Home Blog Page 14971

60 Instansi tak Rekrut CPNS Baru

Waspadai Strategi untuk Raih Remunerasi

JAKARTA- Tuntas sudah pengajuan kebutuhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2011. Berdasar data dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB), hingga batas akhir pengajuan, terdapat 60 intansi yang tak memasukkan data kebutuhan pegawai baru. Ke-60 instansi tersebut terdiri atas instansi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN dan RB,  Ramli Naibaho menyambut baik sikap instansi-instansi tersebut. Menurutnya, pihak-pihak yang tidak mengajukan usulan CPNS baru tersebut karena aparatur mereka masih cukup. Kalaupun ada yang pensiun tahun ini jumlahnya tidak besar.

“Tidak berpengaruh terhadap pelayanan masyarakat jika tidak ditutup langsung tahun ini,” tandas Ramli. Sebab, lowongnya kursi PNS akibat adanya pegawai yang pensiun tersebut, bisa diisi secara rapelan beberapa tahun kemudian.

Selain persoalan tenaga yang masih cukup, Ramli menjelaskan jika banyaknya instansi yang tidak mengusulkan CPNS baru itu disebabkan masih berlangsungnya penataan birokrasi. Langkah tersebut, merupakan permulaan dari penerapan reformasi birokrasi.

Ramli tidak memungkiri jika saat ini banyak instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah yang mengajukan usulan reformasi birokrasi. Motivasi di balik usulan tersebut adalah untuk mendapatkan tunjangan reformasi. “Tapi harus dijelaskan, jika pak menteri (E.E. Mangindaan, Red) tegas tidak menerima usulan itu jika landasan utamanya hanya remunerasi,” tandasnya.

Menurutnya, penghentian sementara penerimaan CPNS baru oleh beberapa instansi tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Di antaranya, dengan menata kembali postur birokrasi. Ramli mencontohkan, jika terjadi penumpukan tenaga aparatur yang bekerja di bidang teknis dinas tertentu, bisa dialokasikan ke dinas lainnya yang kekurangan tenaga teknis. Jika postur aparat birokrasi benar-benar sudah tertata, tambah Ramli, peluang instansi pusat atau daerah untuk menerapkan reformasi birokrasi semakin besar.

Akibat adanya puluhan instansi yang menghentikan sementara rekrutmen CPNS baru, membuat usulan jatah CPNS menurun drastis. Ramli menjelaskan, tahun lalu, total usulan CPNS dari instansi pusat dan daerah mencapai lebih dari satu juta. Tahun ini, jumlahnya menyusut hingga hanya 707.490 orang saja. Angka itu masih bisa susut kembali, setelah ada pembahasan kuota pasti CPNS baru di instansi pusat dan daerah.

Ramli menuturkan, saat ini usulan CPNS tersebut masih dikaji di tingkat kementerian sebelum dibahas lebih lanjut di DPR. Dia optimists, kuota definitif CPNS baru bagi instansi pusat dan daerah bisa diputuskan menjelang penetapan APBN 2012, sekitar Agustus-September.

Secara terpisah, anggota Komisi II DPR Arif Wibowo mengatakan sejak 2005 tidak ada hasil signifikan untuk menekan laju pertumbuhan jumlah pegawai. Dalam pengadaan PNS, lanjut dia, pemerintah tidak memiliki perencanaan yang matang dengan rasio sesuai kebutuhan.

“Puncaknya adalah pengangkatan tenaga honorer secara masal sejak tahun 2005 yang hingga saat ini belum tuntas, yang jumlahnya mencapai 800 ribuan, bahkan cenderung membengkak tiap tahunnya,” kata politisi PDIP, itu.

Menurut dia, pertumbuhan pegawai yang tidak terkontrol merupakan “buah” dari praktek pengelolaan kepegawaian yang berorientasi kepentingan politik kekuasaan dan mengabdi pada status quo. “Jadi, tidak konsisten dengan reformasi birokrasi yang acap digembar-gemborkan pemerintah selama ini,” kritiknya.

Arif lantas membandingkan pemerintahan SBY dengan pemerintahan Megawati. Dia menyebut secara komulatif pertumbuhan pegawai secara nasional sejak 2005-2011 rata-rata sebesar 3,9 persen.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Nasional (Pebruari 2011) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Mei 2011), lanjut dia, pertumbuhan tertinggi terjadi pada 2007 sebesar 9,18 persen dan tahun 2009 sebesar 10,8 persen.

“Sedangkan, pada periode 2003 – 2004 (era Presiden Megawati, Red), pertumbuhan pegawai dapat ditekan menjadi minus 1,66 persen,” kata Arif. Saat itu, ungkap dia, jumlah pegawai berkurang dari 3.648.005 pada 2003 menjadi 3.587.337 di tahun 2004. “Kalau pemerintah ini mau serius melakukan penataan pegawai belajarlah pada pemerintah tahun 2003-2004 itu,” ujarnya.(pri/bay/wan/nw/jpnn)

Tahan Sembilan Bulan

Kue Kering Spesial Lebaran

Lebaran memang masih lama, tapi perusahaan penyedia makanan sudah mulai meramu resep makanan yang akan disajikan kepada pengunjung. Apa itu?

CV Permata Jalan Beringin Nomor 25 A menyediakan berbagai aneka kue kering secara sehat, higienis tanpa bahan pengawet. Berbagai produk kemasan dengan merek yang cukup terkenal, seperti prambanan, tani mas, jingga mas, dan aidil,  di produksi perusahaan makanan yang satu ini. Kue-kue ini sengaja dibuat sebagai kue spesial di hari lebaran.

Suita Wirawan, pimpinan CV Permata, saat ditemui di ruang kerjanya mengaku jika produk kue yang dipasarkan ke masyarakat itu, telah melewati berbagai uji kesehatan dan memiliki sertifikasi label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sehingga kwalitas kue yang bisa bertahan selama sembilan bulan itu, tidak hanya bisa dinikmati oleh keluarga dekat saja, namun juga keluarga jauh melalui bentuk paket yang bisa didapatkan di berbagai toko snack, toko sembako dan toko roti di seluruh kota khususnya Sumatera Utara.

“Kita menyediakan beraneka jenis kue yang  dikemas dalam kotak dengan kwalitas yang sangat baik.  Selain itu dengan kecanggihan alat pabrik dalam proses pembuatan kue serta menggunakan bahan alami dan terhindar dari pengawet, mampu menjaga ketahanan kue bisa bertahan hinggga sembilan bulan,” ungkapnya. Jenis kue lezat dan nikmat yang menjadi unggulan CV Permata, lanjut Suita, diantaranya skeepy, nastar, salju, serta beraneka jenis kacang-kacangan yakni kacang arab, kacang manis, arcis, ping-ping dan banyak lagi jenis kue lainnya.

Tidak hanya itu, kue yang tersedia dengan beraneka rasa dan warna ini juga mewakili berbagai etnis sebagai sasaran konsumennya. Diantaranya etnis Jawa, Mandailing, Melayu dan berbagai etnis lainnya serta bisa juga dinikmati oleh semua kalangan dengan harga yang ekonomis dan terjangkau.
Memiliki pengalaman selama 11 tahun dalam pembuatan kue, CV Permata memberikan pelayanan terbaik dalam bentuk pendistribusian bagi konsumen, khususnya dalam perayaan Idul Fitri.

“Selain bisa didapatkan di berbagai toko roti, kita juga menyiapkan layanan antar langsung ke  rumah konsumen, sesuai banyaknya jumlah pesanan yang diinginkan,” terang  Suita. Kini, untuk memudahkan mendapatkan kue yang diinginkan, konsumen bisa langsung menghubungi Suita Wirawan untuk melakukan nego dan pemesanan langsung,  ke nomor  061-77882010  atau 081396662010.  (uma)

Enrique Janji Agresif

ROMA-Tim-tim yang akan menghadapi AS Roma harus menyiapkan sistem pertahanan yang lebih solid.  Pasalnya, pelatih baru Giallorossi-julukan AS Roma Luis Enrique berjanji akan menerapkan gaya bermain yang lebih menyerang pada tim asuhannya.

“Ya, saya ingin sepak bola menyerang, dan saya ingin tifosi Roma menikmatinya,” tegas Enrique kepada Goal saat diperkenalkan kepada media di Roma kemarin.

“Saya senang sepak bola menyerang. Saya juga menyukai gaya bermain yang berbasis pada kualitas permainan.  Saya ingin membuat suporter lebih terkesan,” ujarnya.
“Roma sudah memilihku sebagai pelatih musim ini.  Kita akan lihat apakah hasilnya menunjukkan kalau keputusan itu tepat,” lanjutnya.

Enrique tak menjanjikan timnya akan meniru gaya Barcelona, meski dia sempat bermain dan menjadi pelatih tim junior klub raksasa Spanyol tersebut.
“Saya kesini bukan untuk mengimplementasikan gaya bermain Barcelona.  Sebab, itu butuh waktu bertahun-tahun. Namun, secara garis besar gaya permainan Roma mungkin akan sama (dengan Barcelona),” tuturnya.

Sementara itu, Presiden baru AS Roma, Thomas Di Benedetto meminta tifosi tak mematok target berlebihan pada Enrique.  Sebab, Roma baru dalam proses membangun sebuah tim besar.
“Kami sedang memulai era baru dalam klub dan berusaha untuk mengubah peta persepakbolaan dunia,” papar Di Benedetto kepada Football Italia.

“Kami memiliki ambisi dan impian yang dimiliki oleh seluruh pendukung Roma. Mimpi itu jelas membutuhkan waktu untuk terwujud, yang disertai dengan usaha  keras. Sama seperti pembangunan kota Roma yang tidak dibangun dalam satu hari,” lanjut konglomerat asal Amerika Serikat itu. (bas/jpnn)

Tevez Mulai Galau

SAO PAULO-Masa depan Carlos Tevez masih simpang siur. Tevez memang mendapat lampu hijau dari Manchester City untuk pergi. Namun, striker Argentina itu masih belum menemukan klub barunya dengan Corinthians dan Juventus menjadi kandidat saat ini.

Corinthians semula jadi favorit. Apalagi setelah klub Brazil itu menyodorkan tawaran 37 juta pounds (Rp508 miliar). Tevez pun merepons positif karena Corinthians adalah mantan klubnya. Kendati Tevez menginginkan bisa bermain di Buenos Aires agar lebih dekat dengan kedua putrinya, tapi Brazil toh masih berada di Amerika Latin.

Sayang, tawaran Corinthians ditolak mentah-mentah City sekalipun dianggap sudah sesuai dengan taksiran banderol Tevez. Lalu, kenapa City menolaknya. Sebagaimana yang diungkapkan Presiden Corinthians Andres Sanchez, ada tawaran yang lebih besar yang diterima City.

Tawaran itu tak lain datang dari Juventus. Klub berjuluk Nyonya Tua itu disebut Sanchez berani menawar 45 juta pounds (Rp619 miliar). Juve tertarik dengan Tevez setelah upaya perburuannya terhadap kompatriot Tevez, Sergio Aguero, tidak menemui hasil.

Kendati disaingi Juve, Sanchez optimistis dengan kans klubnya. Itu karena Tevez sudah memaklumatkan tidak ingin bertahan di Eropa. ?Kami tetap optimistis. Sekarang, tinggal bergantung kepada City. Kami akan menunggu sampai tahun depan,? jelasnya kepada ESPN.
Sanchez menambahkan, kedatangan Tevez merupakan bagian dari rencana klub mengembangkan diri sebagai salah satu klub terbesar di dunia.

“Dalam tiga atau empat tahun ke depan, industri sepak bola Brazil akan menjadi yang terkaya di dunia dan Corinthians sudah memulainya dua tahun terakhir,” imbuhnya.

Di pihak lain, Juve tidak hanya membidik Tevez. Striker timnas Italia yang bermain di Villarreal, Giuseppe Rossi, masuk daftar seandainya gagal mendapatkan Tevez. F
“Juventus dan Villarreal terlibat pembicaraan positif. Kita tunggu saja kabarnya,” ujar Pastorello kepada Mana Mana.

Dibandingkan Tevez, Juve bakal lebih berhemat apabila mendatangkan Rossi. Itu karena banderol striker berusia 24 tahun itu “hanya” 25 juta euro (Rp302 miliar). Meski begitu, Villarreal kabarnya berharap Juve menambah 5 juta euro lagi. (bbs/jpnn)

Gemilang dan Bantan Jumpa di Final

MEDAN – Turnamen sepak bola Kaki Ayam (Kiyam) Piala Bintang Medan yang digelar Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan sejak 18 Juni lalu memasuki babak akhir. Dua tim akan bertemu di final hari ini (16/7) setelah menyingkirkan 22 tim lainnya.

Di semi final, SMeCK Bantan berhasil menang tipis 1-0 menghadapi SMeCK Tembung. Sementara Gemilang Abadi mencukur SMeCK Pasar Merah (Pamer) dengan skor telak 6-3.

Ketua SMeCK Hooligan Wahyudinata Simangunsong yang ditemui kemarin mengatakan, turnamen yang diprakarsai SMeCK dan bekerjasama dengan Bintang Medan tersebut berjalan lancar hingga semi final. “Tidak ada kejadian yang mencoreng turnamen tersebut, semuanya berjalan lancar dan aman,” ujarnya kemarin.

Wahyudinata menuturkan, pada acara final dan perebutan posisi ketiga yang digelar bersamaan dengan penutupan tersebut, pihaknya berharap Wali Kota Medan Rahudman Harahap bisa menutup resmi kegiatan yang digelar di Lapangan Bantan Jalan Bajak III, Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas itu.

“Insya Allah kami akan mengundang pak wali beserta jajarannya untuk hadir dan menutup kegiatan tersebut,” harap pria yang akrab disapa Nata tersebut.

Selain itu, pihaknya juga akan mengundang jajaran pemerintah Kelurahan Harjosari II dan Kecamatan Medan Amplas untuk hadir pada penutupan.

“Kami juga mengharapkan kehadiran CEO (Chief Executive Officer) Bintang Medan dan pemain untuk datang menyerahkan hadiah kepada pemenang,” harap Nata.
Panitia mempersiapkan hadiah uang tunai total Rp3.250.000 dan trofi akan diberikan kepada juara satu dua dan tiga dan pemenang kategori lainnya. (ful)

Futsal Sumut Lolos PON XVIII

MEDAN- Tim Futsal Sumut sukses meraih tiket PON ke XVII di Riau tahun depan. Meski gagal capai target juara Pra PON yang digelar di GOR Ranau Jakabaring Palembang, namun keberhasilan ini dianggap prestasi membanggakan.

Menanggapi keberhasilan ini Manajer Futsal Sumut, Zulham Effendi Siregar tak mampu membendung kebahagiaan. Dihubungi wartawan koran ini kemarin, Zulham tak henti mengucap syukur.

“Alhamdulillah kami ucapkan terimakasih sebesarnya kepada Ketua KONI Sumut dan jajarannya. Masyarakat Sumut dan semua pihak yang telah mendukung perjuangan kami,” kata Zulham.
Meski telah memastikan lolos ke putaran final PON 2012, Zulham menekankan kepada para pemain agar tidak besar kepala. Perjuangan sebenarnya masih menghadang di depan mata.

“Tentu kita tidak bisa puas begitu saja. Masih banyak PR yang harus diselesaikan. Toh pada awalnya kita sebenarnya target juara Pra PON tapi gagal. Begitupun syukur tetap kami haturkan karena sudah memastikan lolos,” lanjutnya.

PR yang akan digeber antara lain peningkatan performa dan kerjasama tim. Skill individu juga masih akan coba diasah agar lebih tajam lagi. “Ke depan masih akan fokus peningkatan kemampuan. Perjuangan masih panjang,” tambah Zulham.

Kepada para pemain, Zulham berharap agar terus berjuang. “Dan khusus kepada pemain, kami juga haturkan terimakasih. Merekalah laskar Sumut yang berhasil membawa nama baik provinsi. Semoga terus memberikan kemampuan terbaiknya,” pungkas Zulham.

Dan perlu diingat, Ketua KONI Sumut Gus Irawan sebelumnya sempat menegaskan agar tim futsal Sumut tidak hanya sekadar lolos namun tetap memprioritaskan medali.  “Untuk apa lolos kalau di PON tim kita jadi pecundang. Target medali harus dicanangkan,” harap Gus saat itu. (ful)

Kemenagan Ke-14

Argentina Vs Uruguay

SANTA FE-Laga babak perempatfinal Copa Amerika 2011 yang berlangsung di Stadion Brigadier General Estanislao Lopez, dinihari (17/7) akan mempertemukan dua tim raksasa, yakni tuan rumah Argentina versus Uruguay.

Pertemuan antara Argentina yang menempati puncak klasemen grup A dengan runner up grup C Uruguay merupakan pertemuan yang ke-178. Sejauh ini Argentina menang 83 kali, Uruguay menang 54 kali, sedang 40 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Menariknya, jika melihat rekor pertemuan di ajang Copa Amerika, ternyata kedua tim yang telah bertemu sebanyak 29 kali, sama-sama menorehkan 13 kemenangan, dengan tiga pertandingan lainnya berakhir imbang.

Bagi Argentina, tim tamu bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan bahkan jauh lebih kuat dibanding tiga lawan pada babak fase grup, Apalagi, sebelumnya Diego Forlan cs sukses menduduki posisi empat Piala Dunia 2010. Selain itu Uruguay adalah tim dengan jumlah trofi juara Copa America terbanyak kedua setelah Argentina.

Kendati menghadapi lawan yang lebih berat, namun pelatih Argentina Sergio Batista mengatakan bahwa dia takkan merombak komposisi tim seperti  saat mereka mengalahkan Kostarika dengan skor 3-0.

Apalagi, pada sesi latihan Kamis (14/7) Batista menempatkan Angel Di Maria, Gonzalo Higuain dan Sergio Aguero di depan Messi yang berada di lini tengah bersama Fernando Gago dan Javier Mascherano.

Sergio Aguero dan Fernando Gago mengaku senang dengan komposisi tersebut karena peran dan kontribusi Messi bisa lebih maksimal dan tim bisa mendapat keuntungan karenanya.
“Saya tahu ketika Messi mendapat bola, saya mulai berlari dan mencari ruang. Messi adalah yang terbaik di dunia dan tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan bagaimana ia bermain,” kata Aguero, Kamis (14/7).

“Sangat mudah bermain dengannya. Ia selalu memberi kesempatan, dengan hanya satu kesempatan, Anda bisa memiliki peluang,” tambah gelandang Fernando Gago.

Memang, duet Sergio Aguero dan Lionel Messi menjadi kunci kemenangan Argentina atas Kostarika pada laga terakhir fase grup. “Saat Leo menyentuh bola, saya mulai berlari dan membuka ruang,” sahut Aguero di Yahoosports.

Publik Argentina pantas berharap banyak pada Messi dan Aguero. Apalagi, tiga tahun lalu dua pemain tersebut memberi memori manis buat negaranya saat bahu-membahu memenangi medali emas Olimpiade 2008.

“Kami saling melengkapi satu dengan yang lainnya dengan sangat baik. Bukankan Leo hebat? Dengan semua (fans) memberi dukungan, kami terus maju ke depan,” lanjut Aguero.

Menanggapi duet lini depan Tim Tango ini, pelatih Uruguay Oscar Washington Tabarez mengatakan bahwa keduanya bakal menjadi ancaman serius. “Dia (Messi, Red) tentunya akan menyebabkan masalah buat kami,” kata sang pelatih dalam jumpa pers yang digelar pada Kamis petang waktu setempat.

“Tapi ada pepatah yang menyebutkan jika Anda memiliki sebuah masalah tentu akan selalu ada jalan keluarnya. Jadi kenapa harus khawatir? Tapi jika Anda memiliki sebuah masalah tapi tak ada solusinya, sekali lagi mengapa harus khawatir juga” ujar Tabarez.

Untuk menghadapi Argentina, Tabarez sejauh ini masih belum menentukan skuad intinya. “Kami masih harus menentukan beberapa hal lagi. Yang pasti kami sudah berbicara dengan para pemain, tapi belum ada satupun yang telah diputuskan,” katanya. (bbs/jpnn)

Pilih Tanggal Hoki

Talita Latief

Penentuan tanggal merupakan salah satu hal yang sakral dalam pernikahan. Karena itu, pasangan kekasih Thalita Latief dan Dennis ‘Lyla’ memilih tanggal pernikahan yang dinilai membawa hoki bagi keduanya.

Mereka sepakat melangsungkan pernikahan pada 9 Oktober mendatang.
“Jadi, memang pas tanggalnya 9-10-11. Kalau orangtua yang ngomong, itu adalah hari baik. Ya, kami jalani selama itu benar. Kebetulan saya dan Dennisn sama-sama suka tanggal 9,” ujar Thalita yang didampingi Dennis ketika ditemui di sela-sela sesi foto prewedding di Salon May May, Kebon Jeruk, Kamis malam (14/7).

Selain merupakan hari baik, keduanya merasa berjodoh dengan tanggal tersebut. Sebab, tanggal unik semacam itu banyak dicari. Thalita dan Dennis pun mengatakan kesulitan mencari gedung yang bertepatan dengan tanggal tersebut. “Alhamdulillah, akhirnya ketemu juga. Karena itu pas hari Minggu dan tanggalnya unik, jadi banyak juga yang ngincer,” ujar Dennis tanpa mau memerinci detail lokasi pernikahannya.

Soal konsep pernikahan, pasangan yang telah menjalin kasih selama dua tahun tersebut akan menggunakan konsep classic vintage pada saat resepsi. Sementara itu, saat akad nikah, Thalita dan Dennis akan mengenakan busana adat Padang, sesuai daerah asal keduanya. Sejauh ini, kata Thalita, persiapan pernikahannya telah mencapai 70 persen.

Meski pernikahan baru akan dihelat pada Oktober, presenter 23 tahun itu menuturkan ingin segera membereskan segala persiapan sebelum bulan puasa.

“Sebentar lagi kan puasa dan Lebaran ya. Pasti ada proses persiapan yang tertunda. Jadi, kami persiapkan dulu sebelum dan sesudah Lebaran. Maka, sekarang kami foto prewedding untuk memperlancar proses-proses yang lain,” jelasnya. (ken/c6/any/jpnn)

Awal Bangkit Reli Sumut

MEDAN-Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM secara resmi melepas 34 peserta ‘Medan Rally North Sumatera Championship 2011’ di Jalan Pulau Pinang seputaran Lapangan Merdeka Medan, Jumat (15/7). Kegiatan ini pun mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kota Medan.

Dalam kata sambutannya, Drs H Rahudman Harahap MM menyambut baik pelaksanaan Medan Rally North Sumatera Championship 2011 sebagai sarana pokok dunia pariwisata dengan jargon “Ini Medan, This is Medan” yang dicetuskan 30 Juni lalu dalam rangkat peringatan HUT ke-421 Kota Medan. “Pemko Medan mencanangkan untuk menjadikan Kota Medan sebagai tujuan wisata melalui Medan Visit Year 2012 mendatang. Karena kegiatan pariwisata juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial kemasyarakatan di kota ini,”n ucap Rahudman.

Untuk itu Pemko Medan siap mendukung pelaksanaan serie III sebagai awal menyelenggarakan Asia Pasific Rally Championship (APRC) di Kota Medan. “Kota Medan siap menjadi tuan rumah,” tegasnya.
Ketua KONI Sumatera Utara Gus Irawan juga member apresiasi kepada Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia Sumatera Utara (Pengprov IMI Sumut) atas kontribusi dalam pembinaan olahraga prestasi otomotif di Sumut. “Kita sama-sama tahu Pengprov IMI Sumut merupakan yang paling aktif dengan lebih 100 event dalam satu tahun. Artinya ada harapan di masa yang akan dating akan lahir pembalap nasional yang menyumbangkan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional di cabang balap motor (roadrace, Red),” ucapnya.

Seperti yang disampaikan Ketua Pengprov IMI Sumut H Musa Rajeksah yang akrab disapa Ijeck, menyambut baik penambahan peserta yaitu 34 starter dibanding pada serie I yang mencatat 23 starter. Hal itu memperlihatkan antusias yang tinggi terhadap cabang otomotif dan diharapkan berlanjut pada seri berikutnya yang direncanakan digelar akhir Oktober mendatang.

“Setelah 14 tahun vakum sejak World Rally Championship 1997 lalu yang pelepasannya juga di Lapangan Merdeka, ini merupakan awal yang baik bagi kebangkitan reli dan Sumut merupakan satu-satunya yang melaksanakan reli. Artinya tanpa Kejuaraan Nasional, Sumut tetap bisa menampung aspirasi insan otomotif yang ada. Semoga APRC di masa yang akan datang kita juga dapat menjadi tuan rumah APRC,” ucap Ijeck yang juga Ketua Pelaksana Medan Rally North Sumatera Championship 2011.

Pada kesempatan itu Pengprov IMI Sumut menyerahkan bantuan berupa komputer untuk salah satu sekolah di Perkebunan Lonsum Rambung Sialang yang diterima oleh Rudi Sirait dan SMP juga SMA Pertiwi Medan yang diterima oleh Hasan. Pengprov IMI Sumut juga secara simbolis menyumbang bibit pohon kepada Dinas Pertamanan Kota Medan.

Ijeck juga menyerahkan plakat penghargaan kepada pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan ‘Medan Rally North Sumatera Championship 2011’. Diantaranya Gubernur Sumut, Pangdam I/BB, Kapoldasu, Kajati, Walikota Medan, Ketua KONI Sumut, Ketua DPRD Kota Medan, Dandim, Danyon, Marinir, Kapoltabes,  Kajari, Bupati Madina, Manager Perkebunan Rambung Sialang, PT Lonsum, Bank Sumut, Pertamina, PTPN III dan IV serta Harian Sumut Pos. Tampak pula promotor otomotif nasional Helmi Sungkar.  (jul)

Nazaruddin Urus Proyek USU di Pusat

Demokrat Ngaku tak Tahu, Mantan Rektor Membantah

MEDAN-Nama Nazaruddin dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat disebut-sebut demi memenangkan proyek pengadaan alat-alat kesehatan di Ruah Sakit Pendidikan Universitas Sumatera Utara (USU). Informasi di seputar kampus terbesar di Sumut itu menyebut, pelakunya Mindo Rosalina Manulang, anak buah Nazaruddin di PT Anak Negeri.

Mengapa Nazaruddin bisa sampai menjelajah ke USU? Orang dalam USU yang dihubungi Sumut Pos kemarin mengatakan, anggaran pengadaan alkes yang bersumber dari PAPBN 2010 sebesar Rp38 miliar lebih adalah hasil ‘keringat’ Nazaruddin. Sumber tersebut mengatakan, pihak USU minta tolong Nazaruddin ‘menjolok’ dan membantu mengurus anggaran tersebut agar bisa jatuh ke USU.

Imbalannya, Nazaruddin dapat proyek pengadaan alkes di Rumah Sakit Pendidikan USU.
Jhon Hugo Silalahi Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Sumut secara pribadi mengaku tak mengetahui tentang adanya keterkaitan mantan Bendahara Partai Demokrat Nazaruddin dengan pengurusan proyek Rumah Sakit Pendidikan USU dan pengadaan alat kesehatan di FK USU.

“Secara pribadi saya tidak tau tentang hal itu. Seandainya ada, Demokrat (Sumut) juga pasti tak tahu mengenai masalah tersebut. Itu permasalahan lintas vertical,” jelasnya, Jumat (15/7).

Wakil Ketua Dewan Pengawas DPD Partai Demokrat Sumut Guntur Manurung menyatakan hal serupa. “Saya malah tahu beritanya dari koran. Tentang kebenarannya saya tak tahu,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof Chairuddin P Lubis saat dihubungi via telepon seluler, teleponnya berbunyi sedang dialihkan.

Tentang pengadaan alat kesehatan FK USU yang didanai dari PAPBD 2009 berjumlah Rp38 miliar, ditengarai pengurusan dana tersebut di pusat agar cepat terealisasi adalah karena Nazaruddin yang menjadi penghubungnya. Namun, hal tersebut dibantah Kabag Humas USU Bisru Hafi. “Itu tidak benar, tak ada hubungannya dengan orang-orang tersebut,” katanya.

Benar tidaknya pernyataan Prof Chairuddin P Lubis, yang bersangkutan sebaiknya dipanggil dan diperiksa ulang di Kejatisu. Jaksa sebainya memberikan keterangan jujur soal pengadaan alkes USU dan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USU, yang dituding ada keterlibatan mantan Bendara Partai Demokrat itu.

Pernyataan tersebut dikatakan Direktur LBH Medan Nuriyono SH, Jumat (15/7). “Intinya Kejatisu harus transparan melakukan penyelidikan kasus alkes USU. Apa lagi mereka sudah memanggil 4 profesor  namun sejauh ini kasus itu diam begitu saja,” ucap Nuriyono.

Diamnya Kejatisu atas penyelidikan alkes USU, berpotensi menimbulkan asumsi di masyarakat bahwa Kejatisu telah diintervensi Nazaruddin, ketika dirinya semasa menjabat Bendahara Partai Demokrat.
“Saya juga menduga Kejatisu diintervensi Nazaruddin agar kasus alkes ini tidak dilanjutkan. Namun karena yang bersangkutan bermasalah dengan hukum terkait dugaan korupsi proyek pembangunan wisma atlet di Sumsel, ia berani membuka secara blak-blakan. Seharusnya Kejatisu harus tanggap, dengan situasi seperti ini mereka harus mengungkap kasus tersebut,” beber Nuriyono.

Nuriyono menambahkan, kalau Kejatisu berani memanggil kembali 4 profesor USU tersebut, dipastikan semua akan terungkap. Karena benang merahnya adalah dari persoalan alkes.
Ketika wartawan koran ini berkali-kali menghubungi Kasi Penyidikan Pidsus Kejatisu Jufri Nasution SH, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban.

Nama Nazaruddin mencuat dan dikaitkan dengan proyek pembangunan RS Kedokteran USU, terungkap BlackBerry Massanger (BBM) nya dengan Mindo Rosalina Manulang. Diantara perbincangan antara atasan dan bawahan itu, ada pembicaraan mengenai proyek Rumah Sakit Pendidikan USU.

Mindo Rosalina pernah bolak-balik Jakarta-Medan khusus melakukan lobi proyek Rumah Sakit Pendidikan USU. Mindo datang saat tender RS USU dilakukan 2009 lalu, mengaku orang suruhan mantan bendahara Partai Demokrat, Nazaruddin, dan membawa-bawa nama Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Agar bisa menangani pembangunan rumah sakit dan alkes. Tapi meskipun dia menjual nama Nazaruddin dan nama SBY, peruasahaan Nazaruddin kalah dalam tender proyek. Atas dasar inilah diduga pihak Nazaruddin membongkar dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di Fakultas Kedokteran USU. Namun hingga sekarang kasus tersebut tidak jelas pengusutannya. Informasi yang didapat wartawan koran ini, Kejatisu ditekan seorang pejabat Kejagung agar tidak mengusut kasus tersebut.

Mengapa Nazaruddin bisa sampai menjelajah ke USU? Orang dalam USU yang dihubungi wartawan koran ini kemarin mengatakan, anggaran pengadaan alkes sebesar dari PAPBN 2010 sebesar Rp38 miliar lebih adalah hasil ‘keringat’ Nazaruddin. Sumber tersebut mengatakan, pihak USU minta tolong Nazaruddin menjolok dan mengurus anggaran tersebut agar bisa jatuh ke USU. Imbalannya, Nazaruddin dapat proyek pembangunan rumah sakit pendidikan dan alkes FK USU. (saz/rud)