29 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 13813

STPDN Angkatan XII Sumut Gelar Reuni dan Temu Kangen

Medan-Purna Praja Alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Angkatan XII Provinsi Sumatera Utara menggelar reuni dan temu kangen di Balai Rasa Sayang Hotel Polonia Medan, Sabtu Malam (17/3) kemarin. Dalam acara tersebut dihadiri 41 alumni STPDN Angkatan XII asal Sumatera Utara (Sumut).

Dalam reuni itu rasa kebersamaan dan gembira muncul kembali setelah delapan tahun lulus dari STPDN pada Tahun 2004 lalu, dan sekarang mendapat jabatan dan tugas yang berbeda di berbagai daerah di Sumatera Utara.

Rangakain kegiatan teuni dan temu kangen ini dimulai dari makan malam bersama, diskusi serta rapat persiapan keberangkatan Reuni Nasional Angkatan XII yang akan di gelar pada Bulan Desember mendatang di Kampus STPDN Jati Nangor Sumedang Jawa Barat.

Sambutan Ketua Panitia Alexander Sinulingga SSTP yang juga Lurah Sei Rengas II mengatakan bangga dengan semangat kebersamaan hingga terlaksananya kegiatan ini. Munculnya ide kegiatan reuni dan temu kangen ini atas dukungan teman-teman yang selalu berkomunikasi agar rasa persaudaraan dan kebersamaan tetap kompak mulai saat pendidikan hingga sekarang, kegiatan ini merupakan awal yang sukses dan akan berkelanjutan.
Senior Purna Praja Alumni STPDN Angkatan XII Muhammad Andi Syahputra SSTP MAP yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Camat Medan Denai mengatakan, diantara lulusan Purna Praja Alumni STPDN Angakatan XII asal Sumut perlu tetap saling mengingatkan sesama lulusan agar tidak sombong dan tetap saling membantu teman yang membutuhkan.

Hadir dalam acara tersebut para Purna Praja Alumni STPDN Angkatan XII asal Sumut diantaranya M Ridho Siregar SSTP (Lurah Karang Berombak Kecamatan Medan Barat), Samsul Fitri SSTP MAP (Lurah Pandau Hulu II Kecamatan Medan Area), Alexander Sinulingga SSTP (Lurah Sei Rengas II Kecamatan Medan Area), Sysca U A Hasibuan SSTP MSP (Lurah Merdeka Kecamatan Medan Baru), Candra Dalimunthe SSTP MSP (Lurah Sekip Kecamatan Medan Petisah), Yuda P Setiawan SSTP (Lurah Sei Agul Kecamatan Medan Barat), Frans Saragih SSTP (Kepala Satpol PP Simalungun), Lenny Agustina Rambe SSTP (Kasi Kesos Kecamatan Medan Baru), Aisyah Rambe SSTP (Kasi Bencana BPBD Kota Medan), Muhammad Andi Syahputra SSTP MAP (Sekcam Medan Denai), Ridho Nasution SSTP (Sekcam Medan Tembung), Ahmad Husein Tambunan (Auditor Kemendagri), Lion Nasution SSTP (Kasubag BKD Madina), Putra Landri Sitepu SSTP MSi (Staff Kesbanglinmas Pemprovsu), Syamsir Situmeang SSTP (Lurah di Sibolga), Ismail SSTP (Sekcam Namorambe), Arbi Harahap SSTP (Kasubag BKD Madina), Darwis Sianipar SSTP (Lurah di Lubuk Pakam), Surya Lubis SSTP (Sekretaris Satpol PP Asahan), Herianto Siddik SSTP (Sekcam Siantar Timur), Robert Sitanggang SSTP (Sekcam Siantar Barat), M Fahmi SSTP (Lurah di Sergai), Andriza Daulay SSTP (Kasi Bapeda Deli Serdang), Iwan Siregar SSTP (Staff Bapeda Pemprovsu), Wina Juwita SSTP (Lurah di Binjai), Nelly Hasibuan SSTP (Kabag Sekwan Binjai), Rony Sinaga SSTP (Kasubid Bapeda Siantar) dan Aulia SSTP (Sekcam di Aceh Tamiang). (*)

PMI Sumut Kerjasama dengan Lima Perguruan Tinggi

MEDAN – Kesadaran masyarakat Sumatera Utara (Sumut) untuk melakukan donor darah semakin tumbuh. Padahal dahulunya Sumut, khususnya kota Medan  termasuk yang  paling rendah, sehingga butuh pasokan dari daerah lain. Demikian Ketua Umum Palang  Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan naskah kesepahaman (MoU) PMI Sumut dengan Lima Perguruan Tinggi, bertempat di Ruang Rapat Senat Akademik Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Sabtu (17/3).

Kelima Perguruan Tinggi yang turut menandatangani naskah kesepamahan tentang kerjasama bidang Kepalangmerahaan tersebut adalah Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Medan (Unimed), Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU), Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Sebelum MoU ditandatangani Rektor USU, Prof DR dr Syahril Pasaribu, selaku tuan rumah menyampaikan bahwa sebanrnya USU sudah rutin melakukan kerjasama dengan PMI terutama dalam hal kegiatan donor darah dimana dalam setiap kefiatan kampus tetap ada aktivitas donor darah. Apalagi setelah adanya penandatanganan MoU ini, jelas akan lebih baik karena sudah ada “payung” hukum.  “Perlu kita jiwai, bahwa donor darah amat penting, untuk itu mari sama-sama kita sukseskan, terutama bagi mahasiswa-mahasiswa baru nantinya”, ujarnya mengajak kalangan perguruan tinggi yang hadir, di antaranya Ketua MWA USU Ir H Joefly J Bahroeny.

Sementara itu DR H Rahmat Shah, Ketua PMI Sumatera Utara, mengucapkan terimakasih atas kesediaan Perguruan Tinggi untuk bekerjasama dalam hal pelaksanaan kepalangmerahaan di lingkungan kampus.  “Alhamadulillah, hari ini PMI Sumut bisa menandatangani naskah kesepahaman dengan USU, UNIMED, IAIN, UISU dan UMSU, serta sebelumnya dengan Organisasi DPP Aceh Sepakat Sumut,  ini tentunya menambah semangat kita semua dalam rangka tugas kemanusiaan, di mana sebelumnya juga telah dilakukan MoU serupa dengan Kodam I/BB, Poldasu, Korpri Sumut, Kosek Hanudnas, dan BPD HIPMI Sumut, yang juga disaksikan oleh Bapak Jusuf Kalla,” ujarnya.

Dalam kata sambutannya, JK juga menyatakan kebahagiaannya untuk sama-sama beramal, karana PMI bukan tempat dagang, tetapi adalah untuk mengabdi. Donor darah sangat dibutuhkan oleh masyarakat, semakin makmur suatu negara semakin tinggi kebutuhannya terhadap darah. Lebih lanjut dikatannya bahwa PMI ditugaskan oleh negara sejak tahun 1950. Darah tidak boleh diatur secara komersial. Dengan MoU ini ke depan, Sumut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan darahnya, akan tetapi juga mampu membantu daerah lain. “Saudara Rahmat telah menebarkan amal,” ujar JK.
Sebelum menyaksikan penandatangan MoU, JK menjadi Keynote Speaker pada Seminar Konstruksi Perdamaian Aceh dengan tema “Memperkokoh Kesinambungan Perdamaian Aceh”, yang dilaksanakan oleh DPP Aceh Sepakat, berlangsung di Emerald Garden Hotel, Medan.

Jusuf Kalla hadir didampingi Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan sosial, Rumah Sakit  dan transfusi darah PMI Pusat dr Farid Husain, Sp Bd, dan tokoh-tokoh nasional lainnya seperti, Prof Dr Bachtiar Ali, Ferry Mursidan Baldan, Hamid Awaluddin, Anggota DPD RI Aksa Mahmud dan Sofyan Jalil. (*/ila)

Baby Massage, Melatih Respon Syaraf

Perawatan bagi si buah hati sangat penting dilakukan supaya perkembangannya jauh lebih baik. Namun, bayi yang baru lahir cenderung hanya beraktifitas monoton seperti terlentang ataupun digendong. Posisi seperti ini membuat bayi kurang nyaman dan merasa pegal hingga membuatnya menangis. Ada banyak perawatan buat si kecil. Salah satu perawatan yang penting tapi sering terlupakan adalah pijatan atau baby massage.

“Proses tumbuh kembang anak terutama menyangkut pembentukan dan penguatan jaringan di dalam tubuh serta koordinasi gerak tubuh bayi mulai terjadi pada saat itu. Untuk perawatan bagi si kecil seperti massage, tidak ada salahnya mencoba di Mom N Jo. Tak hanya perawatan untuk ibu, Mom N Jo memiliki paket New Born Massage bagi bayi berusia 0-1 bulan,” kata Lidia selaku Owner Mom N Jo di Jalan Kartini Dalam No.23 Medan.

Menurutnya, baby massage untuk si buah hati dari Mom N Jo akan membantu ibu menghadirkan ikatan emosional serta menuntun ibu untuk memberikan sentuhan-sentuhan lembut, pijatan-pijatan halus yang akan membuat buah hati lebih rileks dan nyaman. “Pijatan terhadap bayi bermanfaat untuk meningkatkan berat badan, melatih respon syaraf, meningkatkan daya tahan tubuh dan memberikan rasa nyaman pada bayi sehingga dapat tidur lebih lelap. Pemijatan untuk bayi ini, hanya berlangsung sekitar 40 menit saja,” kata Lidia, Minggu (18/3).

Selain itu, pijat pada bayi ini sangat penting untuk melenturkan otot dan tubuh bayi serta merangsang pertumbuhan otot maupun jaringan tubuh bayi. Merangsang dan memacu sistem sirkulasi, sistem pencernaan, pernafasan dan denyut jantung , serta sistem kekebalan tubuh bayi. “Dengan begitu, bayi akan tumbuh lebih sehat dan semakin kuat minum ASI,” terangnya.

Dikatakannya, saat pemijatan, sebaiknya kondisi perut bayi tidak dalam keadaan lapar ataupun kekenyangan. “Mom N Jo sendiri memiliki ruangan yang sangat nyaman. Saat pemijatan berlangsung, bayi dibaringkan dan dilakukan komunikasi lisan maupun dengan tatapan mata. Disini, kita juga memperlihatkan bagaimana menjalin ikatan emosional dengan bayi melalui lembutnya pijatan dari kepala sampai kaki,” urainya.
Semua perawatan di Mom N Jo, kata Lidia, sangat terjamin karena telah mendapatkan sertifikasi APMA (American Pregnancy Masage Association), tempat terapis pijat yang khusus dilatih untuk pijat kehamilan dan anak. Produk-produk yang digunakan selama perawatan juga menggunakan bahan alami yang aman bagi kulit bayi dan ibu hamil.

Bukan hanya baby massage saja, Mom N Jo yang baru launching pada 12 Februari 2012 lalu, juga menyediakan paket lainnya untuk si buah hati seperti baby swiming, kids spa dan banyak lagi. Untuk semua perawatan ini, dapat dilakukan seminggu atau dua minggu sekali tergantung kebutuhan si bayi. Tarif nya sangat terjangkau dari Rp.100 ribu hingga Rp.200 ribu.  (mag-11)

Facial Laser Mengangkat Sel Kulit Mati

Mendengar kata facial laser, apa yang mucul dalam pikiran kita?, harga mahal yang hanya mampu dijangkau kalangan menengah ke atas. Tapi tidak begitu adanya. Saat ini, berbagai salon atau rumah kecantikan kelas menengah bawah juga telah melengkapi fasilitas facial laser.

Perbedaan pada facial biasa adalah dengan pemakaian laser untuk menyempurnakan hasil treatment pembersihan wajah. Antara lain, mampu  membuang lapisan luar kulit yang berlebihan dan pengeluaran jerawat batu. Kemudian, memperlentur lapisan kulit. Sehingga, kulit wajah lebih kenyal.
Proses treatmennya pun tidak beda jauh dengan facial pada umumnya. Dimulai dengan pembersihan wajah, urut wajah, pembersihan komedo, masker dan lainnya. ‘’Sebelum pemakaian facial laser, wajah terlebih dahulu dibersihkan dengan susu pembersih, setelah kotoran atas kulit wajah terangkat, wajah pun diurut perlahan untuk menambah rileks kulit, dan dilanjutkan dengan penguapan, sehingga pori-pori kulit wajah terbuka,”jelas Nita dari Geby Salon yang teletak dijalan HM Joni Medan.

Penguapan, sambungnya, memudahkan pengangkatan komedo dan jerawat batu. ‘’Karena penguapan akan membuka pori-pori wajah,” ujar Nita.
Saat pori-pori terbuka, dilanjutkan dengan proses pencarian komedo dan calon jerawat atau jerawat yang membengkak. “Untuk tahap awal, akan dicari dengan cara manual, kita melihat dan mengelus wajah, apakah ada calon jerawat agar segera dimatikan,” tambah Nita. Setelah pencarian manual, dilanjutkan dengan sedot lemak wajah, atau lebih tepatnya komedo.

Saat wajah sudah bersih, dilanjutkan dengan proses Laser. “Selain untuk menghaluskan, laser juga berfungsi untuk meredam pembengkakan wajah. Kan biasanya kulit kita akan membengkak saat melakukan facial,” tambah Nita. Setelah laser, wajah akan diberi masker yang berfungsi untuk mengencangkan kulit wajah. Setelah didiamkan selama 15 menit, atau saat masker sudah mulai kering, wajah akan diurut sedikit lebih ringan untuk menambah rileks kulit wajah.

Pada umumnya, disalon untuk kelas menengah atas ini, facial laser akan dikenakan biaya Rp55 ribu hingga Rp70 ribu. Harga terjangkau, dan hasil maksmal. (ram)

Jadi Blogger, Saling Share dan Menambah Teman

MEDAN- Banyak  hal bermanfaat yang bisa diperoleh dengan membuat blog.  Blogger sendiri merupakan sebutan terhadap orang yang menulis di blog tersebut. Sebagai tempat bernaung dan menyatukan visi dan misi para blogger, maka dibentuklah Komunitas Blogger Sumut.

“Komunitas Blogger Sumut sudah lama berdiri, dengan anggota yang mencapai puluhan orang. Tujuan dibentuknya komunitas ini sebenarnya sebagai wadah untuk mencurahkan inspirasi seseorang yang peduli dengan kampung halamannya dengan cara menulis, mempromosikan potensi daerah yang belum dikenal secara umum dan juga menjadi mitra kerja yang professional antara sesama anggotanya.

Di dalam blog sendiri juga ada berbagai fasilitas seperti pengunjung bisa meninggalkan komentar, ada sindikasi dengan menggunakan RSS feed, dan lainnya. Selain itu, ada banyak pilihan di internet, dan beberapa layanan yang menyediakan tempat menulis blog secara gratis, seperti wordpress dan blogspot.

Dalam komunitas blogger semua anggotanya mayoritas penulis. Disini, kita bisa sharing ilmu dan mengenal banyak orang. Isi blog juga bermacam-macam. Ada yang sekedar curhat, ada yang menulis soal cerita fiksi, bahkan ada juga anggotanya yang sekedar memuat foto di dalam blog tersebut.
Setiap anggota Blogger Sumut juga berperan aktif dalam mempromosikan potensi daerahnya masing-masing. Selain itu, mendirikan taman bacaan bagi semua pihak, terutama anak-anak kurang mampu dan melakukan Blogger Goes to School untuk berbagi ilmu masing-masing anggota.

Biasanya kita ngumpul sesama anggota Blogger Sumut dan membahas event apa yang akan dilakukan. Kita juga membuat pelatihan menulis blog yang baik, ada juga lomba siapa yang membuat posting paling bagus dan nantinya diberi domain. Terakhir kali kita juga membuat lomba menulis mengenai Pariwisata Sumut di blog.

Saya sendiri, mulai bergabung di Komunitas Blogger Sumut sejak tahun 2008 lalu. Saya mendaftar secara online untuk menjadi anggota. Awalnya memang suka nulis dan sering membuat curhat di dalam blog. Ada kenikmatan tersendiri saat tulisan kita dimuat di dalam blog. (*)

Wirda Fitriani
Anggota Komunitas Blogger Sumut
Bekerja di Bagian Sistem Suport IT Consultan RSUD dr Pirngadi Medan

Tunangan dengan Saudara Tirinya

Bobbi Kristina, Anak Whitney Houston

Anak mendiang Whitney Houston, Bobbi Kristina Brown diam-diam ternyata sudah bertunangan dengan saudara tirinya, Nick Gordon.  Hal tersebut mengejutkan teman-teman Bobbi.

Menurut sumber TMZ, Minggu (18/3), Bobbi menyampaikan perihal pertunangannya kepada teman-temannya di sebuah restoran. Setelah Bobbi menyampaikan kabar tersebut, mereka pun langsung terkejut dan sempat tak percaya dengan hal itu. Mereka punya anggapan bahwa pertunangan itu terjadi karena Bobbi dan Nick merasakan hal yang sama. Mereka sama-sama kehilangan sosok ibu mereka, Whitney Houston yang meninggal pada Februari lalu. Bobbi yang lahir dari pernikahan Whitney dengan Bobby Brown itu sudah tinggal bersama dengan Nick di rumah Whitney di Atlanta. Walaupun pria berusia 22 tahun itu tak pernah diadopsi oleh Whitney, namun Nick sudah dirawat oleh pelantun ‘I Will Always Love You’ itu sejak ayah Nick masuk penjara. Sedangkan ibu kandung Nick tak mampu merawatnya.

Sejak kematian Whitney Houston, sang anak Bobbi Kristina Brown diisukan memiliki hubungan yang tidak wajar dengan kakak angkatnya Nick Grodon. Dalam beberapa kesempatan, keduanya tertangkap kamera paparazzi berjalan berduaan serta bermesraan layaknya sepasang kekasih. Sehari setelah interview dengan Oprah Winfrey, Bobbi  terlihat asyik berduaan dengan sang kakak angkat Gordon  di kedai Starbucks di Atlanta. Yang paling terbaru, mereka terlihat berpelukan, berpegangan tangan dan bahkan berciuman sambil membawa pizza di Atlanta tanggal 13 Maret silam.  (bbs/net)

Nikita Mirzani Berbagi dengan Penderita Kanker

Artis Nikita Mirzani ternyata tak selalu identik dengan keseksian dan kenakalan. Ia pun bisa berbagi dengan orang yang membutuhkan.

Di ulang tahunnya yang ke-26, Nikita tampak merayakannya bersama anak-anak penderita kanker. Ia juga terlihat begitu hangat menghibur mereka.
Sesekali Nikita tak kuasa menahan rasa sedihnya. Namun, hal itu tak ingin diperlihatkannya kepada anak-anak di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia yang berlokasi di Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Sabtu (17/3).

“Senang, tapi kasihan juga. Di usia seperti mereka kan harusnya main-main dan sekolah. Tapi tidak bisa mereka lakukan karena sakit berat. Saya suka banget melihat anak kecil. Capeknya hilang bisa melihat anak-anak kecil,” ungkapnya.

Di hari ulang tahunnya itu, ia pun seperti mendapat kado berharga dari anak-anak tersebut. Namun, ada yang selalu dirindukannya. Siapa itu? “Dulu kalau ulang tahun pasti ada Mama, dan suka diberi kado. Tapi setelah Mama nggak ada semoga kadonya kesehatan saja,” kisahnya.
Di usianya yang  ke-26 tahun, Nikita  mengaku belum mempunyai seorang pendamping.

Meski begitu, Nikita tak terlalu memusingkan hal tersebut. Ia pun lebih memilih fokus berkarier ketimbang memikirkan jodoh. “Saya masih single,” tuturnya.

Beberapakali ia memang dikabarkan tengah dekat dengan seorang pria. Namun, tampaknya asmaranya tak semulus karier artis yang kerap tampil seksi itu. Sampai saat ini, ia pun masih menjomblo.

Nikita Mirzani  lahir  di Jakarta 17 Maret 1986. Dia pertama kali bermain di sinetron utamanya Lihat Boleh, Pegang Jangan.  Si gadis cantik ini disebutkan mengawali karir sebagai peserta ajang mencari jodoh TAKE ME OUT yang ditayangkan di Indosiar. Karena wajahnya yang menarik, dia ditarik menjadi model salah satu sampul majalah. Sejak itu, namanya semakin dikenal oleh masyarakat. Nikita Mirzani juga mulai menerima banyak tawaran menajdi model dalam berbagai bidang.

Belakangan, nama Nikita Mirzani semakin menjadi sorotan publik akibat berbagai peristiwa kontroversial yang menyangkut dirinya. (bbs/net)

Perampok CIMB Medan Ditembak Mati di Bali

Dibekuk di Dua Lokasi OLEH Densus 88

DENPASAR-Buronan perampokan CIMB Medan berhasil ditembak mati di Bali. Tercatat lima pelaku teror tewas di tempat tadi malam setelah baku tembak dengan Densus 88 di dua lokasi berbeda di Denpasar.

Mabes Polri mengumumkan penyergapan terhadap sejumlah pelaku yang diduga terkait jaringan teroris di Bali. “Telah dilumpuhkan 5 pelaku kejahatan,” kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar dalam siaran pers, Minggu (18/3).

Penyergapan terhadap pelaku jaringan teror itu dilakukan di dua lokasi. Penyergapan dilakukan tadi malam. “Lokasi pertama di Jl Gunung Sapotan, Denpasar dan lokasi kedua di Jl Danau Poso, Sanur, Denpasar,” jelas Boy.

5 Pelaku yang tewas dikabarkan ada yang buronan perampokan CIMB Niaga Medan beberapa waktu lalu. Adalah HN (32) asal Bandung, pelaku yang dimaksud. Bersama HN, ada AG (30) warga Jimbaran yang disergap di kawasan Gunung Soputan. 3 Orang lainnya yakni UH alias Kapten, Dd (27) asal Bandung, dan M alias Abu Hanif (30) asal Makasar mereka disergap di kawasan Jl Danau Poso. “Para pelaku adalah kelompok gabungan terkait DPO CIMB Niaga di Medan. Semua tersangka meninggal dunia pada saat dilakukan penangkapan karena melakukan perlawanan dengan senjata api pistol,” terangnya.

Dari para pelaku, polisi menyita dua pucuk senjata api jenis FN. Satu pucuk ditemukan di TKP Saputan dan satu lainnya di Danau Poso. Selain itu, disita pula satu magasen, 48 butir peluru caliber 9 mm, dan cebo penutup wajah. “Para pelaku telah dipantau dalam sebulan terakhir,” papar Boy.
Mereka diduga hendak melakukan serangkaian aksi kriminal di Pulau Dewata itu. “5 pelaku kejahatan akan melakukan aksi teror dan perampokan money changer juga toko emas di beberapa tempat di Bali,” jelas Boy Rafli.

“Para pelaku telah diikuti, mereka melakukan survey beberapa tempat antara lain Toko Mas Uluwatu, Bali money changer, dan cafe Lavida Loca. Semua tersangka meninggal dunia,” tambah Boy.

Setelah menembak mati 3 teroris di Sanur, Densus 88 Antiteror menembak mati dua teroris lagi di Jl Gunung Soputan, Denpasar. Di TKP penembakan terdapat ceceran darah. Menurut saksi mata, ditembak mati dua orang teroris di Jl soputan No 2 Banjar Abiantumbul Denpasar, pukul 21.30 WITA, Minggu (18/3). Kronologis penembakan, awalnya ada orang jalan dari lampu merah. Setelah berupaya lari ditembak di depan bengkel oleh Densus 88 Antiteror. Terdapat ceceran darah dan bekas ditarik dibawa ke mobil. Peristiwa terjadi sangat cepat, kurang dari 5 menit.

TKP sudah ditutup dengan police line. Brimob menjaga ketat lokasi penembakan. Penembakan dilakukan oleh puluhan anggota Densus Mabes Polri yang melakukan penggerebekan TKP. Puluhan Brimob, Polsek Denpasar Selatan melakukan penjagaan ketat TKP.

Puluhan warga Sanur juga memadati TKP. Mereka ikut menjaga lokasi dan memeriksa setiap orang yang melintas di kawasan ini “Setiap orang ditanya oleh warga. Di cek KTPnya,” kata seorang warga yang sengaja melihat TKP.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Bali (grup Sumut Pos), saat penyergapan pelaku di kawasan Jalan Danau Poso 99X, Sanur, itu, sempat terjadi balasan tembakan. “Saya sempat melihat adegan penembakan itu dari kejauhan,” papar Ketut Ariawan, sopir taksi Blue Bird, bernomor DK 185 IA semalam, seusai kejadian.

Menurutnya, kejadian berlangsung dengan sangat cepat. Petugas yang sudah bersiaga melakukan penyergapan di bungalow yang masuk kawasan abu-abu itu menghujani tembakan dan dibalas. “Kayaknya, ada juga petugas yang kena,” ujarnya.

Yang jelas, baku tembak itu berlangsung dalam rentetan tembakan. “Mereka tiadak diam saja saat diserbu, tapi membalas,” terang Ariawan, perihal adegan baku tembak yang menyebabkan mereka roboh.

“Saya di lokasi di Danau Poso. Di sini tertembak tiga orang. di Jalan Gunung Soputan dua orang, informasi ini valid dari pihak polisi,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya yang tadi malam berada di lokasi di Jalan Danau Poso.

Arjaya mengatakan, dia mampu masuk ke dalam untuk melihat proses pengangkutan mayat yang diduga teroris tersebut. “Saya masih di dalam, masih sedang bicara. Sebentar lagi saya telepon ya,” ungkap Arjaya sambil mematikan telepon.

Sementara itu, Kelian Banjar Adat Belanjong Wayan Sabra mengatakan sekitar pukul 21.00 ada tiga kali tembakan yang terdengar. “Kami awalnya tidak tahu ada penyergapan, yang kabarnya teroriris. Setelah ada tembakan tiga kali baru saya ke sini (Jalan Danau Poso). Suaranya keras tiga kali..tar..tar..tar, berturut-turut,” ujar Sabra.

Dia mengatakan setelah ada tembakan, situasi ramai. Bahkan polisi juga sangat ramai, dengan jumlah hampir seratus orang. Dia mengatakan beragam polisi, mulai Gegana, Tim Forensik sudah masuk ke penginapan dan kos-kosan milik Pak Losen.
Namun Sabra mengaku tidak bisa masuk, lantaran masih proses steril kawasan penginapan Pak Losen itu. “Yang punya namanya Pak Losen, tempat itu penginapan dan kos-kosan,” ungkap Sabra. (art/pra/dwi/wan/jpnn)

BBM Naik, Medan Harus Kondusif

Wali Kota Medan Gelar Rapat dengan Unsur FKPD

Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menggelar rapat dengan seluruh unsur  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan di pendopo rumah dinas Jalan Sudirman Medan, Minggu (18/3) malam.

Dalam pertemuan ini, orang nomor satu di Pemko Medan ini ingin  menjelaskan mengapa Bahan Bakar Minyak (BBM) harus dinaikkan. Penjelasan yang disampaikan itu merupakan hasil pertemuan dengan Wakil Presiden Budiono beberapa hari lalu.
Menurut Wali Kota, penjelasan itu harus disampaikan karena kenaikan harga BBM akan memicu terjadinya  pro dan kontra. Karenanya,  kenaikan itu harus dijelaskan dan disosialisasikan sehingga seluruh masyarakat bisa menyikapinya dengan positif. Hal itu penting agar Kota Medan tetap aman dan kondusif.

“Menyampaikan protes itu sah-sah saja asal disampaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kita tidak ingin kondusivitas Kota Medan ini terganggu akibat adanya protes menyusul terjadinya kenaikan harga BBM,” kata Wali Kota.

Untuk itu, dalam rapat yang dihadiri Wakil Wali Kota Drs H Dzulmi Eldin MSi, Kapolresta Medan Kombes Pol Monang Situmorang, Dandim 0201/BS Letkol Inf Doni Hutabarat, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Hendro Kiswanto, Sekda Ir Syaiful Bahri, sejumlah pimpinan SKPD, Camat, Koramil dan Kapolsek itu, Wali Kota merasa perlu dibentuknya komitmen maupun sinergitas untuk mengantisipasi kemungkinan hal-hal yang terjadi menyusul kenaikan BBM.

Di samping itu, Wali Kota minta kepada seluruh camat untuk segera konsolidasi dengan lurah. Artinya, camat harus memberi  penjelasan kepada lurah mengapa BBM harus dinaikkan. Setelah itu, lurah memberi penjelasan kepada seluruh kepala lingkungan untuk selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat. Jika sudah mengetahuinya, tentunya  masyarakat tidak akan terpicu melakukan unjuk rasa.

“Jadi camat harus bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kenaikan harga BBM ini,”  ungkapnya.
Selain itu, Rahudman juga menginstruksikan kepada camat untuk terus berkoordinasi dengan Polsek maupun Koramil. Dengan adanya sinergitas yang kuat ini, diharapkan mampu mengeleminir terjadinya pengumpulan massa terkait kenaikan BBM. Karenanya, Wali Kota mengizinkan kapolsek maupun danramil untuk memanggil camat dalam rangka menciptakan kekondusifan.

“Harga mati bagi kita, Kota Medan harus tetap kondusif. Untuk itu Pemko Medan siap mendukung apa yang dilakukan Polresta Medan maupun Dandim 0201/BS dalam mendukung kekondusifan tersebut.  Silahkan menyampaikan pendapat tetapi jangan dengan tindakan anarkis,” tegasnya.
Kepada Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Satpol PP Kota Medan, Rahudman memerintahkan mulai hari ini, Senin (19/3),  ditempatkan sejumlah petugas Dishub dan satpol PP di titik-titik rawan, terutama persimpangan yang acapkali terjadi kemacetan  untuk membantu tugas aparat  kepolisian. Dalam menjalankan tugas tersebut, diharapkan personel yang diturunkan   mampu menciptakan pelayanan  yang baik kepada masyarakat.

Begitu juga dengan Kadis  Pencegah dan Pemadam Kebakaran, Wali Kota minta untuk terus siaga 24 jam penuh. Jika masyarakat membutuhkan tenaganya, layani dengan cepat sehingga masyarakat merasa terlayani dengan baik. Sedangkan  bagi Bakominda, dia juga meminta terus menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Segala kejadian yang terjadi di tengah masyarakat secepatnya dilaporkan guna diambil langkah antisipasinya.
Sementara itu, Kapolresta Medan Kombes Pol Monang  Situmorang  sangat mendukung  instruksi yang disampaikan Wali Kota Medan Rahudman Harahap kepada seluruh camat untuk secepatnya mensosialisasikan kepada masyarakat mengapa BBM harus dinaikkan? Berikan penjelasan itu dengan bahasa yang baik, sederhana dan tegas sehingga masyarakat mudah memahaminya. “Yang membuat Kota Medan ini aman adalah masyarakatnya sendiri,” jelas Kapolresta.

Dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait kenaikan BBM, Kapolresta mengatakan, akan menurunkan  dua pertiga dari seluruh personel yang dimilikinya atau sekitar 1.000 personel. Seluruh peronel itu akan ditempatkan di kawasan yang dinilai rawan serta   menjaga SPBU.

Sedangkan Dandim 0201/BS Letkol Inf Doni Huatabarat dalam rapat itu menyampaikan 5 langkah yang harus dilakukan  untuk antispasi terkait kenaikan harga BBM yakni,  melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sebab banyak masyarakat yang tidak mengetahui mengapa BBM harus dinaikkan, cegah kelangkaan BBM, cegah masyarakat untuk ikut dalam unjuk rasa, tingkatkan kewaspadaan  dengan tidak membiarkan orang maupun oknum-oknum untuk memprovokasi masyakat  serta  terus tingkatkan sinergitas. “Kelima langkah ini sudah dijalankan disatuan saya,” ungkap Dandim.

Dari rapat itu, Wali Kota pun menyimpulkan sejumlah langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan BBM seperti mencegah terjadinya kenaikan harga BBM mulai sekarang sampai 1 April mendatang.  Untuk itu, FKPD harus berkoordinasi dengan Pertamina dan pengusaha SPBU. Selanjutnya, melakukan operasi pasar  untuk menekan harga 9 bahan pokok tidak naik menyusul kenaikan harga BBM. Karenanya, Sekda harus segera membentuk tim guna mengenadalikan harga 9 bahan pokok tersebut.

Terkait penyebaran beras untuk warga miskin ( raskin), Wali Kota minta dikontrol sehingga penyebarannya tidak sampai terlambat kepada masyarakat. Serta, terus berkoordinasi untuk mengantisdipasi kemungkinan terjadinya demonstrasi yang disertai dengan tindakan anarkis  terkait kenaikan harga BBM nantinya.(adl)

Dokter Gigi Gadungan Bebas Praktik Empat Tahun

MEDAN-Aksi Sampriadi (40) yang berpraktik sebagai dokter gigi palsu terpaksa berakhir di sel penjara. Pasalnya, aksi yang diduga sudah dilakukannya selama 4 tahun lalu terendus polisi.

Dia pun dibekuk  Reskrim Mapolresta Medan, melalui Tim Reserse Ekonomi dari tempat praktiknya sehari-hari yang diberi nama Praktek Spesialis Gigi Bersama Purnama di Jalan SM Raja Medan No 318,  tidak jauh Kampus UISU pada Jumat (16/3) lalu.

Berdasarkan keterangan Panit Ekonomi Polresta Medan Iptu Alex, awalnya tersangka Sampriadi adalah sales alat-alat kesehatan. Sebelum menjadi dokter gigi palsu di tempat itu, tersangka menekuni pekerjaan sales alat kesehatan selama 6 tahun. “Saat menjadi sales, tersangka selalu memasok alat kesehatan kepada pasangan suami istri yang merupakan dokter gigi, drg Mirion dan suaminya drg Robert,” ujar Iptu Alex.

Dipaparkannya, pasangan suami istri itulah pemilik Praktik Spesialis Gigi Bersama Purnama di Jalan SM Raja tersebut. Kedekatan tersangka dan pasangan suami istri itulah membuka peluang bagi tersangka untuk belajar ilmu praktik kesehatan gigi. “Bahkan, diduga, tersangka menjadi ‘asuhan’ pasangan suami istri itu untuk bisa menjadi dokter gigi palsu yang andal,” tuturnya.

Tepat pada 2010, pasangan suami istri yang berprofesi sebagai dokter gigipun akhirnya pindah ke Bandung. Di kota itu, pasangan suami istri tersebut pindah praktik kerja di salah satu RSU terkenal di sana.

Karena pasangan suami istri tersebut pindah, tersangkapun lalu mengontrak kediaman mereka. Apalagi, tersangka dinilai sudah ‘lulus praktik’ oleh mereka. Dengan mengandalkan papan nama Praktik Spesialis Gigi Bersama Purnama, tersangka semakin mulus menjalankan aksinya. Dengan perbekalan alat-alat kesehatan yang selama itu diperjual belikan dan sedikit keahlian meracik obat, Sampriadi pun sangat mudah menerima dan mengobati pasien-pasien yang mengalami jenis penyakit pada mulut dan gigi.

Apalagi, warga banyak yang sudah mengenal drg Merion dan suaminya sebagai dokter profesional. “Itulah membuat Sampriadi semakin mudah meraup untung sebagai dokter gigi palsu. Ketika pasien menanyakan keberadaan drg Mirion dan suaminya drg Robert, Sampriadi selalu mengatakan bahwa pemilik praktik sedang liburan keluar kota, dan dirinyalah yang meneruskan pekerjaan drg Mirion dan suaminya, karena dirinya juga mengaku seorang dokter gigi profesional,” bilangnya.

Hingga Minggu (18/3), Sampriadi masih dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Medan. “Dari pengakuan tersangka, drg Robert dan drg Mirion mendapat 40 persen pembagian.  Sedangkan 60 persennya keuntungan untuk Sampriadi sendiri. Kita masih terus mendalami pemeriksaan karena pengakuan tersangka, dia ini terus komunikasi sama dokter Robert dan istrinya di Bandung dan uangnya disetorkan ke pasangan dokter suami istri itu,” ujar Iptu Alex.(mag-5)