Home Blog Page 1428

STIM Sukma Gibah di Seputaran Lapangan Merdeka

STIM SUKMA: Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE bersama sivitas akademika STIM Sukma di depan Kantor Pos Medan, Minggu (18/6) - DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS

GIAT bersih sampah (Gibah) dilakoni sivitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Sukma di seputaran Lapangan Merdeka Medan dan Kawasan Heritage Kesawan Medan, Minggu (18/6).

Saat bersamaan dilokasi ini sedang ada dua even car free day yang dihadiri massa. Satu per satu sampah dikumpul mahasiswa dan dosen STIM Sukma sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat.

”Gibah itu giat bersih sampah. Ini sebagai program peduli lingkungan dimana sampah dikumpul di tempat pembuangan sampah. STIM Sukma cinta alam dan lingkungan,” kata Staf Ahli non-Akademik dan Kepala Career Development Center (CDC) STIM Sukma Yan Djuna.

Yan Djuna menambahkan pada kegiatan Gibah ini juga diisi launching Remaja Peduli Sampah (Rempah) STIM Sukma. Aktivitas ini diharapkan dapat mengedukasi semua pihak untuk peduli pada lingkungan.

”Kampus STIM Sukma Medan mengajak warga Kota Medan untuk bergibah. Tapi Gibah yang dimaksud bukan bergosip atau bergunjing. Melainkan giat bersih sampah. Ayo bergibah dukung program kebersihan Pemko Medan,” ujarnya.

Gibah ini menunjukkan kepedulian pada lingkungan dari keluarga besar STIM Sukma yang baru melaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2023 dan Hari Lahir STIM Sukma Medan pada 9 Juni 2023.

Kepada mahasiswanya, Ketua STIM Sukma Dr Wardayani MSi mengingatkan pentingnya budaya hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. ”Ini momen awal untuk semakin peduli pada lingkungan. Ayo kita bergibah setiap hari termasuk dilingkungan kampus,” harapnya.

Dalam kesempatan ini Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE mengapresiasi aksi sivitas akademika STIM Sukma yang melaksanakan disekitar Lapangan Merdeka tersebut. (dmp)

Kepala LLDikti Sumut Dorong Tenaga Kesehatan Bekerja di Luar Negeri

DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS TERBAIK: Kepala LLDikti Sumut bersama ketua ABPPTSI Sumut, senat dan wisudawan terbaik Institut Kesehatan Sumatera Utara.

KEPALA Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang PhD mengungkapkan bahwa intitusi perguruan tinggi kesehatan baik sekolah tinggi kesehatan, institut kesehatan, akademi kebidanan dan akademi keperawatan di Sumut cukup banyak dengan jumlah mendekati 100 kampus.

”Sumut pun tercatat sebagai provinsi diluar Pulau Jawa yang memiliki fakultas kedokteran terbanyak dengan tujuh fakultas,” kata Prof Saiful Anwar Matondang PhD.

Hal ini disampaikan kepala LLDikti Sumut saat menghadiri kegiatan wisuda 117 lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan Institut Kesehatan Sumatera Utara di Hotel Santikadyandra Medan, pekan lalu.

Wisuda dihadiri Ketua Senat Institut Kesehatan Sumatera Utara Prof H Dr Paul Sirait MM MKes, Dr Ferial Pasha Sirait MSi, pengurus dan pengawas yayasan, senat dan rektor Institut Kesehatan Sumatera Utara serta keluarga wisudawan/wisudawati.

Kepala LLDikti Sumut mengingatkan bahwa spesifikasi kebutuhan rumah sakit, perusahaan kesehatan dan klinik didalam negeri membutuhkan tenaga kesehatan profesional dari lulusan Diploma IV, sarjana terapan atau profesi.

Selain itu, lanjut dia, tenaga kesehatan dari Indonesia juga dibutuhkan dalam jumlah besar untuk bekerja di negara-negara maju seperti Jerman, Perancis dan Jepang serta Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

”Kenapa demikian? Khususnya di Eropa semakin banyak lansia yang dirawat di panti jompo, panti asuhan, rumah sakit, lembaga agama atau di rumah sendiri. Disana sangat diperlukan tenaga perawat,” katanya.

Untuk menjawab peluang kerja diluar negeri diperlukan peningkatan penguasaan bahasa asing terutama Bahasa Inggris, kemampuan beradaptasi dengan dunia global, menjaga profesi dan standar pelayanan kesehatan.

Untuk itu, kepala LLDikti Sumut mendorong lulusan perguruan tinggi kesehatan dari Sumut meningkatkan kualitas sumber daya manusia, agar bisa bekerja diluar negeri.

”Kementerian Dikbud Ristek memberikan ‘jembatan emas’ kepada agar mahasiswa mampu memiliki profesi yang lebih baik diluar negeri. Memang tidak semua bisa diberangkatkan ke luar negeri,” kata Prof Saiful Anwar Matondang PhD.

Dengan bekerja sebagai tenaga profesional di luar negeri memiliki pendapatan lebih besar. Menurut kepala LLDikti Sumut, hal ini dapat menolong diri sendiri, keluarga dan mendatangkan devisa negara.

Prof Saiful Anwar Matondang PhD juga menceritakan bagaimana anak-anak di India selalu bercita-cita untuk bisa bekerja diluar negeri.

”Untuk bidang kesehatan, saya canangkan kebijakan bahwa lulusan keperawatan, sarjana kesehatan dan dokter dapat bekerja di luar negeri,” katanya.

Ia juga mengapresiasi para wisudawan dan wisudawati karena berkat ketekunan dan kerja keras membawa keberhasilan menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi. Ia meminta alumni dapat berbakti pada masyarakat.

Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung MM menyebut Institut Kesehatan Sumatera Utara semakin maju dan berpestasi.

Ia juga berterima kasih kepada Rektor Institut Kesehatan Sumatera Utara David Siagian SKM MKes beserta seluruh jajaran yang secara terus menerus mendorong kemajuan perguruan tinggi tersebut.

”Kehadiran kepala LLDikti Sumut pada wisuda 117 lulusan Institut Kesehatan Sumatera Utara menunjukan proses pendidikan dan pembelajaran di Institut Kesehatan Sumatera Utara telah sesuai dengan ketentuan pemerintah,” tegasnya.

Bahdin Nur Tanjung juga sependapat dengan kepala LLDikti Sumut yang terus mendorong semakin banyak tenaga kesehatan dari Sumut yang bekerja diluar negeri. ”Bidan dan perawat dari Indonesia dikenal memiliki keterampilan khusus yakni baik, sopan dan beretika,” kata ketua ABPPTSI Sumut. (dmp)

Prodi Ilmu Komunikasi USM Indonesia Gelar Seminar Kehumasan dan Protokoler

USM INDONESIA: Heri Enjang Syahputra SE MAk bersama Sihar P L Tobing SIKom dan peserta seminar humas dan keprotokolan di USM Indonesia - ISTIMEWA

SUMUTPOS.CO – UNTUK meningkatkan kompetensi, Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Sari Mutiara (FEIS USM) Indonesia menggelar seminar Kehumasan dan Protokoler di Ign Washington Purba Hall, pekan lalu. Seminar menampilkan nara sumber Sihar P L Tobing SIKom (analis protokol).

Turut hadir dari FEIS USM Indonesia Heri Enjang Syahputra SE MAk (dekan), Roberto Roy Purba MSc (wakil dekan), Niscaya Hia MSi (ketua Prodi), Rachel Mia Lorenza Lumban Toruan SIKom MIKom (sekretaris Prodi), dosen dan mahasiswa.

Seminar bertujuan menjalankan program kerja HMP Ilmu Komunikasi sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan dengan mendalami peran kehumasan dan protokoler.

Exmin Man Jaya Laia selaku ketua panitia mengatakan bahwa seminar ini diadakan Prodi, HMP Ilmu Komunikasi dan mahasiswa. Ia mengatakan bahwa kehumasan dan protokoler merupakan salah satu lembaga pemerintahan yang mempunyai fungsi pokok untuk membangun citra dan image pemerintah yang baik, produktif dan humanis di mata masyarakat luas.

Fungsi humas dan protokoler, lanjutnya, untuk membangun komunikasi yang baik didalam suatu organisasi sehingga semua kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Dekan FEIS USM Indonesia Heri Enjang Syahputra SE MAk menyampaikan terima kasih atas kehadiran Sihar untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa.

“Tentunya ini merupakan kegiatan yang sangat baik khususnya bagi mahasiswa. Ilmu dan pengalaman yang Bapak miliki sangat banyak. Khususnya di bidang kehumasan dan protokoler. Mahasiswa yang hadir bisa menyerap ilmu yang berguna saat kerja,” ucapnya.

Sihar P L Tobing SIKom menyampaikan bahwa protokoler adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi. Meliputi tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan,” jelasnya.

Protokoler merupakan bentuk penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan/atau kedudukannya dalam negara, pemerintahan atau masyarakat.

Sihar P L Tobing SIKom langsung memberikan contoh suatu acara akan berlangsung dengan tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan. Ia juga mengajak mahasiswa untuk praktik. (dmp)

Sambut HUT Bhayangkara ke- 77, Kapolres Pelabuhan Belawan, Buka Turnamen Olahraga Antarsekolah

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Jossua Tampubolon, SH.M.H, membuka secara resmi Turnamen Olahraga antarsekolah di Halaman Mapolres Pelabuhan Belawan, Sabtu, (17/6/2023).

Kegiatan turnamen olahraga itu sendiri adalah serangkaian acara menyambut HUT Bhayangkara yang ke+77, yang bertujuan untuk mencari bibit andal yang ada diseluruh sekolah di kawasan Polres Pelabuhan Belawan.

Acara pembukaan diawali dengan Apel yang diikuti seluruh personel Polres maupun Polsek yang ada diseluruh jajaran Polres Pelabuhan Belawan, baik itu Polsekta Medan Labuhan, Polsekta Belawan, dan Polsek Hamparan Perak.

Dalam sambutannya, AKBP, Jossua memberikan semangat kepada seluruh peserta dan menjaga sportifitas dalam melaksanakan pertandingan nantinya.

“Berikan permainan yang terbaik nantinya, jaga sportifitas, agar nantinya terciptanya suasana yang akrab antar pemain itu sendiri,” uarnya.

Kapolres pun menambahkan, sportifitas merupakan hal yang penting, bukan hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga kehidupan sehari-hari.

“Bila ada yang cedera, kita juga sudah mempersiapkan tim medis. Usahakan jangan cedera, dan bergembiralah dalam permainan ini,” tutupnya.

Pertandingan pertama yang dipertandingkan adalah futsal antara SMA Hang Tuah Belawan vs SMA Negeri 1 Hamparan Perak, yang diawali tendangan pembuka yang dilakukan oleh Kapolres.

Adapun kegiatan olahraga yang dipertandingkan tersebut yakni Futsal, Volly, Basket dan Tenis Meja yang diikuti oleh beberapa sekolah SD, SMP maupun SMA yang ada di seluruh wilayah Polres Pelabuhan Belawan.

Adapun hadiah yang diberikan oleh para juara nantinya, akan diberikan piala, sertifikat dan uang pembinaan.

Acara pun dimeriahkan juga dengan Band yang dibawakan langsung oleh personel Polres Pelabuhan Belawan. (mag-1/ram)

Hadiri Pembukaan PRSU, Wabup Adlin Harap Bisa Perkenalkan Potensi Kabupaten Sergai

RESMI: Wakil Bupati Serdang Bedagai H. Adlin Tambunan didampingi Sekdakab Sergai H. faisal Hasrimy saat resmikan paviliun Kabupaten Serdang Bedagai di PRSU medan. (fad)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Serdangbedagai (Wabup Seragai) H. Adlin Tambunan yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) H M. Faisal Hasrimy, hadir dalam pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-49 yang dilaksanakann di Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (16/6/2023).

Wabup Sergai menyampaikan antusiasnya atas kembali digelarnya ruang kegiatan pameran dan pertunjukan terbesar di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) itu.

“Alhamdullilah kita patut bersyukur dan berbahagia atas dilaksanakannya lagi PRSU setelah sekitar 3 tahun mesti vakum akibat pandemi Covid-19,” ujar Adlin Tambunan di sela-sela talkshow-nya bersama Radio Sergai FM di paviliun Kabupaten Sergai.

Wabup Sergai yang juga didampingi Ketua GOPTKI Ny Aini Zetara Adlin Tambunan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD menjelaskan jika di PRSU ini berbagai kegiatan baik pameran musik, kebudayaan hingga kerajinan dan oleh-oleh khas dari berbagai daerah di Sumut disajikan di 33 stand/paviliun. Sedangkan untuk tema, PRSU tahun 2023 mengangkat pesan ‘Berikan Cerita Terbaikmu’.

“Kegiatan PRSU ini akan menjadi stimulus dan promosi pembangunan bagi masyarakat dan stakeholder di Sumut pasca pandemi ini. Terkhusus bagi Kabupaten Sergai, ini adalah wadah untuk semakin memperkenalkan potensi yang kita miliki, terutama di sektor UMKM,” ujarnya.

Adlin Tambunan menyampaikan, paviliun Kabupaten Sergai sendiri menampilkan berbagai produk unggulan daerah, terutama berbagai produk kerajinan tangan dari pandan, purun, dan sebagainya.

“Semoga lewat PRSU ini, publik Sumut bisa semakin mengenal Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Dengan dikenalnya Sergai, maka sentra UMKM bisa semakin berkembang produksinya. Selain itu mudah-mudahan lewat event ini, sektor kepariwisataan kita juga makin Maju Terus,” tandasnya.

Sebelumnya dalam sambutannya pada pembukaan PRSU, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan jika momen ini bisa menjadi silaturahmi dan kolaborasi antara kepala daerah se-Provinsi Sumut. Selain itu, kesempatan ini juga dipakai oleh Gubernur Sumut mengajak seluruh bupati/wali kota untuk bersama-sama mendukung dan mewujudkan proyek pembangunan jalan dan jembatan senilai Rp2,7 triliun dengan total panjang 450 km.

“Kami berkomitmen untuk bekerja sama guna memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Edy Rahmayadi.

Edy menekankan bahwa setiap kabupaten/kota memiliki peran penting dalam menyukseskan pembangunan jalan dan jembatan di wilayahnya. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menyediakan lahan untuk tempat alat berat atau penggilingan batu.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak para bupati/walikota untuk mendukung pembangunan jalan ini dengan menyediakan lahan yang diperlukan untuk penggilingan batu, pembakaran aspal, dan kegiatan terkait lainnya,” ucapnya.

Dalam momen kehadiran berbagai kepala daerah di PRSU, Gubernur Edy juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi guna mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan. “Saya selalu mengajak kepala daerah untuk berkolaborasi, karena sekarang adalah zaman kolaborasi. Di setiap kesempatan, di wilayahnya, saya selalu mengajak semua pihak untuk bersinergi,” katanya.

Turut hadir Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, Bupati/Walikota se-Sumut, konjen negara sahabat, dan OPD Pemprov sumut. (fad/ram)

Forum Komunikasi Muslimah Indonesia Lantik Pengurus Periode 2023-2026

STAN: Ketua FKMI, Revita Lubis mendampingi Ketua PKK Pemprovsu mengunjungi stan FKMI usai acara pelantikan pengurus baru di Medan, Jumat (16/6/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Forum Komunikasi Muslimah Indonesia (FKMI) melantik kepengurusan baru 2023-2026 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Jumat (16/6). Acara ini juga dibarengi dengan penyerahan sertifikat halal kepada anggota FKMI.

Ketua Umum FKMI, Revita Lubis mengatakan kepengurusan baru diharapkan dapat meningkatkan persaudaraan sesama anggota FKMI, dan saling bantu dalam memajukan usaha setiap anggota.

“Alhamdulillah, saat ini FKMI telah memiliki 1.000 member, dan 300 diantaranya adalah wirausaha. Dengan adanya FKMI ini, diharapkan saling bantu untuk memajukan usaha member dan tentu saja sekalian menjalin persaudaraan dengan silaturahim,” ujarnya.

Dijelaskannya, FKMI bukan hanya wadah silaturahim, tetapi juga pendidikan bagi para anggota. Salah satunya yang saat ini sedang digalakkan dalah kepemilikan sertifikat halal. Revita menyadari kesadaran terhadap sertifikat halal ini belum terlalu besar oleh para pengusaha, padahal ini merupakan nilai jual yang tinggi.

“Sertifikat halal ini bukan hanya menjadi jaminan bagi para pembeli, tetapi juga menjadi penyemangat para pengusaha untuk memberikan dagangan yang bersih, jernih, dan murni. Karena halal ini bukan hanya tentang makanan non-halal, tetapi juga kebersihan dan lainnya,” jelasnya.

Dengan penyerahan sertifikat halal ini, diharapkan dapat memicu wirausaha lainnya untuk dapat mengurus sertifikat halal, dan tentu saja FKMI akan mendampingi para pengusaha untuk pengurusan dan lainnya.

“Visi Misi kita adalah, menciptakan dunia usaha yang sesuai dengan syariat. Dan FKMI akan terus berusaha untuk mendampingi para muslimah untuk memulai usahanya,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua PKK Pemprovsu, Nawal Lubis yang hadir dalam kesempatan tersebut menyatakan rasa kagumnya dengan FKMI, karena bukan hanya memberikan ilmu dalam bidang usaha, tetapi juga memperdalam ilmu agama para anggota.

“Saya juga dengar, FKMI sering melakukan kegiatan amal. Saya sangat berterima kasih. Kehadiran FKMI di Sumatera Utara ini secara telah membantu perekonomian masyarakat, dan tentu saja pemerintah,” ungkapnya.

Nawal juga mengucapkan selamat kepada pengurus baru, dirinya berharap pengurus baru ini dapat memberikan energi baru bagi FKMI, seperti jalin kerja sama dengan instansi dan tentu saja meningkatkan keilmuan dalam kewirausahaan.

“Selamat untuk pengurus yang baru, dan saya harapkan dapat menjadi pengurus yang amanah dan membawa keberkahan bagi setiap member dan pemerintah,” tutupnya.

Usai acara pelantikan, Revita Lubis mendampingi Ketua dan Wakil Ketua PKK Pemprovsu untuk mengunjungi stan makanan anggota FKMI yang telah memiliki sertifikat halal. (ram)

Pemko Dinilai Lemah dalam Pengalokasian Anggaran Penanggulangan Bencana

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Ishaq Abrar Mustafa Tarigan, menyayangkan kurang respon dan lemahnya Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mengalokasikan anggaran untuk penanggulangan bencana. Menurutnya, hal ini terlihat ketika terjadinya angin puting beliung yang merusak 101 rumah warga di Kelurahan Mabar Hilir, Medan Deli, pada Rabu (31/5/2023) malam lalu.

“Masyarakat yang mengalami kerugian materil akibat bencana angin puting beliung tersebut mengeluhkan sangat minimnya bantuan yang diberikan Pemko Medan kepada mereka,” kata Ishaq Abrar saat menggelar sosialisasi produk hukum daerah Kota Medan, Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang penanggulangan bencana di dua lokasi berbeda yakni Jalan Islamiyah dan Jalan Pancing, Kelurahan Mabar Hilir, Medan Deli, pada Hari Sabtu (17/6/2023) dan Minggu (18/6/2023).

Menurut Ishaq Abrar, yang paling mirisnya lagi, bahwa para korban bencana tersebut mengharapkan bantuan berupa seng dan kayu untuk memperbaiki atap rumah mereka yang rusak disapu angin puting beliung. Namun bantuan yang datang dari Pemko Medan hanya beberapa lembar triplek yang dibagikan ke setiap kepala keluarga.

Ketika dikonfirmasi ke BPBD Kota Medan, ungkap Abrar, ternyata seng yang diharapkan warga ternyata sudah habis terpakai untuk korban kebakaran yang terjadi sebelum puting beliung menyapu ratusan rumah warga Mabar Hilir tersebut. “Ini menunjukkan, Pemko Medan tidak memiliki kesiapan dan lemah dalam melakukan penganggaran penanggulangan bencana di Kota Medan,” tegas politisi muda Partai Demokrat Kota Medan ini.

Karenanya, Abrar berharap agar anggaran yang kurang efisien pada OPD lain, dapat dialihkan sebagai dana taktis dalam penanggulangan bencana di Kota Medan. “Untuk itu, kami dari Fraksi Demokrat DPRD Medan, mendorong Pemko Medan untuk memberikan perhatian khusus kepada permasalahan ini, sehingga warga Kota Medan dapat merasakan adanya harapan untuk terus berbenah,” tegasnya.

Masalah penanggulangan bencana ini diharapkan jadi prioritas Pemko Medan, baik itu dalam pemenuhan anggaran, fasilitas, dan mengedukasi warga agar siap siaga menghadapi bencana. Kondisi saat ini di lapangan, kita masih menyaksikan minimnya anggaran, fasilitas, dan pengedukasian yang merupakan faktor penting dalam proses penanggulangan bencana,” tegasnya.

Dia pun berharap, penanggulangan bencana di Kota Medan ke depannya harus menjadi prioritas Pemko Medan. Hal ini sangat penting, karena Kota Medan yang wilayahnya dilintasi banyak sungai sangat rawan terjadinya bencana, khususnya banjir. “Bayangkan saja, persoalan banjir bagi warga di bantaran sungai masih dirasakan minimnya fasilitas untuk membantu warga. Yang tak kalah pentingnya, soal edukasi kepada warga dalam menghadapi bencana,” terangnya.

Melihat kondisi ini, Abrar berjanji akan terus memperjuangkan agar fasilitas dan edukasi kebencanaan terealisasi. “Kami sudah menyampaikan masukan kepada Pemko Medan, baik di Badan Anggaran (Banggar) maupun di pokok-pokok pikiran DPRD Medan. Tentunya kami berharap bisa direalisasikan Pemko Medan. Saya juga mengusulkan, agar anggaran penanggulangan bencana bisa diposkan di kecamatan dan kelurahan, sehingga memudahkan eksekusi di lapangan,” pungkasnya. (adz)

TGS Ganjar Cegah Stunting dengan Pendekatan Islami kepada Kaum Ibu di Sumut

TGS Ganjar Sumut saat mengadakan penyuluhan yang inovatif tengtang cegah Stunting dengan cara Islami di Tebing Tanjung Selamat, Langkat, Sumut, Sabtu (17/6).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya menyebarkan kesadaran akan pentingnya pencegahan stunting, sukarelawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar mengadakan penyuluhan yang inovatif dan bermakna bagi kaum ibu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Koordinator Daerah (Korda) TGS Ganjar Kabupaten Langkat, Ronal Efendi Hasibuan menuturkan dalam penyuluhan ini diajarkan bahwa pencegahan stunting bukan hanya sebuah tugas medis, tetapi juga sebuah panggilan agama yang harus dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengadakan pelatihan tentang stunting secara islami,” kata Ronal usai kegiatan di Tebing Tanjung Selamat, Langkat, Sumut, Sabtu (17/6).

Ronal menyatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan pencegahan stunting.

TGS Ganjar berharap kerja sama semua pihak dalam pencegahan stunting dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Langkat, Sumut.

“Kami berharap masyarakat disini tercegah dari stunting,” ucapnya.

Ronal berharap masyarakat yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi agen perubahan dalam komunitas mereka, menyebarkan informasi dan pengetahuan yang mereka peroleh kepada keluarga dan teman-teman mereka.

Sementara Ustad Sudar yang menjadi pembicara dalam kegiatan ini. Dalam pemaparannya, dia mengatakan stunting dapat dicegah di antaranya dengan memberikan asupan makanan yang halal, baik dan sehat.

Sebab penting memberikan asupan makanan yang sehat, halal, memperhatikan gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Lalu stunting dapat dicegah dengam memberikan pendidikan tentang usia pernikahan yang ideal.

Kemudian, menekankan pada kesehatan ibu untuk menjaga kesehatan mereka sendiri sebagai langkah penting dalam pencegahan stunting, serta mempertimbangkan jumlahnya anak.

Kegiatan pelatihan ini mendapat sambutan yang baik dan antusias dari para ibu yang hadir. Mereka mengapresiasi langkah sukarelawan Ganjar Pranowo dalam mengadakan kegiatan yang menggabungkan aspek agama dalam pencegahan stunting.

Salah seorang peserta pelatihan, Emi Sri Mulatsih mengatakan pelatihan ini sangat menginspirasi, dan tentunya akan melaksanakan apa yang sudah disampaikan dalam pelatihan tersebut.

“Sangat baik, bagus acaranya,” ucap Ketua Majelis Taklim Nurul Iman, Dusun 13 Tanjung Mulia tersebut.

Mereka turut mendoakan agar Indonesia terhindar dari stunting, serta Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029. (rel/tri)

Bersama PSSI, Aice Group Sukseskan Pertandingan Akbar Indonesia vs Argentina

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Aice Group menunjukkan konsistensinya mendukung percepatan pembangunan sepak bola nasional. Produsen es krim terpopuler di Asia Tenggara tersebut mendukung agenda Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) dalam kalender FIFA Match Day pada Bulan Juni 2023 sebagai sponsor resmi pertandingan Indonesia vs Argentina. Rentetan dukungan Aice Group ini merupakan peran aktifnya dalam membangun ekosistem sepak bola nasional, di usia dini hingga level profesional.

Dukungan Aice kepada PSSI menyambut pertandingan akbar FIFA Matchday mendatang, diresmikan saat Aice Group menyambangi Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir di Kantor Kementerian BUMN RI. Kunjungan ini turut dihadiri Chief Brand Officer Aice Group, Jason Liu, yang bersama-sama membahas dukungan kerjasama antara Aice Group dan PSSI tentang sepakbola Indonesia dan dalam rangka menyukseskan pertandingan akbar Timnas Senior Indonesia melawan Juara FIFA World Cup 2022, Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Senin (19/06/2023) mendatang.

Jason menjelaskan, Aice Group meyakini sektor swasta harus berperan signifikan dalam mendukung beragam upaya percepatan proyeksi pembangunan sepak bola nasional yang telah dicanangkan oleh PSSI. “Kami bangga dapat mewujudkan hal tersebut dengan menjadi sponsor resmi pertandingan Indonesia vs Argentinadalam kalender FIFA Match Day pada bulan Juni. Tak hanya itu, selama pertandingan berlangsung kami juga akan membagikan ribuan produk es krim Aice kepada para pendukung setia sepakbola Indonesia,” kata Jason.

Menurutnya, Aice Group membawakan pengalaman terbaik sebagai sponsor resmi FIFA World Cup 2022 Qatar melalui berbagi kebahagiaan dan semangat sportivitas kepada timnas yang akan berlaga menghadapi tim juara dunia.

“Kami melihat pertandingan akbar ini akan menjadi momentum untuk mendorong semangat talenta semangat sepakbola Indonesia dimana saat ini kesempatan mereka sangat terbuka lebar untuk berkiprah di dunia internasional. Sejalan dengan semangat ini, Aice berkomitmen untuk memberikan dukungan bersama PSSI dan Brand Ambassador nya yakni Lionel Messi untuk terus mendukung talenta muda sepakbola Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, dukungan Aice Group tersebut disambut baik oleh Erick. Ia mengapresiasi konsistensi Aice Group dalam terlibat aktif membangun ekosistem sepak bola tanah air agar semakin berkualitas, profesional, dan mampu bersaing di kancah global. Ia meyakini PSSI tidak dapat bekerja sendirian dalam mewujudkan rencana-rencana kerjanya dalam menciptakan ekosistem sepak bola nasional yang unggul. Kolaborasi antar sektor untuk saling bahu membahu membagikan pengalamannya, seperti yang diberikan kepada Aice Group kepada PSSI, adalah sebuah keniscayaan.

“PSSI mengapresiasi dukungan tiada henti Aice Group dalam membangun sepak bola nasional yang berjenjang sejak usia dini hingga level profesional. Kami yakin rekam jejak panjang dan dedikasi Aice dalam berbagi kebahagiaan dalam dunia olahraga telah berhasil membangun karakter masyarakat untuk berlomba-lomba menjadi atlet nasional yang berprestasi. Sinergi sektor swasta dengan PSSI merupakan salah satu resep jitu dalam menciptakan generasi emas sepak bola nasional untuk bersaing di level piala dunia nantinya,” ujar Erick Thohir.

Gerakan 10 ribu Es Krim dan Ratusan Bola

Aice Group memperkirakan pertandingan Indonesia vs Argentina tidak hanya sekedar membangkitkan animo masyarakat menyambut kehadiran tim juara dunia, yang baru saja menjuarai FIFA World Cup 2022 lalu. Menurut Jason, pertandingan ini akan menciptakan snowball effect yang signifikan dalam semangat memperbaiki dan meningkatkan kualitas ekosistem sepak bola tanah air.

Untuk mewujudkan target tersebut, Aice Group membangun kampanye yang menarik di grass root sepak bola. Aice menghadirkan program Gerakan 10 rb Es Krim dan Ratusan Bola ke para bibit atlet sepak bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Jabodetabek. Pembagian es krim ini tentunya untuk semakin mendorong talenta muda ini dan menjadi penyemangat mereka dalam berlatih sepakbola.

“Kami meyakini proses membangun timnas yang berprestasi di kancah dunia, harus dimulai sejak usia dini. Pembinaan pesepakbola usia dini adalah salah satu prioritas Aice dalam mendukung sektor olahraga. Gerakan 10 Ribu Es Krim dan Ratusan Bola hadir untuk mengapresiasi para atlet usia dini yang gigih berlatih sampai ke jenjang lebih tinggi dan sebagai upaya untuk mendukung anak-anak yang pastinya mengidolakan Lionel Messi sebagai pesepakbola kelas dunia yang memulai dari bawah hingga saat ini menjadi pahlawan olahraga, tidak hanya bagi negaranya Argentina tapi juga seluruh pecinta sepakbola di seluruh dunia,” tutup Jason. (adz)

Puan-AHY Bertemu di GBK Minggu Pagi, Demokrat: Angin Segar Perpolitikan Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani akan bertemu dengan Ketum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kawasan GBK Senayan, Jakarta besok pagi, Minggu (18/6/2023. Bagi Partai Demokrat, pertemuan ini merupakan babak baru dalam bersinergi dan berkolaborasi antar sesama anak bangsa.

“Pertemuan ini merupakan momentum yang penting untuk masa depan bangsa, khususnya demokrasi di Indonesia. Niat baik kedua pemimpin muda ini tentu didasarkan pada semangat politik rekonsiliasi, yang akan memulai babak baru bagi hadirnya sinergi, kolaborasi dan gotong royong di antara sesama anak bangsa,” kata Sekjen DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya dalam keterangan tertulisnya yang diterima SumutPos.co, Sabtu (17/6/2023).

Menurut Teuku Riefky, pertemuan ini akan memberikan contoh yang baik bagi generasi muda, sekaligus menjadi angin segar bagi masa depan perpolitikan Indonesia. “Silaturahmi ini juga didasari etika politik dan sikap saling menghormati posisi politik masing-masing terkait kontestasi Pilpres 2024. Meskipun saat ini kami berada di posisi koalisi yang berbeda, namun kami juga menyadari bahwa pertemuan ini bisa menjadi fondasi kuat untuk mencegah perpecahan dan benturan antara sesama anak bangsa dalam menghadapi Pemilu 2024,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Riefky, PDIP dan Demokrat adalah dua partai besar, partai berdaulat dan independen. “Kami sama-sama pernah menjadi partai pemenang Pemilu, berpengalaman dalam mengelola pemerintahan maupun sebagai partai oposisi. Kami memiliki pengalaman lengkap, baik di dalam maupun di luar pemerintahan,” ungkapnya.

Karena itu, dia menilai, berpandangan pertemuan ini tidak hanya akan membicarakan agenda politik praktis, tetapi juga akan mendiskusikan isu-isu kebangsaan yang lebih besar. Kemitraan dan kerjasama antara PDIP dan Partai Demokrat ke depan diharapkan lebih luas dan menjangkau agenda kebangsaan yang lebih fundamental.

“Kami berharap, Pemilu 2024 bisa berjalan secara terbuka, jujur, adil, dan demokratis. Untuk itu, semua aktor demokrasi senantiasa berkomitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI. Dengan niat dan tujuan yang baik, pertemuan Mas AHY dan Mbak Puan ini Insya Allah akan membuahkan hasil yang baik pula,” pungkasnya. (adz)