Home Blog Page 1427

SDABMBK Medan Diminta Masifkan Penagihan Uang Proyek Lampu Pocong

LAMPU POCONG: Lampu pocong berjajar di salah kawasan inti Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski batas waktu pengembalian uang tinggal 18 hari, 6 perusahaan yang melakukan pengerjaan proyek lampu jalan atau yang akrab disebut lampu pocong belum juga menyelesaikan pengembalian uang tersebut. Hingga Senin (19/6/2023), total uang yang telah dikembalikan baru Rp2,8 miliar.

“Kemarin kan Rp2,1 miliar, ini sudah ada penambahan menjadi Rp2,8 Miliar. Semua uang yang dikembalikan itu merupakan dari 6 perusahaan yang melakukan pengerjaan,” ucap Willy, Senin (19/6/2023).

Dijelaskan Willy, saat ini pihaknya juga masih terus melakukan penagihan secara masif kepada seluruh perusahaan yang melakukan pengerjaan proyek lampu pocong itu.

“Yang jelas semua perusahaan sudah ada melakukan pembayaran, meski dengan dicicil. Kita juga terus berkomunikasi degan semua perusahaan itu untuk segera melakukan pengembalian,” ujarnya.

Saat disinggung bagaimana sikap Dinas SDABMBK bila sampai waktu yang ditentukan, yakni 7 Juli 2023 perusahaan-perusahaan itu tidak juga mengembalikan uang, Willy mengaku bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Medan terlebih dahulu.

“Untuk teknisnya kita akan menunggu dari Inspektrorat dahulu, apakah akan ada perpanjangan waktu untuk pembayaran atau langsung dilaporkan ke Kejari Medan,” katanya.

Sementara itu, Inspektur Kota Medan Sulaiman Harahap saat dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya masih menunggu sampai batas waktu yang telah ditentukan. “Kita tunggu saja sampai batas waktu yang ditentukan ya,” jawabnya singkat.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Medan Rudiawan Sitorus mengaku bahwa dirinya yakin Pemko Medan akan bisa merealisasikan apa yang telah dikatakan Wali Kota Medan, Bobby Nasution.  “Kita yakin pengembalian uang itu akan segera terealisasi,” katanya.

Meski begitu, Politisi PKS ini tetap meminta Dinas SDABMBK agar sigap dan bergerak cepat (gercep) dalam menyahuti keinginan Wali Kota Medan tersebut.

“Kita harap SDABMBK untuk segera mengumpulkan pimpinan 7 perusahan yang melakukan pengerjaan proyek lampu pocong itu dan mencari solusi yang terbaik. Semua masyarakat Kota Medan tentu berharap uang sebesar 21 Milyar yang dikeluarkan dari APBD Kota Medan itu bisa dikembalikan dan dimanfaatkan untuk pembangunan,” pungkasnya. (map)

The Reiz Suites, Artotel Curated – Medan Jalin Kemitraan Strategis dengan Grab Indonesia

MEDAN, SUMUTPOS.CO – The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan mengumumkan kemitraanstrategisnya dengan Grab Indonesia, salah satu perusahaan jasa transportasi yang menyediakanlayanan berbasis mobile di Indonesia.

Kerjasama yang berlangsung mulai bulan Juni hinggaSeptember 2023 ini bertujuan untuk memberikan kemudahan transportasi yang optimal danmemberikan pelayanan eksklusif kepada para tamu yang menginap di The Reiz Suites, ARTOTELCurated – Medan.

Melalui kemitraan ini, tamu The Reiz Suites akan menikmati keuntungan dalammenggunakanlayananGrab yaitu potongan tarif khusus yaitu diskon 90% bagi yang memesan Grab Car maupun GrabBikedengan tujuan dari dan ke The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan.

Terdapat dua tipekodepromo berbeda yang bisa digunakan yaitu REIZSUITESGRAB untuk pengguna lamadanREIZSUITESGRABNEW untuk pengguna baru aplikasi Grab. Kode promo ini berlakuterhitungsejak tanggal 15 Juni 2023 hingga 15 September 2023 mendatang.

Anton Subiyakto, General Manager The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medanmengatakan“jasa transportasi online sudah menjadi moda transportasi yang banyak dipilih oleh masyarakat kota, termasuk di Kota Medan, tentunya salah satu yang menjadi pilihan adalah Grab.

Dengan terjalinnyakerjasama ini, kami berharap dapat memberikan pengalaman menginap yang lengkapdanmenyenangkan bagi para tamu kami.” (rel)

BSI Kumpulkan Lebih dari 5.000 Sampah Botol Plastik di Jogja Marathon 2023

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil mengajak masyarakat untuk mengumpulkan 5.056 sampah botol plastik di ajang Jogja Marathon yang berlangsung pada 18 Juni 2023. BSI berhasil mengurangi 348.392 gram emisi jejak karbon lewat kampanye “zero waste” di Jogja Marathon.

Program ini merupakan kerja sama BSI dengan Plasticpay dimana masyarakat bisa berpartisipasi dengan cara menukarkan botol plastik dengan saldo tabungan. Transaksi tersebut dilakukan melalui BSI Mobile, yang mana masyarakat bisa langsung membuka rekening BSI untuk dapat melakukan transaksi tersebut.

Khusus di ajang Mandiri Jogja Marathon 2023, reverse vending machine sampah plastik tersebut ditempatkan di 3 titik, yaitu Kantor BSI KC Sudirman, Pendopo Royal Ambarukmo dan Area Candi Prambanan hingga 18 Juni 2023.

Untuk nasabah BSI, yang menukarkan botol di Mesin RVM BSI akan mendapatkan 1.000 point/botol untuk 100 botol pertama/hari, yang bisa di reedem ke rekening BSI, sedangkan botol plastik berikutnya akan dihargai Rp 56. Sementara untuk non nasabah akan mendapatkan Rp 56/botol.

Corporate Secretary PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Gunawan Arif Hartoyo mengatakan melalui ajang Mandiri Jogja Marathon 2023, BSI mengajak semua pihak untuk semakin peduli pada lingkungan, dimana salah satunya adalah mengurangi sampah plastik. “Alhamdulillah, program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sehingga kami berhasil mengumpulkan 5,056 botol sampah plastik atau setara dengan 80.26kg botol plastik. Dengan ini, kami ikut berparisipasi untuk mengurangi 348.392 gram emisi jejak karbon dan menyelamatkan 1,27m2 lahan,” kata Gunawan di Yogyakarta.

BSI memasang 50 titik Reverse Vending Machine di tahun 2022-2023 dengan target pengurangan jejak karbon sebesar 21 Ton CO2.

Berdasarkan pernyataan Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Dr. Ir. Siti Nurbaya, apabila tidak ada tindakan yang berarti, dan tanpa adanya intervensi, maka menurut UNEP jumlah sampah plastik yang masuk ke ekosistem akuatik dapat meningkat hampir tiga kali lipat yaitu dari sekitar 9-14 juta ton per tahun pada tahun 2016 menjadi 23-37 juta ton per tahun pada tahun 2040.

Atas dasar keprihatinan tersebut, tambah Gunawan, BSI akan terus berkomitmen dan ikhtiar untuk bersama-sama bisa mengurangi jumlah sampah plastik di Indonesia. Apalagi sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah yang sulit terurai bahkan membutuhkan waktu 50-100 tahun sampai benar-benar terurai.

“Ke depan, perseroan akan terus mendukung dan berpartisipasi dalam usaha-usaha pemerintah mewujudkan target “zero waste, zero emission” di tahun 2030, serta mewujudkan program ekonomi hijau guna menjaga ekonomi berkelanjutan yang pro People, Planet, dan Profit (3P). Kami berharap, kehadiran BSI akan memberikan manfaat tidak hanya untuk kemajuan ekonomi, tetapi juga untuk masyarakat dan alam sekitar,” pungkas Gunawan.(rel)

Banyak Kesalahan Pencatatan Adminduk, Warga Diminta Isi Data secara Akurat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat diminta mengisi data administrasi kependudukan (Adminduk) dengan akurat dan sebenar-benarnya. Pasalnya, jika terjadi kesalahan data kependudukan, akan berdampak pada pencatatan administrasi lainnya, seperti ijazah, pasport, buku nikah, dan lainnya. Sehingga akan mempersulit masyarakat itu sendiri.

Hal ini disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan, Burhanuddin Sitepu ketika melakukan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan yang digelar di Jalan Bunga Mawar Nomor 104, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang, Minggu (18/6). Hadir dalam sosialisasi itu perwakilan dari Dinas Kependudukan, Dinas Pendidikan, Kecamatan Medan Selayang, dan Kelurahan PB Selayang II.

Dalam sosialisasi itu, banyak keluhan masyarakat terkait masalah pencatatan data kependudukan di Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akte Kelahiran, buku nikah, dan lainnya. Seperti yang disampaikan Ari, waga Jalan Bunga Terompet, Kelurahan PB Selayang II, Medan Selayang.

Dikatakannya, ada keluarganya yang memiliki dua KK dengan nama berbeda. Yang satu atas nama Ningsih, dan yang satunya lagi Suningsih. KK atas nama Ningsih aktif, sedangkan atas nama Suningsih tidak aktif. “Padahal, nama dia yang sebenarnya adalah Suningsih. Jadi sekarang dia kesulitan untuk mengurus sesuatu. Sudah pernah diurus ke Disdukcapil, tapi sampai sekrang tidak ada penyelesaian. Mohon solusinya pak,” harap Ari.

Persoalan yang hampir serupa juga dialami Rahmat Dani, warga PB Selayang II, Medan Selayang. Akibat terjadi kesalahan penulisan nama saat mengurus akta nikah (NA) di kantor kelurahan, maka nama di buku nikahnya pun berbeda dengan datanya di KTP. “Nama saya Rahmat Dani, tapi yang tertulis di buku nikah Ramaddani. Mohon dibantu solusinya pak,” ujarnya.

Sementara Fitri, warga Medan Johor, menanyakan bagaimana mengurus akte kematian. Pasalnya, baru-baru ini abangnya meninggal dunia, sehingga dibutuhkan akte kematian untuk mengurus KK baru untuk keperluan anaknya agar bisa mendapatkan bantuan di sekolah.

Menyikapi persoalan ini, Burhanuddin Sitepu meminta masyarakat untuk mengisi data kependudukan dengan baik dan data sebenar-benarnya saat mengurus adminduk. ”Jangan sekali-kali memanipulasi data kependudukan, apakah itu tanggal dan tahun kelahiran, penulisan nama, dan sebagainya. Karena ini akan berdampak pada urusan yang lain, seperti yang dihadapi bapak ibu tadi,” kata Burhanuddin.

Mengenai pengurusan akte kematian, Burhanuddin Sitepu menjelaskan, pengurusannya harus dilakukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan. “Jika meninggalnya di rumah sakit, minta surat keterangan meninggal dari rumah sakit, kemudian lampirkan KK dan KTP langsung diurus ke Disdukcapil. Kapan ibu mau ke Disdukcapil akan saya minta staf saya mendampingi mengurusnya, karena untuk mengurusnya harus keluarga yang bersangkutan langsung,” pungkasnya.

Sementara Nandito Ahmad, perwakilan Disdukcapil Kota Medan menambahkan, jika akte kematian telah diterbitkan Disdukcapil, maka keluarga bersangutan harus membawa akte kelahiran tersebut ke kelurahan, agar data almarhum dihapus dari data base di kelurahan.

Sedangkan mengenai masalah warga yang memiliki dua KK dengan nama berbeda, Nandito mengatakan, ada kemungkinan NIK pada kedua KK tersebut aktif atau online, cuma yang satu pakai foto dan yang satunya lagi tidak. “Untuk solusinya, silahkan bawa KTP dan KK yang bersangkutan ke kantor Lurah PB Selayang II, akan kita cek iris matanya. Dari iris mata itu akan kelihatan mana KK yang online dan tidak. Setelah itu, baru kita upayakan untuk menghapus data yang tidak online tersebut,” pungkasnya. (adz)

PT BGR Logistik Indonesia Laporkan Pencurian Puluhan Ton Gula

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – PT BGR Logistik Indonesia melaporkan Pencurian puluhan ton gula kepada Polres Pelabuhan Belawan, pada Rabu (15/6/2023) yang lalu.

Karyawan PT BGR, M.Yusuf Afandi langsung membuat Laporan Polisi terkait hilangnya gula kristal putih India sebanyak 540 karung ukuran 50 Kg dengan total berat 27 ton saat diangkut menggunakan truk BK 8454 CM yang dibawa sopir M David alias David Ompong (36) warga Mabar Kecamatan Medan Deli.

Seharusnya, truk tersebut akan membawa muatan gula ke salah satu gudang di kawasan Kayu Putih No. 138 Kelurahan Tanjung Mulia, Medan Deli.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon di dampingi Kasat Reskrim AKP Zikri Muammar
saat rilis kasus Sabtu sore (17/6/2023) mengatakan penggelapan gula terjadi Sabtu, 13 Mei 2023.

“Sopir atas nama M. David alias David Ompong berhasil ditangkap dari Bukit Tinggi Padang Sumatera Barat dengan barang bukti berupa truk losbak BK 8453 CM yang mengangkut kontiner berisi gula nomor TEMU3894090, bon pengantar, sepeda motor Vario dari tersangka yang dibeli dari penjualan gula, uang tunai 20 Juta, 2 hand phone, 9 karung gula India (dari Basri alias Faisal tersangka yang berperan agen yang menjual barbuk gula), ” ucap AKBP Josua Tampubolon.

Dipaparkannya, tersangka lain yang berhasil diamankan dalam kasus ini diantaranya, Andavid alias David (28) warga Jalan Marelan IX Pasar I Rel Gang Serba Jadi berperan menerima 27 Ton gula, Jumidi (36) warga Marelan VII Pasar I Tengah Gang Amal IV Marelan berperan mencari pembeli.

Roby Januar syah Alias Roby (29) warga Jalan Takaneka Lk 6 Jalan Pasar I Tengah Gang Budiman Renggas Pulau Marelan berperan menjadi sopir dan pemilik mobil wuling BK1467ADK yang digunakan saat menerima gula 27 Ton, Boy Asrial alias Boy (42) warga Jalan Tombak Gang Wajab Bandar Sinembah Binjai Barat berperan menyediakan tempat/gudang di kawasan Sampali untuk membongkar gula 27 ton.

Basri alias Faisal (47) warga Dusun Tgk. Dibangka Desa Menesah Mesjid Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Aceh berperan sebagai agen menjual 10 ton gula dari 27 ton ke kawasan Aceh.

“Tersangka M. David (sopir truk), mendapat uang hasil penjualan gula tersebut sebanyak Rp85 juta, sedangkan truk tersebut ditemukan pada Senin (15/5/2023), oleh saksi Adil Azhari di Pasar 7 Desa Helvetia tepatnya di samping lapangan bola dalam keadaan kosong tanpa muatan, ” ungkapnya.

Sementara itu Kasat Reskrim AKP Zikri Muammar
mengatakan pasca terungkapnya penggelapan 27 ton gula, kemudian kasus yang sama juga terjadi yaitu penggelapan 52 ton gula.

“Ada 2 LP terkait kasus ini yang pertama penggelapan 27 ton gula dan LP penggelapan 52 ton gula, para pelaku (sopir) penggelapan 27 ton gula kita tangkap di kawasan Bukit Tinggi, sedangkan sopir atau pelaku penggelapan gula 52 ton gula kita amankan di kawasan Kota Medan, “ ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan itu, menambahkan nilai kerugian dari penggelapan 27 ton gula mencapai Rp280 juta, sedangkan kerugian dari penggelapan 52 ton gula mencapai Rp810 juta,” pungkasnya. (mag-1/ram)

Warga Sei agul Sering Dilanda Banjir, DPRD Sumut Minta BWS Keruk Tiga Sungai di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, menyoroti sejumlah persoalan yang dikeluhkan masyarakat saat dirinya menggelar Reses di Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (18/6/2023).

Satu diantara permasalahan yang dikeluhkan warga, yaitu seringnya terjadi banjir di daerah sekitar bantaran sungai.

Salah seorang warga, Boru Sianturi mengatakan, khusus di Medan Barat Kelurahan Sei Agul, banjir sering melanda di sebagian kawasan tatkala hujan deras.

“Kami bermohon kepada Bapak Baskami Ginting, karena pemukiman di kawasan Jalan Danau Singkarak, Danau Jempang sering terjadi banjir. Hujan deras terakhir naik satu meter pak,” keluh Boru Sianturi, Minggu (18/6/2023).

Boru Sianturi mengatakan, pihaknya kerap mengadukan permasalahan ini kepada anggota dewan di tingkat kota dan provinsi. Akan tetapi, banjir masih terus terjadi.

“Kami mohon Pak Ketua Dewan. Kami berharap Bapak bisa memberikan solusi konkrit dengan masalah banjir ini,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Baskami menyampaikan bahwa banjir yang terjadi saat ini disebabkan oleh tingginya sedimentasi yang ada di tiga sungai utama Kota Medan, yaitu Sungai Babura, Sungai Deli, dan Sungai Belawan.

“Kewenangan pengerukan sungai oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) II. Saya akan meminta BWS II untuk melakukan pengerukan sungai-sungai ini,” jawabnya.

Baskami juga mendorong Pemko Medan agar berkolaborasi untuk penanganan banjir ini. Menurutnya, perlu menambah daerah resapan seperti kolam retensi di daerah padat pemukiman yang rawan banjir. Termasuk Juga proses pengerukan sungai dan anak sungai.

“Kita harus lakukan secara gotong royong, pembersihan sampah di daerah bantaran sungai. Juga libatkan warga,” tambahnya.

Wakil rakyat DPRD Sumut dari Dapil Sumut II itu menyebutkan, kondisi tersebut juga diperparah dengan kebiasaan warga membuang sampah di parit, drainase hingga anak sungai.

“Saya meminta dengan tegas agar kita jangan membuang sampah di bantaran sungai. Pemko Medan telah menyediakan program pemungutan sampah oleh petugas ke rumah-rumah dengan retribusi yang sangat murah. Tolong dipatuhi agar lingkungan kita aman dari banjir,” sebutnya.

Sementara itu, Camat Medan Barat Lilik MAP, mengatakan pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai.

Menurutnya, Pemko Medan telah berupaya mengadakan wajib retribusi sampah (wrs) setiap rumah untuk penanganan sampah.

“Para warga agar terdaftar dalam WRS ini agar sampahnya dipungut secara rutin. WRS ini juga untuk PAD kota Medan juga agar penanganan sampah kita maksimal,” pungkasnya.
(map/ram)

Canon PhotoMarathon Semarang 2023 Perebutkan Piala Gubernur dan Hadiah Puluhan Juta Rupiah

KOMPETISI: Ratusan pelajar dan mahasiswa berkompetisi untuk memperebutkan Piala Gubernur Jateng dan Hadiah total senilai puluhan juta rupiah di Canon PhotoMarathon Semarang 2023. Digelar di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Semarang.

SEMARANG, SUMUTPOS.CO – Ratusan pelajar dan mahasiswa berkompetisi untuk memperebutkan Piala Gubernur Jateng dan Hadiah total senilai puluhan juta rupiah di Canon PhotoMarathon Semarang 2023. Digelar di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Semarang. Lomba fotografi dengan konsep tematik ini diikuti oleh 800 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
Ganjar Pranowo – Gubernur Jawa Tengah membuka acara bersama Monica Aryasetiawan – Canon Business Unit Director PT Datascrip.

Monica Setiawan menyatakan tahun ini adalah kali ke-9 Canon PhotoMarathon Semarang diadakan dan selalu mendapat antusiasme yang luar biasa dari para pelajar dan mahasiswa dari Semarang dan kota sekitarnya.

“Kami harap acara ini dapat meningkatkan kreativitas, sekaligus mengasah bakat, kemampuan generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan fotografi semakin banyak diminati termasuk di kalangan Gen Z.

“Mereka bisa menggabungkan antara soft skill dan kreativitas sehingga dapat menghasilkan nilai tambah yang memiliki nilai ekonomi,” ujarnya dalam sambutannya melalui panggilan video secara langsung.

Dalam acara ini, para peserta ditantang kreativitasnya untuk mendapatkan hasil bidikan foto terbaik dalam waktu yang terbatas. Ada tiga tema yang diumumkan oleh panitia saat acara berlangsung, tema pertama adalah “Kota Semarang dalam Kemajuan Teknologi”, tema kedua yaitu “Bersinar”, dan tema ketiga yaitu “Anti Hoax”.

Setelah mendapatkan hasi bidikan sesuai tema yang telah diumumkan, peserta menyerahkan karya foto terbaiknya untuk langsung dinilai oleh dewan juri.

Dewan juri Canon PhotoMarathon Semarang 2023 terdiri dari Soetomo (EOS Creator Indonesia), D. Agung Krisprimandoyo (Fotografer Profesional), Andi Kusnadi (Pemimpin Umum Majalah MATA), Joko Sumartono (Fotografer Profesional), Vivi Maryati (Fotografer Profesional), Susan Sanger (Fotografer Profesional) dan Dante S. Nugroho (Fotografer Profesional).

Sambil menunggu dewan juri menilai dan menentukan para pemenang, peserta berkesempatan mendapatkan ilmu fotografi dari Misbachul Munir, fotografer profesional sekaligus EOS Creator Indonesia. Selain itu, para peserta juga dihibur dengan berbagai pertunjukan seni musik dan tari, sesi hunting model dan kuis berhadiah menarik.

Rangkaian acara diakhiri dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Juara dari tema satu yaitu untuk kategori pelajar dan mahasiswa berhak membawa pulang hadiah berupa Piala Gubernur, 1 unit laptop, 1 unit drawing tablet, dan uang tunai total Rp22.500.000 untuk tiga orang pemenang.

Tema dua yaitu khusus untuk kategori mahasiswa memperebutkan hadiah berupa 1 unit kamera digital Canon EOS M200, 1 unit laptop, 1 unit drawing tablet, printer Canon PIXMA G2020, PIXMA G1020 dan PIXMA TS207 untuk 3 orang pemenang. Dan, tema tiga khusus untuk kategori pelajar memperebutkan hadiah berupa 1 unit kamera digital Canon EOS 3000D, 1 unit laptop, 1 unit drawing tablet, dan printer Canon PIXMA G2020, PIXMA G1020 dan PIXMA TS207 untuk 3 orang pemenang. (rel/ram)

Bertemu Puan, AHY: Masa Depan Miliki Generasi Muda

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Usai olahraga pagi, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan Puan Maharani Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR RI, di Kawasan Senayan, Minggu (18/6). Masih mengenakan baju olahraga, kedua pemimpin muda itu berbincang hangat selama lebih dari satu setengah jam.

“Politik bisa menempatkan dua orang dengan sikap dan posisi yang berbeda. Tapi persahabatan saya dan Mbak Puan, yang selama ini juga berhubungan baik dengan kami sekeluarga, mudah-mudahan menjadi bentuk yang baik, bahwa segala sesuatunya bisa dicarikan solusi, walaupun belum selalu dalam posisi yang sama. Pertemuan yang merupakan politik rekonsiliasi ini, sangat dinantikan oleh semua masyarakat,” kata AHY pada konferensi pers usai pertemuan.

AHY menegaskan, masa depan milik generasi muda. “Mbak Puan merupakan politisi perempuan yang hebat, lengkap pengalamannya. Kami ingin terus berperan dalam kehidupan bermasyarakat. Mudah-mudahan tidak hanya membahas politik praktis, tapi juga isu-isu kebangsaan yang lebih luas yang bisa kita rajut bersama,” lanjut AHY.

Dalam pertemuan empat mata, AHY dan Puan ngobrol sambil menikmati sarapan bubur ayam. “Alhamdulillah tadi sudah olahraga, hari ini Mbak Puan lebih panjang jalannya dari saya yaitu 7 km, saya sendiri hanya 3 km. Ini membuktikan, di hari dan suasana yang baik ini, kita bisa tetap bersilaturahmi. Tadi pertemuan selama lebih dari satu jam kami banyak berbagi pengalaman, cerita, dan gagasan. Bagaimanapun PDIP dan Partai Demokrat merupakan dua partai yang punya pengalaman menjadi ruling party dan oposisi,” papar AHY.

“Kita tahu dua dekade ini komunikasi dan hubungan kedua partai dianggap belum bisa berjalan sebaik yang diharapkan. Tapi kita tidak ingin membahas masa lalu, mudah-mudahan pertemuan ini menjadi oase bagi semuanya,” sambung AHY.

Sementara itu Puan Maharani menjelaskan, pertemuan ini seperti pertemuan kakak dan adik. “Ternyata banyak sekali yang bisa diomongi, seperti kakak adik. Pertemuan hari ini juga dinanti-nantikan, tidak hanya media, tapi juga oleh saya, karena berbicara politik tidak selalu harus politik praktis, namun lebih kepada bagaimana bangsa ke depan. Kalau tidak pernah komunikasi, pasti akan ada miskomunikasi ke depannya. Mungkin ini pertemuan yang pertama, namun semoga ini bukan pertemuan terakhir, dan kami berharap pemilu ke depan bisa berjalan dengan damai dan gembira,” ucap Puan.

AHY didampingi Sekjen Teuku Riefky Harsya, Bendum Renville Antonio, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat (FPD) Marwan Cik Asan, beberapa anggota FPD antara lain Syarief Hasan, Benny K. Harman, Sartono Hutomo, Lasmi Indaryani, Irwan, dan Anton Suratto. Sedangkan Puan didampingi oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan beberapa Anggota Fraksi PDIP seperti Bambang Wuryanto, Utut Adianto, Krisdayanti, dan Masinton Pasaribu. (adz)