Home Blog Page 13812

Dua Tahun Beroperasi Tanpa Izin

PT MEG Rugikan Kas Pemkab Deliserdang

LUBUKPAKAM- Kilang pemecah batu ilegal semakin menjamur di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang. Salah satunya milik PT Mitra Engineering Group (MEG) yang berlokasi di Desa Paku, Kecamatan Galang, Deliserdang. Sejak beroperasi pada 2010 lalu, kilang ini tak memiliki izin sehingga diduga merugikan negara miliaran rupiah.

Hal ini terungkap saat Komisi C DPRD Deliserdang melakukan kunjungan kerja ke kilang pemecah batu tersebut, kemarin (13/3). Ketika Komisi C meminta kepada Charles Lumban Gaol selaku penanggungjawab kilang batu tersebut untuk menunjukkan surat izin usahanya, dia tak mampu menunjukkan surat tersebut.

“Sejak berdiri pada 2010 lalu, tak satu pun izin kami kantongi. Baik itu izin usaha industri atau izin amdal,” kata Charles kepada rombongan Komisi C DPRD Deliserdang.

Menurut Charles, pihaknya pernah berniat mengurus izin. Namun, selalu gagal karena terbentur urusan birokrasi yang terkesan berbelit-belit. Bahkan, surat permohonan pengajuan pengurusan yang sempat diajukan ke Pemkab Deliserdang pada 2008, belum diproses. “Tiga tahun mengurusnya belum selesai,” bilang Charles.

Mendengar pernyatan itu, ketua Komisi C DPRD Deliserdang Mikail TP Purba didampingi anggotanya Moh Syahrul, Mbergap Sembiring, Khairul Anwar terlihat terjejut. Bahkan mereka merasa tidak yakin atas keterangan Charles tersebut. “Sudah tiga tahun permohonan pengurusan izin ngak kelar-kelar? Pantasan banyak pengusaha tidak memiliki izin di Deliserdang ini,” keta Mikail.

Atas temuan timnya itu, Mikail mengagendakan akan memanggil dinas terkait dan manajemen PT MEG untuk mengkonfrontir keterangan Charles tersebut. “Nanti akan kita tanyakan langsung kenapa pengurusan izin bisa lamban. Apalagi sampai ada pengusaha yang ingin mengurus izin tidak direspon,” kata Mikail.

Diketahui, kilang PT MEG ini mampu menghasilkan sekitar 60 ton batu pecah per hari. Batu pecah serta aspal yang produksi, dijual kepada kontraktor atau panglong sekitar Deliserdang.

Aktivitas kilang pemecah batu yang memiliki luas sekitar 1 hektare itu, menimbulkan polusi. Apalagi, truk bertonase berat milik PT MEG keluar masuk dari kedua kilang sehingga memicu kerusakan sarana infrastruktur di sana. (btr)

Gus Irawan: Rakyat Harus Diberi Keterampilan

Pengurus Markas Daerah KPMP Sumut Dilantik

MEDAN- Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp150 ribu per bulan per Kepala Keluarga (KK) selama sembilan bulan sebagai kompensasi kenaikan harga BBM, dinilai sebagai pembodohan terhadap rakyat. Pasalnya, bantuan yang diberikan tersebut hanya bersifat instan dan sementara.

“Masyarakat tidak pernah diberdayakan oleh pemerintah. Selama ini masyarakat hanya diberi bantuan tanpa diberi keterampilan. Ini pembodohan namanya,” kata Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan dalam seminar bertajuk “Diskriminasi Penegakan Hukum, Korupsi, Demokrasi dan Masa Depan Bangsa” yang digelar Markas Daerah Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Sumut di Hotel Emeral Garden, kemarin. Gus Irawan juga menegaskan, jika pemerintah benar-benar ingin mensejahterakan rakyat, harusnya rakyat dibekali dengan kerampilan sehingga mereka mampu membuka usaha atau berwirausaha. “Jangan jadikan rakyat kita ini bermental karyawan, tapi harus dibina menjadi wirausahawan,” tegas Gus Irawan lagi.

Kegiatan seminar ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Markas Daerah KPMP Sumut yang diketuai Drs Awaluddini Sekretaris: Syafrul Daulay, Bendahara Dr M Taufik Harahap. Ketua Umum Markas Besar Mabes Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Ki Kusumo saat melantik kepengurusan Markas Daerah KPMP Sumut berharap, organisasi yang diisi kawula muda ini bisa berbuat untuk masa depan bangsa menuju arah yang lebih baik.

“Sebagai anak negeri, kita harus berbuat. Apalagi dalam kondisi saat ini, negara kita yang kaya dan agraris, masih dihujani sejumlah masalah,” kata Ki Kusumo juga dikenal sebagai paranormal, aktor, sekaligus produser film itu.

Sementara Ketua KPMP Sumut Awaluddin mengungkapkan, diangkatnya tema diskriminasi dan penegakan hukum dalam kegiatan ini dimaksudkan untuk mencari solusi dalam menindaklanjuti akumulasi kekecewaan anak bangsa saat ini.
“KPMP ingin mencari solusi dalam menghadapi carut marutnya persoalan di negeri ini. Apalagi korupsi juga cenderung sudah dianggap sebagai budaya,” kata Awaluddin.(ade)

Empat Jonder Ratakan Tanaman Warga

BINJAI- Konflik antara warga dengan PTPN 2 semakin memanas. Kemarin (14/3), PTPN 2 melakukan okupasi dengan menurunkan empat unit jonder untuk merusak tanaman ubi yang ditanami warga tani Tunggurono di arela lahan eks HGU PTPN 2 Sei Semayang.

Akibat okupasi tersebut, sedikitnya 8 hektar tanaman ubi milik warga rata dengan tanah. Warga yang menyaksikan okupasi tersebut tak mampu memberikan perlawanan, karena mereka takut terjerat hukum.

Keterangan yang dihimpun Sumut Pos di lokasi menyebutkan, empat unit jonder milik PTPN 2 itu bergerak dari kantor Rayon C PTPN 2 Sei Semayang, Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Binjai Timur. Kedatangan empat unit jonder milik PTPN 2 itu sudah diketahui warga Tunggurono. Namun, karena dikawal oleh sejumlah aparat kepolisian, warga tak mampu berbuat apa-apa.

Begitu jonder-jonder itu masuk ke lokasi, tanaman warga langsung rata dengan tanah. Sementara, sejumlah warga tani yang mengetahui kegiatan PTPN 2 itu, langsung membuat laporan kepada ketua kelompok mereka.

Selanjutnya, puluhan warga turun ke lokasi dan menyaksikan tindakan PTPN 2 itu. Puluhan warga tani Tunggurono sempat berang dan ingin melakukan perlawanan untuk menghentikan okupasi tersebut. Namun, warga terpaksa membantalkan perlawanan itu setelah melihat adanya petugas kepolisan mengawal jonder-jonder itu.

Tak berapa lama, petugas kepolisian yang berada di lokasi, menyuruh warga serta pihak PTPN 2 untuk mundur dari lokasi. Mendapat perintah dari petugas, pihak PTPN 2 akhirnya menghentikan okupasi yang dilakukan. Sementara, warga yang melihat PTPN 2 sudah menghentikan okupasi, juga ikut keluar dari lapangan. Sehingga, situasi yang tadinya sempat mencekam menjadi tenang.

Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon, saat dikonfirmasi terkait okupasi yang dilakukan PTPN 2 mengatakan, okupasi yang dilakukan PTPN 2 tidak ada koordinasi dengan pihaknya. “Mereka tidak ada koordinasi. Makanya, saat mereka melakukan okupasi kita larang. Yang jelas, kalau ada tindakan melanggar hukum akan kita tindak,” ujar AKBP Musa Tampubolon, yang mengaku berada di Poldasu.(dan)

Nyanyian Glory United Iringi The Red Devils ke Puncak Klasemen

Dari Nobar Danamon dengan United Indonesia Medan

Glory…glory Man United
Glory…glory Man United
Glory…glory Man United
When the reds go marching on..on..on

Nyanyian khas suporter Manchester United itu begitu membahana di lokasi nonton bareng Manchester United kontra West Bromwich Albion dalam lanjutan Barclaycard Premier League (BPL), Minggu (11/3) malam kemarin di Merdeka Walk Medan. Tentu saja ini nyanyian kemenangan para fans klub berjuluk setan merah yang tergabung dalam United Indonesia Medan.

Dua gol Wayne Rooney bukan hanya memastikan tiga angka kemenangan tim besutan Sir Alex Ferguson itu. Namun juga memastikan posisi puncak yang sudah lama tidak diinjak Scholes dkk. Ya, di seteru sekota MU, Manchester City terjungkal dari tim kuda hitam, Swansea City.

“Manchester City kalah woy. Kita ke puncak lagi,” begitu teriakan Adri Lubis Korwil United Indonesia Medan setelah dilihat di layar lebar peluit panjang ditiupkan wasit.  Sontak teriakan para anggota United Indonesia pecah dan suasana nobar menjadi riuh. Tak mau kalah dengan selebrasi perayaan di Old Trafford yang tampak dari layar lebar.

Sejak awal sebelum kick off, keyakinan tinggi sudah terpancar dari puluhan fans United Indonesia Medan yang malam itu tampil dengan jersey MU kebanggaannya bahwa MU akan memenangkan laga. Semakin nyata ketika Rooney cs terus membombardir gawang Ben Foster. Dukungan semangat lewat yel-yel tak sia-sia saat Rooney membuka keunggulan di menit 35 memanfaatkan umpan silang Ashley Young. Berikutnya reaksi gemas dan gregetan terlihat dari raut mereka saat para pemain MU berkali-kali menyia-nyiakan peluang.

Juga wajah penuh kecemasan saat di layar lebar, Shane Long dkk mengancam gawang MU yang dikawal De Gea. Kelegaan akhirnya hadir setelah Rooney memastikan kemenangan MU di menit 71 dari titik putih. “Senang sekali bisa kembali ke puncak klasemen dan menyalip City. Saya juga senang kami hari ini kompak bernyanyi dan terus berteriak mendukung MU,” pungkas Adri Lubis yang malam itu diberikan souvenir dari pihak Bank Danamon karena
Gelaran Nobar itu dihelat PT Bank Danamon dalam rangka mendekatkan fans MU yang berjumlah paling besar di Indonesia.

“Acara nonton bareng ini kita gelar di enam kota termasuk Medan dalam rangka mendekatkan para fans MU di seluruh Indonesia yang jumlahnya hampir 30 juta agar lebih dekat dengan klubnya. Para fans yang telah menjadi nasabah Kartu Debit dan Kredit Danamon Manchester United akan mendapatkan special offer di acara ini,” ujar Dessy Masri, Executive Vice President Card Business Head Danamon. (mag-18)

Nama David Ternyata Paino, Warga Sei Rampah

Pasca Kematian Dua Sejoli di Kamar Kos

MEDAN- David (24), pria yang ditemukan tewas di kamar kos bersama teman wanitanya Widia (19), ternyata menggunakan identitas palsu. Nama asli David ternyata Paino, warga Dusun II, Desa Pergulaan, Kecamatan  Sei Rampah, Sergai.

Karena nama korban salah, janazah Paino terlambat sampai di rumah duka. Jenazah Paino baru tiba di rumah neneknya di Dusun II, Desa Pergulaan, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Rabu (14/3) pukul  04.00 WIB dini hari.

Isak tangis keluarga langsung pecah ketika menyambut kedatangan jenazah korban.  Saimin (53), ayah kandung Paino, menceritakan, almarhum Paino merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara hasil pernikahannya dengan almarhum ibunya  Karsitik (48) yang meninggal Desember 2011 lalu.  “Abang dan kakak kandung Paino meninggal delapan tahun lalu. Mereka meninggal karena sakit,” ujarnya.

Kini, Misran pun harus kehilangan ketiga anaknya. Air mata tak henti-hentinya mengalir di pipi pria paruh baya ini. “Belum sampai 100  hari ibu kandungnya meninggal, kini anak terakhir kami meninggal dan sekarang tidak ada lagi keturunan saya yang masih hidup. Kakak dan abangnya juga sudah meninggal lebih dulu,” ungkap Saimin berlinang air mata.

Dikatakannya, Paino sejak berumur 4 tahun sudah tidak mendapat kasih sayang dari kedua orangtua, karena orangtuanya bercerai di umar Paino masih bocah. Setelah orangtuanya bercerai,  Paino memilih ikut ibu kandungnya. Merekapun tinggal di rumah neneknya Sartem (77) dan kakeknya Kartim (79).

Terpisah, Widia (17) adalah sulung dari enam bersaudara dari pasangan Misdi dan Nurjanah. Keluarga Widia dikenal sebagai keluarga tidak mampu. Misdi bapak Widia, tidak memiliki pekerjan tetap, sedangkan ibunya Nurjanah, turut ikut banting tulang sebagai buruh cuci pakaian di rumah tentangga.
Peristiwa tragis menyebabkan tewasnya Widia, langsung mengundang simpatik warga di Desa Bangun Sari Baru, tempat keluarga Widia tinggal.

Sementara itu, Kapolsek Delitua Kompol SP Sinulingga saat dikonfirmasi, Rabu (14/3) siang mengatakan, pihaknya hingga kini belum mengetahui penyebab kematian kedua korban, pasalnya belum menerima hasil otopsi dari RSUP H Adam Malik. “Namun saat kita melakukan olah TKP di kamar mereka, tak ditemukan minuman maupun narkoba, dugaan kita mereka tewas karena keracunan asap kenalpot,” ujar Sinulingga. (mag-17/btr/gus)

Makin Cantik Sebagai Vampir

Kristen Stewart

Setelah trailer terbaru TWILIGHT: BREAKING DAWN – PART 2 dirilis,  fans kini kembali dimanjakan dengan penampilan  Bella Swan setelah berubah jadi vampir. Seperti apa jadinya karakter yang diperankan oleh Kristen Stewart ini?
Antara vampir dan manusia biasa memang ada perbedaan yang mencolok.

Diceritakan dalam film ini, Bella sempat hampir mati lantaran kehamilan putri pertamanya dengan Edward Cullen (diperankan oleh Robert Pattinson) ternyata sangat berbahaya. Alhasil, Edward pun menyuntikkan darah vampir ke jantung Bella untuk menghindarkan ibu dan anak itu dari kematian.

Setelah berubah menjadi vampir, wajah Bella menjadi pucat layaknya seorang vampir. Sosok abadi tersebut kini telah dikaruniai dengan kulit berkilauan dan bibir yang merah merekah. Mata merah dan rona wajah khas vampir pun kini ada telah ada dalam diri Bella, dan membuatnya jauh berbeda dari sebelumnya.

Selain menggambarkan Bella sebagai vampir baru, trailer ini juga menunjukkan bagaimana Bella merasa sangat aneh dengan darah vampir yang kini ada dalam dirinya. Dalam waktu singkat, trailer yang menggambarkan sisi vampir Bella ini pun langsung diserbu penggemar. Ada kabar bahwa trailer ini akan dikemas dalam bentuk DVD dan dipasarkan di pasaran Amerika.

Kristen Jaymes Stewart  lahir 9 April 1990  merupakan seorang aktris berkebangsaan Amerika Serikat yang menjadi sangat terkenal saat bermain di film Twilight yang diadaptasi dari novel karya Stephenie Meyer sebagai Isabella Swan atau biasa disingkat Bella Swan. Film-film utamanya antara lain Panic Room, Catch That Kid, Speak, Zathura, The Messengers dan Into the Wild. Dia dilahirkan di Los Angeles. Dia berkarier di dunia film sejak tahun 2001. (bbs/net)

Mobil Angkut BBM Terbakar di SPBU

KARO- Satu unit mobil jenis mini bus Zebra 1.0, Nopol BK 1618 LS, yang mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM), terbakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.221.241 Simpang Tiga Kabanjahe, Rabu (14/3) malam pukul 20.10 WIB.
Informasi yang diperoleh Sumut Pos, peristiwa ini berawal ketika pengendara mobil tersebut, S Karo Sekali mengisi puluhan jeriken BBM jenis premium dan silar di SPBU tersebut. Rencananya, BBM yang dibelinya di SPBU tersebut akan dibawa ke Desa Sukanalu, Kecamatan Barusjahe.

Ketika S Karo Sekali hendak menyalakan mobil, saat itu terjadi percikan api dan menimbulkan api yang semakin membesar. Khawatir api membakar SPBU tersebut, warga beramai-ramai mendorong mobil tersebut menjauh dari SPBU.
Berselang beberapa puluh menit, tiga unit mobil pemadam milik Pemkab Karo tiba di lokasi. Meski telah dibantu mobil doorsmeer dan masyarakat, api tidak dapat dijinakan. Api baru dapat dipadamkan sekira pukul 21.15 WIB, ketika BBM dan seluruh isi kenderaan habis terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa  ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.(wan)

Tingkatkan Peran Komunikasi Pariwisata

MEDAN- Guna menyukseskan Visit Medan Year 2012, komunikasi pariwisata sangat berperan untuk menunjang program yang dicanangkan Pemko Medan tersebut. Hal ini dikatakan Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Rudianto SSos MSi saat menjadi narasumber pada Ceramah Ilmiah Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan di Hotel ASEAN Jalan H Adam Malik Medan, Selasa (13/3) lalu.

Rudianto menyebut tujuh elemen yang dapat menjadi komunikator Visit Medan Year 2012 yakni Pemko Medan, Dinas Pariwisata Kota Medan, pengelola jasa transportasi dan masyarakat. ‘’Biro perjalanan, pengelola hotel, restoran dan tempat wisata demikian pula dengan pengelola bandara, pelabuhan, terminal dan stasiun kereta api juga memiliki peran sebagai komunikator,’’ urainya.

Ia menambahkan, pesan penting yang disebarluaskan berkaitan dengan tujuan wisata di Medan, pusat perbelanjaan, fasilitas hotel, restoran, tempat hiburan, kenyamanan dan keamanan Kota Medan, keramahan masyarakat serta keindahan Kota Medan. ‘’Dari komunikasi semacam ini akan membuat calon wisatawan tertarik dan berkunjung ke Medan,’’ jelasnya.(dmp)

Medan Jadi Barometer Indonesia

Musda I PD Satgas Joko Tingkir Kota Medan Berlangsung Sukses

Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I Pengurus Daerah (PD) Satgas Joko Tingkir Medan di Hotel Saudara Syariah Jalan Ringroad Medan, Minggu (11/3) berlangsung sukses. Dalam Musda ini, Sudiyono Praka kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PD Satgas Joko Tingkir Kota Medan periode 2012-2017.

DALAM Musda yang diikuti pengurus Satgas Joko Tingkir pada 21 Kecamatan se-Kota Medan ini juga dilaksanakan penyusunan program kerja dan rekonsiliasi kepengurusan baru PD Satgas Joko Tingkir Kota Medan. Kepengurusan baru hasil Musda perdana ini akan dilantik Mei 2012 mendatang.

Pertemuan ini dihadiri Pendiri sekaligus Ketua Umum PB Satgas Joko Tingkir Sumut Sukirmanto SH, Penasehat PB Satgas Joko Tingkir Sumut AKBP Purn. H Rusbandi, Sekretaris Jenderal PB Satgas Joko Tingkir Indonesia yang juga Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumut Ir Setyo Purwadi Mangun Sastro MM dan calon Ketua DPW Satgas Joko Tingkir Riau Kolonel Agus.

Hadir juga Wali Kota Medan diwakili Asisten Pemerintahan D Sinurat, Muspida Plus Medan, Ketua PD Satgas Joko Tingkir Medan Sudiyono Praka, Bendahara PD Satgas Joko Tingkir Medan yang juga Pimpinan Sidang Musda I Hartono, Ketua PD Satgas Joko Tingkir Deli Serdang Muhammad Zulham, dan undangan lainnya.

Ketua Umum PB Satgas Joko Tingkir Sumut Sukirmanto SH meminta Satgas Joko Tingkir di Medan sebagai barometer Indonesia sehingga harus memiliki organisasi yang besar dan bergerak cepat. Ia berharap pengurus dan anggota di Medan dapat bergerak mengikuti era globalisasi dimana PB Satgas Joko Tingkir Sumut akan selalu memberi arahan dan masukan agar dapat berjalan sesuai dengan AD/ART.

Sekretaris Jenderal PB Satgas Joko Tingkir Indonesia Ir Setyo Purwadi Mangun Sastro MM berharap wadah paguyuban masyarakat Jawa dengan falsafat ‘ojo dumeh’ ini dapat sudah diterima di berbagai provinsi di Indonesia. Ojo dumeh dan AD/ART, lanjut Setyo, harus dipedomani oleh anggota Satgas Joko Tingkir di Indonesia. ‘’Paguyuban ini jangan berpolitik praktis dan dapat ayomi masyakat,’’ imbuhnya.

Penasehat PB Satgas Joko Tingkir Sumut AKBP Purn. H Rusbandi sebagai sesepuh masyarakat Jawa lebih mengedepankan berbagai nasehat kepada para pengurus, anggota dan generasi muda Kota Medan. Ia berharap nasehat yang diberikan dapat diikuti dengan legowo sehingga laju organisasi dapat terus berkembang.

Sedangkan Ketua PD Satgas Joko Tingkir Medan Sudiyono Praka mengatakan, pihaknya segera mengeluarkan kartu anggota berasuransi pada enam ribu anggota PD Satgas Joko Tingkir Kota Medan. ‘’PD Satgas Joko Tingkir Kota Medan juga akan menggelar arisan membangun rasa kebersamaan, saling mengerti, asah, asih dan asuh,’’ tegasnya.

Sudiyono menambahkan, pihaknya akan memberi perhatian serius pada pengembangan ekonomi kerakyatan sejalan dengan program sosial budaya. ‘’Ekonomi yang baik akan menunjang  kehidupan layak masyarakat Jawa di Kota Medan. Kedepan Joko Tingkir dapat memberi solusi terbaik melalui wadah koperasi, pengembangan pelatihan wirausaha, penyuluhan dan berbagai program lain,’’ katanya.

Pimpinan Sidang Musda I PD Satgas Joko Tingkir Medan Hartono mengatakan, melalui Musda dihasilkan program pengembangan organisasi hingga seluruh Cabang Satgas Joko Tingkir di kecamatan dan Ranting di kelurahan se-Kota Medan. (*)

Kapoldasu Didesak Tangkap Mafia Tanah

MEDAN- Ratusan massa tergabung dari tiga kelompok Tani, yakni Kelompok Tani 71-79 HPPLKN, Kelompok Tani Selambo dan Kelompok Tani Jas Merah menggelar aksi di Mapolda Sumatera Utara, Rabu (14/3). Mereka meminta Polda Sumut segera mengusut tuntas mafia tanah yang kerap marampas dan merusak lahan mereka.

“Tolong pak polisi, tangkap preman-preman mafia tanah yang sudah merusak lahan kami,” teriak T br Simamora diikuti para pengunjuk rasa lainnya.

Mereka menilai, perlakuan preman-preman mafia tanah itu kian merajalela dan melakukan tindakan kriminalitas serta intimidasi terhadap petani, seakan tidak ada penegak hukum yang mereka takuti.

“Kemana kami ini mau mengadu, kalau bukan ke polisi? Kami rakyat kecil minta perlindungan polisi,” keluh Rima.
Sementara menurut Kartika Sari, seorang orator, akibat perampasan lahan oleh mafia tanah, lebih dari 20 ribu petani kehilangan lahannya. “Bertahun-tahun petani terus ditekan oleh preman, dan dirampas tanahnya, polisi selalu diam,” katanya.(mag-5/gus)