Home Blog Page 14737

Hari Ini, Kabiro Rektor IAIN SU Diperiksa

MEDAN- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sumut akan memeriksa Kepala Biro Rektor IAIN Sumut Dra Salmawah Hasibuan, hari ini (7/9). Pemeriksaan ini terkait dugaan korupsi yang terjadi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut senilai Rp72 miliar.

“Rencananya besok (hari ini, Red). Tapi kita lihat besok, apakah yang bersangkutan hadir atau tidak,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sumut Kombes Poln
Sadono Budi Nugroho melalui Kasubbid PID Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan yang dikonfirmasi, Selasa (6/9).

Jika nantinya Dra Salmawah Hasibuan tidak hadir, sambung MP Nainggolan, pihak Tipikor Polda Sumut telah mempersiapkan pemanggilan kedua. “Kalau tidak hadir, kita panggil lagi yang kedua. Tapi, kita tetap mengharapkan yang bersangkutan hadir. Karena pemanggilan dan pemeriksaan tersebut dalam rangka klarifikasi saja,” katanya.
Terkait kasus ini, sudah tiga nama yang menjalani pemeriksaan pada Selasa (22/8) lalu, antara lain, Armansyah Harahap, Sekretaris Panitia yang jabatan di IAIN Sumut saat ini sebagai Kabag Rumah Tangga (sekarang Kabag Perencanaan, Red) dan Drs Makmun Suaidi Harahap selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan jabatan di IAIN sebagai Kabag Keuangan (Sekarang Kabag Rumah Tangga, Red), serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Moraluddin Harahap.

Kasus ini bermula dari laporan yang diterima Ditreskrim Polda Sumut pada Senin (8/8) lalu, oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHI) dan Forum Mahasiswa Peduli IAIN Sumatera Utara (Formalin) tersebut, berdasarkan No Surat 008/LSM AMDHI/SU/08/2011 dengan hal Laporan dugaan korupsi IAIN SU diterima oleh Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Verdy Kalele. Baik AMDHI dan Formalin mensinyalir, dugaan korupsi di IAIN Sumut senilai Rp72 miliar, pada Tahun Anggaran (TA) 2010.

Sementara itu, Ketua Umum LSM AMDHI Muhammad Azmi Hadli kepada Sumut Pos menceritakan, saat dirinya memberikan keterangan di Tipikor Polda Sumut beberapa waktu lalu, dirinya menyatakan kasus tersebut harus diproses hingga tuntas dari proyek terbesar hingga yang terkecil.

“Saat saya dimintai klarifikasi, saya mengatakan, Tipikor Polda Sumut harus menuntaskan kasus ini dari yang terbesar hingga terkecil,” tegasnya.(ari)

Neraca Perdagangan Luar Negeri Tetap Surplus

MEDAN- Walaupun nilai ekspor Sumatera Utara turun, tetapi neraca perdagangan Luar Negeri Sumut pada Juli 2011 tetap surplus. Walaupun tetap lebih rendah dibandingkan dengan neraca perdagangan pada Juni 2011.

“Penurunan neraca perdagangan dari Juni ke Juli 2011 sebesar 17,63 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik Sumut, Suharno. Untuk saat ini, Neraca perdagangn Luar Negeri Sumut pada Juli 2011 sebesar US$516,17 juta, sedangkan pada Juni 2011, perdagangan luar negeri Sumut sebesar US$626,64 juta.

Bila dibandingkan dengan neraca perdagangan Sumut secara Year on Year (Juli 2010 – Juli 2011), maka Juli 2011 mengalami peningkatan hingga 17,68 persen atau dari US$438,62 juta pada Juli 2010, sedangkan US$516,17 juta pada Juli 2011. “Neraca perdagangan dipengaruhi oleh faktor ekspor dan Impor, jadi bila kedua faktor ini naik, maka neraca perdagangan dapat surplus,” ujar Suharno.

Seperti diketahui, pada Juli 2011, ekspor dan impor Sumut mengalami penurunan. Untuk ekspor penurunan sekitar 10,81 persen, sedangkan impor mengalami penurunan sekitar 0,65 persen.

Selain itu, selama ini Neraca Perdagang luar negeri Sumut selama ini selalu surplus secara rata-rata, sehingga tidak memiliki dampak pada neraca perdagangan Sumut. Sementara itu, sejak Januari-Juli 2011, surplus neraca perdagangan luar negeri ini tetap disumbangkan 10 Negara mitra utama.

Jepang tetap menjadi negara utama sebagai penyumbang neraca perdagangan luar negeri, karena sebagian besar bahan modal, karet dan barang dari karet dan produk industri lainnya yang diekspor dari Sumut. “Jepang, Cina dan AS merupakan utama untuk ekspor impor Sumut,” ujar Suharno.
Surplus terbesar neraca perdagangan luar negeri Sumut dengan Jepang senilai US$108,94 juta, India US$78,41 juta sedangkan untuk AS senilai US$65,68 juta. (mag-9)

Waspadai ISPA dan DBD

Selama Lebaran, masyarakat sering tak mengkontrol pola makan dan kesehatannya. Akibatnya, berbagai penyakit akan mudah datang. Seperti yang terlihat dari jumlah pasien yang berobat ke Puskesmas Pasar Merah, Jalan Menteng Raya, Medan. Berikut petikan wawancara wartawan Sumut Pos Jhonson P Siahaan dengan Kepala Puskesmas Pasar Merah, Jalan Menteng Raya Dr Hj Syarifah Hanum Nasution, Selasa (6/9).

Selama Lebaran, berapa jumlah pasien yang berkunjung setiap hari ke Puskesmas ini?
Karena Puskesmas juga dijadikan Posko Lebaran, jumlah pasien yang berkunjung sebanyak 30 hingga 40 orang per harinya. Kalau seperti hari biasanya, jumlah orang yang berkunjung ke Puskesmas itu mencapai 100 orang lebih per harinya.

Penyakit apa yang paling banyak ditangani Puskesmas ini?
Penyakit pasien yang paling banyak kita tangani yakni, Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi), ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas), Gingivitis (Sakit Gusi), Diare, Penyakit Pada Sistem Otot (Reumatik), Observasi Febris (Demam), Penyakit Kulit Tinggi, Tonsilitis, Penyakit Pulpa & Jaringan Periapikel dan Karies Gigi.

Bisa disebutkan, jumlah pasien berdasarkan jenis penyakitnya?
Jumlah pasien terbanyak yakni penyakit ISPA dengan 85 pasien, diare 12 pasien disusul dengan penyakit Dispepsi (maag) dan sakit kulit.

Saat ini musim penghujan, penyakit apa yang harus diantisipasi masyarakat?
Selama musim penghujan seperti sekarang ini, penyakit yang harus diwaspadai itu masih sama, yaitu ISPA dan Tonsilitis. Itu terjadi karena kondisi tubuh yang tidak bisa terus-menerus menahan hujan dan menyebabkan tenggorokan juga berpengaruh. Tidak hanya itu, DBD (Demam Berdarah Dengaue) juga sering terjadi saat musim penghujan.

Lantas, apa program unggulan Puskesmas ini?
Program unggulan kita ke depannya yaitu TB Paru. Selain itu, kita juga akan melakukan promosi kesehatan dengan turun langsung ke masyarakat dan memberikan penyuluhan dan mengenai pencegahan penyakit agar masyarakat tidak mudah diserang penyakit.

Jika ada pasien TB Paru yang tidak bisa ditangani, langkah apa yang dilakukan Puskesmas ini?
Jika ada pasien TB Paru yang tidak bisa ditangani, akan kita rujuk ke BP4 (Balai Pengobatan Penyakit Paru-paru) di Gaperta Ujung. Namun, lebih dari 100 persen pasien TB Paru bisa kita tangani dengan serius dan cepat. Kita lakukan rujukan ke BP4 untuk mengambil diagnosanya saja dan lengkah selanjutnya dari kita dengan melakukan pengobatan.(*)

Pemimpin SKPD Harus Peka

Wali Kota Medan Rahudman Harahap Pimpin Apel

Wali Kota Medan Rahudman Harahap, mengingatkan kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Medan agar memiliki tanggung jawab moral, begitu mengetahui dan melihat ada sesuatu yang dibutuhkan masyarakat untuk segera ambil tindakan agar masyarakat merasa terlayani.

“Jangan tunggu Wali Kota datang baru bertindak. Segera ambil tindakan begitu  mengetahui ada yang dibutuhkan maupun dikeluhkan masyarakat. Untuk itu, saya minta seluruh pimpinan SKPD harus punya tanggung jawab moral,” kata Rahudman ketika memimpin apel pagi di Balai Kota Medan, Selasa (6/9) pagi.

Dengan begitu, lanjut Rahudman, ketika melakukan peninjauan maupun sidak, pimpinan SKPD peka dengan kondisi yang terjadi di tempat peninjauan. Jangan hanya sekedar datang dan melihat-lihat saja. Seharusnya, pimpinan SKPD harus mengetahui apa yang tengah dibutuhkan masyarakat di tempat tersebut.

“Peninjauan maupun sidak yang dilakukan harus membawa dampak atau manfaat bagi warga setempat,” pintanya.
Rahudman mencontohkan, hasil peninjauan yang dilakukannya di SMA Negeri 3 Medan, Jalan Budi Kemasyarakatan, Senin (5/9) lalu. Usai menjadi pembina upacara, Rahudman mendapat masukan dan keluhan dari warga setempat terkait beram Jalan Budi Kemasyarakatan, lebih lebar dari ruas jalannya sendiri, sehingga menjadi pemicu kemacetan.
“Kalau saya tidak  meninjau SMA Negeri 3 Medan, tentunya saya tidak mengetahui kondisi seperti itu. Tentunya apa yang menjadi keluhan masyarakat ini, akan ditindaklanjuti sehingga masyarakat merasakan hasilnya. Saya tidak mau peninjauan maupun sidak yang dilakukan tidak ada manfaatnya bagi masyarakat yang dikunjungi,” terangnya.
Selain harus memiliki tanggung jawab moral, Rahudman mengingatkan pimpinan SKPD, untuk menjalankan tugas  yang diembankan berdasarkan penguasaan, keikhlasan dan bertanggung jawab penuh serta dituntut transparan. Rahudman tak mau melihat pimpinan SKPD menutup-nutupi pekerjaan yang dilakukan sehingga mendatangkan masalah seperti kasus drainase yang terjadi di Dinas Bina Marga.

Atas dasar itulah, Wali Kota kembali  memberi peringatan terhadap pimpinan SKPD untuk benar-benar menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing. “Jangan pernah mengurusi yang bukan menjadi tugas maupun kewenangannya. Urusi saja pekerjaan masing-masing. Bagi saya cukup waktu satu tahun untuk melakukan penilaian apakah seseoarang pejabat itu sudah baik serta ikhlas dalam  menjalankan tugas yang dipercayakan kepadanya. Jadi, laksanakanlah amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Masih rahudman, dengan kepemimpinannya yang telah berjalan 1,2 tahun, merupakan waktu yang relatif singkat. Namun, sudah berjalan pembangunan sarana dan prasarana fisik baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, kebersihan dan perekonomian. Diakuinya, hasil yang dicapai masih belum memuaskan seperti yang diharapkan. Untuk itu, dia berjanji akan terus melakukan pembenahan dan peningkatan sehingga hasinya dapat memuaskan masyarakat.
“Saya tidak mau ada satu bidang pekerjaan jalan di tempat, saya mau, semua bidang harus berjalan dengan baik dan menghasilkan prestasi. Hal itu bisa diwujudkan dengan adanyan kebersamaan dari kita semua. Kebersamaan ini hanya bisa diraih melalui silaturahmi. Itu sebabnya saya selalu menyampaikan betapa pentingnya melakukan silaturahmi,” cetusnya sembari bersalaman dengan para pegawai untuk memperkuat silatrurahmi sekaligus ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H. (adl)

Kemenangan Krusial The Djoker

RASA bahagia tengah dirasakan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, karena melaju ke perempatfinal AS Terbuka usai menumbangkan wakil Ukraina, Alexandr Dolgopolov.

Kemenangan ini jelas memberikan arti penting sekaligus kans besar bagi Djokovic untuk merebut gelar Grand Slam ketiganya di musim ini, setelah meraih gelar Grand Slam di ajang Australia Open dan Wimbledon sebelumnya.
Menurutnya kemenangan atas Dolgopolov sangat krusial, terlebih Djokovic sendiri sempat mendapat perlawanan sengit dari Dolgopolov dalam pertarungan yang berlangsung di National Tennis Center. “Kemenangan sangat penting,” kata petenis asal Serbia tersebut selepas berlaga dikutip Eurosport, Selasa (6/9). “Ini mungkin titik balik. Setelah itu kinerja yang baik,” antusias The Djoker.

Djokovic sendiri tidak memungkiri, dirinya sempat dilanda kesulitan untuk menemukan pola permainan Dolgopolov terutama di babak pertama, di mana dia sempat menemui kendala untuk menaklukkannya.”Dia bermain dengan banyak bola rendah. Saya merasa bingung saat berada di dalam lapangan. Tapi itu sangat menyenangkan,” Djokovic menambahkan.

Menyinggung laga perempat final kontra rekan senegaranya di babak delapan, Janko Tipsarevic, Djokovic menyampaikan, sebuah kebanggan tersendiri bagi Serbia bisa mengirim dua wakilnya di perempat final AS Terbuka.
“Ini berarti, setidaknya akan ada satu Serbia di semi final, yang sangat besar bagi negara kami. Saya pikir, ini pertama kalinya saya bertemu Tipsarevic di Grand Slam. Kami berteman dengan baik. Ini tidak mudah bermain dengan dia, tetapi lihat itu di perempat final dan kami berdua ingin menang,” tuntas Djokovic.

Begitu juga dirasakan Roger Federer. Petenis berjuluk FedEx ini bermain apik saat menumbangkan wakil Argentina, Juan Monaco tiga set 6-1,6-2,6-0. Kemenangan itu membuatnya sumringah. Kemenangan ini membuat kans Federer meraih gelar juara AS Terbuka terbuka lebar.

Dalam pertandingan tersebut, Federer memang terlihat menguasai pertandingan dan beberapa kali mencuri poin melalui servis tajam dan keras yang sulit dikembalikan Monaco.

Federer menyebut kemenangan yang diraihnya atas Monaco merupakan performa terbaik di gelaran US Open sejauh ini. “Saya sangat bahagia dengan cara saya bermain,” seru Swiss Maestro ini dikutip Eurosport.

“Anda tidak akan mendapat kesempatan (untuk mendapatkan servis sempurna dalam pertandingan) yang sering. Ini hanya permainan, hanya beberapa poin, tetapi sungguh ini sangat baik daripada harus bermain dalam tempo 10 menit,” sambung Federer yang tidak membutuhkan waktu lama untuk menumbangkan Monaco.

Sementara itu, menyinggung lawannya di fase perempatfinal kontra Jo Wilfred Tsonga, Federer mengungkapkan bahwa Tsonga merupakan oposisi yang menarik untuk ditantang dan disaksikan.”Dia lawan yang sulit. Saya memiliki pertandingan bagus saat melawannya. Dia pemain yang sangat menarik untuk ditonton dan ditantang.”
Di lain pihak, Monaco menyebut bahwa permainan Federer sulit dipercaya. “Permainan Federer tidak bisa dipercaya. Saya tidak memiliki waktu untuk bermain. Bola datang begitu cepat dan dia (Federer) memiliki servis luar biasa,” tandas Monaco.(net/jpnn)

Kejar Der Panzer

EINDHOVEN– Setelah Jerman memastikan langkahnya berlaga pada Euro 2012, Belanda dan Italia adalah dua tim yang memiliki peluang terbesar untuk mengikuti jejak tim berjuluk Der Panzer itu.

De Oranje (julukan Belanda) menggenggam tiket otomatis dari Grup E jika mampu menaklukkan Finlandia di Stadion Olympic Helsinki, sedang Swedia gagal menaklukkan San Marino pada waktu bersamaan.
Juara Eropa 1988 tersebut juga bisa memesan tempat di Polandia-Ukraina kalau mereka menahan Finlandia dan duel Swedia-San Marino berakhir imbang.

Belanda memperbesar peluang untuk  mengikuti turnamen utama tahun depan setelah menghajar San Marino 11-0 di Stadion Philips, Jumat (2/9) lalu. Saat itu Robin van Persie mencetak empat gol,Klaas-Jan Huntelar dan Wesley Sneijder menciptakan dua,dan John Heitinga, Dirk Kuyt, serta Georginio Wijnaldum masing-masing satu. Jadi, tambahan tiga angka di laga ini membawa Belanda mempertahankan rekor seratus persennya.
Memetik kemenangan di tujuh pertandingan dan mendulang 21 poin, pasukan Bert van Marwijk unggul lima poin di atas Swedia dan Hungaria.

Artinya van Marwijk berpeluang membawa De Oranje untuk kali kesembilan berlaga di Euro. Tim ini berlaga di Euro pada tahun 1976, 1980, 1988, 1992, 1996, 2000, 2004 dan 2008.

Dari delapan kesempatan sebelumnya, De Oranje menjadi yang terbaik pada tahun 1988 setelah di partai final menaklukkan Uni Soviet dengan skor 2-0 berkat gol yang dilesakkan Ruud Gullilt dan Marco van Basten.
”Kami akan ulangi prestasi itu. Apalagi kini penampilan kami mencapai kesempurnaan. Kami bermain indah dan efektif,” tukas Van Marwijk dilansir situs resmi De Telegraaf.

Sama seperti Belanda, kesebelasan Italia juga berpotensi memesan tempat di Euro jika mampu menaklukkan Slovenia di Stadio Artemio Franchi. Italia hampir melenggang menyusul kemenangan 1-0 melawan Kep Faroe di Stadion Torsvollur.

Penguasa Benua Biru 1968 itu, saat ini mendulang 19 angka dari tujuh laga.Mereka memimpin delapan nilai dibanding Slovenia (8 partai) dan Serbia (7).

Dengan besarnya peluang untuk lolos ke Euro 2012, tak ayal pelatih Italia Marcello Lippi berkesempatan membawa Gli Azzuri (julukan Italia)   untuk kedelapan kalinya mentas di ajang Euro.
Dari tujuh kesempatan sebelumnya, selain sekali tampil sebagai juara Euro (1968), Gli Azzuri juga sekali tampil sebagai runner up (2000).

Langkah Lippi untuk membawa timnya berlaga pada Euro 2012 terasa semakin ringan, sebab selain bakal tampil di hadapan pendukungnya sendiri, pada 25 Maret 2011 lalu, Lippi pun mampu membawa Gli Azzuri mencuri kemenangan 1-0 saat bertandang ke markas Slovenia. Jadi, dengan segala data dan fakta yang ada, masih adakah yang meragukan jika Belanda dan Italia adalah dua tim yang paling berpeluang mengikuti jejak Der Panzer berlaga di Euro 2012? (jun)

Aksi Apik Ronaldinho

Brasil vs Ghana

LONDON – Timnas Brasil masih belum mampu menunjukkan kualitasnya sebagai tim paling sukses di dunia. Terbukti, skuad asuhan Mano Menezes ini hanya mampu menang tipis 1-0 atas Ghana yang bermain dengan 10 pemain.

Brasil menghadapi Ghana pada laga uji coba di Craven Cottage, London, Selasa (6/9) dini hari WIB. Meski hanya bertajuk laga uji coba, namun pelatih Menezes enggan main-main dan langsung menurunkan skuad terbaiknya.
Di lini depan, Neymar menjadi pilihan utama bersama pemain yang baru kembali masuk timnas, Ronaldinho. Paulo Henrique Ganso diplot mendukung kedua striker tersebut dari lini kedua. Sementara di belakang, bek kawakan Lucio masih jadi andalan, bersama rekan setimnya di Inter, Julio Cesar di bawah mistar.

Dengan komposisi pemain yang jauh lebih baik, Brasil tampil dominan atas Ghana. Namun, meski mendominasi laga, Tim Samba tak bisa dengan mudah membobol gawang skuad Black Stars yang memberikan sengit.

Setelah setengah jam terlibat pertarungan sengit dank eras, Ghana harus menerima kenyataan bermain dengan 10 pemain di menit ke-38, setelah Daniel Opare menerima kartu kuning kedua setelah melakukan injakan kepada Lucio. Sebelumnya, kartu kuning pertama diterima Opare karena melancarkan tekel telat kepada Neymar.
Unggul jumlah pemain, Brasil kian leluasa menguasai jalannya pertandingan. Akhirnya, gol yang ditunggu-tunggu pun tercipta di penghujung babak pertama. Leandro Damiao, striker yang bermain untuk Internacional berhasil memecah kebuntuan usai memaksimalkan umpan Fernandinho.

Pelatih Brasil Mano Menezes merasa sangat puas dengan penampilan timnya, terutama dengan penampilan Ronaldinho. Playmaker milik Flamengo ini telah membuat penampilan perdananya lagi buat skuad timnas dalam rentang sepuluh bulan terakhir.

Meski tak membuat gol di Craven Cottage, namun menurut Menezes, Ronaldinho telah menunjukkan kelasnya serta nyaris saja membuat gol dalam laga tersebut. “Dia (Ronaldinho) telah bermain sangat bagus dan dia adalah salah satu pemain yang kami butuhkan untuk kembali ke dalam tim,” kata pelatih berusia 49 tahun ini usai pertandingan.
“Sepakbola internasional saat ini begitu pesat lajunya dan dia sekarang telah berhasil menemukan permainannya kembali meski agak sedikit sulit di awal laga,” tambahnya.

“Namun setelah itu dia mampu menemukan ritme dan menunjukkan segala kemampuannya itu di babak kedua. Dia telah bermain sangat bagus dan kiper Ghana (Adambathia Kwarasey, Red) telah membuat sebuah penyelamatan dari usaha Ronaldinho. Ya, saya rasa kami memang butuh untuk membawanya kembali ke dalam timnas,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Pelatih Slovenia Puji Gli Azzuri

KEKALAHAN  0-1 yang dialami Slovenia saat menjamu Italia pada 25 Maret 2011 lalu tampaknya tak dapat dilupakan pelatih Slovenia Matjaz Kek.

Karenanya, sebelum kedua tim melakoni laga di kandang Italia, Kek sempat mengungkapkan tekadnya untuk tampil agresif guna membalas kekalahan yang pernah diderita timnya. “Kami menyadari kekuatan yang dimiliki Italia,” kata Kek, Senin (5/9).

“Mereka adalah salah satu tim terkuat yang ada di dunia saat ini. Tapi kami begitu terlecut motivasi dan akan berupaya memetik kemenangan melawan mereka,” tambahnya lagi.

Apa yang diungkapkan Kek ini seolah mengesampingkan jika performa anak asuhnya sedang melorot. Ini dibuktikan dengan kekalahan 1-2 yang mereka alami saat menghadapi Estonia, pekan lalu.

“Kekalahan di kandang dari Estonia merupakan sebuah malapetaka. Namun demikian saya tetap senang untuk laga tandang ini (menghadapi Italia, Red). Saya yakin, mengalahkan Italia bukan sebuah hal yang mustahil,” bilang Kek. (net/jpnn)

Capello: Hormati Lawanmu!

LONDON-Manajer timnas Inggris Fabio Capello mengimbau suporter ‘Tiga Singa’ untuk tidak mencibir saat kemarin (6/9) lagu kebangsaan Wales diperdengarkan. Pun demikian sebaliknya.

UEFA saat ini sedang menyelidiki bukti-bukti mengenai adanya dugaan terdengarnya suara olok-olok di tengah-tengah pertandingan Bulgaria menjamu Inggris akhir pekan lalu.

Para pemain Inggris dilaporkan mendengar kalimat-kalimat rasis ditujukan kepada mereka di Sofia, kendati juga diklaim kalau fans Inggris yang menjadi tim tamu membalas dengan mencela aspek-aspek bersejarah bangsa Bulgaria.
Kecenderungan serupa sempat dikhawatirkan akan hadir di Stadion Wembley saat Inggris menjamu Wales dalam lanjutan pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2012.

Terlebih pada pertemuan pertama kedua tim di Cardiff pada bulan Maret lalu, suporter Inggris dan Wales sama-sama melakukan perbuatan tidak terpuji dengan saling mengeluarkan celaan saat lagu kebangsaan kedua negara diperdengarkan. Ini tidak disukai Capello.

“Anda harus menghormati negara-negara lain. Aku ingat di Cardiff, aku tidak suka ada boo terhadap negara lain,” tegas si pria Italia di Sportinglife.

“Untuk seorang manajer dan pemain, lagu kebangsaan adalah momen penting. Anda mengenakan seragam timnas sepenuh hati,” simpul Capello.

Sementara itu di tempat terpisah bek Bolton Wanderers Gary Cahill mengakui dirinya menikmati peran berduet dengan John Terry di lini belakang timnas Inggris.

“Saya harus menunggu kesempatan ini sejak tahun lalu, jadi sungguh menyenangkan dapat melihat pemain-pemain muda mendapatkan kesempatan mereka. Saya pikir dengan hadirnya pemain muda dan pemain-pemain baru, pemain timnas Inggris menjadi sangat berusaha tampil mengesankan,” ujar Cahill.
“Duet saya dengan John Terry tampaknya sangat pas. Komunikasi kami berjalan dengan baik. Ketika anda mendengar teriakan-teriakan di belakang anda, Terry dan Joe Hart memang suka berbicara di lapangan, itu benar-benar membantu anda,” tambahnya.
“Dan Terry bermain di sisi kiri untuk klubnya dan saya bermain di sisi kanan di Bolton. Saya pikir hal tersebut membuat kami cocok dan saya sangat menikmatinya,” pungkas Cahill. (bbs/jpnn)

Arus Kargo Siap-siap Kacau

JAKARTA-Pemberlakuan regulated agent (RA) sebagai security check dalam pengiriman kargo di bandara kian membuat pelaku usaha berang.

Karena, ketentuan tersebut dinilai belum ada perubahan dan cenderung merugikan. Diyakini, pemberlakuan kembali tersebut berpotensi mengacaukan pengiriman kargo pada Kamis (8/9) nanti seperti terjadi 4 Juli lalu.
WKU Bidang Kebijakan Moneter, Fiskal dan Publik Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Hariyadi Sukamdani mengatakan, kesiapan SKEP/255/IV/2011 tentang pemeriksaan keamanan kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara dirasa sangat tidak memadai.

Padahal, Kadin sudah memberikan rekomendasi untuk melakukan pembicaraan interdept (antar-kementerian, red) terlebih dulu. Namun, dirjen perhubungan udara bersikeras memberlakukan 4 September lalu.

Menurut dia, kekhawatiran pelaku usaha terkait pemberlakuan ketentuan tersebut bakal terjadi. Memang, ketika diberlakukan 4 September lalu volume barang masih sedikit, sehingga belum ada dampak signifikan.

“Namun penumpukan sudah terasa, seperti milik PT Pos Indonesia. Diperkirakan, peak (puncak, red) pengiriman barang berlangsung Kamis (8/9) nanti,” ungkapnya saat konferensi pers di Kementerian Perindustrian kemarin (6/9).Pemberlakuan RA tersebut sudah dirasakan PT Pos Indonesia. Dijelaskan, Senior Manajer Komersial dan Pemasaran Pos Indonesia Yuzon Erman sejumlah barang yang akan dikirimkan tertahan sejak semalam.

Disebutkan, volume barang yang masih tertahan tersebut sebanyak 25 ton untuk 49 penerbangan dan 31 kota tujuan di Indonesia. “Oleh karena tertahan di RA, sehingga tidak bisa connect dengan jadwal penerbangan. Padahal, separuh kiriman termasuk kategori premium yang dijual dengan garansi. Dengan demikian kalau tidak tepat waktu (sampai di tangan penerima), maka uang kembali. Saat ini kami masih menghitung kerugian akibat keterlambatan itu,” katanya.
Direncanakan, pengusaha akan mengajukan klaim ganti rugi akibat penumpukan barang tersebut. Memang, untuk saat ini dampak pemberlakuan RA baru dirasakan pengiriman domestik. Akan tetapi per 3 Oktober nanti, pemeriksaan barang tersebut akan diterapkan pula untuk pengiriman internasional.

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan memberlakukan pemeriksaan tiap barang yang dikirimkan melalui jasa transportasi udara. Oleh karena hanya tiga perusahaan RA yang beroperasi dengan jumlah x-ray yang terbatas berdampak terjadinya penumpukan barang. Ditambah, pengguna jasa dipungut biaya pemeriksaan sebesar Rp600-800 per kg a dari tarif lama yang hanya Rp60 per kg. (res/kim/jpnn)