Home Blog Page 1430

Dukung Gerakan Ekonomi Hijau, BSI Kampanyekan Zero Waste di Yogyakarta

Peserta green-friendly running mengambil botol bekas sebagai bagian dari kampanye zero waste. Ini merupakan upaya BSI dalam mewujudkan program ekonomi hijau guna menjaga ekonomi berkelanjutan yang pro People, Planet, dan Profit (3P).

SUMUTPOS.CO – Segenap karyawan BSI Area Yogyakarta menggelar kampanye zero waste lewat gerakan green-friendly running yang menyampaikan pesan kepada masyarakat setempat untuk ikut serta mewujudkan program ekonomi hijau guna menjaga ekonomi berkelanjutan yang pro People, Planet, dan Profit (3P).

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) konsisten dalam mengedukasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan “zero waste” dengan mengurangi sampah plastik. Hal ini merupakan bentuk dukungan BSI terhadap ekonomi hijau sekaligus meningkatkan kepedulian publik terhadap lingkungan.

Program pengurangan sampah plastik kali ini digelar di ajang Mandiri Jogja Marathon 2023.(rel)

Tingkatkan Layanan Pasang Baru, PLN Launching Layanan Listrik Satu Pintu Plus di Sumut

General Manager PLN UID Sumatera Utara Awaluddin Hafid memberikan sambutan launching LPS Plus

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Semakin memanjakan pelanggan, PLN terus berinovasi dalam memudahkan layanan kepada pelanggan. Kali ini, PLN meluncurkan paket penyambungan baru Layanan Satu Pintu (LSP) Plus. Paket layanan ini memberikan kemudahan kepada calon pelanggan tegangan rendah (TR) dalam mendapatkan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Dalam sambutan launching LSP Plus di Balai Agung Astakona (15/6/2023) General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara Awaluddin Hafid mengatakan layanan LSP Plus merupakan sistem yang terintegrasi dengan aplikasi Sistem Informasi Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik atau Si Ujang Gatrik yang menyambungkan beberapa sistem terkait layanan ketenagalistrikan.

“Melalui layanan ini masyarakat dapat dengan mudah melakukan proses pembangunan instalasi, mendapatkan Nomor Identitas Instalasi (NIDI) hingga penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO) dalam proses permohonan pasang baru,” ungkap Awaluddin.

Awaluddin juga menambahkan inovasi yang dilakukan ini tidak terlepas dari kolaborasi antara PLN dengan asosiasi kontraktor listrik dalam memberikan kemudahan layanan kepada pelanggan di Sumatera Utara.

Beberapa tahapan sebelum layanan LSP Plus ini diluncurkan, PLN telah melakukan sosialisasi secara online kepada mitra kerja yang akan bergabung dalam layanan ini baik di tingkat Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) hingga Unit Layanan Pelanggan (ULP) diseluruh unit kerja di Sumatera Utara sejak bulan April 2023. PLN juga membuka pendaftaran mitra kerja yang dilakukan pada bulan April hingga Mei 2023. Selanjutnya internalisasi proses bisnis secara offline pada bulan Mei 2023 dan launching LSP Plus pada tanggal 13 Juni 2023.

Awaluddin juga menambahkan mitra kerja yang telah bergabung dalam layanan LSP Plus ini sebanyak 37 Mitra Badan Pembangunan Dan Pemasangan (Bangsang), 64 Penanggung Jawab Teknik (PJT), 118 Tenaga Teknik (TT) dan 16 Lembaga Inspeksi Teknik (LIT).

Ketua Jasa Kelistrikan Indonesia Parnotiwa Nababan mengapresiasi langkah sigap PLN dalam menjawab kebutuhan masyarakat di Sumatera Utara. Ia siap mendukung dan membantu PLN dalam mempercepat proses permohonan pasang baru pelanggan.

“Apresiasi untuk PLN karena telah sigap dan tanggap atas keluhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Sumatera Utara. Semoga kolaborasi ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan atas pelayanan yang semakin mudah kepada masyarakat dan dapat meningkatkan citra perusahaan menjadi lebih baik lagi kedepannya,” kata Parnotiwa.

Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatangan komitmen bersama antara PLN dengan mitra kerja dan PT Haleyora Power dan disaksikan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara. Turut juga hadir dalam acara launching layanan LSP Plus tersebut Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Adi Priyanto dan Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti secara online.

Layanan LSP Plus merupakan salah satu komitmen PLN untuk meningkatkan customer experience dalam proses permohonan pasang baru agar lebih cepat. Peningkatan tersebut merupakan salah satu bagian dari transformasi PLN dalam memangkas proses bisnis sebelumnya menjadi jauh lebih efektif dan efisien. Melalui aplikasi PLN Mobile pelanggan semakin dimanjakan dalam mengakses dan menikmati berbagai kemudahan layanan PLN hanya dalam satu genggaman. (rel/ila)

DPRD Medan Minta DLH Awasi Ketat Limbah B3

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Robi Barus SE MAP, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait ancaman bahaya Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) bagi lingkungan.

Sebab jika tidak diawasi secara ketat, maka Limbah B3 bisa menjadi masalah krusial bagi Kota Medan di kemudian hari.

Hal ini diungkapkan Robi Barus dalam Sosialisasi Produk Hukum Daerah Perda No.1 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Jalan Beringin VI, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (17/6).

Untuk itu, Robi meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan agar bersikap tegas dan konsisten dalam menyikapi limbah B3 sesuai peraturan yang ada.

“Sebab berdasarkan fakta, DLH Kota Medan dinilai masih lemah dalam melakukan pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan hidup dalam melakukan usaha dan atau kegiatan di Kota Medan khususnya dikawasan Medan Utara,” ucap Robi.

Dikatakan Robi, dampak dari pencemaran limbah B3 sangat membahayakan bagi kehidupan masyarakat. Adapun potensi kegiatan yang menghasilkan pencemar limbah-limbah B3 antara lain limbah industri, rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), laboratorium, klinik bersalin, balai pengobatan, transportasi hingga bengkel.

“Untuk itu, setiap perusahaan atau industri yang menghasilkan limbah B3 wajib menyediakan sarana dan prasarana pengolahan limbah,” ujar Ketua Komisi I tersebut.

Di dalam Perda No.1 Tahun 2016 disebutkan, pihak yang mengabaikan apalagi membuang atau memasukkan limbah B3 pada sumber air yang mengalir akan dikenai sanksi penegakan hukum dengan ketentuan Undang-Undang RI No.32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Untuk itu, Robi menekankan kepada setiap pihak agar melaporkan siapa saja, baik itu perusahaan maupun oknum yang kedapatan membuang limbah ke sungai sehingga mencemari lingkungan.

“Sebab bagi pelaku perusakan lingkungan hidup diancam pidana 1 tahun penjara dan denda Rp1 miliar,” katanya.

Oleh sebab itu, Robi kembali menegaskan agar DLH Kota Medan harus mengawasi limbah B3 tersebut dan lebih serius dalam melakukan pengawasan dan penegakan hukum bagi badan usaha yang melanggar aturan hukum dan perundang-undangan.

“Harus tegas, tegakkan hukum bagi badan usaha yang melanggar aturan soal limbah B3 ini,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah masyarakat memanfaatkan pertemuan itu untuk menyampaikan aspirasinya. Misalnya seperti program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah, termasuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Bagaimana kami mendapatkan program bantuan sosial, katanya harus terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) , tapi mau mengecek sangat sulit sekali,” keluh salah seorang warga, Yunita.

Terkait dengan program bantuan sosial, Robi Barus berharap agar Dinas Sosial dapat lebih peka kepada masyarakat.

“Soal bantuan sosial yang katanya warga harus terdaftar di DTKS, kita harapkan agar seluruh stakeholder khususnya Dinas Sosial jangan hanya saling lempar tanggungjawab. Ini jeritan rakyat harus diperhatikan,” pungkasnya. (map)

Sosialisasikan Perda Kesehatan, Rizki Lubis Edukasi Warga Hidup Sehat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan M. Afri Rizki Lubis, S.M, M.I.P mensosialisasikan Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Sari Ujung, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (17/6/2023)

Rizki menyebutkan, sosialisasi ini digelar untuk memberikan edukasi hidup sehat kepada warga berdasarkan isi Perda Sistem Kesehatan.

“Saya ingin mengedukasi warga untuk hidup sehat sesuai dengan Perda Sistem Kesehatan Kota Medan ini. Apalagi sekarang cuaca sangat panas sehingga bisa berdampak terkena penyakit, jadi kita butuh pemahaman untuk hidup sehat terhindar dari penyakit,” ucap Rizki Lubis dalam kegiatan yang dihadiri aparatur pemerintahan dan ratusan warga.

Diterangkannya, perda ini menjamin kesehatan warga dengan memberikan pelayanan kesehatan melalui fasilitas kesehatan (faskes) di Kota Medan.

“Bila ada warga sakit, jangan takut berobat ke faskes karena pasti dilayani. Apalagi sekarang Pemko Medan telah memiliki program Universal Health Coverage (UHC), dimana warga bisa berobat gratis dengan menggunakan KTP. Apalagi di kelurahan ini sudah ada Puskesmas yang bisa dipergunakan warga untuk berobat,” ujar Rizki.

Pada kesempatan itu, Rizki yang menjabat sebagai Anggota Komisi I itu juga menyinggung penggunaan gadget yang bila berlebihan dapat mengancam kesehatan dan juga berpengaruh negatif.

“Anak boleh main gadget, cuma harus diawasi orang tua agar jangan berlebihan, sehingga anak bisa terhindar dari penyakit dan dampak negatifnya,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Kedai Durian, dr Sari Yosmika memastikan pihaknya sudah memberikan pelayanan kesehatan kepada warga pasien UHC. Selain itu, pelayanan kesehatan yang diberikan bukan untuk warga Kelurahan Kedai Durian saja, tapi juga untuk warga kelurahan terdekat.

“Puskesmas sekarang bukan saja sebagai tempat ambil rujukan berobat, tetapi juga untuk konseling kesehatan, silahkan warga memanfaatkannya,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan, Dewa Nasution menjelaskan program UHC JKMB adalah program kerjasama Wali Kota Medan Bobby Nasution dan DPRD Medan yang berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan. Program ini diperuntukkan untuk warga ber KTP Kota Medan.

Namun, lanjut Dewa, UHC tidak diperuntukkan bagi warga yang masih aktif di perusahaan, karena regulasinya kesehatan karyawan ditanggung pihak perusahaan.

“Kecuali kalau telah pensiun maka bisa mempergunakan UHC,” katanya seraya juga menyebutkqn bahwa warga yang punya BPJS Kesehatqn aktif tidak termasuk peserta UHC.

Pada kesempatan itu, salah seorang warga yang hadir, Ratnawati Simamora mempertanyakan pengobatan apa saja yang ditanggung Program UHC.

Sedangkan warga lainnya, Ade mengeluhkan BPJS nya yang tidak aktif lagi karena menunggak pembayaran bertahun-tahun. “Bagaimana agar kami bisa tetap dapat berobat,” tanyanya.

Menjawab ini, dr Sari menegaskan semua pengobatan ditanggung UHC. “Tapi puskesmas tidak bisa menangani penyakit kategori urgen dan harus dirujuk ke rumah sakit,” jelasnya.

Sedangkan Dewa Nasution mengatakan, bagi warga yang BPJS Kesehatannya tidak aktif bisa tetap berobat dengan menggunakan program UHC. (map/ila)

Kapolres Asahan Jumat Curhat dengan Pengurus PD Muhammadiyah

istimewa JUMAT CURHAT: Kapolres Asahan AKBP Rocky saat melakukan program Jumat Curhat dengan Pengurus PD Muhammadiyah.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Asahan AKBP Rocky H Marpaung, SH, SIK, MH melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dan Silaturahmi dengan Pengurus PD Muhammadiyah Kabupaten Asahan yang dilaksanakan di ruangan Perjamuan Polres Asahan, Jumat (16/6).

Dalam kegiatan ini, Kapolres Asahan AKBP Rocky mengucapkan Terimakasih Kepada Pengurus PD Muhammadiyah Kabupaten Asa­han yang telah hadir melakukan si­laturahmi dan Jumat Curhat di Polres Asahan.

Kapolres Asahan juga meminta maaf karena tidak bisa setiap hari menemui warga dikarenakan pekerjaan Polres Asahan cukup Padat. Pun begitu tetap membuka pintu tiap waktu bagi warga untuk bersi­laturahmi dan memberikan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dikatakan AKBP Rocky, saat ini angka kriminalitas jalanan seperti tauran antar Genk Motor yang dilakukan anak remaja dan anak di­bawah umur. “Kami telah berupaya untuk mencegah bersama dengan Unsur 3 Pilar untuk melaksanakan Patroli Skala Besar yang melibatkan TNI, Sat Pol PP dan Dinas Perhubu­ngan.

Penindakan kami yaitu Berupa Pembinaan terhadap anak anak remaja. Saya membuat program pol­res Asahan berkah dan saya me­ngarahkan kepada seluruh personil polres Asahan untuk melaksanakan beribadah dengan selalu berdoa dan bersedekah,”ucap Kapolres.

Kapolres Asahan mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Asa­han, bilamana ada keluhan tentang Kamtibmas segera menghubungi Call Center 110 kami akan segera Turun ke lokasi dan mohon di sampaikan kepada para Tetangga rekanan, dan Famili,”kata Kapolres Asahan.

Ditempat yang sama Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Asa­han. Drs M Akhyar, M.A M.mengu­cap­kan terima kasih kepada Kapolres Asahan yang telah diberi kesempatan untuk Silaturahmi sekaligus Jumat curhat.

Ia juga menjelaskan, bagaimana tehnik dan cara orangtua untuk me­­nga­tasi tauran yang dimaksud Kapolres Asahan. “Anak remaja adalah aset ne­gara dan suatu kebanggaan dari pada keluarga.

Untuk itu kita sebagai Orangtua mari kita jaga Betul anak kita de­ngan cara memberikan ajaran aja­ran agama yang baik untuk mereka, Memberikan Pelajaran Ekstrakuriku­ler di luar Jam sekolah, contohnya Les Privat sebagai Pelajaran di sekolah, Awasi anak anak kita di dalam pergau­lannya sehari, awasin jam pulang bila­mana anak pergi pada Malam hari,” terangnya.(dat/han)

Mahasiswa UMSU Tewas Dibegal, Komisi I Minta Polisi Bertindak Tegas

SIKAPI: Ketua Komisi I DPRD Medan Robi Barus menyikapi soal begal marak di Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Aksi begal yang merenggut nyawa, kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, seorang mahasiswa yang menjadi korbannya. Peristiwa miris tersebut terjadi di Jalan Mustafa, Rabu (14/6/2023) dinihari.

Atas kejadian itu, Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus mengaku gerah dengan aksi begal yang tak kunjung berhasil diberantas. Ia pun mempertanyakan keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas aksi begal di Kota Medan.

“Kita terus menyuarakan soal pentingnya memberantas aksi kejahatan ini, bahwa begal terus menjadi momok menakutkan bagi masyarakat, khususnya saat beraktivitas di malam hari. Namun begal-begal ini seakan tak ‘tersentuh’ oleh pihak kepolisian, kita mempertanyakan keseriusan rekan-rekan kepolisian,” ucap Robi Barus kepada Sumut, Sabtu (17/6/2023).

Untuk itu, Robi pun menegaskan bahwa hal ini akan menjadi catatan penting bagi pihaknya di DPRD Medan. “Tentu ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD Medan, khususnya Komisi I,” tegasnya.

Dikatakan Ketua Fraksi PDIP itu, memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dari aksi-aksi kejahatan yang jelas-jelas melanggar hukum adalah salah satu tugas utama pihak kepolisian. Sekalipun tugas itu berat, namun pihak kepolisian harus bisa menunaikan kewajibannya tersebut.

“Berkali-kali kita sampaikan bahwa patroli harus terus ditingkatkan oleh rekan-rekan kepolisian, khususnya di malam hari hingga dini hari. Kita kecewa, korban terus berjatuhan akibat aksi begal. Mirisnya, kejadian ini seolah-olah memang tidak bisa ditangani lagi,” ujarnya.

Robi Barus pun meminta agar para petinggi kepolisian, baik di tingkat Polsek, Polres, hingga Polda Sumut agar menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi bagi kinerja anggota mereka di jajarannya masing-masing.

“Harus ada evaluasi, harus ada perubahan. Jangan harapkan hasil yang berbeda untuk kinerja yang sama. Sebagai wakil rakyat Kota Medan, atas nama Komisi I DPRD Medan, kita meminta agar polisi segera berbenah. Mohon agar hal ini menjadi atensi bagi Bapak Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan dan Kapolres Pelabuhan Belawan, hingga polsek-polsek yang berwilayah hukum di Kota Medan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Insanul Anshori Hasibuan menjadi korban aksi keganasan begal di Jalan Mustafa, Kota Medan, Rabu (14/6/2023) dinihari.

Korban dibegal saat sedang mencari makan sekitar pukul 03.00 WIB dari kosnya di Jalan Pasar III, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Saat melintas di lokasi kejadian, Insanul yang dibonceng bersama temannya menggunakan sepeda motor dipepet pelaku menggunakan dua pengendara sepeda motor yang membawa celurit.

Korban terjatuh dari sepeda motor setelah ditarik oleh pelaku. Diduga, pelaku menusukkan senjata tajam tersebut ke tubuh korban. Sementara, rekan korban berhasil menyelamatkan diri.

Selanjutnya, mahasiswa semester 6 Ilmu Komunikasi FISIP UMSU itu dievakuasi warga sekitar ke rumah sakit terdekat. Namun, kondisi luka parah yang dialami Insanul membuat nyawanya tidak tertolong lagi dan meninggal dunia. (map/ila)

PNM Cabang Medan Rayakan HUT ke-24, dengan Penyaluran Paket Gizi

PNM Cabang Medan Rayakan HUT  ke-24 dengan Penyaluran Paket Gizi.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PNM Cabang Medan rayakan HUT PNM ke-24 dengan mengangkat tema ‘Bersama Nyata Dalam Karya’ untuk mendukung pemerintah dalam menekan angka stunting lewat program berbagi paket gizi. Stunting merupakan kondisi pertumbuhan balita dengan tinggi badan di bawah rata-rata.

Hal ini menjadi perhatian PNM untuk terus mempedulikan pencegahan stunting sejak dini. Bukan hanya berbagi kebahagiaan dengan sesama karyawan PNM, melalui program aksi penekanan angka anak stunting di Indonesia, PNM Cabang Medan berkomitmen untuk berbagi kepada masyarakat sekitar khususnya Nasabah PNM Mekaar.

Target penyaluran paket gizi ini ditujukan kepada ibu hamil, penyandang disabilitas dan anak usia balita dengan tujuan untuk memastikan akses masyarakat terhadap makanan bergizi, terutama di tengah situasi sulit akibat pasca pandemi dan dampak lainnya.

Penyaluran paket gizi diberikan kepada 100 nasabah Mekaar di 3 titik yaitu Kelurahan Namorih, Unit Mekaar Salapian dan Kelurahan Rengas Pulau Medan yang sudah mulai disalurkan sejak tanggal 5 Juni 2023 sampai tanggal 9 Juni 2023. Pemimpin PT PNM Cabang Medan, Alfian Langkamane, menyerahkan langsung paket gizi kepada ibu hamil, penyandang disabilitas, dan anak balita yang dilaksanakan pada Jumat (9/6) di unit Mekaar Salapian.

Pembagian paket gizi kepada ibu hamil, penyandang disabilitas, dan anak usia balita ini adalah bentuk kontribusi PNM dalam mengurangi angka stunting terutama di wilayah Medan. Sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab social lingkungan kepada nasabah Mekaar dan warga sekitar. Penerima paket gizi sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan PT PNM Cabang Medan.

“Terima kasih PNM, Selamat Ulang Tahun. Semoga program berbagi paket gizi terus ada dan sukses selalu,” ucap salah satu nasabah Mekaar PNM Cabang Medan, Nurhayati, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/6).

PNM sebagai perusahaan yang telah menyalurkan pembiayaan lebih dari Rp 24 T kepada nasabah (periode Januari – April 2023), berkomitmen untuk terus tumbuh dan menginspirasi dengan memberikan kontribusi bukan hanya pada aspek ekonomi namun juga sosial dan kesehatan.

“Selain berbagi paket gizi, PNM juga mengedukasi para ibu-ibu penerima manfaat mengenai stunting dan apa yang dapat dilakukan untuk mencegahnya,” tandasnya.(gus)