Home Blog Page 1384

Harga Tiket KM Kelud Naik, Ekonomi dari Rp251.000 jadi Rp293.000

Kepala Cabang Pelni Belawan, Biwa Abi Laksana

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Cabang Pelni Belawan, Biwa Abi Laksana, harga tiket Pelni mengalami kenaikan sebesar 2 samapi 3 persen untuk jurusan Batam-Belawan maupun sebaliknya per tanggal 1 Juli 2023. Untuk kelas Ekonomi dari tarif dasar awal Rp251.000 menjadi Rp293.000.

Hal itu disesuaikan dengan adanya inflasi dan kenaikan harga BBM, dan juga ini merupakan kenaikan pertama dalam 6 tahun terakhir. terakhir kalinya Pelni menaikkan harga Tiket pada tahun 2017.

“Terakhir kali kami menaikkan harga tiket pada tahun 2017, sampai tahun 2023 belum ada kenaikan. Ya disesuikan juga dengan inflasi dan harga BBM yang semakin naik,” ujar Biwa di Pelabuhan Belawan, Senin (3/7/2023).

Dengan adanya kenaikan harga tiket ini, pihaknya juga akan memaksimalkan pelayanan, salah satunya dengan mengajukan kepada kantor pusat untuk penambahan kapasitas kapal sebesar 40%, itu disebabkan karena membludaknya jumlah penumpang dari waktu ke waktu, dan juga kebutuhan masyarakat ingin menggunakan transportasi kapal laut.

“Kita berharap agar Pelni kedepan menjadi lebih baik lagi, dalam sistem pelayanan penumpang,” ujarnya.

Seperti dikeathui, usai libur perayaan hari raya Idul Adha 1444 H, Dermaga Pelabuhan Belawan kembali dipadati penumpang yang berasal dari Batam. Setidaknya, 2.607 penumpang yang diangkut KM Kelud merapat di Pelabuhan Belawan, Senin (3/7/2023).

“KM Kelud menjual tiket sebanyak 2.607 penumpang dan penjualan tiket sama besarnya dengan jumlah penumpang pada hari ini,” ujarnya. (mag-1/ram)

dr Syoufi Rizal Husni, MARS Harap Polres Pelabuhan Belawan Tambah Satu Polsek Lagi

Kurangnya personel dan luasnya wilayah hukum membuat kinerja Polres Pelabuhan Belawan dan jajaran kurang maksimal dalam menjaga Kamtibmas. Alhasil, tak jarang warga menjadi korban tindak pelaku kejahatan, dan harus kehilangan harta benda.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kurangnya personel dan luasnya wilayah hukum membuat kinerja Polres Pelabuhan Belawan dan jajaran kurang maksimal dalam menjaga Kamtibmas. Alhasil, tak jarang warga menjadi korban tindak pelaku kejahatan, dan harus kehilangan harta benda.

Dapat diketahui bahwa Polres Pelabuhan Belawan, memiliki tiga Polsek di Wilayah Hukumnya, yakni Polsek Belawan, Polsek Medan Hamparan Perak, dan Polsek Medan Labuhan, khusus Polsek Medan Labuhan menaungi empat wilayah hukum yakni Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Marelan, dan Kecamatan Labuhan Deli

Anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Partai Demokrat Dapil Labuhan Deli dan Hamparan Perak dr Syoufi Rizal Husni, MARS berharap Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara untuk menambah Kantor Polisi Sektor (Polsek) di wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan.

“Selain menambah personel, Polres Pelabuhan Belawan harus memiliki satu atau dua lagi Polsek. Terutama di wilayah hukum Polsek Labuhan, karena saya menilai dengan empat kecamatan satu Polsek itu kurang efektif,” ucap Dr.Syoufi, ketika ditemui di Ruang Pimpinan RS Sinar Husni, Senin (3/7/2023).

Menurutnya, di jajaran Polres Pelabuhan Belawan, Polsek Labuhan memiliki wilayah hukum yang cukup bahkan mencapai ujung Kecamatan Hamparan Perak.

“Polsek yang efektif dalam memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat itu maksimal dua kecamatan, coba Kita bayangkan dengan personel kurang lebih dua orang, Polsek Labuhan menanungi empat kecamatan satu diantaranya wilayah Kabupaten Deliserdang. Apalagi saat ini isu geng motor dan begal membuat resah masyarakat,” sebutnya.

Dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawah persoalan ini kepada institusi yang lebih tinggi.

“Saya akan membawah persoalan ini ke Fraksi Partai Demokrat untuk diteruskan kepada Kapolri dan Kapolda Sumut, semoga bisa terwujud pembentukan satu atau dua Polsek lagi,” ucapnya. (mag-1/ram)

Babay Parid Wazdi Resmi Jadi Dirut Bank Sumut

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTOPOS.CO – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Sumut, resmi memilih Babay Parid Wazdi sebagai Direktur Utama (Dirut). Rapat penunjukan Dirut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bank Sumut Lantai 3, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin 3 Juli 2023.

Pada RUPS-LB yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi tersebut, juga diangkat Komisaris Independen Khairy Hanim Rangkuti dan Komisaris Utama Non Independen Afifi Lubis.

“Sebenarnya ada lima yang akan diisi di Bank Sumut ini, tapi hari ini yang sudah disetujui baru tiga, yaitu satu direktur utama dan dua komisaris, yang hari ini kita angkat,” ucap Edy Rahmayadi, kepada wartawan usai RUPS-LB.

Untuk Dirut baru yang dilantik, Edy berpesan, agar Bank Sumut bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Menurutnya, Bank Sumut haruslah menjadi lini terdepan di bidang perbankan Sumut.

“Saya harapkan terus tingkatkan, kita berada di daerah sendiri, kita harus menjadi penjuru atau lini terdepan untuk perbankan, khususnya bank yang ada di Sumut ini,” kata Edy.

Menanggapi hal tersebut, Dirut Bank Sumut Babay Parid Wazdi berkomitmen menjadikan Bank Sumut sebagai lini terdepan perbankan di Sumut. “Kita akan tumbuh menjadi tuan rumah di provinsi sendiri, kita akan terus meningkatkan kredit UMKM, dan lain lain,” katanya.

Mengenai penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), Babay mengatakan, rencana IPO tetap berjalan. Menurutnya, IPO tetap dipersiapkan dengan menyesuaikan kondisi pasar.

“IPO pada dasarnya menjadi program bank-bank pembangunan daerah, manfaatnya jadi lebih transparan, jadi hanya masalah waktu saja, karena IPO berkaitan dengan market,” kata Babay.

Turut hadir pada RUPS tersebut para Direksi, Bupati/Walikota se-Sumut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Ismael Parenus Sinaga, Inspektur Daerah Provinsi Sumut Lasro Marbun, dan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Naslindo Sirait.(gus/ram)

Proyek Rp2,7 Triliun di Sumut 2022, BPK Temukan Kekurangan Volume Pengerjaan Rp14 Miliar

TINJAU: Peninjauan progres pembangunan dan perbaikan Jalan Provinsi di Wilayah Pematangsiantar dan Simalungun, baru-baru ini.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Utara, menemukan kekurangan volume pengerjaan sebesar Rp14 miliar pada termin pertama terhadap proyek Multi Years Contract (MYC) perbaikan jalan 450 Kilometer atau dikenalkan Proyek Rp2,7 triliun.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas S Sitorus, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam pembayaran, dengan menerapkan prinsip kehati-hatian. Pemprov Sumut, pembayaran untuk termin pertama pada tahun 2022 dan baru membayar Rp199 miliar, sebagai uang muka.

“Dengan kata lain termin 1 pembayarannya, dipotong untuk ruas jalan yang kekurangan volume tersebut dan design and built kurang sesuai. Dan juga dikurangi uang muka (jadi) Rp119 M, lebih teknisnya MK (Manajemen Konsultan) dan Kadis PUPR yang mengimplementasikan hal tersebut,” ucap Ilyas.

Untuk diketahui, proyek Rp2,7 triliun tersebar di 33 kabupaten/kota Sumut dengan masa pelaksanaan 540 hari, sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dan pemeliharaan 730 hari kalender.

Ketentuan pembayarannya, termin 1 Rp250 miliar setelah pengerjaan 33,56%, termin 2 pembayaran Rp250 miliar setelah 40%, termin 3 Rp500 miliar setelah 60%, termin 4 Rp500 miliar setelah 80% dan termin 5 Rp500 miliar setelah 100% dan termin 6 Rp648 miliar di tahun 2024.

Ilyas menjelaskan soal adanya informasi salah satu perusahaan Kerja Sama Operasi (KSO) tengah berupaya melakukan pinjaman ke PT Bank Sumut untuk membiayai proyek Rp2,7 triliun, tentunya ada mekanisme tersendiri yang diterapkan bank daerah itu untuk menghindari risiko kedepan

“Kalaupun informasi itu benar, pastinya PT Bank Sumut mengedepankan prinsip kehati-hatian. Pasti ada SOP dan ketentuan sesuai perundang-undangan yang harus dipenuhi kedua belah pihak sebelumnya,” kata Ilyas.

Walau pembayaran belum dilakukan, saat ini masyarakat sudah menikmati perbaikan jalan dari proyek ini sebesar 45,6%. Total yang telah dikerjakan sebanyak 95 ruas dari total keseluruhan proyek ini (163 ruas), sedangkan yang sudah selesai pengaspalan berjumlah 39 ruas.

Ruas jalan yang telah selesai dilakukan pengaspalan antara lain Jalan Mayjen TNI DI Panjaitan, Nagahuta Timur, Pematangsiantar, Jalan Sukaramai-Salak (ruas 63), Simpang Pertempuran- Batas Medan (Marelan), Jalan Ngumbang Surbakti – Simpang Gatot Subroto, Simpang Beringin – Hamparan Perak, ruas Perdagangan dan ruas lainnya.

“Walau Pemprov Sumut masih membayar uang muka, tetapi masyarakat kita sudah bisa menikmati 45,6% dari proyek ini dan itu juga berdampak besar bagi perekonomian kita untuk memperlancar mobilitas dan distribusi logistik,” ucap Ilyas.

Bukan hanya untuk mendapatkan jalan yang layak dalam memperlancar mobilitas masyarakat, proyek Rp2,7 triliun harus benar-benar tepat administrasi dan tepat pengerjaan. Dengan begitu, anggaran yang digunakan bisa berdampak langsung kepada masyarakat.

“Proyek ini harus menambah perputaran uang di masyarakat, Rp2,7 triliun itu tidak sedikit, uang tersebut digunakan untuk belanja material, membayar puluhan ribu pekerja, membayar kontraktor. Orang-orang yang terlibat tersebut juga akan mengeluarkan uangnya tersebut untuk keperluannya sehingga terjadi perputaran uang di situ,” tutur Ilyas.

Proyek pembangunan jalan Pemprov Sumut ditargetkan akan selesai akhir tahun 2023 termasuk jembatan, drainase dan bahu jalan. Selanjutnya, Pemprov Sumut direncanakan akan kembali melakukan proyek serupa tahun berikutnya untuk memberikan jalan dengan status mantap sedikitnya 70% dari total jalan Provinsi Sumut 3.005 Km.

“Tahun depan direncanakan akan kita lakukan kembali proyek ini untuk memberikan jalan yang layak kepada masyarakat kita, karena jalan akan berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ucap Ilyas.(gus/ram)

Idul Adha 1444 Hijriah, Grab Salurkan Hewan Kurban Sapi 1 Ton dan Ratusan Kambing

Grab Salurkan Hewan Kurban Sapi 1 Ton dan Ratusan Kambing.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah, Grab Indonesia menyalurkan satu ekor sapi seberat 1 ton dan ratusan ekor kambing yang akan diberikan kepada Mitra Pengemudi, masyarakat di lingkungan perusahaan, serta masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.

Sapi seberat 1 ton diserahkan perwakilan manajemen dan Mitra Pengemudi Grab Indonesia melalui Masjid Jami Al Munawwarah, Ciganjur, Jakarta, yang juga dikenal sebagai Masjid Gus Dur, pada hari Rabu, 28 Juni 2023.

Sementara ratusan ekor kambing kurban dibagikan secara bertahap kepada penerima manfaat yaitu Mitra Pengemudi dan masyarakat di lingkungan perusahaan di 30 kota termasuk Jabodetabek, Bandung, Medan, Makassar, Surabaya, DI Yogyakarta, dan Palembang.

Country Managing Director, Grab Indonesia, menyampaikan, Neneng Goenadi mengungkapkan penyaluran hewan kurban Idul Adha ini, merupakan wujud kepedulian dan simbol silaturahmi Grab Indonesia untuk berbagi dengan sesama.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan semangat kebaikan serta mempererat kerukunan, tidak hanya dengan Mitra Pengemudi tapi juga penerima manfaat di tanah air. Semoga dapat menjadi berkah bagi kita semua,” tutur Neneng.(gus)

Baru 2 Bacalon DPD RI Serahkan Perbaikan Vermin ke KPU Sumut

Kantor KPU Sumut, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, baru menerima pengajuan kembali perbaikan dua berkas dari bakal calon (Balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumut, yakni Parlindungan Purba dan Sukadi.

“Untuk berkas Bacaleg belum ada yang mengembalikan dari Partai Politik,” ucap anggota KPU Sumut, Batara Manurung saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (3/7/2023).

Batara mengatakan untuk penyerahan berkas perbaikan Bacaleg DPRD Sumut dan Bacalon DPD RI periode 2024-2029, terakhir 9 Juli 2023. Oleh karena itu, Batara mengimbau kepada calon peserta pemilu 2024 ini, untuk dapat segera mengembalikan berkas perbaikan tersebut. Untuk dapat menggunakan fasilitas Helpdesk, untuk dapat konsultasi dalam memperbaiki berkas yang kurang tersebut.

“Imbauan kita sebenarnya dari awal mereka harus pertama melakukan konsultasi, kepada helpdesk di KPU Sumut. Kedua, jika sidah diyakini sudah dilengkapi syarat calon. Kalau masih ada kekurangan, bisa sudah jauh hari untuk diperbaiki kembali,” jelas Batara.

Sebelumnya, KPU Sumut sudah menyerahkan hasil verifikasi administrasi (Vermin), kepada perwakilan 18 partai politik untuk Bacaleg DPRD Sumut dan 21 Bacalon DPD RI Dapil Sumut.

“Sudah kita serahkan, ke 18 parpol dan 21 Bacalon DPD Sumut,” ucap anggota KPU Sumut, Batara Manurung saat dikonfirmasi Sumut Pos, Minggu (25/6).

Disinggung apa saja menjadi catatan kekurangan administrasi Bacaleg dan Balon DPD Sumut itu. Lagi-lagi Batara enggan menjelaskan. Karena, hal itu bukan menjadi konsumsi publik.

“Mereka melakukan perbaikan kita, sesuai Vermin kita. Nanti terkoneksi sama mereka apa menjadi kekurangan berkas itu. Apa menjadi kekurangan berkas itu, bukan menjadi konsumsi publik,” sebut Batara.

Hal yang sama dilakukan KPU Kabupaten/Kota juga menyerahkan catatan kekurangan persyaratan administratif Bacaleg DPRD Kabupaten/Kota se-Sumut.

“Sama-sama, ya sama 18 parpol (memiliki kekurangan administrasi persyaratan),” ungkap Batara.

Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 10 tahun 2023 tentang Pencalonan anggota DPR RI, DPRD Sumut dan DPRD Kabupaten/Kota.

Kemudian, pengajuan perbaikan dokumen persyaratan bacalon, sejak 26 Juni 2023 hingga 9 Juli 2023. Nantinya, baru disusun Data Caleg Sementara (DCS) hingga ditetapkan Data Caleg Tetap (DCT) pada bulan September 2023.

“Artinya, kita sudah selesai melakukan vermin. Hasil penelitian vermin kita itu, semua catatan administrasi yang untuk diperbaiki kita tuliskan untuk diperbaiki,” kata Batara.(gus/ram)

Medan-Brastagi Macet Lagi, Baskami Desak Pemprov Selesaikan Jalan Alternatif Kutalimbaru

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mendesak Pemprov Sumut untuk menyelesaikan jalan alternatif Medan- Brastagi via Kutalimbaru. Hal itu disampaikan Baskami, menyusul kembali terjadinya kepadatan parah di jalur tersebut pada libur panjang Idul Adha kemarin.

Untuk itu, politisi PDI Perjuangan itu meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Marlindo yang baru dilantik agar melakukan gerak cepat dalam merampungkan proyek tersebut.

“Kebutuhan jalur alternatif ini sangat mendesak. Apalagi ketika terjadinya libur panjang seperti kemarin, sering kali jalur utama tak mampu menampung volume kendaraan yang semakin banyak,” ucap Baskami, Senin (3/7/2023).

Baskami menjelaskan, progres pengerjaan telah selesai sepanjang 9,75 Km. Jalur yang telah rampung dibangun berada di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang.

“Saat ini masih dalam proses jalan baru di Dusun Tanduk Benua, karena kontur jalan yang terjal dan curam,” ujarnya.

Baskami juga meminta pihak ketiga yang melaksanakan proyek tersebut agar segera menyelesaikan proyek jalur alternatif Medan Berastagi tersebut.

“Saya sudah berulangkali meninjau pengerjaan yang dilakukan PT. SMJ ini. Maka saya minta untuk terus dikerjakan sampai rampung 100 persen,” tambahnya.

Baskami berharap, dengan rampungnya jalur alternatif ini, dapat memperlancar kelancaran angkutan produk pertanian (logistik) dari Kabupaten Karo.

“Juga memperlancar transportasi wisatawan yang akan menjajal destinasi wisata di Karo dan sekitarnya,” harapnya.

Diketahui, jalur tersebut melintasi Tuntungan – Desa Sukamakmur Kecamatan Kutalimbaru – Dusun II Sukamakmur – Dusun X Tanduk Benua – Dusun Sembaikan II Kecamatan Sibolangit – Desa Jaranguda Berastagi. Total jalur alternatif via Kutalimbaru ini sekitar 55,87 Km, lebih pendek dari jalur utama (jalan nasional) 76 Km.

Selain itu, jalur ini juga lebih landai dari jalan nasional, sehingga akan mempercepat waktu tempuh antara Medan-Berastagi.
(map/ram)

Tingkatan Laba Jadi Rp 376 M, Komisi C DPRD Sumut Apresiasi Kinerja Direksi Bank Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi C DPRD Sumut, Hj Meilizar Latif, mengapresiasi pencapaian keberhasilan kinerja jajaran Direksi PT Bank Sumut yang telah berhasil meningkatkan pertumbuhan laba pada semester I tahun 2023 hingga 8,7 persen, yakni menjadi Rp376 Miliar.

Apresiasi ini dinyatakan Meilizar Latief kepada wartawan, Senin (3/7/2023) di ruang kerjanya pada gedung DPRD Sumut, terkait keberhasilan Bank Sumut yang membukukan laba bersih sepanjang semester I 2023 sebesar Rp376 miliar.

Dikatakan Meilizar, perolehan laba bersih itu meningkat 8,7 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp346 miliar. pencapaian kinerja semester I 2023 itu sangat positif dan merupakan buah dari kerja keras, juga soliditas seluruh jajaran Bank Sumut dalam mencapai target bisnis yang telah ditetapkan.

Dengan pencapaian laba bersih tersebut, Anggota DPRD Sumut tiga periode dari Fraksi Partai Demokrat ini berharap agar kedepan pencapaian laba bisa lebih baik lagi. Tentunya, dengan memperhatikan effisiensi dan effektivitas terhadap variable-variable cost operasional.

“Demikian halnya terkait kredit baik corporate dan ritel landing, juga kedepan harus lebih meningkat, sehingga laba dan asset lebih bertambah dan meningkat,” ucap Meilizar.

Menurutnya, upaya perseroan fokus pada peningkatan laba bersih guna mencapai target laba dimaksud cukup baik dan sangat didukung, karena selain berupaya memacu pertumbuhan kredit, LDR Bank Sumut sendiri tercatat sebesar 85,8 persen dan menunjukkan optimalisasi DPK terhadap penyaluran kredit dan pembiayaan.

“Perseroan juga harus berupaya menekan biaya dana dengan fokus mengejar dana murah di sektor ritel. Sebagai perushaan BUMD, kita harapkan deviden yang dibayarkan kepada Pemerintah Sumatera Utara dari tahun ke tahun juga akan meninggat, karena deviden ini akan di gunakan untuk kepentingan masyarakat Sumatera Utara,” ujar anggota dewan dapil Sumut I ini.

Untuk penyaluran kredit dan pembiayaan, kata Meilizar, berdasarkan data yang ada, Bank Sumut mencatatkan pertumbuhan sebesar 8,5 persen dengan total oustanding kredit dan pembiayaan Rp 28,6 triliun, dibanding tahun sebelumnya Rp 26,4 triliun.

Kemudian, porsi portofolio penyaluran kredit produktif Bank Sumut mencapai 45 persen dari total penyaluran kredit. Porsi kredit produktif tersebut berasal dari kredit modal kerja dan kredit investasi yang disalurkan, menunjukan semakin berjalannya fungsi intermediasi bank sekaligus peningkatan peran Bank Sumut untuk menggerakan perekonomian di Sumatera Utara.

Karena itu, Meilizar yang juga Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumut ini berharap, PT Bank Sumut dapat menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara maksimal guna membantu pelaku usaha mikro kecil untuk mendapatkan sumber dana murah.

Selain itu, Meilizar pernah menjabat Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut ini berharap PT Bank Sumut berperan dalam mendukung permodalan para Exportir berskala UMKM.

“Salah satunya comodity export Sumut hasil pertanian,” pungkasnya. (map/ram)

Kemenag Kota Sibolga: Jamaah Kloter 13 Aman

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Kepala Kantor Kementerian Agama RI (Kemenag) Kota Sibolga, Bahrum Saleh Hasibuan, memastikan seluruh jamaah haji asal Kota Sibolga yang tergabung dalam kloter 13 aman dan tidak ada masalah.

Pernyataan Bahrum Saleh Hasibuan itu menyikapi video viral yang beredar di media sosial berjudul “ya Allah tolonglah jemaah Indonesia” yang diunggah sekitar tiga hari yang lalu.

Pemilik akun menyebut banyak jamaah haji asal indonesia, kloter 22 asal Labura, Paluta, Sibolga, terjebak di Muzdalifah, belum makan malam hingga sarapan pagi, tidak ada bus yang mengangkut ke Makkah.

“Ada info bahwa ada jamaah haji asal Indonesia yang terdampar atau yang tidak makan dan di situ ada disebut-sebut jamaah asal Sibolga. Kami informasikan bahwa jamaah Sibolga yang tergabung dalam kloter 13 aman, tidak ada masalah,” kata Bahrum Saleh Hasibuan kepada wartawan, Senin (3/7/2023).

Pihaknya juga sudah mengkonfirmasi ketua kloter dan pihak yang terkait termasuk juga menghubungi pihak Makkah untuk memastikan hal tersebut.

“Meski insiden tersebut adalah kloter 22, tapi mereka juga jamaah haji asal Sumut, Indonesia. Alhamdulillah, jamaah Sibolga tidak ada masalah,” katanya.

Bahrum Saleh Hasibuan menjelaskan, pihaknya bersama Bagian Kesra Pemko Sibolga terus memantau informasi dan perkembangan jamaah asal Sibolga.

“Hasilnya, mereka semua aman, tidak ada masalah, seluruh jamaah sehat dan mekanisme ibadah haji berjalan dengan baik. Namun, isu itu tetap kita sahuti, kebetulan ketua kloter 22 itu dari Kasi Haji kita pak Nasir dari Sibolga,” kata Bahrum Saleh Hasibuan.

Menurut dia, sesuai jadwal, jamaah haji asal Kota Sibolga yang tergabung dalam kloter 13 akan sampai di Medan pada 17 Juli 2023.

Setelah bermalam di Asrama Haji Medan, jamaah asal Sibolga kemudian diberangkatkan dari Bandara Kualanamu ke Bandara FL Tobing Pinangsori pada 19 Juli 2023.

Dari Bandara Pinangsori, jamaah langsung dibawa ke Masjid Agung Sibolga sekaligus dirangkai acara penyambutan dan tepung tawar.

“Tidak ada penjemputan oleh pihak keluarga di Medan maupun di Pinangsori. Karena pesawat sudah kita booking untuk seluruh jamaah. Kita berangkatkan naik pesawat dan kita pulangkan naik pesawat,” katanya.

Dengan demikian, pihak keluarga boleh menjemput jamaah di Mesjid Agung Sibolga sehingga ada kebersamaan. (mag-5/ram)

Agensi Bantah Yoona dan Junho 2 PM Pacaran

SUMUTPOS.CO – Drama Korea berjudul ‘King The Land’ berhasil mencuri perhatian masyarakat. Karenanya beredar kabar bahwa Im Yoona dan Lee Junho berkencan. Seorang sumber membocorkan keduanya sudah pacaran lama bahkan sebelum memulai syuting drama Korea King the Land yang kini sedang tayang di JTBC dan Netflix. Dalam drama Korea tersebut, Yoona dan Junho memerankan karakter yang saling suka.

Tak butuh waktu lama buat manajemen kedua artis, SM Entertainment (Yoona) dan JYP Entertainment (Junho) untuk menanggapi kabar tersebut. Lewat pernyataan resmi mereka, kedua manajemen sama-sama membantah kabar pacaran yang sebelumnya dikeluarkan oleh situs berita The Proof.

“Mereka hanya dekat saja, rumor pacaran itu tidak benar,” kata perwakilan SM Entertainment dikutip dari berbagai sumber seperti Newsan dan Hankyung.

Hal senada juga dibeberkan oleh JYP Entertainment. Lewat pernyataan resminya, manajemen menjelaskan bahwa mereka sudah melakukan kroscek ke Junho.

“Mereka berdua memang dekat tapi setelah bertanya ke Junho, kabar pacaran itu hanya gosip tak berdasar,” tegas JYP Entertainment.

Sebelumnya, Yoona dan Junho tampil bersama dalam konferensi pers drama Korea King the Land. Keduanya tampak sangat klop saat itu. Mereka pun sempat berbagi kisah dari lokasi syuting dan juga menceritakan proses membangun chemistry bersama untuk drama ini.

Yoona mengaku karena sudah lama kenal Junho, tak sulit buatnya untuk menjadi nyaman berakting bersama member 2PM itu. Hal ini juga diamini oleh Junho yang menyebut pertemuan dan kerja bareng Yoona di drama Korea King the Land layaknya dua teman SMA yang ketemu lagi setelah sekian lama.

“Tentu saja kami punya banyak topik obrolan karena sudah ada di industri ini sejak lama. Kalau di lokasi syuting drama lain, aku berusaha untuk tetap humble dan lebih pendiam. Tapi ketika bersama Yoona di sini, rasanya seperti ketemu teman lama dan bisa ngobrol banyak. Lokasi syuting juga jadi menyenangkan, banyak momen lucu. Benar-benar seperti ketemu teman sekolah!” ujar Junho saat konferensi pers drama Korea King the Land pada Kamis (15/6/2023) yang dihadiri detikcom secara virtual.

Yoona mengakui sangat nyaman bisa bekerja sama dengan Junho dan memainkan karakter drakor komedi-romantis mereka tanpa beban. Sudah ada hubungan baik antara mereka sebelum disatukan dalam drama sehingga lebih mudah untuk menjalin chemistry antara karakter satu sama lain.

“Rasanya menyenangkan. Aku kenal Junho sejak kami masih sangat muda dan sering bertemu juga. Sekarang disatukan di drama ini rasanya senang. Betul seperti kata Junho, seperti balik lagi ke masa-masa lalu. Bicara sama Junho seperti ketika ketemu dia di masa jadi idol. Kami juga sangat santai berada di antara satu sama lain,” tutur Yoona. (bbs/ram)