29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 14210

Anggota DPRD Binjai Mengeluh Belum Terima Gaji

BINJAI- Sebanyak 30 anggota DPRD Binjai mengeluh karena belum menerima gaji bulan Desember 2011. “Memang benar kami belum terima honor (gaji-red). Tapi jangan masukan nama kami dalam berita ya,” kata anggota DPRD Binjai yang tidak mau disebutkan namanya itu di gedung DPRD di Jalan Veteran, Kota Binjai.

Ia mengaku tak tahu mengapa mereka hingga kini belum menerima gaji bulan Desemeber yang seyogianya dikeluarkan Pemko Binjai. “Apa alasan Pemko Binjai kami belum tahu. Yang jelas, akan kami pertanyakan kenapa dan kemana anggaran gaji kami itu,” jelasnya.

Pantauan wartawan Sumut Pos di gedung DPRD Binjai, hampir seluruh anggota DPRD Binjai kerap mencetuskan mereka belum gajian. Bahkan, soal belum gajian tersebut menjadi canda tawa sesama anggota DPRD.

Sekretaris DPRD Binjai, Kumar Tanjung ketika dikonfirmasi terkait lambatnya gaji anggota DPRD dicairkan menyebutkan Senin depan, honor seluruh anggota DPRD Binjai akan dibayarkan. “Senin depan udah keluar honor mereka (DPRD Binjai). Bila masalah terlambat, mungkin hal-hal yang perlu diselesaikan dalam anggaran ini oleh Pemko Binjai,” katanya. (dan)

Pengangguran Sumbang Angka Kriminal Tertinggi

LUBUK PAKAM-Tingginnya angka kiminal di Kabupaten Deli serdang sepanjang tahun 2011 disumbangkan oleh tindak pidana pencurian. “Pelaku pencurian terpaksa mencuri karena tidak memiliki pekerjaan,” kata Humas Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam Immanuel Tarigan SH dalam paparannya kepada wartawan di PN Lubuk Pakam.

Menurut data, kata Immanuel jumlah kasus pencurian yang masuk ke PN Lubuk Pakam selama tahun 2011 sekira 619 kasus ditambah 266 kasus sisa tahun 2010. Total kasus yang disidangkan 885 kasus, sementara yang putus sekira 707 kasus, sisa 178 kasus dengan pelaku pria berjumlah 543 orang, wanit 13 orang dan anak-anak 63 orang.

Diurutan kedua menyusul kasus perjudian dengan rincian 505 kasus yang masuk tahun 2011, sisa tahun 2010 sebanyak 94 kasus. Diputus 519 kasus dengan sisa akhir tahun 2011 sebanyak 80 kasus. Pelaku pria sebanyak 474 orang, wanita 26 orang dan anak-anak 5 orang.

Kasus narkotika/psikotropika yang masuk tahun 2011 sebanyak 482 kasus, sisa pada tahun 2010 sebanyak 95 kasus, diputus sebanyak 486 kasus dengan sisa akhir tahun 2011 sebanyak 91 kasus.

Pelaku pria berjumlah 452 orang, wanita 12 orang dan anak-anak 18 orang. Untuk kejahatan yang membahayakan keamanan umumnya bagi orang atau barang tahun 2011 ada 2 kasus. (btr)
dan sudah diputuskan, dengan pelaku pria 2 orang. (btr)

Lima Pemain Jatim Perkuat Timnas

SURABAYA-Skill mumpuni pemain tim sepakbola proyeksi PON XVIII/2012 rupanya menarik minat staff pelatih tim nasional U-20. Sebanyak lima pemain diundang untuk melakukan seleksi timnas di Jakarta.

Lima pemain tersebut adalah kiper Angga Saputra, bek kiri Samsul Arifin, serta tiga gelandang tengah yakni Didik Ari, Evan Dimas, dan Fandi Eko Utomo. “Saya baru mendapatkan kabar Rabu malam lalu. Tim pelatih timnas meminta lima pemain tersebut untuk ikut seleksi. Tapi saya masih belum tahu kapan mereka berangkat,” kata pelatih kepala tim Jatim Danur Dara kemarin.

Saat ini hanya Angga, Samsul, dan Evan yang berada dalam kondisi puncak. Sedangkan Fandi dan Didik sedang berkutat dengan cedera. Luka-luka Fandi akibat kecelakaan lalu lintas bulan lalu masih belum pulih benar. Sedangkan Didik saat ini dalam proses pemulihan cedera engkel kanan.

Mantan asisten pelatih Persema Malang tersebut mengaku bangga karena anak asuhannya dilirik timnas. Dia tidak akan menghalangi kepergian Evan dkk ke timnas jika dalam seleksi akhirnya terpilih. Namun bisa tidaknya lima pemain tersebut membela Indonesia tergantung dari ijin KONI Jatim dan Pengprov PSSI Jatim.  (nur/jpnn)

SSB Patriot Target Empat Besar

MEDAN-Sekolah sepak bola Patriot tak memasang target muluk-muluk saat berlaga di festival sepak bola U-12 dan U-14 yang berlangsung hari ini (7/1) di Lapangan Sepak Bola SSB Rajawali Jalan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli.

Menurut menejer tim SSB Patriot Robert Sinaga kepada Sumut Pos, kemarin (6/1), pihaknya ingin mempertahankan prestasi yang diraih saat berlaga di ajang festival sepak bola ASSBI Sumut pada 29 Desember lalu.

“Pada festival kali ini kita menyertakan dua tim yang bertanding di kategori U-12. Diharapkan dengan menyertakan dua tim maka peluang untuk lolos ke kelompok empat besar semakin terbuka,” bilang Robert.

Selanjutnya Robert mengatakan bahwa menatap festival kali ini para pemain telah digenjot dengan sangat serius oleh duet pelatih Yusfan Hasibuah dan Rivo di Lapangan Sepak Bola SSB Patriot Jalan Air Bersih Medan.

Terkait metari latihan yang diberikan kepada seluruh pemain Yusfan mengatakan bahwa pihaknya tetap berkaca pada pola latihan standar yang pantas diberikan kepada pemain usia belia.

Adapun pemain yang akan berlaga pada festival sepak bola SSB Rajawali adalah David Kevin, Kurnia Rizki, Hafidz Maulia Darma, Roni Sinaga, Helmi Kurniawan, Mikel, Rofik Amat, Rahmad Nur Azmi, Arpan Syahputra, Anggito Dimas, Deni Gusta, Kalvin Fiter dan Muhammad Amnizar.

Sedangkan satu tim lainnya berisikan Orriananos Azizi, Cara Diranda, Sandi Kelana, Rafli Ramadhan, Muhammad Farhan Ikhawanul, Fadila, Andriansyah, Wahyu Sahputra, Bobby Andriza, Charles Sibuea, Cristian Tampubolon, Muhammad Rozi, Ario Pratomo dan Sahangga.(omi)

Hari Ini, Pembukaan NBL Flexy Indonesia

Seri kedua Flexi National Basketball League (NBL) Indonesia 2011-2012 mulai hari ini (7/1) bergulir di Sritex Arena Solo. Seri yang berlangsung hingga 15 Januari nanti ini juga memiliki catatan sejarah tersendiri. Untuk kali pertama dalam ajang olahraga apa pun di Indonesia, ada tayangan langsung via live streaming yang menggunakan pola pay per view.

Cukup dengan membayar Rp 20 ribu, pecinta basket bisa mendapatkan voucher untuk mengakses pertandingan secara live streaming di situs resmi liga, www.nblindonesia.com. Untuk paket musim reguler, yang menyediakan puluhan pertandingan seru, biayanya Rp 350 ribu.

Pada seri perdana di GOR C-Tra Arena Bandung, pertengahan Desember 2011 lalu, uji coba live streaming itu sudah dilaksanakan untuk sejumlah pertandingan. Menurut PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia selaku pengelola liga, responnya luar biasa, angka penontonnya mencapai angka ribuan di setiap pertandingan.

Mulai seri kedua ini, penyelenggara pun menerapkan sistem pay per view. Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia sekaligus commissioner NBL Indonesia, merasa yakin ini merupakan langkah penting untuk masa depan. Bukan hanya untuk basket, tapi untuk semua cabang olahraga atau pertunjukan di tanah air.

“Flexi NBL Indonesia di Solo akan tercatat dalam sejarah sebagai ajang pertama yang menerapkan streaming pay per view di tanah air. Kami yakin, langkah ini bukan hanya baik dan penting untuk kelangsungan liga kami. Tapi juga untuk seluruh cabang olahraga atau pertunjukan yang diselenggarakan secara profesional di Indonesia,” kata Azrul saat jumpa pers di Sritex Arena kemarin (6/1).

Azrul mengakui, langkah ini memang menimbulkan pro dan kontra. “Tapi semakin dibicarakan yang baik dan buruk, tentu ke depannya hasilnya akan bagus,” tandasnya.
Soal target pemirsa, Azrul bilang sebanyak-banyaknya. “Kami ingin sebanyak-banyaknya. Tapi seandainya hanya seratus pun, itu sudah rekor di Indonesia. Belum pernah ada yang melakukan pay per view live streaming di Indonesia,” ujarnya.

Masud Khamid, executive general manager Flexi yang ikut hadir di Sritex Arena kemarin, mengaku bangga dengan langkah yang diambil PT DBL Indonesia. Apalagi, kebijakan itu juga sejalan dengan strategi yang tengah dijalankan Flexi.

“Kami memang sedang mengubah sistem dari SMS dan voice menjadi broadband. Program streaming ini selaras dengan itu. Selama ini, segala hal yang diselenggarakan (DBL Indonesia) selalu sukses. Kami yakin program ini juga akan baik. Pertandingan tidak hanya bisa ditonton di Solo, tapi juga di seluruh dunia. Tergantung bagaimana DBL mempromosikannya,” ujarnya.

Masud menambahkan, tayangan streaming di hari pembukaan malam ini akan ditampilkan di acara launching yang dilakukan Flexi di Monumen Serangan Umum 1 Maret Jogjakarta. Rencananya, acara nonton bareng itu juga bakal disaksikan oleh Gubernur Jogjakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.

“Di dalam Flexi sendiri, langkah seperti ini masuk area anak muda yang kreatif dan sehat. Berbagai inovasi memang harus terus dilakukan jika ingin terus bertahan. Itu berlaku di semua bidang,” tambah Masud. (ru/jpnn)

PBSI Evaluasi Kontrak Setiap Tiga Bulan

JAKARTA-PB PBSI akhirnya memutuskan durasi kontrak pemain Pelatnas. Jika sebelumnya kontrak pemain disesuaikan per-satu tahun. Maka, kali ini kontrak pemain akan dievaluasi per-tiga bulan sekali.

Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan rapat dan memutuskan sistem kontrak anyar ini berlaku per 3 Januari lalu.

“Ya, sistem kontrak anyar ini mulai diberlakukan pada Januari ini. Sistemnya disepakati akan ada perubahan tiap tiga bulan,” tuturnya kepada Jawa Pos (Grup Sumut Pos), kemarin (6/1).
Tapi, keputusan induk olahraga bulu tangkis se-tanah air ini masih bisa berubah seandainya ada pemain senior yang merasa kurang nyaman dengan durasi tiga bulan ini. Tapi, perubahan kemungkinan hanya bisa lebih lama satu bulan alias per-empat bulan.

Langkah itu menurut Yacob dilakukan karena memang perubahan kontrak ini belum disosialisasikan kepada para pemain utama dan pemain lapis satu. Alasannya, saat kebijakan baru ini disepakati , para pemain utama sudah bertolak ke Korea untuk mengikuti kejuaraan Super Series Premier di Seoul.

Rencananya, sosialisasi baru akan dilakukan oleh PB PBSI pada Senin (9/1) mendatang. Hanya, sosialisasi baru dilakukan kepada tim lapis dua Pelatnas karena tim utama dan lapis satu langsung berangkat ke Malaysia Super Series pekan depan.

“Sosialisasi ke lapis dua dahulu. kami yakin mereka mau menerima untuk durasi evalusi per tiga bulan ini,” tutur lelaki yang juga ketua umum Pengprov PBSI Jatim tersebut.

Yacob juga memaparkan bahwa nilai kontrak yang disepakati akan disesuaikan dengan rangking para pemain. Sistem ini menurut ayah pebulu tangkis Christopher Rusdianto tersebut sama dengan sistem yang didapat pemain saat menerima penandatangan kontrak per awal tahun dari Pelatnas.
“Kami evalusinya dari rangking. Nilai kontrak mereka kan juga disesuaikan dengan rangking yang didapat per evaluasi. Mudah-mudahan mereka terus termotivasi,” terangnya.

Sistem rangking ini sebelumnya menjadi kekhawatiran pemain putri Liliyana Natsir yang menilai sistem evaluasi berdasarkan hal ini kurang fair. Dia beralasan jika persaingan tiap nomor berbeda dan ada yang cukup ketat.

Dia mencontohkan di ganda campuran, meski dirinya berhasil meraih tiga gelar Super Series maupun Gold Grand Prix, peringkatnya belum tentu beranjak dari posisi ke empat.  Itu karena selisih poin dengan peringkat tiga maupun dua cukup tipis dan bisa berubah sewaktu-waktu .
Mencermati hal itu, Yacob menekankan bahwa semangat perubahan nilai kontrak ini adalah berdasarkan kepada rangking. Mengenai prestasi yang didapat, dia menyebut jika aka nada bonus tersendiri. Dengan begitu, mereka yang menjadi juara tak perlu khawatir karena nanti akan tercantum di klausul kontrak.

“Kami ada bonus prestasi. Jadi, tidak perlu khawatir untuk masalah itu. Nilainya pun akan disesuaikan setelah dilakukan evaluasi penampilan,” ujar Yacob. (aam/jpnn)

Pelatnas Karate Dimulai Maret

JAKARTA- Tim karate Indonesia yang berhasil menjadi juara umum pada SEA Games XXVI/2011 lalu untuk sementara diliburkan. Mereka dijadwalkan bakal kembali melakoni pemusatan latihan di Jakarta, Maret nanti.

Ketua umum PB FORKI  Hendardji Soepandji menjelaskan bahwa keputusan itu diambil agar para Karateka tidak jenuh. Selain itu, agenda yang akan diikuti oleh para atlet beladiri asal Jepang tersebut juga masih jauh. Terdekat, mereka baru akan turun bertanding kembali pada Juni mendatang.

“Nanti baru akan dipanggil lagi setelah program yang kami buat dan kepastian dari pemerintah kami dapat. Karena persiapan kali ini akan lebih matang,” tutur Hendardji saat dihubungi oleh Jawa Pos (Grup Sumut Pos), kemarin (6/1).

Terakhir, tim Pelatnas mengikuti latih tanding di Australia pada Desember lalu. Mereka mendapatkan tawaran uji  tanding di negeri Kanguru pasca menunjukkan penampilan gemilang pada ajang olahraga terbesar Asia Tenggara.

Saat ini, lanjut Hendardji, pihaknya sedang menyusun program dan step-step persiapan untuk Pelatnas. Dia juga tidak menyangkal jika kemungkinan bakal ada penambahan atlet karena pelatnas yang digelar ini akan merupakan program jangka panjang Program Indonesia emas (Prima).

Hanya, untuk komposisi atlet yang akan mengikuti Pelatnas mendatang, dipastikan masih akan memberikan prioritas kepada atlet-atlet yang berprestasi pada ajang SEA Games lalu. Alasannya, tim tersebut telah memiliki mental juara dan matang, sehingga program latihan bisa maksimal.

Mengapa baru Maret? Program itu menurut Hendardji menyesuaikan dengan jadwal pelatnas jangka panjang untuk persiapan SEA Games 2013 Myanmar. Setelah melakoni pemusatan latihan kira-kira tiga bulan, mereka akan turun di kejuaraan WKF Premier League (Liga Karate Dunia) pada Juni mendatang.

“Mereka nanti akan dilihat kemampuannya di sana. Jika kurang, bukan tidak mungkin akan dievaluasi,” tandasnya. (aam/jpnn)

Wim Berburu Pilar Timnas

JAKARTA – Perwajahan timnas senior Indoensia dipastikan akan mengalami perubahan drastis. Itu karena pemain yang berlaga di kompetisi yang tak direstui PSSI dilarang masuk timnas. Padahal, sebelumknya  90 persen anggota skuad timns Merah Putih adalah pemain yang berlaga di kompetisi Indoensian Super League (ISL) yang dicap illegal oleh PSSI.

Ditemui disela memantau seleksi pembentukan timnas U-17 kemarian di Lapangan C Senayan pelatih timna senior  Wim Rijsbergen memastikan dirinya tidak akan menggunakan pemain yang bermain dalam kompetisi yang tidak diakui PSSI untuk menghadapi Bahrain dalam laga pamungkas babak kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia di Bahrain pada 29 Februari mendatang. Wim akan mulai mencari pemain baru yang bermain di Indonesia Premier League (IPL).

Menurut Wim, pekan ini dirinya akan mulai melakukan pencarian pemain lewat video-video pertandingan IPL. “Saya baru datang. Pekan ini mulai fokus mencari pemain baru, prioritasnya pemain muda. Karena kita sudah dipastikan tersingkir,” ujar Wim.

Dengan tersingkirnya Indonesia di ajang Pra Piala Dunia, menyusul kekalahan tim Merah Putih di lima laga yang sudah dimainkan, maka, pertandingan melawan Bahrain hanya akan dijadikan sebagai ajang uji coba bagi pemain muda. “Tidak ada target yang dibebankan untuk laga nanti. Dengan kekuatan pemain muda, ini hanya akan jadi ajang uji coba. Saya yakin kami bisa memperlihatkan permainan yang bagus,” beber Wim.

Pelatih asal Belanda ini mengungkapkan, pihaknya sebenarnya sudah memiliki daftar pemain yang nanti akan masuk dalam timnas senior. Tapi unutk saat ini belum bias dibeberkan. Sebab daftar itu bias saja berubah.

Kendati memastikan tidak akan mengambil pemain di luar IPL, tapi Wim berharap konflik yang terjadi di PSSI saat ini segera berakhir dan mereka (pengurus) bisa menjalankan kompetisi baru dimana semua pemain dapat bermain setiap pekan untuk meningkatkan kualitas individu. “Ini penting karena outputnya untuk timnas,” cetusnya. (ali/jpnn)

KPSI Gelar Liga Amatir

JAKARTA – Lengkap sudah perpecahan kompetisi sepakbola yang terjadi di tanah air, Setelah sebelumnya kasta kompetisi profesional terpecah menjadi dua, kini kompetisi amatir juga bernasib sama.

Kemarin Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) mengumumkan sudah membentuk Badan Liga Amatir Indonesia (BLA) yang bertugas memutar kompetisi amatir. Badan ini dipimpin Indra Muchlis dengan CEO adalah Syauqi Suratno yang di era kepengurusan sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris BLAI.

Rencananya pada 13-14 Januari mendatang BLAI versi KPSI akan menggelar managers meeting. “Bagaimana teknisnya semua kami serahkan kepada BLAI,” kata Tony Apriliani, Ketua KPSI kepada wartawan di Jakarta kemarin.

Sebelumnya, pada 16 Desember lalu PSSI sudah mulai menggulirkan liga amatir yang ditandai dengan kick off Divisi I di tujuh kota. Masing-masing di di Bekasi (Jawa Barat), Banyuwangi dan Kota Batu (Jawa Timur), Purbalingga dan Blora (Jawa Tengah), Kutai Timur (Kalimantan) dan Tomohon (Sulawesi Utara). PSSI mengklaim Divisi I versi mereka  diikuti 66 klub yang terbagi dalam 12 grup.
Oleh PSSI Divisi I telah ditetapkan sebagai ajang berkompetisi bagi pemain U-23. Sedangkan Divisi II untuk U-21 dan Divisi III untuk U-19. Sesuai rencana, dua level kompetisi terbawah akan digulirkan pada pertengahan bulan ini.

Sementara itu, terkait rencana kongres tahunan yang akan dilaksanakan di Bandung pada 21 Januari mendatang Tony Aprilliani menyatakan jika persiapannya sudah 95 persen. Undangan kepada anggota segera dikirim. “Tidak ada masalah. Semua sesuai rencana,” kata Tony.
Agenda utama kongres nanti adalah pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan.

Ketua PSSI Jawa Barat ini juga menegaskan jika 452 anggota yang menginginkan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) yang tercetus pada rapat akbar bulan lalu di Jakarta saat ini kondisinya masih solid. “Kami tau ada pihak-pihak yang berusaha menggoda mereka. Tapi sejauh ini tidak ada masalah. Sebab pernyataan mereka saat rapat akbar sudah dilegalisasi notaries,” jelasnya. (ali/jpnn)

Peluang Naik

Laga beda kepentingan akan tersaji saat Siena yang tengah berjuang dari daerah terlarang akan menjamu tim dari Ibu Kota, Lazio yang juga berjuang untuk menyodok dipapan atas klasemen.
Meski secara kualitas dan peforma musim ini Lazio lebih mengkilap dibanding tuan rumah, namun nampaknya Klose cs harus ekstra waspada. Pasalnya dalam 4 musim terakhir lazio terbuki tidak pernah menang saat bertamu ke markas sang rival.

Pertandingan terakhir mereka, berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Lazio. Dari 5 pertandingan terakhri Siena belum pernah meraih kemenangan, mereka hanya meraih 2 kali  seri, dan 3 kali  kalah. Pertandingan terakhir mereka, mereka ditahan imbang tamu mereka, Fiorentina.
Sedangkan dari 5 pertandingan terakhir Lazio memenangkan 3 pertandingan, dan 2 kali seri. Pertandingan terakhir mereka, mereka ditahan imbang Chievo dengan skor 0-0.

Siena saat ini berada diposisi ke-16 dengan point 15 dari 16 pertandingan. Dari 16 pertandingan tersebut, mereka memenangkan 3 pertandingan, 6 kali seri, dan 7 kali kalah. Lazio sendiri berada diposisi ke-4 dengan point 30 dari 16 pertandingan. Dari 16 pertandingan tersebut mereka memenangkan 8 pertandingan, 6 kali seri, dan 2 kali kalah. Siena baru mencetak 14 gol dari 16 pertandingan terakhir mereka, sedangkan Lazio lebih unggul dalam mencetak gol, mereka sudah mencetak 24 gol.

Pertahanan Lazio lebih baik dibandingkan Siena, Lazio baru kemasukkan 13 gol dari 16 pertandingan, sedangkan Siena sudah kemasukkan 16 gol dari 16 pertandingan. Lazio sendiri memiliki rekor tandang yang cukup baik.(bbs/jpnn)