduh. Rasa manisnya pas, dan harum teh jasmine yang ada sangat menyegarkan. Teh Pucuk Harum, Rasa Teh Terbaik ada di pucuknya. (*)

Karena Tangan Mati Rasa

CASEY Stoner kehilangan posisi terdepan hanya beberapa lap  menjelang finis. Seusai balapan, ia mengaku bahwa tangan kanannya mati rasa sehingga ia kehilangan kendali penuh atas motornya.

Stoner yang mengawali balapan di Sirkuit Losail, Senin (9/4) dinihari WIB, dari posisi dua, berhasil memberikan tekanan kepada Jorge Lorenzo selepas start. Posisi Stoner sempat disalip oleh Dani Pedrosa, sebelum akhirnya ia berhasil mengklaim kembali posisinya dan menyalip Lorenzo di  lap kelima.
Stoner pun tampak tak terkejar sekalinya berada di depan. Ia bahkan bisa menciptakan keunggulan hingga 2,1 detik atas Lorenzo. Tetapi, beberapa lap menjelang balapan usai, kecepatannya tampak menurun dan motornya tampak bergetar ketika memasuki tikungan. Alhasil, ia pun dilewati Lorenzo dan Pedrosa sehingga hanya finis di urutan ketiga.

“Semuanya bermula sangat awal, satu lap sebelum saya memimpin balapan. Ketika itu saya sudah mulai merasakan mati rasa di tangan saya dan tangan kanan saya menegang,” ungkapnya di Autosport.

“Setelah saya memimpin selama beberapa lap, saya mulai merasakan masalah dengan tekanan pada tangan saya. Saya mulai kehilangan cengkraman, dan kehilangan semua tekanan.”

“Jadi, saya mulai membalap dengan halus dan tidak seagresif biasanya,” tukasnya.
Stoner jelas kecewa dengan hasil tersebut. Ia menyebut, rasanya seperti membiarkan kemenangan itu berlalu begitu saja. “Saya sedikit kecewa. Saya merasa seperti pebalap terbelakang, membiarkan semuanya lewat begitu saja dan berjalan dengan pelan,” tukasnya. (bbs/jpnn)