Home Blog Page 1448

Spanyol vs Italia: Aroma Dendam Gli Azzuri

SUMUTPOS.CO – SPANYOL bakal menghadapi Italia pada laga semifinal UEFA’s Nations League (UNL) 2023 di Stadion De Grolsch Veste, Enschede, Belanda, Jumat (16/6) dini hari pukul 01.45 WIB. Laga ini memang bakal penuh emosi. Gli Azzurri, julukan Italia akan membawa dendam dari UNL edisi sebelumnya saat mereka dikalahkan La Roja, julukan Spanyol di semifinal.

Sebaliknya, Spanyol juga terus mencari bentuk permainan terbaik di bawah arahan pelatih Luis de la Fuente. Kegagalan di Piala Dunia 2022 dan Kualifikasi Piala Eropa 2024 tentu menjadi perhatian serius bagi sang juru taktik.

Spanyol memang terus berbenah di masa transisi kepelatihan Luis Enrique ke De La Fuente. Usai Enrique gagal di Piala Dunia 2022 ketika La Roja kandas di babak 16 besar, De La Fuente mendapatkan tantangan besar. Sialnya, Spanyol juga tak tampil istimewa di bawah asuhan De La Fuente termasuk saat dikalahkan Skotlandia 2-0 di laga termutakhir.

Di saat kondisi seperti itu Spanyol kini harus berjumpa Italia dalam laga semifinal UNL 2022. Tapi, De La Fuente dan skuadnya tentu bertekad untuk kembali ke final. Mereka pastinya ingin menebus kegagalan sebelumnya saat hanya menjadi runner-up edisi 2021.

“Saya senang karena mendapatkan kesempatan bersaing dengan 3 negara hebat, terutama Italia yang akan menjadi lawan. Saya meyakini mereka adalah lawan yang hebat. Kami sudah tak sabar bermain di kompetisi ini,” kata De La Fuente dikutip laman resmi UEFA.

Italia sendiri tentu ingin membalas kekalahan atas Spanyol pada 2021 lalu. Padahal saat itu, Gli Azzurri sedang memiliki rekor tak terkalahkan di 37 pertandingan. Tapi rekor itu dipatahkan oleh Spanyol dalam pertandingan yang digelar di San Siro, Milan.

Keyakinan tinggi ditunjukkan oleh Italia jelang laga ini. Gli Azzurri ingin bangkit dari kegagalan di UNL 2021 dan saat gagal lolos ke Piala Dunia 2022. Dua momen buruk itu ironisnya terjadi tak lama setelah setelah Italia menjuarai Euro 2020 yang digelar tahun 2021. “Kami harus padu dan waspada melawan Spanyol. Kami juga menyadari harus siap bersusah payah menghadapi tekanan mereka. Tapi kami tim kuat dan harus bisa menunjukkannya,” tutur gelandang Davide Frattesi dikutip laman FIGC.(*)

Imigrasi Polonia Layani Urus Paspor di Rumah Sakit

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Petugas Imigrasi Polonia melayani permohonan paspor yang diajukan oleh E br. Saragih (35), seorang pasien di RSU Royal Prima Jalan Ayahanda No.68A Medan, Sumatera Utara.

Pihak keluarga pemohon mendatangi Kantor Imigrasi Polonia, Senin (12/6) dan mengajukan layanan foto paspor di RSU Royal Prima terhadap PNS asal Pematang Siantar tersebutn

Kepada publik, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia menegaskan bahwa Kantor Imigrasi Polonia sebagai instansi penyelenggara pelayanan publik senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Terlebih bagi masyarakat yang kesulitan mendatangi kantor imigrasi dikarenakan alasan medis atau sedang dalam perawatan di rumah sakit, pasti akan kita bantu dan berikan kemudahan dengan pelayanan paspor mobile ke rumah sakit”, paparnya.

Sigit melanjutkan, untuk mendapatkan layanan ini, pemohon cukup membuat surat permohonan dan melampirkan Surat Keterangan Rawat Inap dari Rumah Sakit dilengkapi dengan dokumen persyaratan paspor. Bila dokumen dinyatakan sah dan lengkap, maka petugas kami akan segera datang dengan mobile unit untuk melakukan pengambilan foto dan data biometrik pemohon di rumah sakit.

Sigit juga menegaskan bahwa layanan ini tidak dikenai tambahan biaya apapun selain membayar biaya paspor sesuai dengan tarif PNBP yaitu Rp350 ribu untuk jenis paspor biasa atau 650 ribu rupiah untuk Paspor Elektronik.

Kepada pihak Kantor Imigrasi Polonia, salah seorang pihak keluarga pemohon memberikan apresiasi terhadap layanan ini. “Terima kasih atas pelayanan yang kami dapatkan ini, kami merasa sudah sangat terbantu dan mudah-mudahan kedepannya layanan Imigrasi Polonia semakin baik lagi,” pungkasnya. (map/ila)

Mahasiswa di Medan Tolak Sistem Pemilu Tertutup

Gubernur Pema Fakultas Kedokteran (FK) USU 2023, Awwa Chaga Qambara Taqwa. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah mahasiswa di Medan menolak proses Pemilihan Umum (Pemilu) dengan sistem tertutup di 2024 mendatang.

Hal ini diharapkan menjadi sebuah masukan bagi Mahkamah Konstitusi (MK) dalam menentukan putusannya, terkait sistem proporsional Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, secara terbuka atau tertutup, yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Kamis (15/6/2023).

Hal itu diungkapkan Presiden Mahasiswa Interim Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (Pema FKG USU), M Aziz Syahputra di Medan, Kamis (15/6/2023).

Menurutnya, terkait berkembangnya isu pertimbangan keputusan MK yang akan mengatur mekanisme Pemilu legislatif 2024, tentunya proporsional tertutup adalah salah satu bukti adanya kemunduran demokrasi di Indonesia.

“Proporsional tertutup justru memberikan ruang kepada partai dan para oligarki untuk menentukan calon kandidatnya sendiri, siapa yang akan duduk di parlemen nantinya dan tidak adanya transparansi mekanisme di internal partai dalam penentuannya. Sehingga masyarakat tidak bisa memilih siapa kandidat sosok yang bisa diyakininya untuk duduk di parlemen sesuai dengan pilihannya,” ujarnya.

Ia menilai, minimnya kebebasan dalam memilih sosok kandidat untuk perwakilan rakyat yang akan duduk di parlemen, salah satu bukti berkurangnya ruang kebebasan publik dalam menggunakan haknya untuk memilih, haknya untuk berdemokrasi dan tentunya haknya untuk menentukan siapa yang akan duduk di parlemen sesuai dengan pilihannya masing.

“Saya berharap MK dapat dengan bijaksana dalam mengambil keputusan terkait mekanisme pemilihan legislatif untuk 2024 nntinya. Keputusan MK pasti akan mempengaruhi arah bernegara kita ke depan, apakah kita tetap menanamkan nilai-nilai demokrasi atau tidak lagi. Itu hal kecil yang dapat dilihat dari keputusan-keputusan yang diambil dalam bernegara,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan Gubernur Pema Fakultas Kedokteran (FK) USU 2023, Awwa Chaga Qambara Taqwa. Ia berharap, semoga putusan MK berpihak kepada kepentingan rakyat, sesuai dengan amanat UUD 1945.

Menurut Awwa, dari berbagai survei, yakni SMRC dqn Indikator Politik Indonesia menyebutkan, sekitar 70-80 persen masyarakat memilih Pemilu terbuka. “Dengan Pemilu terbuka yang sudah dilaksanakan selama ini, masih menjadi pilihan terbaik, karena rakyat mengetahui siapa orang yang akan dipilih, dibandingkan dengan sistem Pemilu tertutup yang hanya memuat partai politik (Parpol) saja.

“Jika dilaksanakannya Pemilu tertutup, bukan tidak mungkin akan ada partai mayoritas tunggal ke depannya dan menghalangi Parpol lain untuk bersaing. Pentingnya masyarakat dalam menilai putusan MK ini karena, jika MK tidak berpihak kepada rakyat, boleh jadi nantinya akan ada veto dari rakyat mengenai keputusan ini, dan tentu jika diputuskan Pemilu tertutup maka hal ini akan mencederai pasal 1 ayat 2 UUD 1945, yang menyebutkan, ‘Kedaulatan Berada di Tangan Rakyat dan Dilaksanakan Menurut Undang- Undang Dasar’.

Sementara itu, Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut) mengaku sedang memantau putusan MK, terkait sistem proporsional Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, secara terbuka atau tertutup, yang berlangsung hari ini. “Kita sedang menunggu putusan tersebut dan pastinya akan kita pantau,” ujar Ketua Umum Badko HMI Sumut Periode 2021-2023, Abdul Rahman.

Ia menilai, sistem proporsional terbuka atau tertutup bukan menjadi masalah yang serius, cukup di peserta Pemilu saja yang mempersoalkan. Namun, lanjutnya, yang perlu digarisbawahi, adalah pengaruh putusan ini apakah berdampak kepada kondisi rakyat dan negara Indonesia?. Jangan sampai malah membuat kekacauan.

“Nah, ini sangat membahayakan. Karena kepentingan kelompok jika mengenyampingkan keutuhan bangsa akan berdampak pada kekecewaan masyarakat, yang dapat memicu konflik,” katanya.

Dalam kajian di internal HMI, bebernya, putusan MK ini, ada indikasi kekacauan yang akan timbul setelahnya, yang dapat membuka celah untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Republik Indonesia (RI).

“Sikap kami dalam hal ini menghormati putusan MK. Kami berharap MK melihat dengan jeli kondisi bangsa kita dan independen dalam mengambil putusan. Kita minta agar MK mengedepankan kepentingan masyarakat dalam menetapkan keputusannya besok, jangan sampai masyarakat malah jadi kecewa yang menyebabkan ke depannya malah terjadi kisruh di tengah-tengah masyarakat yang sedang tidak baik-baik saja,” tandasnya. (dwi/ram)

Penuhi Kebutuhan Kacamata dengan Konsep Lifestyle

CEO & Co-Founder Rey Evan Wijaya Tanotogono berbincang dengan salah satu customer service Optik SATURDAYS.(istimewa/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rey perusahaan teknologi pelayanan kesehatan yang mengedepankan produk dan layanan kesehatan holistik terbaik bagi penggunanya mengumumkan kolaborasi terbaru dengan brand kacamata lokal terkemuka SATURDAYS.

Rey menjadi pioner sebagai yang pertama di Indonesia menghadirkan produk membership kesehatan berbasis proteksi bagi individu yang menyediakan manfaat kacamata. Kini Member baru (nasabah Rey) bisa mewujudkan kebutuhan perlindungan kesehatan mata melalui kacamata berkualitas dan kekinian dari Optik SATURDAYS.

CEO & Co-Founder Rey Evan Wijaya Tanotogono mengatakan kehadiran Rey tidak hanya untuk mendigitalisasi layanan dan produk asuransi tapi juga ingin mendisrupsi industri sebab banyak layanan dan produk asuransi di industri asuransi yang sangat kaku dan mengakar sedangkan kebutuhan kesehatan semakin berkembang dan cara pandang masyarakat juga semakin modern seiring dengan teknologi yang terus berkembang menuntut adanya perubahan dan pembaruan.

Rey memiliki misi menghadirkan layanan kesehatan berkualitas dan akses asuransi premi terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Untuk memenuhi harapan masyarakat modern, yakni terlindungi oleh asuransi, dapat beraktivitas dengan nyaman dan tenang.

Kemudian, menjadikan bugar dan sehat sebagai gaya hidup maka Rey mendesain produk dan layanannya dengan pendekatan holistik (menyeluruh). Salah satunya berkolaborasi dengan brand-brand tepercaya. Terbaru adalah Rey berkolaborasi dengan SATURDAYS.

Kesamaan cita-cita bisa menghadirkan produk kesehatan bermutu tinggi, yang dapat menjangkau masyarakat dengan mengusung konsep lifestyle membuahkan kolaborasi yang baik antara Rey dan SATURDAYS.

“Kami melihat kebutuhan perlindungan kesehatan dewasa ini tidak hanya terbatas pada perawatan rumah sakit atau obat tapi juga terdapat manfaat yang dapat membantu penglihatan jadi lebih baik,” ucap Evan dalam keterangan tertulis, Kamis, (15/6).

Evan mengaku pihaknya senang bisa berkolaborasi dengan SATURDAYS yang tidak saja dapat memenuhi kebutuhan tersebut tapi juga hadir dengan konsep lifestyle serta menghadirkan produk-produk kacamata yang berkualitas dengan biaya terjangkau.

“Pendekatan ini tentu dapat mendukung penetrasi asuransi kesehatan pada masyarakat modern terutama milenial dan gen Z,“ sebut Evan.

Kini Member Rey yang memiliki kondisi medis koreksi mata minus, plus, dan cylindris yang dinyatakan oleh dokter spesialis mata atau dari pemeriksaan mata di SATURDAYS, tidak perlu khawatir soal dana untuk memenuhi kebutuhan alat bantu yang dapat memperjelas dan mempertajam penglihatan karena sudah tersedia manfaat kacamata kolaborasi Rey dan SATURDAYS.

Jika sudah menjadi Member paket Outpatient (OP) Platinum & Inpatient (IP) Platinum akan mendapatkan voucher Rp795 ribu kacamata tipe Vibes atau voucher senilai Rp1.295 ribu untuk tipe kacamata classic bagi Membership Rey OP Platinum & IP Diamond.

Co-Founder SATURDAYS Rama Suparta merasa bangga dapat menyediakan solusi kebutuhan kacamata bagi Member Rey di seluruh Indonesia. Kolaborasi bersama Rey sejalan dengan komitmen SATURDAYS yang ingin memberikan solusi terbaik bagi masalah penglihatan masyarakat Indonesia dengan menyediakan berbagai pilihan kacamata berkualitas tinggi dengan harga terjangkau yang didesain sesuai struktur wajah masyarakat Asia.

“Sama halnya dengan Rey yang ingin memudahkan akses kesehatan, SATURDAYS pun ingin memastikan masyarakat di seluruh Indonesia yang memiliki masalah penglihatan dapat terbantu dengan kacamata dari SATURDAYS. Member Rey tidak perlu khawatir jika tidak ada gerai atau outlet SATURDAYS di kota atau tempat tinggal mereka karena voucher dapat di redeem (ditukar) secara online. Nantinya, kacamata yang dipilih akan dikirim ke alamat Member Rey,” sebut Rama.

SATURDAYS hadir dengan konsep lifestyle di setiap gerai. Mulai dari interior ruang yang estetik, varian kacamata dengan desain kontemporer kekinian yang harganya dapat dijangkau masyarakat, dan ada tambahan kedai kopi sehingga para Member Rey yang berkunjung ke SATURDAYS bisa memilih kacamata yang sesuai sambil menikmati kopi dan cookies.

Kedepannya, Rama menargetkan SATURDAYS dapat melakukan ekspansi ke lebih banyak lokasi dan wilayah di Indonesia, menghadirkan lebih banyak varian kacamata berkualitas desainer dengan harga terjangkau, dan meningkatkan teknologi sehingga Member Rey bisa mendapatkan kenyamanan belanja online dan offline terintegrasi berbasis Omni channel.

Menutup penjelasannya, Evan mengajak masyarakat menjadi Member Rey agar saat membutuhkan kacamata atau lensa kacamata bisa mendapatkan manfaat voucher dari SATURDAYS.

Para Member cukup menunjukkan hasil pemeriksaan medis mata yang bisa dilakukan di gerai SATURDAYS, KTP, dan e-mail dari Rey serta kode unik yang diberikan lalu dapat melakukan redeem voucher di store SATURDAYS. Member juga dapat menggunakan fasilitas ReyCare yang ada di aplikasi Rey untuk pembelian secara online dengan ketentuan yang mudah.(gus)

Bobby Nasution Berharap Lahir Kebijakan Sesuai Kebutuhan Masyarakat untuk Tingkatkan Potensi Daerah

FOTO BERSAMA:  Bobby Nasution yang juga Ketua Komwil I Apeksi, foto bersama saat Pertemuan Raker Komwil I Apeksi tahun 2023 di ballroom hotel Marriott Harbour Batam, Provinsi  Kepulauan Riau, Rabu (14/6/2023). 

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) akan melahirkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat guna meningkatkan potensi daerah masing-masing.

“Rapat Kerja (Raker) ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan bertujuan untuk meningkatkan potensi terbaik berdasarkan karakteristik dan kearifan lokal di daerah kita masing-masing,” kata Bobby Nasution yang juga Ketua Komwil I Apeksi saat Pertemuan Raker Komwil I Apeksi tahun 2023 di ballroom hotel Marriott Harbour Batam, Provinsi  Kepulauan Riau, Rabu (14/6/2023).

 Dalam pertemuan yang dibuka oleh Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya Sugiarto yang juga Wali Kota Bogor, Bobby Nasution mengajak 23 Wali Kota yang tergabung dalam Komwil I Apeksi dari 5 Provinsi ini dapat memperjuangkan kebijakan dan anggaran untuk mendukung peningkatan pembangunan dan pelayanan publik di wilayahnya, Salah satunya langkah pemulihan perekonomian di masing-masing wilayah.

“Kita harus mampu mengambil peran besar pasca krisis yang belakangan ini terjadi untuk kembali menstabilkan perekonomian kita. Salah satunya dengan meningkatkan peluang bisnis melalui keberadaan UMKM,” Ujar Bobby Nasution pada Pertemuan yang mengambil tema ‘bersinergi untuk peningkatan Investasi dan Pengendalian Inflasi’.

Bobby Nasution menambahkan seluruh Pemko Komwil I Apeksi dapat memanfaatkan momentum raker ini untuk menyampaikan keunggulan serta potensi yang dimiliki daerah masing-masing. Hal ini sebagai upaya untuk saling membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama terhadap pasokan pangan.

“Raker Komwil ini adalah peluang yang sudah ditandatangani dan kita lihat daerah mana saja yang komoditi-komoditi contohnya atau produknya yang kita butuhkan di daerah kita, dan  ada di daerah anggota Komwil I yang bisa kita kerja sama,” Ungkap Bobby Nasution

Menurut Bobby Nasution,  Apeksi dituntut untuk terus berupaya menjadi organisasi yang terpercaya dan profesional di bidang pemerintahan perkotaan melalui pembangunan yang demokratis, transparan, otonomi yang bertanggung jawab sesuai struktur pemerintahan kota yang berlaku di seluruh NKRI.

“Dengan terbentuknya pembangunan yang demokratis, transparan dan bertanggung jawab ini, kita mampu mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan nyaman. Jangan sampai kita melupakan bahwa masyarakat adalah bagian terpenting dalam keberlangsungan sistem pemerintahan yang kita pimpin,” Jelas Bobby Nasution.

 Selanjutnya Bobby Nasution juga berharap pertemuan ini mampu membentuk dan merumuskan rekomendasi, kebijakan serta program kerja ke depannya yang akan kita lakukan demi merealisasikan pelaksanaan otonomi luas, nyata dan bertanggung jawab demi memperjuangkan kehidupan pemerintahan di wilayah kerja masing-masing.

Pada pertemuan Raker Komwil I Apeksi yang berlangsung dari tanggal 13-15 Juni 2023 ini Bobby Nasution bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Ketua Komwil I Apeksi ( Wali Kota Solok, Wali Kota Tanjung Pinang, Wali Kota Binjai) dan 19 Wali Kota yang tergabung dalam Komwil I Apeksi melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama disaksikan Ketua Dewan Pengurus Apeksi.

Sementara itu Bima Arya, Ketua Dewan Pengurus APEKSI  mengungkapkan Raker Komwil I APEKSI yang melibatkan sebanyak 24 pemerintah kota di Komwil I dapat saling bertukar informasi terhadap potensi yang dimiliki daerah masing-masing. Artinya saling bertukar informasi dengan fokus  tetap sinergi untuk pertumbuhan ekonomi dan pencegahan inflasi.

 “Dalam Raker ini 24 Kota yang tergabung dalam Komwil I Apeksi dapat bekerjasama dan saling bertukar potensi. Apalagi dalam pertemuan ini juga telah ditandatangani kesepakatan bersama,” ujar Bima Arya. (rel)

Wujudkan Generasi Beriman dan Bertaqwa, Sekolah RA Fatahillah Wisuda 76 Siswa

Sekolah RA Fatahillah Medan Amplas menggelar Pelepasan/Wisuda tahun ajaran 2022-2023 terhadap 76 siswa di Gedung Muhammadiyah Jalan SM. Raja Medan, Rabu (14/6/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekolah RA Fatahillah Medan Amplas menggelar
Pelepasan/Wisuda tahun ajaran 2022-2023 terhadap 76 siswa di Gedung Muhammadiyah Jalan SM. Raja Medan, Rabu (14/6/2023).

Penampilan pentas seni dari siswa siswi memeriahkan kegiatan yang bertema ‘Mewujudkan Generasi yang Beriman dan Bertaqwa’ ini. Para siswa menunjukkan kebolehannya menari Manuk Dadali, Sajojo, Wonderland Indonesia dan sebagainya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan HJ. Rahmi Fauzan RA Fatahillah Ir. Mahadi Surya Putra, Perwakilan Kemenag Kota Medan Sahyanto SAg, para guru dan orang tua siswa.

Kepala Sekolah RA Fatahillah Hj. Sri Rahmi menuturkan, RA Fatahillah genap sudah 10 tahun berjalan/beroperasi. Dalam perjalanan tersebut, Sekolah yang berada di Jl. Tuar No. 1 Amplas, Kec. Medan Amplas, Kota Medan, ini telah meluluskan 800 siswa.

“Alhamdulillah, semua ini berkat dorongan ayah bunda (orang tua) yang telah mempercayakan anaknya kepada kami. Terimakasih atas dukungannya, sehingga anak kami bisa membaca menulis dan berhitung dan keterampilan lainnya,” pungkasnya.

Dia berharap, lulusan RA Fatahillah kelak menjadi anak-anak yang sholeh dan sholeha dan sukses dunia akhirat. “Mohon maaf kami kepada ayah bunda, mungkin selama ini ada perkataan perbuatan yang kami lakukan kurang berkenan di hati, mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami juga mendoakan lulusan RA Fatahillah kelak menjadi anak yang soleh dan soleha dan sukses dunia akhirat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Perwakilan Kemenag Kota Medan Sahyanto SAg mengapresiasi RS Fatahillah karena lulusan sudah bisa membaca dan menulis. “Alhamdulillah. RA Fatahillah tiap tahun semakin maju, saat ini saja sudah 50 -an orang siswa siswi baru yang sudah mendaftar, sementara masih banyak Raudhatul Athfal lain siswa barunya masih berjumlah 10 orang, ada juga dua orang,” ungkapnya.

Dia juga meminta kepada orang tua para siswa yang diwisuda untuk terus berdoa dan mendidik anak-anak serta menanamkan aqidah sehingga anak-anak tetapi berakhlak karimah, adab dan sopan santun.

Suasana wisuda juga diwarnai rasa haru. Sebab, sejumlah orang tua antre ingin bersalaman dengan para dewan guru untuk mengucapkan terima kasih karena telah mendidik anak-anaknya. (rel/sih)