Home Blog Page 14746

Kasus Dugaan Korupsi di Politeknik Negeri Medan

Hasil Pemeriksaan Saksi Ahli Dirahasiakan

MEDAN- Bagian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut, masih merahasiakan hasil pemeriksaan saksi ahli terkait kasus dugaan korupsi di Pollitenik Negeri Medan (Polmed). Hal itu berdasarkan keterangan yang berbeda, antara Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Sadono Budi Nugroho dengan Kasubdit III/Tipikor Polda Sumut AKBP Verdy Kalele.

Di satu sisi, Kombes Pol Sadono yang dikonfirmasi Sumut Pos, Jum’at (26/8) mengatakan, saat ini dirinya belum bisa memonitor hasil tersebut karena pihak Tipikor tengah dalam perjalanan ke Medan.

“Saya lagi di luar kota. Saya belum memonitor hasil itu, karena masih dalam perjalanan. Tadi belum bisa dihubungi. Coba dengan personel lainnya,” ujarnya.
Namun, Sadono menuturkan, kasus dugaan korupsi di Polmed ini terungkap karena adanya kejanggalan pada proses tender. Dimana, pemenang tender CV Karya Medika tidak melakukan tugasnya melaksanakan proyek secara benar. Panitia juga dinilai melanggar Keputusan Presiden RI nomor 80 tahun 1983.

Berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Sumut menyatakan, proyek ini mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp2,1 miliar dari total Rp4,5 miliar yang dianggarkan. “Prosesnya terus jalan. Karena terbentur Lebaran ini, maka proses pemeriksaan saksi ahli akan kembali dilakukan 8 September nanti,” cetusnya.

Sementara, Kasubdit III/Tipikor Polda Sumut AKBP Verdy Kalele yang dikonfirmasi, belum bersedia memberitahukan hasil pemeriksaan itu sebelum laporan itu diserahkan ke Dir Reskrimsus. “Belum bisa saya beritahukan, karena harus saya laporkan dulu kepada Pak Dir,” katanya.(ari)

PNS Mangkir Dimaklumi

MEDAN- Hari terakhir kerja menjelang Lebaran, suasana di Kantor Wali Kota Medan sepi, Jumat (26/8). Pegawai Negeri Sipil (PNS) banyak yang tidak masuk kerja dan ada yang pulang lebih cepat. Bahkan, saat apel sore yang biasanya terlihat ramai, kemarin terlihat sepi.

Menurut pantauan wartawan koran ini sekira pukul 08.30 WIB, sejumlah ruangan di Sekretariat Pemko Medan terlihat sepi, banyak yang tidak masuk kerja. Bahkan, setelah ditunggu hingga pukul 10.00 WIB, meja kerja sejumlah pegawai masih kosong.

“Sebagian besar, mereka sudah pamit dan permisi kepada kepala bagian untuk pulang kampung. Ada juga yang tidak bisa masuk kerja dan telah permisi karena pulang kampung. Jadi, sebenarnya tidak ada persoalan, pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya juga sudah diselesaikan semua di hari sebelumnya,” kata seorang PNS yang meminta namanya tidak dikorankan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Parluhutan Hasibuan yang dikonfirmasi mengaku dapat memaklumi banyaknya PNS yang tidak masuk kerja pada hari terakhir memasuki Lebaran tersebut. Namun begitu, dia tetap akan memantau PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan.

“Ya, itu masih kita toleransi lah. Kan mereka lagi sibuk persiapan Lebaran. Janganlah dipersoalkan. Mereka kan juga mau mudik, tapi nanti kita cek lagi siapa yang bolos. Ya, sanksinya bisa dipotong uang makan. Nanti kita minta laporannya dari kepala bagian masing-masing, dan biarkan kepala bagiannya juga yang menentukan sanksi apa pada mereka,” katanya.

Hal senada dikatakan Sekda Kota Medan Syaiful Bahri. Dia masih memberikan toleransi pada pegawai yang tidak masuk kerja di hari terakhir kerja ini. “Itulah efek psikologis yang mau liburan Lebaran. Mereka kan ingin juga cepat-cepat bertemu saudara di kampung halaman,” katanya.(adl)

Ungu ke Mabar, Penonton Membeludak

MABAR- Guyuran hujan tidak menyurutkan antusias warga Mabar untuk menyaksikan penampilan Band Ungu di Ramadhan Fair ke VIII di Lapangan Bola kaki Jalan Manggan Mabar, Medan Deli, Jumat (26/8). Penampilan Band Ungu pun seakan mengguncang warga Mabar yang tumpah ruah dilokasi. Luberan penonton hingga memacetkan Jalan Manggan hingga sekitar 5 kilometer.

Saat Ungu naik panggung,  teriakan ribuan penonton menyambut. Lagu pertama yang dibawakan Ungu adalah Dia Maha Sempurna dan langsung disambut dengan teriakan yang sangat histeris.
Setelah membawakan beberapa lagu, Pasha sang volakis mengajak Wali Kota Medan, Rahudaman Harahap dan Wakil Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin naik ke panggung untuk bernyanyi bersama. Keduanya pun menyambut baik ajakan Pasha dan bernyanyi bersama.

Pasha yang didampingi Rahudaman Harahap dan Dzulmi Eldin menyanyikan lagu Andai ku Tahu.
Ribuan fans ungu atau disebut cliquers semakin gila bergoyang menikmati musik bersama band kesayangan mereka. Ungun melanjutkan penampilan dengan membawakan lagu-lagu seperti Sesungguhnya, Surgaku, Saat Bahagia yang ditutup dengan lagu Cinta Gila.

Sebelum menutup Ramadhan Fair I Mabar, Wali Kota Medan Rahudman Harahap lima menit, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. “Jika memang nantinya acara sukses maka tahun depan Ramadhan Fair akan tetap kita laksanakan di sini,” tegasnya.

Ketua Panitai Ramadhan Fair, Busral Manan, menjelaskan kalau pasar Ramadhan Fair akan tetap dibuka hingga tanggal 29 mendatang. “Hingga malam takbiran,” ujar Busral yang juga Kadisbudpar Kota Medan itu.

Selama sebulan pelaksanaan Ramadhan Fair di Mabar, transaksi perdagangan sebesar Rp9 miliar. Bila digabungkan dengan Ramadhan Fair di Taman Sri Deli, nilainya mencapai Rp25 miliar.(mag-11)

Pemprov Buka Posko Lebaran

Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriyah, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho melalui Kepala Diskominfo Sumut H Asren Nasution mengatakan, Pemprovsu membuka Posko Lebaran sejak 22 Agustus hingga 4 September 2011 mendatang. Posko ini bertempat di Kantor Gubsu setiap hari dimulai pukul 09.00-23.00 WIB atau bisa menghubungi 061-4568239.

“Posko Lebaran ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di daerah-daerah sebelum, saat dan sesudah Lebaran. Seperti permasalahan bidang transportasi darat, laut dan udara, serta bencana alam lainnya,” ujarnya, Jumat (26/8).
Menurut Asren, upaya ini merupakan bagian dari apresiasi Pemprovsu untuk seoptimal mungkin memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

Bersamaan dengan itu, Plt Gubsu juga mengimbau kepada masyarakat Sumut agar memanfaatkan posko tersebut untuk mendapatkan informasi tentang pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat dengan tenang serta nyaman merayakan Idul Fitri 1432 ini.

Plt Gubsu juga mengingatkan agar umat Islam yang merayakan Idul Fitri agar menunggu pengumuman resmi dari pemerintah melalui Kementerian Agama. Apabila terjadi perbedaan penetapan 1 Syawal umat Islam diharapkan tetap menjaga Ukhuwah Islamiyah. “Umat Islam dalam merayakan Idul Fitri hendaknya tetap mengutamakan kesederhanaan dan memperbanyak silaturrahim dengan saling mengunjungi untuk saling bermaafaan. Dan jangan lupa mengutamakan aspek keamanan, baik di rumah maupun di luar rumah dengan selalu melakukan komunikasi, koordinasi, konsultasi dengan aparat pemerintah serta aparat keamanan setempat,” tuturnya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Syariful Mahya Bandar mengeluarkan beberapa imbauan, diantaranya, masyarakat mesti menyambut kedatangan Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriyah/2011 Masehi dengan mengumandangkan takbir, tahmid dan tasbih mengagungkan, memuji dan membesarkan Asma Allah SWT, serta melaksanakan Sholat Ied di lapangan, masjid pada 1 Syawal 1432 Hijriyah.

“Hal ini merupakan wujud rasa syukur kita terhadap hidayah Allah SWT, karena dengan hidayahnyalah kita dapat melaksanakan ibadah Puasa Ramadan sebulan penuh dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (26/8).

Selain itu, Syariful Mahya Bandar juga mengimbau kepada para khatib dalam khutbah Sholat Ied agar memberikan siraman rohani yang membawa kesejukan sesuai ajaran Islam yang Rahmatan Lil Alamin, meningkatkan ukhuwah, silaturrahim, serta persatuan dan kesatuan umat.(saz/ari)

Petinggi IAIN Sumut Sakit Saat Diperiksa

MEDAN- Karena ada hal non teknis, akhirnya pemeriksaan dua petinggi IAIN Sumut terkait dugaan korupsi di institusi pendidikan itu harus diundur. Pemeriksaan digelar kembali pasca Idul Fitri 1432 H.

Kedua saksi yang diperiksa Bagian Tipikor Polda Sumut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Moraluddin Harahap dan Kabiro Rektorat  Dra Salmawah Hasibuan.

Untuk Moraluddin Harahap, pemeriksaan oleh Tipikor Polda Sumut dimulai pukul 11.00 WIB, dan dihentikan pukul 17.00 WIB karena Moraluddin mengeluh sakit. “Ada 30 pertanyaan yang diajukan penyidik kita. Namun pukul 17.00 WIB, kita hentikan karena yang bersangkutan sakit. Apalagi dalam keadaan puasa. Ini juga dalam rangka klarifikasi,” terang Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Sadono Budi Nugroho kepada Sumut Pos, Jum’at (26/8).
Rencananya, pemeriksaan terhadap Moraluddin Harahap akan kembali dilanjutkan pada tanggal 11 dan 17 September 2011 mendatang.

Sementara itu, Kepala Biro Rektor IAIN Sumut gara-gara menghadiri rapat dengan Kementerian Agama RI Pusat, akhirnya diundur dan baru akan dilakukan pada 7 atau 8 September 2011. “Yang bersangkutan rapat dengan Kementerian Agama, jadi kita undur tanbggal 7 atau 8 September 2011,” katanya.

Dari pemeriksaan yang telah dilakukan Tipikor Polda Sumut, apakah sudah ada titik terang siapa yang akan bertanggung jawab?

Mengenai pertanyaan itu, Sadono menegaskan, jika nantinya dari hasil klarifikasi dan didukung bukti-bukti yang kuat, serta adanya hasil audit terhadap proyek-proyek tersebut menyatakan adanya penyelewengan, maka bukan mustahil proses penyelidikan yang dilakukan saat ini akan naik ke penyidikan.(ari)

PKL di Gang Langgar Bikin Macet

081263043xxx
Kepada Bapak Camat Medan Area, Satpol PP atau pejabat yang berwenang lainnya. Kami mohon untuk mengatasi pasar atau pedagang di Jalan Bakti Gang Langgar. Tolonglah Pak ditertibkan. Saya dan warga setempat merasa terganggu dan kami berharap Bapak segera menertibkannya sebelum warga yang menertibkannya. Tolong ya Pak, karena persimpangan Gang Langgar sudah nggak bisa dilewati lagi. Terima kasih Sumut Pos.

Sudah Ditertibkan
Terima kasih atas informasi dan laporannya. Dapat saya sampaikan, kita sudah sering menertibkan para pedgaang yang berjualan di sana. Bahkan, saat ini kami bersama Dishub dan Polantas sudah mendirikan posko terpadu di kawasan itu untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalulintas di sana.

Namun, karena saat ini menjelang Lebaran, volume kendaraan juga sangat padat, ditambah lagi dengan pasar tumpah. Untuk itu, kami harap masyarakat dapat memakluminya. Namun usai lebaran nanti, kita akan kembali melakukan penertiban terhadap pedagang di sana, sehingga masyarakat setempat dan pengguna jalan tidak merasa terganggu.

Aidal Fitra, Camat Medan Area

Truk Angkut Tanah Timbun Merusak Jalan

08126547xxx
Sumut Pos yang terhormat, tolong sampaikan keluhan kami ini kepada Bapak Bupati c/q Kadishub Deli Serdang. Tolong tertibkan truk yang keluar masuk di depan Jalan Sari Pasar VI dan Jalan Karya Pasar V Mariendal yang mengangkat tanah timbun, batu koral dan pasir. Masalahnya, truk-truk itu membuat jalan kami berlubang dan hancur. Jalan keluar masuk truk itu dari Delitua menuju Simpang Mariendal, anehnya aparat pemerintah dapat setoran dari pengusaha. Sebab truk tersebut melalui depan kantor Kepala Desa, kalau bapak tidak percaya coba bapak lihat langsung ke TKP benar atau tidak informasi saya ini. Kami tunggu tindakan tegas bapak!

Kami Cek Dulu
Terima kasih informasinya, kami akan cek terkait prilaku oknum pemerintah yang disebutkan. Bila benar informasinya, kami akan koordinasikan dengan inspektorat Pemkab Deli Serdang. Karena apabila ada oknum PNS yang mengambil setoran ditindak dan disidang oleh inspektorat.
Terkait dengan kerusakan infrastruktur jalan, kami teruskan ke instansi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan. Kedua instansi tersebut akan berkoordinasi untuk mencari solusi atas kawasan tersebut. (*)

Umar Sitorus, Kabid Humas Dinas
Infokom Deli Serdang

Tertibkan Preman di Tol Belawan

0819878xxx
Yang terhormat Bapak Kapolres KP3 Belawan, tolong diamankan preman tanggung di Kampung Kurnia, Jalan Tol Belawan. Truk ikan kami sering dilempar, kalau tidak kasih uang Rp2.000 setiap lewat. Mohon perhatian Bapak Kapolres, karena kami para supir cukup resah.

Kami Koordinasikan
Terima kasih informasinya, kami akan teruskan laporan ini ke Polres KP3 Belawan. Karena tindakan seseorang yang merugikan orang lain bisa dihukum, apalagi sampai meresahkan warga.
Selanjutnya kami sarankan kepada warga untuk membuat laporan ke Polres KP3 Belawan terkait pemalakkan dan perusakan itu. Dengan adanya laporan itu bisa dilakukan penindakan dan memberi sanksi terhadap pelaku.

Kami juga menyampaikan kepada warga, di jajaran Poldasu sudah ada satuan Tim Penertiban Premen (TPP). Tim tersebut selalu mengitari lingkungan sekitar, selanjutnya ada lagi polisi desa (Poldes), di mana setiap desa dan kelurahan ada satu petugas polisi yang ditugaskan. (*)

Kombes Pol Raden Heru Prakoso
Kabid Humas Poldasu

Oposisi Ambil Alih Aset Mewah Kadhafi

TRIPOLI- Terusirnya Kolonel Muammar Kadhafi dari istananya, membuat pasukan pemberontak leluasa menguasai sejumlah aset mewah milik pemimpin Libya itu. Di ping giran Tripoli seke lompok tentara oposisi menemukan sebuah kompleks hunian supermewah yang selama ini ditinggali keluarga Kadhafi bersama orang-orang terdekatnya.

Dengan menaiki kayak, seorang tentara oposisi mengelilingi kolam renang mewah di sebuah bangunan mirip hotel mewah menghadap langsung ke laut. Meski terlihat santai, senjata serang AK-47 tak lepas dari genggamannya.

Empat rekannya yang lain, kira-kira umur 20-an, bermain seperti anak-anak. Mereka meloncat dari pinggiran kolam dan kemudian menyelam ke dasarnya.

Seorang tentara terlihat bersantai di sebuah kursi plastik sambil tertawa dan berteriak-teriak.
“Inilah Libya kami sekarang,” serunya. “Semua yang ada di sini adalah milik Kadhafi. Tapi dia tidak ada di sini sekarang dan tidak akan kembali. Jadi semuanya milik kami,” teriak yang lain.

Semua fasilitas wah tersebut terdapat di sebuah resor eksklusif di pinggir pantai di pingggiran ibu kota. Dimana tentara pemberontak menemukan sebuah komplek perumahan milik anak-anak Kadhafi dan para penasihatnya.

Saat berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya, mereka kaget menemukan masing-masing bangunan jauh lebih mewah dan mencengangkan jika dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Di sebuah lokasi ditemukan pia no raksasa putih, kolam renang luas, dan beberapa jet ski.

Pemandangan yang kontras dengan hampir penjuru Tripoli dimana banyak keluarga harus mengantre untuk mendapatkan makanan. Sementara banyak rumah sakit kehabisan stok obat.
Masing-masing rumah dilengkapi bak mandi air panas. Dan, komplek pemukiman itu semakin mewah dengan sejumlah kolam renang, sekolah khusus menyelam, dan pacuan kuda.

Di salah satu rumah, sebuah taman bermain pribadi milik Mutassim Kadhafi, anak ke lima dari tujuh putra Kadhafi dan penasihat keamanan paling ditakuti di Libya, sejumlah botol minuman beralkohol seperti Dom Perignon dan  Moet tertata rapi dengan dekorasi minimalis.
Mustassim, 34, komandan pasukan loyalis Kadhadi yang dikenal sadis di Brega, kemarin dilaporkan memimpin peperangan sengit di kota kelahiran ayahnya, Sirte. (cak/ami/jpnn)

Lampu Jalan Padam, Waria Beraksi

08137099xxxx
Kepada Bapak Kadis Pertamanan Kota Medan dan Camat Medan Area, mohon agar lampu jalan yang ada di Jalan Bromo Gang Mulia Medan dihidupkan, karena suasana gelap yang terjadi sekarang ini membuat para waria beraksi di sana. Selain itu mohon perhatian juga dari Kapolsek Medan Area, karena keadaan gelap ini membuat transaksi narkoba sering terjadi di daerah itu. Terima kasih.
08136155xxxx
PLN dan Pemko Medan, tolonglah hidupkan lampu jalan kami di Jalan Bromo Gang Mulia, semua lampunya mati. Tolong dinyalakan karena gelap jadi banyak waria yang mangkal di depan rumah warga. Jadi sekali lagi, mohon dinyalakan sesegera mungkin, terima kasih.

Dikoordinasikan ke Dinas Pertamanan
Terima kasih atas informasinya. Menyikapi SMS ini, akan kami tindaklanjuti dengan berkoordinasi kepada Dinas Pertamanan Kota Medan agar pemasangan atau perbaikan lampu jalan di kawasan ini dapat segera dilakukan.

Selain itu, kami juga meminta kepada masyarakat di sana untuk sama-sama melakukan pengawasan terhadap tindakan maksiat dan peredaran narkoba di sana. Laporkan juga ke kepling dan lurah agar segera ditindaklanjuti. (*)

Aidal Fitra
Camat Medan Area