Home Blog Page 1390

Momen Idul Adha, Gubernur Edy Rahmayadi Ajak Masyarakat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

SALAT: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melaksanakan Salat Idul Adha 1444 H di Lapangan Bola Mabar, Kota Medan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera (Sumut) Edy Rahmayadi mengajak umat muslim untuk meneladani dan menghayati suatu peristiwa besar yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS, yakni harus ikhlas merelakan apapun yang paling berharga dalam hidupnya untuk dikurbankan

“Idul Adha ini adalah momen kita kembali mengingat dan meneladani kisah Nabi Ibrahim, tentang ketaatannya kepada Allah SWT. Nabi Ibrahim rela mengurbankan anaknya atas perintah Allah. Itulah teladan yang bisa kita petik dari Hari Raya Kurban ini,” kata Gubernur Edy Rahmayadi usai melaksanakan Salat Idul Adha 1444 H bersama ribuan warga Kota Medan dan sekitarnya di Lapangan Sepak Bola Mabar, Jalan Mangaan, Medan Deli, Kamis (29/6/2023).

Tampak hadir Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief S Trinugroho, Forkopimda Sumut, para tokoh agama dan masyarakat, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus dan sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut lainnya.

Menurut Gubernur Edy Rahmayadi yang hadir bersama Ketua PKK Sumut Nawal Lubis, keteladanan di masa sekarang yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari adalah bisa berbagi sesuatu yang dicintai di jalan Allah, terutama orang-orang mukmin yang ekonomi mampu. Selain itu menanamkan nilai-nilai kepatuhan kepada Allah dan menjaga keharmonisan keluarga antara orang tua dan sebaliknya.

Sementara, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Syukri Albani Nasution dalam khutbahnya pada Salat Iduladha tersebut menyampaikan, hikmah yang bisa diambil dari perjalanan kehidupan Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail yakni sebuah pesan simbolik untuk taat kepada orang tua dalam berbagai hal, selama tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada. Misalnya, membantu dengan ikhlas, menyayangi dan menghormati orangtua.

“Idul Adha juga menjadi sebuah peristiwa penting untuk memaknai bagaimana Nabi Ismail patuh dan mendengarkan setiap perkataan Nabi Ibrahim, selaku orangtuanya,” jelasnya

Menurutnya, jika ditarik dalam konteks kekinian umat muslim dituntut untuk membentuk keluarga yang memiliki akidah dan kadar keimanan yang kuat, serta tidak tergoda akan kehidupan duniawi.
“Kita bentuk dan bina keluarga kita dengan nilai-nilai ke Islaman, jadikan keluarga kita sakinah, mawaddah wa rohmah, yang penuh cinta dan kasih sayang, aqidah yang kuat, bersikap ikhlas, sabar dan taat kepada-Nya,” ajaknya

Sebelum meninggalkan lokasi Salat Idul Adha, Gubernur Edy Rahmayadi menyapa warga yang hadir dan menerima permintaan masyarakat untuk berswafoto. Selanjutnya rombongan menuju Masjid Al Jihad Medan, untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban.(gus/ram)

Pengamat Desak Kejati Sumut Segera Eksekusi Mujianto

SIDANG: Mujianto menjalani persidangan korupsi di PN Medan beberapa waktu lalu. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mahkamah Agung (MA) mengubah vonis bebas Mujianto menjadi hukuman penjara 9 tahun dan denda Rp500 juta dengan subsider 3 bulan kurungan. Meski sudah dihukum bersalah, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) belum mengeksekusi konglomerat Kota Medan tersebut.

Menanggapi itu, Pengamat Hukum dari Pusat Studi Hukum Pembaharuan dan Peradilan (PUSHPA) Sumut Muslim Muis SH, mendesak agar Kejati Sumut segera melakukan eksekusi terhadap putusan kasasi dari MA.

Menurutnya, jika kejaksaan terlalu lama melakukan eksekusi terhadap putusan kasasi MA, Mujianto dikhawatirkan akan melarikan diri.

“Banyak kasus seperti ini, yang DPO setelah vonis MA. Jadi, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, kejaksaan harus segera eksekusi Mujianto,” tegasnya, Rabu (28/6).

Apalagi, kata Muslim, Mujianto pernah juga masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus dugaan penipuan dan ditangkap oleh Polda Sumut di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta.

“Kita tau kalau dia pernah DPO, sudah pernah bermasalah. Jadi untuk apa lagi diperlama. Langsung saja dieksekusi, toh itu kewenangan jaksa dan sudah resmi,” cetusnya.

Dalam kesempatan ini, Muslim Muis juga mengapresiasi MA yang sudah membatalkan vonis bebas Pengadilan Negeri Medan.

“Ini bukti kalau hukum itu ada dan adil. Karena tidak mungkin jaksa menyidangkan Mujianto tanpa alat bukti yang kuat,” pungkasnya sembari berharap agar Mujianto dieksekusi segera.

Diketahui bahwa, MA membatalkan vonis bebas Mujianto di tingkat PN Medan. Mujianto dihukum 9 tahun penjara dan denda Rp500 juta dengan subsider 3 bulan kurungan.

Mujianto juga dijatuhi hukuman untuk membayar Uang Pengganti (UP) kerugian negara senilai Rp13.400.000.000, dengan subsider 4 tahun penjara.

“Kabul. Terbukti Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 5 ayat 1 UU TPPU. Pidana penjara 9 tahun, denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan,” isi putusan kasasi dilansir dari situs MA.

Sementara dalam kasus ini sendiri berawal dari, Mujianto melakukan pengikatan perjanjian jual beli tanah kepada Canakya Suman seluas 13.680 m2 yang terletak di Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang.

Seiring waktu berjalan, PT KAYA dengan Direkturnya Canakya Suman mengajukan kredit Modal Kerja Kredit Konstruksi Kredit Yasa Griya di bank plat merah tersebut dengan plafon Rp39,5 milyar guna pengembangan perumahan Takapuna Residence di Jalan Kapten Sumarsono dan menjadi kredit macet serta diduga terdapat Peristiwa Pidana yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

Kemudian, dalam proses pencairan kredit tersebut tidak sesuai dengan proses dan aturan yang berlaku dalam penyetujuan kredit di perbankan, akibatnya ditemukan peristiwa pidana yang mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp39,5 M. (man/ram)

Yayasan BSA Kurban 4 Ekor Hewan Ternak

KURBAN: Para pengurus yayasan BSA saat melaksanakan kurban pada perayaan Idul Adha 1444 H.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – pada Idul Adha 1444 H, yayasan BSA, melaksanakan kurban berupa 1 lembu dan 3 ekor kambing. Hal ini untuk menandai makna berkurban yang merupakan kewajiban umat Islam untuk saling membantu.

Pembina Yayasan BSA, Bayu Sumantri Agung menyebutkan untuk tahun ini, yayasan melaksanakan pemotongan hewan kurban yang akan diserahkan kepada pengurus dan warga sekitar yayasa.

“Ini suatu kewajiban kita untuk membantu sesama umat muslim. Berkurban merupakan ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT. Untuk itu kami sebagai Yayasan BSA yang tentunya berjalan di bidang sosial bisa membantu sedikit rezeki yakni daging kurban untuk pengurus yayasan atau warga setempat,” ujarnya di Gang Murni Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, Kamis (29/6/2023).

Bayu Sumantri Agung yang merupakan Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang ini mengharapkan agar pelaksanaan kurban ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya.

“Dan semoga dengan berkurban ini pengurus Yayasan BSA menjadi lebih berakhlak dan menjadi lebih bermanfaat bagi semua masyarakat, ” kata Bayu Sumantri Agung.

Sementara Ketua Yayasan BSA, Wahyu Rustandi Mahnu berterimakasih kepada seluruh pengurus yang dari awal dibentuknya Yayasan hingga kini terus membantu dan menolong masyarakat miskin atau kurang mampu melalui Yayasan BSA.

“Ini kita berkurban, satu sapi dan tiga ekor kambing. Kepada kawan kawan pengurus Yayasan BSA, kami berterimakasih, semoga tahun depan kurban kita lebih banyak lagi,” kata Wahyu Rustandi Mahnu.

Seorang warga, Fani Wardana yang mendapatkan daging kurban dari yayasan BSA mengucapkan terimakasih kepada Yayasan BSA.

“Terimakasih kepada yayasan BSA, daging kurban ini sangat bermanfaat bagi kami ” kata Yudi warga Bakaran batu Lubukpakam. (btr/ram)

IRC Kurban 5 Ekor Sapi, Ajak Warga Jadikan Idul Adha Sebagai Momen Tingkatkan Kepedulian

SAKSIKAN: Ketua IRC, Robi Barus saat menyaksikan penyembelihan hewan kurban di kantor IRC Medan, Kamis (29/6/2023). (Markus Pasaribu)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Irmadi Robi Centre (IRC), Robi Barus menyembelih lima ekor sapi sebagai hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1444H/2023. Penyembelihan lima ekor sapi tersebut dilakukan pada lokasi dan waktu yang berbeda.

Dijelaskan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan itu, tiga ekor sapi disembelih di kantor IRC di Jalan Laboratorium, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kamis (29/6/2023). Satu ekor sapi di Kecamatan Medan Helvetia pada Jumat (30/6/2023), dan satu ekor sapi lainnya di Kecamatan Medan Baru pada Sabtu (1/7/2023).

“Alhamdulillah, pada Idul Adha tahun ini IRC menyembelih 5 ekor sapi. Satu diantaranya diberikan PAC PDIP Medan Barat,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos disela-sela kegiatan penyembelihan hewan kurban di kantor IRC Medan, Kamis (29/6/2023).

Didampingi Ketua PAC PDIP Medan Barat Nico Brahmana, Robi Barus mengatakan bahwa hewan kurban tersebut akan dibagikan ke warga sekitar di Kecamatan Medan Barat, Medan Helvetia, dan Medan Baru.

“Semoga hewan kurban ini dapat bermanfaat dan memberikan keberkahan bagi kita semua,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan itu.

Robi yang kini juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Medan itu berharap, penyembelihan hewan kurban yang diberkahi Allah SWT tersebut dapat meningkatkan ketaqwaan dirinya dan setiap anggota IRC sebagai pekurban maupun masyarakat sebagai penerima hewan kurban.

Selanjutnya, Robi Barus juga berharap agar perayaan Idul Adha tahun ini dapat dijadikan masyarakat sebagai moment untuk meningkatkan kepedulian antara satu dengan yang lain. Terutama, peduli terhadap kondusivitas di Kota Medan. Sebab diketahui, belakangan ini tingkat kriminalitas di Kota Medan terbilang cukup tinggi.

“Kota Medan membutuhkan kepedulian semua pihak, khususnya peran serta masyarakat dalam menjaga kondusivitas. Kita harus saling peduli, saling menjaga satu sama lain, terutama dari aksi-aksi kriminalitas yang belakangan ini marak terjadi di Kota Medan. Idul Adha ini adalah moment yang tepat untuk merefleksikan kepedulian itu,” pungkasnya. (map)

AMPI Sumut Berbagi Daging Kurban untuk 400 Warga

Proses pemotongan hewan kurban yang diwakili pengurus AMPI Sumut dalam peringati Hari Idul Adha 1444 H di Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumut membagikan 400 paket daging kurban kepada 400 warga Kota Medan, Kamis (29/6).

Sebanyak 5 ekor sapi dan seekor kambing dikurbankan pada perayaan Idul Adha tahun ini. Dalam kesempatan ini, Ketua DPD AMPI Sumut Dr. David Luther Lubis mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah.

“Sekecil apapun kurban yang kita lakukan, bukanlah manusia yang akan menilainya, tetapi Allah SWT. Semoga apa yang kita kurbankan hari ini, pahalanya dapat bermanfaat buat kita, terutama bagi kebesaran organisasi (AMPI) yang kita cintai ini. Tetaplah berbuat untuk kepentingan masyarakat, sehingga AMPI benar-benar dicintai masyarakat,” pesan David Luther Lubis.

Sekretaris DPD AMPI Sumut Gabriel Nainggolan menambahkan, di tahun 2023 ini banyak kader-kader AMPI yang berkurban di lingkungan mereka.

“Dan untuk tahun depan kita berencana akan memusatkan penyembelihan hewan kurban di luar Kota Medan,” ujar Gabriel.

Dilanjutkannya, “Seperti harapan dari Ketua DPD AMPI Sumatera Utara, kader-kader AMPI dihimbau untuk terus berbuat dan melakukan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat.”

Sementara Ketua Panitia Elfin Anwar yang didampingi Sekretaris Panitia Ahmad Rizki Ansyari dan Bendahara Panitia Zulfendri, mengatakan, pada Idul Adha tahun ini DPD AMPI Sumut berkurban 5 ekor sapi dan seekor kambing.

“Nantinya daging-daging kurban ini akan disalurkan kepada 400 warga, termasuk anggota-anggota AMPI Sumut,” ujar Elfin.

Lebih lanjut dikatakannya, hewan-hewan yang disembelih tersebut merupakan kurban dari para pengurus DPD AMPI Sumut dan sejumlah DPD AMPI Kabupaten/ Kota.(rel/tri)

Tandem Baru, Herry IP: Kevin Pilih Rahmat Hidayat

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemain bulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo memilih Rahmat Hidayat untuk menjadi tandem barunya.

Pelatih kepala ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi (Herry IP), Rahmat Hidayat merupakan pilihan Kevin sendiri. Dirinya dan yang lain tidak ada yang ikut campur dalam keputusan Kevin untuk memilih partner baru.

“Jadi jawaban saya kan minggu lalu Kevin saya kasih pilihan, ternyata Kevin milihnya Rahmat,” ucap Herry di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (28/6/2023).

“Tadi di level Pratama juga ada satu, si Daniel Edgar Marvino, tapi mungkin komunikasinya kurang. Kevin bilang komunikasinya kurang enak,” lanjut pria berusia 60 tahun itu.

“Mungkin karena dia terlalu bawah, sedangkan Rahmat sudah di utama, sering main juga sparing, kadang diajak jalan juga sama Kevin, jadi dia mutusin milihnya Rahmat,” kata Herry. (bbs/ram)

Karantina Pertanian Belawan Pastikan Lalulintas Hewan di Wilker Sibolga dan Nias Aman

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Karantina Pertanian Belawan, Lenny Hartati Harahap, melakukan monitoring pengawasan di Kabupaten Tapanuli Tengah Kota Sibolga. Hal ini untuk emastikan kesehatan dan keamanan hewan yang dilalulintaskan di wilayah kerjanya,

Selain melakukan pengawasan di tempat pemasukan dan pengeluaran, Lenny yang didampingi dokter hewan Karantina (DHK), Amelina juga melakukan tindakan karantina berupa pemeriksaan hewan. Pemeriksaan dilakukan pada malam harinya terhadap 75 ekor babi potong untuk tujuan Gunung Sitoli.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, babi potong yang dilalulintaskan sehat, bebas dari penyakit flu babi Afrika (Afrika Swine Flu, ASF) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dibuktikan dengan sertifikat veteriner dan dokumen pendukung lain yg dipersyaratkan, “ ujar Lenny.

“Saat ini para pengguna jasa yang melalulintas komoditas pertanian dan ternak di wilayah kerjanya sudah mulai patuh untuk lapor Karantina. Salah satunya, PT. MFS yang telah melaporkan hewan ternaknya dan kelengkapan dokumen juga terpenuhi,” ujarnya.

Selain ikut pemeriksaan dilapangan, Lenny juga melanjutkan sosialisasi kekarantinaan kepada Instansi terkait dengan memperkenalkan Karantina Pertanian. Selain ke Instansi terkait, pengguna jasa dan pemangku kebijakan lainnya, khususnya terkait Undang-undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan serta Permentan 17 Nomor 2023 tentang Tata Cara Pengawasan Lalulintas Hewan, Produk Hewan Pembawa Penyakit Hewan lainnya. (mag-1/ram)

Pemkab Sergai Kurban 100 Ekor Lembu 2 Kambing pada Idul Adha 1444 H /2023

SEMBELIH: Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Sekda Sergai Faisal Hasrimy serta para OPD saat menyaksikan hewan kurban yang akan disembelih di kediaman Bupati Sergai Desa Firdaus.

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Idul Adha 1444 H/2023, Pemkab Serdangbedagai (Sergai) menyembelih 100 ekor lembu dan 2 ekor kambing untuk disalurkan ke 17 Kecamatan se – Kabupaten Sergai, Kamis (29/6/2023).

Bupati Serdangbedagai, H Darma Wijaya menyatakan, bila dibandingkan tahun lalu, penyerahan hewan kurban tahun ini lebih banyak.

“Tahun ini lebih banyak, ada 100 ekor lembu dan 2 kambing, tahun sebelumnya lebih sedikit karena dampak wabah Lumpy Skin Disease (LSD),” ujarnya usai menyaksikan pemotongan hewan kurban di kediamannya Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai.

Dijelaskannya, hewan kurban yang diserahkan merupakan milik para ASN Kabuoaten Sergai. Sebelum dikurbankan hewan terlebih dahulu dicek kondisinya.

“Alhamdulillah seluruh kondisi hewan kurban dalam kondisi baik dan sehat serta cukup syarat untuk dikurbankan, kita juga berharap semua masyarakat Kab. Sergai dapat merasakan daging kurban,” jelasnya.

Ditahun depan Darma Wijaya optimis jumlah hewan kurban akan bertambah. “Tahun depan, Insyaallah hewan kurban dapat bertambah minimal menjadi 200 ekor,” paparnya.

Sebelumnya Darma Wijaya bersama istri Ny Hj. Rosmaida Saragih serta Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, Sekda Kab. Sergai Faisal Hasrimy melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Kabupaten Sergai dengan khatib Ustad Arfandi Setiawan, S.Pdi. (fad/ram)

Kurban Seekor Lembu, USM Indonesia Berbagi dengan Masyarakat

USM INDONESIA: Dr Parlindungan Purba MM dan dr Tuahman Fr Purba MKes SpAn menyaksikan penyembelihan hewan kurban - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS.

KELUARGA besar Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia melaksanakan kurban seekor lembu pada momen Hari Raya Idul Adha, Kamis (29/6).

Dua pengurus Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM (tokoh masyarakat Sumut), dr Tuahman Fr Purba MKes SpAn (anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumut) dan dan Dr Bahdin Nur Tanjung (ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Sumut) turut menyaksikan penyembelihan hewan kurban tersebut.

Pemotongan hewan korban dari keluarga besar USM Indonesia dilaksanakan di Jalan Amal Luhur Helvetia dekat perguruan tinggi tersebut.

Disini juga dilakukan penyembelihan sejumlah lembu dan kambing dari dari masyarakat. Pemotongan hewan kurban ini berjalan dengan lancar.

dr Tuahman Fr Purba MKes SpAn mengatakan bahwa penyembelihan hewan kurban dari keluarga besar Sari Mutiara merupakan agenda rutin pada saat Idul Adha.

”Turut berbahagia karena kita masih bisa berkurban dan berbagi pada masyarakat dengan seekor lembu kurban. Kita berharap ini dapat bermanfaat bagi warga sekitar kampus USM Indonesia,” katanya.

Anggota DPRD Sumut ini berharap kedepannya Sari Mutiara tetap ikut berkurban dengan jumlah kurban yang semakin bertambah. ”Kiranya kita dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Ia pun secara khusus menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah. ”Selamat Hari Raya,” kata wakil rakyat Sumut tersebut. (dmp)

Sembelih 58 Hewan Kurban, Eksistensi UMSU tak Terlepas dari Dukungan Masyarakat

UMSU: Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP menyaksikan penyembelihan hewan kurban - ISTIMEWA.

SIVITAS akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyembelih 58 hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1444 H. Pemotongan hewan kurban dilaksanakan di Kampus Jalan Kapten Mukhtar Basri sebanyak 42 ekor. Sisanya 16 ekor diserahkan kepada masyarakat sekitar kampus dan beberapa daerah, salah satunya Desa Jaring Halus Langkat, Rabu (28/6).

Penyerahan hewan kurban ke masyarakat sekitar kampus dilaksanakan Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP di Jalan Ampera 8 Lingkungan 3 Glugur Darat II Kecamatan Medan Timur (belakang kampus UMSU).

Penyerahan dihadiri Prof Dr Muhammad Arifin Gultom MHum (wakil rektor I), Prof Dr Akrim MPd (wakil rektor II), Assoc Prof Dr Rudianto MSi (wakil rektor III), pimpinan fakultas, lembaga dan masyarakat sebagai penerima hewan kurban.

Prof Dr Agussani MAP mengatakan bahwa pemberian hewan kurban ke masyarakat merupakan kegiatan rutin setiap perayaan Idul Adha. Pemberian hewan kurban itu merupakan bentuk rasa syukur dan wujud kepedulian.

”Kegiatan yang rutin sejak beberapa tahun lalu, Alhamdulillah saat ini masih kita lakukan. Inilah komitmen UMSU dalam hal kepedulian dan kebersamaan di Hari Raya Idul Adha. Tidak hanya di kampus Muchtar Basri, juga di dua kampus UMSU lainnya,” ungkapnya.

Rektor menegaskan bahwa eksistensi UMSU tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar. Kehadiran mahasiswa UMSU yang kos bersama masyarakat tentu membutuhkan perhatian keamanan serta dukungan sehingga bisa menjalankan studinya secara baik.

Ia berharap kegiatan ini dapat memupuk rasa kebersamaan, kepemilikan dan membangun ukhwah antara UMSU dan masyarakat sekitar. ”Mari menjaga situasi kampus. UMSU merasakan betul pentingnya keamanan dan hubungan yang baik dengan masyarakat,” kata Agussani.

Kepala Lingkungan 3 Glugur Darat II Firnando Nasution mewakili masyarakat mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada rektor dan seluruh sivitas akademika UMSU yang telah menyerahkan langsung dua ekor hewan kurban kepada masyarakat Lingkungan 3.

”UMSU selalu memberikan wujud kepedulian sosialnya. Mudah-mudahan hewan kurban dari UMSU ini bermanfaat bagi warga. Semoga UMSU tetap berjaya dengan kepeduliannya,” kata kepala lingkungan.

Ia menegaskan bahwa sinergitas UMSU dengan pihak kelurahan selama ini cukup positif. Kehadiran UMSU dirasakan sangat positif bagi masyarakat sekitar sehingga perlu terus dijaga.

Rektor juga menyerahkan hewan kurban secara simbolis kepada masyarakat Lingkungan 8 Gulugur Darat II Medan Timur. Jika tahun lalu UMSU memberikan seekor, tahun 2023 UMSU menepati janji dengan memberikan dua ekor hewan kurban kepada masyarakat lingkungan 8.

Dibanding tahun sebelumnya terdapat peningkatan jumlah hewan kurban UMSU. Dari 42 ekor menjadi 58 ekor. Selain berasal dari sivitas akademika, hewan kurban juga berasal dari sumbangan para mitra diantaranya dari Bank BNI.

Tidak hanya peningkatan dari segi jumlah, dari proses pelaksanaan pemotongan hewan kurban oleh UMSU juga semakin baik dengan melibatkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan untuk memastikan kelayakan daging kurban. (dmp)