Home Blog Page 14780

Bom Ditaruh di Alkitab, Pelaku Ikut Kebaktian

Medan Siaga 1, Wali Kota Kumpulkan Muspida Plus

SOLO-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengutuk keras aksi teror yang bersifat tanpa pandang bulu yang kembali terjadi di negeri ini. Presiden memastikan bahwa pelaku bom diri di Gereja Bethel Injil Semesta (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah, merupakan jaringan teroris yang pernah beraksi di masjid Mapolres Cirebon beberapa bulan lalu. Meski, kata Presiden, harus ada investigasi lebih menyeluruh dalam insiden tersebut. Makanya, kata dia, investigasi juga harus dilakukan ke internal pihak keamanan dan intelijen.

“(Ini) untuk memastikan para aparat keamanan dengan intelijen telah bekerja dan menjalankan tugasnya sebagaimana diharapkan,” ungkapnya, Minggu (25/9)

Pelaku teror bom diketahui sempat mengikuti rangkaian kebaktian di GBIS yang terletak di Jalan Abdul Rahman Hakim No 49 itu, hingga tuntas bersama jemaat lainnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam memaparkan, saat kejadian, memang beberapa jemaat sudah ada yang keluar gereja dan kembali ke rumah begitu kebaktian selesai.

“Saat pelaku juga ikut keluar dan tepat di dekat pintu utama, pelaku meledakkan bom dan mengenai sisa jamaah yang masih di dalam (gereja),” papar Anton di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta.

Menurut saksi mata, tampak seperti bola api keluar dari salah satu barang bawaan pelaku yang mirip Alkitab. Kemudian asap hitam segera keluar mengepul di seluruh penjuru ruang gereja tersebut. Di sekitar pintu gereja berserakan benda keras. Diantaranya baut dan paku. Diduga baut dan paku berasal dari bom yang diledakkan pelaku.
Soal identitas seorang korban tewas pelaku diperkirakan berusia 30 tahun, mengenakan baju putih dan celana hitam. Ia berpakaian layaknya jemaat yang mengikuti kebaktian. “Belum diketahui pasti apakah pelaku merupakan jemaat dari gereja tersebut,” kata Anton lagi.

Jenazah tersangka pelaku langsung diterbangkan ke RS Polri, Jakarta.
Foto jasad yang diduga pelaku bom bunuh diri sudah menyebar ke sejumlah kalangan. Dalam gambar terlihat, bagian perut pria kurus itu hancur dengan usus terburai.

Sumber Jawa Pos (grup Sumut Pos) di lingkungan anti teror menyebutkan dari kemiripan wajah pelaku sangat dekat dengan Ahmad Yosepa Hayat, buronan kasus bom Cirebon. “Sekarang sedang kita cek DNA dari keluarganya di Sumedang,” kata perwira ini tadi malam.

Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat adalah satu dari lima DPO kasus bom Mapolresta Cirebon yang belum tertangkap.  Pria yang bernama lain Ahmad Abu daud alias Raharjo itu juga satu yang siap menjadi “pengantin” dalam aksi pengeboman.

Ahmad Yosepa memiliki ciri wajah yang hampir identik dengan pelaku bom di gereja Bethel Solo. “Tekstur wajahnya sama tapi kita tidak punya data gigi. Karena itu verifikasi dari DNA,” tambahnya.

Selain pelaku bom bunuh diri, seorang jemaat ikut tewas. Menko Polhukam Djoko Suyanto mengungkapkan, korban tewas kedua ini menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit. Hingga kemarin petang, jasad jemaat ini masih diidentifikasi. Selain itu, 17 jemaat terluka karena ledakan bom tersebut.

Keamanan Sumut Diperketat

Teror bom di GBIS Kepunton, Solo, langsung diantisipasi jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Kebijakan itu segera dilakukan megingat beberapa gereja di provinsi ini pernah menjadi sasaran bom, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Raden Heru Prakoso mengatakan, suluruh jajaran Kepolisian Polda Sumatera Utara, Polres, Polsek-polsek melakukan pengetatan pengamanan rumah ibadah. “Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang  melakukan Ibadah,” ujarnya via telepon, Minggu (25/9).

Kapolres Medan Kombes Pol Tagam Sinaga juga mengintruksikan seluruh Polsek di wilayah hukum Polresta Medan lebih memperketat pengamanan. Atas intruksi tersebut, Kapolsek Medan Baru Kompol Doni Alexander mengatakan, pihaknya meningkatkan pengamanan rumah ibadah yang sebelumnya rutin dilakukan. “Kita memang secara rutin melakukan pengamanan rumah ibadah, kini pengamanan lebih diperketat, “ terang Doni.

Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, juga langsung menggelar pertemuan dengan Muspida plus di Rumah Dinas Jalan Sudirman Medan, tadi malam. Pertemuan membahas langkah antisipasi yang diperlukan untuk menjaga Kota Medan tetap kondusif.

“Heterogenitas adalah modal kita menghadapi masalah berbau SARA. Begitu pun tetap dibutuhkan langkah antisipasi sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat untuk menjaga Medan tetap kondusif,” ucap Rahudman Harahap didampingi Sekda Kota Medan Syaiful Bahri usai pertemuan.

Dirinya akan mengerahkan seluruh jajaran muspika hingga kepala lingkungan untuk memantau kondisi keamanan di daerahnya masing-masing. Sembari kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaannya terhadap hal-hal mencurigakan yang terlihat di sekitarnya. Untuk kemudian berkoordinasi dengan aparat terdekat.

Kapoltabes Medan Tagam Sinaga pun menyambut baik dengan menyiagakan personil di gereja-gereja yang menjadi prioritas keamanan. Yaitu gereja di seputaran Medan Barat dan Medan Baru yang memiliki jemaat cukup besar.
Sehubungan dengan peringatan Hari Tani, Senin (26/9) ini, Tagam pun menyatakan Kota Medan dalam keadaan siaga satu. “Ada dua titik prioritas pengamanan yang kita lakukan sehubungan dengan peledakan bom di gereja di Solo. Pertimbangannya, gereja di Medan Barat dan Medan Baru memiliki jemaat yang cukup besar. Hal yang biasa menjadi target pelaku bom bunuh diri,” beber Tagam didampingi Kabag Ops Polresta.

Begitu juga Dandim menginstruksikan seluruh jajarannya untuk lebih intensif turun ke jalan. Peledakan bom di gereja di Solo pada Minggu (25/9) pagi menyontak. Pemko Medan dan Muspika Plus langsung menggelar pertemuan untuk mengantisipasi kemungkinan peristiwa serupa di Kota Medan. (zul/wid/kyd/jpnn/mag-5/jul)

Tunggakan Rp21 M, Cuma Bayar Rp5 M

Akal-akalan di Balik Proyek CBD Polonia

MEDAN-Manajemen pusat bisnis Central Business District (CBD) Polonia hanya membayar tunggakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp5.031.083.600 (Rp5 miliar) dari total tunggakan sebesar Rp21.682.588.200 (Rp21,6 miliar). Tunggakan sebesar Rp5 miliar tersebut telah disetorkan ke Rekening Keuangan Umum Daerah (RKUD) Pemko Medan melalui Bank Sumut pada 15 September 2011. Dengan pembayaran BPHTB tersebut, berarti BPHTB yang dibayar manajemen CBD hanya untuk tanah dan bangunan seluas 79.028 meter dari total keseluruhan tanah dan bangunan seluas 341.586 meter.

Informasi ini disampaikan seorang pejabat Pemko Medan, akhir pekan lalu, di Balai Kota. Pejabat tersebut mengatakan, pembayaran sebesar itu menunjukkan itikad tidak baik dari manajemen CBD. “Seharusnya dibayar semua sesuai tunggakan, bukan cuma segitu,” katanya. Dia mengatakan, sejauh ini belum ada verifikasi dari Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan terkait pembayaran tunggakan yang hanya sebesar itu. Tunggakan sebesar Rp21,6 M itu dibayar oleh PT Mestika Mandala Perdana (MMP) pemilik pertapakan, yang menerima pelepasan hak dari Departemen Pertahanan dan Keamanan RI.

Manajemen CBD Polonia, Alung, yang dikonfirmasi Sumut Pos via ponsel, Sabtu (24/9), tak bersedia memberikan jawaban. Saat ditanya mengenai pembayaran tunggakan BPHTB tersebut, dia malah balik bertanya. “Ini siapa,” dan langsung mematikan ponselnya. Beberapa hari sebelumnya, petugas lapangan di lokasi pembangunan CBD juga menolak memberikan keterangan dengan alasan tidak tahu. “Kami hanya pekerja, kami gak tahu urusan itu bang,” kata seorang pekerja yang melarang wartawan koran ini masuk ke areal CBD.

Bagaimana dengan Pemko Medan? Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Syahrul Harahap, mengaku sudah mengetahui perihal setoran tunggakan tersebut. Namun dia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena pihaknya belum melakukan verifikasi ke lokasi pembangunan CBD. Soal besaran setoran tunggakan, Syahrul berharap itu hanya cicilan awal, dan sisanya akan dibayar kemudian. “CBD Polonia sudah melakukan pembayaran ke kas daerah Pemko Medan. Selanjutnya Dispenda akan mengadakan verifikasi untuk mengetahui berapa sebenarnya luas tanah dan bangunan yang dibayar itu,” kata Syahrul, Sabtu siang (24/9).

Syahrul mengatakan, kekurangan tunggakan BPHTB sebesar Rp16 miliar lagi akan terus ditagih melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Medan. Pasalnya berdasarkan UU No 28/2009 tentang BPHTB, yang memiliki kewenangan penagihan adalah BPN.

Sebelumnya, Syahrul sempat menolak memberikan jawaban terkait hal itu. Dia beralasan wawancara hanya dilakukan saat hari kerja saja. Namun setelah didesak, akhirnya dia memberikan penjelasan.

Di tempat terpisah, anggota Komisi A DPRD Medan Aripai Tambunan berharap, CBD Polonia harus beritikad baik dengan membayar seluruh tunggakan. “Kita berharap itu pencicilan. Itu kan sudah baik, ketimbang CBD Polonia tak membayarnya, yang bisa membuat kerugian keuangan daerah,” kata Aripai. Menurutnya, Pemko Medan harus melakukan pengecekan ke Bank Sumut untuk mengetahui siapa yang melakukan pembayaran untuk menghindari tindakan manipulasi yang bisa saja dilakukan pihak CBD Polonia. “Dari bank bisa dilihat siapa yang melakukan pembayaran, agar Pemko Medan bisa mengambil tindakan bila ada manipulasi dari manajemen CBD Polonia,” bebernya mengakhiri.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rahudman Harahap kepada wartawan koran ini mengatakan, pihaknya memastikan manajemen CBD membayar seluruh tunggakannya. “Itulah proses yang harus jalan terus, yang penting, bila CBD Polonia mau membuat sertifikat, apalagi pengalihan hak harus membayar BPHTB. Bagaimana dia mendapat sertifikat kalau tak membayar BPHTB. Gak sah takut kau, pasti dibayar itu. Cuma kau kepung-kepung dia (CBD, Red), takut juga dia itu langsung membayar. Jadi cepat itu, bagus juga itu,” katanya sambil tertawa. (tim)

Ledakan Bakar Rambut dan Tubuh Grace Lilyana

Ledakan bom bunuh diri itu terjadi di dekat Grace Lilyana. Akibat ledakan, jemaat yang aktif di Gereja Bethel Injil Semesta (GBIS) Kepunton, itu syok. Saking kerasnya ledakan, Grace sempat tak bisa mendengar apa-apa setelah ledakan terjadi.

Beberapa ambulans tampak hilir mudik di jalanan kota Solo siang itu. Suara sirine menggema begitu keras di jalan-jalan sekitar kepatihan. Kabar yang terdengar telah terjadi bom bunuh diri di gereja Kepunton, Kepatihan, Solo.
Begitu banyak korban yang berjatuhan dalam insiden bom bunuh diri tersebut. Luka-luka bakar akibat percikan api dan serpihan logam atau paku banyak diderita para korbannya. Salah satu remaja putri jamaah gereja Kepunton yang menjadi korban selamat bernama Grace Lilyana. Grace warga Kampung Gondang, Kelurahan Manahan ini mengaku saat terjadinya bom itu, berada sekitar empat langkah dari pelaku“Saat itu saya berada sekitar dua meter di depan pelaku,” ujarnya.

Luka yang diderita Grace lumayan cukup parah. Dia mengalami luka di punggung kanannya dan harus dijahit. Tak hanya itu kaki kirinya terluka, tangannya sedikit melepuh serta rambutnya terbakar karena terkena percikan api yang ditimbulkan dari ledakan tersebut. “Di bagian kaki juga terkena serpihan logam namun hanya luka ringan. Saya kira darah yang ada di kaki saya itu dari luka yang saya alami. Ternyata darah tersebut entah dari mana asalnya dan terciprat di kaki saya,” terang siswa SMK Sahid Surakarta ini.

Bom bunuh diri tersebut terjadi setelah acara kebaktian selesai. Saat itu suasana begitu ramai. Para jamaah gereja yang hendak pulang menuju pintu keluar dikejutkan oleh ledakan yang begitu keras didepan pintu keluar tersebut. Beberapa orang melihat pelaku ikut keluar dari dalam gereja dan berada di tengah-tengah orang. Pelaku sempat berhenti seperti akan bersiap-siap untuk meledakkan bom tersebut. Ciri-ciri pelaku menurut korban adalah seorang pria, menggunakan kemeja putih layaknya jamaah gereja yang akan ikut kebaktian.

Tampak seperti bola api keluar dari salah satu barang bawaan jamaah gereja tersebut yang mirip dengan alkitab. Kemudian asap hitam segera keluar mengepul di seluruh penjuru ruang gereja tersebut. Para jamaah yang panik segera berlarian menyelamatkan diri.

Grace merupakan jamaah aktif di gereja tersebut. Setiap minggu pagi Grace selalu beribadah ke gereja Kapunton pada pukul 09.00 hingga 11.00.  Grace yang saat itu tengah berjalan menuju luar gereja untuk segera pulang. Begitu mendengar bom tersebut meledak dia kaget dan shock sehingga tidak bisa ke mana-mana. Dia hanya berdiri. Saking kerasnya ledakan dan posisinya yang dekat dengan pelaku, telinga Grace sempat tak bisa mendengar apa-apa setelah ledakan terjadi. “Saya mengira itu suara ledakan trafo, tapi ternyata bom bunuh diri,” jelas gadis ini.

Karena panik dan takut adanya bom susulan, Grace dengan tubuhnya terluka sempat pulang ke rumahnya naik becak. Kemudian karena lukanya dirasa cukup parah, oleh keluarganya dibawa ke RS Brayat Minulya untuk ditangani lebih lanjut. Grace tidak merasakan firasat apa-apa sebelum kejadian tersebut. Hanya saja dia sempat mengalami mimpi yang aneh sebelum kejadian ini. “Saya sempat bermimpi aneh, waktu itu saya naik kereta lalu kereta tersebut mengalami kecelakaan dan saya berada didalam kereta tersebut,” ujar perempuan muda  18 tahun ini.

Kedua sahabat Grace yang sama-sama berada di gereja tersebut juga mengalami syok, namun justru kedua teman yang berada di belakang Grace justru tidak mengalami luka apa-apa hanya mengalami telinga sakit akibat suara dentuman bom tersebut. Saat diwawancarai pun Grace masih terlihat syok dan kesakitan di bagian punggungnya. Dia merasa trauma dengan kejadian bom seperti ini. Dan mungkin dia akan berpindah gereja untuk sementara waktu.(isn/nan/jpnn)

Menikah Tunggu Hari-H

Intan Nuraini

Selangkah lagi harapan Intan Nuraini untuk segera menikah akan kesampaian. Bulan depan, pemain Baik-Baik Sayang ini rencananya akan dinikahi sang kekasih, Donny Azwan Putra.

“Persiapan sudah 95 persen. Insya Allah sudah siap, tinggal menunggu hari-H nya saja,” kata Nunung, manajer Intan, saat dihubungi Rakyat Merdeka, akhir pekan lalu.

Namun Intan masih merahasiakan kapan dan di mana acara pernikahan dilangsungkan. Menurut Nunung, bekas kekasih Sahrul Gunawan itu sengaja menutup diri agar suprise saat waktunya tiba.
“Aku nggak bisa kasih tahu lainnya, takut salah.

Mungkin nanti Intan akan memberi keterangannya sendiri,” ucapnya.
Diyakinkan Nunung, rumitnya mengurus tetek bengek pernikahan tak mengurangi aktivitas Intan. Si lesung pipit itu sudah siap mental dan atur jadwal agar pekerjaannya tak terganggu. “Intan masih bekerja jadi presenter. Sepertinya intan sudah siap,” terangnya.

Keputusan Intan menikah memang tak terbendung lagi. Apalagi, Intan langsung mendapat restu keluarga ketika Donny datang melamar bulan Maret 2011. “Pertemuannya dikenalin sama sahabat aku yang sekantor sama dia. Kebetulan kita jomblo, kita sama-sama jadinya. Aku mau cari suami, dia mau cari istri. Keluarga juga pas dikenalin langsung setuju. Pedekate sebulan, pacaran lima bulan langsung dilamar,” kata Intan suatu kali. (bcg/jpnn)

Demo Besar-besaran di Depan Mata

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan telah mengeluarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) untuk pusat bisnis central businesse distric (CBD) Polonia. Namun dari total 341.586 meter areal CBD, baru 79.028 meter yang dikeluarkan sertifikatnya. Seorang sumber terpercaya di BPN Kota Medan akhir pekan lalu mengatakan, pemberian sertifikat HGU tersebut menyusul dibayarnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) oleh PT Mestika Mandala Perdana (MMP) selaku pemilik areal CBD kepada Pemko Medan.

Sumber tersebut kemudian memberikan kopian Surat Keputusan (SK) Kepala BPN Kota Medan N0. 541/HGB/BPN/.12.71.2011 tertanggal 26 Agustus 2011 tentang Pemberian Hak Guna Bangunan kepada PT MMP. Surat 4 (empat) halaman itu ditandatangani Kepala BPN Kota Medan, Mohammad Thoriq MKn MSi. SK itu menjelaskan secara detail pemberian HGB kepada CBD Polonia berikut poin-poin konsiderannya (alasan hukumnya, Red). Di antaranya menyebutkan, penetapan pemberian HGU tersebut berdasarkan permohonan PT MMP pada 1 April 2011. Juga disebutkan, pemberian sertifikat HGB itu telah melalui pemeriksaan Panitia Pemeriksa Tanah BPN Medan yang dituangkan dalam risalah Pemeriksaan Tanah (Konstaterings Rapport) No.1245/CR/08/2011.

Surat keputusan itu memiliki lampiran setebal 15 halaman, yang juga ditandatangani Kepala BPN Kota Medan Mohammad Thoriq MKn MSi. Dalam lampiran tersebut diuraikan areal CBD yang telah dikeluarkan sertifikat HGB-nya seluas 79.028 meter. Areal seluas itu dalam rincian lampiran SK HGB CBD Polonia, terbagi dalam 40 persil tanah.
Sementara itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan melalui Kepala Seksi Sengketa Pertanahan Dewi Puspita yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya, enggan mengangkat telepon. Tak berapa lama membalasnya dengan pesan singkat atau SMS kepada awak Sumut Pos. Isi SMS itu menyebutkan, dia tengah mendampingi suaminya yang sedang opname di salah satu rumah sakit. “Maaf Pak, saya lagi jaga suami opname,” akunya. Saat ditanya mengenai sertifikat CBD yang telah dikeluarkan pihaknya, Dewi Puspita mengaku tidak tahu karena telah satu pekan tidak masuk kerja. “Saya tanya dulu ya Pak! Saya sudah seminggu gak ngantor,” jawabnya.

Formas Marah, Akan Gelar Demo Besar-besaran

Informasi ini kemudian disampaikan kepada Ketua Forum Masyarakat Sari Rejo (Formas) Riwayat Pakpahan. Dia sangat terkejut mendapat informasi tersebut. Ini jelas tidak adil. Pasalnya, BPN Medan dengan mudahnya mengeluarkan sertifikat untuk CBD, sementara sertifikat untuk warga Sari Rejo, BPN Medan tidak mengeluarkan sertifikat. Padahal, ribuan warga Sari Rejo yang mendiami 360 hektar lahan di kawasan itu telah memenangkan proses hukum hingga tingkat Mahmakah Agung (MA). Namun sertifikat tanah yang sejak bertahun-tahun lalu diajukan ke BPN, tidak pernah dikeluarkan.

Menurutnya, jika benar seperti itu, maka kuat dugaan sudah ada permainan dalam masalah ini. Dia mengancam, jika informasi itu benar, maka rencana aksi besar-besaran yang selama ini masih ditunda-tunda karena ingin tetap menjaga kekondusifan Kota Medan, tidak bisa terelakkan lagi.

“Baru tahu ini saya ada kabar ini. Ini informasi sangat berharga yang kami terima. Kalau benar, berarti sudah ada permainan. Selama ini, kami menunda-nunda (unjuk rasa) karena kami masih ingin bernegosiasi dengan pihak-pihak bersangkutan. Tapi kalau sudah begini, maka kita akan perjuangkan secara habis-habisan untuk mempertahankan tanah kita ini,” tegasnya.

Pada awal Oktober mendatang juga, sambung Riwayat, Formas akan langsung menemui Wali Kota Medan Rahudman Harahap. “Waktu itu Wali Kota bilang, kalau mau jumpa tidak usah
pakai surat-surat lagi. Makin lama nanti. Awal bulan depan, kami akan langsung menemui Wali Kota untuk mempertanyakan penyelesaian masalah ini,” tandasnya lagi.

Pada pertemuan itu nantinya, selain akan mengklarifikasi mengenai kabar telah keluarnya sertifikat CBD, Formas akan menanyakan rencana Wali Kota Medan Rahudman Harahap yang akan ke Jakarta, dalam rangka menemui pihak TNI AU guna membicarakan penyelesaian tanah tersebut. “Kami juga akan tanyakan itu. Jangan hanya janji-jani saja, banyak cerita tapi tak ada buktinya,” pungkasnya.

Terkait rencana aksi, Riwayat Pakpahan mengatakan, rencana aksi yang awalnya ditunda, akan kembali dikomunikasikan dengan para pengurus Formas dan masyarakat setempat. “Akan segera kita komunikasikan dengan semua warga,”cetusnya. (tim)

Gatot Berikan Alasan Pemutasian ke Kemendagri

MEDAN- Kebijakan mutasi  dan promosi sejumlah pejabat eselon II dan III yang dikeluarkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho, akhirnya  dievaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kebijakan Gatot Pujo Nugroho tersebut dikoreksi karena dinilai tidak “meminta izin” kepada Mendagri, serta dari sejumlah pejabat yang diganti ternyata tidak diberdayakan alias dinon-jobkan.

Terkait hal itu, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho membela diri. Dikonfirmasi Sumut Pos usai acara Halal Bil Halal dan Sepeda Santai Relawan Syamsul Arifin-Gatot Pujo Nugroho (Syampurno), di Labuhan Deli Mingggu (25/9), Gatot menegaskan kalau kebijakan itu
Permintaan pihak Kemendagri terkait alasan-alasan Gatot memutasi sejumlah pejabat tersebut telah diserahkan secara tertulis kepada pihak Kemendagri. “Kita sudah berikan jawaban. Secara tertulis. Kita sudah sampaikan, kemarin kepada Kemendagri,” jawabnya. Saat ditanya kapan waktu tepatnya, Gatot enggan menjawabnya. Begitu pula, ketika ditanya mengenai, apakah pejabat-pejabat yang diganti, dan pada akhirnya hanya dinon-jobkan, apakah akan diangkat kembali, Gatot juga enggan menjawabnya.

Sejumlah pihak menilai, kebijakan ini terkait erat dengan pelaksanaan  Pemillihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013. Tetapi lagi-lagi Gatot enggan menanggapi, sedangkan sejumlah pihak yang dekat dengannya terang-terangan membantah hal itu.

Terkait kabar keinginan Panglima Komando Strategi (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Letjen) TNI, Azmyn Yusri (AY) Nasution, maju pada perhelatan Pilgubsu mendatang, Gatot tetap tenang.

“Yang harus disyukuri setelah reformasi itu adalah proses demokratisasi yang lebih baik. Artinya, setiap warga Negara berhak mencalonkan diri. Apalagi, seorang Letnan Jenderal. Seorang wartawan saja boleh,” tegasnya.
Namun Gatot enggan berkomentar, ketika dirinya diisukan akan maju dalam acara akbar lima tahunan di Sumut yakni, Pilgubsu 2013 mendatang, dengan diam dan mengangkat kedua telapak tangannya. (ari)

Buddha Air Tabrak Gunung, 16 Penumpang Tewas

KATHMANDU – Wisata berakhir bencana. Itulah yang terjadi pada pesawat kecil tipe turboprop (berbaling-baling) milik maskapai penerbangan Buddha Air di Nepal kemarin (25/9). Selesai membawa para wisatawan dalam perjalanan tur ke sekitar kawasan Gunung Everest, pesawat tersebut menabrak lereng gunung dan hancur. Penumpang dan awak pesawat yang seluruhnya berjumlah 19 orang tewas.

Badan pesawat Beechcraft 1900D itu hancur berkeping-keping. Bahkan, sebagian besar juga dalam kondisi hangus. Hanya bagian ekspor yang masih agak utuh.

“Semua orang yang berada di dalam pesawat Buddha Air-103 itu tewas. Pesawat jatuh di kawasan perbukitan Kotdanda,” ujar Bimlesh Lal Karna, kepala tim SAR Bandara Internasional Tribhuwan, Kathmandu, kemarin.
Para korban terdiri atas 13 wisatawan asing. Menurut Menteri Pariwisata Nepal Ganeshraj Joshi, mereka adalah 10 warga India, dua Amerika Serikat (AS), dan seorang warga Jepang. Pesawat itu juga membawa tiga penumpang asal Nepal dan tiga kru. Dua wisatawan AS diidentifikasi sebagai Andrew Wade dan Natalie Neilan. Sedangkan turis asal Jepang bernama Toshinoti Uejima.

Sejauh ini belum bisa dipastikan penyebab kecelakaan. Pesawat jatuh di Bukit Kotdanda di Desa Bisankunarayan, sekitar 10 km selatan Kathmandu, ibu kota Nepal.

Menurut jubir kepolisian Binod Singh, salah seorang  korban sebetulnya masih hidup saat kecelakaan tersebut.
“Kami langsung melarikan dia ke rumah sakit, tetapi dia kemudian tewas,” katanya.

Singh menyebut, tim SAR sebetulnya telah menemukan seluruh korban. Tapi, evakuasi mengalami kendala. Sebab, helikopter penyelamat tidak bisa segera mendarat di lokasi karena buruknya cuaca.

Reuters, yang datang ke lokasi musibah melalui jalan yang berlumpur dan sulit, menyaksikan mayat korban yang hangus dan hancur. Pesawat milik maskapai swasta itu sedang menuju Kathmandu setelah selesai keliling Everest. Buddha Air menawarkan paket Everest Experience kepada wisatawan dengan tarif 8.240 rupee (sekitar Rp 1,5 juta) per orang untuk terbang keliling puncak gunung tertinggi di dunia itu dan beberapa puncak di sekitarnya.
Seorang saksi mata, Haribol Poudel, menceritakan saat kecelakaan itu terjadi, lokasi sekitar dipenuhi kabut tebal sehingga mengganggu jarak pandang. (afp/ap/rtr/cak/dwi/jpnn)

Australia Larang Warganya Bepergian ke Indonesia

JAKARTA – Pasca bom bunuh diri di Solo kemarin (25/9), Pemerintah Australia langsung bergerak cepat. Negeri tetangga itu meminta warganya untuk mempertimbangkan ulang rencana bepergian ke Indonesia. Peringatan tersebut dirilis Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Australia kemarin (25/9) dan mulai berlaku hari ini.

Dalam peringatan tersebut, Pemerintah Australia menilai bahwa tingkat keamanan di seluruh wilayah Indonesia sedang dalam bahaya. Terdapat ancaman terorisme yang tinggi di seluruh wilayah Indonesia, terutama Bali. Karena itu, mereka meminta warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia kecuali ada alasan kuat.

Kalaupun terpaksa harus ke Indonesia, negeri Kangguru itu meminta agar mereka ekstra waspada. Mereka diminta menghindari tempat-tempat yang paling mungkin menjadi sasaran serangan teroris. Yakni tempat-tempat di mana orang asing banyak berkumpul seperti restoran, bar, dan bandara. “Tempat-tempat tersebut bisa kembali menjadi sasaran,” tulis surat yang dipampang di situs resmi Kemenlu Australia itu.

Pemerintah Australia benar-benar serius menahan warganya bepergian ke Indonesia. Sebab, level “mempertimbangkan ulang rencana bepergian” merupakan satu status lebih rendah dibandingkan larangan bepergian. Mereka sendiri memiliki lima level travel advise.

Setelah kejadian di Solo tersebut, Pemerintah Australia juga meminta agar warganya berpikir ulang menghadiri misa peringatan 12 tahun bom Bali I (2002) pada 1 Oktober dan peringatan enam tahun bom Bali II (2005) pada 12 Oktober. Kalau memaksa ingin hadir, mereka meminta agar warga mendaftarkan diri melalui email atau telepon langsung ke Kedutaan Besar Australia dan Konsulat Jenderal.

Selain misa peringatan, Pemerintah Australia juga meminta warganya agar menghindari semua demonstrasi, aksi jalanan, dan protes. Sebab, semua aksi-aksi tersebut sangat mudah menjadi ajang kekerasan. Beberapa pertimbangan mereka merilis peringatan tersebut adalah penahanan Umar Patek setelah sukses ekstradisi dari Pakistan, proses hukum terhadap beberapa terdakwa terorisme, dan operasi gencar-gencaran Polri terhadap kejahatan terorisme.
Selain di Bali, Pemerintah Australia memperkirakan teroris merencanakan serangan di sejumlah wilayah lainnya. Mereka juga mencantumkan beberapa provinsi yang kerap jadi sasaran. Yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Banten. (aga/jpnn)

Pulang Ajukan Keanggotan PBB, Abbas Dielu-elukan

RAMALLAH – Ribuan orang warga Palestina mengelu-elukan dan menyambut Presiden Mahmoud Abbas kemarin (25/9) setelah pulang dari New York untuk menyampaikan surat pengajuan sebagai anggota penuh PBB di sela sidang Majelis Umum (MU) organisasi bangsa-bangsa tersebut. Acara penyambutan yang berlangsung di markas Abbas di Kota Ramallah, Tepi Barat, benar-benar gegap gempita.

Abbas tiba di Ramallah lewat Amman, Jordania, setelah terbang dari New York. Reporter AFP menyaksikan Abbas turun dari iring-iringan kendaraan yang membawa dirinya dan memasuki Muqataa. Dia berjalan diikuti pasukan kehormatan kepresidenan. Kemudian menuju makam pendahulunya, almarhum Yasser Arafat, untuk meletakkan karangan bunga.
“Dengan jiwa dan darah, kami akan dan siap berkorban untukmu, Palestina,” seru massa saat menyambut Abbas.

Tokoh berusia 76 tahun itu lalu menceritakan permohonan yang dia kirimkan ke PBB pada Jumat lalu (23/9) supaya negara Palestina diakui sebagai anggota penuh.  “Kami sengaja pergi ke PBB membawa harapan dan mimpi. Juga, ambisi, penderitaan, visi, maupun kebutuhan Palestina merdeka,” paparnya.

Dia menjelaskan Palestina tidak akan bersedia mengadakan pembicaraan damai dengan Israel jika pemerintahnya tak menghentikan total pembangunan permukiman Yahudi di Palestina.

Sementara itu, usulan tersebut justru disambut baik oleh Tel Aviv. Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman menyatakan Israel harus menerima proposal tersebut tanpa mengajukan persyaratan apapun. Khawatir usulan Palestina mendapatkan status merdeka dari PBB, pemimpin Israel menilai usulan AS, Eropa, Rusia, dan PBB sebuah kemenangan. (afp/ap/cak/dwi/jpnn)

Putri Kadhafi Sebut Ayahnya Sehat

TRIPOLI – Putri dari mantan Pemimpin Libya Muammar Kadhafi melalui sebuah rekaman suara Jumat kemarin menyebutkan, ayahnya dalam keadaan yang baik-baik saja dan masih dalam semangat yang tinggi.

Kadhafi dikatakan masih siap berperang bersama para pendukungnya, melawan pasukan revolusi yang melengserkannya.
Aisha Khadafi menuding Dewan Transisi Nasional (NTC) sebagai pengkhianat. Dirinya menegaskan, anggota NTC tak lain adalah orang yang loyal terhadap rezim ayahnya yang saat ini membangkang.

Rekaman suara selama empat menit itu disiarkan televisi lokal Suriah Al Rai TV yang merupakan media utama Kadhafi. Putra Khadafi, beserta juru bicaranya juga mempublikasikan rekaman suaranya lewat televisi tersebut sejak NTC menguasai Tripoli. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Sabtu (24/9).

Aisha dan ibunya, beserta kedua orang saudaranya lari ke Aljazair pada akhir Agustus lalu, saat pasukan oposisi Libya mulai masuk ke Ibu Kota Libya Tripoli. Meski demikian, keberadaan Kadhafi ini masih menjadi misteri dan NTC juga masih melakukan perburuan terhadap Kadhafi. (net/jpnn)