Home Blog Page 13681

Tertangkap Basah Curi Sepeda Motor Polisi

LUBUKPAKAM-Dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Khairuddin Lubis (50) warga Jalan Bersama Gang SMA No 18 Kecamatan Percut Seituan dan Erwin Serius Purba (38) warga Jalan Kemiri Gang Seroja, Helvetia, babak-belur dihajar massa di Dusun Segitiga Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, Deliserdang, Sabtu (31/3), sekitar pukul 07.30 wib. Keduanya tertangkap basah warga saat hendak mencuri sepeda motor  Honda Vario BK3934 MAD Solut Matic milik anggota Polres Deliserdang, Jimmi Tarigan (34).

Amuk massa itu berawal saat Jimmi Tarigan selesai menjalankan tugas dinas di Polres Deliserdang. Sebelum menuju pulang ke rumah di Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa, Jimmi singgah ke sebuah pondok di Dusun Segitiga Desa Aras Kabu untuk beristirahat. Jimmi kemudian memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan.

Tidak lama kemudian, muncul dua tersangka dan mengutak-atik kunci kontak sepeda motor korban dengan menggunakan kunci T. Pelaku berhasil mencungkil kunci kontak motor korban namun gagal men-starter-nya.
Warga curiga melihat gelagat kedua pelaku, lalu menghampiri mereka. Gugup saat ditanya, keduanya menjadi bulan-bulanan massa, hingga lembam pada wajah. Korban langsung bangkit dan turut mengamankan tersangka.
Beberapa menit kemudian muncul polisi bernama Samsul Simanjuntak lalu memboyong kedua tersangka ke Polsek Beringin. “Kalau tidak ada polisi, mungkin kedua pelaku sudah dibakar massa,” kata warga.

Selanjutnya kedua pelaku diamankan ke Polsek Beringin untuk menjalani pemeriksaan, berikut barang bukti berupa tiga buah kunci T, empat buah kunci palsu, satu unit sepeda motor Yamaha Xeon BK 3492 ACA yang digunakan tersangka, dan sepeda motor korban Honda Vario. (btr)

Pemenang Lomba Matematika ke Olimpiade Nasional

MEDAN- Selain fokus membina perkembangan olahraga melalui berbagai perlombaan. Kini, untuk kali kedua Yayasan Wiyata Dharma melaksanakan perlombaan bertajuk “Lomba Terampil Matematika tingkat SMP se- Kota Medan.
Dalam kata sambutannya Jhonson Lumbanbatu Ketua Pelaksana Lomba mengatakan tujuan dilakukannya kegiatan yang melibatkan 21 sekolah itu adalah selain peningkatan kemampuan ilmu matematika siswa lomba itu diutamakan untuk meningkatkan kecintaan siswa dalam belajar matematika. “Dari dulu hingga sekarang matematika adalah pelajaran yang paling ditakuti, padahal matematika itu mengasyikkan” katanya.
Lomba itu ternyata sangat diminati oleh setiap sekolah. Ditandai jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 161 siswa.

Bagi pemenang lomba ini, posisi juara diraih oleh Baron Liaw dari SMP Budi Murni 3 dengan nilai 162. Juara dua dan tiga berasal sari SMP Methodist 2 yakni Shandy Rianto dengan nilai 147 dan Shania Mustika dengan nilai 129.
Penutupan acara itu dihadiri Syahrial Mpd perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan.

Syahrial mengharapkan setiap siswa yang memenangkan lomba itu akan ikut dalam seleksi Olimpiade Sains Naional pada Mei 2012 mendatang. Di tempat yang sama Ivone selaku Humas Yayasan Wiyata Dharma mengatakan akan membuat kegiatan ini sebagai kalender tahunan yayasan. (mag-10)

Bom Mobil Tewaskan 9 Orang, Ratusan Luka-luka

THAILAND-Tiga serangan bom dalam waktu beberapa menit menewaskan sembilan orang dan mencederai lebih dari 100 orang di kota utama Thailand Selatan, Sabtu (31/3).
Ledakan-ledakan itu menghantam kota Yala. Terjadi ketika para keluarga ke luar rumah untuk berbelanja. Beberapa rumah toko dekat lokasi-lokasi ledakan terbakar dan banyak mobil dan sepeda motor yang diparkir hancur akibat ledakan-ledakan kuat itu.

“Sembilan orang yang tewas dan 112 orang cedera dibawa ke rumah sakit kami,” kata seorang juru rawat di unit gawat darurat rumah sakit Provinsi Yala.
Kementerian Kesehatan Masyarakat mengatakan 10 orang berada dalam kondisi kritis akibat luka bakar.

Kolonel Pramote Promin, juru bicara militer daerah selatan sebelumnya mengatakan jumlah korban tewas tujuh orang dan lebih dari 70 orang cedera. “Ada tiga bom yang meledak, pertama adalah sebuah bom mobil dan bom kedua dan ketiga  disembunyikan di sepeda motor,” terang perwira itu.

Seorang anggota polisi kota Yala menambahkan “bom-bom  meledak selang 10 menit.”

Para petugas penjinak bom terlihat memeriksa reruntuhan mobil  yang hangus terbakar di lokasi bom mobil sementara para petugas pemadam kebakaran memadamkan api.
Para pekerja pertolongan membantu para korban yang berdarah  dan mencari orang-orang yang cedera. Sementara asap melanda jalan itu. “Seorang polisi cedera dalam satu serangan sepeda motor di tempat lain distrik Mae Lan, provinsi tetangga Pattani,” kata polisi.

Ledakan bom di Yala adalah serangan terburuk sejak Januari tahun lalu ketika sembilan orang tewas akibat satu serangan bom di satu desa di Provinsi Yala.(net/jpnn)

Puting Beliung Sapu Empat Desa di Simalungun

20 Rumah Rusak

SIMALUNGUN-Angin puting beliung menyapu empat desa di Kecamatan Hutabayuraja Kabupaten Simalungun, Jumat (30./3) sekira pukul 16.50 WIB sore. Sebanyak 20 rumah mengalami kerusakan, tiga diantaranya porak poranda, tiga rusak sedang  dan 14 rumah rusak ringan.

Keempat desa yang menjadi amuk angin puting beliung itu, yakni Desa Huta Patung, Huta Pulo Bayu, Huta Demak dan Huta Bangun Putih Nagori Pulo Bayu.
Rumah yang mengalami rusak berat adalah milik Oliver Sitohang (40) yang terbuat dari dinding tepas dengan lebar 5 meter dan panjang 7 meter.  Rumah Oliver Sitohang yang dijadikan warung kopi itu rata dengan tanah. Di dalamnya rumahnya penuh dengan barang-barang dagangan.

Selanjutnya rumah semi permanen milik  Elisa Simangunsong (38) yang sekaligus dijadikan Café Belles, kini menjadi miring dan maju 5 meter mendekati jalan raya. Sound system café rusak serta puluhan seng penutup rumah berterbangan ditambah terkena guyuran hujan.

Kemudian rumah milik Rumina br Siregar (56) yang atap sengnya sebanyak 80 lembar berterbangan ke tempat lain. Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah mengalami rusak berat terpaksa tinggal di rumah tetangga dan keluarga dekat.
Sementara tiga rumah yang mengami rusak sedang ringan adalah milik Pangulu Pulo Bayu Parpunguan Saragih. Seng penutup rumah sebanyak 30 lembar serta broti juga berterbangan. Kemudian rumah milik  rumah Lamria Purba dan rumah Jones Siregar.

Sedangkan 14 rumah yang mengalami rusak ringan adalah milik Langsi Hutagaol, Osner Sibarani, Jadiaman Sitohang, Faber Sihombing, Fuji Sihotang, Himsar Gultom, Hanna Saragih, Yusniar Nainggolan, Esli Siregar, Panahatan Simanjuntak, Jusman Manurung, Donal Manurung, Rosma Gultom dan Muhammad Sitanggang.

Informasi dihimpun METRO (Group Sumut Pos) dari salah seorang korban Oliver Sitohang mengatakan, sore itu ia sedang berada di rumah melayani pembeli. Saat itu banyak pengunjung di warungnya. Tak berapa lama kemudian, langit yang cerah mulai tampak gelap. Tiba-tiba turun hujan deras disertai angin kencang.

Hujan es yang begitu deras membuat Oliver Sitohang ketakutan. Takut rumahnya tumbang dihantam angin, Oliver pindah ke rumah tetangga. Tak berapa lama kemudian, angin kencang menghantam  rumahnya,   saat itu juga rumahnya yang berdinding nipah tersebut roboh. Namun tak ada pengunjung yang menjadi korban.

Suasana yang sama juga terjadi di café Beles milik Elisa Simangunsong. Banyak botol minuman yang pecah.

Angin puting beliung juga mengganggu acara pesta pernikahan keluarga marga Gultom.  Seng di atas teratak berterbangan sehingga para pengunjung pesta berhamburan.  Setelah hujan reda, acara pesta dilanjutkan dua jam kemudian.
Sabtu (31/3) siang, Dinas sosial Simalungun yang diwakili Kabid Banjamsos Syuaibah Saragih dan Kasi penaggulangan Bencana, Asri Darianty tiba di lokasi dan memberikan bantuan berupa sandang, pangan, selimut, matras dan lain-lain.
Camat Hutabayuraja Riando Purba MSi  bersama Kapospol Hutabayuraja Aiptu M Bangun  dan unsur Muspika lainnya mengunjungi para korban angin puting beliung.  Dihadapan warga , Camat Hutabyuraja Riando Purba mengatakan, agar tetap bersabar. Puting beliung merupakan bencana alam yang kita tidak tahu kapan datangnya.

Demikian juga kepada warga yang rumahnya lolos dari bencana agar sudi meluangkan waktunya untuk bergotong-royong membantu memperbaiki rumah warga yang rusak. (iwa/smg)

Bus Pemkab-BTN Jaya Laga Kambing

SIMALUNGUN-Tabrakan antara Bus BTN Jaya dengan Bus Perintis milik Pemkab Simalungun terjadi di Jembatan Embong Nagori Marjandi Embong Kecamatan Panombeian Panei Sabtu (31/3). Akibatnya, supir bus dan penumpang kedua kendaraan tersebut luka-luka.

Informasi dihimpun METRO (Group Sumut Pos) di lokasi kejadian yakni menyebutkan, kejadian bermula saat Bus BTN Jaya BK 733 TL dengan nomor pintu 888 datang dari arah Saribudolok menuju Siantar sekitar pukul 17.15 WIB. Sekitar 15 meter sebelum jembatan Embong tiba-tiba ban belakang sebelah kiri BTN pecah. Akibatnya laju kendaraan oleng ke kanan. Saat oleng tersebut naas dari arah berlawanan melaju Bus Perintis plat merah BK 9381 T yang dikemudikan Adi Saragih (21) warga Nagori Merek Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Akibatnya tabrakan pun tidak bisa dihindarkan. Akibat tabrakan tersebut penumpang kedua bus naas tersebut mengalami luka-luka. Warga yang melihat kejadian tersebut berusaha menolong korban dengan melarikan ke Rumah Sakit Tentara Pematangsiantar.

Amatan METRO di lokasi kejadian akibat tabrakan tersebut kedua Bus mengalami kerusakan cukup parah. Bagian depan kedua bus tersebut ringsek. Sementara di dalam Bus Perintis tampak banyak darah korban berceceran. Sementara Adi Saragih yang merupakan pengemudi Bus Perintis diketahui merupakan tenaga honorer Dinas Perhubungan yang baru diangkat tahun 2012.

Salahseorang saksi mata bermarga Manurung, kepada METRO mengakui tabrakan tersebut bermula akibat salah satu ban belakang Bus BTN pecah.

Menurut dia, dirinya dengan mengendarai sepedamotor sebelum kejadian melaju searah dengan Bus BTN. “Tadi aku sempat dipotong Bus BTN ini, tiba tiba ban belakangnya pecah, terus jalannya oleng, dan terdengar suara benturan,” katanya. (hot/smg)

Marzuki Alie Sering Salah Ucap

JAKARTA- Ketua DPR RI, Marzuki Alie kerap dikritik saat memimpin sidang paripurna pembahasam RUU APBN Perubahan 2012 di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (30/3) malam.
Tercatat, politikus Partai Demokrat itu melakukan tiga kali kesalahan sehingga dia dihujani hujan interupsi. Pertama, dalam sidang itu, Marzuki sempat salah menyebut nama Fraksi PKS dengan sebutan Partai Keadilan Sosial. Sontak, dia pun langsung diprotes anggota FPKS.

Bahkan, seorang anggota FPKS mendesak Marzuki untuk segera meminta maaf. Marzuki pun akhirnya meminta maaf atas kesalahannya itu, “Saya tadi salah mengucapkan dengan menyebutkan PKS sebagai Partai Keadilan Sosial. Untuk itu saya minta maaf,” kata Marzuki.

Selain itu, Marzuki juga salah mengucapkan nama anggota DPR fraksi Hanura Akbar Faizal. Dia menyebut politikus Hanura itu dengan nama Faizal Akbar.
Tak berhenti sampai di situ, Marzuki pun, kembali diprotes oleh Fraksi PKS saat dia terlupa memaparkan Opsi yang diusulkan PKS. Anggota fraksi PKS pun langsung menghujaninya dengan interupsi. “Opsi yang diusulkan PKS belum disebutkan,” ujar seorang anggota fraksi PKS.

Lagi-lagi Marzuki pun harus membacakan kembali opsi yang diusulkan PKS terkait pembahasan APBNP yang sempat terlewatkan. (net/jpnn)

Diduga Teroris Diburu

JAKARTA – Polisi masih memburu kelompok pembacok polisi dalam jaringan Tangerang Selatan (Tangsel). Sementara itu, dua orang yang tewas, yakni Hendra dan Dede, kemarin dibawa ke RS Polri untuk diidentifikasi.
“Total tertangkap hidup tiga orang, tewas dua orang,” ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Rikwanto di Jakarta kemarin.

Dari pemeriksaan tersangka yang bisa dibekuk, muncul dua nama, yakni N dan P. “Mereka otaknya, masih dikejar tim di lapangan,” katanya.

Mantan Kapolres Klaten, Jateng, tersebut memastikan bahwa dua orang yang tewas itu ikut dalam kelompok yang membacok polisi di Bekasi. “Mereka melakukan perlawanan dengan menembak petugas. Jadi, itu sesuai prosedur,” terang Rikwanto.
Dua orang tersebut tewas setelah tim buser Polda Metro Jaya dan Densus 88 Polri menggerebek sebuah rumah di Pondok Aren, Tangsel, Jumat (30/3) dini hari. Penyidik menemukan revolver, buku, serbuk mesiu, dan aluminium foil.
Secara terpisah, peneliti Research Centre for Terrorism and Security Rakyan Adibrata menilai bahwa jaringan yang diurai polisi makin samar. “Tidak jelas apakah mereka itu perampok, pembacok, atau kelompok teroris,” ujar dia. (rdl/c11/nw)

Wajah Tidak Mirip, namun Punya Selera yang Sama

Bocah Kembar yang Lahir dengan Beda Warna Kulit

Kasus bayi atau bocah kembar beda kulit atau warna termasuk jarang terjadi. Sejauh ini hanya dijumpai satu di antara sejuta kasus kelahiran bayi kembar yang memiliki kulit berbeda. Meski begitu, perbedaan itu tak mesti membuat si kembar punya selera yang berlainan.

Kian dan Remee menjadi contoh. Dalam usia menjelang tujuh tahun, dua bocah perempuan kembar tersebut seolah hampir tak memiliki kemiripan. Saat ini si kembar tinggal bersama ibu mereka, Kylee Hodgson, di kota kecil Dudley, kawasan West Midlands, atau sekitar 18 kilometer sebelah barat Birmingham, kota terpadat kedua di Inggris setelah London.

Kian yang bermata besar memiliki kulit dan rambut hitam. Saudara kembarnya, Remee, bermata biru, berambut pirang, serta memiliki kulit lebih pucat. Dua bocah tersebut lahir dengan selisih waktu hanya semenit. Kian dan sang adik yang lebih muda 60 detik itu lahir lewat operasi caesar pada April 2005. Kelahiran dua bocah kembar tersebut sempat membuat orang kagum dan tercengang. Mereka pun muncul di halaman koran Daily Mail ketika belum genap berusia setahun.
Kembar beda warna atau kulit itu merupakan satu di antara sejuta kasus kelahiran bayi kembar. Itu terjadi akibat kombinasi gen dari orang tua mereka. Sang ibu dua bocah tersebut maupun si ayah, Remi Horder, sama-sama punya orang tua yang berbeda kulit. Ibu mereka berkulit putih, sedangkan ayah Hodgson dan Horder sama-sama berkulit hitam.

Maka, lahirlah dua gadis kecil kembar yang lucu dengan dua warna kulit yang berbeda. Mendekari usia mereka yang ke-7, dua bocah itu tidak pernah bertanya soal perbedaan kulit mereka atau mengapa mereka tidak terlihat mirip.
“Mereka merupakan contoh sempurna soal bagaimana seharusnya,” ujar Hodgson kepada Daily Mail, Jumat lalu (30/3). “Mereka tidak terganggu dan terusik dengan warna kulit mereka yang berbeda. Itu juga bukan masalah besar seperti yang mungkin dilihat setiap orang. (Beda kulit) tak penting sama sekali bagi mereka,” tambahnya.

Hodgson, 25, mengenang masa ketika dia kali pertama menatap langsung bayi kembarnya itu setelah melahirkan mereka. “Saya perhatikan mereka memiliki sepasang mata biru yang cantik,” tuturnya. “Tetapi, rambut Remme saat itu blonde (pirang). Rambut Kian hitam dan berkulit lebih gelap. Bagi saya, mereka adalah anak-anak yang normal. Saya pikir mereka akan terlihat sama seiring berjalannya waktu,” paparnya.

Meski begitu, waktu justru kian memperjelas perbedaan mereka. Mata Kian berubah warna dan kulitnya kian gelap. Warna kulit Remee menjadi lebih terang. Rambutnya yang keriting tetap pirang. Yang tidak mengagetkan, Hodgson sempat mendengar celetukan soal siapa orang tua mereka ketika dia menempatkan dua bayinya itu dalam keranjang secara berdampingan.

“Orang-orang juga bertanya mengapa saya memakaikan baju yang sama kepada mereka,” cerita Hodgson. “Saya pun menjawab: karena mereka memang kembar. Awalnya, saya agak jengkel dengan sikap dan pertanyaan itu. Tetapi, para tetangga sudah tahu bahwa mereka bayi kembar dan menerimanya. Hanya orang asing dan warga dari luar yang tidak tahu,” paparnya.

Beda kulit tak sepenuhnya membuat Kian dan Remee berbeda. Mereka memiliki selera yang sama. Mereka sama-sama suka menari dan bernyanyi. Selera musik mereka juga mirip. Musisi favorit mereka adalah rapper asal New York, Nicki Minaj, dan bintang pop Rihanna.

Jika Kian cinta pada binatang, Remme justru lebih suka memasak. Keduanya juga sekolah di kelas yang berbeda. Namun, seperti halnya kebanyakan orang kembar, mereka memiliki kedekatan intuitif. “Mereka sangat dekat dan tak terpisahkan,” ujar Hodgson yang telah berpisah dengan suaminya. “Jika salah seorang tidak bisa memakai sepatu, saudaranya akan membantu. Mereka terkadang melakukan hal yang sama pada saat bersamaan, termasuk bersin secara bersama-sama. Kian bertambah usia mereka, mereka justru saling membantu dan mengajar satu dengan yang lain. Mereka tak pernah memperhatikan warna kulit mereka,” tandasnya. (dailymail/cak/dwi)

Jangan Rusak Minyak dan Anggur

Pdm. Edison Sinurat STh

Wahyu 6:5-6

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: “Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu.”

Hasil sidang paripurna DPR yang berakhir alot Sabtu dinihari, mengindikasikan bahwa kenaikan harga BBM  berpotensi untuk dinaikkan pemerintah. Dapat dipastikan bahwa harga-harga bahan pokok akan mengalami kenaikan, bahkan sudah naik pada beberapa jenis.

Kesulitan-kesulitan ekonomi tidak bisa terhindarkan. Gereja Tuhan beruntung dan bersyukur bahwa Alkitab telah menubuatkan sebelumnya hal-hal yang akan terjadi sehingga kita dapat mengantisipasinya dan lebih banyak bergantung kepada pemeliharaan Tuhan.

Minyak dan anggur tidak akan dirusakkan, ini berbicara tentang umat Tuhan yang hidup takut akan Tuhan dan selalu bergantung akan kasih setia Tuhan akan dipelihara oleh Tuhan sendiri. Dalam situasi kelaparan tersebut, dalam situasi sulit yang tak terhindarkan, gereja Tuhan ada di dalam tangan Tuhan, haleluyah.

Kitab Wahyu bagi sebagian orang adalah kitab yang sukar dipahami dan menakutkan. Tetapi sesungguhnya kitab itu dituliskan Yohanes (murid Yesus) oleh ilham Roh diperuntukkan bagi kita gereja Tuhan di akhir zaman ini. Berbahagia atau diberkatilah orang yang membacanya (pasal 1:3). Di dalamnya sarat dengan tanda-tanda menjelang hari kedatangan Yesus Kedua kali.

Keadaan akhir zaman ditandai dengan datangnya masa yang sukar seperti dinyatakan dalam 2 Timotius 3:16 “Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.” Kesukaran yang melanda dunia ini akan semakin terasa di hari-hari ke depan sampai pada puncaknya yaitu saat Antikristus berkuasa di bumi ini sesaat sebelum kedatangan Yesus Kristus kedua kali. Yesus Kristus berkata dalam Markus 13:8, “Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat, dan akan ada kelaparan.” Dalam terjemahan bahasa Inggris berkata, “And there will be earthquakes in various places, and there will be famines and troubles.” akan ada kelaparan dan huru-hara.” Dimana ada bala kelaparan, di situ akan terjadi huru-hara. Demonstrasi menentang kenaikan BBM telah merebak di seantero nusantara bahkan sampai tengah malam pada saat sidang paripurna DPR.

Menurut kitab Wahyu pasal 6 ayat 5-6 yaitu pada pembukaan materai yang ketiga akan terjadi kelaparan dan kesulitan ekonomi yang begitu dahsyat. Digambarkan dengan ‘secupak gandum sedinar’ dengan pengertian upah kerja seorang dalam satu hari hanya dapat membeli kebutuhan pangan untuk dirinya sendiri. Ini tentu sangat memberatkan bagi keluarga yang berjumlah banyak. Seorang kepala rumah tangga akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup istri dan anak-anaknya.
Kebutuhan pokok menghilang, barang mewah justru melimpah pada saat itu, tetapi orang tidak akan mencari barang mewah pada waktu kelaparan.

Namun dalam Mazmur 33:8-9 “Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya, untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.” Dipelihara oleh Tuhan pada masa kelaparan. Begitulah kehidupan orang yang percaya dan takut akan Tuhan.

Puji Tuhan, Tuhan menjamin kehidupan orang yang dekat kepada-Nya, yang takut akan Dia, yang berharap akan kasih setia-Nya. Pada masa kelaparan dipelihara-Nya mereka. Tentu masih kita ingat peristiwa seorang janda di Sarfat yang bertahan hidup pada masa tiga setengah tahun kelaparan di Israel. Hal yang sama akan dilakukan Tuhan bagi kita, haleluyah.(*)

BBM Naik, Tarif Manggung Naik

Citra Skolastika

Jika ada selebritis Indonesia yang terpengaruh dengan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) maka salah satu orang itu adalah Citra Skolastika. Menurut wanita jebolan ajang pencarian bakat di televisi ini, kenaikan harga BBM pasti berdampak kepada pendapatannya.

“Iya dong, semuanyakan jadi naik. Nggak hanya sandang pangan aja tapi juga semuanya. Make up, bedak, jadi wajar kalau tarif manggung harus naik,” ujarnya wanita yang aktif sebagai pemazmur dan juga salah satu ketua Mudika (muda mudi Katolik) ini.

Meski begitu, wanita bernama lengkap Skolastika Citra Kirana Wulan ini menyatakan bahwa kenaikan tarif manggungnya akan disesuaikan dengan kenaikan harga BBM. “Ya naiknya sesuai dengan berapa persen naiknya harga BBM aja, segitu tarifnya naik,” ungkap gadis yang saat di Yogyakarta dulu, ia beribadah di Paroki Minomartani ini.(bbs)