Home Blog Page 14817

Gatot Pujo Nugroho Jadi Gatot Kaca

MEDAN- Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho berubah menjadi seorang tokoh pewayangan, Gatot Kaca. Berubahnya Plt Gubsu menjadi Gatot Kaca, karena dia ditodong masyarakat Jawa Sumut untuk memerankan tokoh itu pada acara halal bi halal dan silaturahmi warga Jawa di Padepokan Agung Tunggal Roso Nusantoro, Patumbak, Deli Serdang, Minggu (18/9).

Lawan main Gatot tak lain adalah Kepala Dinas Pertanian Sumut M Roem yang memerankan tokoh seorang raja, yang menjadi musuh Gatot Kaca. Ribuan warga turut larut dalam lakon yang dimainkan Mantan Ketua DPW PKS Sumut tersebut.

Dalam cerita itu, dikisahkan perjuangan Gatot Kaca dalam merebut kekuasaan dari raja-raja yang menguasai wilayahnya dengan kezaliman. Namun, tetap saja kebenaran akan mengalahkan kesalahan. Akhirnya, Gatot Kaca pun menang dan seluruh lawan tunduk kepadanya. “Maka dari itu, mari kita bersama-sama membangun Sumatera Utara,” katanya sembari mengajak enam raja yang dikalahkannya.

Pada kesempatan itu, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho mengajak Suku Jawa di Sumatera Utara memberikan kontribusi bagi pembangunan.

Karena berdasarkan data statistik 2008 lalu, Suku Jawa di Sumut terbesar hingga mencapai 33,6 persen. Namun pada kenyataannya, kontribusi pembangunan yang diberikan tidak sesignifikan yang dirasakan atau dengan kata lain tidak sebanding.

“Banyak warga Jawa sudah sampai pada jenjang tertinggi. Tentu ini jadi sebuah modal,” kata Gatot.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua  Majelis Agung Padepokan tersebut, Darmono mengungkapkan, saat ini ada 36 paguyuban warga Jawa di Sumut. “Sudah ada 36 paguyuban warga jawa dan ada friksi yang harus diayomi, dan perlu dibentuk wadah yang diharapkan mmpu menjadi alat pemersatu,” katanya.(ari)

Guru PAUD Harus Sarjana

Perkembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Medan masih memprihatinkan. Pasalnya, kualifikasi pendidikan tenaga pendidiknya masih belum memenuhi kualifikasi yakni sarjana (S1). Jadi, apa yang perlu dilakukann
untuk meningkatkannya? Berikut wawancara wartawan koran ini Rahmat Sazaly dengan Ketua Dewan Pendidikan Medan Mutsyuhito Solin, Minggu (18/9).

Apa yang mendasari pentingnya tenaga pendidik dengan gelar sarjana?
Sesuai UU No 20/2003 tentang Standar Pendidikan dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan maka kualifikasi pendidikan minimal S1. Untuk itu, para pengelola PAUD harus segera memperbaiki keadaan ini.

Apa langkah yang harusnya dilakukan pemerintah maupun pengelola PAUD sendiiri?
Tentunya pemenuhan kualifikasi pendidikan PAUD yang petunjuk dan arahannya sudah ada dari Pemerintah Pusat. Sebab, program PAUD dengan program lainnya berbeda.

Usia 0-4 tahun merupakan masa emas dalam mengembangkan kecerdasan anak. Jika salah dalam mengembangkannya maka akan berpengaruh terhadap kemampuannya di masa yang akan datang.
Dengan melakukan pelatihan yang berkaitan dengan kurikulum, model dan bahan ajar bagi anak bisa memberikan pengetahuan yang pantas. Pengembangan proses belajar anak usia dini yang baik akan menghasilkan anak anak yang berkualitas.

Dengan apa para pendidik ini melakukan hal tersebut?
Melalui model, berupa sarana pembelajaran yang menyenangkan, nyaman, serta interaksi belajar dengan lebih banyak bermain. Sebab, anak-anak usia seperti ini tak bisa dipaksakan dengan hal yang sifatnya serius seperti di SD. Jadi mereka harus diajak belajar sambil bermain yang merangsang kecerdasannya.

Apa yang menjadikan kondisi di lapangan sangat kekurangan guru dengan kualifikasi yang dibutuhkan?
Memang banyak PAUD maupun TK yang ketersediaan tenaga guru S1-nya masih sedikit. Padahal, pengetahuan di bidang PAUD sangat penting. Makanya, paling tidak pembelajaran dan diklat itu harus sering dibuat agar membantu meningkatkan pemahaman gurunya. (*)

Rp3 Triliun untuk Bencana Kekeringan

JAKARTA-Pemerintah mengalokasikan dana Rp3 triliun untuk mengantisipasi bencana kekeringan akibat perubahan cuaca yang melanda sebagian Indonesia.

Dana sebesar itu dialokasikan untuk program jangka pendek dan jangka panjang yang dicanangkan oleh pemerintah.
“BMKG telah memperkirakan kemarau terjadi sampai akhir Oktober atau awal November,” kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono saat memberikan keterangan pers di kantornya, Selasa (13/9) lalu.
Agung mengakui, beberapa tempat di Indonesia telah mengalami krisis  kekeringan air bersih sehingga perlu adanya langkah-langkah agar tidak terjadi dampak buruk di masyarakat. Untuk langkah jangka pendek, kata dia, pemerintah melakukan sosialisasi dan efisiensi penggunaan air di seluruh tanah air.

Sosialisasi, ini kata Agung, tidak hanya dilakukan di daerah yang dilanda kekeringan tapi juga daerah yang masih menyimpan banyak cadangan air seperti, daerah Pantai Utara Jawa. “Efisiensi perlu dilakukan melalui pemerintah kabupaten dan kota,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan meminta masyarakat untuk mencari sumber mata air baru dengan menggali sumur dibeberapa tempat serta memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca (hujan buatan).
Hujan buatan lanjut Agung, selain untuk antisipasi kebakaran hutan yang telah dilakukan di Provinsi Sumatera Selatan, juga ditujukan  untuk daerah yang dilanda bencana kekeringan “Tidak semua daerah dilakukan hujan buatan, biayanya agak mahal,” ucapnya.

Sementara untuk langkah  jangka panjang, tambah Agung, pemerintah mencanangkan program divertifikasi pangan, perencanaan pengelolaan air yang memanfaatkan debit air sungai serta kerjasama dengan gerakan penghijauan. Karena menurut Agung, program jangka panjang memerlukan situasi keseimbangan dengan sistem ekologi di Indonesia.
Selanjutnya, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) akan membuat peta indeks rawan bencana. Dalam peta itu nantinya, akan disertakan simbol warna merah, kuning, maupun hijau untuk menunjukan tingkat kekeringan daerah tersebut saat mengalami kemarau.

“Ini dilakukan konferhensif oleh  pemerintah melalui BNPB dengan  menyusun peta indeks resiko bencana ,” tandas Agung. (kyd/jpnn)

Rekayasa Lalin di Lokasi Macet

MEDAN- Untuk mengurangi kemacetan di Kota Medan, Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah melakukan berbagai upaya, termasuk rekayasa (perubahan arus) lalulintas di sejumlah ruas jalan. Selain itu, Pemko Medan juga akann membentuk tim yang melibatkan Direktorat Lalulintas Poldasu.

Selain untuk mengatasi kemacetan, rekayasa lalulintas tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung jalur yang dilalui Trans Medan yang segera diluncurkan. “Rekayasa lalin itukan harus. Dengan begitu, seluruh lembaga yang bersangkutan akan disatukan agar bisa melakukan perbaikan. Di mana kekurangan, akan kita perbaiki,” kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap usai mengikuti jalan sehat di Lapangan Merdeka, Minggu (18/9) pagi.

Menurutnya, Pemko Medan akan memprioritaskan analisa titik kemacetan di ruas-ruas jalan yang akan direkayasa dengan berkoordinasi kepada Ditlantas Poldasu. “Dengan begitu, akan dibuat tim forum antara Ditlantas Poldasu, Satlantas Polresta Medan dan Dishub Kota Medan,” bebernya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Parlaungan Simangungsong mengaku sangat mendukung langkah Pemko Medan membentuk tim forum yang diprioritaskan menganalisa titik-titik kemacetan yang ada di Kota Medan.

“Sebenarnya sekolah yang ada di inti Kota Medan merupakan salah satu sumber kemacetan di Kota Medan. Tim harus memperhatikan dampak lingkungan yang tak memliki ruang terbuka hijau dan mengabaikan lahan parkir yang disediakan serta yang larangan,” kata Parlaungan.

Lebih lanjut Parlaungan, meminta kepada pihak sekolah yang berada di inti kota untuk mematuhi peraturan parkir yang ada di sekolah tersebut. Pihak sekolah harus melakukan sosialasi terhadap orangtua siswa untuk memarkirkan kendaraannya di lokasi yang disediakan. “Harus dibuat peraturan, sekolah harus menyediakan bus sekolah. Selain lebih aman, juga bisa tertib,” kata Parlaungan.(adl)

Ditangkap Saat Intai Mangsa

Sedang asyik mengintai ‘mangsa’, Agus Salim (26), warga Desa Gelugur Rimbun, Pancubatu, Deli Serdang, diringkus personel Unit Jahtanras Polresta Medan di kawasan Jalan Besar Tanjung Selamat, Deli Serdang, Sabtu (17/9) malamn
Agus merupakan penjambret ulung yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta Medan.

Tak cuma Agus, polisi juga meringkus Rian Parapat (27), warga Jalan Ayahanda, Medan Petisah, rekan Agus yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai pencuri sepeda motor. Rian ditangkap dalam kondisi mabuk berat di sebuah kafe di kawasan Tanjung Selamat, malam itu juga.

Penangkapan Agus terjadi saat dia melintas di kawasan Jalan Besar Tanjung Selamat dengan mengendarai sepeda motor Mio. Saat itu dia sedang mengintai calon mangsanya. Polisi yang sudah mengenali ciri-ciri pelaku langsung meringkusnya.
Setelah meringkus Agus, polisi langsung melakukan pengembangan.

Tak berapa lama, polisi berhasil menciduk Rian di sebuah café di kawasan Tanjung Selamat dalam kondisi mabuk berat. Rian sempat melakukan perlawanan dan berupaya kabur. Untungnya, pengunjung kafe tersebut ikut membantu polisi menangkap Rian. Alhasil, Rian harus merasakan bogem mentah dari para pengunjung kafe tersebut, hingga membuat wajahnya babak belur. Dengan wajah lebam-lebam, Rian kemudian diboyong ke Mapolresta Medan, bersama dengan Agus.

Ditanyai wartawan, Agus membenarkan kalau dirinya penjambret. Bahkan, Agus mengaku sudah 15 kali melakukan penjambretan di kawasan Sunggal dan umumnya korbannya adalah wanita. “Uangnya untuk berfoya-foya, target saya biasanya wanita,” ujar pria yang juga pernah mendekam di penjara dalam kasus narkoba pada 2006 lalu.(ari/mag7)

Osasuna Jadi Korban Krisis Mini Barcelona

Barcelona sempat disebut berada dalam krisis usai tertahan seri di dua laga beruntun, kontra Real Sociedad di La Liga dan melawan AC Milan di Liga Champions dengan skor serupa 2-2.
Akan tetapi, opini tersebut, bahwa Barca mulai menunjukkan tanda-tanda kelemahan dan bakal terjungkal dari kekuasaan mereka musim ini, sontak sirna berkat kemenangan super telak yang diraih Lionel Messi dkk dengan skor 8-0 atas Osasuna, Minggu (18/9) kemarin.

“Bila Anda berusaha bertahan, dan menunggu di belakang, mereka akan mengalahkan Anda, entah itu dengan empat, lima, enam, atau delapan gol,” kata sang pelatih Jose Luis Mendilibar.
“Mereka marah karena label ‘krisis mini’ yang disematkan kepada mereka oleh tim lain. Dan kini kami harus membayar mahal untuk itu,” tambahnya. (net/jpnn)

Blaugranas Memang Luar Biasa

BARCA hanya meraih hasil imbang di gim perdana La Liga Spanyol dan Liga Champions. Di pekan kedua liga, mereka menebusnya dengan hasil gemilang, menang besar 8-0 atas Osasuna, Minggu (18/9) dinihari WIB.
Barca menampilkan permainan menyerang yang mengagumkan, mendominasi sepanjang pertandingan serta membuat banyak gol. Pep pun merasa puas karena taktik yang dijalankannya berjalan sempurna.

“Kami bermain dengan sangat baik dan membuat para penonton menikmati pertunjukan yang luar biasa. Rasanya seperti menyaksikan film atau teater, tapi pada akhirnya ini bukanlah sebuah pertunjukan,” ucapnya seusai pertandingan.
“Saya senang karena pemain menjalankan taktik dengan baik dan semuanya berjalan sempurna. Tapi pujian juga harus saya berikan pada Osasuna. Mereka tim yang berani dan memutuskan untuk bermain terbuka menghadapi kami,” tambahnya.

“Kebanyakan tim lain menerapkan strategi bertahan dan lebih banyak menunggu serangan, tapi Osasuna bersikap positif dan pelatih mereka punya peran besar dalam hal ini. Kami mampu menjawabnya dengan baik dan para pemain berusaha untuk terus menyerang sampai menit terakhir,” pungkasnya. (net/jpnn)

KM Kelud Cuma Ditumpangi 900 Orang

BELAWAN- Pascalibur Lebaran, jumlah penumpang yang memakai jasa kapal laut mulai berkurang. Hal tersebut terlihat dari jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan Belawan dengan menggunakan KM Kelud, sebanyak 900 orang penumpang.

“Setelah libur Lebaran, jumlah penumpang menurun. Hari ini saja, Minggu (18/9), KM Kelud hanya diisi 900 penumpang dari kapasitas 2.652 penumpang,” ujar Manager PT Pelni Cabang Medan, Buddandi saat dikonfirmasi.
Buddandi mengatakan, menurunnya jumlah penumpang ini disebabkan telah berakhirnya libur Lebaran. “Semuanya sudah kembali beraktiviatas. Puncak mudik di Pelabuhan Belawan ini terjadi kemarin,” jelasnya.

Kapal Penumpang KM Kelud mengangkut sebanyak 900 penumpang yang berasal dari Batam, Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Priok, Jakarta. Setelah kapal bersandar di Pelabuhan Belawan, ratusan penumpang turun dari atas kapal saling berdesak-desakan.

Sementera itu, kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan juga melakukan penjagaan di areal pelabuhan untuk melakukan pengamanan untuk mengantisipasi tindak kriminal yang kerap terjadi di Pelabuhan Belawan.(mag-11)

Valencia Puncaki Klasemen

VALENCIA-Gol tunggal Roberto Soldado menghasilkan tiga angka buat Valencia saat melawat ke markas Sporting Gijon. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Los Che ke singgasana klasemen sementara.
Dalam pertandingan yang berakhir Minggu (18/9) dinihari WIB di El Molinon, Valencia menang tipis dengan skor 1-0.
Soldado tampil sebagai pahlawan Valencia setelah mencetak satu-satunya gol di pertandingan ini di menit 30 melalui tendangan dari jarak dekat.

Di laga ini, Valencia berhasil unggul dalam penguasaan bola dengan perbandingan 64:36 serta lebih efektif.
Armada Unai Emery tersebut melakukan percobaan tembakan sebanyak 11 kali dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Gijon cukup agresif dengan melepas 14 tembakan namun cuma empat yang mengarah ke sasaran.
Kemenangan ini menjadikan Valencia pimpinan klasemen sementara dengan 9 poin, sebaliknya Gijon jadi juru kunci tanpa nilai. Namun Valencia berpeluang digeser oleh tim di bawahnya, Real Madrid yang baru akan bertanding melawan Levante hari ini waktu setempat.

Pelatih Valencia Unai Emery tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya ketika melihat anak asuhnya berhasil mengalahkan Sporting Gijon. “Pertandingan tersebut menunjukkan karakter dari tim ini dan performa tersebut menunjukkan kekompakan kami,” ujar Emery.

“Ini adalah pertandingan sulit menghadapi tim yang selalu berjuang dengan keras, jadi kami memberi selamat pada diri kami karena kami telah bermain dengan baik dan berusaha dengan keras,” pungkasnya. (bbs/jpnn)

Yakubu Terkejut Kalahkan Arsenal

LONDON-Dalam debutnya bersama Blackburn Rovers, Yakubu tampil gemilang dan langsung mencetak dua gol yang berperan dalam kemenangan timnya atas Arsenal dengan skor 4-3 di Ewood Park, Sabtu (17/9).

Dua gol Rovers lainnya merupakan hasil bunuh diri pemain Arsenal. Yakubu merasa senang bisa  sekaligus terkejut bisa membawa timnya menang atas The Gunners. “Hari ini sangat luar biasa, kami berjuang dan bermain sebagai sebuah tim dan mampu memenangkan pertandingan. Menghadapi Arsenal bukan tugas yang mudah, karena itu saya merasa terkejut kami bisa meraih kemenangan,” ujarnya pada Sky Sports.

“Bisa mencetak dua gol dalam gim perdana saya merupakan pencapaian yang bagus. Ini berkat dukungan dari rekan setim saya. Arsenal juga tampil dengan baik tapi saya pikir kami memang pantas mendapatkan tiga poin,” tambahnya.
Penyerang asal Nigeria itu juga memuji peran Kean yang posisinya sedang terancam meskipun sudah mendapatkan perpanjangan kontrak. “Ini kemenangan pertama kami di musim ini dan kami sudah beranjak dari papan bawah. Peran pelatih sangat besar dalam hal ini. Ia hanya perlu waktu untuk membuat kami tampil baik dan semakin baik lagi di pekan-pekan mendatang,” tukasnya.

“Sebagai tim kami bermain semakin kompak dan solid. Saya berharap ini akan terus terjadi dan kami bisa tampil konsisten sepanjang musim ini, tentunya dengan pelatih yang sama,” pungkasnya. (net/jpnn)