28 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 14243

Berkat Bale

Norwich vs Tottenham

NORFOLK- The Canaries gagal memberi perlawanan berarti ketika menjamu Tottenham Hotspurs dini hari lalu. Hanya satu babak Norwich mampu bertahan, sebelum akhirnya Gareth Bale bikin dua gol ke gawang Jhon Rudy.

Hasil ini membuat Spurs-julukan Tottenham nyaman di peringkat tiga dengan torehan 38 angka dari 17 laga. Tripoin itu juga memperlebar jarak dari kejaran Arsenal dan Chelsea yang masing-masing berada di peringkat empat dan lima dengan mengumpul 34 angka. Kabar baiknya lagi, Spurs masih punya satu laga simpanan, karena di awal musim partai pembuka antara Spurs kontra Everton ditunda lantaran adanya kerusuhan di London.

Zona Champion yang ditarget sejak awal musim sejauh ini cukup aman dalam genggaman. Namun target juara masih akan tetap diburu, melawan kemapanan duo Manchester di pucuk klasemen.

Pada laga itu, banjir pujian tentu saja datang bertubi-tubi kepada sang goal getter Gareth Bale. Bek kiri asal Wales yang tenar dengan lari kencang dan tendangan keras kaki kirinya itu berhasil membobol gawang Norwich yang dikawal Jhon Rudy, menit ke 56 dan 67.

Sang Manajer Spurs, Harry Radknapp pun Bale setinggi langit. “Dia (Bale) adalah pemain hebat, seorang pesepak bola yang luar biasa,” puji Redknapp usai pertandingan.

“Ketika ia berlari seperti pada gol kedua, anda bisa lihat tak ada satu pun yang bisa mengejarnya,” sambungnya.
Menurut Harry Radknapp, Bale memiliki seluruh talenta untuk jadi bintang besar.

“Dia memiliki segalanya, dua kaki yang hebat, bisa heading, sekuat banteng jantan, bisa berlari, dribbling, melakukan tendangan, semua bisa ia lakukan,” pujinya.

Untuk memaksimalkan perannya, Radknapp mengaku memberi kebebasan untuk Bale.

“Saya memainkan dia sebagai pemain bebas, bersama Rafa (Rafael van der Vaart), dari pada harus memainkannya sebagai sayap kiri. Dia bisa bermain sebagai bek dan gelandang, sulit menentukan posisi baginya ketika ia bisa berlari, seperti saat gol kedua, ia tak bisa dihentikan,” papar Redknapp.

So, apa kata Bale? Pemain yang sudah empat musim berkostum Spurs itu menyebut kondisi ini sebagai hal yang sangat menyenangkan, sebab siapa yang menyangka justru Spurs yang menjadi klub London dengan posisi terbaik sejauh musim ini berjalan.

“Sebuah akhir pekan yang sangat bagus bagi kami semua, pelatih kami (Harry Redknapp) bicara banyak sebelum laga, bahwa banyak tim kehilangan poin penting pada akhir pekan lalu, dan ini saatnya kami ambil keuntungan,” beber Bale.
Soal target, Bale ingin yang lebih baik dari musim lalu.
“Ketika memulai musim ini target kami adalah liga Champions, dan hal itu masih tetap sama hingga saat ini, sekarang setiap laga harus disikapi satu per satu,” pungkasnya. (ful/bbs)

Ditempah Liga Champion

GARETH BALE mengungkapkan bahwa pengalaman timnya bermain di Liga Champions banyak membantu di Premier League musim ini.

Tottenham kini makin mantap di peringkat tiga klasemen usai meraih kemenangan 2-0 di kandang Norwich City dan terus menjaga jarak dengan duo Manchester yang beriringan di puncak klasemen.
Bale sendiri mencetak brace alias dua gol kemenangan Spurs di Carow Road pada babak kedua pada pertandingan Rabu (28/12) dini hari WIB.

“Kami banyak belajar dari tahun lalu ketika bermain di Liga Champions,” kata Bale pada Sky Sports 1 usai pertandingan.
“Selama kami mampu menciptakan peluang, maka itu adalah hal yang paling penting.
Kami yakin mampu mencetak gol, dan saya sangat beruntung bisa mendapatkannya,” kata pemain asal Wales itu. (net/jpnn)

4 Tahanan Kabur Diringkus

Kapolsek Binjai Utara Dicopot

MEDAN-Pengejaran dan pencarian lima dari enam tahanan yang kabur dari sel tahanan Polsek Binjai Utara, tim berhasil menangkap empat tahanan lain di Desa Jaring Alus, Kecamatan Secanggang, Langkat, Rabu (28/12) sekitar pukul 10.30 WIB.

Keempatnya  Anggiat Manurung (39) warga Jalan Puskesmas No. 2, Kelurahan Lalang, Medan Sunggal, Putra Affandi (21) warga Jalan Anggrek Lingkungan IV, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Irwan Syahputra (21) warga Jalan Udang, Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Tanjung Pura, Langkat dan Ozi Doni Tiandra (19) warga Jalan Besilam Desa Padang Tualang, Dusun IV Mulia, Kecamatan Padang Tualang, Langkat.

“Iya, tiga tim yang dibentuk untuk mengejar tahanan kabur, berhasil menangkap empat lagi. Mereka ditangkap di Desa Jaring Alus, Kecamatan Secanggang, Langkat,” kata Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon.
Musa menyatakan, tiga tim  yang dibentuknya itu fokus pengejaran satu tahanan lagi. “Tiga tim di bawah pimpinan Kasat Reskrim, Kasat Intel dan Kapolsek Binjai Utara kembali melanjutkan pencarian satu orang lagi pelaku yang belum tertangkap, Fahrizal alias Rizal,” jelasnya.

Ketika disingung dengan sanksi terhadap Kapolsek Binjai Utara Kompol Kuasa Purba yang dinilai gagal menjalankan tugasnya? Mantan Kapolres Toba Samosir menegaskan, kejadian tersebut harus ada pertanggungjawaban dari Kapolsek sebagai pimpinan.

“Atas penangkapan keempat tahanan tersebut, tidak serta merta Kapolsek Binjai Utara Kompol Kuasa Purba lolos dari tanggungjawabnya sebagai pimpinan. Sidang kode etik menantinya untuk melihat kelalaiannya sebagai pimpinan. Nanti akan ada sidang kode etik. Sekarang, Kapolseknya sudah dicopot,” tegasnya.

Serah terima jabatan langsung digelar, Rabu (28/12) dipimpin langsung oleh Kapolres Binjai AKBP Musa TampubolonSH SIK MSi, bertempat di lapangan apel Mapolres Binjai. Kapolsek Binjai Utara digantikan Kapolsek Tandem yakni AKP Widya Budhi Hartati SIK, sedangkan jabatan Kapolsek Tandem diduduki AKP Zakaria.

Kompol Kuasa Purba ditarik sebagai Pama Polres Binjai, Musa Tampubolon dalam amanatnya mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang biasa dan lumrah dilaksanakan.

Lebih lanjut, dia menegaskan, sebagai perwira yang dipercayakan menduduki jabatan mempunyai berbagai resiko, tapi hendaknya mampu menguasai tugas pokok dan fungsi serta peranan sebagai atasan dengan bawahan, terutama meningkatkan prestasi kerja dan disiplin bagi bawahannya.

Menurut dia, tugas Polri kedepan semakin berat dan penuh tantangan dengan demikian, sebagai perwira harus selalu kroscek di setiap pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya, apalagi sebagai kepala wilayah (Kapolsek).
“Bertindaklah tegas dalam setiap memberikan pelayanan kepada masyarakat, namun bukan berarti kaku atau arogan,”  ucapnya.

AKP Widya saat berada di Polres Binjai mengakui, peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi dirinya dan jajaran Polri lainnya.

“Ke depannya, saya memperketat pengamanan di Polsek khusunya terhadap tahanan. Mulai dari memeriksa orang membesuk, dan makanan yang dibawa. Agar, hal ini tidak terulang kembali,” ujarnya. (adl)

Menanti Suksesi The Citizen

MANCHESTER – Sejak era Premier League pada musim 1992-1993, hanya empat tim yang menghiasi daftar juara. Yakni, Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan Blackburn Rovers. United dominan dengan 12 gelar, Arsenal dan Chelsea berbagi tiga gelar, sedangkan Blackburn menjadi ‘cameo’ pada musim 1994-1995.

Nah, musim ini, Manchester City berambisi menambah daftar juara. Hingga laga ke-18 atau hampir separo perjalanan kompetisi, City menempati puncak klasemen sekalipun hanya unggul selisih gol dari United. Kedua tim sama-sama mengoleksi 45 angka, tapi The Citizens -sebutan City- surplus 38 gol, sedangkan Setan Merah -julukan United – surplus 33 gol.

Rivalitas duo Manchester seakan menenggelamkan pesaing lainnya. Chelsea dan Arsenal sudah tertinggal dua digit angka, sedangkan Tottenham Hotspur yang kini menguntit persis di belakang duo Manchester belum memiliki mentalitas juara.

Rivalitas duo Manchester dalam perebutan juara pernah terjadi pada musim 1967-1968 atau ketika level teratas kompetisi di Inggris masih bernama Divisi Satu. Hasilnya, City finis sebagai juara dengan selisih dua angka (58-56) dari 42 laga yang dimainkan sepanjang musim.  Itu sekaligus gelar liga terakhir The Citizens.

Yang menarik, ada beberapa kesamaan dengan situasi sekarang. Kala itu, City hanya underdog mengingat United berstatus juara bertahan liga dan tengah di puncak kejayaan di era kepelatihan Sir Matt Busby. United juga meraih gelar Eropa (Liga Champions) pertamanya di musim itu.

“Saya memiliki feeling bagus apabila musim ini adalah musim kami,” koar kapten City Vincent Kompany kepada Sky Sports.

Kompany menilai capaian City saat ini telah menumbuhkan gairah dalam tim untuk berburu gelar. “Kami telah memiliki sebuah spirit yang sangat bagus dan itu adalah sesuatu yang kebanyakan orang tidak mengira ada dalam tim kami,” imbuhnya.

Demi gelar liga pertama setelah 1968, pejabat teras City sudah meminta pelatih Roberto Mancini agar lebih fokus. Dengan kata lain, sekalipun City masih eksis di ajang lainnya seperti Piala FA, Piala Carling dan Europa League, Premier League adalah prioritas utama.

Jika meniliki jadwal di putaran kedua, agenda City relatif ringan. Itu mengingat mereka telah bermain away melawan klub-klub raksasa sekaligus penghuni papan atas. City praktis hanya tinggal bermain di kandang Arsenal (7/4).
“Kami sudah bermain di Tottenham. Kami juga bermain away lawan United, Chelsea, dan Liverpool. Itu bukan berarti bermain kandang akan mudah, tapi kami memiliki keuntungan dengan kondisi itu,” kata Mancini di situs resmi klub.
Bandingkan dengan agenda United di putaran kedua. Selain away ke Arsenal (22/1), Setan Merah masih harus bertandang ke Chelsea (3/2) dan Tottenham (3/3). Belum lagi melakoni derby Manchester di Stadion Etihad pada 28 April mendatang.

“City adalah favorit, tapi saya tidak percaya mereka sudah memiliki mental juara. Liga sulit ditebak dalam beberapa tahun terakhir,” urai bintang veteran United Ryan Giggs. (dns/jpnn)

PPID Harus Akomodir Pencari Informasi

LANGKAT- Dalam memberikan pelayanan informasi tidak harus bergantung kepada Bagian Humas. Pasalnya, ada posisi wewenang di tangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Demikian disampaikan Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu melalui Sekdakab Surya Djahisa dalam pertemuan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Pemkab Langkat di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (27/12).

Surya mengharapkan PPID harus mampu memberikan pelayanan informasi bagi pihak yang  membutuhkan informasi dimaksud. Sebagai tindak lanjut UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan PP No 61/2010 tentang Pelaksanaan UU KIP sebagai amanah pembentukan PPID di setiap badan publik.
H War Djamil selaku praktisi bertindak sebagai nara sumber memaparkan, peran humas harus berada di dalam sistem karena merupakan wajah institusi.

Ketua Bakohumas Pemkab Langkat, Sura Ukur menuturkan, tujuan penyelenggaraan tersebut untuk mewujudkan Humas pemerintah profesional dan  dapat diperankan PPID selaku pelayan informasi. (mag-4)

Amri Tambunan Dituntut Bongkar Hotel

MEDAN– Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) menantang Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan untuk membongkar hotel di Desa Sukamandi, Pagar Merbau, Deli Serdang. Tantangan itu dikumandangkan, ketika berunjukrasa di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (28/12).

Bangunan hotel yang diminta dibongkar itu merupakan Hotel Bidadari Inn, yang berhadapan dengan masjid di Jalan Medan–Perbaungan Desa Sukamandi, Pagar Merbau. Massa mensinyalir, bangunan hotel tersebut telah menyalahi aturan. Dimana bangunan Bidadari Inn diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Deli Serdang No.14/2006, karena pengajuan izin bangunan merupakan Rumah Tempat Tinggal (RTT).

Koordinator aksi, Ansori Lubis mengatakan, Bupati Deli Serdang diminta berani membongkar bangunan hotel tersebut. Lebih lanjut, dia meminta agar DPRD Sumut dan DPRD Deli Serdang melakukan desakan yang sama. (ari)
terhadap Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan agar segera membongkar bangunan-bangunan tersebut serta bangunan-bangunan yang bermasalah di Deli Serdang. Terlebih, bangunan-bangunan yang dipergunakan untuk menyuburkan kemaksiatan.

Berdasarkan keterangan Wira, masyarakat setempat mengatakan, selain Hotel Bidadari Inn ada juga hotel lainnya bernama, Belinda Inn.

Anggota Komisi A DPRD Sumut Syamsul Hilal yang menerima pengunjukrasa menegaskan, agar Pemkab Deli Serdang menuntaskan persoalan tersebut secara tegas. “Ini masukan bagi kami. Dalam waktu dekat kami akan panggil pihak-pihak terkait persoalan ini,” tegasnya.(ari)

BRI Lubuk Pakam Tarik Dana Nasabah

LUBUK PAKAM- Pegawai BRI cabang Lubuk Pakam, Dailami Lubis diketahui menarik dana nasabah tanpa seizin pemilik rekening, Ngatemin (45) warga Dusun II Desa Pematang Biara Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang sebesar Rp17 juta. BRI beralasan menarik uang tersebut guna membayar kredit.

Ditemui di kantor BRI cabang Lubuk Pakam, Rabu (28/12), Dailami membeberkan penarikan dana Rp17 juta tersebut dilakukan karena pembayaran angsuran pinjaman Ngatemin menunggak, maka dana yang ada direkeningnya dapat dicairkan tanpa sepengetahuan nasabah. Hal itu sesuai peraturan dari pihak BRI Cabang Lubuk Pakam.  “Penarikan diberitahukan cukup secara lisan kepada Ngatemin terkait pencairan dan penarikan uang tersebut,” ucapnya.

Dia menerangkan, pembayaran angsuran kredit sebesar Rp3 juta dan Rp7 juta kepada bank tanpa kwitansi. Walaupun begitu, angsuran tetap dimasukkan ke dalam data bank.

Lebih lanjut, dia mengatakan Ngatemin sebenarnya sudah dua kali melakukan pinjaman, pertama Rp150 juta dan kedua sebesar Rp400 juta. Tapi sejak tahun 2008 lalu, pembayarannya menunggak sehingga BRI berencana melakukan pelelangan timbangan sawit (RAM), bangunan serta tanah yang jadi agunan saat meminjam uang ke BRI cabang Lubuk Pakam.

Mengetahui adanya informasi lelang tersebut, Ngatemin melalui kuasa hukumnya Heplin Siburian SH melakukan teguran agar eksekusi dibatalkan. “Kliennya belum perdamaian dengan pihak Bank BRI,” sebutnya. (btr)

Eranya Para Sheikh

PARIS – Tren konglomerat Asia, terutama Timur Tengah merambah sepak bola Eropa terus berlanjut. Mereka datang membawa ambisi besar dan dana banyak. Drama selama bursa transfer selalu melibatkan konglomerat Timur Tengah di belakangnya.

Lihat saja pada bursa transfer awal musim ini, dua besar tim terboros selama bursa transfer dibuka adalah Manchester City dan Paris Saint Germain (PSG). Di belakang City ada Sheikh Mansour dan di belakang PSG ada Qatar Investment Authority.

Ya, pada awal musim ini City menjadi yang terboros dengan menghabiskan sekitar 94,5 juta euro atau setara Rp 1,11 triliun. Mereka membeli pemain seperti Sergio Aguero dan Samir Nasri. PSG menghabiskan 89 juta euro atau setara Rp 1,04 triliun.

Pada bursa transfer tengah musim yang akan dibuka tiga hari lagi, tim kaya baru seperti City dan PSG kembali diyakini akan membuat gebrakan di bursa transfer. City masih adem ayem, tapi PSG sudah menunjukkan gelagat akan gila-gilaan.

Berbeda dengan invasi investor Amerika Serikat yang pernah melanda Premier League, seperti Malcolm Glazer di Manchester United mulai 2005, George Gillett dan Tom Hicks di Liverpool mulai 2007, sebelum diambil alih John W. Henry pada 2010 lalu.

Bila para investor Amerika sibuk mencari keuntungan, maka para Sheikh dari Timur Tengah berbeda. Mereka hanya mencari kejayaan dan bukan mencari keuntungan bisnis. Makanya, mereka gila-gilaan dalam menggelontorkan uangnya.

“Saya pikir Sheikh Mansour hanya ingin sebuah mainan ketika dia membeli Manchester City,” bilang Aurelio De Laurentiis, presiden Napoli seperti dilansir Football Italia.

Tren pembelian klub oleh pemilik asing baru berlangsung dalam dua dekade terakhir. Di Inggris, para investor asing menyerbu setelah Liga Inggris tampil dengan kemasan Premier League pada 1993. Sejak itu, satu persatu klub Inggris jadi incaran.

Mulai dari pengusaha asal Skandinavia, Eropa Timur, Amerika, hingga belakang Asia, terutama Timur Tengah, menggebrak. “Para investor dari Asia sekarang berebut terlibat. Benar-benar terjadi lonjakan deal yang besar,” kata Raj Athwal, Head of Corporate klub kasta kedua Watford, seperti dikutip Daily Mail.

Mohamed Al Fayed dianggap sebagai pionir pebisnis non-Eropa yang merambah Inggris. Dia kelahiran Mesir dan membeli Fulham pada 1997. Ternyata, konglomerat Asia, yakni Sam Hamman, asal Lebanon, sudah lebih dulu pada 1977 dengan menjadi presiden Wimbledon FC. Dia melepas sahamnya di sana pada 2000 lalu.
Kalau saja beberapa deal tercapai pada awal musim lalu, sepak bola Eropa benar-benar diramaikan konglomerat Asia. Saat itu, pengusahan India Mukesh Ambani ingin membeli Liverpool dan adiknya Anil Ambani ingin mengakuisisi Newcastle United. Tapi, gagal.

Inggris memang menjadi tujuan utama, tapi liga lainnya juga menjadi bidikan. Di Liga Primera, konglomerat asal Qatar Sheikh Abdullah Al Thani mengakuisisi Malaga dan kemudian Royal Emirates Grup mengambil alih Getafe.
Bahkan, pada awal musim lalu, Malaga telah menunjukkan diri sebagai klub kaya baru dengan mengeluarkan 52 juta euro atau setara Rp 613 miliar untuk membeli pemain bintang seperti Toulalan, Santi Cazorla, dan Demichelis. (ham/jpnn)

Ajax vS AZ Alkmaar Replay Penuh

AMSTERDAM- Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) memenuhi janjinya untuk menuntaskan insiden laga Ajax Amsterdam versus AZ Alkmaar sebelum pergantian tahun. Kemarin, KNVB memutuskan apabila laga di babak 16 besar Piala Belanda itu harus dimainkan ulang atau replay secara penuh pada 19 Januari mendatang.

Laga tetap digelar di Amsterdam Arena, kandang Ajax, tapi terutup bagi penonton. Bentrok pada 21 Desember lalu itu terhenti pada menit ke-37 setelah AZ mogok bertanding gara-gara kartu merah kontroversial yang diterima kiper Esteban Alvarado.

Wasit Bas Nijhuis menghukum Alvarado setelah kiper internasional Kosta Rika itu menendang ala kungfu seorang fans Ajax yang nekat memasuki lapangan dan ingin menyerangnya.

Tapi, KNVB telah mencabut kartu merah itu. Ketika AZ walked out (WO), Ajax dalam posisi unggul 1-0 berkat gol Gregory van der Wiel pada menit kesembilan.

Sangat tidak beralasan apabila laga harus dilanjutkan pada menit ke-37 karena AZ berarti akan bermain dengan 10 orang karena kiper mereka dikartu merah. Faktanya, kartu merah itu sudah dianulir. Demikian sebagaimana dirilis KNVB di situs resmi organisasi.

Keputusan KNVB jelas menguntungkan AZ, sebaliknya kerugian besar bagi Ajax. Apalagi KNVB juga mendenda Ajax EUR 10 ribu (sekitar Rp177 juta) karena gagal memberikan jaminan keamanan.
“Ini adalah hukuman berat bagi Ajax dan fans kami,” kata Direktur Keuangan Ajax Jeroen Slop di situs resmi klub. “Kami belum memutuskan bagaimana mekanisme kompensasi tiket fans karena kami akan berkonsultasi lebih dulu di internal klub,” sambungnya.

Pemenang Ajax versus AZ sudah ditunggu klub amatir GVVV di perempat final pada 31 Januari 2012. Slot delapan besar lainnya diisi Heracles Almelo versus RKC Waalwijk, Vitesse Arnhem kontra SC Heerenveen, dan PSV Eindhoven lawan NEC Nijmegen. (dns/jpnn)

GeMAN Gandeng Ratusan Siswa Ganyang Narkoba

MEDAN- Ratusan siswa SMP se-Kota Medan menandatangani komitmen menolak penyalahgunaan narkoba usai mengikuti dwi seminar yang digelar Gerilyawan Mayantara Anti Narkoba (GeMAN). Seminar yang digelar pada 17 Desember dan 23 Desember 2011 tersebut, memuat tema “Seminar Remaja Indonesia Anti Narkoba, Anti Gaptek”.

Kepala Sekolah SMK Kesehatan Wirahusada Medan Mhd Safar Ginting, SPd mengaku, kaget dengan antusiasme yang ditunjukkan para remaja yang juga calon pemimpin bangsa Indonesia ini.

“Kami maklum di usia sekolah SMK Kesehatan Wirahusada Medan yang masih belia, tentu tidak mudah menggaet perhatian publik. Meskipun dengan tema yang positif,” ujar Ginting kepada jurnalis yang meliput penutupan seminar tersebut.

Ginting menghaturkan terima kasih kepada Polda Sumut, Dinas Pendidikan Kota Medan serta Dinas Kesehatan Kota Medan yang secara resmi memberi dukungan kepada GeMAN dan seminar ini. “Ketiga institusi pemerintahan tersebut diwakili Ibu Kompol Tuti Herawati dan Ahmad Rudy Sihaloho (Dir Narkoba Polda Sumut), ibu Lani (Disdik Kota Medan) dan ibu dr. Tisa (Dinkes Kota Medan) membuka seminar kami dan juga meresmikan GeMAN,” terangnya.

Ginting berharap, GeMAN juga mendapat dukungan luas dari masyarakat dalam upaya melahirkan generasi penerus berkualitas dan berjiwa pemimpin. “GeMAN merupakan wujud sumbangsih luhur kami, dari SMK Kesehatan Wirahusada Medan,” katanya didampingi Wali Kelas IX, Asmara Dewi, SSi, Kepala Tata Usaha Ahmad Kholili Pulungan dan Ketua Panitia Seminar Ferdinanta Ginting.

Secara terbuka, Asmara Dewi Bangun mengaku bangga dengan para muridnya di SMK Kesehatan Wirahusada Medan yang telah berhasil menggelar kegiatan positif bagi adik-adik mereka. “Bersama para  siswa SMK Wirahusada Medan, kami menggagas wadah organisasi dan kegiatan yang dapat menjadi kuas kreativitas remaja Indonesia,” tutur Bangun yang juga mengajar Biologi tersebut.

Pulungan, turut menimpali, menilai organisasi GeMAN merupakan jawaban tepat dalam mengatasi maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. “Mereka (para pelajar) mungkin kerap menghadiri kegiatan seminar bertema anti narkoba. Namun, organisasi pelajar yang akan konsisten memberi informasi bermanfaat dalam menolak narkoba dan menguasai teknologi masih bisa dihitung dengan jari,” ujar Pulungan.

Ketua Seminar, Ferdinanta Ginting menjelaskan, visi GeMAN ke depannya akan banyak melibatkan siswa untuk mengasah kompetensi mereka. “Meski banyak yang menilai (gebrakan) ini terlalu gegas, para remaja sudah dapat mengisi waktu luangnya untuk meningkatkan hobi mereka menjadi kompetensi yang mumpuni. Amat disayangkan bila waktu luang mereka justru menjerumuskan,” tukas Ferdinanta kepada para wartawan.

Diakuinya, langkah awal GeMAN tidak akan mudah karena masih bergerak dalam fase perintisan. “Tetapi, jerih payah saya dan pihak sekolah akan terganjar jika kami terus konsisten menjaga visi tersebut,” ucapnya yakin.
Sekira 5 sekolah menengah pertama diundang dalam seminar anti narkoba yang juga menjadi ajang peresmian GeMAN ini. Kelima sekolah tersebut yakni, MTS Al-Wasliyah Pancur Batu, SMP Negeri 41 Medan, SMP Swasta Katholik Assisi, SMP St. Yoseph Medan dan SMP Swasta Pencawan Medan. Total terdaftar 120 siswa yang menghadiri dwi seminar tersebut.

“Kami juga mengundang para peserta menandatangani komitmen anti narkoba. Artinya, mereka siap menjadi generasi yang mengganyang narkoba,” tegas Ginting.

Dia menambahkan, sejumlah mahasiswa juga berpartisipasi dalam seminar itu. “Mereka diantaranya dari Akper Wirahusada Medan dan STMIK Tri Gunadharma Medan,” sebutnya.
Sebelumnya, Ketua Yayasan Akper Wirahusada Medan Dra. Hj Irenne Evie Trisna Siregar MM, juga menjelaskan, bahwa pihaknya bertekad mencerdaskan putra-putri bangsa. Oleh karena itu, even yang sudah digelar SMK Kesehatan Wirahusada tak hanya sekadar seremoni. “Bulatkan tekad untuk anti narkoba. Jangan acara ini hanya jadi seremoni belaka,” harapnya.(ful)