Home Blog Page 14949

Pemko Hanya Minta ‘Pulau’ Milik Deli Serdang

MEDAN-Pemko Medan berharap perluasan wilayah Kota Medan dapat segera terwujud. Segala persiapan menuju ke arah itu telah dilakukan. Namun, langkah lebih lanjut masih menunggu perintah Pemprovsu. Jika usulan perluasan diminta, maka dengan segera Pemko Medan menyampaikan usulan tersebut.

“Jika diminta Pemprovsu, baru Pemko Medan membuat usulan,” ujar Sekda Medan, Syaiful Bahri, kepada wartawan koran ini, Kamis (21/7). Disebutkannya, perluasan Kota Medan pernah dilakukan pada tahun 1973. Perluasan itu dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 22/173. Saat itu disebutkan, sebagian wilayah eks perkebunan tembakau menjadi wilayah Kota Medan.

Perluasan itu sendiri masih menyisakan sejumlah wilayah Deli Serdang yang menjorok ke wilayah Kota Medan.
“Kita belajar dari masa lalu. Saat ini sudah otonomi daerah, usulan perluasan untuk pemerataan pembangunan. Batas administrasi Medan-Deli Serdang sudah lama ditetapkan, sudah 30 tahun, dari keputusan itu ditegaskan sebagian wilayah Deli Serdang masuk ke Kota Medan. Namun mengapa saat ini masih ada ‘pulau-pulau’ kecil milik Deli Serdang di dalam wilayah Kota Medan,” katanya.

Contoh ‘pulau-pulau’ kecil milik Deli Serdang adalah kawasan Aksara, tepatnya di Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, yang wilayahnya berhimpitan dengan Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Di kawasan itu ada beberapa hektar wilayah yang jadi pusat bisnis masuk wilayah Deli Serdang. Padahal kawasan itu dikelilingi Jalan Letda Sujono, Jalan Aksara, Jalan Mandailing dan Jalan Mandala by Pass yang merupakan wilayah Kota Medan.
Untuk merealisasikan upaya perluasan Kota Medan, lanjut Syaiful, pihaknya tidak bisa berkaca dengan masa lalu. Perluasan 30 tahun lalu sangat mudah dilakukan, karena saat Orde Baru pemerintahan bersifat sentralistik. “Saat itu pusat yang menentuka segala hal, termasuk daerah. Untuk perluasan wilayah kali ini, berbagai pihak harus pro aktif merealisasikannya. Pemprov dan DPRD Sumut harus aktif,” ungkapnya.

Disebutkannya, diharapkannya Pemprovsu dan DPRD Sumut merespon rencana perluasan Kota Medan.
Di tempat terpisah, Ketua Fraksi PAN, Aripay Tambunan menuturkan, Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Medan menilai Pemprov dan DPRD Sumut lebih memahami persoalan perluasan wilayah Kota Medan, terutama persoalan ‘pulau-pulau’ kecil milik Deliserdang yang dikelilingi wilayah Kota Medan .

“Untuk solusinya dan yang harus ditempuh Pemko Medan adalah dengan melakukan pengajuan rencana perluasan dan konsultasi pada Pemprovsu dan Pemerintah Pusat. Sebab, dari jalur itu nantinya, pastinya Kota Medan akan mendapatkan restu dan izin berupa Peraturan Pemerintah (PP) dari pemerintah pusat dan tentunya Pemkab Deliserdang akan mempersilahkannya,” katanya.

Pemprovsu juga, lanjut Aripay, harus cepat dan responsif menangani persoalan ini. Sebab, saat ini yang perlu dipikirkan adalah bagaimana meminimalkan dampak sosial dan mengatasi beban sosial ekonomi yang tidak mungkin ditanggung Kota Medan selamanya. (adl)

Tak Perlu Menang untuk Final

Perjalanan Paraguay masuk final Copa America 2011 sungguh luar biasa. Mereka bahkan melakukannya tanpa pernah menang sepanjang 90 menit waktu normal. Giliran adu penalti, tim asuhan Gerardo Martino baru unjuk kebolehan.
Sebelum sampai semifinal lawan Venezuela, perjalanan Paraguay memang kerap diakhiri hasil imbang.
Di babak penyisihan grup, Paraguay mengawali laga lawan Ekuador dan hasilnya imbang 0-0. Selanjutnya ketemu Brasil dan skor imbang lagi 2-2.

Lalu ketemu Venezuela di akhir penyisihan dan hasilnya imbang lagi 3-3. Hasil itu tak cukup baik sehingga Paraguay lolos ke perempat final dengan tiket posisi tiga terbaik.

Sialnya, mereka ketemu Brasil lagi di babak tersebut. Semua memprediksi Paraguay akan tumbang di tangan Brasil. Eh ternyata dugaan itu salah. Paraguay kembali bermain bertahan dan bisa menahan Brasil dengan skor kacamata 0-0. Laga akhirnya mesti dituntaskan lewat penalti. Sial bagi Brasil, empat eksekutornya gagal total.
Alhasil Paraguay masuk semifinal dengan keunggulan 2-0.

Lawan Venezuela di semifinal, Paraguay lagi-lagi imbang.  Saat adu penalti Paraguay baru bisa menang 5-3.  (ful)

Judi Online Sukaramai Digerebek

MEDAN-Jelang Ramadan tahun ini, Unit Judi Sila Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut semakin gencar melakukan pemberantasan perjudian. Satu di antara yang berhasil dibongkar adalah praktik perjudian dengan modus game on line di lantai dasar Plaza Yuki Suka Ramai, Kamis dini hari (21/7).

Kasubdit III/Umum Ditreskrimum Polda Sumut, Kompol Andry Setiawan menuturkan, dalam penggrebekan yang dipimpinn langsung Kanit Judi Sila Kompol Saptono tersebut, pihaknya menahan empat orang dan ditetapkan sebagai tersangka. “Dua orang pemain yang kita tahan bernama Cunsen (47) dan Gik Lin alias Lena (45). Sedangkan, dua orang lagi pengelolanya, Acang (32) dan Apo (34). Kita akan terus melakukan hal-hal serupa guna memberantas penyakit masyarakat. Apalagi dalam mendekati bulan puasa yang sebentar lagi ini,” ungkapnya.

Andry menuturkan, penggrebekan tersebut diawali adanya pemantauan oleh pihaknya dalam beberapa hari terakhir. Setelah itu diketahui, ada aktifitas game on line yang terbuka layaknya warung internet (warnet). “Ini memang permainan, tapi dalam bentuk perjudian,” tegasnya.

Dalam hal ini, lanjut Andry, para pemain disediakan jaringan khusus internet untuk melakukan permainan. Poin dari hasil permainan tersebut dapat ditukarkan kepada pengelola untuk mendapatkan voucher yang bisa ditukarkan dengan uang. “Ini disebut untung-untungan. Cara mainnya tidak membutuhkan keahlian khusus. Sedangkan, kalau game itu butuh keahlian khusus. Ini hanya menekan satu atau dua tombol saja,” ungkap Andry.

Dari penggrebekan tersebut, pihaknya menyita 50 set computer, 50 unit card reader dan peralatan pendukung lainnya. Omset yang diraup pengelola mencapai ratusan ribu hingga jutaan. Andry menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman penyidikan. Pemilik warnet game on line tersebut masih diburu pihaknya. “Kita masih selidiki dari mana asal servernya di Jakarta. Begitu juga pemiliknya Andi di Jakarta,” jelasnya. Penyidik menjerat keempat tersangka dengan Pasal 303 KUHPidana tentang perjudian. Dengan ancaman hukuman kurungan penjara di atas 5 tahun.(ari)

No Final, Cavani!

BUENOS AIRES – Sungguh kurang beruntung nasib Edinson Cavani. Striker Napoli itu diperkirakan tidak bisa turun lapangan pada pertandingan bersejarah ketika Uruguay bertarung melawan Paraguay pada final Copa America 2011, Senin dini hari (25/7).

Cedera lutut yang dialaminya saat menghadapi Cile pada laga kedua grup B (8/7) masih belum pulih. Akibat cedera itu, Cavani absen dalam tiga laga terakhir Uruguay, yakni laga pemungkas grup B melawan Meksiko (12/7), Argentina di perempat final (16/7), dan Peru di semifinal (19/7).

Tentu saja mengecewakan bagi Cavani yang musim lalu tampil hebat bersama Napoli di Serie A Liga Italia. Sebab, dia sangat berharap dapat memberikan kontribusi. Apalagi, mulanya pelatih Uruguay Oscar Washington Tabarez selalu menjadikannya pemain utama.Demi mengakomodasi Cavani, Tabarez mengubah skema 4-4-2 atau 4-4-1-1 yang menjadi andalannya pada Piala Dunia 2010 lalu menjadi 4-3-3 atau 4-3-1-2. Seiring dengan cederanya Cavani, Tabarez kembali ke skema awal 4-4-2 dengan Luis Suarez dan Dirgo Forlan sebagai ujung tombak.Ternyata, tanpa Cavani, permainan Uruguay menjadi lebih luwes. Kegarangan duet Suarez-Forlan kembali tersaji. Tampaknya, dengan kondisi itu Tabarez tidak perlu terlalu khawatir kehilangan Cavani. Asalkan, tidak ada kendalan dengan Suarez atau Forlan.

Lagipula, Napoli juga sudah mewanti-wanti bahwa Uruguay tidak boleh memaksakan kondisi Cavani. Bila memang cedera, sebaiknya Cavani tidak dipaksakan untuk bermain. Sebab, pada akhirnya hanya akan merugikan klub.
“Saya akan membunuh mereka bila mereka merusak Edinson saya,” ancam Aurelio De Laurentiis, presiden Napoli, seperti dilansir Eurosport.

De Laurentiis tidak ingin merugi karena harus mengistirahatkan Canani pada awal musim. “Saya tidak peduli dengan pertandingan internasional, tapi saya hanya meminta kepada Uruguay agar menjaganya baik-baik. Kalau dia tidak fit, maka jangan dimainkan,” lanjutnya.

Tidak hanya sampai di situ saja ancaman De Laurentiis. “Kalau Uruguay tidak berhati-hati, maka saya akan mempersoalkan masalah itu tanpa akhir,” jelas produser film ternama Italia itu.
Wajar bila De Laurentiis khawatir akan kondisi pemainnya. Sebab, musim lalu Cavani merupakan pemain andalan utama bersama Marek Hamsik dan Ezequeil Lavezzi. Cavani mencetak 33 gol di seluruh kompetisi musim lalu.
Adapun Tabarez sendiri sebelumnya sudah menyatakan bahwa cedera Cavani tidak terlalu parah. Di hanya butuh istirahat dan Uruguay juga tidak akan memaksakan bila dia belum siap turun lapangan. “Kami juga berharap dia cepat pulih,” kata Tabarez. (ham/jpnn)

Tersangka Ngaku Stres

Polisi Ditodong Pakai Pistol

MEDAN-Polisi masih terus memeriksa tersangka Muhammad Ghazali SH (37), warga Jalan Gedung Arca No 23 Medan, yang diamankan polisi dari kediamannya, karena mengancam seorang anggota polisi Briptu Ronald Sianturi, di Jalan SM Raja simpang Jalan Tritura, Rabu (20/7), dengan menggunakan pistol air soft gun.

Kasat Reskrim Polresta Medan, AKP M Yoris Marzuki melalui Kanit Jahtanras Polresta Medan AKP Yudi Prianto mengatakan, pihaknya telah menahan dan menetapkan Ghazali menjadi tersangka. “Kita masih mendalami pemeriksaan, untuk itu pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh polisi, hingga kini belum diketahui apakah tersangka terlibat tindak kejahatan lain.

“Sampai kini kita periksa belum ada mengarah ke sana,” ujarnya. Dijelaskannya, polisi masih memeriksa mengenai plat kendaraan palsu dan motif penodongan senjata kepada personel polisi.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku motif menodongkan senjata api karena sedang stres. “Dari keterangannya, ia mengaku lagi stres ketika melakukan penodongan kepada polisi, namun penyidik menganggap keterangannya itu tidak masuk akal, makanya kami masih memperdalam kasus ini,” ujar Yudi.

Menurutnya, tersangka Ghazali tidak ada hubungan dengan Istana Kepresidenan Republik Indonesia. “Sama sekali tidak ada hubungannya, ia mendapatkan atribut topi istana kepresidenan RI dan atribut lainnya dari temannya yang di Jakarta,” tandasnya.

Seperti diberitakan, Muhammada Ghazali (37) terpaksa  mendekam dalam sel tahan Mapolresta Medan. Pasalnya, dia menodongkan senjata api jenis air soft gun ke arah personel Sat Lantas Polsek Patumbak yang sedang bertugas, Rabu (20/7) sekitar pukul 13.00 WIB.

Insiden itu terjadi di persimpangan lampu merah Jalan Tritura, Simpang Marendal, Medan. Senpi jenis air soft gun diacungkan Muhammada Gazali ke kepala Briptu Renold Sianturi.

Awalnya, Briptu Renold Sianturi mencurigai mobil BMW bernomor polisi B 7474 yangdikendari Gazali. Rasa penasaran membuat Briptu Renold menghentikan laju mobil yang dikemudikan pria yang kos di Jalan Halat, Simpang Jalan Ismaliyah Medan itu. Entah apa yang dibenak Gazali, tiba-tiba Gazali mengacungkan senpi ke arah Briptu Ronald, spontan Briptu Ronald terkejut dan melompat.

Selanjutnya, Gazali kabur, dalam hitungan detik, mobil yang digunakan Gazali tak terlihat lagi. Kajadian tersebut langsung dilaporkan Briptu Ronald ke Unit Jahtanras Polresta Medan. Laporan tersebut ditindaklanjuti, petugas lantas meyisir areal lokasi kejadian hingga ke seluruh suduk kota Medan dan mengecek kepemilikan mobil BMW B 7474 tersebut ke Mabes Polri.

Setelah ditelusuri ke Mabes polri, mobil B 7474 tersebut terdaftar atas nama Prima Yudes Febrianti dengan jenis mobil Hyundai Trajet warna cokelat. (mag-7)

Promosikan Personel Baru

Hari ini, KLA Project Bagi-bagi 1.000 CD

MEDAN-KLA Project akan memberikan secara cuma-cuma 1.000 CD-nya bagi 1.000 pembeli tiket pertama pada konser mereka yang akan digelar di Grand Ballroom Hotel JW Marriott Medan yang berkapasitas 2.000 orang, Jumat hari ini (22/7) sekira pukul 08.00 WIB.

Grup musik yang bergenre pop ini akan kembali memukau pecintanya di Kota Medan. KLA Project yang selama ini digawangi oleh Adrian, Katon Bagaskara dan Lilo Radjadin ini akan tampil dengan personel barunya, yakni Ava di Biola.
Lagu-lagu yang ditampilkan juga dijamin berbeda dengan konser sebelumnya yang selama ini mereka tampilkan di Medan. Karena, mereka akan menyajikan kombinasi lagu-lagu lawas mereka dengan beberapa lagu dari album teranyar KLA Project yakni ‘Exellentia’.

Kehadiran KLA Project di Medan, merupakan konser mereka yang kedua pada 2011 ini. “Kita merasa sangat senang bisa kembali tampil di Kota Medan. Terakhir kami tampil di sini pada Februari lalu. Kita tampil di club, sekarang bisa tampil lagi di tempat yang lebih luas dan lebih nyaman. Jadi fans bisa nyaman menikmati musik kita,” terang Adrian.
Walaupun mereka akan menampilkan aksi beda, tapi mereka tetap menyuguhkan lagu-lagu lawas andalan mereka. Seperti ‘Tak Bisa ke Lain Hati’ dan ‘Yogyakarta’ yang notabene disukai banyak kalangan masyarakat dari berbagai umur, mulai dari remaja hingga orangtua.

Marketing Communication Executive Hotel JW Marriott Medan Otniel Aldi menjelaskan, KLA Project memiliki warna musik yang sedikit berbeda. (saz)

4 Rumah Ludes Terbakar

MEDAN MARELAN- Empat rumah yang berada di Jalan Marelan Raya Pasar IV Lingkungan 10 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan terbakar, Kamis (21/7) sekitar pukul 06.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut namun diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Keempat rumah yang terbakar yakni milik Sardi (27), Kedai Grosir milik Nurida Purba (55), Warung Kelontong milik Johar (43) dan juga Salon milik Ratih (28). Menurut informasi yang diterima wartawan koran ini menyebutkan api diduga bersal dari dapur rumah makan milik Sardi. Kemudian, dengan cepat api langsung berkobar menyambar dan membakar rumah-rumah yang berdempetan disebelahnya.(mag-11)

Sekolah Nanyang Terus Didemo

MEDAN-Aksi unjuk rasa yang dilakukan warga Jalan Tomat, Medan Baru di depan sekolah Nanyang di Jalan Sriwijaya akan menjadi rutinitas setiap harinya. Hal tersebut dilakukan warga sebagi bentuk balas dendam terhadap pihak Nanyang yang tak perduli terhadap warga.

“Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk balas dendam, biar tahu rasa mereka (Nanyang) yang tak memperdulikan kita. Dari pagi-malam selalu membuat keributan dengan bekerja melakukan pembangunan,” ujar warga yang tak mau namanya, Kamis (21/7).

Menurutnya, Pihak Nanyang sudah memancing emosi warga untuk bertindak lebih kasar lagi. Tetapi warga yang melakukan aksi tidak merusak pendidikan. “ tetapi biar orang tua siswa tahu bagaimana sosialnya terhadap warga sekitar yang tak pernah diperhatikan. Kami akan terus melakukan aksi sampai Nanyang membongkar sekolah Nanyang, “ bebernya.(adl)

P4KMU Deklarasi Medan Utara

BELAWAN- Panitia Persiapan Pembentukan Pemerintahan Kota Medan Utara (P4KMU) menggelar rapat akbar sekaligus deklarasi yang dilakukan di Balai Hermina Belawan. Rapat akbar dan deklarasi tersebut dihadiri oleh masyarakat dan sejumlah tokoh masyarakat yang ada di 4 Kecamatan di Medan Utara. Kamis (21/7)Ketua Harian P4KMU, Johan Arifin mengatakan bahwa rapat akbar dan deklarasi ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan untuk membentuk pemerintahan Kota Medan Utara. Selain itu, dia juga mendesak kepada DPRD Kota Medan agar segera membentuk tim pansus untuk membahas pemekaran Medan Utara.

Sementara itu, Ketua Panitia, Asri mengatakan, pertemuan tersebut untuk menyatukan visi dan misi untuk mewujudkan cita-cita bersama yakni memekarkan Kota Medan Utara. “Mari kita bersatu menyatukan visi dan misi untuk menuju Pemerintaahan kota Medan Utara. Kita di sini memperjuangkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari Kawasan Medan Utara sebesar Rp1,2 triliun yang tidak ada diberikan kepada daerah,” katanya.(mag-11)

 

Bersih Masjid di 21 Kecamatan

MEDAN- DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan menggelar aksi bersih masjid di 21 kecamatan. Aksi yang menjadi bagian dari Ansyithah Ramadan 2011 tersebut, mulai dilakukan akhir pekan ini.
Ketua DPD PKS Kota Medan Azhar Arifin mengatakan Ansyithah Ramadhan merupakan program partai secara nasional. Di setiap daerah kegiatan itu disusun dengan mengembangkan beberapa fungsi dan berdasarkan karakteristik masing-masing daerah.

“Tentu saja di Medan kami sudah menyiapkan sejumlah kegiatan Ansyithah Ramadhan itu. Salah satunya adalah kegiatan bersih masjid di 21 kecamatan ini. Kami berharap masyarakat secara luas bisa terlibat bersama menyambut bulan suci yang akan hadir tak lama lagi,” katanya kepada wartawan di ruang kerja Fraksi PKS DPRD Medan, kemarin (21/7).
Azhar yang didamping Ketua Ansyithah Ramadhan 2011 HM Darwis dan Sekretaris DPD PKS Medan Abdul Rahim Siregar menuturkan kegiatan bersih masjid ini akan dilakukan kader PKS di setiap kecamatan. Di mana masjid yang dimaksud merupakan masjid yang digunakan banyak jamaah. “Semangatnya, kami ingin memastikan Ramadan tahun ini lebih khusyuk dan lebih semarak syiarnya,” ujarnya.

Hadir dalam pertemuan itu Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Salman Alfarisi, Sekretaris Juliandi Siregar dan Penasehat Fraksi Surianda Lubis.

HM Darwis menambahkan selain kegiatan sebelum Ramadan itu, PKS Medan juga melaksanakan kegiatan lain selama Ramadan. Antara lain

Semalam Bersama Al Qur’an, Musabaqah Hifzhil Qur’an, tadarus bersama masyarakat, safari Ramadan, buka puasa bersama dan Pesantren Kilat Remaja.
“Selain kegiatan bersama masyarakat, ada kegiatan untuk internal PKS seperti Pesantren Ramadan bagi anak kader,” tukasnya. Untuk selanjutnya, dalam penyambutan bulan Ramadan kali ini, PKS Medan juga melaksanakan pawai berkeliling Kota Medan.(ari)